(Bukan) Kencan

Azzam memarkirkan kendaraannya di depan kediaman Soraya. Sesuai janjinya, hari ini dia akan berjalan-jalan dengan gadis itu. Cukup lama tidak bertemu, tidak ada salahnya jika mereka menghabiskan waktu di saat ada kesempatan. Lagi pula Soraya sangat menyenangkan dan sudah menjadi sahabatnya selama ini.

Kedatangan Azzam disambut oleh Fadli, ayah dari Soraya. Pria itu mempersilahkan Azzam menunggu di dalam, karena anaknya masih bersiap-siap. Fadli dan Azzam duduk di ruang tamu. Pria ini memang sudah lama mengenal Azzam, apalagi keluarganya. Pemuda di hadapannya ini selalu bersikap sopan dan santun jika bertemu dengannya.

“Bagaimana kabarmu, Zam?”

“Alhamdulillah baik, om.”

“Betah di asrama?”

“Betah ngga betah tetap harus betah kan, om.”

“Hahaha.. iya juga. Menjadi tentara itu ngga mudah. Butuh tekad yang kuat dan kemauan yang keras. latihannya juga bukan main-main, menguras tenaga dan mental juga.”

“Iya, om. Bener-bener harus siap mental.”

“Sekarang masih di Magelang apa sudah kembali ke Sleman?”

“Masih di Magelang, om. Mungkin dua bulan lagi baru balik ke Sleman.”

“Rencananya kamu mau ambil jurusan apa?”

“Teknik Aeronautika Pertahanan, om.”

“Mudah-mudahan lancar ya.”

“Aamiin..”

“Eh keasikan ngobrol jadi lupa, mau minum apa?”

“Ngga usah repot-repot, om.”

“Soraya mana, ya. Anak perempuan kalau dandan persis seperti ibunya, lama.”

“Pengalaman pribadi ya, om.”

“Hahaha.. begitulah.”

Lima menit kemudian, Soraya muncul. Gadis itu sudah rapih mengenakan setelah tunik berwarna abu muda, dengan kerudung corak. Tas selempang sudah tersampir di bahunya. Dia segera mendekati papanya, kemudian mencium punggung tangannya. Azzam berdiri, dan melakukan hal yang sama. Setelahnya, keduanya segera naik ke dalam mobil.

“Kita mau kemana?” tanya Azzam.

“Ke Lembang aja yuk. Kan ada tempat wisata yang baru. Pasti kamu belum tahu.”

“Ok deh.”

Setelah mengenakan seat belt-nya, Azzam mulai menjalankan kendaraannya. Pria itu segera mengambil arah ke ledeng untuk menuju Lembang. Cukup lama juga dia tidak mengunjungi Lembang. Setiap berkunjung ke sana, Azzam tidak pernah absen untuk membeli ketan bakar. Dan saat pulang nanti, pasti pemuda itu akan membeli susu murni dan yoghurt.

Kali ini mereka akan mengunjungi Rumah Belanda. Rumah Belanda adalah salah satu tempat wisata yang ada di daerah Maribaya – Lembang. Sesuai namanya, tempat wisata ini mengusung tema negeri kincir angin. Di sini kita bisa melihat replika negera Belanda yang sangat mirip dengan aslinya.

Setelah membayar tiket masuk, Azzam dan Soraya segera masuk ke dalamnya. Selain bangunan khas negera Belanda, di sini juga terdapat miniatur kincir angina, khas negeri tersebut. Ada juga rumah berbentuk klompen, sandal unik buatan Belanda. Selain itu, terdapat juga penyewaan kostum. Soraya mengajak Azzam untuk menyewa kostum. Dia ingin penampilannya jika mengenakan pakaian ala noni Belanda.

Soraya memilih mengenakan pakaian tradisional yang paling populer, klederdracht namanya. warna bajunya didominasi warna hitam, dengan topi runcing berwarna putih bernama njekither plus sepatu kayu atau klompen. Demi Soraya, Azzam juga bersedia mengenakan kostum khas kompeni. Dia mengenakan celana gombrang berwarna hitam, dengan baju merah, plus songkok tinggi. Jika dilihat sekilas, mereka sudah seperti model salah produk asal Belanda.

Setelah berganti pakaian, mereka meneruskan untuk berjalan-jalan. Terkadang mereka berhenti untuk mengambil gambar. Lebih banyak Azzam yang mengambil gambar Soraya, sedang dirinya sangat malas untuk berfoto. Melihat Soraya yang tersenyum bahagia, ada kepuasan tersendiri di hati Azzam. Setidaknya dia bisa membuat sahabatnya bahagia.

Usai berjalan-jalan dan berfoto, mereka kembali ke tempat penyewaan kostum. Azzam hanya kuat memakainya selama setengah jam saja. Setelahnya mereka segera menuju café untuk menikmati makanan khas negeri kincir angina tersebut. Soraya membuka-buka buku menu, mencari makanan yang terasa pas di lidahnya.

“Kalau kroketten apa, ya?” tanya Soraya.

“Masa kamu ngga tahu. Itu kroket kentang yang isinya rogut sayuran.”

“Oh itu… iya, ya.. dari namanya aja udah mirip. Aku mau deh kroketten. Kamu mau apa, Zam?”

“Macaroni schotel sama patatje oorlog.”

“Apaan tuh patatje apa? Susah banget.”

“Patatje oorlog atau bahasa Indonya, kentang goreng perang.”

“Hahaha.. ada-ada aja.”

Soraya melambaikan tangannya, seorang pelayan datang dan mencatat pesanan mereka. Keduanya kompak memesan macaroni schotel, ditambah patatje oorlog dan kroketten. Untuk minumnya, mereka memesan jus buah saja. Setelah mencatat pesanan, pelayan tersebut segera meninggalkan meja.

“Gimana Zam, pelatihan di Magelang?”

“Ya gitu deh. Cape dan menguras mental.”

“Aku baca ada latihan yang serem banget tuh, yang disuruh merayap terus ditembakin. Aku lupa namanya.”

“Dopper.”

“Nah iya, dopper. Kamu udah latihan itu?”

“Udah. Aslinya emang tegang banget. Benar-benar uji nyali. Salah dikit aja, taruhannya nyawa.”

“Salut aku sama kamu, Zam.”

“Biasa ajalah. Di sana bukan cuma aku aja, dan mereka juga sanggup kok.”

“Maksudku, kamu selama ini kan terbiasa hidup enak. Di rumah juga ada yang bantu ngurus rumah. Makan juga selalu enak. Nah selama jadi taruna kan kehidupan kamu seratus delapan puluh derajat terbalik. Makanya aku salut sama kamu. Jarang ada loh laki-laki yang terbiasa hidup enak, mau digembleng jadi tentara.”

Apa yang dikatakan Soraya memang benar. Di awal-awal, sebenarnya Azzam cukup kesulitan untuk beradaptasi. Misalnya saja dari makanan yang harus dikonsumsi. Lidahnya sudah terbiasa makan makanan enak, kini harus terbiasa makan ala kadarnya. Belum lagi latihan fisik yang menguras tenaga, mengerjakan semuanya seorang diri, seperti mencuci dan menyetrika. Namun itu semua membuatnya menjadi orang yang lebih mandiri.

“Kamu sendiri gimana?”

“Ya gitu deh. Ngga ada yang menarik buat diceritain. Hidupku mah datar-datar aja. Paling kalau tantangan itu, kita disuruh buat media buat bantu belajar di kelas. Atau buat konten belajar yang ngga monoton buat anak-anak. Itu aja sih.”

“Tapi ngga semua orang punya bakat seperti kamu, mengajar.”

Pelayan datang mengantarkan pesanan mereka. Harum keju langsung tercium indra penciuman mereka dari macaroni schotel yanga masih hangat. Dengan cepat keduanya menikmati makanan tersebut. Kembali ke Bandung, membuat Azzam bisa kembali menikmati makanan yang sudah jarang ditemuinya ketika pelatihan. Kecuali saat pesiar, baru mereka bisa mencicipi makanan di luar asrama.

“Habis dari sini, mau kemana?” tanya Azzam.

“Aku mau ke mau cari barang buat bikin alat peraga.”

“Udah tahu mau bikin apa?”

“Tahu. Aku mau bikin alat peraga buat ngajar bahasa Inggris. Kebanyakan murid SD itu susah kalau belajar bahasa Inggris. Aku mau buat alat peraga biar pada cepat ngerti.”

“Bagus, tuh. Udah tahu mau buat apa?”

“Udah.”

“Ya udah, nanti aku antar.”

Soraya menganggukkan kepalanya. Mendapat dukungan dari Azzam tentu saja membuatnya senang. Berteman lama dengan pemuda itu, tentu saja Soraya paham bagaimana karakternya. Azzam tidak suka perempuan agresif. Dia lebih senang perempuan yang pintar dan pandai menjaga diri. Karenanya Soraya tidak pernah bersikap berlebihan pada Azzam. Terbukti sampai sekarang pemuda itu nyaman berteman dengannya.

Keduanya kembali melanjutkan acara makannya. Lebih tepatnya Azzam menunggu Soraya menghabiskan makannya. Sedang makanan miliknya sudah masuk semuanya ke dalam perut.

🌻🌻🌻

Setelah membeli susu murni dan yoghurt, Azzam dan Soraya kembali ke kota Bandung. Mereka langsung menuju mal. Sesuai janjinya, Azzam akan menemani Soraya mencari bahan untuk membuat alat peraga. Mereka masuk ke toko yang menjual alat tulis dan buku-buku.

Usai berkeliling cukup lama, akhirnya gadis itu mendapatkan barang-barang yang dibutuhkannya. Keduanya kemudian menuju mushola untuk menunaikan shalat dzuhur. Sehabis itu, mereka menuju tempat bermain game. Lokasi tempat permainan bersebrangan dengan bioskop. Azzam melihat poster film Transformer terpajang di dekat pintu masuk bioskop. Dia jadi tertarik untuk menontonnya.

“Kamu pasti mau nonton transformers, ya?” terka Soraya.

“Iya. Ternyata sequel terbarunya udah keluar.”

“Ayo aja kalau kamu mau nonton.”

“Sebentar.”

Azzam merogoh saku celananya untuk mengambil ponsel. Kemudian dia menghubungi Arsy. Pemuda itu ingin mengajak kakaknya nonton bersama. Rasanya tidak nyaman saja nonton berdua dengan Soraya, walau di studio banyak orang. Untung saja Arsy tidak ada kegiatan lain dan langsung menyetujuinya. Dia akan langsung menuju mal di mana Azzam dan Soraya berada.

“Gimana?” tanya Soraya.

“Ayo. Kita beli tiketnya dulu.”

Sambil menunggu Arsy, Azzam membeli tiker lebih dulu. Sudah banyak pengunjung yang membeli tiket film ini. Untung saja masih tersedia tiga kursi di bagian atas. Usai membeli tiket, keduanya menuju tempat permainan. Waktu tayang masih menyisakan setengah jam lagi.

Dua puluh menit kemudian Arsy tiba. Begitu sang kakak sampai, Azzam dan Soraya langsung menuju bioskop, karena pintu studio juga sudah terbuka. Sudah banyak penonton yang masuk ketika mereka masuk ke dalamnya. Arsy yang tahu kalau Soraya menyukai adiknya, meminta Azzam duduk di tengah.

Lima belas menit berlalu, baik Azzam dan Soraya sudah tenggelam dalam keseruan jalan cerita film yang mereka tonton. Sedangkan Arsy malah mengantuk. Sebelum Azzam menelponnya, dia baru saja meminum obat flu. Dan sekarang dia mulai merasakan efek kantuknya. Kepalanya beberapa kali terkulai saat gadis itu mulai terlelap.

“Kakak ngantuk?” tanya Azzam.

“Iya. Tadi sebelum pergi, kakak minum obat flu.”

“Harusnya kakak bilang, jangan maksain.”

“Ngga apa-apa. Kapan lagi bisa nonton sama kamu.”

“Mau pulang aja?”

“Jangan. Udah kamu nonton aja. Kakak mau tidur.”

“Ya udah, kakak tidur aja. Nanti aku bangunin kalau udah selesai.”

Arsy menganggukkan kepalanya. Matanya semakin berat saja, dan tidak bisa ditahan lagi. Azzam menarik kepala sang kakak, lalu merebahkan ke bahunya. Arsy mengubah posisi duduknya menjadi lebih nyaman. Tangannya memeluk lengan Azzam. Dan tak lama kemudian, dia sudah tertidur.

Apa yang dilakukan Azzam, tertangkap oleh Soraya. Dibalik sikapnya yang dingin dan tidak banyak bicara, Azzam adalah sosok yang penyayang. Terlihat bagaimana dia memperlakukan sang kakak. Seandainya dia dan Azzam berjodoh, mungkin dia akan menjadi wanita paling berbahagia di dunia ini.

🌻🌻🌻

Perasaan Azzam sama Soraya gimana sih sebenernya?

Terpopuler

Comments

DhilaZiya Ulyl

DhilaZiya Ulyl

lhaaa mamake nanya.kita... trus kita nanya sapa??? 😂😂😂😂😂
manut bae lah wis.... seng penting Azzam bahagia😂

2023-12-14

5

Khodijah Cyti

Khodijah Cyti

oalaah bikin baper anak orang aja

2023-12-03

2

🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦ᖇ!ᖇ!ᗴ🦩💜⃞⃟𝓛 E𝆯⃟🚀

🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦ᖇ!ᖇ!ᗴ🦩💜⃞⃟𝓛 E𝆯⃟🚀

hemmmm aq baru baca sampai bab ini, blm tau azzam jodohnya siapa. tp gmn ya kurang sreg sm soraya, dia kya ga jd diri sendiri, kya brusaha baik spya tetep deket sm azzam.

2023-11-15

2

lihat semua
Episodes
1 Soraya
2 Merekam Kenangan
3 Taruna Karbol
4 Akademi Militer
5 Pesiar Pertama
6 Enchanting Azzam
7 Nasi Komando
8 Mudik
9 Heboh
10 Angpaw Isinya Wow!
11 (Bukan) Kencan
12 Kembali Ke Akademi
13 Donor Darah
14 Perawan Atau Janda?
15 Latihan Berganda
16 Kejutan Dari Pelatih
17 Adu Yel-yel
18 Kejutan Untuk Eko
19 Ulang Tahun Pernikahan
20 Para Dasar
21 Bertemu Abimanyu Hikmat
22 Rival Hati
23 Aksi Para Taruna
24 Wing Day
25 Rencana Reuni
26 Gita Dirgantara
27 Senioritas
28 Kekhawatiran Eko
29 Pesiar Ke Palbapang
30 Hadiah Untuk Gendis
31 Jumpa Fans
32 Enam Sekawan
33 Adu Strategi
34 Waktu Santai
35 Pembalasan Gusti
36 Insiden Mengerikan
37 Menunggu
38 Selamat Tinggal
39 Kabar Duka
40 Saat Terakhir
41 Permintaan Azzam
42 Menagih Hutang
43 Peringatan Mayor Indra
44 Lolos Dari Maut
45 Bukti
46 Umpan
47 OTW Sleman
48 Bertemu Elang
49 Bagi Tugas
50 Mulai Panas
51 Ilmu Kompor
52 Sikap Irjenau
53 Menengok Seno
54 Tangisan Seno
55 Kebenaran Yang Memilukan
56 Pelangi Setelah Hujan
57 Mimpi
58 Semangat Yang Kembali
59 Kejutan
60 Besan Nurjanah
61 Tentang Gusti
62 Perwita vs Astari
63 Hukuman Untuk Gusti
64 Back To Academy
65 Terbang Layang
66 Brevet Terla
67 Nasehat Puji
68 Konser Duet
69 Sea Survival
70 Jungle Survival
71 Gara-gara Ular Lidi
72 Latihan Bhuwana Paksa
73 Pertahanan Pangkalan
74 Aksi Gita Dirgantara
75 Curhatan Arsy
76 Cakra Wahana Paksa
77 Muhibah Ke Jepang
78 Shinjuku - Shibuya
79 Kepulangan Azzam
80 Pasangan Menggemaskan
81 Oleh-oleh
82 Pengakuan
83 Latsitardanus
84 Passing Out Parade
85 Prasetya Perwira
86 Kumpul Keluarga
87 Menemui Eko
88 Suasana Baru
89 Menjelang Tikungan
90 Jodoh di Tangan Tuhan
91 Curhat
92 Pertanda
93 Permainan Takdir
94 Kenangan Terakhir
95 Lamar Dia
96 Undangan
97 Merayu Tuhan
98 Let's Have Fun Together
99 Wingday Sekbang
100 Skadud 16
101 Elang Indopura
102 Air Combat Training
103 Alei
104 Azzam vs Alei
105 Serangan Teror
106 Lollipop Lagi
107 Berkumpul Lagi
108 Gendis Untuk Seno
109 Impian Alei
110 Kembali ke Kota Kelahiran
111 Operasi Dharma Yudha
112 MOT & Super Garuda Shield
113 Asmara Trio Jomblo
114 Rinun
115 Pelangi Diantara Hujan
116 Jomblo Ngenes
117 Kontingen Garuda
118 Pasukan Pemberontak
119 Mendobrak Benteng Pertahanan
120 Penambangan Ilegal
121 Keinginan yang Sama
122 Pindah Tugas
123 Serangan Roket
124 Reuni di Khmeimim
125 Merebut Pangkalan Militer
126 Hiburan di tengah Ketegangan
127 Adu Domba
128 Encounter
129 Kehilangan
130 Mencari Jejakmu
131 Ale-ale atau Aep?
132 Firasat Aneh
133 Habis Tak Bersisa
134 Strong Woman Alei
135 Move to Lebanon
136 Pertempuran di Udara
137 Operasi Pembebasan Sandera
138 Pembantaian
139 Konferensi Meja Persegi
140 Mencari Sekutu
141 Mayday, Mayday
142 Lolos Dari Maut
143 Behind Enemy Lines
144 Pembicaraan Salah Arah
145 Tom and Jerry
146 Escape
147 Bertahan Hidup
148 Di Ujung Maut
149 Ketegangan Berakhir
150 Rusuh
151 Finally Found You
152 Drama IGD
153 Sayap Pelindung
154 Nasehat Daffa
155 Mau Menikah Denganku?
156 Memories
157 Melempar Umpan
158 Duel
159 Jebakan
160 Negosiasi
161 Kejar Daku, Kau Kujerat
162 Pembebasan Sandera
163 Pasukan Elit
164 Shock
165 Taktik Sang Kolonel
166 Pertempuran Sengit
167 Kemenangan Besar
168 Tamu Istimewa
169 SAH
170 Pernikahan Fenomenal
171 Musik Pemersatu Bangsa
172 Prediksi Taruhan
173 Romantisme Pengantin Baru
174 Salju di Zahle
175 Enemies Have Been Slain
176 Badai Mulai Mereda
177 Perang Terakhir
178 Warisan
179 Going Home
180 Melihat Mantan
181 Wisata Kuliner
182 Keluarga Absurd
183 Satu Lawan Satu
184 Bertemu Mantan
185 Kangen-kangenan
186 Pasangan OTW Halal
187 Upacara Jajar Kehormatan
188 Heboh yang Menyenangkan
189 Berkelana di Yogyakarta
190 My Trip, My Honeymoon
191 LDR Dimulai
192 Touring ala Gilang
193 Healing Bikin Pening
194 Resepsi Seno dan Gendis
195 Melepas Rindu
196 Joker
197 Salah Paham
198 Bahagia Plus-plus
199 Hamil Simpatik
200 Best Friends Forever
Episodes

Updated 200 Episodes

1
Soraya
2
Merekam Kenangan
3
Taruna Karbol
4
Akademi Militer
5
Pesiar Pertama
6
Enchanting Azzam
7
Nasi Komando
8
Mudik
9
Heboh
10
Angpaw Isinya Wow!
11
(Bukan) Kencan
12
Kembali Ke Akademi
13
Donor Darah
14
Perawan Atau Janda?
15
Latihan Berganda
16
Kejutan Dari Pelatih
17
Adu Yel-yel
18
Kejutan Untuk Eko
19
Ulang Tahun Pernikahan
20
Para Dasar
21
Bertemu Abimanyu Hikmat
22
Rival Hati
23
Aksi Para Taruna
24
Wing Day
25
Rencana Reuni
26
Gita Dirgantara
27
Senioritas
28
Kekhawatiran Eko
29
Pesiar Ke Palbapang
30
Hadiah Untuk Gendis
31
Jumpa Fans
32
Enam Sekawan
33
Adu Strategi
34
Waktu Santai
35
Pembalasan Gusti
36
Insiden Mengerikan
37
Menunggu
38
Selamat Tinggal
39
Kabar Duka
40
Saat Terakhir
41
Permintaan Azzam
42
Menagih Hutang
43
Peringatan Mayor Indra
44
Lolos Dari Maut
45
Bukti
46
Umpan
47
OTW Sleman
48
Bertemu Elang
49
Bagi Tugas
50
Mulai Panas
51
Ilmu Kompor
52
Sikap Irjenau
53
Menengok Seno
54
Tangisan Seno
55
Kebenaran Yang Memilukan
56
Pelangi Setelah Hujan
57
Mimpi
58
Semangat Yang Kembali
59
Kejutan
60
Besan Nurjanah
61
Tentang Gusti
62
Perwita vs Astari
63
Hukuman Untuk Gusti
64
Back To Academy
65
Terbang Layang
66
Brevet Terla
67
Nasehat Puji
68
Konser Duet
69
Sea Survival
70
Jungle Survival
71
Gara-gara Ular Lidi
72
Latihan Bhuwana Paksa
73
Pertahanan Pangkalan
74
Aksi Gita Dirgantara
75
Curhatan Arsy
76
Cakra Wahana Paksa
77
Muhibah Ke Jepang
78
Shinjuku - Shibuya
79
Kepulangan Azzam
80
Pasangan Menggemaskan
81
Oleh-oleh
82
Pengakuan
83
Latsitardanus
84
Passing Out Parade
85
Prasetya Perwira
86
Kumpul Keluarga
87
Menemui Eko
88
Suasana Baru
89
Menjelang Tikungan
90
Jodoh di Tangan Tuhan
91
Curhat
92
Pertanda
93
Permainan Takdir
94
Kenangan Terakhir
95
Lamar Dia
96
Undangan
97
Merayu Tuhan
98
Let's Have Fun Together
99
Wingday Sekbang
100
Skadud 16
101
Elang Indopura
102
Air Combat Training
103
Alei
104
Azzam vs Alei
105
Serangan Teror
106
Lollipop Lagi
107
Berkumpul Lagi
108
Gendis Untuk Seno
109
Impian Alei
110
Kembali ke Kota Kelahiran
111
Operasi Dharma Yudha
112
MOT & Super Garuda Shield
113
Asmara Trio Jomblo
114
Rinun
115
Pelangi Diantara Hujan
116
Jomblo Ngenes
117
Kontingen Garuda
118
Pasukan Pemberontak
119
Mendobrak Benteng Pertahanan
120
Penambangan Ilegal
121
Keinginan yang Sama
122
Pindah Tugas
123
Serangan Roket
124
Reuni di Khmeimim
125
Merebut Pangkalan Militer
126
Hiburan di tengah Ketegangan
127
Adu Domba
128
Encounter
129
Kehilangan
130
Mencari Jejakmu
131
Ale-ale atau Aep?
132
Firasat Aneh
133
Habis Tak Bersisa
134
Strong Woman Alei
135
Move to Lebanon
136
Pertempuran di Udara
137
Operasi Pembebasan Sandera
138
Pembantaian
139
Konferensi Meja Persegi
140
Mencari Sekutu
141
Mayday, Mayday
142
Lolos Dari Maut
143
Behind Enemy Lines
144
Pembicaraan Salah Arah
145
Tom and Jerry
146
Escape
147
Bertahan Hidup
148
Di Ujung Maut
149
Ketegangan Berakhir
150
Rusuh
151
Finally Found You
152
Drama IGD
153
Sayap Pelindung
154
Nasehat Daffa
155
Mau Menikah Denganku?
156
Memories
157
Melempar Umpan
158
Duel
159
Jebakan
160
Negosiasi
161
Kejar Daku, Kau Kujerat
162
Pembebasan Sandera
163
Pasukan Elit
164
Shock
165
Taktik Sang Kolonel
166
Pertempuran Sengit
167
Kemenangan Besar
168
Tamu Istimewa
169
SAH
170
Pernikahan Fenomenal
171
Musik Pemersatu Bangsa
172
Prediksi Taruhan
173
Romantisme Pengantin Baru
174
Salju di Zahle
175
Enemies Have Been Slain
176
Badai Mulai Mereda
177
Perang Terakhir
178
Warisan
179
Going Home
180
Melihat Mantan
181
Wisata Kuliner
182
Keluarga Absurd
183
Satu Lawan Satu
184
Bertemu Mantan
185
Kangen-kangenan
186
Pasangan OTW Halal
187
Upacara Jajar Kehormatan
188
Heboh yang Menyenangkan
189
Berkelana di Yogyakarta
190
My Trip, My Honeymoon
191
LDR Dimulai
192
Touring ala Gilang
193
Healing Bikin Pening
194
Resepsi Seno dan Gendis
195
Melepas Rindu
196
Joker
197
Salah Paham
198
Bahagia Plus-plus
199
Hamil Simpatik
200
Best Friends Forever

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!