"Hahaha! Bagaimana? Apakah kau sudah berubah pikiran untuk menyerah?" Tanya Cing berjalan mendekat
"Yang terakhir, enam!"
*BOOOOOOM!!
Cing dan Jia Li memandang kesamping. Tepat saat seluruh bawahan Cing di buat tak sadarkan diri oleh Lin Han yang entah kapan sudah mulai beraksi.
"Apa!? Sejak kapan!" Kejut Cing
"Ah maaf, kau tadi sepertinya terlalu asik dengan pertarungan, hehe..." Jawab Lin Han menggaruk kepalanya
'Aku tidak menyadarinya! Bukankah dia tadi berada di dalam kereta kuda?'
Tak hanya Jia Li saja yang terkejut, dua pengawalnya pun ikut terkejut karena tak melihat sejak kapan Lin Han keluar dari kereta kuda tadi.
"Huh! Rupanya kalian membawa seorang pendekar kemari! Namun apa kalian pikir semuanya akan berakhir!" Ucap Cing melotot kesal
*SWOSHH!!
Cing melesat tepat kearah Jia Li. Tentunya dia ingin menghabisi lawan lemah terlebih dahulu, agar tidak menjadi halangan untuk melawan yang satunya lagi.
"Sial!" Jia Li segera bangkit
*BOOOOOOM!!
Dentuman terdengar, membuat angin kencang bertiup keseluruhan arah. Sementara itu Cing yang tersenyum kembali dibuat terkejut saat melihat Lin Han yang sudah berdiri di hadapannya sambil menahan pukulannya.
"Sejak kapan!"
"Maaf saja, kudengar spesies wanita itu lemah. Jadi tidak etis rasanya melawan seorang yang lemah!"
"Lin Han..."
*SWOSHH!!
Cing melompat menjaga jarak, kali ini dirinya dibuat waspada dengan pemuda aneh di hadapannya saat ini.
"Ah Nona ... Em itu, apa kau baik-baik saja?"
"Jia Li!!"
"Maaf aku lupa, hehe."
"Huh, aku baik-baik saja." Jia Li berusaha bangkit berdiri kembali
Namun karena kurangnya seimbang, Jia Li pun hendak terjatuh lagi, namun beruntung Lin Han segera menangkapnya.
"Hati-hati, kau ini spesies lemah Nona Jia Li." Ucap Lin Han memandang
Jia Li terdiam, wajahnya memerah saat matanya menatap kearah Lin Han. Namun untuk Cing, dia malah nampak kesal karena terabaikan.
"Jangan abaikan Aku sialan!"
*Swoshh!!
*DUAR!!
Cing melayangkan sebuah pukulan hingga membuat tanah hancur. Namun Lin Han sudah tidak ada di hadapannya, melainkan di kereta kuda sambil membopong Jia Li.
"Apa yang kau lakukan!" Tanya Jia Li
"Kau tunggu saja di sini. Biarkan Aku menyelesaikan masalah dengan orang gila ini!" Jawab Lin Han menunjuk kearah Cing
'Padahal kau yang terlihat seperti orang gila.' wajah datar Jia Li
"Dasar sok jagoan kau!"
Lin Han melompat turun dari kereta kuda. Tangannya pun sudah bersiap untuk melakukan serangan, begitu juga dengan Cing yang juga ikut bersiap.
"Agh!!"
Cing maju kearah Lin Han, begitu juga sebaliknya. Hingga akhirnya keduanya pun terlibat pertarungan sengit antara pukulan dan tendangan satu sama lain.
*Bugh!!
Lin Han melayangkan tendangan tepat kearah kepala Cing, namun di tahan cepat oleh Cing dengan tangannya.
"Tinju Banteng!"
"Huh!"
*Boom!!
Lin Han terpental, lebih tepatnya saat Cing menggunakan energi Qi nya untuk melapisi tinju tangannya.
"Lin Han!" Panggil Jia Li
"Hahaha!! Ngomong-ngomong Aku tidak merasakan energi Qi mu dari tadi?" Cing tersenyum lebar
'Itu benar, Aku juga tidak merasakan energi Qi Lin Han dari tadi?' ucap Jia Li juga
"Yah maaf, Aku kurang fokus haha." Lin Han kembali bangkit
*SWOSHH!!
Cing menghilang, dan tiba-tiba sudah melayang tepat di hadapan Lin Han. Bersiap dengan sebuah pukulan yang kembali di lapisi oleh energi Qi.
*BOOOOOOM!!
Lin Han terbaring, sambil tangannya terus menahan pukulan Cing. Hingga tanpa sadar area di sekitarnya pun hancur karena menahan pukulan itu.
"Sudah kuduga, kau belum membuka segel Qi haha!"
"Berisik!"
Lin Han menghentakkan kakinya, membuat area tempatnya pun hancur hingga membuat Cing Harus melompat untuk menghindar
"Huh! Apa sih yang kau katakan dari tadi?" Lin Han kembali bangkit
"Kau ini, tanpa segel Qi saja sudah kuat!" Puji Cing
"Qi? Kau ini berbicara hal aneh seperti itu terus dari tadi. Maaf saja, Aku tidak mengerti apa yang kau katakan!" Lin Han melipat lengan bajunya
"Kalau begitu, biar ku perlihatkan padamu!"
Cing mengepalkan kedua tangannya, membuat dentuman keluar dari tubuhnya. Serta aura putih mengitari setiap tubuhnya.
"Inilah yang dinamakan, Qi bocah!" Cing Tersenyum lebar
*DUAR!!
Lin Han melesat, menghantam keras kek wajah Cing. Namun hanya dentuman dan angin kuat saja yang terjadi, sementara Cing masih berdiri tegak.
"Hahaha!! Apa kau pikir serangan fisik biasa mampu mengalahkan ku!"
*Bugh!!
Cing menendang tubuh Lin Han, membuatnya terpanting ketanah dengan sangat keras.
*DUAR!!
"Lin Han!!" Panggil Jia Li
Melihat Lin Han yang tersudut, kedua pengawal segera melompat untuk membantu juga. Namun perbedaan mereka dengan Cing berbeda yang membuat keduanya di kalahkan dengan sangat mudah.
*SWOSHH!!
Angin tajam melesat cepat kearah Cing, namun segera di tahan menggunakan tangan miliknya.
"Hooh, apakah Nona di sana ingin bermain juga?"
"Jangan lupakan Aku!"
Lin Han bangkit dengan cepat, menarik kaki Cing dan segera membantingnya ketanah dengan sangat keras.
*DUAR!!
"Sialan! Beraninya kau masih sadar setelah terkena serangan ku!" Kesal Cing.
"Masa bodoh!"
*BOOOOOOM!!
Lin Han segera menghantamkan tinjunya kearah wajah Cing, membuat area sekitarnya hancur serta hidung Cing yang mengeluarkan darah
"UGH!!"
Pukulan demi pukulan Lin Han layangkan secara bertubi-tubi. Membuat Cing tak sempat untuk membuka kedua matanya.
Namun dengan cepat Cing menempelkan telapak tangannya kearah dada Lin Han. Hingga akhirnya sebuah dentuman kembali terjadi dan membuat tubuh Lin Han terambung hingga akhirnya jatuh.
"Lin Han! Apa kau baik-baik saja!"
Lin Han tersenyum, ia menepuk-nepuk bajunya karena kotor akibat serangan yang Cing berikan.
"Huh, tenang saja. Ini baik-baik saja!"
'Mustahil! Dia baik-baik saja setelah menerima serangan energi Qi dari seorang pendekar bintang lima?' kejut Jia Li
Sementara Cing, dia segera bangkit berdiri sambil mengusap darah di wajahnya. Matanya menatap Lin Han dengan heran dan waspada.
'Cih! Apa-apaan tubuhnya itu? Ketahanannya benar-benar diluar nalar!"
"Hah, sepertinya Aku akan sedikit serius bermainnya!" Lin Han memasang kuda-kuda
"Bermain?" Cing terkejut
"Baiklah! Mari mulai!" Lin Han mulai melompat bersiap dengan sebuah pukulan
Cing menyambut serangan itu, keduanya nampak sengit sembari beradu pukulan dan tendangan balik. Namun Cing, tentunya dia memiliki kekuatan pukul yang lebih karena menggunakan energi Qi.
*BOOM!!
Lin Berhasil menghindar oleh serangan itu, dan dengan cepat membalasnya dengan sebuah tendangan, membuat Cing segera menahannya dengan tangan.
Untuk Jia Li, dia hanya bisa diam melihat pertarungan sengit antara keduanya, yang bahkan seolah memiliki tingkatan yang sama dalam bertarung.
30 menit kemudian...
Pertarungan masih belum berakhir, dan sementara itu Cing, dia nampak sudah mulai kelelahan melawan Lin Han.
Berbeda dengan Lin Han, yang masih berdiri santai tanpa terlihat berkeringat sama sekali dengan pertarungan itu.
'Apa-apaan stamina anak ini!' Cing mengusap keringat di wajahnya
'Dia kelelahan, ini kesempatan!'
Tanpa menunggu waktu, Jia Li segera berlari kearah Cing. Tak memberikannya waktu untuk beristirahat, keduanya pun kembali terlibat pertarungan, namun Jia Li nampak lebih mendominasi.
"Lacur Sialan! Beraninya kau menganggu!" Kesal Cing
"Ini adalah pertarungan! Apa kau pikir pertarungan mu sebelumnya juga adil dengan para bawahan mu?" Jia Li tersenyum
"Sial!"
"Angin Malam!"
*SLASHH!!
Cing terlalu lambat untuk menghindar, sampai membuat dadanya terluka oleh serangan yang Jia Li berikan, terlebih menggunakan energi Qi.
*Bruk!!
"Uhuk-uhuk!! Keparat, dasar wanita kurang ajar!" Cing terduduk akibat serangan tersebut
"Tamatlah!"
Jia Li bersiap menusuk, namun dengan cepat Lin Han menahan tangan Jia Li melakukannya.
"Lin Han?"
"Maaf, tapi kau tidak boleh membunuhnya. Pak Gong bilang, kita harus membawanya hidup-hidup jika bisa." Ucap Lin Han
*Bugh!!
Lin Han melayangkan tinju tangannya, membuat Cing langsung terkapar tak berdaya menerimanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Harman LokeST
baaaaaaaaannnntttttttaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii ssssseeeeeeeeeeeemmmmuuuuuuaaanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa saaaaaaammmmmppaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii maaaaaaaaaaaatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeerrrrrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn
2023-10-19
1
Mantap Lin Han
2023-10-19
0