Kota Giok
Tempat ini adalah lokasi kekuasaan Sekte Angin yang paling kuat. Bahkan sekitar 60% bisnis di kota Giok, adalah milik Sekte Angin.
Kota ini juga di kenal dengan hiburan nya yang begitu banyak. Rumah bordil, bahkan berbagai hal lainnya. Dan semua itu tidak lain berada di bawah kekuasaan Sekte Angin.
Kekuatan utama sekte ini adalah sumber daya milik mereka. Sumber daya yang di dapatkan melalui perdagangan, dan bisnis lainnya yang menguntungkan mereka.
Sementara itu perjalanan Ming Yin sendiri bersama kelompoknya, menghabiskan waktu dua hari untuk sampai di kota ini. Terlebih jarak yang jauh membuat perjalanan makin lama, Karena hanya berjalan kaki.
"Woah! Jadi ini kota Giok!" Kagum Lin Han saat melewati gerbang Kota
"Ya, ramai bukan?" Jawab Ming Yin tersenyum menatap sekitarnya
"Ngomong-ngomong, kenapa kota ini dinamakan Giok?" Tanya Lin Han kembali
"Soal itu karena sebuah cerita. 100 tahun yang lalu, giok indah milik dewa jatuh ke bumi, dan membentuk sebuah kota yang dikatakan sampai saat ini."
"Heh, cukup menarik."
"Nona Yin, sepertinya kita harus mulai berpisah di sini." Ucap Wing Chen
"Ya, sebaiknya begitu."
"Kalau begitu, Saya izin pamit Nona." Jawab Wing Chen memberikan hormat
Ming Yin mengangguk, setelah itu dua pengawal yang ikut segera pergi mengikuti Wing Chen. Dan untuk Ming Yin, dia akan melakukan hal yang sama, namun dengan cara berbaur.
"Lin Han, apa yang akan kau lakukan sekarang?"
"Hmm, Aku masih bingung. Namun sebaiknya Aku melihat sekitar kota saja terlebih dahulu." Jawab Lin Han
"Ah kalau begitu baiklah, Aku ada urusan." Ming Yin mengangguk
Lin Han mengangguk, segera pergi meninggalkan Ming Yin untuk menyusuri kota. Sementara Ming Yin mulai melangkah kearah yang sebaliknya.
***
"Woah!"
"Hei Nak! Apa kau mau daging kelinci ini? Cukup murah, hanya 50 perunggu saja!" Ucap seorang pedagang menunjuk daging kelinci utuh di stan miliknya
"Hmm, apakah ini cukup?" Tanya Lin Han memberikan satu keping perak
"Tentu saja! Malah kau bisa mendapatkan satu daging lagi!" Jawabnya memberikan satu daging lagi
"Woaaah!! Benarkah!" Lin Han segera mengambilnya
Namun di tengah sibuk dengan urusan makanan, orang-orang nampak ribut saat sebuah gerombolan berjalan kearah pasar.
"Ah itu Tuan Lou Kang!" Kejut seorang pedagang
"Sial, mengapa pria brengsek seperti itu datang kemari!" Bisik seorang lagi nampak tidak suka
Seorang pria dengan pakaian kuning berjalan santai, membawa empat orang pengawal di sekitarnya. Wajahnya jelas begitu sombong dan angkuh, sambil memegang sebuah kipas emas di tangannya.
"Menyingkirlah orang-orang rendahan! Tuan Lou mau lewat!" Teriak seorang pengawal A
Lin Han tak perduli, mulutnya asik mengunyah daging di tangannya. Bahkan di saat orang-orang mulai memberikan jalan, Lin Han masih fokus dengan daging di tangannya.
"Woy Nak, menyingkirlah dari jalan! Apa kau tidak tau siapa dia!" Panggil pedagang sebelumnya nampak panik
"Hmm? Memangnya dia siapa?"
"Hei kau! Pria bodoh dengan dua daging di tangan mu!" Teriak seorang pengawal A
Lin Han menoleh sejenak, namun kembali melanjutkan aktivitas makanya. Hal itu jelas membuat orang-orang yang melihatnya panik, dan membuat Lou Kang terkekeh.
"Hehe, nampaknya ada orang bodoh yang tidak mengerti dengan keadaannya di sini?" Lou Kang Tersenyum
"Hmm? Siapa pria tulen ini?" Ucap Lin Han menunjuk menggunakan daging di tangannya sambil menatap pedagang sebelumnya
Semua orang terkejut, apalagi mengatakan hal itu tepat di hadapan orangnya langsung. Bahkan pedagang tadi saja sampai pingsan saat Lin Han bertanya padanya.
"Keparat! Beraninya kau memanggil Tuan Lou Pria Tulen!!" Teriak penjaga A langsung melompat hendak menyerang
*Bugh!!
Dengan cepat Lin Han menghantam wajahnya menggunakan daging ayam di tangannya. Membuatnya terpental cukup jauh, dan membuat Lou Kang diam sejenak.
"Fiuh, itu mengagetkan saja." Ucap Lin Han menghela nafas
"Hei kau..." Panggil Lou Kang
Lin Han tak menjawab, dan malah sebaliknya melihat kanan kiri.
"Kau yang memegang daging seperti orang idiot sialan!!" Tunjuk Lou Kang kearah Lin Han
"Hooh, ada apa?"
"Ada apa kau bilang? Bisa-bisanya kau berkata sesantai itu padaku, apa kau tidak tau siapa aku huh?" Tanya Lou Kang mengeluarkan urat di wajahnya
"Tidak tau, dan tidak penting juga." Jawab Lin Han berjalan pergi
Semua orang terdiam mendengarnya, begitu juga dengan Lou Kang. Baru kali ini ada orang yang berani berbicara seperti itu padanya, padahal yang dia tau orang-orang akan takut kepadanya.
"Beraninya kau mengabaikan ku..." Kesal Lou Kang
"Habisi dia!!" Perintah Lou Kang menunjuk kearah Lin Han
Tiga penjaga mengangguk, dan segera berlari kearah Lin Han untuk menyerang. Namun dengan mudah Lin Han menghindar, dan melakukan serangan balasan.
"Bugh!!!
Satu orang terpental, dan dua orang langsung menebas dari dua arah berlawanan. Dengan gesit Lin Han berputar dan melayangkan sebuah tendangan.
*Duar!!
Dua orang tadi terpental menghantam bangunan, sementara Lou Kang nampak semakin kesal melihat bawahannya dikalahkan semudah itu.
"Hei pria tulen! Menyerang orang itu tidak baik!" Ucap Lin Han
"Pria tulen? Beraninya sampah rendahan sepertimu berbicara seperti itu padaku!" Tunjuk Lou Kang kearah Lin Han menggunakan kipas di tangannya
Semua orang yang berada di sana nampak semakin panik. Apalagi mereka tau jika Lou Kang merupakan seorang pendekar, bintang empat tahap atas.
"Berisik sekali." Jawab Lin Han datar
Raut Lou Kang semakin memerah, dengan cepat Lou Kang menghempaskan kipas di tangannya kearah Lin Han. Dan secara tiba-tiba angin kencang menghantam Lin Han dengan kuat.
*BOOOOOOM!!
"Semuanya Lari!! Tuan Lou telah mengamuk!" Teriak seorang pedagang yang sontak berhamburan
"Bajingan, akan kuberikan kau hukuman atas ucapan mu!" Lou Kang berjalan perlahan
"Agh, itu mengagetkan saja..." Lin Han segera bangkit membersihkan tubuhnya
"Kau! Bagaimana bisa masih baik-baik saja setelah menerima serangan ku!!" Kesal Lou Kang menunjuk kearah Lin Han
"Serangan? Itu seperti angin malam yang sejuk hehe."
Mendengarnya Lou Kang semakin naik pitam, dengan cepat tangannya kembali mengibas. Namun kali ini angin berbentuk mata pedang melesat kearah Lin Han.
*Swoshh!!
Lin Han segera melompat menghindar, dan dentuman terdengar saat beberapa angin menghantam bangunan.
"Huh, itu mengerikan."
"Jangan lari kau sialan!" Lou Kang kembali mengibaskan tangannya
"Aku tidak lari!" Jawab Lin Han melompat kearah Lou Kang
"Huh! Kau maju hanya untuk mendapatkan kematian, bodoh!"
*Boom!!
Lou Kang menahan serangan Lin Han, namun sempat mundur beberapa meter oleh itu. Bahkan pukulan itu cukup membuat Lou Kang terkejut merasakannya.
'Apa-apaan kekuatan pukulan sampah ini!' kejut Lou Kang
"Huft!"
Lin Han kembali melompat, melayangkan tendangan memutar kearah Lou Kang. Dan dengan cepat Lou Kang kembali menahan serangan tersebut.
"Sial! Jangan banyak gaya!!"
Dentuman terjadi, membuat Lin Han langsung terpental oleh ledakan energi Qi yang Lou Kang keluarkan.
"Energi Qi! Wah hebat!" Puji Lin Han
"Huh! Sampah bintang dua ingin berani menyudutkan ku?" Ucap Lou Kang angkuh sambil menaikkan alisnya
...****************...
Setidaknya kalau tidak komen jangan lupa klik vote sama suka nya guys.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Rafida
oke mantaaap
2024-02-10
0
Finoo Finoo
masih kupantau
2023-11-27
0
Dirman6987
lanjut
2023-11-16
1