Haruskah Mengakui Yusuf Sebagai Suami?

"Tidak sama sekali, Silvia. Kamu sama sekali bukan beban saya. Saya bersyukur bisa memilikimu," ucap Yusuf sembari tersenyum hangat kepada Silvia.

Keduanya kini mempersiapkan barang-barang yang akan mereka bawa pulang ke rumah orang tua Yusuf. Dengan hati bimbang, Silvia menarik kopernya sangat pelan sembari melamun.

"Sudah siap?" tanya Yusuf. Silvia mengangguk dan mereka berangkat bersama.

***

Pada waktu yang sama, Yunika beserta keluarganya pun mengungsi ke luar kota yang jauh dari kota tempat tinggal mertua Silvia.

"Suf. Mobil di depan itu kok kayak mobilnya Yunika, ya. Coba pepet, Suf," ucap Silvia.

Benar, mobil merah itu adalah Yunika dan keluarganya. Silvia membuka kaca mobil dan meneriaki Yunika sangat kencang. Hingga mereka saling melambaikan tangan dan berjanji untuk kembali bertemu di lain waktu, meskipun jauh. Tidak lama dari obrolan mereka, sepasang mata Yusuf melihat 2 anak kecil sedang terduduk lesu di pinggiran jalan.

Usai lampu merah, Yusuf kembali berjalan lirih, namun kemudian dia berhenti sedikit maju dari posisi anak itu duduk. Silvia terkejut dan memandang Yusuf yang sedang melepas sabuk pengamannya.

"Kok berhenti, Suf?" tanya Silvia.

"Mau ke anak itu sebentar, Bi. Albi mau ikut?"

Silvia menggelengkan kepalanya. Dia terus mengamati gerak-gerik Yusuf. Rupanya pria yang sangat mencintainya itu sedang memberikan sedekahnya untuk kedua anak jalanan yang sedang letih lesu.

Silvia ikut turun, menyusul Yusuf dan mendengar semua obrolan mereka. Dengan hati penuh haru, diam-diam Silvia merekamnya untuk kenangan pribadinya.

"Sayang. Ayo masuk, kita lanjutkan perjalanan," ucap Yusuf saat itu.

"Mereka kenapa?" tanya Silvia–menyelidik.

"Belum makan, karena uang ngamennya belum cukup untuk beli nasi. Tapi sudah saya ka—"

"Kalian mau ikut aku ke warung depan sana, gak? Kita beli makan disana, naik mobil aku. Mau gak?" Pertanyaan Silvia memutus ucapan Yusuf. Tetapi 2 anak jalanan itu hanya memandang Silvia dengan wajah sungkan. Mereka menolak ajakan Silvia.

"Terima kasih, Mbak. Nanti kami beli sendiri saja, tadi sudah dikasih mas itu." Anak laki-laki tinggi kurus, menunjuk Yusuf.

Silvia menoleh, "Gak apa-apa, Dek. Uangnya buat besok atau nanti malam. Sekarang makan bersama sama aku aja. Mau 'kan?"

Dengan segala bujuk rayu, akhirnya kedua anak itu mau ikut dengan Silvia dan Yusuf. Tetapi ada hal lain yang membuat Silvia menangis.

Kala salah seorang anak jalanan itu menyuruh temannya untuk duduk dibawah kursi, agar kursi mobilnya tidak kotor.

"Adek, kenapa duduk disitu? Duduk di kursi, dong!" ucap Silvia sedikit berteriak sembari membuka pintu depan.

"Nggak, Mbak. Nanti kursinya kotor, kena bajuku," ucap anak tersebut.

"Masyaallah, gak apa-apa, Sayang! Bajumu bersih, kok. Lagian nanti bisa dicuci kalau kotor. duduk lah di kursi, aku mohon."

Perkataan terakhir Silvia membuat hati Yusuf semakin bergetar. Dia semakin jatuh cinta dengan Silvia dan hatinya semakin yakin, tidak akan menceraikan Silvia.

Sampai di warung padang, mereka berempat turun dan masuk–mencari tempat duduk. Memesan banyak makanan, tanpa bertanya dulu kepada kedua anak jalanan itu. Sebab ia yakin, anak-anak tersebut pasti sungkan kalau harus memilih makanan sendiri.

"Silvia .." Tiba-tiba seseorang memanggil namanya. Yusuf dan Silvia menoleh.

Betapa terkejutnya Silvia, karena orang yang memanggil namanya adalah Andrew–mantan pacarnya yang akan menikah dengan Renata.

"Andrew," ucap lirih Silvia sembari saling pandang dengan Yusuf.

"Sama siapa kamu disini?" tanya Andrew, tanpa ia ketahui kalah ada Yusuf disampingnya.

Ya, benar. Andrew belum mengenal Yusuf dan belum tahu wajah Yusuf. Begitu juga dengan Yusuf yang baru pertama kali ini melihat Andrew yang selalu disebut-sebut istrinya dan masih dicintai oleh istrinya.

Yusuf memilih diam, kala itu. Dia tidak ingin merusak kebahagiaan Silvia dengan mengatakan kalau dia adalah suaminya. Yusuf ingin tahu, Silvia akan menjawab apa tentangnya.

"Em .. A–aku, sama mereka berdua. Kasihan, belum makan, jadinya aku ajak makan bareng disini," ucap Silvia yang membuat hati Yusuf sedikit terasa sesak.

"Berarti kamu sendirian? Terus motormu dimana? Kok nggak ada?" tanya Andrew lagi.

Episodes
1 Takdir Yang Tak Diharapkan
2 Sakit Hati Part 1
3 Renata dan Andrew Kembali Bertemu
4 Pelukan Pertama Sang Istri
5 Baper tapi Gengsi
6 Cintamu Menyentuh Hati
7 Dibalik Canda Tawa
8 Kebesaran Hati Yusuf
9 Sepuluh Hari Pernikahan
10 Demi Amanat Tuhanku
11 Seperti Fir'aun dan Asiyah
12 Haruskah Mengakui Yusuf Sebagai Suami?
13 Sakit Hati Part 2
14 Pergi Tanpa Pamit
15 Dihantui Ketegangan
16 Cemburu Tanpa Disadari
17 Dakwah Cinta Yusuf
18 Merenung Part 1
19 Rayuan Andrew
20 Kencan dengan Mantan
21 Memantau Istri Di Tempat Karaoke
22 Lelaki Bodoh Bagi Silvia
23 Mengemis Cinta Istri
24 Apakah Silvia Akan Menyatakan Cintanya?
25 Kode Keras Mertua
26 Pagi Bergetar
27 Allah Permanenkan Namamu Dihatiku
28 Yusuf, I Love You
29 Kode Minta Nafkah Batin
30 Bermanja Halal
31 Romantisnya Yusuf
32 Fitnah Sang Murit
33 Watak Asli Silvia Akhirnya Terbongkar
34 Jangan Tinggalkan Saya
35 Dilema
36 Tanyakan PadaNya
37 Dua Hari Kemudian
38 Bikin Adek, Yuk
39 Kekonyolan Silvia
40 Ada Apa Di Pondok, Saat Silvia Pergi?
41 Apakah Wati Bisa Selamat?
42 LDR (Lemas Dilanda Rindu)
43 Akankah Firasat Silvia Terjadi?
44 Manjamu Bikin Candu
45 Tersinggung
46 Demi Silvia
47 Apa Yang Akan Haji Udin Sampaikan?
48 Trauma Menjadi Pemicu
49 Perubahan Silvia
50 Kasih Sayang Yusuf Tiada Habisnya
51 Tabiat Asli Yusuf Yang Manja
52 Belajar Memasak Bareng Chef Yusuf
53 Sisir Cinta
54 14 Desember 2018
55 Kisah haru Nadine
56 Bu Siti Terharu
57 Hikmah Dibalik Musibah
58 Saya Cemburu
59 Siapa Bapak Itu?
60 Baiti Jannati
61 KERINDUAN
62 Benarkah Silvia Saudara Tiri Nadine?
63 Tespack Pertama
64 Satu Bulan Kemudian
65 Apakah Silvia Akan Segera Bertemu Sang Ayah?
66 An Nisa 129
67 Kebaikan Hati Nadine
68 Keluar dari KK Orangtua
69 Kala Pengakuan Terbongkar
70 Cerita Dibalik Hujan
71 Apakah Silvia Hamil?
72 Biar Aku Pergi Jika Tak Lagi Dihargai
73 Nekat Operasi
74 Hanya Milikmu
75 Baktiku Hanya Untukmu
76 Coklat Manis Semanis Cintamu
77 Jelang Operasi Pertama
78 Hikmah Dibalik Rasa Sakit
79 Akan Indah Pada Waktunya
80 Kumencintaimu Karena Allah
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Takdir Yang Tak Diharapkan
2
Sakit Hati Part 1
3
Renata dan Andrew Kembali Bertemu
4
Pelukan Pertama Sang Istri
5
Baper tapi Gengsi
6
Cintamu Menyentuh Hati
7
Dibalik Canda Tawa
8
Kebesaran Hati Yusuf
9
Sepuluh Hari Pernikahan
10
Demi Amanat Tuhanku
11
Seperti Fir'aun dan Asiyah
12
Haruskah Mengakui Yusuf Sebagai Suami?
13
Sakit Hati Part 2
14
Pergi Tanpa Pamit
15
Dihantui Ketegangan
16
Cemburu Tanpa Disadari
17
Dakwah Cinta Yusuf
18
Merenung Part 1
19
Rayuan Andrew
20
Kencan dengan Mantan
21
Memantau Istri Di Tempat Karaoke
22
Lelaki Bodoh Bagi Silvia
23
Mengemis Cinta Istri
24
Apakah Silvia Akan Menyatakan Cintanya?
25
Kode Keras Mertua
26
Pagi Bergetar
27
Allah Permanenkan Namamu Dihatiku
28
Yusuf, I Love You
29
Kode Minta Nafkah Batin
30
Bermanja Halal
31
Romantisnya Yusuf
32
Fitnah Sang Murit
33
Watak Asli Silvia Akhirnya Terbongkar
34
Jangan Tinggalkan Saya
35
Dilema
36
Tanyakan PadaNya
37
Dua Hari Kemudian
38
Bikin Adek, Yuk
39
Kekonyolan Silvia
40
Ada Apa Di Pondok, Saat Silvia Pergi?
41
Apakah Wati Bisa Selamat?
42
LDR (Lemas Dilanda Rindu)
43
Akankah Firasat Silvia Terjadi?
44
Manjamu Bikin Candu
45
Tersinggung
46
Demi Silvia
47
Apa Yang Akan Haji Udin Sampaikan?
48
Trauma Menjadi Pemicu
49
Perubahan Silvia
50
Kasih Sayang Yusuf Tiada Habisnya
51
Tabiat Asli Yusuf Yang Manja
52
Belajar Memasak Bareng Chef Yusuf
53
Sisir Cinta
54
14 Desember 2018
55
Kisah haru Nadine
56
Bu Siti Terharu
57
Hikmah Dibalik Musibah
58
Saya Cemburu
59
Siapa Bapak Itu?
60
Baiti Jannati
61
KERINDUAN
62
Benarkah Silvia Saudara Tiri Nadine?
63
Tespack Pertama
64
Satu Bulan Kemudian
65
Apakah Silvia Akan Segera Bertemu Sang Ayah?
66
An Nisa 129
67
Kebaikan Hati Nadine
68
Keluar dari KK Orangtua
69
Kala Pengakuan Terbongkar
70
Cerita Dibalik Hujan
71
Apakah Silvia Hamil?
72
Biar Aku Pergi Jika Tak Lagi Dihargai
73
Nekat Operasi
74
Hanya Milikmu
75
Baktiku Hanya Untukmu
76
Coklat Manis Semanis Cintamu
77
Jelang Operasi Pertama
78
Hikmah Dibalik Rasa Sakit
79
Akan Indah Pada Waktunya
80
Kumencintaimu Karena Allah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!