Sakit Hati Part 1

Hampir saja Yusuf membuka pintu kamar Silvia. Tetapi tiba-tiba dia teringat, kalau dirinya belum belanja untuk masak menu makan hari ini.

“Pasti Silvia belum bangun,”tutur batinnya.

Dia kembali turun, menuju dapur lebih dulu untuk memastikan keberadaan istrinya. Benar dugaannya. Tidak ada Silvia di dapur, bahkan di luar rumah. Yusuf menggelengkan kepalanya, lalu mengambil motornya dan mengunci pintu rumah Silvia.

“Sabar, Suf ... Sabar,”gerutunya.

“Wah, si ganteng pagi-pagi sudah rapi banget, mau kemana?”sapa Mang Rojik–salah satu tetangga Silvia yang berprofesi penjual bakso.

“Mau belanja, Mang. Pasarnya disini jauh, tidak?”tanya Yusuf.

“Lumayan, Suf. Kalau pakai motor paling-paling sekitar 15 menitan sudah sampai.”

Sudah lama, Mang Rojik tinggal di kampung Silvia. Dia sangat hafal dengan tingkah gadis bungsu itu. Banyak yang bilang, Silvia adalah gadis yang manja. Namun sebagian lain bilang, dia pekerja keras dan selalu mengerjakan apapun sendiri, tanpa mau merepotkan orang.

“Pasti, Neng Silvi belum bangun ya, Suf?”tanya Mang Rojik, menjurus tanpa basa-basi. Yusuf hanya tersenyum, lalu pamit ke pasar dulu karena takut kesiangan.

Baru saja, Yusuf menghilang. Silvia tiba-tiba muncul dari dalam rumah, menuju taman untuk menyiram bunga. Dia sudah mengintip bahkan menguping pembicaraan Yusuf dan Mang Rojik dari ruang tamu yang tidak terlalu jauh jaraknya dari pintu gerbang rumahnya.

“Tumben sudah bangun, Non? ini masih belum jam sebelas loh!”teriak Mang Rojik–meledeknya.

“Iya, punggungnya udah capek, tidur mulu!”sahut Silvia.

Sudah tersirami semua bunga-bunga yang ia tanam. Kini saatnya Silvia memasak untuk sarapannya bersama suami.

“Cowok bodoh. Stok bahan makanan masih ada di kulkas, gak mau lihat dulu,”gerutunya.

Masak ala kadarnya. Telur dadar, sayur bayam dan sambal. Maklum, pengantin baru yang belum jago masak, karena sejak dulu Silvia tidak pernah belajar memasak.

Satu jam berkreasi di dapur seorang diri. Kini semua makanan telah siap disajikan di meja makan, tepat saat Yusuf pulang. Betapa terkejutnya lelaki muda itu, melihat istrinya sudah cantik dan menyiapkan menu sarapan.

“Masyaallah, kamu sudah bangun, Sayang? Sejak kapan? Kok sudah matang semua, masakannya?”

“Sstt! Ini masih pagi ya, Suf. Tolong gak usah cerewet dan banyak nanya, karena itu bikin aku emosi dan mood ku berantakan. Oke!”ujar Silvi dengan suara cetar membahana.

Sang suami hanya bisa diam seraya tersenyum, melihat istri cantiknya pagi-pagi sudah mengomel. Seluruh belanjaan, ia taruh di meja kosong, dekat dengan wastafel.

Saat hendak duduk di kursi makan, ia melihat Silvia sedang kesulitan mengambil toples yang terletak diatas rak yang cukup tinggi.

Tanpa banyak bicara lagi, Yusuf mengambilkan toples tersebut dan memberikannya ke Silvia.

Cup. Tiba-tiba ciuman jahil Yusuf mendarat ke pipi mulus Silvia dan membuat gadis itu menjadi marah-marah dengannya.

“Ih, apaan, sih! Main nyosor aja!”teriak Silvia.

Yusuf terkekeh sembari mengambil piring dan sendok, lalu duduk di samping Silvia.

“Minta tolong ambilkan dong, Sayang,”ujar Yusuf dengan mata sedikit melirik Silvia.

“Ogah. Kamu 'kan punya tangan sendiri, Suf. Ambil gitu aja minta dilayani,”gerutu Silvia.

“Melayani suami, meskipun itu hal sepele, pahalanya besar loh, Sayang. Apa kamu tidak pengen dapat pahala?”

“Gak!”bentak Silvia.

“Istri durhaka. Tidak takut dosa?”

Yusuf terus menggodanya, sampai akhirnya Silvia mau mengambilkan nasi dan lauk untuk Yusuf. Sesekali Yusuf melirik Silvia, sembari tersenyum tipis. Sedikit merasa bahagia, hari ini.

“Kenapa, masaknya hanya ini?”tanya Yusuf.

“Gak bisa masak. Kalau mau makan enak dan banyak menu, cari istri baru aja. Gampang, 'kan? Aku juga seneng kalau kamu ceraikan aku.”

Hati Yusuf mendadak sakit, saat mendengar ucapan istrinya. Tetapi dia tidak ingin terpancing emosi, sehingga dia memilih diam dan hanya mengambil nafas berat.

“Saya tidak pernah menginginkan perceraian. Apapun yang terjadi, saya tidak akan pernah menceraikanmu. Semua problematika ada jalan keluarnya, tanpa harus mempermainkan agama dan janji saya saat ijab qabul,”ucapnya. Yusuf lantas pergi begitu saja dari ruang makan dan keluar membawa motornya.

Gadis bungsu hanya terdiam, merenung. Ada rasa bersalah dalam hatinya, karena sudah bicara yang tidak-tidak ke Yusuf.

“Kamu ini gimana sih, Sil. Punya mulut sadis banget kalau ngomong. Gak cinta ya gak apa-apa, tapi gak gitu juga caranya, Silvia! bodoh, kamu,”ujarnya lirih.

Terpopuler

Comments

maulana syarofa

maulana syarofa

kok pas setelah ijab qobul ga da sanak saudara ya?
tau-tau udah serumah, itupun gak ada orang tua.

2023-11-08

1

maulana syarofa

maulana syarofa

itu udah termasuk bisa masaklah...
tidak semua perempuan itu bs nyambel lhoo..

2023-11-08

0

lihat semua
Episodes
1 Takdir Yang Tak Diharapkan
2 Sakit Hati Part 1
3 Renata dan Andrew Kembali Bertemu
4 Pelukan Pertama Sang Istri
5 Baper tapi Gengsi
6 Cintamu Menyentuh Hati
7 Dibalik Canda Tawa
8 Kebesaran Hati Yusuf
9 Sepuluh Hari Pernikahan
10 Demi Amanat Tuhanku
11 Seperti Fir'aun dan Asiyah
12 Haruskah Mengakui Yusuf Sebagai Suami?
13 Sakit Hati Part 2
14 Pergi Tanpa Pamit
15 Dihantui Ketegangan
16 Cemburu Tanpa Disadari
17 Dakwah Cinta Yusuf
18 Merenung Part 1
19 Rayuan Andrew
20 Kencan dengan Mantan
21 Memantau Istri Di Tempat Karaoke
22 Lelaki Bodoh Bagi Silvia
23 Mengemis Cinta Istri
24 Apakah Silvia Akan Menyatakan Cintanya?
25 Kode Keras Mertua
26 Pagi Bergetar
27 Allah Permanenkan Namamu Dihatiku
28 Yusuf, I Love You
29 Kode Minta Nafkah Batin
30 Bermanja Halal
31 Romantisnya Yusuf
32 Fitnah Sang Murit
33 Watak Asli Silvia Akhirnya Terbongkar
34 Jangan Tinggalkan Saya
35 Dilema
36 Tanyakan PadaNya
37 Dua Hari Kemudian
38 Bikin Adek, Yuk
39 Kekonyolan Silvia
40 Ada Apa Di Pondok, Saat Silvia Pergi?
41 Apakah Wati Bisa Selamat?
42 LDR (Lemas Dilanda Rindu)
43 Akankah Firasat Silvia Terjadi?
44 Manjamu Bikin Candu
45 Tersinggung
46 Demi Silvia
47 Apa Yang Akan Haji Udin Sampaikan?
48 Trauma Menjadi Pemicu
49 Perubahan Silvia
50 Kasih Sayang Yusuf Tiada Habisnya
51 Tabiat Asli Yusuf Yang Manja
52 Belajar Memasak Bareng Chef Yusuf
53 Sisir Cinta
54 14 Desember 2018
55 Kisah haru Nadine
56 Bu Siti Terharu
57 Hikmah Dibalik Musibah
58 Saya Cemburu
59 Siapa Bapak Itu?
60 Baiti Jannati
61 KERINDUAN
62 Benarkah Silvia Saudara Tiri Nadine?
63 Tespack Pertama
64 Satu Bulan Kemudian
65 Apakah Silvia Akan Segera Bertemu Sang Ayah?
66 An Nisa 129
67 Kebaikan Hati Nadine
68 Keluar dari KK Orangtua
69 Kala Pengakuan Terbongkar
70 Cerita Dibalik Hujan
71 Apakah Silvia Hamil?
72 Biar Aku Pergi Jika Tak Lagi Dihargai
73 Nekat Operasi
74 Hanya Milikmu
75 Baktiku Hanya Untukmu
76 Coklat Manis Semanis Cintamu
77 Jelang Operasi Pertama
78 Hikmah Dibalik Rasa Sakit
79 Akan Indah Pada Waktunya
80 Kumencintaimu Karena Allah
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Takdir Yang Tak Diharapkan
2
Sakit Hati Part 1
3
Renata dan Andrew Kembali Bertemu
4
Pelukan Pertama Sang Istri
5
Baper tapi Gengsi
6
Cintamu Menyentuh Hati
7
Dibalik Canda Tawa
8
Kebesaran Hati Yusuf
9
Sepuluh Hari Pernikahan
10
Demi Amanat Tuhanku
11
Seperti Fir'aun dan Asiyah
12
Haruskah Mengakui Yusuf Sebagai Suami?
13
Sakit Hati Part 2
14
Pergi Tanpa Pamit
15
Dihantui Ketegangan
16
Cemburu Tanpa Disadari
17
Dakwah Cinta Yusuf
18
Merenung Part 1
19
Rayuan Andrew
20
Kencan dengan Mantan
21
Memantau Istri Di Tempat Karaoke
22
Lelaki Bodoh Bagi Silvia
23
Mengemis Cinta Istri
24
Apakah Silvia Akan Menyatakan Cintanya?
25
Kode Keras Mertua
26
Pagi Bergetar
27
Allah Permanenkan Namamu Dihatiku
28
Yusuf, I Love You
29
Kode Minta Nafkah Batin
30
Bermanja Halal
31
Romantisnya Yusuf
32
Fitnah Sang Murit
33
Watak Asli Silvia Akhirnya Terbongkar
34
Jangan Tinggalkan Saya
35
Dilema
36
Tanyakan PadaNya
37
Dua Hari Kemudian
38
Bikin Adek, Yuk
39
Kekonyolan Silvia
40
Ada Apa Di Pondok, Saat Silvia Pergi?
41
Apakah Wati Bisa Selamat?
42
LDR (Lemas Dilanda Rindu)
43
Akankah Firasat Silvia Terjadi?
44
Manjamu Bikin Candu
45
Tersinggung
46
Demi Silvia
47
Apa Yang Akan Haji Udin Sampaikan?
48
Trauma Menjadi Pemicu
49
Perubahan Silvia
50
Kasih Sayang Yusuf Tiada Habisnya
51
Tabiat Asli Yusuf Yang Manja
52
Belajar Memasak Bareng Chef Yusuf
53
Sisir Cinta
54
14 Desember 2018
55
Kisah haru Nadine
56
Bu Siti Terharu
57
Hikmah Dibalik Musibah
58
Saya Cemburu
59
Siapa Bapak Itu?
60
Baiti Jannati
61
KERINDUAN
62
Benarkah Silvia Saudara Tiri Nadine?
63
Tespack Pertama
64
Satu Bulan Kemudian
65
Apakah Silvia Akan Segera Bertemu Sang Ayah?
66
An Nisa 129
67
Kebaikan Hati Nadine
68
Keluar dari KK Orangtua
69
Kala Pengakuan Terbongkar
70
Cerita Dibalik Hujan
71
Apakah Silvia Hamil?
72
Biar Aku Pergi Jika Tak Lagi Dihargai
73
Nekat Operasi
74
Hanya Milikmu
75
Baktiku Hanya Untukmu
76
Coklat Manis Semanis Cintamu
77
Jelang Operasi Pertama
78
Hikmah Dibalik Rasa Sakit
79
Akan Indah Pada Waktunya
80
Kumencintaimu Karena Allah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!