MC - Pikiran Konyol

Rana dan Aiden berjalan beriringan menuju kelas masing-masing. Rana menghentikan langkahnya di depan kelas 1-2. Ia menatap heran ke arah Aiden yang masih mengikuti dirinya, padahal kelas 1-1 sudah terlewat.

"Loe gak masuk ke kelas?" Tanya Rana.

"Mau anterin loe dulu"

"Tapi kan kelas loe disana, nanti jadinya bolak-balik loh. Masuk aja, gue bisa ke kelas sendiri"

"Baiklah, daah" ucap Aiden seraya melambaikan tangan ke arah Rana.

Ranapun melanjutkan jalannya usai memastikan jika Aiden sudah masuk kedalam kelas 1-1.

Tanpa Rana sadari, ia sudah menjadi perbincangan diantara para murid kelas 1-2. Mereka pun ikut merasa heran sebab Rana tiba-tiba menghilang dan seolah tak mengenal. Dean yang awalnya tak peduli kini juga merasa aneh. Pasalnya, Rana secara terang-terangan menghindari Dean kala mereka tak sengaja berpapasan. Benar-benar seperti orang asing yang enggan untuk menjalin hubungan. Padahal dulu Rana sangat bersemangat mendekati Dean.

"Perasaan bisa berubah jika ada orang baru" timpal Dean kala teman-temannya membicarakan Rana. Bahkan Ratu, Alin dan Bela tak tau apa yang terjadi dengan Rana.

Jam Istirahat pertama....

Semua murid berlarian menuju toko camilan untuk membeli makanan ringan. Masih butuh beberapa jam lagi sebelum makan siang.

Dean dan Suho tengah berjalan bersama melewati lapangan. Mereka memilih jalan memutar untuk merefresh otak yang lelah karena belajar. Langkah mereka tertahan kala berpapasan dengan Rana yang sedang membawa tempat sampah.

"Jelasin sana, loe gak gentle banget jadi cowok" bisik Suho kesal.

Dduuukkkk ......

Ttaakkk......

"Sorry-sorry gak sengaja, lempar bolanya dong" teriak senior yang tengah bermain bola.

Suho melempar bola yang menggelinding ke arahnya. Ia juga mengambil alih tempat sampah yang terjatuh dari tangan Rana. Membiarkan Dean dan Rana yang terpaku dengan adegan tersebut.

"Kenapa ketawa?" Tanya Dean melihat Rana yang tersenyum begitu lebar. Padahal beberapa detik yang lalu ia hendak terkena hantaman bola.

"Akhirnya selesai juga. Capek tau nahan rindu ke kamu, kangeeeen Dean"

Dean mengernyitkan kening, ia melepaskan pelukannya dan menatap Rana dengan penuh tanda tanya. Ia tak mengerti apa yang dikatakan oleh gadis dihadapannya ini.

"Aku gak paham alur pembicaraan kamu"

"Hm... Kamu waktu itu kan pelukan sama teman lama kamu karena lama gak ketemu. Jadi aku menghindar biar bisa dipeluk kamu karena lama gak ketemu. Tapi lammaaaa banget, akhirnya sekarang waktunya ya, kamu peluk aku tadi hehehe"

"Jadi kamu menghindar bukan karena marah ke aku?"

"Marah kenapa? Emangnya kamu buat salah? Emh... kangeeen, yuk masuk kelas, gandengan tangan yaa" pinta Rana seraya membuka tangannya.

Dean berdehem dan menggenggam tangan mungil itu. Mereka pun berjalan bersamaan menuju kelas. Semua murid kelas 1-2 yang tak sengaja berpapasan mulai menggoda mereka kembali. Rana sudah kembali ceria seperti biasanya dan bertindak heboh karena setiap candaan.

Keduanya berdiri sejenak di depan kelas Dean sambil melempar pandangan tanpa percakapan.

"Aku masuk kelas dulu ya, byee" pamit Rana lalu berlari masuk kedalam kelasnya sebab bel sudah berbunyi.

"Ciye balikan nih" goda Alin kala Dean memasuki kelas.

Dean masih bersikap biasa saja dengan candaan teman sekelasnya itu. Ia membuka ponsel dan mendapati banyak pesan masuk dari Rana seperti biasanya.

"Lucunya" gumam Dean tanpa sadar.

"Iya emang lucu banget anjing, tugas segini banyaknya, ngepul otak gue" bisik Suho pada Dean yang bergumam tepat setelah guru memberikan banyak tugas pada mereka.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Istirahat kedua...

Rana bergegas menghampiri Dean di kelasnya. Mereka berjanji akan pergi makan siang berdua hari ini. Keduanya pun jalan beriringan menuju kafetaria. Mengantri makan siang bersama dan duduk saling berhadapan.

"Maling gak tau diri banget, gak tau malu ya" cibir seseorang dengan nada lumayan keras.

Terdengar beberapa kalimat yang menyakitkan kala menyindir seseorang. Hal itu membuat beberapa murid yang tak tau apapun ikut penasaran karenanya. Tiba-tiba saja Ratu menggebrak meja dengan amarah, ia hendak meluapkan emosinya namun tertahan saat bertatapan dengan Rana. Akhirnya Ratu memilih pergi meninggalkan kantin bersama Freya. Alin, Bela dan Diva juga ikut pergi bersama mereka setelah menatap tajam ke arah para murid tersebut.

Usai menghabiskan makanan, Rana dan Dean kembali ke kelas masing-masing. Rana terlihat tak fokus dan hanya diam memandangi jalanan.

"Ran, kamu gak dengar aku ngomong ya?" Tanya Dean seraya menepuk pundak gadisnya.

"Eh, ha? Ada apa?"

Dean menatap Rana dengan seksama, ia yakin ada sesuatu yang terjadi. Ia pun mengurungkan niat untuk kembali menjelaskan sebab bel masuk sudah berbunyi.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Ruang kelas 1-3....

Semua murid kelas 1-3 sudah berganti pakaian dan tengah berada di lapangan untuk berolahraga. Mereka masih saja membicarakan tentang pencurian yang ada dikelas mereka.

"Maling mana ada yang mau ngaku" celetuk seorang wanita dengan sinis. Ia berjalan menabrak bahu Rana dengan sengaja.

"Brengsek ya loe, kalian kan gak punya bukti" sentak Ratu kesal.

"Bukti apalagi? Dia yang terakhir keluar kelas kan? Dan tidak ada siapapun kecuali dia diruang kelas kemarin"

"Itu gak membuktikan apapun ya"

Semua murid kelas 1-3 tertawa dan kembali berbisik. Mereka percaya begitu saja jika Rana yang mencuri memang karena sejak awal mereka tak menyukai Rana. Sebab Rana selalu menjadi anak emas dan kesayangan wali kelas. Rana juga selalu mendapatkan nilai terbaik dan peringkat tertinggi setiap ujian.

"Udahlah biarin aja, nanti juga kebongkar semuanya" ucap Rana menahan Ratu yang hendak berkelahi. Ia tak mau masalah semakin runyam nantinya.

Sayangnya pertahan Rana tak bisa membuat teman-teman dekatnya merasa nyaman. Murid-murid lain semakin menjadi-jadi dan terang-terangan merundung Rana. Mereka menjegal kaki Rana saat bermain dodgeball, bahkan mereka terus melempar bola ke arah gadis itu.

Rana memutuskan untuk keluar dari permainan dan hanya menonton dipinggir lapangan. Ia menyemangati Ratu dan Freya yang masih bermain.

"Bocil, kenapa muka loe kusut gini? Gara-gara uang karyawisata ya?" Celetuk salah seorang pemuda yang duduk di samping Rana.

"Udahlah Ran, nanti juga bakal ketahuan, gak perlu dipikirkan. Toh Pak Cipto lagi cari tau siapa pelakunya kan" timpal Fian ikut bergabung.

"Bener tuh kata cowok brengsek ini, lagian gue percaya kok sama loe"

"Hoeeek, gak usah sok romantis deh loe. Samuel bangsat" umpat Fian lalu kembali bergabung dengan tim basket yang kekurangan pemain.

Samuel menekuk kaki untuk menopang kepalanya, ia memandangi Rana yang tampak kosong pikirannya. Pemuda itu tersenyum kecil lalu menepuk pucuk kepala Rana. Hal itu sukses membuat Rana tersentak dan menyadari jika Samuel berada di dekatnya.

"Kok loe disini juga?" Tanya Rana.

"Dari tadi gue ajakin ngomong. Loe mau gimana? Kita cari tau pelakunya? Ada yang loe curigai?" Cecar Samuel tak sabaran. Ia memandangi raut wajah Rana yang berubah terkejut. Pasti tebakannya benar jika Rana mencurigai seseorang. Bahkan saat ini arah pandang Rana tertuju pada para anak perempuan, pasti salah satu diantara mereka.

Episodes
1 MC - Pertemuan Pertama
2 MC - Berkenalan
3 MC - Susu Coklat yang menyedihkan
4 MC - Memang kenapa jika berharap?
5 MC - Ikatan
6 MC - Hari Pertama berkencan
7 MC - Pegangan Tangan
8 MC - Munculnya masalalu
9 MC - Pikiran Konyol
10 MC - Dibalik sikap
11 MC - Diantara pilihan
12 MC - Ramalan Gerald
13 MC - Perbincangan dari masalalu
14 MC - Saling meminta maaf
15 MC - Peringkat terbaik
16 MC - Menjauh
17 MC - Ketika hati ingin bertindak
18 MC - HBDR
19 MC - Kisah Horror
20 MC - Balasan untuk rasa
21 MC - Festival Sekolah (Part 1)
22 MC - Festival Sekolah (Part 2)
23 MC - Kissing
24 MC - Kesalahpahaman
25 MC - Mari kita akhiri
26 MC - Karyawisata (1)
27 MC - Karyawisata (2)
28 MC - Karyawisata (3)
29 MC - Karyawisata (Aiden)
30 MC - Karyawisata (Akhir)
31 MC - Di Desa (Part 1)
32 MC - Di Desa (Part 2)
33 MC - Di Desa (Part 3)
34 MC - Di Desa (Part 4)
35 MC - Kamu Pacarku
36 MC - Kepemilikan Dean
37 MC - Kecurigaan akan sikap
38 MC - Kilas Balik ( Masa Kecil)
39 MC - Kilas balik (Masa Kecil)
40 MC - Kilas Balik (Masa Kecil)
41 MC - Kilas Balik ( Part Akhir)
42 MC - Kembali ke sekolah
43 MC - Garis putus-putus
44 MC - Retak
45 MC - Memperbaiki Keadaan
46 MC - Penuh Kesibukan
47 MC - Kejutan dari Dean
48 MC - Villa (Part 1)
49 MC - Villa (Part 2)
50 MC - Sebesar apa?
51 MC - Cemburunya Dean
52 MC - Tipe yang sama
53 MC - Sikap aneh
54 MC - Tak ingin diingat
55 MC - Kepercayaan
56 MC - Masa Pubertas
57 MC - Batas
58 MC - Terlihat samar
59 MC - Hal yang baru dilihat
60 MC - Hari yang berat bagi Dean
61 MC - Polos vs Bodoh
62 MC - Situasi Tak Terduga
63 MC - Egois
64 MC - Anniversary 1thn
65 MC - HBDD
66 MC - Kegelisahan
67 MC - Sisi lain Dio
68 MC - Sibuk !! Pikiran Kacau
69 MC - Pertarungan emosi
70 MC - Goresan luka yang dalam
71 MC - Pertanyaan tentang rasa
72 MC - Masalalu dan Penyesalan
73 MC - Suho (1)
74 MC - Suho (2)
75 MC - Keberanian 0%
76 MC - Titik Terang
77 MC - Syuting (1)
78 MC - Syuting (2)
79 MC - Saat keraguan mengambil alih
80 MC - Lepaskan
81 MC - Kejujuran
82 MC - Nuansa Jepang (1)
83 MC - Nuansa Jepang (2)
84 MC - Nuansa Jepang (3)
85 MC - Keruh
86 MC - Kelembaban
87 MC - Hubungkan kembali
88 MC - Berlebihan
89 MC - Arti dirimu..
90 For You
91 MC - Putar Balik
92 MC - Permintaan
93 MC - Pesta Kecil
94 MC - Pengakuan Suho
95 MC - Sikap tegas
96 MC - Dean
97 MC - Ikan
98 MC - Ketakutan akan kehilangan
99 MC - Menua?
100 MC - Metamorphosis Cinta
Episodes

Updated 100 Episodes

1
MC - Pertemuan Pertama
2
MC - Berkenalan
3
MC - Susu Coklat yang menyedihkan
4
MC - Memang kenapa jika berharap?
5
MC - Ikatan
6
MC - Hari Pertama berkencan
7
MC - Pegangan Tangan
8
MC - Munculnya masalalu
9
MC - Pikiran Konyol
10
MC - Dibalik sikap
11
MC - Diantara pilihan
12
MC - Ramalan Gerald
13
MC - Perbincangan dari masalalu
14
MC - Saling meminta maaf
15
MC - Peringkat terbaik
16
MC - Menjauh
17
MC - Ketika hati ingin bertindak
18
MC - HBDR
19
MC - Kisah Horror
20
MC - Balasan untuk rasa
21
MC - Festival Sekolah (Part 1)
22
MC - Festival Sekolah (Part 2)
23
MC - Kissing
24
MC - Kesalahpahaman
25
MC - Mari kita akhiri
26
MC - Karyawisata (1)
27
MC - Karyawisata (2)
28
MC - Karyawisata (3)
29
MC - Karyawisata (Aiden)
30
MC - Karyawisata (Akhir)
31
MC - Di Desa (Part 1)
32
MC - Di Desa (Part 2)
33
MC - Di Desa (Part 3)
34
MC - Di Desa (Part 4)
35
MC - Kamu Pacarku
36
MC - Kepemilikan Dean
37
MC - Kecurigaan akan sikap
38
MC - Kilas Balik ( Masa Kecil)
39
MC - Kilas balik (Masa Kecil)
40
MC - Kilas Balik (Masa Kecil)
41
MC - Kilas Balik ( Part Akhir)
42
MC - Kembali ke sekolah
43
MC - Garis putus-putus
44
MC - Retak
45
MC - Memperbaiki Keadaan
46
MC - Penuh Kesibukan
47
MC - Kejutan dari Dean
48
MC - Villa (Part 1)
49
MC - Villa (Part 2)
50
MC - Sebesar apa?
51
MC - Cemburunya Dean
52
MC - Tipe yang sama
53
MC - Sikap aneh
54
MC - Tak ingin diingat
55
MC - Kepercayaan
56
MC - Masa Pubertas
57
MC - Batas
58
MC - Terlihat samar
59
MC - Hal yang baru dilihat
60
MC - Hari yang berat bagi Dean
61
MC - Polos vs Bodoh
62
MC - Situasi Tak Terduga
63
MC - Egois
64
MC - Anniversary 1thn
65
MC - HBDD
66
MC - Kegelisahan
67
MC - Sisi lain Dio
68
MC - Sibuk !! Pikiran Kacau
69
MC - Pertarungan emosi
70
MC - Goresan luka yang dalam
71
MC - Pertanyaan tentang rasa
72
MC - Masalalu dan Penyesalan
73
MC - Suho (1)
74
MC - Suho (2)
75
MC - Keberanian 0%
76
MC - Titik Terang
77
MC - Syuting (1)
78
MC - Syuting (2)
79
MC - Saat keraguan mengambil alih
80
MC - Lepaskan
81
MC - Kejujuran
82
MC - Nuansa Jepang (1)
83
MC - Nuansa Jepang (2)
84
MC - Nuansa Jepang (3)
85
MC - Keruh
86
MC - Kelembaban
87
MC - Hubungkan kembali
88
MC - Berlebihan
89
MC - Arti dirimu..
90
For You
91
MC - Putar Balik
92
MC - Permintaan
93
MC - Pesta Kecil
94
MC - Pengakuan Suho
95
MC - Sikap tegas
96
MC - Dean
97
MC - Ikan
98
MC - Ketakutan akan kehilangan
99
MC - Menua?
100
MC - Metamorphosis Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!