14. Sekelas

Pelajaran pun dimulai. Buk Kirana menerangkan materi pelajarannya. Setelah menerangkan pelajarannya, buk Kirana minta pada Azeela untuk meminjam catatan temannya untuk pelajaran sebelumnya. Azeela sudah sangat jauh ketinggalan pelajaran karena Azeela mahasiswa pindahan di semester 4. Azeela menganguk tanda mengerti ucapan buk Kirana.

Azeela menyenggol lembut sang ibu. "Nanti pinjam aku catatan pelajarannya ya!". Ucap gadis ayu itu sambil tersenyum.

Youna menganguk pelan kemudian kembali menyimak pelajaran. Azeela sangat senang hari ini. Ia tidak menyangka akan satu kelas dengan ibunya. Ia tidak menyangka akan bisa belajar bareng sama ibunya.

"Ternyata ide dosen resek itu tidak buruk-buruk amat. Gue senang banget bisa selalu dekat dengan ibu. Gue akan menjaganya selagi gue berada di tahun ini. (Azeela menatap ibunya). Aku janji bu!. Aku bakal berusaha buat merubah takdir yang terjadi di masa depan bu. Aku tidak mau kehilangan dirimu lagi Bu. Baik di masa kini maupun di masa depan nanti." Gumam Azeela dalam hatinya.

Youna menyadari gadis di sampingnya dari tadi hanya menatapnya dan tidak menyimak pelajaran. Tapi wanita itu tidak berani melihat ke samping karena grogi dengan Azeela. Ia tetap memilih fokus untuk menyimak pelajaran.

Mata kuliah bahasa Inggris telah berakhir. Buk Kirana berlalu pergi meninggalkan kelas. Sekarang saatnya belajar mata kuliah berikutnya. Semua mahasiswa merasa lega karena satu makul telah berakhir. Mereka semua begitu gaduh sampai dosen tampan memasuki kelas mereka.

Semua mahasiswa terdiam. "Saatnya menikmati surga selama 5 detik". Ucap Youna sambil tersenyum menatap dosen tampan di depan. Para mahasiswi lainnya juga menatap dosen tampan itu. Azeela yang melihat semua mahasiswi begitu berbinar-binar melihat si dosen merasa jengkel. "Ada apa dengan orang-orang ini. Apa yang menarik dari pria dingin itu!". Kesal Azeela sambil memiringkan bibirnya.

Azeela ingin bertanya alasannya pada sang ibu. Tapi youna meminta Azeela untuk diam sebentar dan nikmati saja 5 detik pertama pelajaran karena di waktu itu mereka bisa menikmati ketampanan si dosen muda. Waktu lima detik telah berakhir.

Semua wajah mahasiswi mulai memalingkan muka nya dari si dosen tampan. Azeela yang melihat itu kembali merasa aneh. Zalan si dosen favorit para ledis dikampus itu berjalan perlahan ke bangku-bangku para muridnya sambil mengomel.

"Sebelum kita mulai pelajarannya, saya mau mengingatkan kalian kembali untuk tidak keluar di atas jam 10 malam. Tidak ke bar. Belajar yang rajin. Jangan keluyuran nggak jelas. Lakukan hal-hal yang bermanfaat. Saya tahu kalian sudah pada dewasa. Rata-rata umur kalian disini sudah memasuki usia 20 tahun. Tapi hal itu tidak bisa jadi alasan kalian boleh main ke klap, keluar di atas jam 10 malam. Selama saya jadi ketua prodi (Program Studi) kalian, saya tidak mengizinkan hal seperti itu terjadi. Jika masih ingin berada di jurusan ini, di kelas ini, kalian harus patuhi semua peraturan yang telah saya tetap kan. Saya tidak mau kejadian di bar waktu itu terulang kembali. Paham?". Tegas Zalan dengan tetap terlihat cool.

Azeela yang melihat Zalan mengomel seperti emak-emak yang lagi marahin anak-anaknya menaikan satu alisnya karena merasa ilfil dengan tingkah si Zalan. "Dasar pria aneh. Wajah tampan dan selalu berlagak cool. Pas di kelas, jadi kang omel. Tapi kalau di lihat-lihat ia masih tetap cool. Iii bicara apa gue. Ngak-ngak (menggeleng pelan)". Ucap Azeela dalam hati.

Kelas dengan Bapak dosen tampan telah berakhir Sekarang waktunya istirahat di saat jam istirahat Azeela ingin berbicara dengan Youna. Youna lebih dulu berdiri dari tempat duduknya. Gadis itu ingin melangkah meninggalkan kelas menuju kantin. Azeela pun hendak mengikutinya namun Kenan kembali berulah.

Gadis tomboy itu mengalang Youna dengan kakinya. Wanita ayu itu pun terjatuh. Azeela yang melihat itu sangat marah. Ia langsung mendorong Kenan sampai terbentur ke dinding. "Sialan ni anak satu!". Bentak Kenan sambil berdiri dan berjalan ke hadapan Azeela.

Ani berada di samping Kenan untuk membantunya membalas perbuatan Azeela. Sementara Marlina hanya duduk dan melihat kegaduhan yang terjadi di depannya. Gadis dingin dan anggun itu memasang handset di telinganya untuk mendengarkan musik favoritnya. Setelah itu memalingkan wajahnya ke arah lain tanpa memperdulikan apa yang terjadi di kelasnya.

Kenan dan Azeela sudah saling tatap-tatapan seperti ingin saling memakan satu sama lain. "Berani lo sama gue!". Ucap Kenan sambil memegang kerah baju Azeela. Azeela melepaskan tangan Kenan dari kra bajunya. Emang lo siapa?. Sampai gue nggak berani melawan lo!". Tegas Azeela tetap dengan lagak coolnya.

Youna berusaha membujuk Azeela untuk tidak memperpanjang masalah. Youna bilang ia tidak apa-apa. Tidak ada yang lecet maupun luka. Tapi Azeela tidak menuruti permintaan Azeela. Ia tidak terima sang ibu di bully terang-terangan di hadapannya. "Aku akan melindungi mu selagi aku berada disini". Ucap Azeela sambil menggenggam tangan youna.

"Ni anak ngeselin bangat ya!". Kesal Kenan. Kenan memberikan aba-aba pada Ani. Melihat Kenan akan melakukan sesuatu padanya, Azeela meminta Youna untuk berdiri di belakangnya. Kenan menghitung sampai tiga. Dan mereka memulai aksinya. Ketiga wanita itu saling jambak rambut. Ani memulai jambak rambut lebih dulu.

Kemudian di sambung Kenan. Azeela juga menjambak rambut Ani dan Kenan dan berusaha untuk melepaskan diri dan meminta ibunya keluar dari kelas. Youna berlari dari kelas menuju ruang prodi. Ia memanggil Pak Zalan. Zalan yang mengetahui ada pertengkaran itu bergegas pergi menuju kelas di ikuti satu lagi guru mtk yang kebetulan tadi bersamanya di ruang prodi.

Tiga gadis itu masih saja gelut. Marlina dan dua orang teman kelasnya hanya melihat aksi gelut Kenan, Ani dan Azeela. Mereka tidak berusaha melerainya.

Zalan dan dosen mtk itu sampai di kelas dan memarahi mereka. "Apa yang kalian lakukan!". Tegas Zalan. Tiga gadis itu melirik ke arah pintu masuk, kemudian menghentikan aksi mereka. Dosen mtk juga memarahi mereka. Dosen mtk itu meminta mereka bertiga segera menghadap dekan. Tapi Zalan menghentikannya. Kata Zalan, biar dia yang akan menghukum mahasiswinya karena itu bagian dari tanggung jawab Zalan sebagai Ketua prodi mereka.

Dosen mtk itu pun setuju, kemudian meninggalkan kelas lebih dulu. Setelah dosen mtk itu pergi, Zalan meminta ketiga gadis itu untuk berdiri tegap di hadapannya. Setelah itu juga meninta Marlina dan 2 mahasiswi lainnya untuk ikut berdiri di depannya. Keenam mahasiswa itu di hukum. Marlina dan dua lainnya juga di hukum karena tidak melerai temannya yang berkelahi.

Terpopuler

Comments

Noviyanti

Noviyanti

semangat terus thor,

2023-10-30

1

lihat semua
Episodes
1 1. Azeela
2 2. Rumah
3 3. Rutinitas Yang Padat
4 4. Hanya bisa menangis
5 5. Youna
6 6. Dua Nyawa
7 7.Tahun 2005
8 8. Bapak Dosen Tampan
9 9. Cerita Mesin waktu
10 10.Bersama ibu muda
11 11. Kasus
12 12. Tersangka
13 13. Kampus
14 14. Sekelas
15 15. Misi di mulai
16 16. Rumah Sakit
17 17. Kejanggalan
18 18. Tamil Amolta
19 19. Menjalankan misi
20 20. Saling Rawat
21 21. Bertemu diri sendiri
22 22. Larangan
23 23. Tekanan Batin
24 24. Perubahan waktu
25 25. 10 Maret 2005
26 26. Berdebat
27 27. Sungai
28 28. Mencurigakan
29 29. Barbeque
30 30. Janggal
31 31. Acara perpisahan
32 32. Kacau
33 33. Duka
34 34. Disiksa
35 35. Jadi kambing hitam
36 36. Tumbuhnya benih-benih cinta
37 37. Kasus di ambil alih
38 38. Bersembunyi
39 39. Mengandung bawang
40 40. Masa kelam
41 41. Memahami
42 42. Beraksi
43 43. Masuk penjara.
44 44. Kebakaran
45 45. Baru mengetahui
46 46. Kesal
47 47. Si yang tidak pernah akur kalau ketemu
48 48. Bertemu papa
49 49. Semobil
50 50. Perubahan
51 51. Flash disk
52 52. Salah paham
53 53. Latihan
54 54. Kepincut Gadis Ayu
55 55. Depresi
56 56. Mulai perhatian
57 57. Bertamu
58 58. Makan malam
59 59. Pergelaran seni
60 60. Marlina Tekan kontrak
61 61. Tumben bersikap baik
62 62. Merebut kembali
63 63. Bertemu Produser
64 64. Ibu yang kejam
65 65. Kecelakaan
66 66. Akhirnya Azeela tahu
67 67. Melihatnya untuk pertama kali
68 68. Ibu Zalan
69 69. Insiden
70 70. Di rawat
71 71. Kali pertama
72 72. Mengungkapkan
73 73. Mengetahui
74 74. Diculik
75 75. Salah tangkap
76 76. Percaya
77 77. Kehangatan
78 78. Kalung
79 79. Pasang perangkap
80 80. Termakan umpan
81 81. Introgasi
82 82. Ditahan
83 83. Nginap
84 84. Pamit
85 85. Kembali
86 86. Bertemu Kembali
87 87. End
Episodes

Updated 87 Episodes

1
1. Azeela
2
2. Rumah
3
3. Rutinitas Yang Padat
4
4. Hanya bisa menangis
5
5. Youna
6
6. Dua Nyawa
7
7.Tahun 2005
8
8. Bapak Dosen Tampan
9
9. Cerita Mesin waktu
10
10.Bersama ibu muda
11
11. Kasus
12
12. Tersangka
13
13. Kampus
14
14. Sekelas
15
15. Misi di mulai
16
16. Rumah Sakit
17
17. Kejanggalan
18
18. Tamil Amolta
19
19. Menjalankan misi
20
20. Saling Rawat
21
21. Bertemu diri sendiri
22
22. Larangan
23
23. Tekanan Batin
24
24. Perubahan waktu
25
25. 10 Maret 2005
26
26. Berdebat
27
27. Sungai
28
28. Mencurigakan
29
29. Barbeque
30
30. Janggal
31
31. Acara perpisahan
32
32. Kacau
33
33. Duka
34
34. Disiksa
35
35. Jadi kambing hitam
36
36. Tumbuhnya benih-benih cinta
37
37. Kasus di ambil alih
38
38. Bersembunyi
39
39. Mengandung bawang
40
40. Masa kelam
41
41. Memahami
42
42. Beraksi
43
43. Masuk penjara.
44
44. Kebakaran
45
45. Baru mengetahui
46
46. Kesal
47
47. Si yang tidak pernah akur kalau ketemu
48
48. Bertemu papa
49
49. Semobil
50
50. Perubahan
51
51. Flash disk
52
52. Salah paham
53
53. Latihan
54
54. Kepincut Gadis Ayu
55
55. Depresi
56
56. Mulai perhatian
57
57. Bertamu
58
58. Makan malam
59
59. Pergelaran seni
60
60. Marlina Tekan kontrak
61
61. Tumben bersikap baik
62
62. Merebut kembali
63
63. Bertemu Produser
64
64. Ibu yang kejam
65
65. Kecelakaan
66
66. Akhirnya Azeela tahu
67
67. Melihatnya untuk pertama kali
68
68. Ibu Zalan
69
69. Insiden
70
70. Di rawat
71
71. Kali pertama
72
72. Mengungkapkan
73
73. Mengetahui
74
74. Diculik
75
75. Salah tangkap
76
76. Percaya
77
77. Kehangatan
78
78. Kalung
79
79. Pasang perangkap
80
80. Termakan umpan
81
81. Introgasi
82
82. Ditahan
83
83. Nginap
84
84. Pamit
85
85. Kembali
86
86. Bertemu Kembali
87
87. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!