Latihan Berganda

Setelah menempuh perjalanan lebih dari satu jam, para taruna akhirnya tiba di Bantir. Kendaraan yang mereka tumpangi memasuki gerbang kompleks militer tua di lereng gunung Ungaran. Di bagian depanyna tertera tulisan KOLAT RINDAM IV/DIPONEGORO. Masyarakat di sini menyebutnya barak tentara.

Bangunan ini didirikan oleh Belanda sebagai tempat pelatihan tentara. Saat penjajahan Jepang, digunakan sebagai tempat untuk keperluan perang. Dan sekarang digunakan oleh TNI. Sampai sekarang bangunan ini masih terawat dengan baik. Selain digunakan sebagai tempat latihan TNI, tempat ini juga sering digunakan oleh organisasi non militer untuk melakukan kegiatan diksar atau lainnya.

“Ada yang bilang tempat ini angker,” ujar Seno dengan suara berbisik, saat kendaraan yang ditumpanginya memasuki kompleks militer tersebut.

“Angker gimana?”

“Suka ada penampakan tentara Jepang tanpa kepala. Kalau ada yang lagi latihan diksar, suka ada peserta yang kesurupan juga.”

“Masa?”

“Iya. Makanya jangan sompral di sini.”

Percaya tak percaya, namun mereka mengikuti saja saran dari Seno. Di mana pun berada, kita memang harus menjaga tingkah laku dan ucapan kita. Dilihat dari sejarahnya, kompleks militer ini memang sudah berdiri lama. Tak heran kalau banyak rumor menyeramkan terjadi di sini. Perbincangan mereka selesai, ketika kendaraan berhenti.

Satu per satu taruna turun dari kendaraan militer. Mereka segera menuju lapangan yang ada di sana. Semua taruna berbaris mengikuti arahan komandannya. Barisan taruna dan taruni dibuat terpisah. Nantinya mereka akan melakukan latihan berganda secara terpisah.

Wakil komandan kembali maju ke depan. Sebelum latihan berganda dilakukan, pria itu kembali memberikan wejangannya. Tak banyak waktu yang dihabiskan untuk menyampaikan wejangan. Komandan pleton memberi aba-aba pada taruna untuk segera bersiap melakukan pelatihan pertama.

Latihan pertama yang akan mereka lakukan adalah menembak. Dengan membawa ransel dan senjata mereka segera menuju lokasi untuk melakukan latihan menembak. Keseluruhan taruna dibagi menjadi beberapa kelompok. Azzam dengan kelompoknya bersiap untuk melakukan latihan menembak. Terlebih dulu mereka mengambil peluru yang sudah disiapkan, baru kemudian menuju lokasi.

Azzam membidikkan senapannya dengan posisi berdiri. Matanya menatap lurus ke arah target di depan sana. Beberapa kali pemuda itu menembakkan senjatanya. Selanjutnya dia berlutut dan kembali menembakkan senjata. Terakhir, Azzam mengambil posisi tiarap. Setelah posisinya dirasa pas, dia menarik pelatuk dan menembakkan senjatanya beberapa kali. Latihan menembak selanjutnya dilakukan menggunakan pistol. Sama seperti tadi, Azzam mengarahkan pistol di tangannya, membidik target. Usai menembak, pelatih melihat hasil tembakan yang dilakukan oleh para taruna.

Usai melakukan latihan menembak, selanjutnya para taruna akan melakukan perembesan atau infiltrasi course. Perembesan adalah salah satu bentuk latihan militer yang bertujuan melatih keterampilan, dan ketangkasan prajurit untuk mendekati sasaran dengan melewati desingan tembakan senjata amunisi tajam.

Azzam dan yang lainnya berkumpul di parit yang ada di arena latihan. Mereka mengintip dari balik parit, dengan senjata di tangannya. Mereka bersiap untuk melakukan perembesan. Terlebih dulu mereka membaca situasi yang ada di depan sana. Perlahan Azzam merangkak naik, kemudian merayap di rerumputan.

Begitu para taruna sudah merayap, pelatih yang bersiap di belakang senjata mesin mulai menembakkan senjatanya. Desingan peluru terdengar saat Azzam merayap mendekati lokasi musuh. Sesekali pelatih melemparkan granat dan membuat suara dentuman. Dengan cepat Azzam merayap melewati kawat berduri. Tangan dan kakinya terus bergerak, merayap di bawah kawat.

Selanjutnya pemuda itu merayap di antara tanggul kayu yang lebarnya hanya sebatas tubuh saja. Pergerakannya semakin cepat ketika mendekati pembatas. Sesampainya di pembatas, mereka mengintip keadaan sekitar, baru kemudian berdiri dan menyerang lokasi musuh. Azzam menggerakkan senjatanya, seperti tengah melawan musuh dengan senapan sebagai senjata.

Latihan perembesan selesai, saat para taruna berhasil mencapai lokasi di mana musuh berada. Setelah latihan menembak dan perembesan selesai, para taruna dipersilahkan kembali ke barak untuk beristirahat. Besok mereka akan melakukan pelatihan HTF.

🌻🌻🌻

Hari berikutnya para taruna akan melakukan latihan HTF atau How To Find a Fighter. Pada latihan ini, taruna akan berjalan sejauh enam sampai delapan kilometer di medan yang bervariasi, seperti jalan datar, tanjakan, turunan, bebatuan, parit, jalan berlumpur dan beraspal. Taruna juga dilengkapi dengan pelengkapan tempur, seperti senjata organik senapan dan pistol, peples atau tempat air minum, kopelrim, draghrim, helm baja, sangkur dan ransel punggung dengan berat kira-kira kurang lebih lima kilogram.

Di sepanjang rute yang dilalui, dikombinasikan dengan pos pengujian materi tertentu, seperti repling, naik togle, luncuran, turun hesty, jaring pendarat, rayapan tali satu, jembatan tali tiga, jembatan tali dua, dan lempika (lempar pisau dan kapak).

Azzam memasuki hutan tempat latihan HTF dengan jarak antara satu dan yang lainnya sekitar satu meter. Pemuda itu kemudian menuju pos yang menguji materi beladiri. Bersama dua taruna lainnya, Azzam memeragakan gerakan yang diminta oleh pelatih.

“Kuda-kura kiri depan! Hait!”

Azzam menggerakkan kaki kanannya mundur satu langkah ke belakang. Posisi kaki sedikit menekuk dengan kaki kiri berada di depan. Tangan kanannya berada di dekat dada dengan posisi terkepal dan tangan kirinya berada di depan dengan telapak tangan terbuka.

“Maju pukulan sejajar. Hait!”

“Hait!”

Kaki kanan Azam maju ke depan seraya menggerakkan tangan kanannya ke depan dengan posisi mengepal, sedang tangan kiri berada di atas pinggang dengan posisi mengepal juga. dia melakukannya bergantian kanan dan kiri.

“Mundur, tolak atas. Hait!”

“Hait!”

Kaki kiri Azzam mundur ke belakang, tangan kanan diangkat ke atas sedang tangan kanan berada di samping pinggang. Dia melakukan hal yang sama untuk kaki kanan dan tangan kirinya.

“Maju parangan dua. Hait!”

“Hait!”

Kaki kanan Azzam maju ke depan seiring dengan gerakan tangan kanannya seperti sedang menebas dengan posisi telapak tangan terbuka dan menghadap ke atas. Tangan kiri berada di samping pinggang. Dia melakukan gerakan serupa untuk kaki dan tangan kirinya.

“Mundur tolak atas. Hait!!”

“Hait!”

Ketiga taruna itu melakukan gerakan mundur tolak atas seperti yang tadi diperagakan.

“Kembali ke sikap!”

“Baik!”

Ketiganya menurunkan tangan ke bawah dengan posisi menyilang, kemudian menggerakkannya ke samping, merapatkan kaki, lalu mengambil sikap istirahat.

“Selesai. Senjata diambil, cek perlengkapan.”

Azzam mengambil ransel dan senjatanya, kemudian melanjutkan perjalanan. Kali ini dia menuju pos jembatan tali tiga. Di sana seorang pelatih sudah menunggunya.

“Lapor. Satu empat tujuh, siap melakukan peluncuran.”

“Laksanakan!”

“Siap laksanakan!”

Azzam mulai menyebrangi jembatan tali tiga. Jembatan ini terbuat dari tali tambang. Satu tali berada di bagian bawah, berfungsi sebagai pijakan, sedang dua tali berada di sisi kanan dan kiri, berfungsi sebagai pegangan. Dengan gerakan pelan namun pasti, Azzam melewati rintangan ini, sambil meneriakkan sesuatu.

Pos selanjutnya adalah peluncuran. Azzam mengambil tali tambang yang sudah dibuat simpul di bagian ujungnya. Dia terus berjalan menuju lokasi peluncuran. Kegiatan ini sama dengan flying fox, hanya saja kali ini taruna tidak menggunakan tali karmantel di tubuhnya. Mereka hanya mengandalkan tambang di tangannya untuk meluncur. Tambang yang tadi diambil Azzam, digantungkan ke tali seluncuran. Kedua tangannya berpegangan pada sisi tali berbentuk melingkar.

“Lapor. Satu empat tujuh siap meluncur!”

“Laksanakan!”

“Siap, laksanakan!”

Setelah yakin kedua tangannya memegang tali tambang dengan benar, Azzam pun mulai meluncur. Tubuhnya terus bergerak mengikuti arah tali, melewati sungai di bawahnya, sampai tiba di ujung. Selanjutnya dia melanjutkan perjalanan. Tambang yang dipakainya tadi simpan di kendaraan yang ada tak jauh dari lokasi akhir peluncuran.

Kini Azzam menyusuri sungai kecil berbatu. Sungai ini lebih tepat disebut parit, karena tidak terlalu lebar dan airnya juga tidak deras. Azzam menundukkan tubuhnya, saat melewati lorong parit. Dia keluar dari parit, lalu naik ke atas, menuju pos selanjutnya, yakni pos jaring pendarat. Dia harus melewati jaring agar dapat melanjutkan perjalanannya.

“Lapor. Satu empat tujuh siap naiki jaring darat.”

“Laksanakan!”

“Siap laksanakan!”

Satu per satu Azzam menaiki jaring pendarat yang terbuat dari tali tambang sampai ke atas. Tangan dan kakinya bergerak seirama agar dirinya bisa cepat naik, meloncatinya dan kemudian bergerak turun. Berikutnya, dia akan menuju pos jembatan tali dua.

“Lapor. Satu empat tujuh siap menyebrangi jembatan tali dua.”

“Laksanakan!”

“Siap, laksanakan!”

Jembatan yang disebrangi Azzam kali ini sama seperti jembatan tali tiga. Namun jembatan ini hanya menggunakan dua tali saja. Satu untuk berpegangan, dan satu lagi untuk menapak. Sambil berpegangan pada tali dan mengatur keseimbangan, kaki Azzam mulai bergerak melintasi jembatan dengan hati-hati.

Usai melewati jembatan tali dua, kali ini Azzam akan melewati rayapan tali satu. Azzam memposisikan tubuhnya tiarap di atas tali. Kedua tangannya memegang erat tali, kaki kanannya di tekuk dan mengaitkan tali ke kakinya, sedang kaki kirinya tetap dalam posisi lurus. Tangan Azzam maju, kemudian menarik tubuhnya, begitu seterusnya hingga sampai di ujung. Jangan ditanya bagaimana bentuk telapak tangannya, karena sering bersentuhan dengan tali tambang, sudah pasti telapak tangannya terasa kasar, bahkan mungkin terdapat kapalan juga.

Uji fisik dalam latihan HTF tidak berhenti sampai di situ. Azzam masih harus melewati pos lain yang tidak kalah sulit. Kali ini dia menuju pos repling. Dengan menggunakan tambang, pemuda itu menuruni tebing. Sesekali kakinya bertolak pada tebing, memudahkannya untuk sampai ke bawah.

“Lapor. Satu empat tujuh, siap menaiki toggle.”

“Laksanakan!”

“Siap, laksanakan!”

Latihan menaiki togle, adalah latihan menaiki jalan menanjak dengan bantuan tali tambang. Azzam mengambil tali tambang yang sudah disiapkan, kemudian mulai menaiki jalan menanjak yang sulit dilalui dengan berjalan kaki, hingga dibutuhkan alat bantu. Di sini taruna menggunakan tali sebagai tempat berpegangan untuk sampai ke tujuan. Setelah berhasil sampai di atas, dia segera menuju pos selanjutnya, yakni perkelahian sangkur dan lempika (lemparan pisau dan kapak).

Sangkur adalah senjata tajam atau pisau yang ditempatkan pada ujung senapan. Azzam bersiap dengan sangkurnya, kemudian dia mulai memeragakan perkelahian sangkur. Dia bergerak mengikuti arahan pelatih, menyerang target yang dijadikan objek pertarungan sangkur.

Kemudian pemuda itu memperlihatkan kebolehannya melempar pisau. Dia memegang bilah pisau bilah pisau dengan tangan kanannya, lalu melemparkan ke arah target. Pria itu melakukan hal tersebut sebanyak tiga kali, barulah pelatih menyatakan latihan lempika selesai.

Latihan terus berlanjut, kini dia menuju pos turun hesty. Latihan turun hesty adalah kegiatan menuruni medan miring menggunakan alat berupa tali.

“Lapor. Satu empat tujuh, siap turun hesty.”

“Laksanakan!”

“Siap, laksanakan!”

Dengan kedua tangan berpegangan pada tali, Azzam mulai menuruni medan miring tersebut. Dia harus berhati-hati dalam memijak, karena permukaan tanah tidak rata dan juga terdapat lubang atau akar pohon.

Pelatihan hesty merupakan latihan penutup dalam kegiatan HTF ini. Tenaga taruna terkuras cukup banyak, karena harus melalui berbagai medan yang sulit. Pelatihan hari ini usai dan akan dilanjut besok dengan pelatihan yang berbeda.

🌻🌻🌻

Ngebayanginnya aja, aku udah cape duluan🤭

Terpopuler

Comments

Kas Mi

Kas Mi

huus..huus..cpe bgt latihan.y hri ni..😄😃

2024-01-26

1

DhilaZiya Ulyl

DhilaZiya Ulyl

biyuuuh mamake..... iso sedetail iku..... nek aq melu latihan kui kyk e semput disek bar latihan 1😂😂😂😂....lg baca gini ae ikut capek 🤭🤭🤭
mangaaat pak tara..... 👍👍👍👍

2023-12-14

2

🍭ͪ ͩᵇᵃˢᵉ fj⏤͟͟͞R ¢ᖱ'D⃤ ̐

🍭ͪ ͩᵇᵃˢᵉ fj⏤͟͟͞R ¢ᖱ'D⃤ ̐

jadi nambah pengetahuan ,meski cuma warga sipil yang awam dengan segala hal yang berkaitan dengan militer.

2023-11-13

2

lihat semua
Episodes
1 Soraya
2 Merekam Kenangan
3 Taruna Karbol
4 Akademi Militer
5 Pesiar Pertama
6 Enchanting Azzam
7 Nasi Komando
8 Mudik
9 Heboh
10 Angpaw Isinya Wow!
11 (Bukan) Kencan
12 Kembali Ke Akademi
13 Donor Darah
14 Perawan Atau Janda?
15 Latihan Berganda
16 Kejutan Dari Pelatih
17 Adu Yel-yel
18 Kejutan Untuk Eko
19 Ulang Tahun Pernikahan
20 Para Dasar
21 Bertemu Abimanyu Hikmat
22 Rival Hati
23 Aksi Para Taruna
24 Wing Day
25 Rencana Reuni
26 Gita Dirgantara
27 Senioritas
28 Kekhawatiran Eko
29 Pesiar Ke Palbapang
30 Hadiah Untuk Gendis
31 Jumpa Fans
32 Enam Sekawan
33 Adu Strategi
34 Waktu Santai
35 Pembalasan Gusti
36 Insiden Mengerikan
37 Menunggu
38 Selamat Tinggal
39 Kabar Duka
40 Saat Terakhir
41 Permintaan Azzam
42 Menagih Hutang
43 Peringatan Mayor Indra
44 Lolos Dari Maut
45 Bukti
46 Umpan
47 OTW Sleman
48 Bertemu Elang
49 Bagi Tugas
50 Mulai Panas
51 Ilmu Kompor
52 Sikap Irjenau
53 Menengok Seno
54 Tangisan Seno
55 Kebenaran Yang Memilukan
56 Pelangi Setelah Hujan
57 Mimpi
58 Semangat Yang Kembali
59 Kejutan
60 Besan Nurjanah
61 Tentang Gusti
62 Perwita vs Astari
63 Hukuman Untuk Gusti
64 Back To Academy
65 Terbang Layang
66 Brevet Terla
67 Nasehat Puji
68 Konser Duet
69 Sea Survival
70 Jungle Survival
71 Gara-gara Ular Lidi
72 Latihan Bhuwana Paksa
73 Pertahanan Pangkalan
74 Aksi Gita Dirgantara
75 Curhatan Arsy
76 Cakra Wahana Paksa
77 Muhibah Ke Jepang
78 Shinjuku - Shibuya
79 Kepulangan Azzam
80 Pasangan Menggemaskan
81 Oleh-oleh
82 Pengakuan
83 Latsitardanus
84 Passing Out Parade
85 Prasetya Perwira
86 Kumpul Keluarga
87 Menemui Eko
88 Suasana Baru
89 Menjelang Tikungan
90 Jodoh di Tangan Tuhan
91 Curhat
92 Pertanda
93 Permainan Takdir
94 Kenangan Terakhir
95 Lamar Dia
96 Undangan
97 Merayu Tuhan
98 Let's Have Fun Together
99 Wingday Sekbang
100 Skadud 16
101 Elang Indopura
102 Air Combat Training
103 Alei
104 Azzam vs Alei
105 Serangan Teror
106 Lollipop Lagi
107 Berkumpul Lagi
108 Gendis Untuk Seno
109 Impian Alei
110 Kembali ke Kota Kelahiran
111 Operasi Dharma Yudha
112 MOT & Super Garuda Shield
113 Asmara Trio Jomblo
114 Rinun
115 Pelangi Diantara Hujan
116 Jomblo Ngenes
117 Kontingen Garuda
118 Pasukan Pemberontak
119 Mendobrak Benteng Pertahanan
120 Penambangan Ilegal
121 Keinginan yang Sama
122 Pindah Tugas
123 Serangan Roket
124 Reuni di Khmeimim
125 Merebut Pangkalan Militer
126 Hiburan di tengah Ketegangan
127 Adu Domba
128 Encounter
129 Kehilangan
130 Mencari Jejakmu
131 Ale-ale atau Aep?
132 Firasat Aneh
133 Habis Tak Bersisa
134 Strong Woman Alei
135 Move to Lebanon
136 Pertempuran di Udara
137 Operasi Pembebasan Sandera
138 Pembantaian
139 Konferensi Meja Persegi
140 Mencari Sekutu
141 Mayday, Mayday
142 Lolos Dari Maut
143 Behind Enemy Lines
144 Pembicaraan Salah Arah
145 Tom and Jerry
146 Escape
147 Bertahan Hidup
148 Di Ujung Maut
149 Ketegangan Berakhir
150 Rusuh
151 Finally Found You
152 Drama IGD
153 Sayap Pelindung
154 Nasehat Daffa
155 Mau Menikah Denganku?
156 Memories
157 Melempar Umpan
158 Duel
159 Jebakan
160 Negosiasi
161 Kejar Daku, Kau Kujerat
162 Pembebasan Sandera
163 Pasukan Elit
164 Shock
165 Taktik Sang Kolonel
166 Pertempuran Sengit
167 Kemenangan Besar
168 Tamu Istimewa
169 SAH
170 Pernikahan Fenomenal
171 Musik Pemersatu Bangsa
172 Prediksi Taruhan
173 Romantisme Pengantin Baru
174 Salju di Zahle
175 Enemies Have Been Slain
176 Badai Mulai Mereda
177 Perang Terakhir
178 Warisan
179 Going Home
180 Melihat Mantan
181 Wisata Kuliner
182 Keluarga Absurd
183 Satu Lawan Satu
184 Bertemu Mantan
185 Kangen-kangenan
186 Pasangan OTW Halal
187 Upacara Jajar Kehormatan
188 Heboh yang Menyenangkan
189 Berkelana di Yogyakarta
190 My Trip, My Honeymoon
191 LDR Dimulai
192 Touring ala Gilang
193 Healing Bikin Pening
194 Resepsi Seno dan Gendis
195 Melepas Rindu
196 Joker
197 Salah Paham
198 Bahagia Plus-plus
199 Hamil Simpatik
200 Best Friends Forever
Episodes

Updated 200 Episodes

1
Soraya
2
Merekam Kenangan
3
Taruna Karbol
4
Akademi Militer
5
Pesiar Pertama
6
Enchanting Azzam
7
Nasi Komando
8
Mudik
9
Heboh
10
Angpaw Isinya Wow!
11
(Bukan) Kencan
12
Kembali Ke Akademi
13
Donor Darah
14
Perawan Atau Janda?
15
Latihan Berganda
16
Kejutan Dari Pelatih
17
Adu Yel-yel
18
Kejutan Untuk Eko
19
Ulang Tahun Pernikahan
20
Para Dasar
21
Bertemu Abimanyu Hikmat
22
Rival Hati
23
Aksi Para Taruna
24
Wing Day
25
Rencana Reuni
26
Gita Dirgantara
27
Senioritas
28
Kekhawatiran Eko
29
Pesiar Ke Palbapang
30
Hadiah Untuk Gendis
31
Jumpa Fans
32
Enam Sekawan
33
Adu Strategi
34
Waktu Santai
35
Pembalasan Gusti
36
Insiden Mengerikan
37
Menunggu
38
Selamat Tinggal
39
Kabar Duka
40
Saat Terakhir
41
Permintaan Azzam
42
Menagih Hutang
43
Peringatan Mayor Indra
44
Lolos Dari Maut
45
Bukti
46
Umpan
47
OTW Sleman
48
Bertemu Elang
49
Bagi Tugas
50
Mulai Panas
51
Ilmu Kompor
52
Sikap Irjenau
53
Menengok Seno
54
Tangisan Seno
55
Kebenaran Yang Memilukan
56
Pelangi Setelah Hujan
57
Mimpi
58
Semangat Yang Kembali
59
Kejutan
60
Besan Nurjanah
61
Tentang Gusti
62
Perwita vs Astari
63
Hukuman Untuk Gusti
64
Back To Academy
65
Terbang Layang
66
Brevet Terla
67
Nasehat Puji
68
Konser Duet
69
Sea Survival
70
Jungle Survival
71
Gara-gara Ular Lidi
72
Latihan Bhuwana Paksa
73
Pertahanan Pangkalan
74
Aksi Gita Dirgantara
75
Curhatan Arsy
76
Cakra Wahana Paksa
77
Muhibah Ke Jepang
78
Shinjuku - Shibuya
79
Kepulangan Azzam
80
Pasangan Menggemaskan
81
Oleh-oleh
82
Pengakuan
83
Latsitardanus
84
Passing Out Parade
85
Prasetya Perwira
86
Kumpul Keluarga
87
Menemui Eko
88
Suasana Baru
89
Menjelang Tikungan
90
Jodoh di Tangan Tuhan
91
Curhat
92
Pertanda
93
Permainan Takdir
94
Kenangan Terakhir
95
Lamar Dia
96
Undangan
97
Merayu Tuhan
98
Let's Have Fun Together
99
Wingday Sekbang
100
Skadud 16
101
Elang Indopura
102
Air Combat Training
103
Alei
104
Azzam vs Alei
105
Serangan Teror
106
Lollipop Lagi
107
Berkumpul Lagi
108
Gendis Untuk Seno
109
Impian Alei
110
Kembali ke Kota Kelahiran
111
Operasi Dharma Yudha
112
MOT & Super Garuda Shield
113
Asmara Trio Jomblo
114
Rinun
115
Pelangi Diantara Hujan
116
Jomblo Ngenes
117
Kontingen Garuda
118
Pasukan Pemberontak
119
Mendobrak Benteng Pertahanan
120
Penambangan Ilegal
121
Keinginan yang Sama
122
Pindah Tugas
123
Serangan Roket
124
Reuni di Khmeimim
125
Merebut Pangkalan Militer
126
Hiburan di tengah Ketegangan
127
Adu Domba
128
Encounter
129
Kehilangan
130
Mencari Jejakmu
131
Ale-ale atau Aep?
132
Firasat Aneh
133
Habis Tak Bersisa
134
Strong Woman Alei
135
Move to Lebanon
136
Pertempuran di Udara
137
Operasi Pembebasan Sandera
138
Pembantaian
139
Konferensi Meja Persegi
140
Mencari Sekutu
141
Mayday, Mayday
142
Lolos Dari Maut
143
Behind Enemy Lines
144
Pembicaraan Salah Arah
145
Tom and Jerry
146
Escape
147
Bertahan Hidup
148
Di Ujung Maut
149
Ketegangan Berakhir
150
Rusuh
151
Finally Found You
152
Drama IGD
153
Sayap Pelindung
154
Nasehat Daffa
155
Mau Menikah Denganku?
156
Memories
157
Melempar Umpan
158
Duel
159
Jebakan
160
Negosiasi
161
Kejar Daku, Kau Kujerat
162
Pembebasan Sandera
163
Pasukan Elit
164
Shock
165
Taktik Sang Kolonel
166
Pertempuran Sengit
167
Kemenangan Besar
168
Tamu Istimewa
169
SAH
170
Pernikahan Fenomenal
171
Musik Pemersatu Bangsa
172
Prediksi Taruhan
173
Romantisme Pengantin Baru
174
Salju di Zahle
175
Enemies Have Been Slain
176
Badai Mulai Mereda
177
Perang Terakhir
178
Warisan
179
Going Home
180
Melihat Mantan
181
Wisata Kuliner
182
Keluarga Absurd
183
Satu Lawan Satu
184
Bertemu Mantan
185
Kangen-kangenan
186
Pasangan OTW Halal
187
Upacara Jajar Kehormatan
188
Heboh yang Menyenangkan
189
Berkelana di Yogyakarta
190
My Trip, My Honeymoon
191
LDR Dimulai
192
Touring ala Gilang
193
Healing Bikin Pening
194
Resepsi Seno dan Gendis
195
Melepas Rindu
196
Joker
197
Salah Paham
198
Bahagia Plus-plus
199
Hamil Simpatik
200
Best Friends Forever

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!