7.Tahun 2005

Tubuh Azeela terbaring lemas di tepi danau dengan kondisi badannya basah kuyup. Perlahan-lahan tangan Azeela mulai bergerak dan mulai membuka matanya. Gadis itu pun mencoba untuk duduk. Iya sangat bingung dan berucap "Apa yang terjadi?. Kenapa aku ada di sini? Siapa yang menolong ku!. Bukannya tadi aku terpeleset dan tenggelam dalam danau". Gumam Azeela dalam kesendirian.

Malam begitu dingin ditambah lagi sekujur tubuh Azeela basah kuyup. Gadis itu pun mencoba berdiri, dan berjalan perlahan-lahan. Azeela melihat ada rumah di dekat danau. "Bukannya rumah ini sudah tidak ada?. Kenapa sekarang tiba-tiba ada kembali?". Gumam Azeela dengan ekspresi bingung.

Azeela terus berjalan memasuki area perkotaan. Gadis itu berhenti di sebuah toko buku. Ia duduk di meja depan toko buku sambil mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya. "Untung ponsel gue nggak rusak. Ada bagusnya juga beli hanphone anti air". Ucap Azeela sambil membersihkan ponselnya.

Di sisi lain seorang pria baru terbangun di tepi Danau sebelah kiri. Pria yang menolong Azeela itu, tidak sempat bertemu dengan gadis yang ditolongnya. Karena terlempar di tempat berbeda.

Azeela di sisi kanan danau, pria itu di sisi kiri Danau. Jadi Azeela tidak terlalu memperhatikan sekitar danau. Setelah sadar Azeela langsung saja berjalan menuju perkotaan. "Saya di mana?. Dan di mana perempuan itu. Aku harus segera mencarinya". Ucap pria itu sambil mencoba untuk berdiri.

Pria tampan dengan tinggi 175 cm itu berjalan perlahan menuju wilayah perkotaan untuk mencari perempuan yang sudah ia tolong. Sementara Azeela masih di depan toko buku sambil mencari sinyal. Karena jaringan susah, gadis malang itu sampai menengadakan handphone nya ke atas langit. Namun ia tetap tidak mendapatkan sinyal yang bagus.

Seorang pria berambut kriting, bertubuh sedikit cungkring dan memakai baju warna-warni mengkilat. Kayak baju habis jadi badut. Tapi hidung nya tidak merah kayak badut. Hanya warna bajunya yang sama kayak baju yang biasa di pakai badut. Azeela menghentikan orang itu.

"Permisi mas, boleh saya pinjam handphonenya bentar mas. Saya lagi perlu bangat mas". Pinta gadis malang itu sambil memegang bahu pria itu dengan satu tangannya. Pria itu berpikir sebentar, kemudian mengeluarkan handphone dari kantong celananya dan memberikannya kepada Azeela sambil berucap sedikit mendayu kayak banci say. "Ini handphone saya. Jangan lama-lama ya!. Pulsanya sekarat".

Saat pria itu menyodorkan handphonenya kepada Azeela, gadis itu sontak terkejut melihat handphone itu. Pasalnya, Azeela belum pernah melihat bentukan handphone yang seperti itu. Mungkin karena di waktu 2005 dulu masih umur 2 tahun jadi ia pas sudah umur 20 tahun tidak mengenal bentuk handphone yang seperti itu.

Soalnya Azeela baru mengenal teknologi seperti handphone sewaktu dia memasuki perkuliahan. Sebelum itu, dia belum pernah mengenal teknologi seperti handphone. Jadi dia tidak banyak tahu tentang jenis handphone, yang dia tahu hanya handphone yang ia beli dan Ia miliki sekarang.

"Nokia (Azeela membaca merek yang terterah di handphone itu) di zaman sekarang, masih ada yang memakai handphone seperti ini mas?. Apa nggak ketinggalan zaman mas. Sekarangkan udah 2023 mas. Zaman makin canggih dan banyak handphone yang lebih bagus, menarik dan jaringannya udah lebih bagus lagi mas". Tutur Azeela sambil membolak-balik handphone itu.

Mendengar ucapan dari Azeela, pria itu merasa sedikit terhina. Pria itu langsung merebut handphone nya dari tangan Azeela. "Hai neng!..... Kalau minjam itu jangan jelek-jelekin handphone orang. Emang sekarang orang lagi musim pakai handphone ini kok. 2023?, dah stress ya, sekarang kan masih 2005 neng!. Lagian habis dari mana sih!. Badan masih basa kuyup gitu, bukan nya pulang, tapi mala keluyuran. Dasar tidak tahu terima kasih!". Ucup pria itu lalu pergi meninggalkan Azeela dengan wajah kesal.

Azeela yang melihat pria itu pergi dengan kesal, merasa bersalah karena maksud dia tadi tidak bermaksud menjelekkan seperti itu. Ia hanya terkejut melihat handphone itu karena sebelumnya dia benar-benar belum pernah melihat handphone seperti yang dipakai pria itu.

"Apa maksud orang tadi. Sekarang bukan 2023?. Tapi 2005?. Apa yang sebenarnya terjadi. Gue harus cari tahu soal ini". Gumam Azeela dalam kesendiriannya di depan toko buku dengan raut wajah sulit diarti kan. Karena menyimpan 1000 makna yang tersirat di dalamnya.

Untuk mencari tahu kepastian dari ucapan pria tadi, Azeela masuk ke toko buku dan bertanya kepada penjaga toko buku itu. Azeela bertanya, sekarang tahun berapa. Penjaga toko buku itu menjawab kalau sekarang tahun 2005.

Azeela sedikit menggerakkan lehernya. Ia seperti tidak paham dengan apa yang terjadi. Azeela berpikir, apa mental nya lagi tidak stabil. Apakah sekarang dia udah seperti bibinya. Sama-sama kena gangguan mental karena sudah tidak sanggup menanggung masalah yang datang bertubi-tubi dalam hidupnya.

Waktu Azeela sudah mendapatkan jawaban dari penjaga toko buku itu, Azeela jalan perlahan meninggalkan tokoh buku itu. Ia ingin memastikan kebenaran yang dibilang orang-orang yang ia temui sebelumnya. Ia harus membuktikan itu dengan secepatnya pulang ke rumah. Jika benar sekarang tahun 2005, berarti ia masih punya kesempatan untuk bertemu kembali dengan ibu dan ayahnya.

Di tengah perjalanan, gadis itu tidak sengaja melihat sosok wanita yang baru keluar dari sebuah Bar. Gadis malang itu menatap lama wanita itu. Wanita itu seperti tidak asing di mata Azeela. Dia seperti pernah melihatnya di suatu tempat. Setelah mengingatnya, Azeela langsung mengikuti wanita itu sampai wanita itu masuk ke dalam toilet.

Sewaktu dalam toilet, wanita dengan baju merah, dihiasi gambar bunga warna hitam. Wanita itu sedang bercermin dan membenarkan rambutnya yang ikal. Azeela menatap dengan mata berkaca-kaca sambil langsung memeluk wanita itu erat dan penuh haru.

"Ibuuuuu... Aku sangat merindukan mu bu!". Ucap Azeela lirih. Wanita itu kaget. "ada apa dengan gadis ini, kenapa dia memeluk ku. Dan memanggil ku ibu?". Suara hati wanita itu.

Azeela melepas pelukannya dari wanita itu dan setelah melepaskan pelukannya, Azeela, tidak henti-hentinya menatap wajah perempuan yang sedang berdiri di depannya itu. Wanita itu merasa risih lalu pergi meninggalkan Azeela dengan melangkah lebih cepat.

"Buuuu.... Kamu mau ke mana. Tunggu Aku". Panggil Azeela. Gadis itu merasa takut, dan risih. Ia terus berjalan tanpa menghiraukan panggilan Azeela. Karena Wanita itu berjalan sangat cepat, Azeela kehilangan jejaknya.

Wanita itu pun berjalan perlahan-lahan sambil terus memikirkan ucapan gadis tadi. "Kenapa dia memanggilku Ibu?. Bukannya kita seumuran?. Lagian anak ku kan masih kecil. Ya sudah lah. Mungkin gadis tadi merindukan ibunya. Mungkin saja ibunya mirip dengan ku". Gumam Wanita itu dalam kesendiriannya.

Di tengah lamunan wanita itu, seseorang memanggilnya. "Younaaa... (Gadis itu menoleh ke belakang). Tiga orang gadis menghampiri Youna. Satu kelihatan tomboy, satu berpenampilan anggun, dan yang satunya rambutnya di kuncir. Gadis tomboy itu menggertak ingin memukul Youna.

"Lain kali, kalau orang panggil itu cepat di respon!". Ucap Kenan. Si rambut kuncir hanya tertawa melihat Youna dimarahi Kenan. Sedangkan gadis anggun itu hanya menatap tanpa ekspresi. Youna hanya menundukkan kepalanya dan tidak berani melawan.

Terpopuler

Comments

auliasiamatir

auliasiamatir

Azeela di perlihatkan pada masa lalu ibunya

2023-10-18

1

ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐

ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐

aku mampir lagi nih Thor 😁

2023-10-15

0

lihat semua
Episodes
1 1. Azeela
2 2. Rumah
3 3. Rutinitas Yang Padat
4 4. Hanya bisa menangis
5 5. Youna
6 6. Dua Nyawa
7 7.Tahun 2005
8 8. Bapak Dosen Tampan
9 9. Cerita Mesin waktu
10 10.Bersama ibu muda
11 11. Kasus
12 12. Tersangka
13 13. Kampus
14 14. Sekelas
15 15. Misi di mulai
16 16. Rumah Sakit
17 17. Kejanggalan
18 18. Tamil Amolta
19 19. Menjalankan misi
20 20. Saling Rawat
21 21. Bertemu diri sendiri
22 22. Larangan
23 23. Tekanan Batin
24 24. Perubahan waktu
25 25. 10 Maret 2005
26 26. Berdebat
27 27. Sungai
28 28. Mencurigakan
29 29. Barbeque
30 30. Janggal
31 31. Acara perpisahan
32 32. Kacau
33 33. Duka
34 34. Disiksa
35 35. Jadi kambing hitam
36 36. Tumbuhnya benih-benih cinta
37 37. Kasus di ambil alih
38 38. Bersembunyi
39 39. Mengandung bawang
40 40. Masa kelam
41 41. Memahami
42 42. Beraksi
43 43. Masuk penjara.
44 44. Kebakaran
45 45. Baru mengetahui
46 46. Kesal
47 47. Si yang tidak pernah akur kalau ketemu
48 48. Bertemu papa
49 49. Semobil
50 50. Perubahan
51 51. Flash disk
52 52. Salah paham
53 53. Latihan
54 54. Kepincut Gadis Ayu
55 55. Depresi
56 56. Mulai perhatian
57 57. Bertamu
58 58. Makan malam
59 59. Pergelaran seni
60 60. Marlina Tekan kontrak
61 61. Tumben bersikap baik
62 62. Merebut kembali
63 63. Bertemu Produser
64 64. Ibu yang kejam
65 65. Kecelakaan
66 66. Akhirnya Azeela tahu
67 67. Melihatnya untuk pertama kali
68 68. Ibu Zalan
69 69. Insiden
70 70. Di rawat
71 71. Kali pertama
72 72. Mengungkapkan
73 73. Mengetahui
74 74. Diculik
75 75. Salah tangkap
76 76. Percaya
77 77. Kehangatan
78 78. Kalung
79 79. Pasang perangkap
80 80. Termakan umpan
81 81. Introgasi
82 82. Ditahan
83 83. Nginap
84 84. Pamit
85 85. Kembali
86 86. Bertemu Kembali
87 87. End
Episodes

Updated 87 Episodes

1
1. Azeela
2
2. Rumah
3
3. Rutinitas Yang Padat
4
4. Hanya bisa menangis
5
5. Youna
6
6. Dua Nyawa
7
7.Tahun 2005
8
8. Bapak Dosen Tampan
9
9. Cerita Mesin waktu
10
10.Bersama ibu muda
11
11. Kasus
12
12. Tersangka
13
13. Kampus
14
14. Sekelas
15
15. Misi di mulai
16
16. Rumah Sakit
17
17. Kejanggalan
18
18. Tamil Amolta
19
19. Menjalankan misi
20
20. Saling Rawat
21
21. Bertemu diri sendiri
22
22. Larangan
23
23. Tekanan Batin
24
24. Perubahan waktu
25
25. 10 Maret 2005
26
26. Berdebat
27
27. Sungai
28
28. Mencurigakan
29
29. Barbeque
30
30. Janggal
31
31. Acara perpisahan
32
32. Kacau
33
33. Duka
34
34. Disiksa
35
35. Jadi kambing hitam
36
36. Tumbuhnya benih-benih cinta
37
37. Kasus di ambil alih
38
38. Bersembunyi
39
39. Mengandung bawang
40
40. Masa kelam
41
41. Memahami
42
42. Beraksi
43
43. Masuk penjara.
44
44. Kebakaran
45
45. Baru mengetahui
46
46. Kesal
47
47. Si yang tidak pernah akur kalau ketemu
48
48. Bertemu papa
49
49. Semobil
50
50. Perubahan
51
51. Flash disk
52
52. Salah paham
53
53. Latihan
54
54. Kepincut Gadis Ayu
55
55. Depresi
56
56. Mulai perhatian
57
57. Bertamu
58
58. Makan malam
59
59. Pergelaran seni
60
60. Marlina Tekan kontrak
61
61. Tumben bersikap baik
62
62. Merebut kembali
63
63. Bertemu Produser
64
64. Ibu yang kejam
65
65. Kecelakaan
66
66. Akhirnya Azeela tahu
67
67. Melihatnya untuk pertama kali
68
68. Ibu Zalan
69
69. Insiden
70
70. Di rawat
71
71. Kali pertama
72
72. Mengungkapkan
73
73. Mengetahui
74
74. Diculik
75
75. Salah tangkap
76
76. Percaya
77
77. Kehangatan
78
78. Kalung
79
79. Pasang perangkap
80
80. Termakan umpan
81
81. Introgasi
82
82. Ditahan
83
83. Nginap
84
84. Pamit
85
85. Kembali
86
86. Bertemu Kembali
87
87. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!