5. Kota

"Jadi ini namanya Kota!"

Lin Han nampak terpukau. Dari kejauhan sebelum memasuki gerbang, matanya tak bisa berhenti menatap tembok tinggi yang mengelilingi kota.

"Ya, ini Kota Langit. Tempat dimana kehidupan yang tak pernah kau temui sebelumnya." Ucap Ming Yin tersenyum

Ketiganya berhenti di gerbang, beberapa penjaga nampak mengenali seorang Nona muda dari Sekte Kuda Besi tersebut.

"Selamat datang kembali, Nona Yin!" Sapa seorang penjaga memberikan salam

Ming Yin mengangguk, kedua penjaga itu nampak bingung menatap seorang pria aneh yang menatap kota sambil menganga.

"Em Nona Yin. Siapa pria ini?" Tanya penjaga A

"Dia Lin Han. Seorang pemuda yang membantu ku mendapatkan tiga jantung singa hutan." Jelas Ming Yin

Kedua penjaga nampak terkagum mendengarnya. Apalagi keduanya juga melihat bagaimana Lin Han yang masih sangat muda.

"Selain itu dia juga pemuda yang kuat kau tau!" Sambung Lue tersenyum

Kedua penjaga terkejut, wajah keduanya nampak merah sambil memandang satu sama lain mendengarnya.

"M-maksudnya kuat melawan singa hutan." Jelas Ming Yin melihat kedua penjaga yang salah paham

"Ah haha, jadi begitu."

"Baiklah, kalau begitu kami akan masuk. Dan untuk urusan dia, aku yang tangani."

Kedua penjaga mengangguk, memberikan salam kembali dan mempersilahkan mereka untuk pergi masuk.

"Ming Yin, apa mereka tadi teman mu?"

"Em, bisa dibilang begitu, mungkin?" Jawab Ming Yin sedikit bingung

"Bagaimana, Lin Han? Menarik bukan dunia luar itu?" Tanya Lue tersenyum

"Ya! Benar-benar menarik! Bahkan Aku baru melihat tempat ramai seperti ini!" Jawab Lin Han mengangguk melihat sekitarnya

Sementara ketiganya berjalan, perhatian mereka tiba-tiba teralihkan pada seorang pria yang nampak di hajar oleh kerumunan pedagang dan masyarakat.

"Mampus! Mati saja kau sialan!" Pukul seorang wanita berotot

"Apa yang terjadi?" Tanya Ming Yin

"Sepertinya seorang pencuri lagi?" Jawab Lue masa bodoh

Melihatnya Ming Yin nampak khawatir, dengan segera dia berjalan kearah kerumunan yang tengah asik menghajar seorang pria.

"Ada apa ini!"

Semua orang langsung menatap kearah Ming Yin. Semuanya memberikan salam, karena tau siapa Ming Yin sebenarnya.

"Nona Yin! Kami sedang memberikan pelajaran pada seorang pencuri nakal!" Jelas seorang pedagang menunjuk pria yang babak belur tersebut

"Nona ... Tolong Aku..." Ucapnya mengesot mendekat

"Hah ... Pergilah, biar Aku yang urus masalah ini!" Ucap Ming Yin membuat kerumunan langsung bubar

"Hm? Kau kenapa berbaring di sini?" Tanya Lin Han dengan ekspresi polos

"Siapa yang berbaring sialan! Aku hampir mati tau!" Kesal pria itu menangis

"Katakan, apa lagi yang kau lakukan? Bukankah kau berjanji untuk berhenti melakukan hal ini?" Tanya Ming Yin menyilangkan tangannya

"Cih! Pria ini tidak bisa dipercaya Nona! Sebaiknya kita jebloskan saja di penjara bawah Tanah!" Sambung Lue yang membuat pria tadi terkejut

"Jangan! Kumohon Jangan! Aku masih ingin melihat matahari dengan normal, kumohon..." Keluhannya menangis

"Lantas, mengapa kau melakukan hal seperti ini lagi?" Tanya Ming Yin

"Itu, sebenarnya aku telah ditipu."

"Ditipu?"

Pria bernama Chen itu pun mulai menjelaskan. Tentang bagaimana ia bekerja di tempat makan, dan di jadikan kambing hitam atas uang-uang yang hilang.

Tentu bukan dia yang melakukannya, melainkan seorang karyawan lain. Namun tidak ada yang percaya padanya, karena jelas jejak kriminalnya merupakan seorang pencuri.

"Malang sekali, kau ini pasti jarang makan enak kan?" Ucap Lin Han

"Diamlah bocah aneh!" Jawabnya menangis tersedu-sedu

"Yah masalah ini sepertinya semakin rumit. Begini saja, bagaimana jika kau bekerja dengan ku?" Tawar Ming Yin

"Eh benarkah!"

"Nona Yin!"

Ming Yin mengangkat tangannya, meminta agar Lue tenang terlebih dahulu sebelum ia menjelaskan semuanya.

"Tentu saja, tugas mu cukup mudah. Kau harus menjadi pelayan pribadi sekaligus pengawal ku, bagaimana?"

"Tentu saja aku mau!" Ucapnya berdiri dengan hormat

"Bagus, dan sebagai gantinya, aku akan membayar mu dan membantu menyelesaikan masalah ini."

Chen mengangguk dengan cepat, tentu saja dia tidak akan menolak kesempatan seperti ini. Terlebih Chen juga sudah berniat untuk benar-benar taubat dari pekerjaannya lamanya dulu sebagai pencuri.

"Terimakasih Nona Yin! Aku berhutang banyak padamu!" Ucapnya menunduk

***

"Ngomong-ngomong, siapa pria ini?" Tanya Chen menunjuk Lin Han yang sedang memakan beberapa tusuk daging di tangannya

"Lin Han, itu nama ku!" Jawab Lin Han meski mulutnya belepotan

"Ugh, kau terlihat liar sekali." Balas Chen memandang

Ming Yin pun mulai menjelaskan, tentang bagaimana dia bertemu Lin Han sebelumnya di Hutan Jiwa, dan bagaimana Lin Han membantunya juga.

"Apa!? Tinggal di Hutan Jiwa!" Kejut Chen mendengarnya

"Yah itu yang terjadi. Terlebih, kekuatannya itu mengerikan untuk seukuran manusia Sepertinya." Jelas Ming Yin tersenyum

"Itu benar! Bahkan Aku pun di kalahkan hanya dengan satu kali hantaman!" Sambung Lue bangga

'Kenapa kau malah bangga woy!' ucap Chen dalam hatinya

"Jadi, apa yang akan kau lakukan dengannya, Nona Yin?" Tanya Chen

Ming Yin terdiam, dia lupa belum memutuskan tentang apa yang akan dilakukan Lin Han selanjutnya.

"Em, Lin Han!" Panggil Ming Yin

"Ada apa?"

"Apa kau mau bergabung dengan Sekte ku?" Tanya Ming Yin

Lin Han berhenti melangkah, dia langsung diam mendengarkan tawaran yang Ming Yin berikan padanya.

"Sekte?"

Ming Yin mengangguk sambil tersenyum menunggu keputusan

"Maaf, Kakek melarang ku untuk ikut hal seperti itu." Jawab Lin Han lesu

"Eh? Memangnya kenapa?"

"Itu benar, kenapa? Kenapa kau harus mengikuti ucapan pria tua mesum itu?" Sambung Lue penasaran jug

"Aku tidak tahu, namun Kakek melarangnya. Kakek bilang, hal seperti itu hanya akan menghalangi kebebasan ku. Dan jujur, aku benci dengan ketidak bebasan." Jelas Lin Han

Ming Yin kecewa, namun dia berusaha memaklumi keinginan Lin Han.

"Tapi, bagaimana jika kau menjadi teman ku, apa kau mau?" Tanya Ming Yin

"Teman?"

Lin Han tak mengerti, tentu karena dia selama ini hanya tinggal di hutan. Jadi hal seperti ini masih belum Lin Han tau.

"Kau ini benar-benar manusia hutan. Teman itu adalah sebuah ikatan, dimana kau dan Nona Yin akan saling tolong menolong jika selama kesusahan." Jelas Chen

Ming Yin mengangguk mendengar apa yang Chen jelaskan tadi.

"Teman ya, baiklah kalau begitu! Lagipula Aku suka Ming Yin!" Jawab Lin Han tersenyum membuat Chen dan Ming Yin serta Lue terkejut

"Su-suka!" Ulang Ming Yin merona mendengarnya

"Ya! Aku suka Ming Yin!" Jawab Lin Han sekali lagi mengangkat daging di tangannya

"Yah ... Sepertinya suka yang Lin Han maksud dalam artian lain." Ucap Chen menyipitkan matanya

Berbeda dengan Ming Yin, wajahnya semakin merah dan melangkah cepat. Mungkin kalimat tadi cukup sederhana, tapi tidak untuk seorang Ming Yin.

"Nona Yin, tunggu!" Panggil Lue ikut mengejar cepat

"Tunggu Aku juga!" Kejar Chen

Lin Han tersenyum, dia cukup puas dengan takdir yang sekarang. Matanya nampak sayu memandang kearah matahari yang hampir tenggelam di langit.

"Ini benar-benar menyenangkan, Kakek!"

Terpopuler

Comments

Fatimatuzzahra Fatimah

Fatimatuzzahra Fatimah

kalah ko bangga yak 🤭😂😂

2023-11-22

0

Aris Robaka

Aris Robaka

mcnya knpa di buat terlalu bodoh

2023-11-15

1

Lin Han... begitu polos dan jujur
sebenarnya siapa orang tuanya

2023-10-18

0

lihat semua
Episodes
1 1. Lin Han
2 2. Mengintip
3 3. Kucing Hutan
4 4. Perjalanan
5 5. Kota
6 6. Sekte
7 7. Jia Li
8 8. Berhasil
9 9. Tawaran
10 10. Terimakasih
11 11. Latihan
12 12. Mulai
13 13. Sejarah
14 14. Kembali
15 15. Salah Paham
16 16. Kota Giok
17 17. Masalah
18 18. Beban
19 19. Dagang
20 20. Amarah
21 21. Pengejaran
22 22. Ancaman
23 23. Penghianatan
24 24. Selesai
25 25. Desa Bulan
26 26. Perebutan
27 27. Nona
28 28. Qingyu
29 29. Segel
30 30. Insting
31 31. Gurun
32 32. Sergapan
33 33. Sadar
34 34. Lolos
35 35. Nenek
36 36. Datang
37 37. Iblis
38 38. Kalah?
39 39. Melawan
40 40. Ledakan
41 41. Waktu
42 42. Kembalinya
43 43. Pertarungan Malam
44 44. Kiriman
45 45. Walikota
46 46. Anak Langit
47 47. Lima Iblis
48 48. Berangkat
49 49. Gangguan
50 50. Mencari
51 51. Liga Langit
52 52. Lembah Kehampaan
53 53. Tuan Tanah
54 54. Tukang Cincang
55 55. Shin
56 56. Pertarungan Sengit
57 57. Eksekutif
58 58. Reuni
59 59. Reuni II
60 60. Reuni III
61 61. Kebebasan
62 62. Tubuh Dewi
63 63. Telah Pulih
64 64. Melupakan
65 65. Kaisar
66 66. Monster
67 67. Asing
68 68. Hilang Kendali
69 69. Anak Kecil
70 70. Kota Pelangi
71 71. Rubah Iblis
72 72. Penasihat
73 73. Kejutan
74 74. Kesal
75 75. Terbongkar
76 76. Sang Kera
77 77. Dendam Lama
78 78. Sulit
79 79. Bertarung kembali
80 80. Mencoba
81 81. Segel Wadah
82 82. Kekuatan
83 83. Lin Mei
84 84. Ibunda
85 85. Bisa
86 86. Kenyataan
87 87. Ibu Hebat
88 88. Kecurigaan
89 89. Pencarian
90 90. Perkumpulan
91 91. Terimakasih Guru
92 92. Keributan
93 93. Perlawanan Jia Li
94 94. Belum Saatnya
95 95. Kembalinya
96 96. Kedatangan Qingyu
97 97. Adik
Episodes

Updated 97 Episodes

1
1. Lin Han
2
2. Mengintip
3
3. Kucing Hutan
4
4. Perjalanan
5
5. Kota
6
6. Sekte
7
7. Jia Li
8
8. Berhasil
9
9. Tawaran
10
10. Terimakasih
11
11. Latihan
12
12. Mulai
13
13. Sejarah
14
14. Kembali
15
15. Salah Paham
16
16. Kota Giok
17
17. Masalah
18
18. Beban
19
19. Dagang
20
20. Amarah
21
21. Pengejaran
22
22. Ancaman
23
23. Penghianatan
24
24. Selesai
25
25. Desa Bulan
26
26. Perebutan
27
27. Nona
28
28. Qingyu
29
29. Segel
30
30. Insting
31
31. Gurun
32
32. Sergapan
33
33. Sadar
34
34. Lolos
35
35. Nenek
36
36. Datang
37
37. Iblis
38
38. Kalah?
39
39. Melawan
40
40. Ledakan
41
41. Waktu
42
42. Kembalinya
43
43. Pertarungan Malam
44
44. Kiriman
45
45. Walikota
46
46. Anak Langit
47
47. Lima Iblis
48
48. Berangkat
49
49. Gangguan
50
50. Mencari
51
51. Liga Langit
52
52. Lembah Kehampaan
53
53. Tuan Tanah
54
54. Tukang Cincang
55
55. Shin
56
56. Pertarungan Sengit
57
57. Eksekutif
58
58. Reuni
59
59. Reuni II
60
60. Reuni III
61
61. Kebebasan
62
62. Tubuh Dewi
63
63. Telah Pulih
64
64. Melupakan
65
65. Kaisar
66
66. Monster
67
67. Asing
68
68. Hilang Kendali
69
69. Anak Kecil
70
70. Kota Pelangi
71
71. Rubah Iblis
72
72. Penasihat
73
73. Kejutan
74
74. Kesal
75
75. Terbongkar
76
76. Sang Kera
77
77. Dendam Lama
78
78. Sulit
79
79. Bertarung kembali
80
80. Mencoba
81
81. Segel Wadah
82
82. Kekuatan
83
83. Lin Mei
84
84. Ibunda
85
85. Bisa
86
86. Kenyataan
87
87. Ibu Hebat
88
88. Kecurigaan
89
89. Pencarian
90
90. Perkumpulan
91
91. Terimakasih Guru
92
92. Keributan
93
93. Perlawanan Jia Li
94
94. Belum Saatnya
95
95. Kembalinya
96
96. Kedatangan Qingyu
97
97. Adik

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!