16. Kota Giok

Kota Giok

Tempat ini adalah lokasi kekuasaan Sekte Angin yang paling kuat. Bahkan sekitar 60% bisnis di kota Giok, adalah milik Sekte Angin.

Kota ini juga di kenal dengan hiburan nya yang begitu banyak. Rumah bordil, bahkan berbagai hal lainnya. Dan semua itu tidak lain berada di bawah kekuasaan Sekte Angin.

Kekuatan utama sekte ini adalah sumber daya milik mereka. Sumber daya yang di dapatkan melalui perdagangan, dan bisnis lainnya yang menguntungkan mereka.

Sementara itu perjalanan Ming Yin sendiri bersama kelompoknya, menghabiskan waktu dua hari untuk sampai di kota ini. Terlebih jarak yang jauh membuat perjalanan makin lama, Karena hanya berjalan kaki.

"Woah! Jadi ini kota Giok!" Kagum Lin Han saat melewati gerbang Kota

"Ya, ramai bukan?" Jawab Ming Yin tersenyum menatap sekitarnya

"Ngomong-ngomong, kenapa kota ini dinamakan Giok?" Tanya Lin Han kembali

"Soal itu karena sebuah cerita. 100 tahun yang lalu, giok indah milik dewa jatuh ke bumi, dan membentuk sebuah kota yang dikatakan sampai saat ini."

"Heh, cukup menarik."

"Nona Yin, sepertinya kita harus mulai berpisah di sini." Ucap Wing Chen

"Ya, sebaiknya begitu."

"Kalau begitu, Saya izin pamit Nona." Jawab Wing Chen memberikan hormat

Ming Yin mengangguk, setelah itu dua pengawal yang ikut segera pergi mengikuti Wing Chen. Dan untuk Ming Yin, dia akan melakukan hal yang sama, namun dengan cara berbaur.

"Lin Han, apa yang akan kau lakukan sekarang?"

"Hmm, Aku masih bingung. Namun sebaiknya Aku melihat sekitar kota saja terlebih dahulu." Jawab Lin Han

"Ah kalau begitu baiklah, Aku ada urusan." Ming Yin mengangguk

Lin Han mengangguk, segera pergi meninggalkan Ming Yin untuk menyusuri kota. Sementara Ming Yin mulai melangkah kearah yang sebaliknya.

***

"Woah!"

"Hei Nak! Apa kau mau daging kelinci ini? Cukup murah, hanya 50 perunggu saja!" Ucap seorang pedagang menunjuk daging kelinci utuh di stan miliknya

"Hmm, apakah ini cukup?" Tanya Lin Han memberikan satu keping perak

"Tentu saja! Malah kau bisa mendapatkan satu daging lagi!" Jawabnya memberikan satu daging lagi

"Woaaah!! Benarkah!" Lin Han segera mengambilnya

Namun di tengah sibuk dengan urusan makanan, orang-orang nampak ribut saat sebuah gerombolan berjalan kearah pasar.

"Ah itu Tuan Lou Kang!" Kejut seorang pedagang

"Sial, mengapa pria brengsek seperti itu datang kemari!" Bisik seorang lagi nampak tidak suka

Seorang pria dengan pakaian kuning berjalan santai, membawa empat orang pengawal di sekitarnya. Wajahnya jelas begitu sombong dan angkuh, sambil memegang sebuah kipas emas di tangannya.

"Menyingkirlah orang-orang rendahan! Tuan Lou mau lewat!" Teriak seorang pengawal A

Lin Han tak perduli, mulutnya asik mengunyah daging di tangannya. Bahkan di saat orang-orang mulai memberikan jalan, Lin Han masih fokus dengan daging di tangannya.

"Woy Nak, menyingkirlah dari jalan! Apa kau tidak tau siapa dia!" Panggil pedagang sebelumnya nampak panik

"Hmm? Memangnya dia siapa?"

"Hei kau! Pria bodoh dengan dua daging di tangan mu!" Teriak seorang pengawal A

Lin Han menoleh sejenak, namun kembali melanjutkan aktivitas makanya. Hal itu jelas membuat orang-orang yang melihatnya panik, dan membuat Lou Kang terkekeh.

"Hehe, nampaknya ada orang bodoh yang tidak mengerti dengan keadaannya di sini?" Lou Kang Tersenyum

"Hmm? Siapa pria tulen ini?" Ucap Lin Han menunjuk menggunakan daging di tangannya sambil menatap pedagang sebelumnya

Semua orang terkejut, apalagi mengatakan hal itu tepat di hadapan orangnya langsung. Bahkan pedagang tadi saja sampai pingsan saat Lin Han bertanya padanya.

"Keparat! Beraninya kau memanggil Tuan Lou Pria Tulen!!" Teriak penjaga A langsung melompat hendak menyerang

*Bugh!!

Dengan cepat Lin Han menghantam wajahnya menggunakan daging ayam di tangannya. Membuatnya terpental cukup jauh, dan membuat Lou Kang diam sejenak.

"Fiuh, itu mengagetkan saja." Ucap Lin Han menghela nafas

"Hei kau..." Panggil Lou Kang

Lin Han tak menjawab, dan malah sebaliknya melihat kanan kiri.

"Kau yang memegang daging seperti orang idiot sialan!!" Tunjuk Lou Kang kearah Lin Han

"Hooh, ada apa?"

"Ada apa kau bilang? Bisa-bisanya kau berkata sesantai itu padaku, apa kau tidak tau siapa aku huh?" Tanya Lou Kang mengeluarkan urat di wajahnya

"Tidak tau, dan tidak penting juga." Jawab Lin Han berjalan pergi

Semua orang terdiam mendengarnya, begitu juga dengan Lou Kang. Baru kali ini ada orang yang berani berbicara seperti itu padanya, padahal yang dia tau orang-orang akan takut kepadanya.

"Beraninya kau mengabaikan ku..." Kesal Lou Kang

"Habisi dia!!" Perintah Lou Kang menunjuk kearah Lin Han

Tiga penjaga mengangguk, dan segera berlari kearah Lin Han untuk menyerang. Namun dengan mudah Lin Han menghindar, dan melakukan serangan balasan.

"Bugh!!!

Satu orang terpental, dan dua orang langsung menebas dari dua arah berlawanan. Dengan gesit Lin Han berputar dan melayangkan sebuah tendangan.

*Duar!!

Dua orang tadi terpental menghantam bangunan, sementara Lou Kang nampak semakin kesal melihat bawahannya dikalahkan semudah itu.

"Hei pria tulen! Menyerang orang itu tidak baik!" Ucap Lin Han

"Pria tulen? Beraninya sampah rendahan sepertimu berbicara seperti itu padaku!" Tunjuk Lou Kang kearah Lin Han menggunakan kipas di tangannya

Semua orang yang berada di sana nampak semakin panik. Apalagi mereka tau jika Lou Kang merupakan seorang pendekar, bintang empat tahap atas.

"Berisik sekali." Jawab Lin Han datar

Raut Lou Kang semakin memerah, dengan cepat Lou Kang menghempaskan kipas di tangannya kearah Lin Han. Dan secara tiba-tiba angin kencang menghantam Lin Han dengan kuat.

*BOOOOOOM!!

"Semuanya Lari!! Tuan Lou telah mengamuk!" Teriak seorang pedagang yang sontak berhamburan

"Bajingan, akan kuberikan kau hukuman atas ucapan mu!" Lou Kang berjalan perlahan

"Agh, itu mengagetkan saja..." Lin Han segera bangkit membersihkan tubuhnya

"Kau! Bagaimana bisa masih baik-baik saja setelah menerima serangan ku!!" Kesal Lou Kang menunjuk kearah Lin Han

"Serangan? Itu seperti angin malam yang sejuk hehe."

Mendengarnya Lou Kang semakin naik pitam, dengan cepat tangannya kembali mengibas. Namun kali ini angin berbentuk mata pedang melesat kearah Lin Han.

*Swoshh!!

Lin Han segera melompat menghindar, dan dentuman terdengar saat beberapa angin menghantam bangunan.

"Huh, itu mengerikan."

"Jangan lari kau sialan!" Lou Kang kembali mengibaskan tangannya

"Aku tidak lari!" Jawab Lin Han melompat kearah Lou Kang

"Huh! Kau maju hanya untuk mendapatkan kematian, bodoh!"

*Boom!!

Lou Kang menahan serangan Lin Han, namun sempat mundur beberapa meter oleh itu. Bahkan pukulan itu cukup membuat Lou Kang terkejut merasakannya.

'Apa-apaan kekuatan pukulan sampah ini!' kejut Lou Kang

"Huft!"

Lin Han kembali melompat, melayangkan tendangan memutar kearah Lou Kang. Dan dengan cepat Lou Kang kembali menahan serangan tersebut.

"Sial! Jangan banyak gaya!!"

Dentuman terjadi, membuat Lin Han langsung terpental oleh ledakan energi Qi yang Lou Kang keluarkan.

"Energi Qi! Wah hebat!" Puji Lin Han

"Huh! Sampah bintang dua ingin berani menyudutkan ku?" Ucap Lou Kang angkuh sambil menaikkan alisnya

...****************...

Setidaknya kalau tidak komen jangan lupa klik vote sama suka nya guys.

Terpopuler

Comments

Rafida

Rafida

oke mantaaap

2024-02-10

0

Finoo Finoo

Finoo Finoo

masih kupantau

2023-11-27

0

Dirman6987

Dirman6987

lanjut

2023-11-16

1

lihat semua
Episodes
1 1. Lin Han
2 2. Mengintip
3 3. Kucing Hutan
4 4. Perjalanan
5 5. Kota
6 6. Sekte
7 7. Jia Li
8 8. Berhasil
9 9. Tawaran
10 10. Terimakasih
11 11. Latihan
12 12. Mulai
13 13. Sejarah
14 14. Kembali
15 15. Salah Paham
16 16. Kota Giok
17 17. Masalah
18 18. Beban
19 19. Dagang
20 20. Amarah
21 21. Pengejaran
22 22. Ancaman
23 23. Penghianatan
24 24. Selesai
25 25. Desa Bulan
26 26. Perebutan
27 27. Nona
28 28. Qingyu
29 29. Segel
30 30. Insting
31 31. Gurun
32 32. Sergapan
33 33. Sadar
34 34. Lolos
35 35. Nenek
36 36. Datang
37 37. Iblis
38 38. Kalah?
39 39. Melawan
40 40. Ledakan
41 41. Waktu
42 42. Kembalinya
43 43. Pertarungan Malam
44 44. Kiriman
45 45. Walikota
46 46. Anak Langit
47 47. Lima Iblis
48 48. Berangkat
49 49. Gangguan
50 50. Mencari
51 51. Liga Langit
52 52. Lembah Kehampaan
53 53. Tuan Tanah
54 54. Tukang Cincang
55 55. Shin
56 56. Pertarungan Sengit
57 57. Eksekutif
58 58. Reuni
59 59. Reuni II
60 60. Reuni III
61 61. Kebebasan
62 62. Tubuh Dewi
63 63. Telah Pulih
64 64. Melupakan
65 65. Kaisar
66 66. Monster
67 67. Asing
68 68. Hilang Kendali
69 69. Anak Kecil
70 70. Kota Pelangi
71 71. Rubah Iblis
72 72. Penasihat
73 73. Kejutan
74 74. Kesal
75 75. Terbongkar
76 76. Sang Kera
77 77. Dendam Lama
78 78. Sulit
79 79. Bertarung kembali
80 80. Mencoba
81 81. Segel Wadah
82 82. Kekuatan
83 83. Lin Mei
84 84. Ibunda
85 85. Bisa
86 86. Kenyataan
87 87. Ibu Hebat
88 88. Kecurigaan
89 89. Pencarian
90 90. Perkumpulan
91 91. Terimakasih Guru
92 92. Keributan
93 93. Perlawanan Jia Li
94 94. Belum Saatnya
95 95. Kembalinya
96 96. Kedatangan Qingyu
97 97. Adik
Episodes

Updated 97 Episodes

1
1. Lin Han
2
2. Mengintip
3
3. Kucing Hutan
4
4. Perjalanan
5
5. Kota
6
6. Sekte
7
7. Jia Li
8
8. Berhasil
9
9. Tawaran
10
10. Terimakasih
11
11. Latihan
12
12. Mulai
13
13. Sejarah
14
14. Kembali
15
15. Salah Paham
16
16. Kota Giok
17
17. Masalah
18
18. Beban
19
19. Dagang
20
20. Amarah
21
21. Pengejaran
22
22. Ancaman
23
23. Penghianatan
24
24. Selesai
25
25. Desa Bulan
26
26. Perebutan
27
27. Nona
28
28. Qingyu
29
29. Segel
30
30. Insting
31
31. Gurun
32
32. Sergapan
33
33. Sadar
34
34. Lolos
35
35. Nenek
36
36. Datang
37
37. Iblis
38
38. Kalah?
39
39. Melawan
40
40. Ledakan
41
41. Waktu
42
42. Kembalinya
43
43. Pertarungan Malam
44
44. Kiriman
45
45. Walikota
46
46. Anak Langit
47
47. Lima Iblis
48
48. Berangkat
49
49. Gangguan
50
50. Mencari
51
51. Liga Langit
52
52. Lembah Kehampaan
53
53. Tuan Tanah
54
54. Tukang Cincang
55
55. Shin
56
56. Pertarungan Sengit
57
57. Eksekutif
58
58. Reuni
59
59. Reuni II
60
60. Reuni III
61
61. Kebebasan
62
62. Tubuh Dewi
63
63. Telah Pulih
64
64. Melupakan
65
65. Kaisar
66
66. Monster
67
67. Asing
68
68. Hilang Kendali
69
69. Anak Kecil
70
70. Kota Pelangi
71
71. Rubah Iblis
72
72. Penasihat
73
73. Kejutan
74
74. Kesal
75
75. Terbongkar
76
76. Sang Kera
77
77. Dendam Lama
78
78. Sulit
79
79. Bertarung kembali
80
80. Mencoba
81
81. Segel Wadah
82
82. Kekuatan
83
83. Lin Mei
84
84. Ibunda
85
85. Bisa
86
86. Kenyataan
87
87. Ibu Hebat
88
88. Kecurigaan
89
89. Pencarian
90
90. Perkumpulan
91
91. Terimakasih Guru
92
92. Keributan
93
93. Perlawanan Jia Li
94
94. Belum Saatnya
95
95. Kembalinya
96
96. Kedatangan Qingyu
97
97. Adik

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!