Karma Untuk Syahrul

Syahrul tidak bisa tidur karena ia merasakan kejantanannya panas dan sangat sakit sekali. Ia mengerang dengan keringat yang bercucuran. Ahmad yang tidur di sebelahnya tidak mendengar karena saking pulasnya.

"Ya Allah, sakit sekali" ringisnya.

Syahrul pun mencoba menyibak sarungnya, lalu melihat juniornya. Betapa terkejutnya ia melihat sang junior sudah bengkak dan berwarna biru kehijauan.

"Ahmad, tolong abang" jerit Syahrul.

Spontan Ahmad pun bangun di susul oleh santri lainnya.

"Abang kenapa?" tanya Ahmad.

"Sakit, dek!! Tolong abang" ucapnya.

Semua santri telah mengerubungi Syahrul. Mereka ingin tahu kenapa Syahrul berteriak tengah malam.

"Katakan, abang kenapa?" tanya Ahmad.

Syahrul pun tanpa rasa malu menyingkap sarungnya. Semua mata langsung melotot, dengan mulut ternganga.

Semua santri dan Ahmad langsung berucap istighfar .

"Ya allah kenapa dengan kejantanan abang?" Ahmad pun bingung, sekaligus ngeri lihatnya.

"Abang tidak tahu, dek! Tiba-tiba terasa nyeri" jawab Syahrul.

"Kang, ini gawat. Kita harus segera lapor pada kyai. Saya dan Ali akan ke rumahnya" ucap Solihin yang tak tega melihat anu Syahrul sebesar toples Tupperware.

"Baik kang. Terimakasih" ucap Ahmad.

Syahrul pun terus mengerang kesakitan. Ahmad dengan sabar mengelap keringat Ahmad.

"Abang yang sabar, Kang Solihin sedang menemui pak Kyai" ucap Ahmad.

Sementara Solihin dan Ali tergopoh-gopoh berlari ke rumah kyai Nawawi untuk meminta pertolongan. Malam itu, kyai Nawawi sedang melaksanakan sholat tahajud.

Pintu rumahnya di ketuk oleh Solihin. Kyai Nawawi pun segera membukanya.

"Ada apa Solihin dan Ali, kalian malam-malam menemui ku?" tanya sang kyai.

"Kang Syahrul, tuan guru. Kang Syahrul sedang kesakitan" jawab Ali.

"Kesakitan bagaimana?" tanya kyai Nawawi.

"Itu, tuan guru. Kejantanannya membesar" jawab Solihin.

Tak banyak kata-kata, kyai Nawawi segera menemui Syahrul di kobongnya.

Saat kyai Nawawi sampai di hadapan Syahrul. Ia langsung mengucap istighfar.

"Buka sarungnya!" perintah kyai Nawawi.

Ahmad langsung menyibak sarung yang di kenakan Syahrul, membuat kyai Nawawi bergidik ngeri.

"Kamu telah berset*b*h dengan siluman itu, Syahrul?" tanya kyai Nawawi.

Syahrul hanya mengangguk saja, ia tidak bisa berkata apapun karena ia merasakan sakit yang luar bisa. Ia merasakan kejantanannya seperti di gigit oleh hewan bergigi tajam.

"Semua, pegang kaki dan tangan Syahrul. Lalu mulutnya sumpal dengan sapu tangan" perintah kyai Nawawi.

"Dan kamu, Ahmad. Bantu aku" ucap kyai Nawawi lagi.

Semua santri telah memegangi kaki dan tangan Syahrul, lalu mulut Syahrul di sumpal pakai sapu tangan agar dirinya tidak berontak. Kyai Nawawi tidak ingin suara Ahmad terdengar oleh tetangga apalagi tengah malam begini, ia takut akan mengganggu istirahat orang-orang.

"Bawakan ember kemari" perintah kyai Nawawi.

Ahmad segera mengambil ember di kamar mandi.

"Taruh ember itu di bawah ************ Syahrul" perintah sang kyai lagi.

Ahmad pun menurut saja.

Kyai Nawawi mulai membaca doa, lalu mengusapkan pada kejantanan Syahrul.

"Ahmad keluarkan semua yang ada dalam kejantanan kakakmu. Peras keluar sampai habis. Dan kalian yang memegang, jangan sampai lepas" perintah kyai Nawawi lagi.

Kyai Nawawi berdoa sementara Ahmad menunggu perintah dari sang guru.

"Ahmad keluarkan sekarang, peras!" perintah kyai Nawawi.

Ahmad pun mengeluarkan itu. Syahrul langsung mengerang kesakitan.

Semua orang merasa ngeri kala tangan Ahmad berhasil mengeluarkan darah dan nanah pada kejantanan Syahrul.

"Tahan ya bang!" ucap Ahmad yang sedang mengeluarkan benda menjijikan dari anu milik Syahrul.

"Terus pencet!" perintah Kyai.

Nanah, darah, hewan-hewan kecil, bulu babi, dan belatung terus keluar dari anu Syahrul. Ahmad begitu ngeri melihat binatang-binatang itu menggeliat dalam ember.

"Cabut bulu babi itu" perintah Kyai Nawawi sembari tak putus membaca doa.

Ahmad pun mencabut bulu babi yang tertancap di dalam kejantanan Syahrul. Syahrul semakin menjerit, ia merasakan sakit yang teramat pedih.

"Astagfirullah, bulu-bulu babi nya banyak sekali" ucap Ahmad.

"Ambil semuanya sampai bersih" ucap kyai Nawawi.

Sudah satu ember penuh, darah dan nanah beserta teman-temannya keluar, tetapi anu Syahrul tak henti-henti nya mengeluarkan benda-benda asing.

Ahmad melihat banyaknya gumpalan-gumpalan seperti nanah yang sangat pekat.

"Ini baru sakitnya di dunia, Syahrul. Bagaimana nanti kau di akhirat sana" ucap kyai Nawawi.

Tiga jam sudah Ahmad mengeluarkan benda asing dari anu Syahrul. Totalnya tiga ember baru anu Syahrul bersih, dan ukurannya menjadi normal.

"Buang cairan itu ke sungai. Dan berikan tumbukan daun bidara. Oleskan ke ***********" ucap kyai Nawawi.

Ahmad dibantu santri lainnya, membuang kotoran dari anu Syahrul ke sungai.

"Busuk sekali baunya" ucap Ali.

"Benar! Jika bukan abang sendiri, aku sangsi melakukan itu" balas Ahmad.

"Sebagai pembelajaran untuk kita semua, bahwa bersekutu dengan setan itu dosa dan azabnya tidak main-main" timpal Solihin.

Kini Syahrul lega, tetapi orang-orang malah muntah karena bau kotoran Syahrul.

"Maaf ya, aku berak di sini" ucap Syahrul malu-malu.

Sewaktu di obati itu, Syahrul merasakan sakit luar biasa, ia tidak tahan dan akhirnya BAB ditempat.

"Tak apa-apa bang, nanti kami bersihkan. Sekarang abang mandi dulu, nanti abang bisa mengoleskan tumbukan daun bidara ke ******** abang" ucap Syahroni.

Syahrul pun mandi, dan para santri lain membersihkan bekas kotoran Syahrul.

"Semoga ini semua menjadi amal jariyah untuk kita" ucap Dzawin pada semua teman santrinya.

"Amin" balas semuanya.

Paginya, Ibu Sulastri membawakan sarung dan baju koko dari rumahnya. Ia kembali lagi ke pesantren karena ia ingin mengantarkan keperluan Ahmad dan Syahrul.

"Siang ini ibu akan pulang lagi. Kamu baik-baik disini, nurut sama guru kamu" ucap Ibu Sulastri pada Syahrul.

"Iya bu! Bu semalam aku hampir mati" ucap Syahrul.

"Astagfirullah, kamu kenapa Syahrul?" tanya Ibu Sulastri sangat khawatir.

Syahrul pun menceritakan kejadian semalam membuat Ibu Sulastri terperangah dan merasa iba pada sang anak.

"Syukurlah kamu bisa selamat, Syahrul. Kamu mau berapa lama di pesantren ini?" tanya Ibu Sulastri.

"Aku mau mengabdi di sini sembari belajar mengaji, bu. Apapun yang di perintah kyai, akan aku lakukan sebagai baktiku padanya dan baktiku pada ibu" jawab Syahrul.

Ibu Sulastri sangat terharu pada anak tertuanya. Hidupnya jadi berubah 180°.

Pepatah mengatakan di setiap kejadian pasti ada hikmahnya, itu pun berlaku untuk Syahrul. Ibu Sulastri berpikir, mungkin dengan Syahrul pernah melakukan pesugihan dirinya menjadi tobat. Tetapi jika Syahrul tidak ikut pesugihan, mungkin masih jadi Syahrul yang begajulan dan senang maksiat.

"Bang, di tunggu kyai di pendopo" ucap Robani.

"Baiklah, abang kesana" balas Syahrul.

"Yuk bu, kita temui kyai" ajak Syahrul.

Ibu Sulastri pun mengikuti Syahrul.

Syahrul pun tiba di pendopo. Di Sana sudah ada kyai Nawawi dan semua santri-santrinya.

"Ahmad, berikan baju pangsi itu pada kakakmu" perintah kyai Nawawi.

Ahmad pun patuh, lalu memberikan baju itu pada Syahrul.

"Kau akan belajar silat hari ini. Di sini bukan hanya ilmu agama yang di ajarkan, tetapi ilmu silat dan kebatinan juga" ucap kyai Nawawi.

"Baiklah tuan guru! Apapun yang di ajarkan tuan guru padaku, aku akan mempelajarinya" balas Syahrul.

"Silahkan semuanya berbaris" perintah kyai Nawawi.

Mereka pun mulai belajar silat kembali.

"Syahrul, kau tidak usah banyak bergerak dahulu. Kamu cukup berdiri di sana dengan satu kaki terangkat. Jangan berhenti sebelum aku menyuruhmu berhenti" ucap Kyai Nawawi.

Syahru pun menuruti semua perintah sang kyai...

Terpopuler

Comments

Ninik Rochaini

Ninik Rochaini

kok ya perumpamaan ny pki toples tupperware /Facepalm//Facepalm/ dadi ne malah ngakak...

2024-09-10

2

Zuhril Witanto

Zuhril Witanto

lanjut

2024-09-07

1

Suharnani

Suharnani

Amin

2024-08-26

1

lihat semua
Episodes
1 Suasana Di Dalam Pesantren
2 Mata Batin Ahmad
3 Resmi Menjadi Babi Ngepet
4 Menolong Arwah
5 Kecurigaaan Para Tetangga
6 Meminta Tumbal
7 Kepulangan Ahmad
8 Sampai Ke Alam Jin
9 Mulai Mencari
10 Khodam Untuk Ahmad
11 Kecemasan Ibu Sulastri
12 Raksasa Masuk Islam
13 Menyelamatkan Dari Tumbal
14 Datang Ke Kedai Orang Tua Ari
15 Menjemput Syahrul
16 Berhasil Membawa Pulang Syahrul
17 Karma Untuk Syahrul
18 Batu Misterius
19 Penyakit Kiriman Banaspati
20 Dendam Dukun Santet part 1
21 Dendam Dukun Santet Part 2 dan Kekalahannya
22 Tugas Me Ruqyah rumah.
23 Gangguan Mulai Berdatangan
24 Tabir Kelam Rumah Bagus
25 Menyelesaikan Tugas
26 Misteri Warung Soto
27 Bekerja di warung soto
28 Rena Yang Malang
29 Bercinta Dengan Demit
30 Memulai Penyerangan
31 Menghancurkan Sapri
32 Berkahnya Air Zam-Zam
33 Kedatangan Jin Dari Kerajaan kuda
34 Menolong Arwah lagi
35 Psikopat
36 Psikopat Part 2
37 Di Jebak
38 Tertangkap
39 Idris Di Penjara dan Kisah Masa Lalu
40 Masa Lalu Idris Yang Menyedihkan
41 Kunti Pakai Baju Partai
42 Kuyang Yang Meresahkan
43 Mengetahui Siapa Nilam dan Memulai mengintai
44 Mukbang Ari-Ari Bayi.
45 Ketahuan
46 Mengeksekusi Kuyang
47 Kedatangan Tamu
48 Laksmi Yang Malang
49 Membantu Orang Misterius Melahirkan
50 Bertemu Nona Manise
51 Sosok Wanita Berair Mata Darah.
52 Adik Durhaka
53 Cerita Sedih Ismi
54 Balasan Untuk Manusia Yang Ingkar
55 Meninggal Sehabis Berzin*
56 Akhirnya Mendapat Maaf Kedua Orang Tua
57 Mengakhiri Kutukan
58 Menyelamatkan Suster Ami dan mendapat Kejutan Di Semak-semak
59 Mengambil kebahagiaan Ibu Kandung Sendiri
60 Imas Di Temukan
61 Menuai Balasan
62 Di Pintai Pertolongan
63 Tumbal Siluman Buaya Putih
64 Pelaku Terungkap
65 Awal Mula Pesugihan
66 Besan Tidak Punya Akhlak
67 Awal Kehancuran Keluarga Romo Legi
68 Menumbalkan Menantu
69 Kekalahan Ratu Siluman Buaya
70 Hadiah Istimewa
71 Banyak pindah tempat makan
72 Warung Yang Sepi
73 Menolong Lagi
74 Normal Kembali
75 Gara-gara Film Biru
76 Berbohong
77 Akan menyelidiki
78 Tertangkap Basah
79 Dimasukan Pesantren
80 Datang Ke Pesantren
81 Fakta Nyai Parwati Geni
82 Menolong Tila
83 Dapat Melihat Tila
84 Menikah Mendadak
85 Bulan Madu Part 1
86 Bulan madu part 2
87 Santet kalajengking
88 Serangan Santet
89 Kalahnya Pasukan Dukun
90 Syahrul menikah
91 Bulan Madu Yang Tertunda
92 Gangguan Di Hutan Jati
93 Bulan Madu Yang Panas
94 Pekerjaan Baru Syahrul
95 Adu Pedang
96 Terbongkar
97 Akhir Hidup Si Gay
98 Jenazah Bawel
99 Ruh Orang Kaya
100 Rahasia Komanya Victoria
101 Victoria Kembali
102 Victoria Bisa Melihat Hantu
103 Menemukan Alamat Ahmad
104 Hadiah Yang Pantastis
105 One Dior, One Louis Vuitton......
106 Main Tembak-tembakan
107 Menunaikan Janji
108 Sabung Ayam Membuat Sengsara.
109 Sabung Ayam Membuat Sengsara Part 2
110 Syahrul Yang Tulus.
111 Mobil Bergoyang
112 Ipar Dan Mertua Adalah Maut
113 Dendam Rieta
114 Balas Dendam Pertama
115 Balas Dendam Kedua
116 Wanita Berpayung Malam-Malam.
117 Karma Untuk Mieke
118 Niat Jahat Yang Berakhir Sia-sia
119 Tabir Yang Mulai Terbuka
120 Membantu Rieta
121 Punya Bala Tentara
122 Pertarungan Sengit
123 Akhir Hidup Mbah Suroso
124 Amarah Sang Suami
125 Akhir Dari Kisah Rieta.....
126 TAMAT
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Suasana Di Dalam Pesantren
2
Mata Batin Ahmad
3
Resmi Menjadi Babi Ngepet
4
Menolong Arwah
5
Kecurigaaan Para Tetangga
6
Meminta Tumbal
7
Kepulangan Ahmad
8
Sampai Ke Alam Jin
9
Mulai Mencari
10
Khodam Untuk Ahmad
11
Kecemasan Ibu Sulastri
12
Raksasa Masuk Islam
13
Menyelamatkan Dari Tumbal
14
Datang Ke Kedai Orang Tua Ari
15
Menjemput Syahrul
16
Berhasil Membawa Pulang Syahrul
17
Karma Untuk Syahrul
18
Batu Misterius
19
Penyakit Kiriman Banaspati
20
Dendam Dukun Santet part 1
21
Dendam Dukun Santet Part 2 dan Kekalahannya
22
Tugas Me Ruqyah rumah.
23
Gangguan Mulai Berdatangan
24
Tabir Kelam Rumah Bagus
25
Menyelesaikan Tugas
26
Misteri Warung Soto
27
Bekerja di warung soto
28
Rena Yang Malang
29
Bercinta Dengan Demit
30
Memulai Penyerangan
31
Menghancurkan Sapri
32
Berkahnya Air Zam-Zam
33
Kedatangan Jin Dari Kerajaan kuda
34
Menolong Arwah lagi
35
Psikopat
36
Psikopat Part 2
37
Di Jebak
38
Tertangkap
39
Idris Di Penjara dan Kisah Masa Lalu
40
Masa Lalu Idris Yang Menyedihkan
41
Kunti Pakai Baju Partai
42
Kuyang Yang Meresahkan
43
Mengetahui Siapa Nilam dan Memulai mengintai
44
Mukbang Ari-Ari Bayi.
45
Ketahuan
46
Mengeksekusi Kuyang
47
Kedatangan Tamu
48
Laksmi Yang Malang
49
Membantu Orang Misterius Melahirkan
50
Bertemu Nona Manise
51
Sosok Wanita Berair Mata Darah.
52
Adik Durhaka
53
Cerita Sedih Ismi
54
Balasan Untuk Manusia Yang Ingkar
55
Meninggal Sehabis Berzin*
56
Akhirnya Mendapat Maaf Kedua Orang Tua
57
Mengakhiri Kutukan
58
Menyelamatkan Suster Ami dan mendapat Kejutan Di Semak-semak
59
Mengambil kebahagiaan Ibu Kandung Sendiri
60
Imas Di Temukan
61
Menuai Balasan
62
Di Pintai Pertolongan
63
Tumbal Siluman Buaya Putih
64
Pelaku Terungkap
65
Awal Mula Pesugihan
66
Besan Tidak Punya Akhlak
67
Awal Kehancuran Keluarga Romo Legi
68
Menumbalkan Menantu
69
Kekalahan Ratu Siluman Buaya
70
Hadiah Istimewa
71
Banyak pindah tempat makan
72
Warung Yang Sepi
73
Menolong Lagi
74
Normal Kembali
75
Gara-gara Film Biru
76
Berbohong
77
Akan menyelidiki
78
Tertangkap Basah
79
Dimasukan Pesantren
80
Datang Ke Pesantren
81
Fakta Nyai Parwati Geni
82
Menolong Tila
83
Dapat Melihat Tila
84
Menikah Mendadak
85
Bulan Madu Part 1
86
Bulan madu part 2
87
Santet kalajengking
88
Serangan Santet
89
Kalahnya Pasukan Dukun
90
Syahrul menikah
91
Bulan Madu Yang Tertunda
92
Gangguan Di Hutan Jati
93
Bulan Madu Yang Panas
94
Pekerjaan Baru Syahrul
95
Adu Pedang
96
Terbongkar
97
Akhir Hidup Si Gay
98
Jenazah Bawel
99
Ruh Orang Kaya
100
Rahasia Komanya Victoria
101
Victoria Kembali
102
Victoria Bisa Melihat Hantu
103
Menemukan Alamat Ahmad
104
Hadiah Yang Pantastis
105
One Dior, One Louis Vuitton......
106
Main Tembak-tembakan
107
Menunaikan Janji
108
Sabung Ayam Membuat Sengsara.
109
Sabung Ayam Membuat Sengsara Part 2
110
Syahrul Yang Tulus.
111
Mobil Bergoyang
112
Ipar Dan Mertua Adalah Maut
113
Dendam Rieta
114
Balas Dendam Pertama
115
Balas Dendam Kedua
116
Wanita Berpayung Malam-Malam.
117
Karma Untuk Mieke
118
Niat Jahat Yang Berakhir Sia-sia
119
Tabir Yang Mulai Terbuka
120
Membantu Rieta
121
Punya Bala Tentara
122
Pertarungan Sengit
123
Akhir Hidup Mbah Suroso
124
Amarah Sang Suami
125
Akhir Dari Kisah Rieta.....
126
TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!