Pertemuan yang disengaja A

Valen baru saja membuka pintu Indomaret, bersiap untuk pulang saat jam kerjanya dinyatakan selesai sejak 2 jam yang lalu. Tapi saat ia baru saja akan melangkahkan kakinya ke teras luar, suara yang ia kenal memanggil namanya dengan tangan yang melambai.

valen terdiam, cukup kaget dengan apa yang baru saja ia lihat. Tapi setelahnya, ia tersenyum, meski senyum yang ia hasilkan agak canggung. Ini pertama kalinya ia bertemu dengan Mami Irene di luar klub malam. Dan, bagaimana Mami Irene tau tempat kerjanya? 

 "Valen ayo sini!" Irene melambaikan tangan mengajak Valen untuk berjalan mendekati mobilnya.

Valen mengangguk lalu melangkahkan kaki jenjangnya menuju dimana Irene berada. 

Irene tersenyum saat Valen sudah berada di depannya. "Apa kamu udah selesai bekerja?" Valen mengangguk kecil. "Kau sudah membaca pesan dariku?" Tanya Mami Irene lagi.

"Sudah."

Irene mengangguk lalu membuka pintu mobil untuk Valen. Valen terdiam sambil menatap wajah Irene dengan raut bingung.

Irene mengedikkan kepalanya. "Masuklah nanti aku jelaskan kita mau kemana," ucap Irene akhirnya, seakan tau arti dari tatapan bingung dari Valen.

Valen menarik napas lantas mengangguk. Ia pun masuk kedalam mobil dengan diikuti Mami Irene. Mereka duduk di kursi penumpang. Mobil pun melaju jalan, keluar dari parkiran Indomaret menuju jalan raya.

"Apa harimu berjalan dengan lancar?"

Valen menghela napas lelah, sejujurnya harinya tidak berjalan dengan lancar karena banyak sekali dramanya. Bagaimana ia yang berubah profesi menjadi tukang angkut. Karena cuma masuk berdua. Dan ada jadwal barang datang. Mulai dari roti, buah, produk kering dan lain-lainnya. Sudah pasti badannya saat ini benar-benar remuk redam. Dan kesialannya bukan di situ saja, karena gajinya harus dikurangi karena ada barang yang hilang selama pemeriksaan barang. Untung saja ia memiliki 2 pekerjaan saat ini, jika tidak tentu saja ia akan pusing dibuatnya.

"Sepertinya tidak." Lanjut Mami Irene lagi saat melihat raut wajah Valen dengan terkekeh kecil di akhir kalimatnya.

Valen mengangguk dengan tersenyum kecil sebagai respon lalu menolehkan wajahnya ke arah samping untuk menatap wajah lawan bicaranya. "Kita mau kemana, Mam? Dan bagaimana Mami tau aku kerja disini?"

Irene menarik sudut-sudut bibirnya lalu tangannya terangkat untuk menyelipkan helaian rambut sebelah kanan ke telinga Valen. "Bukan hal yang sulit untuk mendapatkan informasi tentangmu, Valen. Dan Kita akan bersenang-senang menganti harimu yang tidak lancar itu," katanya kemudian

Valen terdiam sambil menaikkan satu alisnya terlihat bingung. "Sudahlah jangan dipikirkan aku tau tempat kerja mu dari mana. Yang harus kamu tau sore ini, kita akan bersenang-senang. Apa kamu pernah merasakan spa sebelumnya?"

Valen hanya menggeleng kepalanya.

Irene mengangguk. "Oke, kita pergi ke tempat spa, abis itu shopping. Tapi sebelum itu, kita makan dulu, pasti kamu belum makan," Lanjut Mami Irene.

Valen menarik napas. Lalu menoleh pada Mami Irene. "Maaf Mami sebelumnya, aku mau pulang aja."

"Loh kenapa?" Tanya Irene kaget.

Valen menghela napas. "Mami kan tau aku lagi butuh uang, bukan lagi kebanyakan uang," tuturnya memberi tahu.

Irene tertawa saat mendengar penuturan itu. "Astaga Valen, kamu ko jadi anak lucu banget. Mami tau kamu lagi butuh uang. Mangkanya Ma-"

"Karena itu, mending aku pulang aja. Dari pada ke sana, aku jadi laper mata 'kan bisa bahaya." Potong Valen cepat.

Irene tersenyum. "Udah kamu tenang aja 'kan Mami yang bawa kamu, jadi Mami yang akan bayar semua. Kamu nggak perlu khawatir tentang uang. Oke cantik."

Valen menghela napasnya lalu mengangguk dengan bibir yang tersenyum.

Terpopuler

Comments

Muzaata Alenmiyu

Muzaata Alenmiyu

kayaknya dikit banget thor up nya 🤭

2023-11-07

0

lihat semua
Episodes
1 prolog
2 tolong
3 klub Moonlight
4 hari pertama kerja
5 Sebuah patah hati
6 Di kala senja
7 Tamu tak terduga A
8 Tamu tak terduga B
9 Tidak ada harapan
10 Sebuah kenangan
11 Tamu tak diundang
12 Hadiah pertemuan
13 Sebuah tawaran
14 Satu mobil
15 Obrolan di dalam mobil
16 Sarapan pagi yang kacau
17 Pertemuan yang disengaja A
18 Pertemuan yang disengaja B
19 Semua karena terpaksa
20 Dunia ternyata sempit, ya!
21 Buka matanya!
22 Berdebar-debar
23 Sebuah penyatuan A
24 Sebuah penyatuan B
25 Sebuah rasa
26 Pulang
27 Di jenguk
28 Melihat
29 ungkapan perasaan
30 Marinka A
31 Marinka B
32 Tidak sesuai harapan
33 kesibukan Arion 1
34 kesibukan Arion 2
35 moonlight 1
36 moonlight 2
37 moonlight 3
38 Arion berhenti
39 Perkelahian 1
40 perkelahian 2
41 sebuah tawaran
42 Kebersamaan Valen dan Daniel 1
43 kebersamaan Valen dan Daniel 2
44 kebersamaan Valen dan Daniel 3
45 kambing hitam
46 Minta di traktir
47 perbincangan di dalam mobil 1
48 perbincangan di dalam mobil 2
49 perbincangan di dalam mobil 3
50 Di rumah Valen 1
51 Di rumah Valen 2
52 pemotretan 1
53 pemotretan 2
54 Obrolan dimeja makan.
55 Ditraktir
56 Calon suami 1
57 Calon suami 2
58 kebersamaan Valen dan Bianca 1
59 kebersamaan Valen dan Bianca 2
60 Valen dibuat salting 1
61 Valen dibuat salting 2
62 Menunggu jawaban
63 Valen memberi jawaban
64 Berjalan beriringan
65 Percakapan ayah dan anak
66 Patah hatinya Daniel
67 sebuah informasi
68 Obrolan malam 1
69 Obrolan malam 2
70 Aku sayang kamu
71 Kebohongan yang lainnya
72 Tawaran
73 persiapan tahun baru
74 perdebatan pertama
75 Tamu yang tidak diharapkan
76 Menjadi tidak nyaman
77 Harapan tahun baru
78 pelukan dari belakang
79 Pindah rumah
80 Hari yang panjang
Episodes

Updated 80 Episodes

1
prolog
2
tolong
3
klub Moonlight
4
hari pertama kerja
5
Sebuah patah hati
6
Di kala senja
7
Tamu tak terduga A
8
Tamu tak terduga B
9
Tidak ada harapan
10
Sebuah kenangan
11
Tamu tak diundang
12
Hadiah pertemuan
13
Sebuah tawaran
14
Satu mobil
15
Obrolan di dalam mobil
16
Sarapan pagi yang kacau
17
Pertemuan yang disengaja A
18
Pertemuan yang disengaja B
19
Semua karena terpaksa
20
Dunia ternyata sempit, ya!
21
Buka matanya!
22
Berdebar-debar
23
Sebuah penyatuan A
24
Sebuah penyatuan B
25
Sebuah rasa
26
Pulang
27
Di jenguk
28
Melihat
29
ungkapan perasaan
30
Marinka A
31
Marinka B
32
Tidak sesuai harapan
33
kesibukan Arion 1
34
kesibukan Arion 2
35
moonlight 1
36
moonlight 2
37
moonlight 3
38
Arion berhenti
39
Perkelahian 1
40
perkelahian 2
41
sebuah tawaran
42
Kebersamaan Valen dan Daniel 1
43
kebersamaan Valen dan Daniel 2
44
kebersamaan Valen dan Daniel 3
45
kambing hitam
46
Minta di traktir
47
perbincangan di dalam mobil 1
48
perbincangan di dalam mobil 2
49
perbincangan di dalam mobil 3
50
Di rumah Valen 1
51
Di rumah Valen 2
52
pemotretan 1
53
pemotretan 2
54
Obrolan dimeja makan.
55
Ditraktir
56
Calon suami 1
57
Calon suami 2
58
kebersamaan Valen dan Bianca 1
59
kebersamaan Valen dan Bianca 2
60
Valen dibuat salting 1
61
Valen dibuat salting 2
62
Menunggu jawaban
63
Valen memberi jawaban
64
Berjalan beriringan
65
Percakapan ayah dan anak
66
Patah hatinya Daniel
67
sebuah informasi
68
Obrolan malam 1
69
Obrolan malam 2
70
Aku sayang kamu
71
Kebohongan yang lainnya
72
Tawaran
73
persiapan tahun baru
74
perdebatan pertama
75
Tamu yang tidak diharapkan
76
Menjadi tidak nyaman
77
Harapan tahun baru
78
pelukan dari belakang
79
Pindah rumah
80
Hari yang panjang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!