Bab 7 | IBU...

Ketika aku sudah masuk di dalam mobil,

Genia berlari menghampiri ku tetapi di tahan oleh Jack sehingga dia tidak bisa menghampiri ku.Saat mobil ini sudah berjalan menjauhinya,Genia berteriak kepada ku dengan sangat kencang.

"Bocah Bau!Beraninya kau mengunakan mobil pribadi Ayah ku!"

Aku menghela nafas ku karena lelah mendengar suara yang menyebalkan itu,hingga tanpa sadar aku memakinya hingga terdengar di telinga Pak Sopir yang sedang mengantarkan ku saat ini.

"Sialan,bocah menyebalkan,"

ucap ku sambil menutupi wajah ku dengan kedua telapak tangan ku.

Sontak aku kaget saat mendengar cekikikan dari arah depan,ternyata itu berasal dari Pak Sopir yang sedang mengantarkan ku saat ini.

Aku menatap tajam ke arahnya dan ketika dia melirik ke arah kaca spion tengah,seketika dia langsung memohon maaf kepada ku.

"Maafkan Saya Nona,Saya tidak bisa menahan tawa karena baru kali ini saya mendengar anda memaki-maki Nona Genia," jelasnya.

Aku hanya diam dan memalingkan wajah ku untuk menatap keluar jendela mobil ini,kendaraan yang bergerak lebih cepat dari kuda dan memiliki tempat duduk yang nyaman ini membuat ku sangat mengantuk dan hampir membuat tertidur.

Tetapi aku berusaha keras untuk menahan mata ku agar tetap terjaga,hingga Sopir yang sedang membawa ku saat ini melihat apa yang aku lakukan.

"Silahkan tidur Nona,Saya akan membangunkan anda ketika sudah sampai ke tempat tujuan,"

ucapnya kepada ku sambil tersenyum menatap ku dari kaca spion tengah.

"Bisakah kau diam dan fokus berkendara,aku muak mendengar suara mu,"

ucap ku kepadanya dengan sangat tegas.

Dia lagi-lagi tertawa mendengar apa yang baru saja aku katakan.

"Haha... Nona,saya menyukai anda yang seperti ini dari pada yang biasanya,"

ungkapnya kepada ku.

Aku mengabaikan apa yang baru saja dia katakan kepada ku dan bersandar di kursi sambil menatap keluar jendela.

Mata ku perlahan menutup karena merasa nyaman dengan angin sepoi-sepoi yang masuk dari sela kaca mobil yang sedikit terbuka ditambah dengan pembicaraan dari sopir yang tidak ada hentinya mengusik telinga ku.

Sekuat apapun aku berusaha untuk tetap terjaga,mata ku tetap perlahan tertutup hingga akhirnya mata ku tertutup sepenuhnya.

Saat aku tertidur,lagi-lagi aku bermimpi ketika aku masih menjadi seorang panglima perang.

Pada saat ini aku sedang duduk di atas kuda kesayangan ku Feng,Kuda Mongolia yang tingginya 150cm dan berat 380kg,berwarna hitam pekat ini sangat di takuti oleh sebagian prajurit ku karena sikap agresif nya yang tidak ingin di sentuh oleh siapapun selain pemiliknya.

Padahal Kuda Mongolia adalah jenis kuda yang cukup ramah tetapi dia malah memiliki kepribadian yang berbeda.

Di saat aku asik berjalan bersama Feng,

tiba-tiba sebuah anak panah melesat melewati telinga kiri ku dari arah belakang.Dengan kecepatan maksimal Feng terus berlari membawa ku untuk bergegas melarikan diri dari serangan itu,tetapi tiba-tiba kuda tangguh ku ini terjatuh terhempas ke tanah karena anak panah mengenai tepat di bagian mata kanannya hingga menembus ke mata kirinya.

Aku yang berada di atasnya juga ikut jatuh terhempas dengan kaki bagian kiri ku tertindih oleh tubuh Feng yang memiliki berat sekitar 380kg,saat aku berusaha menariknya.Tiba-tiba ada yang seseorang menyentuh pundak ku,aku pun perlahan menoleh ke arah belakang.

Saat aku menoleh tiba-tiba seseorang yang mengunakan jubah hitam menusuk kerongkongan ku hingga membuat ku seketika terbangun dari tidurku.

Sopir yang saat ini mengantarkan juga ikut ter kejut,karena pada saat itu dia mencoba membangunkan ku.

"Hah... Nona,Anda membuat saya kaget,"

ungkapnya sambil mengelus dadanya.

Dia menatap ku dengan penuh khawatir karena wajahku yang pucat di tambah pandangan yang kosong bagaikan seseorang yang baru saja selamat dari kematian dan nafas yang tidak beraturan seperti baru saja menaiki gunung yang terjal.

"Nona,bernafas lah dengan tenang.Saya akan menunggu anda hingga anda sudah selesai menenangkan diri anda,"

ungkapnya sambil menutup kembali pintu mobil yang berada tepat di samping ku.

Aku yang mendengarkan apa yang baru saja dia ucapkan,mulai menenangkan diri ku secepat mungkin karena Pelayan Pribadi Ibu kandung bocah ini sudah ada tepat di depan Pak Sopir yang menunggu ku di luar.

Saat berada di dalam mobil aku mendengarkan apa yang mereka bicarakan sambil mengatur pernafasan ku agar lebih tenang.

"Dimana Nona Theoline?kenapa kau tiba sendirian?" tanya Pelayan itu.

Sopir yang mengantarkan ku,menjatuhkan putung rokoknya lalu memadamkannya dengan cara  menginjaknya,setelahnya barulah dia menjawab apa yang di tanyakan oleh Pelayan itu.

"Nona Theo,ada di dalam."

Mendengarkan apa yang baru saja di terangkan oleh Sopir yang mengantarkan ku tadi,Pelayan Pribadi Ibu langsung melirik ke arah kaca mobil untuk memastikan apakah benar yang di katakan oleh Pak Sopir itu.

Saat dia melirik-lirik kaca mobil,aku langsung membuka pintu mobil yang ada tepat di sampingku,karena aku membukanya secara tiba-tiba,Pelayan itu pun seketika kaget dan bergegas mundur menjauhi pintu mobil dimana aku keluar.

Dia menundukkan kepalanya lalu menyambut ku dengan sangat sopan.

"Selamat datang,Nona Theoline Edmond."

Aku menganggukkan kepala ku dan memintanya untuk bergegas mengantarkan ku ke tempat Ibu kandung bocah ini.

Pelayan itu tersenyum lebar ke arah ku dan mulai membimbing ku menuju tempat temu kami.

Saat masuk ke dalam vila yang di tinggali oleh wanita yang melahirkan bocah ini,aku melihat kemewahan yang sangat terasa dari awal menginjakkan kaki masuk ke dalam tempat ini.

Karena tempat ini terletak jauh dari keramaian kota,sehingga hawa yang ada disini terasa lebih sejuk karena banyak nya pepohonan dan di tambah dengan keramahan dari semua pekerja yang ada di sini.

Pelayan yang saat ini mengantarku berhenti di salah satu ruangan yang memiliki pintu yang sangat mewah dan berbeda dari sekian banyak ruangan yang ada di sini.

Pelayan itu mengetuk pintu terlebih dahulu.Setelah ketukan yang dia lakukan,tidak lama suara lonceng terdengar dari dalam.Setelah itu barulah Pelayan ini masuk ke dalam ruangan itu.

Aku awalnya merasa sangat keheranan ketika Pelayan ini malah mengantarkan ku menuju ke arah kamar bukannya ke ruang tunggu khusus para tamu,tetapi saat pintu ini terbuka.

Aku langsung mengerti kenapa Pelayan ini malah mengantarkan ku ke arah sini,karena kondisi dari Ibu Kandung dari Bocah menyedihkan sedang tidak baik-baik saja.

Saat aku menatap wanita itu,seketika aku merasa sangat pusing bahkan aku mulai merasa mual karena apa yang aku lihat saat ini,sama persis dengan kondisi Ibu ku dahulu.

Seorang wanita yang terbaring dengan mata sayu di tambah tubuh kurus yang terlihat sangat rapuh bagaikan ranting pohon yang lapuk di tambah dengan kulit yang pucat dan tubuh yang gemetaran itu membuat rasa benci ku tumbuh semakin menjadi-jadi kepada Darryl Edmond.

aku pun berjalan perlahan mendekati wanita itu,dia terlihat sangat tenang berbaring di tempat tidurnya yang cukup besar ini.Dia tertidur sambil tersenyum yang membuat ku tidak tahan menahan tangis ku,jadi aku memutuskan untuk keluar dari tempat ini terlebih dahulu untuk menenangkan diri ku.

Ketika aku ingin berjalan menjauhinya,tiba-tiba terdengar suara lirih dari arah belakangku.

"Olin Sayang,Apakah itu benar-benar kau?"

Bahkan suaranya juga terdengar darinya, sama persis dengan suara yang selama ini aku rindukan,suara yang ingin aku dengarkan setelah mengorbankan kekuatan dan juga kewarasan ku saat aku perjuangan untuk mendapatkan kekuasaan agar bisa mengembalikan haknya sebagai Nyonya besar.

Kini aku akhirnya mendengarnya lagi...

Aku menjatuhkan harga diri ku dan langsung berlari ke arahnya dengan berlinang air mata.

Aku memeluk tubuh kurus itu dengan sangat erat hingga rasanya aku ingin mati pada saat ini juga,agar tidak melupakan nyamannya pelukan penuh kasih sayang ini (lagi).

Kini yang meneteskan air mata bagaikan anak kecil bukanlah Theoline Edmond tetapi Bao-yu,Sang Panglima Perang terkenal tidak ada belas kasihan saat menebas kepala lawannya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!