7.

Tok tok tok...

Ketukan pintu itu mengalihkan fokus naira ke arah pintu yang memang tidak tertutup,aldo yang merasa kakaknya sudah tau kehadirannya pun langsung masuk tanpa meminta izin dari sang pemilik kamar,aldo juga menutup pintunya.

"Kenapa?"tanya naira yang melihat aldo menghampirinya.

"Apanya yang kenapa?"jawab aldo yang malah balik bertanya,naira rasanya ingin mencakar sang mangsa dihadapannya.

"Yaudah si"ucap naira dan langsung menarik selimutnya itu.

"Eyt,bentar dulu"cegah aldo menarik tangan naira agar tetap duduk.

"Apaan si?lu mau bayarannya sekarang?ini udah malem aldo!gw ngantuk!"ucap naira dalam satu tarikan nafas.

"Gw mau ngomong sama lu!"ucap aldo sinis,mau tidak mau nairapun harus terbangun.

"Apa"ucap naira malas

"Gw gak minta bayaran -"ucap aldo terpotong

"Kan tentang bayaran,nanti gw bayar besok,lu rese ih"potong naira jengah dengan sikap aldo yang bertele tele.

"Gw gak mau jalan ataupun duitlu!"jawab aldo sedikit menyentak kakanya itu,naira heran apa yang sebenarnya ingin aldo katakan.

"Gw mau tau alesan kenapa lu nangis tadi!"lanjutnya.

"Bukan urusan lu,jadi mending lu keluar sebelum gw teriak"ucap naira tak habis pikir,bahkan ia dengan aldo tak sedekat itu untuk bercerita.

"Gw gak mau pergi sebelum lu ngomong dulu"kekeuh aldo,naira bangkit dari tempatnya dan menarik aldo keluar dari kamarnya dengan susah payah.

"Gw sama lu itu cuman dua orang asing!jadi jangan ikut campur apapun tentang gw!GW GAK SUKA!"ucap naira menekan akhir kalimatnya lalu pergi dan mengunci pintu.

Flasback on

"Eugh,gw dimana?" ucapku setelah bangun dengan keadaan yang pusing,ruangan asing dengan yang minim cahaya membuatku tidak mampu melihat dengan jelas siapa berdiri disana.

Beberapa orang mulai mendekat ke arahku dengan penutup kepala hingga aku tak tahu siapa mereka.

"Hey cantik"Seru salah satunya

"Lama banget si bangunnya,udah gak tahan gw nunggu"imbuh yang satunya

Mereka mulai mendekat dan memegang tanganku

"Aaah lepasin gw" Teriakku

"Gak akan ada yang datang ketempat ini sayang"ucap yang satunya membelai rambutku

"Aaah lepasin"

"Hahahaha"tawa mereka menggelegar meremehkan teriakan ku

.......

Flashback Off.

"Gak,gw harus lupain semuanya"

Ingatan itu terus mengganggu naira,naira memilih untuk cepat tertidur dan melupakan semuanya.

******

Pagi ini terasa begitu menyebalkan,naira malas sekali membuka matanya namun dering telpon itu terus menghantui tidurnya.

"Ah,syibal.siapa si yang ganggu tidur gw!"ucap naira meraih ponselnya,ia langsung mengangkat sambungan itu tanpa melihat siapa yang menghubunginya sepagi ini.

"Hmm" ucapnya khas bangun tidur

"Apa kabar manis?"

"Gak baik"

"Hahahaha gw suka jawaban lu"

"Apaan!"

"Lu lupa siapa gw?jangaaaan,lepasin!ah" ucap seseorang di sebrang sana,naira membuka matanya lebar lebar mengingat seseorang yang hampir menyakiti harga dirinya.

Ia dengan cepat mematikan sambungan itu dan

Melihat nama dari panggilan itu 'anjing'

Bagaimana bisa lelaki itu mempunyai nomor pribadinya?naira kembali ketakutan dengan pikirannya,seolah mereka tak membiarkan dia untuk tenang.

Ting,,satu pesan masuk dan membuat naira tak bisa berkata kata lagi.

Naira mencari nomer seseorang lalu menghubunginya dengan perasaan gelisah,ia takut hanya takut itu saja.

Drrrrttt,drrrrtt,drrrt

"Iya ai kenapa? tumben telpon pagi pagi?"

"Bara gw takut"

"naira lu kenapa?" tanya bara mulai khawatir dengan nada naira yang terdengar cemas

"Bara mereka!mereka bara"

"Mereka siapa naira !lu dimana?gw ke sana ya!" 

"Temuin gw di tempat biasa ya bar,gw gak bisa kayak gini"

"Oke,lu tenang dulu kita ketemuan di sana oke"

"iya"

Naira pun mengakhiri panggilan itu dan bergegas ke kamar mandi dan bersiap siap menemui bara.

Entah luka apa yang telah diderita naira hingga dirinya selalu saja terguncang akan ingatan itu?apa dia pernah dilecehkan?atau hanya rasa takut yang berlebihan?

Setelah selesai,naira keluar kamar dan melewati semua orang yang ada di ruang makan.

"Dek mau kemana?"tanya ibu novi

Naira menoleh dan kembali melanjutkan langkahnya,namun ia kembali menghampiri ibunya

"Aku boleh pinjem mobil ibu sebentar gak?"ucap naira

"Boleh,tapi mau kemana?"tanya ibunya penasaran

"Aku harus ketemu temen sekarang bu,ya udah aku pergi ya"ucap naira mencium pipi ibunya dan pergi begitu saja,yang ia rasakan sekarang hanya ingin segera bertemu bara.

Dengan kecepatan yang tinggi mobil itu melaju membelah jalan ibu kota di pagi ini,tak lama ia sampai disebuah caffein yang menjadi tempat favoritnya.

Naira masuk dan memesan ruangan VIP di sana,ia butuh ketenangan bersama bara.

Beberapa menit menunggu bara pun datang dengan tergesa-gesa seakan takut naira melakukan hal hal yang tidak diinginkan,namun sayang naira sudah menghabiskan 1 botol bir tanpa tersisa (ingat naira belum sarapan)

"Naira,kamu apa apaan si!"ucap bara menghampiri naira yang akan meneguk gelas terakhirnya.

Bara sungguh tak bisa melihat naira seperti ini,ia juga merasakan sakit yang naira rasakan dengan melihat kondisinya yang seperti ini.

"Gw mau mati bara,gw gak mau bara"ucap naira melemparkan gelas di sana,bara langsung memeluk naira berharap memberikan ketengan untuknya.

"Kamu gak sendiri naira,saya disini"ucap bara terus menenangkan naira.

1 jam berlalu,naira terlihat lebih tenang walau dengan kesadarannya yang sedikit.

Ia menceritakan apa yang terjadi tadi pagi dan menunjukan pesan yang ia dapat.

Bara tak percaya,ia marah sangat marah pada orang yang membuat naira hancur seperti ini.

Bara berpikir bagaimana naira bisa terus diam dan hidup dalam ketakutan bertahun tahun?

"Kita laporin ini ya"ucap bara menatap naira iba

"Nggak,kita gak bisa laporin ini bara!aku gak mau hidup dengan rasa malu,aku juga gak bisa malu-maluin harga diri keluarga aku!apa yang bakal orang lain pikir bara"keluh naira.

"Naira-"

"Aku gak mau bara,aku takut mereka bakal lebih deket lagi"tutur naira menahan air matanya,naira berpikir ini bukan keputusan yang baik untuk hidup nya.

"Bara!"panggil naira lemah

"Iya kenapa?ada yang sakit?"tanya bara terdengar tulus.

"Apa aku kotor?"tanya naira sendu,air matanya mengalir tanpa komando,sesak yang ia rasakan.

Flashback on.

Tangan kekar dan menjijikan itu meraba setiap jengkal tubuh naira,mereka begitu nafsu dengan wanita didepannya ini.

"Jangan gw mohon jangan"mohon naira dengan tangan dan kaki yang terikat,siapa yang akan menolongnya saat ini?Bajunya sudah terlempar entah kemana dan hanya menyisakan bra dan ****** ******** saja yang menempel ditubuhnya.

"Gak,gak bisa cantik,lu harus puasin kita sekarang ini."ucap lelaki itu.

Naira terus menangis karena sentuhan kedua laki laki biadab itu,hingga sampai seseorang datang dan mencoba membuka pintu yang terkunci rapat itu.

"****,siapa si ganggu aja!"ucap salah satunya.

"Sana lu check dulu!"perintah yang satunya.

Namun saat lelaki itu pergi yang terdengar hanya suara pukulan baku hantam

"Anjing,siapa yang berani ganggu gw"ucap laki laki yang masih didekat naira,ia pun pergi dan naira hanya menangis ia berharap siapapun yang datang akan membantunya keluar dari sini.

"DIMANA NAIRA!!" ucap suara yang tak asing ditelinga naira

"Bukan urusan lu!"ucap laki laki itu

Dan kembali terdengar suara baku hantam di sana.

"Bara?!"

"Baraaaa gw disini"teriak naira melemah,entah obat apa yang telah mereka berikan padanya hingga ia merasa tak berdaya.

"Bara,tolongin gw"ucap naira terus menerus,ia seakan memiliki harapan dari bara yang datang saat itu.

Langkah seseorang dengan tergesa terdengar menuju ke arahnya,ia dia bara!dengan sisa kesadarannya naira tersenyum dan pingsan di sana"

"Naira!!"

Terpopuler

Comments

🔥⃞⃟ˢᶠᶻ𖤍ᴹᴿˢ᭄𝓐𝔂⃝❥AyJinda❀∂я

🔥⃞⃟ˢᶠᶻ𖤍ᴹᴿˢ᭄𝓐𝔂⃝❥AyJinda❀∂я

wah ini sebenarnya sapa sih lelaki yang dah nodai dirimu nai pengin tak banting rasanya

2023-10-26

1

🔥⃞⃟ˢᶠᶻ𖤍ᴹᴿˢ᭄𝓐𝔂⃝❥AyJinda❀∂я

🔥⃞⃟ˢᶠᶻ𖤍ᴹᴿˢ᭄𝓐𝔂⃝❥AyJinda❀∂я

ati-ati nai gak usah berkecepatan tinggi alon-alon wae asal kelakon bahaya itu

2023-10-26

0

🔥⃞⃟ˢᶠᶻ𖤍ᴹᴿˢ᭄𝓐𝔂⃝❥AyJinda❀∂я

🔥⃞⃟ˢᶠᶻ𖤍ᴹᴿˢ᭄𝓐𝔂⃝❥AyJinda❀∂я

wah roman-romanya kagak beres nih lagi si Naira kena culik kah

2023-10-26

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!