"Untukmu seberat apapun ujiannya akan aku lewati, tugasmu hanya satu menemani dan mensupport ku agar bisa melewati ini semua." ~James~
.
.
.
Setelah dari tempat itu mereka semakin dekat dan sering bertemu diluar rumah. Aqila juga sudah menaruh hati pada James. Begitupun James, cintanya semakin kuat pada Aqila hingga ia lupa dengan ancaman Kevin agar menjauhi adik iparnya itu.
Pikiran dan hati Aqila sudah dipenuhi oleh James. Ia sudah pasrah akan ujian didepannya jika semua keluarganya menentang hubungan ini. Ia memilih berjuang untuk cintanya dan mendapatkan restu.
Hari ini Aqila dan James akan bertemu kembali sepulang kuliah. Seperti biasa James akan menjemput wanitanya dan menunggu di depan mobil Aqila.
“Hy,” sapa Aqila setelah berada didepan mobilnya.
James tersenyum “Yuk,” ajak James.
Aqila melempar kunci mobil ke arah James dan dengan sigap James menangkapnya. Ia segera masuk dan meninggalkan halaman parkir.
“Kita mau kemana?” tanya Aqila saat melihat bahwa jalannya bukan kearah arena tembak.
Ya semenjak pertama kali Aqila diajak kesana. Akhirnya Aqila sering kesana dan berlatih sendiri atau bersama James.
James menatap wanitanya sekilas lalu kembali fokus kedepan.
“Aku bakal ajak kamu ke suatu tempat ” ucap James.
Hingga 1 jam kemudian mobil yang mereka tumpangi sudah berada di suatu tempat yang indah. Tempat yang Aqila suka yaitu laut.
Aqila segera keluar dan berlari kearah laut. Pemandangan indah dan angin segar membuat Aqila merentangkan kedua tangannya dan memejamkan matanya.
Inilah yang ia sukai dari laut. Tenang, segar dan nyaman. Semua masalah akan hilang tertiup angin dan segarnya ombak.
Hingga Aqila tersentak dengan kehadiran kedua lengan kokoh yang memeluknya dari belakang. Tetapi Aqila diam seperti menikmati momen seperti ini. Menurutnya pelukan James dari belakang sangat menenangkan.
“Apa kamu senang?” bisik James
“Banget,” saut Aqila.
“Aku mau ngomong sesuatu,” ucap James.
Aqila berbalik dan menatap kedua mata James.
“Duduk,” James menuntun Aqila untuk duduk dihamparan pasir putih.
Dengan duduk berhadapan James menatap dalam mata wanita didepannya.
“Sejujurnya aku sudah menahan ini sejak lama dan akhirnya aku menyatakannya kembali. Semoga kali ini aku akan menerima tanpa penolakan,” ucap James tiba-tiba.
Aqila menjadi gugup sepertinya ia tau apa yang akan diucapkan lelaki di depannya.
“Qila,” panggil James.
“Hmm,” saut Qila dengan matanya masih menatap kedua mata lelaki didepannya.
“Rasa cintaku masih sama seperti dulu ,tetapi sekarang semakin bertambah. Aku semakin mencintaimu dan menyanyangimu. Apa kau mau menjadi kekasihku?” ucap James yakin.
Aqila senang sekaligus takut. Ia senang bahwa cintanya tak bertepuk sebelah tangan tetapi ia takut hubungannya akan mendapat tentangan dari sang keluarga. Tetapi lagi-lagi hatinya yang menang.
“Yah aku mau,” ucap Aqila dengan tersenyum manis.
“Serius?” ucap James tak percaya.
Aqila mengangguk dan langsung James menarik Aqila dipelukannya dan mendaratkan ciuman berkali-kali dipucuk kepalanya.
“Terimakasih sayang terimakasih,” seru James.
“Sama-sama,” saut Aqila dengan menenggelamkan wajahnya pada dada bidang James.
Keduanya bahagia dan senang. Cinta yang dulunya ditolak akhirnya sekarang terbalas. Tugas James tinggal satu menyakinkan Kevin bahwa ia berubah.
“Tapi inget kak kamu harus menyakinkan kakakku dan keluargaku,” lirih Aqila.
“Iya sayang itu pasti,” ucap James.
Makin hari hubungan mereka makin erat. Tetapi Aqila juga tak melebihi batas ia menjaga dirinya dengan baik dan James pun sama sekali tak melakukan hal apapun kecuali mencium pucuk kepala kekasihnya.
Hubungan mereka sudah berlanjut selama 6 bulan sembunyi-sembunyi. Tetapi tanpa Aqila ketahui ternyata Kevin memberikan penjagaan dari jauh untuknya. Hingga Kevin terkesiap ketika mendengar berita dari bawahannya.
Ia tak percaya akan ucapan bawahannya bahwa sang adik ipar menjalin hubungan dengan lelaki itu. Kevin juga bingung ia harus memberitahu Istrinya atau tidak. Tetapi jika ia menutupi dari Adel masalahnya akan semakin panjang.
Dan akhirnya Kevin memilih untuk bercerita. Dan tentu saja Adel marah, kecewa, sedih dan takut. Ia takut sang adik akan sakit hati. Tetapi Adel juga sedikit tenang ketika Kevin mengatakan ia sudah mengirim mata-mata sejak dulu. Dan mata-matanya mengatakan bahwa kedua orang itu tak pernah melakukan hal aneh.
Dan ketika ketegangan terjadi di ruang keluarga terpecah karena suara bel.
Ting tong ting tong.
“Sebentar,” teriak Adel dari dalam.
Dengan tergesa ia berjalan menuju pintu depan dan membukanya.
Ceklek.
“Assalamu’alaykum” salam Aqila sambil mencium tangan Adel.
“Wa’alay..” belum selesai ia mengucapkan salam mata Adel melotot.
Ia kaget melihat lelaki di belakang Aqila.
“Kamu!!” pekik Adel.
“Ngapain kamu kesini,” teriak Adel.
Adel segera menarik tangan Qila hingga dia berada dibelakang tubuhnya.
“Aku sudah bilang kan jangan pernah deketin Aqila lagi. Kamu itu gak cocok sama adikku hah,” teriak Adel.
Karena suara teriakan Adel, membuat semua yang didalam rumah keluar. Untung saja Baby Taqy sedang tidur siang saat itu.
“Ada apa sayang?” tanya Kevin setelah mendekat.
“Lihat mas,” menunjuk James.
“Kamu,” rahang Kevin menegang.
Kuku jari Kevin memutih karena ia mengepalkan tangannya. Hingga Kevin berada didepan Adel dan hendak memukul James tetapi tak jadi karena suara Aqila.
“Kakak plis jangan pukul dia,” teriak Aqila dengan meneteskan air matanya.
“ Kenapa La? Kenapa? Kamu gak inget dulu dia gimanain kamu,” ucap Adel dengan menggoyang kasar bahu Aqila.
“Hiks hiks aku masih ingat kak, tetapi dia sudah berubah,” ucap sesegukan Aqila.
“Berubah? Kamu yakin dia berubah?” menunjuk James, “ Asal kamu tau sekali dia melakukan maka ia akan ketagihan,” sambung Adel.
“Tapi dia udah buktiin kak, James berubah kak beneran. Tolong restuin kami,” seru Aqila dengan meneteskan air matanya.
Adel dan semua orang terdiam. Satu sisi tak tega melihat air mata Qila yang terus menetes. Di satu sisi Adel masih belum yakin jika James berubah.
“Tolong restui kami, aku akan membuktikan jika aku sudah berubah,” James akhirnya angkat bicara.
“Sekarang kita masuk dan kamu ikut juga,” menunjuk James.
Adel ingin protes tetapi Kevin sudah meraih tangannya dan mengajaknya masuk. Mau tak mau Adel pun menurutinya.
Di ruang keluarga.
Semua orang duduk dan terdiam, menunggu apa yang akan diucapkan sang pemilik rumah yaitu Kevin.
“Kamu” menujuk James, “Buktikan kalau kamu serius sama adik saya dan tidak akan mengkhianatinya,” ucap Kevin.
“Baik, saya janji saya akan buktikan pada kalian bahwa saya berubah,” lirih James.
“Saya gak butuh janjimu, kamu harus buktikan ucapanmu. Selama kamu belum membuktikan, kamu tidak boleh bertemu dengan Aqila sedetik pun,” ucap Adel dengan amarah.
Aqila yang sedari terdiam akhirnya mendongakkan kepalanya ingin protes. Tetapi belum sempat membuka mulut Adel sudah bicara.
“Kalau kamu gak mau la, selamanya kakak gak bakal restuin kamu dan kakak bakal jodohin kamu sama yang lain,” ancam Adel.
Mau tak mau Aqila mengangguk, ia berdoa semoga sang kekasih akan membuktikan ucapannya. Sejujurnya Aqila juga menunggu semua bukti apakah James sudah berubah atau tidak.
Setelah percekcokan dan keputusan di ruangan itu. Akhirnya keputusan telah diambil. Selama James belum membuktikan bahwa ia telah berubah maka ia tidak diijinkan bertemu dengan Aqila begitupun sebaliknya. Jika ketahuan mereka bertemu sembunyi-sembunyi maka Aqila akan dijodohkan dan tidak ada restu lagi untuk mereka.
James dan Aqila akhirnya berpisah didepan pintu rumah. Aqila menyemangati sang kekasih untuk membuktikan semuanya. Setelah melambaikan tangannya dan melihat mobil sang kekasih menghilang akhirnya Aqila masuk kedalam menuju kamarnya.
---*---
Tetot perjuangan banget kan Babang James 4 tahun yang lalu biar dapet restu babang Kevin.
Kasihan dulu gak boleh ketemu eh sekarang malah dibeginiin.
Pengen gebukin babang James aja hahaha.
Ayo jangan lupa.
Like ,Vote, Komen dan Bintang 5 yah. Aku digaji dari vote koin kalian loh. jadi sisain koin dong buat aku.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 157 Episodes
Comments
M⃠⸙ᵍᵏWãterLīlyHõkKī²
nah kan aq ketinggalan banyak cerita ini y 🤔🤔🤔
james itu gmn 4 tahun lalu y
2022-03-15
1
Elly Kurnia
sebenernya kasian james dia dijebak tapi mau gimana lagi namanya juga berkhianat..
2020-10-19
3
Joey
ok thor yg laen pake bomm like aku boom like +cinta aja buat aqila
kasian biar sama zoey aja🏃🏻🏃🏻🏃🏻🏃🏻🏃🏻🏃🏻
2020-09-28
1