Setelah bermenit-menit kepergian Jessica, Arion menjadi tidak fokus untuk bekerja. Laki-laki itu menghela napas panjang lantas membuka laci yang berada di bawah meja kerjanya lalu mengambil satu bungkus rokok. Membuka penutup bungkusan rokok itu, berniat mengambil isinya yang ternyata kosong. Dengan raut kesal Arion mer_emas bungkusan itu lantas melemparnya ke sembarang arah.
Ketika Arion ingin berdiri dari kursi kerjanya tiba-tiba saja suara ponselnya berdering. Tak urung Arion mengambil ponselnya yang berada di saku celana. Arion membaca nama yang tertera di layar ponsel.
Irene
Arion berdecak lantas mengabaikan panggilan itu begitu saja. Dirinya sedang tidak ingin meladeni wanita pengila uang itu. Paling juga seperti biasa, menawarkan barang yang menurutnya baru. Bukannya yang baru itu yang masih tersegel dan bukan bekas orang lain pikir Arion sambil berlalu keluar dari ruangannya.
Dara– sekretaris Arion berdiri dari duduknya saat melihat atasannya itu keluar dari ruang kerja.
"Kalau ada yang mencari ku bilang saja aku ada janji di luar," ucap Arion ketika ia melewati meja sekretarisnya. Dara pun mengangguk.
Arion pun menuju mobil new audi R8 facelift berwarna merah yang terparkir sempurna di basement lalu mengendarai mobilnya keluar dari gedung kantor menuju apartemen sahabatnya.
Tapi di tengah-tengah perjalanannya mobil itu pun menepi di sebuah ruko. Arion keluar dari dalam mobil sebelum akhirnya melangkahkan tungkai kaki panjangnya memasuki mini market.
"Selamat datang di Indomaret, selamat berbelanja," ucap pegawai kasih dengan sangat ramah ketika Arion membuka pintu.
Arion mengacuhkan ucapan kasir tersebut sambil melebarkan langkah kakinya menuju keranjang belanjaan lalu mengambilnya satu.
Arion langsung menuju lemari pendingin di mana berbagai minuman sudah tersusun rapih. Ia pun mengambil beberapa kaleng bir dan soda sebelum akhirnya berpindah menuju rak makanan ringan. Arion mengambil sebungkus kacang atom, keripik singkong, keripik tempe. Setelah selesai dengan belanjanya Arion berjalan menuju meja kasir.
Pegawai perempuan yang sedang berjaga pun dengan cekatan mengeluarkan belanjanya dari dalam keranjang untuk dihitung. Arion diam sambil memperhatikan petugas kasir itu lakukan, memasukkan kode barang pada sistem.
"Apa ada lagi?" Tanya perempuan itu tanpa mau mengangkat wajahnya.
Arion menaikan satu alisnya ketika wanita itu berbicara. Ia seperti pernah mendengar suara wanita yang ada di depannya saat ini, tapi ia ragu dimana. Pada akhirnya Arion pun mengabaikan praduganya.
"Rokok 3 bungkus," jawab Arion. Petugas itu pun mengambil rokok yang ada di belakang tubuhnya lalu memasukkan kode barang pada sistem.
"Maaf, apa ada kantong belanjanya?"
"Tidak ada."
"Apa sekalian mau beli sama kantong belanjanya juga?"
"Apa kita pernah bertemu?" Tanya Arion sambil terus mengingat suara wanita di depannya.
Petugas kasir itu hanya menggeleng kepala dengan wajah tertunduk.
"Semuanya 185 ribu."
Arion pun merogoh dompet, mengeluarkan kartu kredit hitam miliknya lalu menyodorkan pada petugas kasir sambil menerbitkan senyumnya ketika ia ingin dengan suara wanita itu. Pandangan matanya tak lepas dari petugas kasir tersebut.
"Moonlight," ucap Arion saat wanita itu mengambil kartu kreditnya. Perkataan Arion membuat petugas kasir itu mengangkat wajahnya yang langsung diam membeku dengan kartu kredit di tangannya.
Arion terkekeh kecil. "Sekarang aku ingat, ternyata kau yang pernah menumpahkan minuman kepadaku dan aku anggap hutang."
Wanita itu terlihat menarik napas panjang tidak merespon dan mulai memasukan kartu kredit pada alat EDC untuk pembayaran.
"Aku tambah ini," Kata Arion sambil menaruh 2 bungkus kon_dom ke atas meja kasir yang membuat wanita itu menghentikan kegiatannya. Wanita itu pun melirik dari balik bulu mata lentiknya sebelum akhirnya mengambil 2 bungkus pengaman itu untuk dihitung.
Setelah selesai. Arion menerima kartu kreditnya kembali dengan kantung belanjaannya. Arion pun tersenyum ketika wanita itu menatap wajahnya dengan tampang datar.
Setelah semuanya selesai, alih-alih keluar Arion malah merogoh kantung belanjaannya mencari sesuatu di dalamnya sebelum akhirnya mengeluarkan 1 bungkus kon_dom yang langsung ia taruh diatas meja kasir. Petugas kasir menatap bingung dalam diam.
"Hadiah pertemuan."
Setelah mengatakan itu Arion melangkah kakinya keluar dengan seutas senyum ketika ia melihat mata dari wanita itu melotot tajam.
...Arion kalendra Damian ...
Biodata
• Usia 28 tahun
• Tinggi badan 175
• Zodiak pisces
• Suka main basket
• pemain favoritnya Kobe Bryant
• makanan favoritnya makanan pedas, seafood, telur kocok.
• Suka mengoleksi kendaraan mobil maupun motor dan sepatu basket
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 80 Episodes
Comments
Muzaata Alenmiyu
lanjut thor 💪 tinggal nunggu visualnya valen 🤭
2023-10-31
0