7. Jia Li

"Jia Li, apa yang kau lakukan disini?" Tanya Ming Yin mengkerut kan alisnya

"Yah, mau kemana pun itu urusan ku." Jawabnya tersenyum sambil mengibaskan rambutnya

"Hmm?" Lin Han menatap heran, sambil berdiri diam di hadapan Jia Li

"Apa-apaan pria bodoh ini?"

"Dada bengkak, sepertinya kau spesies wanita!" Lin Han menunjuk bangga kearah Jia Li

Sementara itu Jia Li yang melihat kelakuan bodoh pria di hadapannya, nampak terdiam bisu dengan ekspresi bingung.

"Benar! Lin Han pintar!" Puji Ming Yin mengusap kepala Lin Han

"Cih! Dasar orang aneh!" Kesal Jia Li

"Jadi, apa yang dilakukan Putri Tuan Serikat perdagangan di sini?" Tanya Ming Yin menghela nafasnya

"Ehem, soal itu. Kudengar keadaan pengiriman barang kalian sedang bermasalah bukan?"

"Lantas?"

"Yah, karena ketulusan dan kemurahan hatiku, maka dengan ikhlas Aku akan menawarkan bantuan untuk kalian." Jelas Jia Li tersenyum sambil mengibaskan rambutnya

"Hooh, jadi begitu alasan mu kemari? Ternyata hanya ingin mencari perhatian saja."

"Jaga ucapan mu, Ming Yin. Seharusnya kau bersyukur karena seorang pendekar bintang empat tingkat menengah mau menolong mu!"

Jia Li berbicara, dengan nada sedikit di naikan menyimbolkan kebanggaan dan kesombongan seorang wanita.

Note: Tingkatan di dunia ini terbagi menjadi dua belas bintang, dan setiap bintang memiliki tingkat rendah, menengah dan atas.

Tentunya penawaran yang Jia Li berikan sebenarnya merupakan bantuan besar. Meski sebenarnya Sekte sendiri memiliki seorang pendekar yang berada bintang lima tingkat menengah.

Namun sayangnya, kedua pendekar itu tengah melaksanakan tugas yang begitu jauh. Jadi mustahil untuk memanggil mereka dan membatalkan tugas penting tersebut.

Sementara Ming Yin sendiri, dia berada di bintang empat tingkat rendah, dan itupun baru menerobos beberapa bulan yang lalu.

"Ya mungkin itu bantuan yang cukup besar. Namun kami sudah memiliki seseorang yang akan melakukan tugas itu!" Ming Yin tersenyum

"Apa!? Mana mungkin murid tingkat tinggi kalian melakukannya! Bukankah mereka sedang dalam tugas?"

"Itu benar, namun bukan mereka. Melainkan dia!"

"Ya! Itu Aku!" Jawab Lin Han tersenyum lebar

"A-apa! Bagaimana bisa pria tanpa tingkatan seperti ini bisa melakukannya!" Kejut Jia Li yang nampak semakin kesal

"Ehem, itu rahasia. Lagipula urusan sudah selesai bukan?"

***

Pagi itu setelah semalam semuanya sepakat untuk melakukan rencana. Maka hari ini Lin Han akan dikirim untuk melintasi daerah selat Utara, menyamar sebagai seorang pengantar.

"Maaf Lin Han. Aku tidak bisa ikut."

"Tidak masalah, lagipula Aku mampu melakukannya!" Lin Han tersenyum

"Lin Han, kami percayakan semuanya padamu. Dan Aku berjanji atas nama leluhur, jika Aku akan membalas kebaikan mu!" Ucap Ming Gong

"Terimakasih, Pak. Aku mengerti!"

Akhirnya Lin Han pun berangkat, dengan membawa sebuah kereta kuda tentunya. Dan tidak lupa, dua orang pengawal juga akan ikut untuk menemani Lin Han.

Dua orang pengawal bintang tiga tingkat menengah. Mereka adalah pasukan penjaga yang Kuda Besi miliki.

"Anu ... Apa yang kau lakukan, Nona Jia Li?' tanya pengawal A melihat Jia Li menghadang di depan kereta kuda

"Owh! Wanita yang kemarin?" Lin Han menatap bingung

"Aku akan ikut! Kalian perlu bantuan ku!" Jawab Jia Li

"Tapi kami-"

"Kubilang Aku ikut! Apa kau mau berkelahi dengan ku huh!"

"Ah T-tidak! Baiklah silahkan naik."

Dengan ancaman itu Jia Li pun akhirnya naik keatas kereta kuda. Dia duduk di dalam bersama Lin Han yang nampak menatapnya tersenyum.

"Apa yang kau lihat, pria aneh!"

"Namaku Lin Han, bukan pria aneh!" Jelas Lin Han

"Terserah kau saja."

***

- Selat Utara

"Tuan Lin, kita hampir sampai di tempat yang di tuju." Ucap pengawal A sementara pengawal B terlihat bersiap

"Baguslah, kalau begitu kita hanya perlu menghajar mereka saja nanti!" Jawab Lin Han memamerkan ototnya

"Huh, dasar pria bodoh. Apa kau pikir mereka itu bandit biasa?"

"Memangnya siapa?"

"Kau bahkan tidak tahu, baiklah biarkan Aku menjelaskannya dengan kemurahan hatiku."

Lin Han nampak duduk diam bersiap mendengarkan. Kupingnya dia pasang baik-baik agar tidak ada yang terlewat.

"Banteng Hitam. Mereka adalah kelompok tersebut. Dan satu hal yang kau harus tau, mereka bukan seperti bandit pada umumnya. Melainkan seorang ahli beladiri, yang beberapa merupakan pensiunan pendekar ataupun kesatria."

"Em baiklah, lalu?"

"Selain itu mereka juga memiliki kemampuan yang sangat tinggi. Apalagi dari mereka juga terdapat seorang pendekar yang berada pada tingkat bintang lima tahap menengah!"

"Woah! Apakah itu lumayan kuat?"

"Bukan lumayan, itu sangat kuat bodoh!" Kesal Jia Li melihat ekspresi Lin Han yang sama sekali tak mengerti

*Ciiit!!

Kereta kuda berhenti dengan tiba-tiba. Apalagi saat seorang pria tinggi besar, dengan tinju besi di tangannya tengah berdiri santai di hadapan kereta kuda.

"Hahaha!! Sepertinya kalian tidak pernah belajar dari pengalaman! Selalu saja berpikir jika tempat ini bisa dilalui!" Tawa Cing, pria tinggi besar serta beberapa bawahan di belakangnya

"Tuan Lin, mereka sudah tiba!"

"Baiklah biar-"

Lin Han terhenti, tepatnya saat Jia Li menahan tubuh Lin Han dengan tangannya.

"Duduklah, biarkan Nona ini yang menyelesaikan urusannya!"

*WOSHH!!

Jia Li melompat keluar kereta kuda. Dan berdiri tepat di hadapan Cing dengan tatapan tajamnya memandang.

"Wah! Rupanya ada mangsa segar dari dalam sana yang keluar!" Senang Cing sambil menjulurkan lidahnya

"Cih! Bajingan seperti kalian beraninya kurang ajar! Apa kalian pikir setelah ini akan berakhir dengan bahagia!" Jia Li tersenyum

"Hooh? Apakah kau terlalu percaya dengan pedang kecil mu itu?" Tatap Cing pada pedang di tangan Jia Li

Dua orang bawahan berjalan mendekat, pria gendut dan kurus dengan ekspresi wajah penuh dengan keinginan.

"Hey, lebih baik kita bersenang-senang daripada berkelahi seperti ini bukan?" Tanya pria gendut dengan kapak

"Sampah tetaplah sampah, sampai kapanpun kalian tetaplah manusia yang buruk!"

Pria kurus berjalan mendekat, melihat Jia Li yang masih diam, tangannya mulai berani ingin menyentuh dada bengkak milik Jia Li.

*SLASHH!!

Jia Li menarik pedang di tangannya, membuat pria kurus terkejut saat kepalanya tiba-tiba lepas dari tubuhnya.

"Jangan terlalu banyak gaya, orang-orang bodoh!" Kesal Jia Li

"Kurang ajar!"

Pria gendut maju, dengan kuat dia mengayunkan kapak di tangannya kearah Jia Li. Namun serangan itu berhasil Jia Li hindari dengan mudah.

"Kemari kau!"

Ayunan horizontal, kearah Jia Lia dengan tepat mengincar lehernya. Namun dengan pedang Jia Li berhasil menahan serangan itu meski membuat terpukul mundur.

"Angin malam!"

Tusukan kearah pria gendut, namun berhasil di tahan dengan kapak besarnya. Tetapi hal tersebut membuat pria gendut terpental jauh menghantam pohon.

*Bruk!!

"Matilah sialan!"

*SLASHH!!

Pria gendut tewas tepat saat Jia Li menusuk pedangnya. Namun dengan ekspresi senyum dan santai, Cing masih menyaksikan pertunjukan tersebut.

"Bagus sekali! Kau benar-benar wanita yang tangguh!" Puji Cing

'Tersisa tujuh orang, sepertinya aku perlu menghabisi bawahnya terlebih dahulu!' tatap Jia Li

"Namun Nona, bersikap kasar itu benar-benar hal yang tidak cocok untuk seorang wanita kau tau?"

*SWOSHH!!

Cing melesat sangat cepat, bahkan sampai membuat Jia Li terkejut saat melihatnya sudah berdiri di hadapan Jia Li dengan tangan bersiap memberikan pukulan.

"Sial!"

*BOOOOOOM!!

Jia Li terpental oleh pukulan itu, namun beruntung dia berhasil bertahan menggunakan pedang miliknya, meski mulutnya mengeluarkan darah segar.

Terpopuler

Comments

Angga Charnado

Angga Charnado

1 vote untuk novel yg menghibur

2023-11-19

1

asri_hamdani

asri_hamdani

sombong

2023-11-14

0

Harman LokeST

Harman LokeST

buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss

2023-10-19

1

lihat semua
Episodes
1 1. Lin Han
2 2. Mengintip
3 3. Kucing Hutan
4 4. Perjalanan
5 5. Kota
6 6. Sekte
7 7. Jia Li
8 8. Berhasil
9 9. Tawaran
10 10. Terimakasih
11 11. Latihan
12 12. Mulai
13 13. Sejarah
14 14. Kembali
15 15. Salah Paham
16 16. Kota Giok
17 17. Masalah
18 18. Beban
19 19. Dagang
20 20. Amarah
21 21. Pengejaran
22 22. Ancaman
23 23. Penghianatan
24 24. Selesai
25 25. Desa Bulan
26 26. Perebutan
27 27. Nona
28 28. Qingyu
29 29. Segel
30 30. Insting
31 31. Gurun
32 32. Sergapan
33 33. Sadar
34 34. Lolos
35 35. Nenek
36 36. Datang
37 37. Iblis
38 38. Kalah?
39 39. Melawan
40 40. Ledakan
41 41. Waktu
42 42. Kembalinya
43 43. Pertarungan Malam
44 44. Kiriman
45 45. Walikota
46 46. Anak Langit
47 47. Lima Iblis
48 48. Berangkat
49 49. Gangguan
50 50. Mencari
51 51. Liga Langit
52 52. Lembah Kehampaan
53 53. Tuan Tanah
54 54. Tukang Cincang
55 55. Shin
56 56. Pertarungan Sengit
57 57. Eksekutif
58 58. Reuni
59 59. Reuni II
60 60. Reuni III
61 61. Kebebasan
62 62. Tubuh Dewi
63 63. Telah Pulih
64 64. Melupakan
65 65. Kaisar
66 66. Monster
67 67. Asing
68 68. Hilang Kendali
69 69. Anak Kecil
70 70. Kota Pelangi
71 71. Rubah Iblis
72 72. Penasihat
73 73. Kejutan
74 74. Kesal
75 75. Terbongkar
76 76. Sang Kera
77 77. Dendam Lama
78 78. Sulit
79 79. Bertarung kembali
80 80. Mencoba
81 81. Segel Wadah
82 82. Kekuatan
83 83. Lin Mei
84 84. Ibunda
85 85. Bisa
86 86. Kenyataan
87 87. Ibu Hebat
88 88. Kecurigaan
89 89. Pencarian
90 90. Perkumpulan
91 91. Terimakasih Guru
92 92. Keributan
93 93. Perlawanan Jia Li
94 94. Belum Saatnya
95 95. Kembalinya
96 96. Kedatangan Qingyu
97 97. Adik
Episodes

Updated 97 Episodes

1
1. Lin Han
2
2. Mengintip
3
3. Kucing Hutan
4
4. Perjalanan
5
5. Kota
6
6. Sekte
7
7. Jia Li
8
8. Berhasil
9
9. Tawaran
10
10. Terimakasih
11
11. Latihan
12
12. Mulai
13
13. Sejarah
14
14. Kembali
15
15. Salah Paham
16
16. Kota Giok
17
17. Masalah
18
18. Beban
19
19. Dagang
20
20. Amarah
21
21. Pengejaran
22
22. Ancaman
23
23. Penghianatan
24
24. Selesai
25
25. Desa Bulan
26
26. Perebutan
27
27. Nona
28
28. Qingyu
29
29. Segel
30
30. Insting
31
31. Gurun
32
32. Sergapan
33
33. Sadar
34
34. Lolos
35
35. Nenek
36
36. Datang
37
37. Iblis
38
38. Kalah?
39
39. Melawan
40
40. Ledakan
41
41. Waktu
42
42. Kembalinya
43
43. Pertarungan Malam
44
44. Kiriman
45
45. Walikota
46
46. Anak Langit
47
47. Lima Iblis
48
48. Berangkat
49
49. Gangguan
50
50. Mencari
51
51. Liga Langit
52
52. Lembah Kehampaan
53
53. Tuan Tanah
54
54. Tukang Cincang
55
55. Shin
56
56. Pertarungan Sengit
57
57. Eksekutif
58
58. Reuni
59
59. Reuni II
60
60. Reuni III
61
61. Kebebasan
62
62. Tubuh Dewi
63
63. Telah Pulih
64
64. Melupakan
65
65. Kaisar
66
66. Monster
67
67. Asing
68
68. Hilang Kendali
69
69. Anak Kecil
70
70. Kota Pelangi
71
71. Rubah Iblis
72
72. Penasihat
73
73. Kejutan
74
74. Kesal
75
75. Terbongkar
76
76. Sang Kera
77
77. Dendam Lama
78
78. Sulit
79
79. Bertarung kembali
80
80. Mencoba
81
81. Segel Wadah
82
82. Kekuatan
83
83. Lin Mei
84
84. Ibunda
85
85. Bisa
86
86. Kenyataan
87
87. Ibu Hebat
88
88. Kecurigaan
89
89. Pencarian
90
90. Perkumpulan
91
91. Terimakasih Guru
92
92. Keributan
93
93. Perlawanan Jia Li
94
94. Belum Saatnya
95
95. Kembalinya
96
96. Kedatangan Qingyu
97
97. Adik

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!