PENYESALAN ISTRI

"Kapan kamu bertemu dengan Yusuf?" tanya Bi Naima

"Saat perkumpulan itu, Bi. Yusuf melihatku disana dan yakin bahwa aku istrinya. Lalu, saat semua orang pergi, dia datang menghampiriku dan berjanji menemui ku setelah semua orang terlelap. Karena rinduku, aku menyetujuinya. Itulah pertemuan pertama dan terakhir." jawab Syarifah sambil menunduk.

Bi Naima kembali memeluk

Syarifah. "Kamu yang sabar ya sayang." Sambil mengusap punggung Syarifah.

"Lalu, mengapa kamu setuju ketika orang tua itu meminta Yusuf menalak mu?" tanya Mama Fatimah.

"Aku melihat kebencian di matanya, aku juga melihat cinta di mata kedua anak Yusuf dan melihat kepedihan di mata Mahira. Tidak mungkin aku merusak kebahagiaan mereka, Ma." jawab syarifah menatap kosong.

"Bagaimana dengan mu, Nak?, Apa kamu bahagia?" tanya Mama Fatimah lagi.

Syarifah menggeleng, air mata kembali menetes.

###

Usai sidang, Mahira kembali ke rumah, dengan langkah gontai membawa rasa sakit di hati nya.

Walaupun Yusuf tetap bersamanya, tetapi, cinta bukan untuknya.

Mahira menatap sayu pada Pria di hadapannya, Suaminya itu termenung di kursi panjang depan rumahnya.

Dia tidak mampu membuka suara walau hanya sekedar menyapa. Salah nya, kenapa dia tidak mendengarkan suaminya.

Mahira menyandarkan punggung di tepi ranjang, duduk menunduk sembari menangis, bayangan talak tiga terhadap wanita itu, dia yakin Ayah(paman)nya melakukan itu demi dia.

"Aku sudah zalim terhadap wanita itu, ya Allah, aku berdosa telah memisahkan suami istri itu." isak Mahira.

"Entah apa yang membuat mereka terpisah. mata wanita itu menyaratkan kepedihan, kelukaan yang mendalam."gumamnya.

Mahira keluar dari bilik nya, menghampiri Yusuf.

"Suami ku, maafkan aku." ucap Mahira sambil menunduk.

"Tidak Mahira, ini semua salahku." sahutnya tanpa melihat ke arah Mahira.

"Aku yang tidak mendengarkan mu," isaknya.

"Jangan ucapkan apapun, semua sudah terjadi." Yusuf menitikkan air mata yang sudah sedari tadi ia tahan.

"Jika Abang menginginkannya, kembalilah pada wanita malang itu." ucap Mahira, suaranya bergetar.

"Tidak ada lagi kata kembali, Mahira. Suamimu ini sudah menancapkan busur ke dalam jantung nya, hingga syarifahku tidak dapat lagi merasakan apapun." jawab Yusuf, suaranya parau menahan tangis.

Mahira menutup matanya, butiran air mata kembali membasahi wajahnya. Suami nya sangat menyayangi wanita itu.

"Apa yang membuatmu terpisah dari wanita malang itu, suamiku?" tanyanya kembali.

"Musibah besar melanda desa kami, air besar itu menghantam memporak-porandakan seluruh kampung, hingga Syarifah ku terlepas dari genggaman, aku sudah mencarinya. namun, tidak menemukannya." tutur Yusuf.

Makin sakit lah hati Mahira, ia merasa telah berbuat jahat terhadap wanita itu.

"Apa yang harus aku lakukan, agar kamu memaafkan ku,?" pintanya.

"Tidak ada." balasnya dengan tatapan kosong.

"Apa sebegitu salahnya kah aku, hingga tiada apapun yang bisa memaafkan ku?" Mahira menghiba.

"Semua telah usai, Mahira, syarifah tidak akan kembali. Mulutku sudah mengikrarkan talak, bukan talak satu tetapi, talak tiga." sembari menatap wanita yang telah memberikannya dua anak itu.

Mahira menunduk, perih hatinya melihat kedua netra suami nya, ada cinta mendalam ketika Yusuf menyebut nama wanita itu.

"Maafkan aku Mahira, mungkin menurutmu cintaku telah terbagi, sekali-kali itu tidak benar, istriku. Cintaku pada Syarifah sudah terlebih dahulu ada di hatiku, aku menyimpan luka itu sendirian." sambung suaminya lagi.

Tanpa mereka sangka Ibu Janu telah berdiri di samping rumah, mendengarkan ucapan suami istri itu.

Hatinya benar-benar perih, rasa sesal menghantui hatinya, dengan congkaknya dia melaporkan kepada Datuk Ahmad, dan meminta Datuk untuk tidak berbuat adil.

Bu Janu menghampiri Yusuf dan Mahira. "Yusuf, maafkan Ibu mu ini, anakku?" ujarnya sambil ber urai air mata.

Yusuf diam, tidak menanggapi wanita tua itu.

"Yusuf, jangan diam saja, Nak. Hukum Ibu tua ini." Bu Janu menghiba

"Sudahlah Bu, semua telah usai." tanpa menatap wajah Bu Janu.

Ibunya Mahira itu terisak, sembari menghampiri Mahira serta memeluknya.

Yusuf berjalan menjauh dari kedua wanita itu, kaki nya melangkah hingga sampai di bawah air terjun di belakang rumah Bibi Naima.

"Syarifah, sesakit inikah rasanya. Lelaki tua itu memaksaku Syarifah!, Tuhan mengambil mu dariku. setelah kita di pertemukan. ternyata, memang kau bukan milikku." Yusuf berteriak menghempaskan semua sesak di dadanya.

Masih jelas di ingatannya, lima tahun lalu. Yusuf menikahi pujaan hatinya, Syarifah. Rumah tangga mereka bahagia.

Di pagi hari tepat di hari Minggu, Syarifah menantinya di rumah. Kata istri tercinta nya akan memberi kejutan kepadanya.

Yusuf bekerja sebagai buruh, di gudang ikan milik saudagar kaya di kampung itu, saat ikan banyak dia akan lembur hingga pagi.

Malam itu Syarifah melakukan panggilan video kepada Yusuf.

Syarifah: "Assalamu'alaikum, Bang, kapan pulang?"

Yusuf: "Wa'alaikum salam, selepas subuh Abang sudah di rumah sayang."

Syarifah: "Jangan lama-lama ya, suamiku." sambil tersenyum manis

Yusuf: "Iya sayang, pasti Abang cepat pulang," membalas senyuman istrinya.

Ternyata Yusuf pulang sudah pukul delapan pagi. Istrinya telah menyiapkan berbagai makanan di meja. Syarifah bersolek cantik menyambut kedatangan suaminya.

"Bang, kenapa lama" tanya wanita itu lembut

"Banyak sekali ikan yang masuk hari ini sayang" sambil merengkuh istri nya.

"Ooh" sembari mengangguk.

"Kamu cantik sekali, sayang ku." puji nya

Syarifah membalas pujian suaminya dengan senyuman. Wajahnya memerah sehingga kontras dengan kulitnya yang putih bersih.

"Bang, Syarifah ingin memberikan ini." sambil memberikan sebuah kotak berukuran kecil.

"Burr"

Tiba-tiba gempa berkekuatan dahsyat mengguncang rumah mereka.

"Aduh, bang. gempanya menghancurkan gedung itu." Syarifah menunjuk ke jendela kaca rumah nya.

Mereka lari keluar rumah, kotak pemberian Syarifah itu terbuang entah kemana.

"Syarifah, pegang tangan abang, jangan sampai lepas!.kita ikuti orang-orang itu sayang." teriak Yusuf sambil menggenggam erat tangan istrinya.

"Air..., Air.., air besar datang." suara itu mengejutkan mereka.

"Bang, apa maksudnya?" tanya Syarifah bingung.

"Kita lari sayang, Abang juga tidak tau apa maksudnya." Yusuf dan Syarifah berlari mengikuti orang-orang. Jantung mereka berdegup kencang, Suara takbir, istighfar menjadi kekuatan mereka.

"Burrr"

Air setinggi-tingginya menghantam tubuh mereka.

"Syarifah!" Yusuf memanggil istrinya. Tangan itu terlepas, Yusuf terombang ambing di derasnya air. Tidak ada yang berharga kecuali menyebut nama Tuhan.

Yusuf tersentak dari lamunannya, tangis nya semakin kencang. Derasnya air terjun menenggelamkan tangis dan jeritannya.

"Aku belum menceritakan bagaimana perjalananku dalam mencari mu, sayang. Dan aku juga belum tau apa isi kotak kejutan kecil itu."

Setelah puas menangis, Yusuf kembali ke rumah nya. Wanita tua itu masih berdiam di kamar bersama istrinya.

Yusuf tidak menghiraukan wanita tua itu, dia membencinya sama seperti membenci saudara wanita itu.

"Yusuf, mengapa kamu mengacuhkan Ibu?" tanya Bu Janu ketika melihat Yusuf berbaring di ranjangnya.

"Bu, keluarlah. Ini ranjang Mahira dan suaminya." balas Yusuf sembari mengusir Bu Janu.

Tanpa bisa berkata-kata, Bu Janu keluar dengan hati nelangsa.

Wanita tua itu kembali melangkahkan kakinya, menuju rumah saudaranya, Datuk Ahmad.

Episodes
1 Bab. 1. Cemburu membawa benci.
2 Bab. 2 tour ke luar kota
3 Kepergok saat sedang bercumbu
4 Gosip dan tersudutkan.
5 Terusir
6 SIDANG
7 TALAK TIGA
8 PENYESALAN ISTRI
9 PENYESALAN IBU MERTUA
10 PERMINTAAN MAAF.
11 MASA LALU
12 MAKAN HATI
13 KESAL
14 HANYA UANG
15 MALU
16 DI LABRAK
17 LUKA YANG SAMA TERULANG KEMBALI
18 MATA-MATA
19 MELAMAR
20 MALU
21 KEBUSUKAN ROLAND
22 PEMERKOSAAN
23 SEKARAT
24 MENYESAL
25 DENDAM
26 PENCULIKAN
27 PENOLONG
28 PENYELAMATAN
29 KETAHUAN DAN BERTEMU DATUK.
30 KECELAKAAN
31 Koma
32 CEMAS
33 MENYUSUL KE KOTA
34 PERJANJIAN
35 SUDAH LANCANG
36 KEPO
37 TERBANGUN DARI KOMA.
38 PASANGAN GILA
39 MENANTI
40 HARI H PERNIKAHAN MENJADI HARI NAAS.
41 FIRDAUS WIJAYA
42 MENINGGAL
43 MENCARI PELAKU NYA.
44 CINTAKU SEPERTI DI UJUNG SENJA.
45 PERNIKAHAN
46 SURAT UNTUK SYARIFAH.
47 MENINGGAL DUNIA
48 MENCINTAI SESEORANG, TAPI, DIA MENCINTAI YANG LAIN
49 BAB 49
50 Bab. 50
51 Bab 51
52 SURAT DARI DATUK
53 MENUJU DESA LESTARI
54 BERKUNJUNG
55 SUSAH UNTUK MELUPAKAN
56 SAHABAT LAMA
57 HAMIL
58 BAHAGIA DAN DUKA
59 TANGIS TERTAHAN
60 MENCIUT
61 CINTA TIDAK BOLEH DI PAKSAKAN
62 KABUR
63 APA YANG MEMBUATMU NEKAT?
64 BAB. 64
65 BAB. 65
66 BAB. 66
67 Bab. 67
68 68
69 69
70 70
71 MAMA BARU
72 72
73 Di suntik mati
74 ANCAM
75 Draft
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab. 1. Cemburu membawa benci.
2
Bab. 2 tour ke luar kota
3
Kepergok saat sedang bercumbu
4
Gosip dan tersudutkan.
5
Terusir
6
SIDANG
7
TALAK TIGA
8
PENYESALAN ISTRI
9
PENYESALAN IBU MERTUA
10
PERMINTAAN MAAF.
11
MASA LALU
12
MAKAN HATI
13
KESAL
14
HANYA UANG
15
MALU
16
DI LABRAK
17
LUKA YANG SAMA TERULANG KEMBALI
18
MATA-MATA
19
MELAMAR
20
MALU
21
KEBUSUKAN ROLAND
22
PEMERKOSAAN
23
SEKARAT
24
MENYESAL
25
DENDAM
26
PENCULIKAN
27
PENOLONG
28
PENYELAMATAN
29
KETAHUAN DAN BERTEMU DATUK.
30
KECELAKAAN
31
Koma
32
CEMAS
33
MENYUSUL KE KOTA
34
PERJANJIAN
35
SUDAH LANCANG
36
KEPO
37
TERBANGUN DARI KOMA.
38
PASANGAN GILA
39
MENANTI
40
HARI H PERNIKAHAN MENJADI HARI NAAS.
41
FIRDAUS WIJAYA
42
MENINGGAL
43
MENCARI PELAKU NYA.
44
CINTAKU SEPERTI DI UJUNG SENJA.
45
PERNIKAHAN
46
SURAT UNTUK SYARIFAH.
47
MENINGGAL DUNIA
48
MENCINTAI SESEORANG, TAPI, DIA MENCINTAI YANG LAIN
49
BAB 49
50
Bab. 50
51
Bab 51
52
SURAT DARI DATUK
53
MENUJU DESA LESTARI
54
BERKUNJUNG
55
SUSAH UNTUK MELUPAKAN
56
SAHABAT LAMA
57
HAMIL
58
BAHAGIA DAN DUKA
59
TANGIS TERTAHAN
60
MENCIUT
61
CINTA TIDAK BOLEH DI PAKSAKAN
62
KABUR
63
APA YANG MEMBUATMU NEKAT?
64
BAB. 64
65
BAB. 65
66
BAB. 66
67
Bab. 67
68
68
69
69
70
70
71
MAMA BARU
72
72
73
Di suntik mati
74
ANCAM
75
Draft
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!