20 : Menjadi Istri Mandiri

Setiap luka-luka Syam membuat Cinta makin semangat menjadi istri mandiri. Cinta ingin membantu Syam dalam mencari nafkah. Agar bayi-bayinya tetap memiliki waktu lebih lama lagi dengan Syam. Juga, agar Syam tidak capek kerja sendiri.

“Anak-anak butuh waktu kamu lebih banyak lagi.” Cinta menatap sedih kebersamaan keluarga kecilnya.

Di tempat tidur kebersamaan mereka yang terbilang luas, Cinta duduk selonjor berseberangan dengan keberadaan Syam. Cinta memang tidak bisa leluasa apalagi bisa tidur, jika ada Syam. Karena setelah apa yang terjadi, Cinta merasa serba salah. Beberapa kali Cinta berpikir untuk menyerah. Entah itu memohon perceraian, atau malah bunu-h diri. Namun, Cinta masih berusaha bertahan demi anak-anaknya.

Dinikahi Syam memang membuat Cinta merasakan dilema besar seorang istri. Mirip kisah istri sengsa-ra pada kebanyakan dan sebelumnya kerap Cinta simak curhatannya di sosial media. Alasan yang juga membuat Cinta susah menikah.

“Kalau gitu, aku beresin kerjaan dulu,” pikir Cinta yang sudah langsung bekerja menggunakan ponselnya.

Menggunakan gawai yang tak sekeren dengan yang Cinta miliki sewaktu belum dipenjara, Cinta mengurus segala pekerjaannya. Pekerjaan online, yang membuatnya tak harus sibuk pulang pergi meninggalkan kedua anaknya. Juga, pekerjaan yang tak harus membuatnya berinteraksi dengan banyak orang secara langsung.

“Taruh ponselmu biar enggak kena radiasi!” ucap Syam kembali dingin. Ucapan yang tentu saja tidak menginginkan bantahan.

Cinta yang sudah paham watak suaminya langsung mematikan ponselnya. Ia yang refleks menahan napas karena takut, berangsur menaruh ponselnya di meja nakas sebelahnya.

“Tatap mataku!” tegas Syam yang sampai detik ini masih mengangkat kepalanya hanya untuk menatap Cinta.

Di seberang Cinta, Syam yang membiarkan dadanya tak disertai baju, masih tengkurap. Dan kini, Cinta mendapati pria itu benar-benar menunggu tatapannya.

“Maaf ...,” lirih Cinta.

“Siapa yang meminta kamu minta maaf?” balas Syam lirih tapi bengis.

Detik itu juga Cinta menunduk.

“Aku memintamu untuk menatapku, bukan meminta maaf apalagi menghindari tatapanku!” sergah masih menjaga suaranya.

“Ini ...?” batin Cinta kebingungan harus bagaimana. Namun, ia memberanikan diri untuk menatap Syam.

Setelah mendapatkan balasan tatapan dari Cinta, Syam menyadari bahwa sang istri takut kepadanya. Syam sadar, bahwa dirinya telah membuat Cinta tertekan. “Tidur lah ....”

Ucapan Syam yang terdengar manusiawi, membuat dada Cinta menjadi diselimuti rasa hangat. Dirasa Cinta, Syam sedang bisa diajak komunikasi.

“Biarkan aku kerja. Kita sama-sama kerja, agar kamu punya pekerjaan yang tak membahayakan nyawa kamu lagi.” Sadar Syam langsung menatapnya, Cinta segera berkata, “Ini murni demi anak-anak. Jangan pernah berpikir aku baper kepada kamu apalagi hubungan kita. Karena tanpa harus kamu ingatkan, aku juga sadar diri.”

“Maksudku murni untuk anak-anak. Karena sebagai orang tua, sudah semestinya kita bertanggung jawab. Jadi, andai aku bekerja, aku juga bisa bantu-bantu ekonomi keluarga!” ucap Cinta. Kali ini ia benar-benar takut. Jantungnya jadi sibuk berdetak sangat kencang.

“Kalau pekerjaanmu bisa membuat anak-anak mendapatkan lebih dari yang aku berikan, oke-oke saja. Namun jika pekerjaanmu justru membuat mereka makin terlantar, jangan harap hidupmu bisa tenang!” sinis Syam.

“Hidupku memang jadi tidak pernah tenang, semenjak kamu datang. Perpisahan dan bun-uh diri selalu menjadi dua pilihan yang tersisa untukku, andai aku tidak ingat anak-anak!” tegas Cinta sambil menatap sengit Syam.

Balasan tegas Cinta membuat Syam deg-degan. Bersamaan dengan itu, tubuhnya juga menjadi memanas tak ubahnya dibakar.

“Jika menurutmu aku tidak ada baiknya bahkan termasuk untuk anak-anak, kenapa kamu tidak menikahi wanita lain dan hidup bahagia bersamanya? Kalau memang alasanmu tidak mau membunu-hku agar kamu bisa menyik-saku dengan leluasa, kenapa kamu tidak mengurungku saja? Kenapa kamu masih membiarkanku dekat dengan anak-anak? Kenapa kamu tidak melangkah ke kebahagiaan kamu sendiri dan malah membuang-buang waktumu?” tegas Cinta cepat dan memang berisik bahkan di telinganya sendiri. Namun, Cinta sudah langsung diam karena Syam menghentikannya. Syam membentaknya dan membuat kedua anak mereka kompak menangis.

“Hanya ingin menyik-saku, tapi masih mengizinkan aku mengurus anak-anak. Meski adanya aku tak lebih dari pengasuh, apa maksudnya?” pikir Cinta tak sedikit pun melirik Syam.

Cinta sibuk menenangkan anak-anak mereka. “Kalau dipikir-pikir, apa yang aku lakukan sudah bikin aku jadi istri durhaka. Aku sering memberontak dan juga sering melawan.” Memikirkan itu, Cinta jadi merasa bersalah. Cinta takut dosa, terlebih niatnya melanjutkan hidup memang untuk berhijrah.

“Namun, Syam bahkan belum tentu menganggap aku sebagai istrinya. Kalau begini keadaannya aku jadi ragu, ... apakah pernikahan kami masih tergolong sah? Aku rasa tidak karena niatnya menikahiku saja hanya untuk menyik-saku. Alasan Syam menikahiku agar aku sengsa-ra dan tak mengganggu rumah tangga Helios maupun Akala. Hubungan kami benar-benar tak lebih dari status ...,” pikir Cinta yang jadi makin membatasi interaksinya dengan Syam.

Cinta sudah langsung menarik tangan kanannya ketika tangan kiri Syam meraihnya. Niat Syam memang sengaja menyentuh Cinta, tapi Cinta berpikir Syam tak sengaja melakukannya. Malahan, Cinta yang berakhir meminta maaf karena membuat mereka bersentuhan.

“Kenapa dia minta maaf? Karena dia menolak tanganku? Memangnya dia tahu kalau aku memang mau menyentuhnya? Atau, alasan lain yang membuatnya sengaja jarak dariku? Alasan karena aku terlalu sering menghinanya termasuk mengatai keadaannya yang bur-uk rupa, dan aku juga beberapa kali bilang jij-ik kepadanya?” pikir Syam mulai menata segala sesuatunya.

Syam berniat mengakhiri keegoisannya agar dampaknya tidak berlarut-larut. Bukan hanya karena ia yang jadi makin sering sia-l. Namun juga nasib anak-anaknya yang akan selalu rewel bahkan sakit di setiap ia dan Cinta ribut.

Keesokan harinya, Hasna dan Hasan sudah rapi ketika akhirnya Syam terbangun. Tampak Cinta yang juga tak kalah rapi dengan gamis biru gelapnya. Sebuah ransel tengah Cinta siapkan. Popok sekali pakai, tisu, botol dot dan juga beberapa bungkus asip, menjadi isi ranselnya.

“Kalian mau pergi?” tanya Syam memberanikan diri untuk memulai kare meski tatapannya dan Cinta sempat bertemu, Cinta tetap sibuk sendiri.

“Hari ini jadwal anak-anak imunisasi. Pukul sepuluh sudah harus di rumah sakit,” balas Cinta tanpa menatap Syam.

“Kenapa kamu enggak kabari aku dari kemarin?” tanya Syam berangsur duduk.

Cinta yang awalnya memunggungi Syam, berangsur balik badan. Ia menatap Syam dengan tatapan putus asa. “Selain karena kamu sibuk, sekarang kamu juga sakit. Lagipula, kamu sendiri yang bilang, mengurus anak sudah menjadi kewajibanku. Andaipun aku mengabari apalagi minta kamu buat menemani, yang ada kamu pasti marah. Kamu sendiri yang minta aku buat selalu diam.”

Menjadi istri mandiri yang dituntut untuk selalu diam, itulah yang Cinta lakukan. Terlepas dari semuanya, Cinta juga yakin, hubungannya dan Syam tak lebih dari status. Alasan mereka ada murni karena Syam ingin menyi-ksanya, selain anak-anak yang membutuhkan Cinta.

Untuk kali ini, Syam benar-benar diam. “Aku siap-siap dulu,” ucapnya yang sebenarnya juga ingin meminta maaf. Hanya saja, meminta maaf masih menjadi hal yang sangat berat untuk ia lakukan kepada Cinta.

Yang membuat Cinta takjub, Syam benar-benar ikut serta mengantar ke rumah sakit. Bahkan, Syam turut andil di imunisasi anak-anak mereka. Syam yang mengemban anak mereka ketika diimunisasi.

Terpopuler

Comments

Sri Widjiastuti

Sri Widjiastuti

helios & chole g pingin lihat anaknya syam kah??

2024-07-18

0

Mas Bos

Mas Bos

tingkahnya syam lumayan lucu
bikin nyiksa pikirannya sendiri

2024-02-07

1

👏Zhenonk🏚️²²¹º

👏Zhenonk🏚️²²¹º

kalo dipikir ya, cinta memang sudah dapat karma nya, dy pernah meninggalkan mas akala yang segitu bucin nya dan selalu memperlakukan cinta dgn lembut.. terus dy mengkhianati bang helios dgn alasan karena beliau cacat rupa..
sekarang dy dapat syam yang walaupun tampan tapi minus ahklak n memperlakukan dy dgn kasar n cenderung jijik..
tapi sesuai dgn niat hati nya yang bener2 ingin berhijrah n berubah lebih baik, apakah ga ada balasan baik nya?
semoga aja syam bener2 mau berubah n memperbaiki rumah tangga mereka menjadi keluarga yang bahagia, Aamiin

2023-12-17

6

lihat semua
Episodes
1 1 : Paksaan yang Terus Berlanjut
2 2 : Kembar Prematur Dan Kelainan Karena Ketuban
3 3 : Harus Menikah!
4 4 : Kesepakatan Dan Pernikahan
5 5 : Alasan Syam Menikahi Cinta
6 6 : Hasna dan Hasan (Gugup)
7 7 : Pakde Ilham
8 8 : Misteri Latar Belakang Syam
9 9 : Pertengkaran Pertama
10 10 : Baby Blues
11 11 : Cinta yang Mencoba Mendekati Syam
12 12 : Mencurigakan dan Pelukan Pertama
13 13 : Janji Syam
14 14 : Sup Ayam Dan Suara Tembakan
15 15 : Hina-an yang Sangat Menyakitkan
16 16 : Menjadi Pengasuh Anak Sendiri
17 17 : Istri Kucel yang Mencoba Kembali Bekerja
18 18 : Syam yang Jadi Sering Si-al
19 19 : Perubahan Cinta Dan Cara Syam Mengikatnya
20 20 : Menjadi Istri Mandiri
21 21 : Ceraikan Aku!
22 22 : Memilih Pergi
23 23 : Putus Asa
24 24 : Gubuk Di Sebelah Sekolah
25 25 : Lega Dan Tenang
26 26 : Suaminya Cinta
27 27 : Ojan yang Harus Syam Contoh
28 28 : Demi Anak-Anak
29 29 : Mulai Belajar Saling Peduli
30 30 : Keluarga Dan Lingkungan Tumbuh
31 31 : Kedua Kaki Syam
32 32 : Kebersamaan Hangat
33 33 : SAH Lagi
34 34 : Deg-Degan Banget!
35 35 : Cara yang Berbeda
36 36 : Terpaksa Agresi-f
37 37 : Apes
38 38 : Bahagia Dan Bangga
39 39 : Kembar Genius
40 40 : Ada Polisi Dan Si Kembar yang Keren
41 41 : Gengsi, Tapi Lega
42 42 : Pekerjaan Syam yang Sangat Berisiko
43 43 : Kesetiaan Dan Luka yang Menjadi Alasan
44 44 : Teka Teki yang Mulai Terbongkar
45 45 : Pulang Ke Rumah
46 46 : Tragedi Garis Khatulistiwa
47 47 : Kesalahan yang Tidak Bisa Diubah
48 48 : Tanggapan Cinta, Kejujuran Syam, Dan Keceriaan Anak-Anak
49 49 : Selega Ini......
50 50 : Kesehatan Hasan
51 51 : Hampir Ketahuan
52 52 : Drama Si Kembar
53 53 : Emansipasi
54 54 : Nyaman dan Bahagia
55 55 : Mulai Cemburu
56 56 : Misi Memikat Hati Istri
57 57 : Tersesat Lagi
58 58 : Kedatangan Chalvin Dan Keluarga Kecilnya
59 59 : Mendadak Jadi Bapak Rumah Tangga
60 60 : Syam yang Makin Perhatian
61 61 : Kedatangan Alex
62 62 : Wanita Bercadar
63 63 : Modus Dan Honimun Telselubung
64 64 : Langsung Waspada
65 65 : Sangat Tiba-Tiba
66 66 : Tak Mau Mati
67 67 : Kalut
68 68 : Bertahanlah, Jangan Pergi!
69 69 : Sangat Saling Mencintai
70 70 : Ada Pengkhianat
71 71 : Perkara Asmara
72 72 : Istrinya Jay
73 73 : Berusaha Menjadi Wanita Hebat
74 74 : Hasan Tidak Ingin Punya Adik
75 75 : Mulai Saling Jujur
76 76 : Makin Waspada, Jaga-Jaga
77 77 : Mendadak Menghadapi Lawan
78 78 : Penyusup yang Mengancam Nyawa Si Kembar
79 79 : Pap—Pa!
80 80 : Terima Kasih Dan Bahagia
81 81: Peran Penting Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak
82 82 : Si Kembar yang Makin Besar
83 83 : Tingkah Si Kembar yang Makin Menggemaskan
84 84 : Yang Manis-Manis
85 85 : Kebahagiaan yang Mengejutkan
86 86 : Demi Kebahagiaan Anak-Anak
87 Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam (Tamat)
88 Promo Novel Dan Pembaca Setres!!!
89 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
90 Novel Hasan : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia
91 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 91 Episodes

1
1 : Paksaan yang Terus Berlanjut
2
2 : Kembar Prematur Dan Kelainan Karena Ketuban
3
3 : Harus Menikah!
4
4 : Kesepakatan Dan Pernikahan
5
5 : Alasan Syam Menikahi Cinta
6
6 : Hasna dan Hasan (Gugup)
7
7 : Pakde Ilham
8
8 : Misteri Latar Belakang Syam
9
9 : Pertengkaran Pertama
10
10 : Baby Blues
11
11 : Cinta yang Mencoba Mendekati Syam
12
12 : Mencurigakan dan Pelukan Pertama
13
13 : Janji Syam
14
14 : Sup Ayam Dan Suara Tembakan
15
15 : Hina-an yang Sangat Menyakitkan
16
16 : Menjadi Pengasuh Anak Sendiri
17
17 : Istri Kucel yang Mencoba Kembali Bekerja
18
18 : Syam yang Jadi Sering Si-al
19
19 : Perubahan Cinta Dan Cara Syam Mengikatnya
20
20 : Menjadi Istri Mandiri
21
21 : Ceraikan Aku!
22
22 : Memilih Pergi
23
23 : Putus Asa
24
24 : Gubuk Di Sebelah Sekolah
25
25 : Lega Dan Tenang
26
26 : Suaminya Cinta
27
27 : Ojan yang Harus Syam Contoh
28
28 : Demi Anak-Anak
29
29 : Mulai Belajar Saling Peduli
30
30 : Keluarga Dan Lingkungan Tumbuh
31
31 : Kedua Kaki Syam
32
32 : Kebersamaan Hangat
33
33 : SAH Lagi
34
34 : Deg-Degan Banget!
35
35 : Cara yang Berbeda
36
36 : Terpaksa Agresi-f
37
37 : Apes
38
38 : Bahagia Dan Bangga
39
39 : Kembar Genius
40
40 : Ada Polisi Dan Si Kembar yang Keren
41
41 : Gengsi, Tapi Lega
42
42 : Pekerjaan Syam yang Sangat Berisiko
43
43 : Kesetiaan Dan Luka yang Menjadi Alasan
44
44 : Teka Teki yang Mulai Terbongkar
45
45 : Pulang Ke Rumah
46
46 : Tragedi Garis Khatulistiwa
47
47 : Kesalahan yang Tidak Bisa Diubah
48
48 : Tanggapan Cinta, Kejujuran Syam, Dan Keceriaan Anak-Anak
49
49 : Selega Ini......
50
50 : Kesehatan Hasan
51
51 : Hampir Ketahuan
52
52 : Drama Si Kembar
53
53 : Emansipasi
54
54 : Nyaman dan Bahagia
55
55 : Mulai Cemburu
56
56 : Misi Memikat Hati Istri
57
57 : Tersesat Lagi
58
58 : Kedatangan Chalvin Dan Keluarga Kecilnya
59
59 : Mendadak Jadi Bapak Rumah Tangga
60
60 : Syam yang Makin Perhatian
61
61 : Kedatangan Alex
62
62 : Wanita Bercadar
63
63 : Modus Dan Honimun Telselubung
64
64 : Langsung Waspada
65
65 : Sangat Tiba-Tiba
66
66 : Tak Mau Mati
67
67 : Kalut
68
68 : Bertahanlah, Jangan Pergi!
69
69 : Sangat Saling Mencintai
70
70 : Ada Pengkhianat
71
71 : Perkara Asmara
72
72 : Istrinya Jay
73
73 : Berusaha Menjadi Wanita Hebat
74
74 : Hasan Tidak Ingin Punya Adik
75
75 : Mulai Saling Jujur
76
76 : Makin Waspada, Jaga-Jaga
77
77 : Mendadak Menghadapi Lawan
78
78 : Penyusup yang Mengancam Nyawa Si Kembar
79
79 : Pap—Pa!
80
80 : Terima Kasih Dan Bahagia
81
81: Peran Penting Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak
82
82 : Si Kembar yang Makin Besar
83
83 : Tingkah Si Kembar yang Makin Menggemaskan
84
84 : Yang Manis-Manis
85
85 : Kebahagiaan yang Mengejutkan
86
86 : Demi Kebahagiaan Anak-Anak
87
Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam (Tamat)
88
Promo Novel Dan Pembaca Setres!!!
89
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
90
Novel Hasan : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia
91
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!