Bab 14. Permen

...Gelas kaca yang pecah, tidak dapat direkatkan kembali. Terpaku dalam mimpi dan emosi....

...Pakaianmu lusuh, tatapan matamu kosong, aku hanya dapat menggenggam jemarimu sembari menangis....

...Ibu, apa ayah tidak akan pernah pulang......

Alfred Russel.

Anak gemuk berkulit kotor seusia dengan Rachel. Peringkat kedua di kelasnya, itulah Query.

Rachel tersenyum, lawannya untuk menyatukan cinta Edward dengan Alira adalah pemeran utama pria (Alfred Russel). Citra pemeran utama pria selalu dapat mengatasi masalah, tampan, pintar dan dingin.

Tapi mengapa dirinya di kehidupan sebelumnya sebagai pembaca novel tidak menyukai Alfred Russel? Entah kenapa Alfred seperti tidak benar-benar mencintai Alira.

Dalam karya aslinya, Alfred merupakan cassanova sejati yang dicintai banyak wanita. Tapi hanya satu wanita yang tidak tertarik padanya, yaitu Alira, sekretarisnya.

Cinta yang diawali dengan jebakan obat penambah gairah, hingga pada akhirnya Alira jatuh cinta dengan prilaku Alfred yang begitu lembut padanya. Memandikannya, bahkan membelikan apapun keinginannya. Serta langsung meninggalkan semua wanita yang sebelumnya berkencan dengannya. Menjadi bucin sejati.

Alira dalam penjabaran karya aslinya begitu cantik, bahkan secantik malaikat. Secara logika saja, seorang pria mapan diberikan wanita cantik, mana mungkin tidak berani berkorban uang. Selain itu adegan 21+nya benar-benar banyak. Alira juga harus berjuang mati-matian melawan para wanita yang mengerubungi Alfred, menentang calon ibu mertua yang jahat.

Walaupun pada akhirnya selalu Edward yang membantunya, menyingkirkan mereka agar tidak menyakiti Alira.

Sungguh novel yang membuat tekanan darah Rania naik. Tapi tetap saja dibaca olehnya, setiap kemunculan Edward yang ditunggu-tunggu nya sebagai penyelamat.

Dalam karya aslinya, status keluarga Alfred Russel sedikit lebih tinggi daripada keluarga Snowden. Mereka dapat dikatakan hampir setara. Karena itu untuk kebahagiaan Edward dan Alira nantinya, dirinya sudah menyusun strategi merekrut orang-orang berbakat untuk berteman dengannya sejak dini.

Dimulai dari Query.

Anak laki-laki yang terpaku menatap ke arah jendela yang terbuka.

"Tidak makan siang?" tanya Rachel penuh senyuman.

Query menatap ke arahnya, tangannya gemetar mengeluarkan kotak bekal. Membukanya pelan, hanya ada nasi dan garam disana, tidak ada lauk sama sekali.

Dengan cepat Rachel duduk di sampingnya. Membuka kotak bekal yang dibawanya, tidak ada nasi sama sekali. Hanya kentang, nugget, sausage, dan salad buah.

"Aku tidak membawa nasi, mau berbagi denganku?" tanya Rachel membuat dirinya tertegun. Query mengangguk, meletakkan nasinya di kotak bekal milik Rachel. Sedangkan Rachel meletakkan makanannya di kotak bekal milik Query.

Senyuman menyungging di wajah Rachel, dengan begini dirinya dapat merekrut satu orang berbakat sejak dini. Anak yang bahkan dapat menghafal isi buku tebal yang baru pertama kali dibacanya, itulah Query.

Tapi apa itu? Query hanya makan sedikit? Lebih banyak memakan nasi. Sedangkan lauk sisanya yang diberikan Rachel kembali diletakkan ke dalam kotak.

"Kamu tidak memakannya?" tanya Rachel.

"U... untuk nanti." Query tertunduk, anak yang begitu pemalu.

"Owh..." Hanya itulah jawaban dari Rachel memincingkan matanya. Memakan bekal miliknya yang ditambah dengan nasi milik Query. Anak laki-laki itu kembali menatap jendela, seakan tidak sabar untuk pulang.

*

Bel pulang sekolah berbunyi.

Jarak sekolah yang dekat dengan kediaman keluarga Snowden membuat Rachel lebih sering berjalan kaki pulang. Tapi tidak kali ini.

Misi pertamanya, merancang kebahagiaan Edward sudah dapat dikatakan berjalan. Hubungan Flint dan Edward sudah sedikit melunak.

Sekarang perencanaan kemenangan tokoh antagonis untuk mendapatkan cinta pemeran utama wanita yang cantik, lugu, manis dan baik (Alira) dimulai. Pertama! Menjadi teman terbaik bagi Query, lalu merekrut pendukung Edward lainnya untuk mengalahkan Alfred Russel nantinya.

Langkah Query diikutinya. Anak gemuk, berkulit kotor, berkacamata yang sulit didekati, dirinya harus dapat berteman dengannya. Walaupun sejatinya tokoh ini tidak muncul dalam novel. Tapi jika dapat menguntungkan Edward nantinya kenapa tidak?

Melewati gang sempit, semakin masuk maka semakin kumuh. Kemana sebenarnya orang ini akan pergi?

Langkahnya terhenti kala menatap Query menarik tangan seorang wanita yang bertengkar, berteriak bagaikan orang gila.

"Ibu sudah! Ini bukan wanita j*lang itu! Ibu! Sadar! Kita harus pulang, minum obat!" pinta Query menangis putus asa.

Tapi wanita yang dipegangi Query semakin memberontak."Aku ini pemilik semuanya! Kamu merebut suamiku!" teriaknya lagi menunjuk-nunjuk pada wanita yang lewat.

"Query! Ibumu sudah gila! Sebaiknya pasung saja daripada membuat masalah!" teriak salah seorang penduduk kesal.

Rachel menghela napas kasar, haruskah dirinya turun tangan? Tentu saja, sebagai penegak kebenaran dan keadilan dirinya harus turun tangan.

Berjalan ke tempat tersebut, merogoh sakunya, tapi sialnya yang tersisa hanya sebungkus permen."Bibi, kita pulang ya? Nanti aku beri permen." Ucap Rachel cepat.

Plak!

Wanita itu menapik tangan Rachel. Sudah diduga olehnya permen akan gagal. Karena itu.

"Bibi! Sebaiknya pulang! Suami bibi baru datang!" Ucap Rachel bagaikan orang bersunguh-sungguh.

Wanita itu segera berjalan dibimbing oleh Query dan Rachel. Enggan bertanya, karena Query saat ini terlihat diam tanpa ekspresi.

*

Rusun? Itulah tempat Query tinggal. Harga sewa yang murah mungkin menjadi penyebabnya. Anak itu segera mendudukkan ibunya di sofa, kemudian memberikannya obat. Perlahan wanita berusia sekitar 35 tahun itu terlihat lebih tenang. Kondisi mentalnya berangsur sedikit pulih.

"Query, kamu sudah makan?" Pertanyaan dari sang ibu, bangkit kemudian mengambilkan nasi dan garam untuk putranya.

Rachel diam bagaikan patung disana. Menunggu Query yang masih enggan bicara dengannya.

Hanya nasi dan garam di atas piring berbahan melamin, Query dan ibunya makan satu berdua. Sedangkan satu piring lagi disajikan untuk Rachel oleh wanita itu.

Query tertunduk, mengeluarkan tasnya yang berisikan kotak bekal lengkap dengan sisa lauk yang diberikan Rachel padanya.

Anak berusia 8 tahun itu meletakkan salah satu nugget di piring Rachel dan dua potong di piring miliknya dan ibunya.

Ibu dan anak yang makan sepiring berdua. Apa yang sebenarnya terjadi?

"Query, aku tidak lapar. Makanan di tempatku tinggal, lebih mewah dan banyak! Tidak selevel, jadi makanlah." Candaan Rachel sembari tertawa.

Wanita itu juga ikut tertawa. Apa yang sebenarnya terjadi? Entahlah...

Hingga sore menjelang, Query terlihat mengerjakan pekerjaan rumah. Sedangkan Rachel hanya mengamatinya. Benar-benar tidak setia kawan bukan?

Sedangkan yang dipanggil ibu oleh Query itu tertidur di sofa, setelah makan.

Hingga kala matahari hendak terbenam, kedua orang anak duduk di tangga darurat. Barulah Query bicara layaknya teman pada Rachel.

"Yang tadi itu ibuku..." Query menghela napas kasar.

"Ibumu kenapa?" Rachel mengenyitkan keningnya, benar-benar penasaran akan gosip yang akan didengarnya.

"Sudah dua bulan begini. Katanya ibu depresi, masih terbilang ringan. Dokter mengatakan mungkin akan sembuh perlahan. Ini karena ayah mengajukan perceraian, menikah dengan wanita lain." Query menghela napas berkali-kali.

"Apa ayahmu tidak datang menjengukmu?" tanya Rachel.

Query menggeleng."Aku hanya anak adopsi. Ibuku tidak dapat memiliki keturunan. Karena itulah ibu hanya memiliki aku, putra yang menjaganya. Rachel, kamu seorang perempuan. Apa semua perempuan itu jahat?" tanyanya, mengingat perempuan yang merayu ayah angkatnya.

Terpopuler

Comments

🌠Naπa Kiarra🍁

🌠Naπa Kiarra🍁

Ohh.. begitu ceritanya. Aduhhh.. ketinggalan jauh aku.😪

2023-10-26

0

Bambang Setyo

Bambang Setyo

Jangan sampai rachel malah salah langkah nantinya inii..

2023-10-22

2

yesi yuniar

yesi yuniar

query dan rachel kalau mereka berteman bisa bikin edward berubah lagi

2023-10-22

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Menjadi Pelayan Antagonis
2 Bab 2. Ucapkan Jangan Dipendam
3 Bab 3. Blood
4 Bab 4. Protect
5 Bab 5. Rapuh
6 Bab 6. Ayah
7 Bab 7. Bencilah
8 Bab 8. Tidur Seranjang
9 Bab 9. Fake
10 Bab 10. Saudara
11 Bab 11. Family Time
12 Bab 12. Menyalahkan Diri
13 Bab 13. Tempat Pemeran Utama
14 Bab 14. Permen
15 Bab 15. Teman Baru
16 Bab 16. Ibu
17 Bab 17. Jangan Mencium Bibir Anak Perempuan
18 Bab 18. Trik
19 Bab 19. Salah Bicara
20 Bab 20. Aku Adalah Rachel Asli
21 Bab 21. Bertemu
22 Bab 22. Tugas
23 Bab 23. Ekspektasi
24 Bab 24. Orang Miskin
25 Bab 25. Alfred Russel
26 Bab 26. Mencari Di Tumpukan Jerami
27 Bab 27. Jin Aladin
28 Bab 28. Tidak Seharusnya
29 Bab 29. Kawin Lari
30 Bab 30. Pipis Di Celana
31 Bab 31. Cinta Abadi
32 Bab 32. Kok Bisa?
33 Bab 33. Jembatan
34 Bab 34. Blood
35 Bab 35. Noda
36 Bab 36. Kedua
37 Bab 37. Jika Aku
38 Bab 38. Belajar Dengan Adikku
39 Bab 39. Hidden Story
40 Bab 40. Pelaku
41 Bab 41. Hanya Rindu
42 Bab 42. Konyol
43 Bab 43. Sengketa
44 Bab 44. Desas-desus
45 Bab 45. Merindukanmu
46 Bab 46. Menjadi Paman
47 Bab 47. Memiliki
48 Bab 48. Taruhan
49 Bab 49. Lose
50 Bab 50. Adikku Yang Cantik
51 Bab 51. Date
52 Bab 52. Protagonis Wanita
53 Bab 53. Pernah Bahagia
54 Bab 54. Kenangan
55 Bab 55. Sebab
56 Bab 56. Delusi
57 Bab 57. Ibu Mertua Pemilih
58 Bab 58. Hak Milik
59 Bab 59. Seorang Kakak
60 Bab 60. Butler
61 Bab 61. Akhir
62 Bab 62. Time Line 1. Bagian 1
63 Bab 63. Time Line 1. Bagian 2
64 Bab 64. Time Line 1. Bagian 3
65 Bab 65. Time Line 1. Bagian 4
66 Bab 66. Aku Mencintaimu
67 Bab 67. Menyimpang
68 Bab 68. Akan Merindukanmu
69 Bab 69. Mencari Cara
70 Bab 70. Choco Lava
71 Bab 71. Tangkap!
72 Bab 72. One Night
73 Bab 73. Hoax
74 Bab 74. Liar
75 Bab 75. Belum Dapat
76 Bab 76. Terbalik
77 Bab 77. Kembali
78 Bab 78. Angin
79 Bab 79. Tidak Romantis
80 Bab 80. Arti
81 Bab 81. Villain
82 Bab 82. Hujan
83 Bab 83. Nasehat
84 Bab 84. Tidak Sesuai
85 Bab 85. Strawberry Cake
86 Bab 86. Kecurigaan
87 Bab 87. Sepotong Kue
88 Bab 88. Serakah
89 Bab 89. Time Line 1. Bagian 5
90 Bab 90. Time line 1. Bagian 6
91 Bab 91. Box
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Bab 1. Menjadi Pelayan Antagonis
2
Bab 2. Ucapkan Jangan Dipendam
3
Bab 3. Blood
4
Bab 4. Protect
5
Bab 5. Rapuh
6
Bab 6. Ayah
7
Bab 7. Bencilah
8
Bab 8. Tidur Seranjang
9
Bab 9. Fake
10
Bab 10. Saudara
11
Bab 11. Family Time
12
Bab 12. Menyalahkan Diri
13
Bab 13. Tempat Pemeran Utama
14
Bab 14. Permen
15
Bab 15. Teman Baru
16
Bab 16. Ibu
17
Bab 17. Jangan Mencium Bibir Anak Perempuan
18
Bab 18. Trik
19
Bab 19. Salah Bicara
20
Bab 20. Aku Adalah Rachel Asli
21
Bab 21. Bertemu
22
Bab 22. Tugas
23
Bab 23. Ekspektasi
24
Bab 24. Orang Miskin
25
Bab 25. Alfred Russel
26
Bab 26. Mencari Di Tumpukan Jerami
27
Bab 27. Jin Aladin
28
Bab 28. Tidak Seharusnya
29
Bab 29. Kawin Lari
30
Bab 30. Pipis Di Celana
31
Bab 31. Cinta Abadi
32
Bab 32. Kok Bisa?
33
Bab 33. Jembatan
34
Bab 34. Blood
35
Bab 35. Noda
36
Bab 36. Kedua
37
Bab 37. Jika Aku
38
Bab 38. Belajar Dengan Adikku
39
Bab 39. Hidden Story
40
Bab 40. Pelaku
41
Bab 41. Hanya Rindu
42
Bab 42. Konyol
43
Bab 43. Sengketa
44
Bab 44. Desas-desus
45
Bab 45. Merindukanmu
46
Bab 46. Menjadi Paman
47
Bab 47. Memiliki
48
Bab 48. Taruhan
49
Bab 49. Lose
50
Bab 50. Adikku Yang Cantik
51
Bab 51. Date
52
Bab 52. Protagonis Wanita
53
Bab 53. Pernah Bahagia
54
Bab 54. Kenangan
55
Bab 55. Sebab
56
Bab 56. Delusi
57
Bab 57. Ibu Mertua Pemilih
58
Bab 58. Hak Milik
59
Bab 59. Seorang Kakak
60
Bab 60. Butler
61
Bab 61. Akhir
62
Bab 62. Time Line 1. Bagian 1
63
Bab 63. Time Line 1. Bagian 2
64
Bab 64. Time Line 1. Bagian 3
65
Bab 65. Time Line 1. Bagian 4
66
Bab 66. Aku Mencintaimu
67
Bab 67. Menyimpang
68
Bab 68. Akan Merindukanmu
69
Bab 69. Mencari Cara
70
Bab 70. Choco Lava
71
Bab 71. Tangkap!
72
Bab 72. One Night
73
Bab 73. Hoax
74
Bab 74. Liar
75
Bab 75. Belum Dapat
76
Bab 76. Terbalik
77
Bab 77. Kembali
78
Bab 78. Angin
79
Bab 79. Tidak Romantis
80
Bab 80. Arti
81
Bab 81. Villain
82
Bab 82. Hujan
83
Bab 83. Nasehat
84
Bab 84. Tidak Sesuai
85
Bab 85. Strawberry Cake
86
Bab 86. Kecurigaan
87
Bab 87. Sepotong Kue
88
Bab 88. Serakah
89
Bab 89. Time Line 1. Bagian 5
90
Bab 90. Time line 1. Bagian 6
91
Bab 91. Box

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!