MC - Dibalik sikap

Pulang sekolah...

Rana pulang berdua bersama dengan Dean, meski hanya berdua namun pikiran Rana seolah berada ditempat lain. Ia terus melamun dan memandang ke arah lain, berkelana dengan pikirannya. Dean tak begitu memperhatikan sebab sibuk bermain game di ponselnya. Suasana tenang itu berlalu hingga sampai di depan rumah Rana.

"Mau kemana?" Tanya Dean pada Rana yang terus melanjutkan jalannya.

"Oh hehehe udah sampai ya ternyata"

Dean hanya berdehem dan berpamitan pergi. Rana terlihat ragu melepas kepergian kekasihnya kala itu.

"Dean, peluk lagi boleh gak? Apa harus menjauh dulu?" Pinta Rana dengan nada lirih. Ia tertunduk lesuh menatap jalanan.

"Lain kali ya, panas nih"

"Iya, maaf ya. Hati-hati pulangnya" ucap Rana lalu berlari masuk kedalam rumahnya.

Hal itu membuat Dean terdiam memandangi Rana yang berjalan masuk kedalam rumahnya. Ini sangat aneh, biasanya gadis itu akan merengek dan terus memaksa. Tapi kali ini Rana menurut begitu saja dengan perkataan Dean. Namun hal itu tak terlalu mengusik pikiran Dean, ia pun melanjutkan jalannya pulang kerumah.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Keesokan harinya....

Akhir pekan ini Rana dan Dean sudah membuat jadwal kencan. Bukan kencan di perpustakaan seperti rencana awal, mereka akan menjenguk teman Dean yang sakit.

Rana sudah bersiap dan menunggu Dean datang, tak butuh waktu lama pemuda itupun menelepon Rana sebab sudah berada di depan rumah sang kekasih. Suara langkah kaki tergesa-gesa terdengar menuruni tangga.

"Selamat pagi sayaaang" sapa Rana dengan ceria.

Dean menatap kekasihnya itu, pantas saja Rana heboh menanyakan ia memakai pakaian apa, rupanya Rana ingin menyamakan outfitnya dengan Dean. Meski kencan kali ini pun tak spesial, setidaknya mereka menghabiskan waktu berdua lebih lama.

"Sayang, kamu gak bawa bingkisan? Katanya mau jenguk teman, dia sakit apa sih?"

"Ambeien, dah lah gak usah. Udah bagus kita jenguk" jawab Dean cuek.

Rana menatap tajam ke arah kekasihnya, ia pikir sepertinya Dean memiliki dendam dengan teman SMPnya ini. Ini sungguh pertemanan yang tak bisa Rana pahami, kenapa para lelaki begitu gamblang kala menjenguk temannya yang sakit.

Usai sampai di halte dekat rumah sakit, Rana mengajak Dean untuk mampir membeli buah-buahan lebih dulu. Meski pemuda itu menolak, Rana lebih keras kepala dari yang ia tau. Gadis itu bahkan tak peduli jika Dean jalan ke arah lain, pada akhirnya Dean mengalah dan berbalik menyusul Rana.

Gadis itu membeli parcel buah, ia juga membeli beberapa minuman usai searching di internet tentang makanan yang boleh dikonsumsi saat ambeien.

"Sayang, dia punya adik? Adiknya ada dirumah sakit gak sekarang?" Tanya Rana yang sedang berdiri di dekat lemari es krim.

"Ada katanya, kenapa?"

"Kita beliin es krim ya, hehehe pilih yang mana yaa, hm..."

Dean memperhatikan Rana yang begitu bersemangat melihat es krim dihadapannya. Gadis itu tampak kebingungan dan terus mengobrak-abrik untuk memilih rasa yang diinginkannya.

"Hm.."

"Ada apa sayang?"

"Kamu kan yang pingin makan es krim?"

"Eh,, ah i..itu anu apa hehehe gak kok, beneran buat adiknya" ucap Rana terbata-bata. Wajahnya memerah dan menggaruk kepalanya yang tak gatal. Ia pun mengambil satu jenis es krim untuk diberikan pada adik teman Dean.

Usai membayar belanjaan, Rana dan Dean masuk kedalam rumah sakit. Mereka menuju ruang rawat sesuai dengan info yang diperoleh oleh Dean.

"Ciyeee couple nih couple" seru teman-teman Dean kala pemuda itu masuk bersama Rana.

"Waah gini dong bawa bingkisan, sialan yang lain datang cuma bikin ribut. Terimakasih pangeran Dean" ucap teman Dean yang sakit.

"Terpaksa" celetuk Dean seraya menatap ke arah Rana yang menyapa adik temannya.

Teman-teman Dean mulai menggoda dirinya yang tampak begitu serasi dengan Rana. Obrolan pun berlanjut mengenai Rana yang jauh sekali dari tipe mantan Dean sebelumnya. Dean yang dulu lebih suka gadis dewasa dan cuek, gadis yang memiliki kesamaan dengan sifatnya. Tapi kini berbanding 180° dengan para mantan Dean sebelumnya.

Rana mencoba tertawa namun rasanya terlihat seperti dipaksakan. Ia merasa tak nyaman dibandingkan seperti itu, setiap wanita memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dean yang melihat gerak-gerik kekasihnya, mengeluarkan es krim yang ia beli tanpa sepengatahuan Rana.

"Kok kamu beli jugaaa? Curaaang" rengek Rana kala melihat es krim ditangan Dean.

"Hm.. buat kamu" ujar Dean sembari memberikan es krim pada Rana.

Teman-teman Dean kembali menggila menggoda pemuda cuek yang romantis itu. Rana tersipu malu dengan wajah sumringah, sedangkan Dean memilih diam dan memainkan ponselnya. Hanya dalam waktu singkat, Rana bisa berbaur dengan teman-teman SMP Dean, baik pria maupun wanita. Mereka juga terlihat nyaman berbincang dengan Rana, terlebih gadis itu memiliki banyak hal yang disuka sehingga bisa ikut bergabung dalam pembicaraan apapun.

Kreeeekkkk ....

Pintu kamar rawat terbuka, seorang wanita paruh baya masuk dipapah oleh gadis muda. Beberapa orang menyapa memberikan salam, sebab mereka tau ada pasien lain di ruang rawat itu. Namun sang pasien keluar untuk berjalan-jalan dengan putrinya.

"Oh, Ketua kelas" celetuk Rana yang baru saja kembali dari kamar mandi. Ia menghampiri ketua kelasnya dan memperhatikan wanita paruh baya yang ada disampingnya.

"Selamat siang, saya Rana, teman sekelasnya Ketua kelas" sapa Rana dengan ramah dan ceria.

"Waah halo, cantik sekali, terimakasih ya nak"

"Hm...? Terimakasih untuk apa?"

"Ibu dengar kalian membantu anak Ibu untuk biaya operasi. Terimakasih banyak ya, kalau Ibu sudah sembuh, ibu undang kalian makan dirumah Ibu nanti"

Rana tersenyum kecil menanggapi hal tersebut, ia melirik ke arah ketua kelasnya yang tertunduk tanpa kata. Di kejauhan, teman-teman Dean kembali berbincang dan beberapa berbisik. Mereka yang satu sekolah dengan Dean memuji solidaritas teman-teman sekelas Rana. Sayangnya Dean tak setuju, sebab raut wajah Rana tak terlihat ceria seperti biasanya.

Gadis itu menghampiri Dean, matanya tampak berkaca-kaca ingin menangis.

"Apapun yang kalian dengar hari ini, jangan katakan pada siapapun" pinta Rana dengan nada gemetar.

"Kenapa? Ada masalah apa? Solidaritas..." kalimat yang Suho ucapkan terpotong kala ketua kelas 1-3 memanggil Rana.

Rana berpamitan sejenak dan pergi mengikuti ketua kelasnya. Mereka berdua berjalan menuju parkiran rumah sakit yang sepi. Keduanya hanya diam selama beberapa menit tanpa ada yang memulai percakapan.

"Ran, maaf, gue tidak bermaksud.. tapi gue butuh banget Ran"

"Begitukah? Lalu bagaimana dengan gue yang dituduh mencuri? Mereka mengucilkan gue dan merundung secara terang-terangan"

"Maaf, maaf, gue bakal ganti semuanya.. Tapi gue butuh waktu Ran, maafin gue" pinta Ketua kelas dengan berlutut dihadapan Rana.

"Baiklah, kita pikirkan caranya nanti, gue mau pulang. Salam untuk Ibu loe" ujar Rana lalu pergi kembali masuk kerumah sakit. Air matanya menetes, hatinya tak tau harus bagaimana, ini adalah pilihan yang sulit.

Rana berlari keluar rumah sakit sambil menelepon Dean. Sebab rupanya pemuda itu sudah tak lagi berada di ruang rawat temannya. Setelah mengetahui keberadaan Dean, Rana berlari menghampiri kekasihnya.

"Sayaaang, kamu ngerokok?"

Episodes
1 MC - Pertemuan Pertama
2 MC - Berkenalan
3 MC - Susu Coklat yang menyedihkan
4 MC - Memang kenapa jika berharap?
5 MC - Ikatan
6 MC - Hari Pertama berkencan
7 MC - Pegangan Tangan
8 MC - Munculnya masalalu
9 MC - Pikiran Konyol
10 MC - Dibalik sikap
11 MC - Diantara pilihan
12 MC - Ramalan Gerald
13 MC - Perbincangan dari masalalu
14 MC - Saling meminta maaf
15 MC - Peringkat terbaik
16 MC - Menjauh
17 MC - Ketika hati ingin bertindak
18 MC - HBDR
19 MC - Kisah Horror
20 MC - Balasan untuk rasa
21 MC - Festival Sekolah (Part 1)
22 MC - Festival Sekolah (Part 2)
23 MC - Kissing
24 MC - Kesalahpahaman
25 MC - Mari kita akhiri
26 MC - Karyawisata (1)
27 MC - Karyawisata (2)
28 MC - Karyawisata (3)
29 MC - Karyawisata (Aiden)
30 MC - Karyawisata (Akhir)
31 MC - Di Desa (Part 1)
32 MC - Di Desa (Part 2)
33 MC - Di Desa (Part 3)
34 MC - Di Desa (Part 4)
35 MC - Kamu Pacarku
36 MC - Kepemilikan Dean
37 MC - Kecurigaan akan sikap
38 MC - Kilas Balik ( Masa Kecil)
39 MC - Kilas balik (Masa Kecil)
40 MC - Kilas Balik (Masa Kecil)
41 MC - Kilas Balik ( Part Akhir)
42 MC - Kembali ke sekolah
43 MC - Garis putus-putus
44 MC - Retak
45 MC - Memperbaiki Keadaan
46 MC - Penuh Kesibukan
47 MC - Kejutan dari Dean
48 MC - Villa (Part 1)
49 MC - Villa (Part 2)
50 MC - Sebesar apa?
51 MC - Cemburunya Dean
52 MC - Tipe yang sama
53 MC - Sikap aneh
54 MC - Tak ingin diingat
55 MC - Kepercayaan
56 MC - Masa Pubertas
57 MC - Batas
58 MC - Terlihat samar
59 MC - Hal yang baru dilihat
60 MC - Hari yang berat bagi Dean
61 MC - Polos vs Bodoh
62 MC - Situasi Tak Terduga
63 MC - Egois
64 MC - Anniversary 1thn
65 MC - HBDD
66 MC - Kegelisahan
67 MC - Sisi lain Dio
68 MC - Sibuk !! Pikiran Kacau
69 MC - Pertarungan emosi
70 MC - Goresan luka yang dalam
71 MC - Pertanyaan tentang rasa
72 MC - Masalalu dan Penyesalan
73 MC - Suho (1)
74 MC - Suho (2)
75 MC - Keberanian 0%
76 MC - Titik Terang
77 MC - Syuting (1)
78 MC - Syuting (2)
79 MC - Saat keraguan mengambil alih
80 MC - Lepaskan
81 MC - Kejujuran
82 MC - Nuansa Jepang (1)
83 MC - Nuansa Jepang (2)
84 MC - Nuansa Jepang (3)
85 MC - Keruh
86 MC - Kelembaban
87 MC - Hubungkan kembali
88 MC - Berlebihan
89 MC - Arti dirimu..
90 For You
91 MC - Putar Balik
92 MC - Permintaan
93 MC - Pesta Kecil
94 MC - Pengakuan Suho
95 MC - Sikap tegas
96 MC - Dean
97 MC - Ikan
98 MC - Ketakutan akan kehilangan
99 MC - Menua?
100 MC - Metamorphosis Cinta
Episodes

Updated 100 Episodes

1
MC - Pertemuan Pertama
2
MC - Berkenalan
3
MC - Susu Coklat yang menyedihkan
4
MC - Memang kenapa jika berharap?
5
MC - Ikatan
6
MC - Hari Pertama berkencan
7
MC - Pegangan Tangan
8
MC - Munculnya masalalu
9
MC - Pikiran Konyol
10
MC - Dibalik sikap
11
MC - Diantara pilihan
12
MC - Ramalan Gerald
13
MC - Perbincangan dari masalalu
14
MC - Saling meminta maaf
15
MC - Peringkat terbaik
16
MC - Menjauh
17
MC - Ketika hati ingin bertindak
18
MC - HBDR
19
MC - Kisah Horror
20
MC - Balasan untuk rasa
21
MC - Festival Sekolah (Part 1)
22
MC - Festival Sekolah (Part 2)
23
MC - Kissing
24
MC - Kesalahpahaman
25
MC - Mari kita akhiri
26
MC - Karyawisata (1)
27
MC - Karyawisata (2)
28
MC - Karyawisata (3)
29
MC - Karyawisata (Aiden)
30
MC - Karyawisata (Akhir)
31
MC - Di Desa (Part 1)
32
MC - Di Desa (Part 2)
33
MC - Di Desa (Part 3)
34
MC - Di Desa (Part 4)
35
MC - Kamu Pacarku
36
MC - Kepemilikan Dean
37
MC - Kecurigaan akan sikap
38
MC - Kilas Balik ( Masa Kecil)
39
MC - Kilas balik (Masa Kecil)
40
MC - Kilas Balik (Masa Kecil)
41
MC - Kilas Balik ( Part Akhir)
42
MC - Kembali ke sekolah
43
MC - Garis putus-putus
44
MC - Retak
45
MC - Memperbaiki Keadaan
46
MC - Penuh Kesibukan
47
MC - Kejutan dari Dean
48
MC - Villa (Part 1)
49
MC - Villa (Part 2)
50
MC - Sebesar apa?
51
MC - Cemburunya Dean
52
MC - Tipe yang sama
53
MC - Sikap aneh
54
MC - Tak ingin diingat
55
MC - Kepercayaan
56
MC - Masa Pubertas
57
MC - Batas
58
MC - Terlihat samar
59
MC - Hal yang baru dilihat
60
MC - Hari yang berat bagi Dean
61
MC - Polos vs Bodoh
62
MC - Situasi Tak Terduga
63
MC - Egois
64
MC - Anniversary 1thn
65
MC - HBDD
66
MC - Kegelisahan
67
MC - Sisi lain Dio
68
MC - Sibuk !! Pikiran Kacau
69
MC - Pertarungan emosi
70
MC - Goresan luka yang dalam
71
MC - Pertanyaan tentang rasa
72
MC - Masalalu dan Penyesalan
73
MC - Suho (1)
74
MC - Suho (2)
75
MC - Keberanian 0%
76
MC - Titik Terang
77
MC - Syuting (1)
78
MC - Syuting (2)
79
MC - Saat keraguan mengambil alih
80
MC - Lepaskan
81
MC - Kejujuran
82
MC - Nuansa Jepang (1)
83
MC - Nuansa Jepang (2)
84
MC - Nuansa Jepang (3)
85
MC - Keruh
86
MC - Kelembaban
87
MC - Hubungkan kembali
88
MC - Berlebihan
89
MC - Arti dirimu..
90
For You
91
MC - Putar Balik
92
MC - Permintaan
93
MC - Pesta Kecil
94
MC - Pengakuan Suho
95
MC - Sikap tegas
96
MC - Dean
97
MC - Ikan
98
MC - Ketakutan akan kehilangan
99
MC - Menua?
100
MC - Metamorphosis Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!