Kebimbangan Dalam Hati Min Suga

"Yuna! kau sudah kembali?"

Zena seketika meraih barang belanjaan dari tangan Yuna yang baru saja selangkah memasuki dapur besar milik keluarga Min dari pintu samping.

"Ada apa Ze?"

"Bibi Mirah sedang tidak enak badan, bisa tolong kau sajikan ini diruang makan? aku takut Tuan akan kembali memarahi ku, apalagi seperti nya sekarang Tuan sedang berdebat dengan para istrinya, lagipula kau juga istri dari Tuan Muda bukan? kau bisa duduk dan ikut makan bersama mereka,"

"Tapi Ze, aku masih belum ...,"

"Ayolah Yuna! aku mohon, aku sungguh tak ingin melihat wajah dingin Tuan Muda! itu sedikit menyeramkan bagiku, sungguh bukannya aku ingin berperilaku kurang ajar padamu Nyonya Min Yuna,"

"Apa yang kau katakan Zena?" Hwang Yuna, gadis pemilik mata berwarna hazel itu seketika berlalu pergi dengan membawa sajian di atas nampan.

"Apa? kenapa dia justru terlihat tak suka? bukankah seharusnya dia bahagia? Tuan Muda sendiri yang berucap seperti itu, aku bahkan hanya menirukan nya," Zena, sahabat sesama pelayan di rumah itu nampak menggerutu sembari terus melayangkan tatapan ke arah Yuna.

Ternyata semuanya telah berkumpul di ruangan ini?

Yuna menghela nafas dalam dan memantapkan langkahnya untuk mendekati meja makan.

"Jadi Oppa akan menuruti kemauan kami bukan?" Kimberly kembali mendesak suaminya untuk memberikan keputusan.

"Darimana saja kau? kenapa bukan bibi Mirah yang menyediakan makanan?" pria itu justru mengabaikan pertanyaan Kimberly dan menatap wajah Yuna dengan penuh tanya.

Lihatlah caranya memandang gadis kampungan itu, aku benar-benar muak melihatnya.

"Aku akan berangkat sekarang Ibu, Oppa!" Kimberly nampak memundurkan kursi nya dan hendak beranjak untuk pergi.

"Tapi dirimu belum menyentuh makanan apapun Kim!" Nyonya Min mencoba menahan sang menantu dengan kalimat nya.

"Oppa sama sekali sudah tak menganggap ku ada rumah ini ibu, jadi untuk apa?" suara wanita itu nampak terbata, cairan bening juga nampak luruh di pipinya.

Yuna yang menyaksikan hal itu kembali nampak muram, ia tak bisa membayangkan jika dirinya berada di posisi Kimberly.

"Baiklah! Yuna akan tetap dibawah dan berada di kamar pelayan!" Min Suga pria itu akhirnya menghela nafas kasar setelah memberikan jawaban atas kemauan para istrinya.

"Apa kalian puas? cukup adil bukan? dan kau Yuna! kau bisa membawa seluruh pakaian mu kembali ke kamar bawah!"

Hanya butuh sedikit air mata untuk bisa meluluhkan hati Min Suga, aku tahu dia tak mungkin bisa menolak keinginan dariku! walau bagaimanapun dia tetap membutuhkan diriku,

Seutas senyum nampak terukir indah di bibir istri pertama, wanita itu akhirnya menghamburkan pelukan pada tubuh suaminya.

"Terima kasih Oppa! aku tahu kau memang selalu bijak dalam memperlakukan kami semua!" bukan hanya pelukan sebuah ciuman lembut nampak ia sematkan di bibir suaminya.

Nyonya Min turut tersenyum karena melihat raut wajah bahagia dari para menantunya,

Kenapa dia juga tersenyum? apa dia tak merasakan cemburu?

Min Suga, arah pandangan mata pria itu sama sekali tak beralih dari Hwang Yuna meskipun Kimberly tengah bergelayut manja dalam pelukannya.

*

Keputusan Suga untuk kembali menempatkan Yuna di kamar pelayan membuat gadis itu harus kembali naik turun tangga untuk memindahkan beberapa barang dan pakaian miliknya.

"Apa kau sudah selesai?"

"Masih ada sedikit pakaian yang harus saya ambil Tuan! apa Tuan akan kembali beristirahat di kamar? saya akan segera menyelesaikan nya."

Gadis itupun kembali berlalu menuruni anak tangga tanpa menghiraukan tatapan suaminya.

Dia terlihat sedikit kesulitan dalam berjalan? apa diriku terlalu kasar padanya semalam?

Suga kembali menggaruk pelipisnya dan kembali melangkah untuk menuju ruang kamarnya.

Langkah kaki Yuna yang terdengar terburu-buru kembali membuat pria berwajah pucat itu bangkit dan mendudukkan dirinya di atas ranjang.

Lama ia memperhatikan gerak-gerik istrinya yang tengah sibuk didepan almari sembari menata dan merapikan kembali pakaian miliknya.

"Maaf kan aku Min Yuna ...,"

"Kenapa Tuan minta maaf?" gadis itu tetap menjawab meskipun ia tengah sibuk berkutat dengan pakaian suaminya.

"Entah lah, aku juga bingung! kenapa diriku meminta maaf pada seorang gadis pelayan seperti dirimu!"

Pergerakan tangan Yuna seketika terhenti, gadis itu tersenyum meskipun hatinya terasa nyeri.

"Bagaimana jika saya tidak bisa memberimu seorang keturunan Tuan?"

"Maka aku akan menceraikan mu! dari awal kau tak ingin menyetujui pernikahan ini bukan?"

Tak ada jawaban,

Yuna hanya menangis dalam diam, ia juga nampak terburu-buru memasukkan beberapa pakaian milik Min Suga dan mengembalikan nya pada tempat yang semula terisi oleh pakaian miliknya.

Dari segi pakaian saja sudah nampak aneh saat baju-baju murahan milikku bersanding dengan t-shirt putih mahal milik Tuan Muda, apa yang kau harapkan Yuna? kau hanya lah seorang pelayan di rumah ini, jangan pernah berani bermimpi untuk menjadi seorang Cinderella! itu hanyalah dongeng semata,

Buliran air mata itu nampak terjun bebas di pipi Hwang Yuna,

"Apa kau baik-baik saja?" tak mendapati jawaban dan hanya melihat istrinya terdiam beku kembali membuat pria itu melontarkan sebuah pertanyaan.

"I-iya Tuan, saya sudah selesai! permisi,"

Langkah kaki gadis bermata hazel itu kembali terlihat buru-buru melangkah keluar dari ruangan kamar sang putra majikan.

Apa dia menangis? kenapa diriku jadi serba salah dihadapan nya? aku harus bagaimana dalam memperlakukan dirimu Yuna? kenapa kau membuatku bimbang atas keputusan ku sendiri?

Episodes
1 Hilangnya Janin Dalam Rahim
2 Kabut Pagi Di Area Taman Kota
3 Rahim Lemah Jini
4 Telepon Dari Desa
5 Pernikahan Sang Pelayan,
6 Kerisauan Sang Gadis Desa
7 Ricuhnya Suasana Santap Pagi
8 Pot Besar Di Halaman Belakang
9 Wajah Dingin Bak Vampire
10 Pria Dengan Senyum Kotak
11 Gadis Kabut?
12 Rahasia Di Kursi Taman
13 Kebimbangan Dalam Hati Min Suga
14 Kasih Sayang Dalam Diam
15 Kamar Nyaman Di Bawah Anak Tangga
16 Cincin Persahabatan?
17 Amarah Karena Kecemburuan
18 Getaran Hati Sang Pewaris Tahta
19 Racau'an Kimberly,
20 Mengejar Hati Sang Pelayan
21 Kenyataan Pahit Bagi Wendy
22 Kekalutan Hati Seorang Suami
23 Adakah Sebuah Keadilan?
24 Izin Dari Sang Suami
25 Benarkah Dia Suamiku?
26 Gadis Polos Itu, Hwang Yuna!
27 Tersenyum Hanya Untuk Mu.
28 Tuntutan Putra Sang Penagih Hutang
29 Sebuah Hubungan Terselubung?
30 Asam-Manis Dari Buah Murbei
31 Hasrat Seorang Pria
32 Anggrek Bintang Yang Telah Layu
33 Pikiran Sederhana Yuna,
34 Sang Pemilik Hati Tuan Muda
35 Senyum Cair Min Suga
36 Peringatan Bagi Sang Pelayan
37 Rona Kebahagiaan Pada Wajah Kimberly
38 Senyum Tulus Hwang Yuna,
39 Gadis Diantara Perselisihan
40 Makan Malam Di Bawah Ribuan Bintang
41 Si Penakluk Hati Wanita Paruh Baya
42 Hubungan Pengisi Kekosongan
43 Breakfast Bagi Min Suga
44 Semilir Angin Pantai Dengan Deru Nafas Yang Memburu,
45 Kasih Sayang Yang Mulai Muncul Ke Permukaan
46 Percakapan Bersama Kakak Ipar
47 Istri Min Suga Yang Sesungguhnya?
48 Jangan Sentuh Milikku!
49 Istri Yang Suka Membantah
50 Aku Mencintaimu, Tuan!
51 Percakapan Dalam Fajar
52 Kerinduan Hati Seorang Kim Taehyung.
53 Amarah Hwang Yuna.
54 Air Mata Sang Ibu Mertua
55 Kekecewaan Hati Jini.
56 Apakah Akan Terjadi Baku Hantam Kedua?
57 Kembali Nya Istri Kedua
58 Luapan Emosi Min Suga.
59 Sisi Lembut Seorang Kimberly
60 Jemari Nakal Si Pangsit Rebus
61 Guna-guna Si Gadis Desa
62 Harapan Yang Terlukis
63 Persahabatan Yang Mustahil
64 Perubahan Sikap Wendy
65 Rasa Cinta Atau Obsesi?
66 Bayi Diantara Kita.
67 Strawberry Muda
68 Ketakutan Yuna Akan Rasa Mual
69 Pria Manis Itu Takdir Ku.
70 Dia Milikku!
71 Kunjungan Calon Ayah
72 Sebuah Goresan Luka
73 Perubahan Surat Perjanjian
74 Bau Dari Alkohol?
75 Obsesi Yang Kian Menggebu
76 Hidangan Yang Membuat Mata Berbinar
77 Imbalan Sebuah Permainan
78 Pria Penguasa Relung Hati.
79 Hasrat Yang Terpendam
80 Halusinasi Karena Kopi?
81 Sunshine
82 Janin Dalam Rahim Sang Pelayan
83 BLATHERSKITE BOUTIQUE
84 Tingkah Konyol Wendy
85 Antara Bangsawan Dengan Kasta Rendahan
86 Perlindungan Dari Sang Ibu Mertua
87 Tiada Gading Yang Tak Retak
88 Keributan Antar Istri Min Suga
89 Diamond Grove Clinic
90 Istri Kedua Yang Pandai Bersilat Lidah
91 Kim Taehyung Dengan Delusi Nya
92 Sebuah Putusan Kebahagiaan, Jini.
93 Datangnya Surat Perceraian
94 Min Suga Yang Berantakan.
95 Pria Pucat Dengan Sahabat Kelinci Nya
96 Seokjin Dengan Pesona Nya
97 Seorang Suami Imitasi
98 Bodyguard Dengan Wajah Baby Face
99 Penyesalan Tuan Eougeum
100 Sebuah Harapan Nyata
101 Manusia Sempurna? Adakah?
102 Senyum Hambar Hwang Yuna
103 Flight For First Time
104 Kebahagiaan Di Kediaman Nyonya Min
105 Seokjin! Kakak Terbaik,
106 Pengorbanan Kim Taehyung
107 Tangis, Tawa, Luka Dan Bahagia
108 Ratu Yang Sesungguhnya
Episodes

Updated 108 Episodes

1
Hilangnya Janin Dalam Rahim
2
Kabut Pagi Di Area Taman Kota
3
Rahim Lemah Jini
4
Telepon Dari Desa
5
Pernikahan Sang Pelayan,
6
Kerisauan Sang Gadis Desa
7
Ricuhnya Suasana Santap Pagi
8
Pot Besar Di Halaman Belakang
9
Wajah Dingin Bak Vampire
10
Pria Dengan Senyum Kotak
11
Gadis Kabut?
12
Rahasia Di Kursi Taman
13
Kebimbangan Dalam Hati Min Suga
14
Kasih Sayang Dalam Diam
15
Kamar Nyaman Di Bawah Anak Tangga
16
Cincin Persahabatan?
17
Amarah Karena Kecemburuan
18
Getaran Hati Sang Pewaris Tahta
19
Racau'an Kimberly,
20
Mengejar Hati Sang Pelayan
21
Kenyataan Pahit Bagi Wendy
22
Kekalutan Hati Seorang Suami
23
Adakah Sebuah Keadilan?
24
Izin Dari Sang Suami
25
Benarkah Dia Suamiku?
26
Gadis Polos Itu, Hwang Yuna!
27
Tersenyum Hanya Untuk Mu.
28
Tuntutan Putra Sang Penagih Hutang
29
Sebuah Hubungan Terselubung?
30
Asam-Manis Dari Buah Murbei
31
Hasrat Seorang Pria
32
Anggrek Bintang Yang Telah Layu
33
Pikiran Sederhana Yuna,
34
Sang Pemilik Hati Tuan Muda
35
Senyum Cair Min Suga
36
Peringatan Bagi Sang Pelayan
37
Rona Kebahagiaan Pada Wajah Kimberly
38
Senyum Tulus Hwang Yuna,
39
Gadis Diantara Perselisihan
40
Makan Malam Di Bawah Ribuan Bintang
41
Si Penakluk Hati Wanita Paruh Baya
42
Hubungan Pengisi Kekosongan
43
Breakfast Bagi Min Suga
44
Semilir Angin Pantai Dengan Deru Nafas Yang Memburu,
45
Kasih Sayang Yang Mulai Muncul Ke Permukaan
46
Percakapan Bersama Kakak Ipar
47
Istri Min Suga Yang Sesungguhnya?
48
Jangan Sentuh Milikku!
49
Istri Yang Suka Membantah
50
Aku Mencintaimu, Tuan!
51
Percakapan Dalam Fajar
52
Kerinduan Hati Seorang Kim Taehyung.
53
Amarah Hwang Yuna.
54
Air Mata Sang Ibu Mertua
55
Kekecewaan Hati Jini.
56
Apakah Akan Terjadi Baku Hantam Kedua?
57
Kembali Nya Istri Kedua
58
Luapan Emosi Min Suga.
59
Sisi Lembut Seorang Kimberly
60
Jemari Nakal Si Pangsit Rebus
61
Guna-guna Si Gadis Desa
62
Harapan Yang Terlukis
63
Persahabatan Yang Mustahil
64
Perubahan Sikap Wendy
65
Rasa Cinta Atau Obsesi?
66
Bayi Diantara Kita.
67
Strawberry Muda
68
Ketakutan Yuna Akan Rasa Mual
69
Pria Manis Itu Takdir Ku.
70
Dia Milikku!
71
Kunjungan Calon Ayah
72
Sebuah Goresan Luka
73
Perubahan Surat Perjanjian
74
Bau Dari Alkohol?
75
Obsesi Yang Kian Menggebu
76
Hidangan Yang Membuat Mata Berbinar
77
Imbalan Sebuah Permainan
78
Pria Penguasa Relung Hati.
79
Hasrat Yang Terpendam
80
Halusinasi Karena Kopi?
81
Sunshine
82
Janin Dalam Rahim Sang Pelayan
83
BLATHERSKITE BOUTIQUE
84
Tingkah Konyol Wendy
85
Antara Bangsawan Dengan Kasta Rendahan
86
Perlindungan Dari Sang Ibu Mertua
87
Tiada Gading Yang Tak Retak
88
Keributan Antar Istri Min Suga
89
Diamond Grove Clinic
90
Istri Kedua Yang Pandai Bersilat Lidah
91
Kim Taehyung Dengan Delusi Nya
92
Sebuah Putusan Kebahagiaan, Jini.
93
Datangnya Surat Perceraian
94
Min Suga Yang Berantakan.
95
Pria Pucat Dengan Sahabat Kelinci Nya
96
Seokjin Dengan Pesona Nya
97
Seorang Suami Imitasi
98
Bodyguard Dengan Wajah Baby Face
99
Penyesalan Tuan Eougeum
100
Sebuah Harapan Nyata
101
Manusia Sempurna? Adakah?
102
Senyum Hambar Hwang Yuna
103
Flight For First Time
104
Kebahagiaan Di Kediaman Nyonya Min
105
Seokjin! Kakak Terbaik,
106
Pengorbanan Kim Taehyung
107
Tangis, Tawa, Luka Dan Bahagia
108
Ratu Yang Sesungguhnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!