Chapter 15

Walaupun Jung Yung memukul Ahjussi tersebut hingga hampir cacat, Ahjussi itu hanya tersenyum setelah dipukul secara habis-habisan. Yang tersenyum bukanlah Ahjussi, melainkan Roh Iblis yang ada di dalam tubuh Ahjussi itu.

Kekeke…! Suara tertawa yang keluar dari mulut Ahjussi itu.

Jung Yung memperhatikan tingkah laku Ahjussi tersebut dengan kepala yang miring.

“Hajar aku terus, seberapa banyak kamu menghajarku, aku tidak akan pernah mati.” ucapnya kepada Jung Yung dengan raut wajah yang menyenangkan.

Jung Yung menjadi semakin jengkel, dia memutuskan untuk menghajar iblis itu yang berada di dalam tubuh Ahjussi tersebut.

Memukul!

Menendang!

Memukul Mulut!

Mulut Ahjussi tersebut langsung menjadi cacat, banyak darah yang keluar dari mulutnya. Dengan begitu, Iblis yang berada di dalam tubuh Ahjussi tersebut sudah tidak bisa berbicara lagi, karena fisik yang dia tempati sudah mengalami kecacatan.

Jung Yung menghajar sampai wajah dari tubuh Ahjussi itu sudah tidak berdaya lagi. Terlihat kalau sedikit lagi kalau Ahjussi tersebut akan meninggal dunia.

Walaupun sebentar lagi akan mati, sorot mata yang ditunjukkan kepadanya tidak mengalami penyesalan. Mata ahjussi tersebut bahkan melototi Jung Yung.

Jung Yung menyeringai!

Dia melayangkan pukulannya untuk terakhir kali kepada Roh Iblis yang berada di dalam tubuh Ahjussi itu.

“Aku tidak peduli kalau kamu mati!” ucapnya dengan tegas kepada Roh Iblis yang mendiami tubuh itu.

Memukul!

Kreak…! Tulang leher milik Ahjussi patah.

Jung Yung melepaskan kerah baju Ahjussi tersebut, lalu tubuh Ahjussi itu langsung tergeletak di lantai saat itu juga.

Sekarang tubuh Ahjussi tersebut benar-benar tidak bergerak sama sekali, tubuh itu menjadi kaku seperti mayat, ya karena sekarang tubuh ahjussi itu sudah menjadi mayat.

Jung Yung berdiri tegak dan menatap tubuh ahjussi tersebut sambil berkata, “Aku tidak peduli kamu adalah iblis atau bukan. Yang pasti, jika kalian ingin menyakiti sahabatku, siapapun aku akan menghajarnya.”

Karena Jung Yung ada orang yang pintar, dia membersihkan lokasi tersebut. Dia mengelap semua noda darah yang terpancar di dinding tersebut menggunakan bajunya.

Kemudian dia juga meninggalkan tempat itu sekitar lima menit untuk membeli beberapa cairan dan sepasang sarung tangan.

Dia mengenakan sarung tangan yang sudah dibeli tadi kemudian menuangkan cairan penghilang bekas. Hal tersebut dia lakukan untuk menghilangkan sesuatu yang menunjukkan kalau dia adalah pelaku dari pembunuhan tersebut.

Jung Yung tidak ingin melakukan pembunuhan kepada ahjussi itu, tetapi karena jiwa yang berada di tubuh Ahjussi itu sudah bukan lagi jiwa ahjussi, terpaksa dia melakukannya.

**

Pada saat yang sama di sebuah Café Coffee. Tempatnya Evil Hunt menetap.

Para Evil Hunt sedang duduk menikmati secangkir Coffee buatan mereka. Mereka semua tertawa, bercerita mengenai hal-hal yang lucu, suasana saat itu sangat cerah. Hingga tiba kapten Iseul merasakan adanya Roh Iblis.

Iseul, adalah wanita cantik berumur 35 tahun. Dia adalah orang yang dipercayakan menjadi kapten Evil Hunt negara Korea Selatan. Selain itu, dia adalah satu-satunya orang yang tidak sembarangan untuk di dekati, karena dia memiliki kemampuan untuk; ’Membaca Pikiran’.

Saat kapten merek menutup mata secara tiba-tiba, mereka semua langsung mengerti pasti ada sesuatu yang terjadi.

Mereka langsung bersiap sembari menunggu instruksi dari kapten mereka. Dalam pikiran kapten mereka, Dia sedang melihat bayang-bayang seseorang yang sedang memukul pria paruh baya.

Iseul semakin penasaran dengan wajah si pemukul pria paruh baya itu, tetapi wajah dari pria tersebut begitu kabur sampai-sampai dirinya tidak bisa melihat bagaimana bentuk dan rupa pria pemukul itu.

“Siapa pria pemukul ini? bagaimana bisa wajahnya tidak terlihat, tetapi tunggu…” pikirnya sambil berfokus kepada pria paruh baya itu. Terlihat di dalam diri pria paruh baya itu terdapat Roh Iblis.

Ini adalah kejadian yang cukup unik. Seorang pria menghajar Roh Iblis? Bahkan sampai tidak bisa bergerak sama sekali.

Iseul terbangun dari pikirannya, ketika dia membuka mata, anggotanya sudah siap untuk berangkat. Mereka menutup toko Cafe Coffee dengan cepat kemudian langsung menaiki mobil yang telah mereka persiapkan.

Mereka berlima bergegas menuju ke tempat yang akan mereka tuju.

Dalam perjalanan, para anggotanya bertanya kepada kapten mereka mengenai tempat yang akan mereka tuju. Kapten mereka Iseul memberitahukan lokasi yang akan mereka tuju yaitu Rumah Sakit Seoul.

Iseul juga berkata kalau ini adalah kejadian yang aneh, anehnya adalah seorang pria biasa menghajar, memukul dan bahkan membunuh tubuh Roh Iblis.

Hana Ya sebagai salah satu anggota mereka berkata, “Apa itu mungkin? Bagaimana bisa seorang manusia biasa membunuh Roh Iblis?” kapten mereka tidak bisa menjelaskan mengenai hal tersebut.

Karena yang selalu mereka alami adalah, para Roh Iblis yang berada di tubuh manusia lebih kuat dibandingkan manusia biasa.

Lalu bagaimana itu bisa terjadi Roh Iblis dikalahkan? Tidak ada yang tahu, untuk itulah mereka pergi mencari tahu.

Tidak lama kemudian, mereka tiba di Rumah Sakit Seoul.

Dua Puluh Menit yang lalu.

Jung Yung melakukan apapun yang dia bisa untuk menutup pembunuhan ini. Dia menyelesaikan penghapusan pembuktian terhadap dirinya dengan cermat dan teliti. Sangking cermatnya, tempat tersebut terlihat seperti tidak terjadi apa-apa.

Bahkan wajah dari Ahjussi itu hanya terlihat bengkak, lalu darah-darah yang ada di wajah ahjussi saat Jung Yung memukul ahjussi tersebut sudah tidak ada lagi.

Jung Yung merasa kalau sudah waktunya dia pergi. Namun, ketika dia akan pergi terdengar suara milik dari Roh Iblis.

Kekeke….! Tawa Roh Iblis kepada Jung Yung.

“Kamu berusaha menutupi pembunuhan ini? itu sangat cermat. Tetapi ingat! sekarang kamu adalah seorang pembunuh, bukan lagi seorang manusia biasa.” Kekekeke…tawanya lagi.

Jung Yung menghiraukan ucapan dari Roh Iblis tersebut dan dia pergi meninggalkan tempat itu. Setelah Jung Yung pergi, Roh Iblis itu menjadi sangat kesal!

Roh Iblis itu berputar-putar di tempat jiwa tersimpan dalam tubuh manusia. Karena dia harus menunggu sekitar tiga hari agar bisa keluar dari tempat jiwa manusia yang telah terbunuh.

“Sialan! Ternyata pria muda yang ditemui tua bangka ini (Yaitu tubuh yang diambil ini) bukanlah pria biasa. Bahkan dia mengetahui siapa aku! Aku ingin segera membalaskan dendamku ini!” ucapnya sambil berteriak di tempat jiwa tersebut.

**

Para Evil Hunt menuju ke tempat yang diingat oleh kapten mereka. Kapten mereka mengingat kalau tempat tersebut memiliki banyak anak tangga, sudah pasti itu adalah sebuah tangga darurat yang digunakan.

Mereka semua melewati anak tangga darurat. Mereka berlari menaiki anak-anak tangga tersebut satu per satu dengan cepat. Fisik mereka bukanlah ucapan semata, selain rajin berlatih, para Evil Hunt juga memiliki kekuatan yang berbeda dari manusia biasa.

Putaran pertama terlewati. Artinya lantai pertama telah mereka lewati. Selanjutnya mereka melewati putaran kedua, pada putaran tersebut mereka melihat seorang pria tergeletak.

Mereka semua mendekat dan memeriksa, kalau tubuh tersebut sudah meninggal dunia. Mereka bahkan melihat luka yang diderita oleh pria paruh baya tersebut.

“Bajingan mana yang melakukan ini kepada seorang pria tua? Jangan-jangan dia juga seorang Roh Iblis.” ungkap Chul Moo seorang pria berumur 35 tahun.

“Kamu salah, di dalam tubuh pria muda yang aku lihat, dia tidak memiliki Roh Iblis di dalam tubuhnya.”

Menjadi pertanyaan besar bagaimana pria muda yang dilihat oleh kapten mereka itu mengalahkan tubuh manusia yang telah diambil alih oleh Ro Iblis.

Ketika mereka sedang berbicara antara sesama Evil Hun, Roh Iblis yang ada di dalam tubuh pria paruh baya itu tersenyum. Dia berpikir akan mendapatkan kesempatan untuk berpindah ke dalam tubuh yang baru.

“Bagus, aku masih bisa membalaskan dendam ku kepada pria brengsek tadi (Jung Yung).” katanya dengan bahagia.

Kapten mereka Iseul mengeluarkan sebuah artefak, yaitu kertas emas, kemudian ditempelkan di dahi tubuh pria paruh baya itu.

Roh Iblis yang ada di dalam tubuh pria itu terheran-heran apa yang sedang mereka lakukan, “Tidak-tidak! Apa yang sedang coba mereka lakukan dengan tubuh ini?”

Tiba-tiba badan pria paruh baya itu bergetar!

“Tunggu! Apa yang sebenarnya sedang terjadi?!” katanya dengan panik.

Jiwa Roh Iblis itu mulai terhisap secara perlahan. Karena sedang terhisap, Roh Iblis itu semakin panik, “Apa lagi ini, siapa kalian sebenarnya? Sialan! Apa-apaan yang terjadi, bagaimana dunia ini semakin aneh!” teriaknya dengan keras.

Iseul bermeditasi dan memanggil Roh Heaven yang mengontraknya, kemudian Iseul memberitahukan kalau mereka mendapatkan jiwa Evil Spirit yang lain.

Tidak lama kemudian sebuah Cahaya muncul di dekat mereka, Cahaya itu terbuka layaknya sebuah gerbang dan menarik keluar Evil Spirit (Roh Iblis) yang ada di tubuh pria paruh baya tersebut.

“Aaaa….!” Teriak Roh Iblis karena ditarik masuk kedalam Cahaya itu.

Tugas mereka selesai. Yang lain merasa kecewa karena mereka datang hanya untuk mengeluarkan Roh Iblis. Tetapi, mereka lebih penasaran lagi soal pria muda yang mengalahkan Roh Iblis ini.

Wajah mereka sangat risau, mereka ingin segera mencari pria tersebut, tetapi mereka tidak yakin dimana pria itu.

Namun mereka mengurus pria yang meninggal tersebut, mereka memberitahukan pihak rumah sakit untuk datang mengambil mayat itu.

Setelah mereka melakukan itu, mereka berjalan-jalan, menaiki lantai tersebut. Kemudian tidak sengaja mereka berada di ruangan-ruangan pasien VIP.

Jung Yung sedang duduk di depan kamar sahabatnya Minji. Dia belum memberanikan diri untuk masuk, karena sedang mengingat kalau dia telah menjadi seorang pembunuh.

Saat Jung Yung duduk disitu, para Evil Hunt sedang berjalan menyusuri koridor rumah sakit. Mereka bingung mengenai koridor yang ada disini. Mereka melihat semua fasilitas yang ada di tempat ini, berbeda dengan tempat lain yang ada di rumah sakit ini.

Kamar-kamar terlihat indah, bahkan lampu-lampu yang menerangi koridor yang sedang mereka lewati terlihat begitu mahal.

“Apa mungkin kita berada di tempat para atasan rumah sakit?” tanya Hana Ya.

“Tidak mungkin para atasan rumah sakit berada disini.” balas Ji Ah.

“Apa kalian hanya langsung berpikir setelah melihat ini semua?” tanya Iseul kapten mereka sambil menunjuk salah satu kamar yang ada disitu yang bertuliskan VIP.

Hana Ya dan Ji Ah tersenyum malu.

Perlahan mereka berjalan sambil terus melihat apa yang ada di koridor ini. Hingga mereka Jung Yung yang sedang duduk.

Iseul berhenti. Para anggotanya bertanya kenapa kapten mereka berhenti. Iseul kembali menoleh ke belakang tepat di arah Jung Yung.

Hana Ya dan Ji Ah melihat arah yang dituju oleh kapten mereka. Mereka berdua langsung terpanah melihat seorang pria yang tampan dan berkharisma.

“Oh Kapten, aku tahu kamu menyukai seorang yang lebih mudah bagimu. Tetapi itu tidak cocok dengan umur-mu, alangkah baiknya dia bersamaku.” ucap Hana Ya yang sedang jatuh hati pada pandangan pertama.

“Siapa bilang, dia lebih cocok denganku.” bantah Ji Ah mengenai perkataan Hana Ya.

Do Yun melihat sikap Ji Ah dan Hana Ya merasa kalau Jung Yung biasa-biasa saja, dia juga berpikir kalau mungkin dia lebih tampan daripada pria yang mereka lihat. Sambil senyum sendiri.

“Tidak! Diah jauh lebih tampan darimu!” ucap Ji Ah dan Hana Ya secara bersamaan kepada Do Yun, karena mereka berdua tahu apa yang dipikirkan Do Yun.

Do Yun memasang muka bodo amat setelah mendengar kata-kata kedua wanita tersebut.

“Ada apa kapten?” tanya Chul Moo.

Iseul sedang berusaha mengingat bentuk tubuh pria muda yang dia lihat dalam ingatannya. Tetapi karena wajahnya tidak kelihatan, dia tidak bisa menyimpulkan kalau pria itu adalah pria yang menghajar Roh Iblis.

“Tidak apa-apa. Aku hanya mengingat sesuatu.” balasnya, lalu langsung berjalan kembali mencari jalan keluar dari rumah sakit ini.

^^^To Be Continued…^^^

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!