Satu mobil

Tin!

Tin!

Tin!

Suara klakson mobil yang berbunyi membuat atensi Valen teralihkan. Menatap mobil berwarna merah yang berhenti tepat di depannya. Valen menghembuskan napas kasarnya ketika ia menyadari siapa pemilik mobil tersebut. Mobil yang tadi siang sempat ia lihat terparkir di depan Indomaret.

Tak lama kemudian kaca mobil depan perlahan-lahan turun memperlihatkan orang yang berada di balik pengemudi. Valen langsung beranjak dari tempat duduknya ketika Daniel yang ternyata berada di balik pengemudi. Valen lantas melepaskan headset dari telinganya.

"Malam Pak Daniel," sapa Valen ramah ketika ia sudah berada di samping mobil.

Daniel tersenyum. "Malam. Kamu mau berangkat kerja? Kalo iya, bareng aja sama saya kesana. Kita satu tujuan ini, dari pada kamu kelamaan tunggu bus yang datang." Ajak Daniel ramah.

Tapi sedetik setelah Daniel selesai berbicara suara tawa dari kursi penumpang terdengar. Membuat Valen urung membalas perkataan Daniel. "Kemasukan setan apa lo sampe baik banget sama orang? Jangan mau di ajak-ajak sama nih orang, nanti ujung-ujungnya di bawa ke atsa ranjang." Daniel hanya tersenyum saat mendengar penuturan itu.

Valen hafal betul dengan suara itu tanpa melihat orangnya siapa. Dia adalah Arion kalendra Damian pengusaha pakaian yang terbilang sangat terkenal dan sukses. Tapi sayang attitude-nya tidak mencerminkan bahwa dia seorang pengusaha yang sukses. Mulut cowok satu itu agak lain sepertinya. Apa lagi tadi siang ia baru saja di beri satu kotak kon_dom sebagai hadiah pertemuan. Menganggap semua wanita gampang untuk ia bawa ke atas ranjang. Seakan adegan celap-celup sudah menjadi hal lumrah untuk dirinya.

Valen menghiraukan ucapan dari laki-laki itu, seakan orang yang tadi berucap tidak ada sama sekali, alias ia abaikan. "Nggak usah Pak, makasih. Saya naik bus aja." Tolak Valen secara halus lebih tepatnya ia tidak ingin satu mobil dengan Arion pria gila yang sayangnya sangat tampan menurutnya.

Bagaimana tidak tampan jika laki-laki itu memiliki hidung yang mancung, bibir yang terlihat imut di matanya dengan garis rahang yang tegas, memiliki sorot mata yang tajam belum lagi bulu mata yang lebat dan lentik untuk ukuran pria. Semua yang ada pada dirinya sangat pas.

"Udah Valen cepetan naik! Mulut setan ini mah jangan di dengerin. Dia mah, emang gitu. Maklum aja baru keluar dari kandang, jadi agak buas dan belum ketemu pawang yang cocok untuk mengendalikannya, " balas Daniel kemudian yang langsung mendapatkan tinjuan di perut bagian depan. Daniel meringis kesakitan tapi setelahnya terkekeh.

Valen hanya tersenyum.

Arion mendengus sambil mengalihkan pandangannya ketika matanya tak sengaja bersitatap dengan Valen. Daniel menarik sudut-sudut bibirnya tinggi ketika Valen menatap dirinya dalam diam.

Valen yang merasa tak enak hati menolak untuk yang kedua kalinya, akhirnya mengangguk kecil. Lagi pula hujan yang turun semakin banyak, ia juga tidak ingin berlama-lama berada di halte bus seorang diri dalam keadaan udara dingin.

Pada akhirnya tangan Valen memanjang untuk membuka pintu belakang. Wangi woody langsung tercium di indranya ketika Vallen membuka pintu. Wangi dari cendana dan kayu manis begitu menusuk hidungnya. Itu wangi parfum dari Arion. Wangi yang sama persis ketika laki-laki itu membuka pintu Indomaret.

Valen pun duduk di bangku belakang dalam diam. Mobil pun melaju ke tengah jalan. Suara merdu dari Andmesh Kamaleng mengalun merdu dari radio yang di putar, menyanyikan sebuah lagu 'Hanya Rindu' memecah keheningan malam.

'kuingin saat ini, engkau ada disini, tertawa bersamaku, seperti dulu lagi.'

......Valentina Maudy Aditya......

• Sampai disini bagaimana dengan ceritanya?

• Bosankah atau nggak seru

• Jika suka dengan novel ini jangan lupa dukungannya untuk Novel ini dengan cara like dan komentarnya.

• Salam sayang dari author Phio 💋💋

Terpopuler

Comments

Muzaata Alenmiyu

Muzaata Alenmiyu

aku suka thor,, walo awal" komennya begitu 🤭🙏🏼 lanjut thor 💪 nanti pawang arion si valen kan ya 😁

2023-11-01

1

lihat semua
Episodes
1 prolog
2 tolong
3 klub Moonlight
4 hari pertama kerja
5 Sebuah patah hati
6 Di kala senja
7 Tamu tak terduga A
8 Tamu tak terduga B
9 Tidak ada harapan
10 Sebuah kenangan
11 Tamu tak diundang
12 Hadiah pertemuan
13 Sebuah tawaran
14 Satu mobil
15 Obrolan di dalam mobil
16 Sarapan pagi yang kacau
17 Pertemuan yang disengaja A
18 Pertemuan yang disengaja B
19 Semua karena terpaksa
20 Dunia ternyata sempit, ya!
21 Buka matanya!
22 Berdebar-debar
23 Sebuah penyatuan A
24 Sebuah penyatuan B
25 Sebuah rasa
26 Pulang
27 Di jenguk
28 Melihat
29 ungkapan perasaan
30 Marinka A
31 Marinka B
32 Tidak sesuai harapan
33 kesibukan Arion 1
34 kesibukan Arion 2
35 moonlight 1
36 moonlight 2
37 moonlight 3
38 Arion berhenti
39 Perkelahian 1
40 perkelahian 2
41 sebuah tawaran
42 Kebersamaan Valen dan Daniel 1
43 kebersamaan Valen dan Daniel 2
44 kebersamaan Valen dan Daniel 3
45 kambing hitam
46 Minta di traktir
47 perbincangan di dalam mobil 1
48 perbincangan di dalam mobil 2
49 perbincangan di dalam mobil 3
50 Di rumah Valen 1
51 Di rumah Valen 2
52 pemotretan 1
53 pemotretan 2
54 Obrolan dimeja makan.
55 Ditraktir
56 Calon suami 1
57 Calon suami 2
58 kebersamaan Valen dan Bianca 1
59 kebersamaan Valen dan Bianca 2
60 Valen dibuat salting 1
61 Valen dibuat salting 2
62 Menunggu jawaban
63 Valen memberi jawaban
64 Berjalan beriringan
65 Percakapan ayah dan anak
66 Patah hatinya Daniel
67 sebuah informasi
68 Obrolan malam 1
69 Obrolan malam 2
70 Aku sayang kamu
71 Kebohongan yang lainnya
72 Tawaran
73 persiapan tahun baru
74 perdebatan pertama
75 Tamu yang tidak diharapkan
76 Menjadi tidak nyaman
77 Harapan tahun baru
78 pelukan dari belakang
79 Pindah rumah
80 Hari yang panjang
Episodes

Updated 80 Episodes

1
prolog
2
tolong
3
klub Moonlight
4
hari pertama kerja
5
Sebuah patah hati
6
Di kala senja
7
Tamu tak terduga A
8
Tamu tak terduga B
9
Tidak ada harapan
10
Sebuah kenangan
11
Tamu tak diundang
12
Hadiah pertemuan
13
Sebuah tawaran
14
Satu mobil
15
Obrolan di dalam mobil
16
Sarapan pagi yang kacau
17
Pertemuan yang disengaja A
18
Pertemuan yang disengaja B
19
Semua karena terpaksa
20
Dunia ternyata sempit, ya!
21
Buka matanya!
22
Berdebar-debar
23
Sebuah penyatuan A
24
Sebuah penyatuan B
25
Sebuah rasa
26
Pulang
27
Di jenguk
28
Melihat
29
ungkapan perasaan
30
Marinka A
31
Marinka B
32
Tidak sesuai harapan
33
kesibukan Arion 1
34
kesibukan Arion 2
35
moonlight 1
36
moonlight 2
37
moonlight 3
38
Arion berhenti
39
Perkelahian 1
40
perkelahian 2
41
sebuah tawaran
42
Kebersamaan Valen dan Daniel 1
43
kebersamaan Valen dan Daniel 2
44
kebersamaan Valen dan Daniel 3
45
kambing hitam
46
Minta di traktir
47
perbincangan di dalam mobil 1
48
perbincangan di dalam mobil 2
49
perbincangan di dalam mobil 3
50
Di rumah Valen 1
51
Di rumah Valen 2
52
pemotretan 1
53
pemotretan 2
54
Obrolan dimeja makan.
55
Ditraktir
56
Calon suami 1
57
Calon suami 2
58
kebersamaan Valen dan Bianca 1
59
kebersamaan Valen dan Bianca 2
60
Valen dibuat salting 1
61
Valen dibuat salting 2
62
Menunggu jawaban
63
Valen memberi jawaban
64
Berjalan beriringan
65
Percakapan ayah dan anak
66
Patah hatinya Daniel
67
sebuah informasi
68
Obrolan malam 1
69
Obrolan malam 2
70
Aku sayang kamu
71
Kebohongan yang lainnya
72
Tawaran
73
persiapan tahun baru
74
perdebatan pertama
75
Tamu yang tidak diharapkan
76
Menjadi tidak nyaman
77
Harapan tahun baru
78
pelukan dari belakang
79
Pindah rumah
80
Hari yang panjang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!