Kebenaran Asal Usul Arini

Seperti biasa, yang di lakukan anak anak ketika Theo tidak ada adalah, ia berlaku mengintip kegiatan pengasuh yang kala itu sedang merapihkan barang barang di dapur. Untuk kesekian kalinya. Theo pun mengintip sebuah pesan, dimana anak anak seusia Mina dan Dio sudah diberikan ponsel untuk berkomunikasi.

Apalagi keadaannya, benar benar sulit untuk mulai dari mana, jika Arini dan Theo harusnya tinggal bersama dan tidak canggung, tapi karena banyak hal yang membuat mereka beradaptasi hingga kini.

Tak lama ponsel Theo berdering, dia adalah Bram orang suruhan Theo, yang sudah sejak lama mencari informasi yang ia butuhkan.

[ Hello pak Bram, bagaimana sudah dapat informasinya? ]

[ Sudah pak Theo! Soal data yang anda minta, dia adalah Darmanto Klien bisnis yang pada hari itu bersamaan dengan kecelakaan pak Yusman. Saya cek pak Darmanto menitipkan dana besar senilai 12 triliun untuk kebutuhan pabrik ekspor impor. Namun saat pertemuan mobilnya sudah terbakar di jurang. Kasus dari kepolisian kecelakaan murni, tapi menurut saya janggal. ]

[ Apa .. jadi benar ada yang bermain juga atas kecelakaan itu .. Lalu soal anak anak pak Darmanto bagaimana? ]

[ Dua duanya masih hidup, namanya Arini Darmanto, dan Ardan Darmanto. Tapi maaf! saya tidak tahu sekarang mereka tinggal dimana. Dan saya dengar untuk saat ini anak bungsunya sedang sakit keras. Turut prihatin kejadian beberapa tahun silam membuat anak anak Darmanto pastinya sulit menghidupi bahkan keluarga Darmanto juga bungkam soal mereka tinggal dimana, seolah mereka tidak mau tahu. Hanya itu yang saya dapat beritanya dan foto kedua anak anak almarhum saya kirim segera ke WhatsApp. ]

[ Baiklah pak Bram, terimakasih ]

Klik .. Pesan WA ( Foto keluarga Darmanto )

Menutup ponsel lipatnya, Theo merasa bersalah. Jadi selama ini pengasuhnya itu benar benar Arini yang ia cari, benar benar anak dari orang yang berjasa atas usaha kakaknya. Bahkan air mata Theo tak terbendung mendengar kenyataan yang Arini lalui sangat pahit, tidak seharusnya ia bersikap kasar dan terlalu.

"Hah .. Kenapa semua ini kamu pikul sendiri, aku akan segera pulang untuk menemui mu." lirih Theo.

Namun tak lama dering ponselnya kembali bunyi, dimana Theo kembali meraih ponselnya, dan sesuatu yang membuat ia naik pitam.

Tlith ..

[ Dady .. lihat deh, mbak itu sedang acak acak isi kulkas. Semua barang barang di dalamnya di keluarin? Apa dia mau mencuri?] Mina.

[ Benar Dady, dia pasti mau mencuri makanan, bahkan cemilan kita juga di keluarin, lihat saja semuanya di masukin ke dalam box mbak! ] Dio.

[ Dady .. Lihat mbak itu membawanya pergi? Aku enggak suka deh sama pengasuhnya. Dady pulang harus lakukan sesuatu! ] Mina.

Deg ..

Theo yang melihat isi video tersebut ingin sekali mengabaikan, tapi lagi lagi video yang dikirim itu cukup berbayang dan memperlihatkan area bawah kaki Arini yang tengah berjalan membawa sesuatu di tangannya, diam tanpa suara.

Dan Video tersebut terputus .. Yang membuat Theo kembali fokus kembali bertemu klien, sebab ia juga ingin sampai rumah namun pekerjaan nya amat padat.

Dan kembali pada mansion Elite, dimana Arini menatap anak anak manis.

"Anak anak, kamu sedang apa? Memang di jam seperti ini boleh masih main ponsel?" ujar Arini, yang membungkuk.

Dio masih diam menunduk, sementara Mina kali ini masih mode keras kepala.

"Mbak mau ambil makanan kami ya? Diam diam mencuri ya, mbak butuh uang ya sampai mau ambil isi makanan di dalam kulkas?"

Deg ..

Arini senyum dan berkata .." Mbak udah tata semua makanan kalian, bagian box adalah isi Chiki, dan semua di dalam kulkas sudah rapih dan bersih. Bagian atas, bagian khusus makanan beku. Bawah bagian buah sayur. Jadi kalian gampang mengambilnya." balas Arini, menyentuh hidung Mina dan Dio, dengan telunjuk akan gemasnya Arini.

Arini pun pergi, kembali melanjutkan pekerjaannya dimana ia meninggalkan kedua anak anak itu yang mungkin akan mengambil sesuatu di dalam kulkas.

Tak lama Arini kembali lagi, dimana Mina dan Dio sedang duduk yang membuka sebuah chiki. Arini inisiatif membawakan pudding kue, serta jus jambu.

"Ini sudah malam anak anak, kalian lapar? Makan yang bergizi jangan chiki!"

Dio dan Mina menggeleng!!

"Pudding kue mbak buat, jus jambu juga enak. Makan ini, lalu sesudah itu ayo bersihkan diri! Bersiap untuk tidur. Ingat .. Setelah tidur jangan kemana mana lagi, karena mbak akan kembali besok pagi."

Deg ..

"Kenapa mbak ga nginap di rumah ini?"

"Cctv .. kalian di awasi oleh Dady kalian. Jangan takut, oke kalian anak anak baik."

Mina dan Dio .. Terdiam, saling menatap. Entah mengapa mereka berbisik agar mbak Arini tetap tinggal, sebab perlakuan mbak pengasuhnya itu selalu baik tak sedikit pun marah padanya.

"Kakak lihat kan, mbak kita tetap baik. Ayo kakak bilang sama mbak, jangan pulang!" rengek Dio, tapi Mina hanya diam.

"Anak anak, ayo segera bersihkan diri. Waktunya tidur." lembut suara Arini, yang kembali membawa piyama tidur baru.

"Iya mbak."

Hingga beberapa saat mereka pun naik ke atas ranjang, dimana Arini cukup senyum atas hari ini yang tidak di persulit.

Selamat tidur anak anak .. Jangan lupa baca doa ya!! Membelai rambut.

Krek ..

Arini yang menutup pintu rapat, ia segera menitipkan anak anak pada asisten lain termasuk pak Rojak sang supir yang tinggal di mansion tersebut.

"Mbak mau di anter gak?" tanya Rojak.

"Ga usah pak terimakasih, ojek langganan dah dateng tuh, subuh juga saya sudah di mansion lagi. Saya titip anak anak, takut butuh sesuatu. Cctv sering di lihat, takutnya anak anak turun ke bawah pak Rojak!"

"Siap mbak."

Arini yang menuju rumah sakit, ia cukup rindu akan kondisi Ardan yang beberapa hari ia tinggal. Bahkan dokter pun masih memasang fasilitas kebutuhan Ardan dari kemo dan yang lainnya, dimana Arini cukup bersyukur ketika Theo mau memberikan atm hitam yang bisa ia gunakan untuk pengobatan Ardan.

***

Sementara di tempat lain. Theo yang melepas arloji, cukup di kejutkan dengan pemandangan kegiatan anak anak yang ingin tidur. Pengasuhnya berkata tetap lembut meski Mina berteriak keras, bahkan menumpahkan minuman sengaja yang membuat Arini tetap diam dan lembut.

"Kau lihat apa?" tanya Wisnu.

"Ah .. Bikin kaget, hanya melihat kegiatan anak anak!"

"Hanya video cctv anak anak kan, bukan yang lain?" Wisnu menyambar dan Theo memotong.

"Hm .. Lihat saja kalau ga percaya!"

Theo pun kembali jalan, dimana ia tak sabar ingin pekerjaannya segera selesai, dan pulang menemui anak anak serta Arini, sosok wanita kuat, yang membuat Theo semakin kagum.

'Makan malam, mungkin dengan mengajak Arini makan malam, awal yang baik untuk hubungan ini semakin intim.' batin Theo senyum.

Ia pun meraih gelas berisi wine, namun sorot wajah Wisnu berbeda karena lagi lagi Theo berulah, yakni senyum senyum sendirian.

BERSAMBUNG ..

💥 Happy Reading All .. 💥

Terpopuler

Comments

Heridawati Siregar

Heridawati Siregar

mulai deh menyukai mbak Arini

2024-04-27

3

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussehat

2024-04-05

1

Turisa

Turisa

bocah siapa ini bikin kesel bacanya

2023-11-27

1

lihat semua
Episodes
1 Pemilik Rs Terbaru
2 Mencari Bantuan Uang
3 Informasi Pengasuh
4 Kemarahan Theo
5 Diterima Nya Arini
6 Di Persulit Anak Anak
7 Aduan Sang Bocah
8 Membenci Arini
9 Melunasi Kasbon Dengan Syarat
10 Menikahi Pengasuh Dadakan
11 Pasangan Di Rahasiakan
12 Permintaan Theo
13 Terpesonanya Majikan
14 Kebenaran Asal Usul Arini
15 Kesabaran Setipis Tisue
16 Ke- Cu - Pan Liar
17 Mengenalkan Keluarga Baru
18 Membahagiakan
19 Menuju Penang
20 Akhirnya Yang Di tunggu
21 Gurney Paragon
22 Sikap Yang Aneh
23 Hadiah Kecil
24 Theo Berencana
25 Salah Sangka
26 Wanita Lain Mengacau
27 Sosok Bibi Ran
28 Baby Sister Itu
29 Seperti Perangko
30 Mencoba Bicara
31 Bisikan Amel Paling Gila
32 Peti Rahasia
33 Menjemput Anak Anak
34 Treatment Keluarga
35 Pria Jepang Itu
36 Nafkah Liar
37 Amel Mencurigakan
38 Ryuu Datang
39 Ada Apa Dengan Istriku
40 Kebahagiaan Kita
41 Ternyata Istriku
42 Mengikuti Suami
43 Rasa Nyaman
44 Padam Has rat-t
45 Salah Tingkah
46 Menggoda Suami Mu
47 Godaan Mantan
48 Berkelahi Dengannya
49 Permintaan Ryuu
50 Gudang Rahasia
51 Nyatanya Istriku Milioner
52 Bertemu Teman Gila
53 Gara gara si hijau
54 Theo Bertindak
55 Siapa Wanita Itu
56 Gara Gara Delay
57 Bertemu Mereka
58 Kedatangan Keluarga Baru
59 Kamar Baru Terindah
60 Sesuatu Itu
61 Ke Tempat Berbahaya
62 Gudang Perkelahian
63 Pesan Buruk
64 Theo Selamat
65 Permintaan Maaf
66 Sweet Di Mobil
67 Buku Harian Wisnu
68 Kedatangan Wisnu
69 Sikap Aneh Istriku
70 Pelayan Bunga Salah
71 Pemakaman
72 Hening
73 Ternyata Suamiku
74 Kejutan Anak Anak
75 Menyakiti Hati Ku
76 Ardan Marah
77 Theo Berusaha
78 Sikap Aslinya
79 Ardan Menghilang
80 Tidak Benar
81 Curigai Bibi
82 Kedatangan Dua Tamu Istimewa
83 Hampa
84 Dua Pria Beradu
85 Menikung Theo
86 Ujian Kembali
87 Ketetapan Sang Pencipta
88 Ardan Ingin Pulang
89 Perubahan Istriku
90 Wisnu Panik
91 Hasrat Padam
92 Maafkan Aku Mas!!
93 Kado Suamiku
94 Kedatangan Theo
95 Memberi Pelajaran
96 Kabar Bahagia
97 Menuju Rumah Sakit
98 Aku Harus Apa
99 Harapan Hidup
100 Menculik Arini
101 Mencari Istriku
102 Logistik Rahasia
103 DIA ALANA
104 Ditangkapnya Wisnu
105 Kebucinan Hakiki
106 Seperti Malam Pengantin
107 Hari Bahagia
108 Meminta Maaf
109 Penthouse Baru
110 Diskusi Hati
111 Happy Ending
112 Bonus Chapter 1
113 Bonus Chapter 2
114 Bonus Chapter 3
115 Bonus Chapter 4
116 Bonus Chapter 5
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Pemilik Rs Terbaru
2
Mencari Bantuan Uang
3
Informasi Pengasuh
4
Kemarahan Theo
5
Diterima Nya Arini
6
Di Persulit Anak Anak
7
Aduan Sang Bocah
8
Membenci Arini
9
Melunasi Kasbon Dengan Syarat
10
Menikahi Pengasuh Dadakan
11
Pasangan Di Rahasiakan
12
Permintaan Theo
13
Terpesonanya Majikan
14
Kebenaran Asal Usul Arini
15
Kesabaran Setipis Tisue
16
Ke- Cu - Pan Liar
17
Mengenalkan Keluarga Baru
18
Membahagiakan
19
Menuju Penang
20
Akhirnya Yang Di tunggu
21
Gurney Paragon
22
Sikap Yang Aneh
23
Hadiah Kecil
24
Theo Berencana
25
Salah Sangka
26
Wanita Lain Mengacau
27
Sosok Bibi Ran
28
Baby Sister Itu
29
Seperti Perangko
30
Mencoba Bicara
31
Bisikan Amel Paling Gila
32
Peti Rahasia
33
Menjemput Anak Anak
34
Treatment Keluarga
35
Pria Jepang Itu
36
Nafkah Liar
37
Amel Mencurigakan
38
Ryuu Datang
39
Ada Apa Dengan Istriku
40
Kebahagiaan Kita
41
Ternyata Istriku
42
Mengikuti Suami
43
Rasa Nyaman
44
Padam Has rat-t
45
Salah Tingkah
46
Menggoda Suami Mu
47
Godaan Mantan
48
Berkelahi Dengannya
49
Permintaan Ryuu
50
Gudang Rahasia
51
Nyatanya Istriku Milioner
52
Bertemu Teman Gila
53
Gara gara si hijau
54
Theo Bertindak
55
Siapa Wanita Itu
56
Gara Gara Delay
57
Bertemu Mereka
58
Kedatangan Keluarga Baru
59
Kamar Baru Terindah
60
Sesuatu Itu
61
Ke Tempat Berbahaya
62
Gudang Perkelahian
63
Pesan Buruk
64
Theo Selamat
65
Permintaan Maaf
66
Sweet Di Mobil
67
Buku Harian Wisnu
68
Kedatangan Wisnu
69
Sikap Aneh Istriku
70
Pelayan Bunga Salah
71
Pemakaman
72
Hening
73
Ternyata Suamiku
74
Kejutan Anak Anak
75
Menyakiti Hati Ku
76
Ardan Marah
77
Theo Berusaha
78
Sikap Aslinya
79
Ardan Menghilang
80
Tidak Benar
81
Curigai Bibi
82
Kedatangan Dua Tamu Istimewa
83
Hampa
84
Dua Pria Beradu
85
Menikung Theo
86
Ujian Kembali
87
Ketetapan Sang Pencipta
88
Ardan Ingin Pulang
89
Perubahan Istriku
90
Wisnu Panik
91
Hasrat Padam
92
Maafkan Aku Mas!!
93
Kado Suamiku
94
Kedatangan Theo
95
Memberi Pelajaran
96
Kabar Bahagia
97
Menuju Rumah Sakit
98
Aku Harus Apa
99
Harapan Hidup
100
Menculik Arini
101
Mencari Istriku
102
Logistik Rahasia
103
DIA ALANA
104
Ditangkapnya Wisnu
105
Kebucinan Hakiki
106
Seperti Malam Pengantin
107
Hari Bahagia
108
Meminta Maaf
109
Penthouse Baru
110
Diskusi Hati
111
Happy Ending
112
Bonus Chapter 1
113
Bonus Chapter 2
114
Bonus Chapter 3
115
Bonus Chapter 4
116
Bonus Chapter 5

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!