7 : Pakde Ilham

“Bentar ya ... sabar sebentar lagi. Asi Mama belum banyak, tapi sebentar lagi pakde datang bawa jamu biar asi Mama lancar,” bisik Cinta kepada Hasna yang masih menempel di dadanya.

Meski Cinta berbicara berbisik-bisik, Syam yang bisa melihat melalui suara layaknya kelelawar, langsung meliriknya bengis sekaligus curiga. “Siapa? Pakde siapa?!”

Bisa Syam pastikan, yang Cinta sebut pakde itu seorang laki-laki.

Cinta yang awalnya sudah merasa sangat damai karena Syam juga sudah mulai manusiawi bahkan perhatian, lagi-lagi jadi deg-degan. Kali ini Cinta langsung kembali ke perasaan awalnya kepada Syam, yaitu takut.

Namun, belum sempat menjawab dan mata mereka masih bertatapan, ketukan pintu yang terdengar sangat santun, ditambah salam yang lebih dari santun, mengusik mereka.

“Assalamualaikum ...?”

Suara laki-laki itu kembali terulang dan memang tak hanya sangat sopan untuk didengar. Sebab, suara tadi dan pada akhirnya membuat Cinta sengaja berseru membalas dengan tak kalah santun, justru merupakan suara si pakde.

“Masuk Pakde ....”

“Hah! Kamu mengizinkan laki-laki lain selain aku masuk?!” kesal Syam.

Seketika itu juga, Cinta menjadi serba salah. “Sebentar, alasan Pakde ke sini untuk mengantar jamu agar asi aku lancar. Agar anak-anak enggak kelaparan!” yakinnya berbisik-bisik.

“Kenapa harus pakde?!” protes Syam sampai mendekati Cinta, dan ia sangat geram.

“Memangnya siapa lagi? Memangnya kenapa? Dia tulus, orangnya baik. Santun banget orangnya. Nanti lihat sendiri, deh.” Cinta meyakinkan dan sampai detik ini masih berbisik-bisik.

Setelah terdiam sejenak merenungi tampang si pakde dari suaranya yang merdu dan memang sangat santun, Syam berkomentar, “Kalau dari suara, harusnya masih muda.”

Cinta menghela napas pelan, berusaha bersabar menghadapi Syam. “Kenapa harus memandang kebaikan seseorang dari usianya, sih? Memangnya sejak kapan ada aturan macam itu?”

Syam nyaris membalas dengan dalih kebenaran versinya, tapi yang mereka bahas sudah telanjur masuk.

“Assalamualaikum, Bun? Masyaallah akhirnya si kembar lahir juga.”

Sosok yang Cinta panggil pakde, merupakan pria berwajah tampan khas orang yang taat beragama. Tampangnya mirip orang-orang yang bekerja di pesantren milik pak Helios. Malahan, Syam yang detik itu juga pergi dari sana, merasa kenal atau setidaknya pernah bertemu sebelumnya.

“Siapa?” tanya si pakde, pria bernama Ilham. Ia merasa heran sekaligus ngeri dengan gaya Syam. Sudah penampilannya misterius serba hitam, pergi pun tak ada sopan santunnya meski untuk basa basi.

Ada alasan kenapa Cinta bisa berurusan dengan pakde Ilham. Keduanya sama-sama pengurus TPQ di desa mereka tinggal. Namun dari semua alasan selain mereka memang tinggal di desa yang sama, di masa lalu, mereka sama-sama pernah merasakan dinginnya kehidupan di balik jeruji besi. Iya, tebakan kalian benar. Ilham ini merupakan mantan Arimbi, pria pemuja wanita suci yang kini sudah berhijrah juga.

Kini, Syam yang keluar begitu saja membuat sang istri berduaan dengan pakde Ilham, justru menyesali kenyataannya. Terlebih mendengar obrolan lirih nan lembut dari keduanya, tubuhnya terasa dipanggang. Syam marah, tak terima hingga ia memutuskan untuk kembali masuk. Ia sengaja menghalangi Syam, agar pria itu tidak bisa dekat-dekat dengan Cinta.

Pakde Ilham yang mendadak diterobos oleh Syam, langsung kebingungan.

“I-ini, ada apa, ya?” panik pakde Ilham nyaris jatuh lantaran Syam mendadak berdiri persis di depan wajahnya. Tubuh mereka saja sampai menempel andai ia tak bergegas pergi.

“Alasanmu ke sini buat antar jamu, kan? Sudah langsung taruh saja jamunya. Jangan hobi menjadi duri dalam hubungan orang!” tegas Syam sambil bersedekap. Ia menatap bengis pakde Ilham yang bisa ia pastikan sudah langsung ketakutan kepadanya.

“Aduh, ini si Syam kenapa, sih?” batin Cinta ketar-ketir karena meski kepada pakde Ilham, Syam berbicara dengan berbisik-bisik, ia tetap masih bisa mendengarnya.

“Sebentar, ini sebenarnya ada apa?” ucap pakde Ilham masih panik. Kedua matanya jadi sibuk berkedip karena biar bagaimanapun, Syam memang sangat garang.

Wajah Syam memang tidak menyeramkan. Tidak juga sampai caca-t, tapi sikapnya yang seolah tak mau kalah bengis dari malaikat maut, kenyataan itu yang membuat pakde Ilham takut.

“Mohon maaf Pakde, ... ya sudah, taruh saja jamunya di meja. Sekali lagi, terima kasih banyak. Maaf merepotkan—” Cinta mendadak bengong lantaran Syam mengeluarkan beberapa lembar uang seratus ribu dan diberikan kepada pakde Ilham.

“Enggak usah merasa berhutang budi karena aku sudah membayarnya!” tegas Syam, meski pada akhirnya, pakde Ilham pergi tanpa menerima uangnya.

Kepergian pakde Ilham membuat Syam buru-buru meraih satu kantong yang menyertai dua botol jamu di meja. Syam memastikan isi dari kantong terbilang besar itu. Selain berisi beberapa pakaian bayi, ternyata sampai ada gamis lengkap dengan cadar juga.

“Kamu beli pakaian lewat dia?” sengit Syam sambil melirik Cinta.

Cinta yang kebingungan dengan perubahan sikap Syam, berangsur menggeleng. Namun, belum juga sempat menjelaskan atau setidaknya membalas Syam, satu kantong yang pakde Ilham bawa, sudah Syam buang ke tong sam-pah di sebelah mereka.

“S-syaaam ... jangan asal buang begitu!” tegur Cinta sampai detik ini masih menjaga suaranya agar tidak mengusik Hasna.

“Kita tidak pernah tahu bagaimana perjuangan seseorang untuk bisa memberi ke orang lain termasuk memberi ke anak-anak kita. Insyaalloh dia ikhlas!” yakin Cinta.

Balasan dari Cinta yang bagi Syam sama saja pembelaan untuk pakde Ilham, refleks membuat tatapannya dipenuhi amarah. “Dia sudah menikah?!” Ia menatap tajam kedua mata Cinta yang sampai detik ini jadi mau menatapnya.

“Sudah, tapi dia memang seorang duda!” balas Cinta masih dengan suara tegas.

Detik itu juga emosi Syam meluap. Syam meraih satu botol kaca berisi jamu di meja. Ia nyaris menghanta-mkannya ke Cinta, tapi Cinta sengaja membungkuk dan jelas berusaha melindungi Hasna yang masih di dadanya.

“Apa pun alasannya, tolong jangan dibuang. Lebih baik diberikan ke orang yang membutuhkan. Ingat, karma nyata. Jangan sampai, kita yang sudah diberi nikmat kesehatan anak-anak, bahkan Hasna sudah boleh pulang, kembali bikin Alloh marah karena apa yang kita lakukan.” Cinta masih berusaha mengarahkan Syam.

“Kalau kamu mau mengamu-k, am-uk aku saja. Jangan melibatkan yang lain. Baik anak-anak, maupun pakde ...,” lanjut Cinta lantaran Syam masih saja diam menatapnya penuh amarah.

Seolah bisa merasakan perseteru-an orang tuanya, Hasna yang awalnya tenang, mendadak menangis. Tangis yang tidak bisa ditenangkan, hingga Cinta nekat menarik sebelah tangan Syam. Cinta membuat dirinya dan Syam, sama-sama menyentuh punggung Hasna.

“Sudah ... Kakak jangan sedih lagi. Mama selalu memaafkan P-papa ... meski dia enggak pernah merasa bersalah apalagi meminta maaf,” lirih Cinta berusaha menenangkan sang putri.

Sampai detik ini, Cinta masih menahan tangan Syam untuk tetap sama-sama mengelus-elus Hasna. Syam sendiri tidak keberatan dan malahan beranjak duduk di sebelah Cinta. Sebab kebersamaan mereka sungguh membuat Hasna anteng.

Syam memberanikan diri untuk melongok wajah Hasna hingga otomatis, ia membuka kain penutup dada Cinta. Karena Hasna sudah tidur, Syam sengaja menarik tangannya dari Cinta. Namun di luar dugaan, ulah Syam tersebut, kembali membuat Hasna menangis. Detik itu juga Syam menggenggam tangan Cinta, kembali sama-sama menenangkan Hasna. Ajaibnya, bayi mungil itu beranjak tenang.

Tanpa direncanakan, tatapan Syam dan Cinta berakhir bertemu. Detik itu juga keduanya jadi sibuk menepis. Keduanya kembali salah tingkah, canggung.

Novel pakde Ilham : Talak Di Malam Pertama (Kesucian yang Diragukan)

Terpopuler

Comments

azka myson28

azka myson28

pakde ilham sudah jadi ustads beneran..alhamdulillah yaa

2024-06-12

0

Ida Ulfiana

Ida Ulfiana

oalh ni si ilham mantan arimbi ta cie d panggil pakde

2024-05-28

2

Mama lilik Lilik

Mama lilik Lilik

oaalah..jadi inget Thor talak di malam pertama yaa,👍

2024-02-21

2

lihat semua
Episodes
1 1 : Paksaan yang Terus Berlanjut
2 2 : Kembar Prematur Dan Kelainan Karena Ketuban
3 3 : Harus Menikah!
4 4 : Kesepakatan Dan Pernikahan
5 5 : Alasan Syam Menikahi Cinta
6 6 : Hasna dan Hasan (Gugup)
7 7 : Pakde Ilham
8 8 : Misteri Latar Belakang Syam
9 9 : Pertengkaran Pertama
10 10 : Baby Blues
11 11 : Cinta yang Mencoba Mendekati Syam
12 12 : Mencurigakan dan Pelukan Pertama
13 13 : Janji Syam
14 14 : Sup Ayam Dan Suara Tembakan
15 15 : Hina-an yang Sangat Menyakitkan
16 16 : Menjadi Pengasuh Anak Sendiri
17 17 : Istri Kucel yang Mencoba Kembali Bekerja
18 18 : Syam yang Jadi Sering Si-al
19 19 : Perubahan Cinta Dan Cara Syam Mengikatnya
20 20 : Menjadi Istri Mandiri
21 21 : Ceraikan Aku!
22 22 : Memilih Pergi
23 23 : Putus Asa
24 24 : Gubuk Di Sebelah Sekolah
25 25 : Lega Dan Tenang
26 26 : Suaminya Cinta
27 27 : Ojan yang Harus Syam Contoh
28 28 : Demi Anak-Anak
29 29 : Mulai Belajar Saling Peduli
30 30 : Keluarga Dan Lingkungan Tumbuh
31 31 : Kedua Kaki Syam
32 32 : Kebersamaan Hangat
33 33 : SAH Lagi
34 34 : Deg-Degan Banget!
35 35 : Cara yang Berbeda
36 36 : Terpaksa Agresi-f
37 37 : Apes
38 38 : Bahagia Dan Bangga
39 39 : Kembar Genius
40 40 : Ada Polisi Dan Si Kembar yang Keren
41 41 : Gengsi, Tapi Lega
42 42 : Pekerjaan Syam yang Sangat Berisiko
43 43 : Kesetiaan Dan Luka yang Menjadi Alasan
44 44 : Teka Teki yang Mulai Terbongkar
45 45 : Pulang Ke Rumah
46 46 : Tragedi Garis Khatulistiwa
47 47 : Kesalahan yang Tidak Bisa Diubah
48 48 : Tanggapan Cinta, Kejujuran Syam, Dan Keceriaan Anak-Anak
49 49 : Selega Ini......
50 50 : Kesehatan Hasan
51 51 : Hampir Ketahuan
52 52 : Drama Si Kembar
53 53 : Emansipasi
54 54 : Nyaman dan Bahagia
55 55 : Mulai Cemburu
56 56 : Misi Memikat Hati Istri
57 57 : Tersesat Lagi
58 58 : Kedatangan Chalvin Dan Keluarga Kecilnya
59 59 : Mendadak Jadi Bapak Rumah Tangga
60 60 : Syam yang Makin Perhatian
61 61 : Kedatangan Alex
62 62 : Wanita Bercadar
63 63 : Modus Dan Honimun Telselubung
64 64 : Langsung Waspada
65 65 : Sangat Tiba-Tiba
66 66 : Tak Mau Mati
67 67 : Kalut
68 68 : Bertahanlah, Jangan Pergi!
69 69 : Sangat Saling Mencintai
70 70 : Ada Pengkhianat
71 71 : Perkara Asmara
72 72 : Istrinya Jay
73 73 : Berusaha Menjadi Wanita Hebat
74 74 : Hasan Tidak Ingin Punya Adik
75 75 : Mulai Saling Jujur
76 76 : Makin Waspada, Jaga-Jaga
77 77 : Mendadak Menghadapi Lawan
78 78 : Penyusup yang Mengancam Nyawa Si Kembar
79 79 : Pap—Pa!
80 80 : Terima Kasih Dan Bahagia
81 81: Peran Penting Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak
82 82 : Si Kembar yang Makin Besar
83 83 : Tingkah Si Kembar yang Makin Menggemaskan
84 84 : Yang Manis-Manis
85 85 : Kebahagiaan yang Mengejutkan
86 86 : Demi Kebahagiaan Anak-Anak
87 Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam (Tamat)
88 Promo Novel Dan Pembaca Setres!!!
89 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
90 Novel Hasan : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia
91 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 91 Episodes

1
1 : Paksaan yang Terus Berlanjut
2
2 : Kembar Prematur Dan Kelainan Karena Ketuban
3
3 : Harus Menikah!
4
4 : Kesepakatan Dan Pernikahan
5
5 : Alasan Syam Menikahi Cinta
6
6 : Hasna dan Hasan (Gugup)
7
7 : Pakde Ilham
8
8 : Misteri Latar Belakang Syam
9
9 : Pertengkaran Pertama
10
10 : Baby Blues
11
11 : Cinta yang Mencoba Mendekati Syam
12
12 : Mencurigakan dan Pelukan Pertama
13
13 : Janji Syam
14
14 : Sup Ayam Dan Suara Tembakan
15
15 : Hina-an yang Sangat Menyakitkan
16
16 : Menjadi Pengasuh Anak Sendiri
17
17 : Istri Kucel yang Mencoba Kembali Bekerja
18
18 : Syam yang Jadi Sering Si-al
19
19 : Perubahan Cinta Dan Cara Syam Mengikatnya
20
20 : Menjadi Istri Mandiri
21
21 : Ceraikan Aku!
22
22 : Memilih Pergi
23
23 : Putus Asa
24
24 : Gubuk Di Sebelah Sekolah
25
25 : Lega Dan Tenang
26
26 : Suaminya Cinta
27
27 : Ojan yang Harus Syam Contoh
28
28 : Demi Anak-Anak
29
29 : Mulai Belajar Saling Peduli
30
30 : Keluarga Dan Lingkungan Tumbuh
31
31 : Kedua Kaki Syam
32
32 : Kebersamaan Hangat
33
33 : SAH Lagi
34
34 : Deg-Degan Banget!
35
35 : Cara yang Berbeda
36
36 : Terpaksa Agresi-f
37
37 : Apes
38
38 : Bahagia Dan Bangga
39
39 : Kembar Genius
40
40 : Ada Polisi Dan Si Kembar yang Keren
41
41 : Gengsi, Tapi Lega
42
42 : Pekerjaan Syam yang Sangat Berisiko
43
43 : Kesetiaan Dan Luka yang Menjadi Alasan
44
44 : Teka Teki yang Mulai Terbongkar
45
45 : Pulang Ke Rumah
46
46 : Tragedi Garis Khatulistiwa
47
47 : Kesalahan yang Tidak Bisa Diubah
48
48 : Tanggapan Cinta, Kejujuran Syam, Dan Keceriaan Anak-Anak
49
49 : Selega Ini......
50
50 : Kesehatan Hasan
51
51 : Hampir Ketahuan
52
52 : Drama Si Kembar
53
53 : Emansipasi
54
54 : Nyaman dan Bahagia
55
55 : Mulai Cemburu
56
56 : Misi Memikat Hati Istri
57
57 : Tersesat Lagi
58
58 : Kedatangan Chalvin Dan Keluarga Kecilnya
59
59 : Mendadak Jadi Bapak Rumah Tangga
60
60 : Syam yang Makin Perhatian
61
61 : Kedatangan Alex
62
62 : Wanita Bercadar
63
63 : Modus Dan Honimun Telselubung
64
64 : Langsung Waspada
65
65 : Sangat Tiba-Tiba
66
66 : Tak Mau Mati
67
67 : Kalut
68
68 : Bertahanlah, Jangan Pergi!
69
69 : Sangat Saling Mencintai
70
70 : Ada Pengkhianat
71
71 : Perkara Asmara
72
72 : Istrinya Jay
73
73 : Berusaha Menjadi Wanita Hebat
74
74 : Hasan Tidak Ingin Punya Adik
75
75 : Mulai Saling Jujur
76
76 : Makin Waspada, Jaga-Jaga
77
77 : Mendadak Menghadapi Lawan
78
78 : Penyusup yang Mengancam Nyawa Si Kembar
79
79 : Pap—Pa!
80
80 : Terima Kasih Dan Bahagia
81
81: Peran Penting Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak
82
82 : Si Kembar yang Makin Besar
83
83 : Tingkah Si Kembar yang Makin Menggemaskan
84
84 : Yang Manis-Manis
85
85 : Kebahagiaan yang Mengejutkan
86
86 : Demi Kebahagiaan Anak-Anak
87
Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam (Tamat)
88
Promo Novel Dan Pembaca Setres!!!
89
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
90
Novel Hasan : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia
91
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!