“Tuan, kita sudah sampai.”
Mo Yunfei turun dari kereta ketika mereka tiba di depan kediaman Perdana Menteri. Gong Zichen mengangguk dan berdehem, kemudian menatap Lu Yuan sebelum membiarkannya turun.
Sebenarnya dia ingin lebih lama bersama Lu Yuan, tapi gadis itu punya banyak agenda misterius yang sepertinya tidak bisa ditunda.
“Istri, kabari aku jika kau butuh bantuan. Aku akan membantumu membalas mereka jika mereka menindasmu.”
Lu Yuan terdiam dan balas menatap Gong Zichen. Dalam hidupnya yang panjang dan penuh kesakitan itu, dia selalu melindungi orang lain.
Bukan hanya satu keluarga, bahkan satu negara berada dalam perlindungannya. Orang lain tidak tahu bahwa dia mengabaikan dirinya sendiri, mengabaikan semua hak yang seharusnya ia miliki sebagai wanita.
Selain ibu, ayah, dan juga Li Jing, mungkin hanya Gong Zichen yang bersedia mengatakan dia akan membantunya, melindunginya dan membalas orang-orang yang menindasnya.
Lu Yuan sudah melatih diri untuk tumbuh lebih kuat dari yang lain, dia telah berlatih menjadi lebih pintar dan lebih maju dari orang lain. Di istana, tidak ada yang berani menindasnya karena Lu Yuan memiliki kemampuan pertahanan diri, namun di sini, segala kemungkinan bisa terjadi dan Lu Yuan tidak menjamin hari-harinya damai.
Lu Yuan agak tersentuh hatinya.
“Sekali lagi aku tanya, mengapa kau bersikeras menikah denganku?” tanyanya.
Gong Zichen bersabar dan tidak menyerah. Dia tersenyum manis padanya, lalu berkata, “Sudah kubilang, aku menyukaimu sejak kita pertama kali bertemu.”
“Omong kosong.”
“Kau tidak percaya?”
“Hanya orang bodoh yang percaya pada cinta pandangan pertama.”
“Kalau begitu, akulah orang bodoh itu.”
Lu Yuan menghela napas lagi. Gong Zichen, dari mulai tindakan hingga perkataannya, semuanya selalu membuat Lu Yuan kesal dan jengah. Sepanjang hari dia memanggilnya istri di mana-mana, Lu Yuan benar-benar sudah salah menilai di awal!
“Gong Zichen, bicara serius! Alasannya bukan hanya itu, kan?”
Calon istrinya memang cerdas. Lu Yuan dengan mudah mengendus maksud lain dari Gong Zichen yang bersikeras menikahinya. Ya, Gong Zichen memang punya alasan lain. Dia memerlukan Lu Yuan, tapi dia bersumpah bahwa menyukainya dan ingin melindunginya adalah alasan paling utama mengapa ia ingin menikahinya.
“Meskipun ada alasan lain, aku bersumpah bahwa alasan pertamaku adalah yang pernah kukatakan padamu.”
Gong Zichen bersumpah sembari mengangkat tangannya. Semua perkataannya jujur dari dalam hati. Tidak ada satu pun yang bohong atau dusta.
Misteri Lu Yuan, rencana wanita itu, kehidupannya di masa lalu, juga perubahan karakternya yang tiba-tiba, semuanya masih harus diselidiki olehnya. Penderitaan dan kesengsaraannya di masa lalu, Gong Zichen ingin memahaminya dan menggantikan waktu yang hilang terbuang sia-sia.
Tapi, sangat sulit meyakinkan Lu Yuan dan mendapatkan kepercayaannya! Wanita itu sudah menanyakan alasannya sebanyak tiga kali, dan itu cukup untuk menandakan bahwa dia masih belum mempercayainya.
Lu Yuan menatapnya intens dan penuh selidik. Perkataan pria ini terlihat sangat serius dan tidak main-main. Benarkah dia menyukainya?
Tapi, Lu Yuan tidak tahu apa itu rasa suka terhadap lawan jenis. Hidupnya hanya diabdikan untuk menjadi seorang Kaisar yang penuh kewaspadaan, dia hanya bisa memikirkan cara dan memutar otak untuk negara dan menjaga penyamarannya.
“Alasan lainnya itu, apakah saling menguntungkan?”
“Bisa dikatakan begitu. Aku menjaminmu dengan reputasi keluargaku dan seluruh hidupku. Istri, bagaimana? Apakah hatimu sudah luluh?”
Dia tidak tahu. Intinya, Lu Yuan masih tidak percaya pada Gong Zichen. Jika keuntungan lain dari alasan itu memang nyata adanya, mungkin saja Lu Yuan akan memikirkan ulang apakah dia akan menerima pernikahan itu atau tidak. Menentangnya juga tidak akan berhasil dan hanya penundaan yang mungkin bisa diupayakan.
Lu Yuan masih harus membongkar kedok para menteri korup dan Lu Zheng. Dia butuh seseorang yang bisa dipercaya untuk diandalkan dalam segala hal. Dia butuh orang dari pengadilan.
Zhao Yun tentu tidak bisa dipercaya lagi. Hanya Gong Zichen satu-satunya orang yang bisa melakukan itu.
“Aku akan mempertimbangkannya,” ujar Lu Yuan.
“Lihatlah, istri, terakhir kali kau juga mengatakan akan mempertimbangkannya. Tapi tidak apa-apa, aku, Gong Zichen, telah bersumpah hanya akan menikahimu seumur hidup ini. Jadi, aku akan tetap menunggumu.”
“Terserah.”
Lu Yuan lantas turun dari kereta. Xiao Tao ikut memapahnya, sementara Mo Yunfei kembali naik dan duduk di dekat kusir. Gong Zichen membuka tirai jendela kecilnya, dia tersenyum pada Lu Yuan sekali lagi.
"Nona Ketiga, kau adalah calon istri marquis masa depan. Duduk dan tunggulah aku dengan tenang. Akan kuberikan hadiah pertunangan besar untukmu agar orang yang menindasmu merasa iri!"
Dia berteriak sangat keras sampai penjaga gerbang kediaman menoleh. Ah, ternyata pria ini sengaja melakukannya untuk memberitahu kalau Nona Ketiga adalah istri yang akan dinikahi Marquis Yongping. Jika mereka mengetahui Marquis Yongping akan mempersuntingnya, maka mereka akan berpikir dua kali ketika hendak menindasnya lagi.
Lu Yuan mengumpat diam-diam di dalam hatinya dan berteriak agar pria itu menutup mulutnya. Namun, dia tidak bersuara dan melengang meninggalkan kereta tanpa menoleh lagi.
Pelayan dan penjaga, semuanya menghindari berpapasan dengan Lu Yuan. Kejadian hari itu menyebar luas ke telinga mereka, dan mereka yang pernah menindasnya langsung lari ketakutan. Tanpa bantuan Gong Zichen pun, Lu Yuan sudah bisa melindungi dirinya sendiri di sini.
“Nona, Tuan Marquis sangat memedulikan Nona. Xiao Tao jadi tenang,” ucap Xiao Tao sambil membantunya melepaskan mantel musim dingin.
“Jangan mudah merasa tenang. Itu bisa membuatmu ditampar kenyataan pahit secara tidak terduga.”
“Mengapa? Bukankah Tuan Marquis sangat baik pada Nona?”
“Ucapan pria tidak bisa dipercaya.”
Lu Yuan lebih percaya Gong Zichen ingin menikahinya karena alasan lain yang disebut-sebut saling menguntungkan itu. Pernikahan semacam aliansi lebih dipercaya dibandingkan pasangan penuh cinta, yang pada akhirnya diingkari setelah beberapa tahun menikah.
Kaisar dan Permaisuri terdahulu juga begitu. Mereka – ayah dan ibunya katanya saling mencintai, tapi situasi politik istana mengharuskan mendiang Kaisar menikahi banyak istri dan ibunya terpaksa harus bermurah hati.
Di dunia ini, cinta itu bukan barang berharga. Atau mungkin, itu terlalu mahal untuk orang sepertinya yang sejak lahir dibesarkan sebagai laki-laki dan didoktrin menjadi penguasa, menyingkirkan pemikiran tentang dunia pasangan dan otaknya dijejali beragam pengetahuan politik dan negara.
Untuk urusan ini, Lu Yuan adalah orang yang kaku. Dia tidak peduli apakah Marquis Yongping tulus menyukainya atau omong kosong belaka.
Lagipula, pernikahannya tidak bisa dihindari lagi. Hal yang harus dilakukan Lu Yuan hanyalah patuh dan mencari cara untuk membalaskan dendam kematiannya dan menghabisi seluruh pengkhianat itu.
“Tapi, Marquis sepertinya sangat baik. Dia membantu Nona di perjamuan kali ini dan membuat Tuan Besar malu di hadapan Kaisar.”
Xiao Tao tetap gigih mengatakan kalau Gong Zichen adalah orang baik. Sikapnya pada Nona Ketiga sangat berbeda dan sudah diketahui bahwa Marquis memang menyukainya. Tapi, bagaimana meyakinkan Nona Ketiga yang sekarang jadi keras kepala itu?
“Jika dia tidak menarikku ke perjamuan, keberadaanku tidak akan diketahui oleh mereka. Kau harus mengerti bahwa aku tidak menyukai orang yang bertindak gegabah sepertinya,” ujar Lu Yuan. “Ngomong-ngomong, apakah Perdana Menteri sudah kembali?”
Saat ini, hari sudah malam. Seharusnya rombongan keluarga Zhao Yun sudah tiba, tapi dia tidak mendengar pelayan di kediaman samping ribut tentang itu.
Xiao Tao mendekat sembari membantunya merapikan pakaian, kemudian berbisik pelan, “Aku dengar kereta kuda Tuan Besar rubuh di tengah jalan dan mereka jatuh. Nona, ada banyak pasang mata melihat kejadian itu dan Tuan Besar sangat malu.”
“Ah, sepertinya tendanganku memang berbekas,” ucapnya sambil berlalu. Dia meninggalkan Xiao Tao yang termenung karena ucapannya dan pergi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Bzaa
gimana gak berbekas, ditendang nya pk tenaga dalam 😁🤣
2025-03-20
0
Fifid Dwi Ariyani
trissemamgst
2024-01-21
2
mia0211
makasih udah up thor
2023-11-01
1