Mulai Mencari

"Kami akan membantumu membawa kakak mu kembali ke dunia manusia. Tetapi Siluman babi itu tidak mudah di kalahkan" ucap Jin berhidung panjang.

"Aku tahu ini akan jadi petualangan yang tidak mudah, tetapi aku yakin, Allah akan selalu membantu hambanya" ucap Ahmad.

"Kau benar, anak muda. Tinggallah satu malam di rumah ku, besok kau boleh mulai pergi mencari kakakmu" ucap jin itu lagi.

"Baiklah aku akan ikut menginap di rumahmu" balas Ahmad.

Jin itu membawa Ahmad ke kediamannya yang terlihat seperti sebuah batu besar.

"Ayo masuk" ucap jin itu.

Ahmad pun masuk, dan alangkah terkejutnya, di dalam ternyata isi rumah itu sangat megah dan juga ada peralatan dari dunia manusia.

"Ini kan galon!" ucap Ahmad heran.

"Itu ada mejikom" ucap Ahmad.

"Kami memang seperti manusia. Hanya alam kami berbeda. Dan ini kenalkan semua anak-anakku dan ini istriku bernama Solehah, aku sendiri bernama Ma'nud dan anakku yang banyak ini aku lupa namanya" ucap jin berhidung panjang itu.

"Aku Ahmad. Dan anakmu banyak sekali, pasti rame rumahmu?" tanya Ahmad.

"Berisik sekali. Anak sebanyak ini, istriku melahirkan sebanyak dua kali saja" jawab Ma'nud.

Ahmad mendengarnya sangatlah tercengang.

Paginya, Ahmad pamit pada Ma'nud dan keluarga. Di depan rumah jin itu, sudah ada berpuluh-puluh jin menunggu Ahmad.

"Bang Ma'nud, aku pamit. Doa kan supaya aku bisa membawa kakak ku pulang ke alam manusia" ucap Ahmad.

"Aku akan selalu mendoakan mu, anak muda" balas Ma'nud.

Kini diluar rumah Ma'nud, para jin isl sudah berkumpul untuk mengantar Ahmad menuju pintu gerbang keluar wilayah perkampungan jin islam.

"Kau mau pergi sekarang?" tanya jin kakek-kakek.

"Benar kek, aku akan pergi sekarang" jawab Ahmad.

"Bawalah nasi ini untuk bekalmu" ucapnya.

"Tak usah kek!" tolak Ahmad tak enak hati.

"Jangan menolak, karena nasi di alam mu dan kami berbeda. Nasi ini akan bisa membuatmu kuat berjalan jauh selama berminggu-minggu.

" Basa kacang hijau ini dan berikan kepada penjaga jembatan tua disana" ucap jin berbadan kurus.

"Terimakasih" ucap Ahmad.

"Bawa air ini. Untuk bekalmu karena istana ratu babi itu sangat jauh" ucap jin berjenis kelamin perempuan.

"Terimakasih nyai" ucap Ahmad.

"Terimalah pisau ini. Kau pasti akan bertemu akar lilit di perjalanan" jin bertelinga panjang memberikan pisau.

Ahmad tidak menyangka bahwa ia di bekali sangat banyak oleh sesama makhluk Allah.

"Terimakasih semuanya" Ahmad pun terharu. Ia kemudian berpelukan dengan semua jin yang berjenis kelamin laki-laki.

"Ayo kami antarkan ke perbatasan kampung. Pesanku, jangan sampai kau menghiraukan panggilan dari orang yang kau kenal. Tetap lurus ke depan" ucap jin kakek itu.

Ahmad pun di antarkan menuju perbatasan gerbang kampung itu. Semua jin tidak ada yang berhenti membaca sholawat dan berdzikir.

Kini Ahmad sudah sampai di depan gerbang itu.

"Semoga Allah selalu melindungimu, Ahmad! Lawan kedzaliman itu, dan bawa pergi kakakmu. Kami disini akan selalu mendukung mu dan medoakanmu"

"Terimakasih semuanya. Aku pamit" Ahmad pun langsung berjalan keluar dari batas desa itu.

Sementara Nyai Kamiri di istananya sedang merasakan kesakitan akibat ia berkelahi dengan Kyai Nawawi.

Seluruh tubuhnya terluka dan menghitam akibat sabetan tasbih dan bacaan ayat suci.

"Arggghhh manusia laknat. Dia membuatku kesakitan. Bawa secawan darah segar untukku. Tuangkan di pemandian ku" perintah Nyai Kamiri pada semua dayangnya.

"Sendiko dawuh gusti ratu" jawab para dayangnya secara serentak.

Tiba-tiba, kabut hitam mengepul dari arah patung moncong babi itu.

"Siapa gerangan yang datang?" tanyanya.

"Aku... Hahahhahaha.. Kamiri, wajahmu jelek sekali" ucap Nyai Brangah pemimpin kerajaan pemujaan siluman buaya putih.

"Si alan kau Brangah. Mau apa kau kemari?" tanya Nyai Kamiri dengan kesal.

"Aku hanya ingin melihat kerajaanmu yang jelek ini. Kau tahu, aku sudah mendapatkan pengikut baru berjumlah dua puluh orang. Mereka akan sesat bersamaku.. Hahahahha. Aku menang Kamiri" ucap siluman buaya putih itu.

"Pergi kau dari istanaku. Jikalau saja aku sedang tidak terluka, akan ku habisi, kau" tunjuknya.

"Hahahaha.. Dasar babi" ucapnya sembari menghilang.

"Sialan kau buaya" teriak Nyai Kamiri.

Kemudian Nyai kamiri memanggil dayang-dayangnya.

"Dayang, bawakan aku pengikut baru yang ingkar" perintah siluman itu.

Tak lama para dayang dan penjaga penjara menggiring para manusia dengan kaki dan tangan dirantai besi.

"Ini para penghianat yang gusti ratu inginkan" ucap penjaga penjaga penjara pria berwajah babi berkepala botak.

"Jadikan mereka ganjalan tempat tidurku" perintah Nyai Kamiri.

"Sendiko dawuh gusti ratu" ucapnya.

"Ampunnnnnnnnn" semua orang yang di giring itu ketakutan.

Sementara Syahrul kini sedang bekerja rodi memanggul batu untuk di tumpuk di sebuah lapangan.

Plassss!!!

Suara cambukan mandor pria berwajah babi itu pada tubuh pekerja yang dinilainya malas.

"Lapar"

"Haus"

"Cape"

Rengekan para pekerja di bawah terik matahari yang sungguh menyiksa.

Mandor berwajah babi itu kemudian kencing, Beberapa orang langsung menengadahkan mulutnya dibawah pancuran air kencing itu tanpa merasa jijik karena terlalu haus.

Syahrul yang melihat itu seketika merasakan mual yang teramat sangat.

"Ibu, aku mau pulang. Maafkan aku ibu" Syahrul menangis.

Mandor itu kemudian menghampiri Syahrul, tangannya langsung mengayunkan cambuk pada tubuh Syahrul.

Plasss!!!!

Plasss!!!!

Plasss!!!

Seketika membuat Syahrul memekik kesakitan.

"Arghhhhh sakit. Ampun" teriaknya memilukan.

"Cepat bekerja. Kau harus terus mengumpulkan batu itu sampai membentuk menara" ucap mandor berwajah babi itu. Hidungnya terus saja mengeluarkan cairan seperti nanah kental dan berbau sangat busuk.

"Aku lelah, babi" ucap Syahrul dengan putus asa.

"Kau akan berhenti jika dunia kiamat" jawab pria berwajah babi itu.

Sementara Ahmad kini terus saja menyusuri padang ilalang. Seketika langkahnya terhenti kala mendengar suara sang ibu memanggilnya.

"Ahmad, ini ibu nak. Kemarilah ibu merindukanmu" ucap suara itu.

Ahmad pun ingat dengan pesan jin kakek tadi jika ada yang memanggil namamu oleh orang yang kamu kenal, janganlah menoleh, dan tetap lah berjalan lurus ke depan.

Ahmad tak menghiraukan suara tadi.

Lalu terdengar kembali suara Syahrul memanggilnya.

"Ahmad, kemarilah. Kakak ingin pulang bersamamu. Ahmad, lihatlah kamakmu ini" ucap suara itu.

"Bismillah, Allah selalu melindungiku" gumam Ahmad.

Karena dirasa suara-suara itu sungguh mengganggu, Ahmad melemparkan segenggam abu kearah belakang. Seketika suara itu berubah jadi tangisan dan jeritan.

"Panas!!!" jeritnya.

Ahmad pun keluar dari Wilayah perbukitan lali jiwo itu.

"Kau mau kemana?" jin berwajah oval dengan membawa kereta kencana itu menyapa Ahmad.

"Aku mau ke istana Nyai Kamiri, si siluman babi" jawab Ahmad.

"Itu sangat jauh" ucap jin berwajah oval itu.

"Kau bisa berikan aku tumpangan, tuan jin?" tanya Ahmad.

"Kau seorang manusia?" tanya jin itu.

"Benar, aku seorang manusia" jawab Ahmad.

Jin berwajah oval itu langsung ketakutan. tubuhnya menggigil.

"Bangsa manusia itu jahat" ucap Jin itu.

"Jahat? Bagaimana bisa jahat, sementara kami tidak bisa melihat kalian di dunia manusia"

Jin itu diam.

"Bagaimana, apa kau mau mengantarku kesana?" tanya Ahmad.

"Aku ini bekerja, aku punya anak dan istri. Aki tidak bisa memberimu tumpangan" jawab Jin itu.

"Aku akan membayar mu" belas Ahmad.

Tak memanyakan apa bayarannya, jin itu langsung mengiyakan saja tawaran Ahmad.

Terpopuler

Comments

Santi Rizal

Santi Rizal

othor bisa berimajinasi tentang alam jin ternyata

2025-01-21

0

Zuhril Witanto

Zuhril Witanto

kebanyakan jadi lupa

2024-09-07

0

Suharnani

Suharnani

Kata"keramat buat lelaki pemain perempuan

2024-08-26

1

lihat semua
Episodes
1 Suasana Di Dalam Pesantren
2 Mata Batin Ahmad
3 Resmi Menjadi Babi Ngepet
4 Menolong Arwah
5 Kecurigaaan Para Tetangga
6 Meminta Tumbal
7 Kepulangan Ahmad
8 Sampai Ke Alam Jin
9 Mulai Mencari
10 Khodam Untuk Ahmad
11 Kecemasan Ibu Sulastri
12 Raksasa Masuk Islam
13 Menyelamatkan Dari Tumbal
14 Datang Ke Kedai Orang Tua Ari
15 Menjemput Syahrul
16 Berhasil Membawa Pulang Syahrul
17 Karma Untuk Syahrul
18 Batu Misterius
19 Penyakit Kiriman Banaspati
20 Dendam Dukun Santet part 1
21 Dendam Dukun Santet Part 2 dan Kekalahannya
22 Tugas Me Ruqyah rumah.
23 Gangguan Mulai Berdatangan
24 Tabir Kelam Rumah Bagus
25 Menyelesaikan Tugas
26 Misteri Warung Soto
27 Bekerja di warung soto
28 Rena Yang Malang
29 Bercinta Dengan Demit
30 Memulai Penyerangan
31 Menghancurkan Sapri
32 Berkahnya Air Zam-Zam
33 Kedatangan Jin Dari Kerajaan kuda
34 Menolong Arwah lagi
35 Psikopat
36 Psikopat Part 2
37 Di Jebak
38 Tertangkap
39 Idris Di Penjara dan Kisah Masa Lalu
40 Masa Lalu Idris Yang Menyedihkan
41 Kunti Pakai Baju Partai
42 Kuyang Yang Meresahkan
43 Mengetahui Siapa Nilam dan Memulai mengintai
44 Mukbang Ari-Ari Bayi.
45 Ketahuan
46 Mengeksekusi Kuyang
47 Kedatangan Tamu
48 Laksmi Yang Malang
49 Membantu Orang Misterius Melahirkan
50 Bertemu Nona Manise
51 Sosok Wanita Berair Mata Darah.
52 Adik Durhaka
53 Cerita Sedih Ismi
54 Balasan Untuk Manusia Yang Ingkar
55 Meninggal Sehabis Berzin*
56 Akhirnya Mendapat Maaf Kedua Orang Tua
57 Mengakhiri Kutukan
58 Menyelamatkan Suster Ami dan mendapat Kejutan Di Semak-semak
59 Mengambil kebahagiaan Ibu Kandung Sendiri
60 Imas Di Temukan
61 Menuai Balasan
62 Di Pintai Pertolongan
63 Tumbal Siluman Buaya Putih
64 Pelaku Terungkap
65 Awal Mula Pesugihan
66 Besan Tidak Punya Akhlak
67 Awal Kehancuran Keluarga Romo Legi
68 Menumbalkan Menantu
69 Kekalahan Ratu Siluman Buaya
70 Hadiah Istimewa
71 Banyak pindah tempat makan
72 Warung Yang Sepi
73 Menolong Lagi
74 Normal Kembali
75 Gara-gara Film Biru
76 Berbohong
77 Akan menyelidiki
78 Tertangkap Basah
79 Dimasukan Pesantren
80 Datang Ke Pesantren
81 Fakta Nyai Parwati Geni
82 Menolong Tila
83 Dapat Melihat Tila
84 Menikah Mendadak
85 Bulan Madu Part 1
86 Bulan madu part 2
87 Santet kalajengking
88 Serangan Santet
89 Kalahnya Pasukan Dukun
90 Syahrul menikah
91 Bulan Madu Yang Tertunda
92 Gangguan Di Hutan Jati
93 Bulan Madu Yang Panas
94 Pekerjaan Baru Syahrul
95 Adu Pedang
96 Terbongkar
97 Akhir Hidup Si Gay
98 Jenazah Bawel
99 Ruh Orang Kaya
100 Rahasia Komanya Victoria
101 Victoria Kembali
102 Victoria Bisa Melihat Hantu
103 Menemukan Alamat Ahmad
104 Hadiah Yang Pantastis
105 One Dior, One Louis Vuitton......
106 Main Tembak-tembakan
107 Menunaikan Janji
108 Sabung Ayam Membuat Sengsara.
109 Sabung Ayam Membuat Sengsara Part 2
110 Syahrul Yang Tulus.
111 Mobil Bergoyang
112 Ipar Dan Mertua Adalah Maut
113 Dendam Rieta
114 Balas Dendam Pertama
115 Balas Dendam Kedua
116 Wanita Berpayung Malam-Malam.
117 Karma Untuk Mieke
118 Niat Jahat Yang Berakhir Sia-sia
119 Tabir Yang Mulai Terbuka
120 Membantu Rieta
121 Punya Bala Tentara
122 Pertarungan Sengit
123 Akhir Hidup Mbah Suroso
124 Amarah Sang Suami
125 Akhir Dari Kisah Rieta.....
126 TAMAT
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Suasana Di Dalam Pesantren
2
Mata Batin Ahmad
3
Resmi Menjadi Babi Ngepet
4
Menolong Arwah
5
Kecurigaaan Para Tetangga
6
Meminta Tumbal
7
Kepulangan Ahmad
8
Sampai Ke Alam Jin
9
Mulai Mencari
10
Khodam Untuk Ahmad
11
Kecemasan Ibu Sulastri
12
Raksasa Masuk Islam
13
Menyelamatkan Dari Tumbal
14
Datang Ke Kedai Orang Tua Ari
15
Menjemput Syahrul
16
Berhasil Membawa Pulang Syahrul
17
Karma Untuk Syahrul
18
Batu Misterius
19
Penyakit Kiriman Banaspati
20
Dendam Dukun Santet part 1
21
Dendam Dukun Santet Part 2 dan Kekalahannya
22
Tugas Me Ruqyah rumah.
23
Gangguan Mulai Berdatangan
24
Tabir Kelam Rumah Bagus
25
Menyelesaikan Tugas
26
Misteri Warung Soto
27
Bekerja di warung soto
28
Rena Yang Malang
29
Bercinta Dengan Demit
30
Memulai Penyerangan
31
Menghancurkan Sapri
32
Berkahnya Air Zam-Zam
33
Kedatangan Jin Dari Kerajaan kuda
34
Menolong Arwah lagi
35
Psikopat
36
Psikopat Part 2
37
Di Jebak
38
Tertangkap
39
Idris Di Penjara dan Kisah Masa Lalu
40
Masa Lalu Idris Yang Menyedihkan
41
Kunti Pakai Baju Partai
42
Kuyang Yang Meresahkan
43
Mengetahui Siapa Nilam dan Memulai mengintai
44
Mukbang Ari-Ari Bayi.
45
Ketahuan
46
Mengeksekusi Kuyang
47
Kedatangan Tamu
48
Laksmi Yang Malang
49
Membantu Orang Misterius Melahirkan
50
Bertemu Nona Manise
51
Sosok Wanita Berair Mata Darah.
52
Adik Durhaka
53
Cerita Sedih Ismi
54
Balasan Untuk Manusia Yang Ingkar
55
Meninggal Sehabis Berzin*
56
Akhirnya Mendapat Maaf Kedua Orang Tua
57
Mengakhiri Kutukan
58
Menyelamatkan Suster Ami dan mendapat Kejutan Di Semak-semak
59
Mengambil kebahagiaan Ibu Kandung Sendiri
60
Imas Di Temukan
61
Menuai Balasan
62
Di Pintai Pertolongan
63
Tumbal Siluman Buaya Putih
64
Pelaku Terungkap
65
Awal Mula Pesugihan
66
Besan Tidak Punya Akhlak
67
Awal Kehancuran Keluarga Romo Legi
68
Menumbalkan Menantu
69
Kekalahan Ratu Siluman Buaya
70
Hadiah Istimewa
71
Banyak pindah tempat makan
72
Warung Yang Sepi
73
Menolong Lagi
74
Normal Kembali
75
Gara-gara Film Biru
76
Berbohong
77
Akan menyelidiki
78
Tertangkap Basah
79
Dimasukan Pesantren
80
Datang Ke Pesantren
81
Fakta Nyai Parwati Geni
82
Menolong Tila
83
Dapat Melihat Tila
84
Menikah Mendadak
85
Bulan Madu Part 1
86
Bulan madu part 2
87
Santet kalajengking
88
Serangan Santet
89
Kalahnya Pasukan Dukun
90
Syahrul menikah
91
Bulan Madu Yang Tertunda
92
Gangguan Di Hutan Jati
93
Bulan Madu Yang Panas
94
Pekerjaan Baru Syahrul
95
Adu Pedang
96
Terbongkar
97
Akhir Hidup Si Gay
98
Jenazah Bawel
99
Ruh Orang Kaya
100
Rahasia Komanya Victoria
101
Victoria Kembali
102
Victoria Bisa Melihat Hantu
103
Menemukan Alamat Ahmad
104
Hadiah Yang Pantastis
105
One Dior, One Louis Vuitton......
106
Main Tembak-tembakan
107
Menunaikan Janji
108
Sabung Ayam Membuat Sengsara.
109
Sabung Ayam Membuat Sengsara Part 2
110
Syahrul Yang Tulus.
111
Mobil Bergoyang
112
Ipar Dan Mertua Adalah Maut
113
Dendam Rieta
114
Balas Dendam Pertama
115
Balas Dendam Kedua
116
Wanita Berpayung Malam-Malam.
117
Karma Untuk Mieke
118
Niat Jahat Yang Berakhir Sia-sia
119
Tabir Yang Mulai Terbuka
120
Membantu Rieta
121
Punya Bala Tentara
122
Pertarungan Sengit
123
Akhir Hidup Mbah Suroso
124
Amarah Sang Suami
125
Akhir Dari Kisah Rieta.....
126
TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!