Seorang perempuan yang terlihat seperti pekerja kantoran tengah berdiri di bahu jalan, matanya tertuju pada layar ponselnya yang terang di tengah kegelapan malam.
"Mana nih taksiku?" gumam perempuan itu.
Sementara sang perempuan sedang sibuk memilih ujung rambutnya yang panjang dan bergelombang, dia tidak menyadari sebuah taksi berhenti di depannya.
"Maaf, apakah Anda Ms.Cellin?" Suara Lucas berhasil menyita perhatian perempuan tersebut.
"Wah, ganteng juga nih supir," batin perempuan yang bernama Cellin.
"Anda benar Ms.Cellin?" tanya Lucas lagi, lelaki itu sebenarnya tahu kalau perempuan yang masih berdiri dan menatap penuh kekaguman padanya itu sudah berhasil dia giring ke perangkapnya.
"Eh, maaf saya terpana oleh ketampanan Anda," jawab Cellin menutupi rasa malunya yang tertangkap basah memperhatikan Lucas sedemikan rupa.
"Haha, terima kasih. Mari masuk," ucap Lucas yang sudah berdiri di depan Cellin dan membukakan pintu taksi untuknya.
Siapa yang tidak tersentuh hatinya saat diperlakukan seperti itu oleh laki-laki setampan Lucas?
Cellin tersenyum senang dan memasuki taksi dengan hati berbunga.
"Anda suka lagu apa? Biar saya putarkan agar perjalanan kita tidak begitu menjenuhkan."
"Apapun, lagu apapun aku suka," jawab Cellin.
Lucas tersenyum simpul dan menyalakan lagu beauty in white.
"Sepertinya lagu ini cocok dengan Anda yang mengenakan dress putih cantik," kata Lucas.
"Thank you." Wajah putih Cellin bersemu, baru kali ini dia mendapat perlakuan spesial seperti itu dari lawan jenis. Bahkan sang pacar saja tidak pernah sekalipun berkata lembut dengannya.
"Andai saja pacarku bisa seromantis Anda, pasti menyenangkan," gumam Cellin tanpa dia sadari apa yang ada di pikirannya terluahkan.
"Oh ya? Kalau begitu aku akan bersikap lembut sampai kita sampai di tujuan, panggil saja aku Lucas," sahut lelaki itu lengkap dengan senyum pemikat kaum hawa miliknya.
Panggilan keduanya yang sebelumnya formal dalam sekejap mata langsung informal, bahkan Lucas tak segan memberikan pujian demi pujian untuk Cellin.
Lucas Connors menyukai pekerjaannya sebagai supir taksi, pekerjaan yang memudahkannya untuk bertemu dengan banyak orang tanpa perlu menunjukkan wajahnya di depan umum.
Selain itu Lucas juga bisa dengan mudah mencari dan mendapatkan korbannya.
Bagi Lucas, selagi perempuan yang dia targetkan membuka hati untuknya meski sudah memiliki pasangan, maka Lucas akan tetap melanjutkan rencananya.
"Kita sudah sampai, Cellin."
"Yah! Sayang banget, padahal aku masih mau ngobrol sama kamu."
"Aku juga merasakan hal yang sama, kalau begitu boleh kah aku meminta nomor WhatsOpp-mu?" tanya Lucas disertai kedipan matanya.
"Tentu!"
Tanpa berpikir panjang Cellin menaipkan apa yang diminta oleh Lucas pada ponsel lelaki itu.
"Aku tunggu panggilanmu, Luc."
Selama ini Lucas tidak pernah menyakiti korbannya selama dia bertugas, itu dikarenakan sistem keamanan dari aplikasi yang di gunakan penumpang yang dapat melaporkan ke pusat jika pengemudi melakukan tindakan mencurigakan apa lagi melakukan tindak kriminal.
Itulah kenapa saat Lucas bekerja dia akan berhati-hati, selain itu juga Lucas lebih suka mendekati korbannya terlebih dahulu.
Dengan pesona yang dia miliki berupa paras rupawan serta kemampuannya dalam mengolah kata, tentu tidak sulit bagi Lucas untuk menjerat korbannya ke dalam perangkap yang telah dia siapkan.
Ketika korban telah sepenuhnya luluh dengannya maka Lucas akan mudah menilai apakah korban itu pantas untuk dibunuh atau tidak. Satu hal yang pasti, semakin Lucas menaruh rasa 'cinta' pada korbannya maka dia akan sangat menyukai ketika wanita itu berlumuran darah.
Biasanya untuk menutupi kecurigaan orang lain, Lucas akan menerima penumpang dari banyak kalangan maupun gender. Sementara untuk mencari korban yang dia inginkan, paling lama Lucas membutuhkan waktu tujuh bulan.
Mencari perempuan dengan rambut pirang panjang bergelombang, bertubuh ramping memang tidak sulit. Hanya saja Lucas harus menjaga jarak dari pembunuhan terakhir dengan pembunuhan selanjutnya.
Lucas juga harus memperhitungkan lokasi, dia akan memilih korban dari lokasi yang berbeda. Untuk mengelabuhi penyelidikan pihak kepolisian. Ditambah lagi Lucas yang mempunyai kepribadian yang baik, dia selalu lolos dari dugaan tersangka setiap kali korban yang dia bunuh ditemukan oleh polisi.
Apa yang Lucas lakukan selama ini ada kaitannya dengan masa kecilnya yang penuh tragis, dia yang sejak kecil menjadi objek kekerasan dari sang ibu setelah kedua orang tuanya bercerai.
"Ya, semua ini karena Ibu. Dia yang menjadikan aku seperti ini, jadi ini bukan sepenuhnya salahku, bukan?" gumam Lucas setelah dia menyusun rencana apa saja yang akan dia lancarkan untuk korbannya.
Lucas yang berdarah Inggris dari ibunya dan Korea Selatan dari ayahnya, namun gen sang ayah jauh lebih besar. Sehingga Lucas menjadi objek pelampiasan kemarahan dari ibunya. Kekerasan yang dia terima dari ibunya memberikan dampak yang negatif bagi tumbuh kembang Lucas, meski nyawanya tertolong dan ibunya ditangkap atas tuduhan kekerasan terhadap anak tidak membuat Lucas membaik.
Lucas pertama kali membunuh pada usia 19 tahun, karena dia tidak bisa membalas apa yang ibunya lakukan maka dia mencari perempuan dengan ciri yang sama seperti ibunya. Begitulah yang dia lakukan sampai saat ini.
Biasanya Lucas akan menargetkan perempuan yang tidak mempunyai pasangan, tapi tidak menutup kemungkinan jika perempuan itu juga menginginkan dirinya. Ada kalanya Lucas juga akan membatalkan target jika target itu itu menolak memberikan nomor teleponnya.
Sejauh ini rencana Lucas Connors tidak pernah gagal dan juga tidak terendus oleh pihak kepolisian, hanya saja usahanya untuk mendekati Ellie Goulding tidak berjalan sesuai apa yang dia harapkan.
Gadis itu terlalu waspada, atau lebih tepatnya karena pengaruh dari Anna Safitri yang terus memberikan nasihat tidak perlu.
Biasanya Lucas akan melepaskan korban yang seperti Ellie, namun entah kenapa dia tidak mengubah rencananya.
Ada hal yang membuat Lucas tertarik dengan kedua gadis tersebut, yang membuatnya merasa sayang untuk melewati kesempatan yang dia temukan.
"Flower residen, perumahan kaum elit. Anna bersahabat dengan orang kaya di kawasan ini. Cukup menarik, aku tidak sabar untuk menjalankan aksiku kedepannya," gumam Lucas.
Dia mantap bahkan membelai foto Ellie yang diam-diam dia curi saat Ellie lengah, senyum khas seorang psikopat menghiasi wajahnya.
Lucas menikmati setiap reaksi yang ditunjukkan oleh Ellie, begitupun sikap waspada Anna terhadapnya.
"Apa sebaiknya aku pulang ke kosan itu dulu? Sudah lama aku tidak bertemu dengannya 'kan?"
"Baiklah, setelah selesai kerja aku akan kembali. Setidaknya aku ingin melihat wajah Anna, aku ingin tahu ekspresi wajah seperti apa lagi yang akan dia tunjukkan padaku?"
Lelaki itu tertawa terbahak-bahak seusai menyelesaikan kalimatnya, ada rasa kepuasan tersendiri di hati Lucas setiap kali menyaksikan Anna yang penuh kewaspadaan terhadapnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 131 Episodes
Comments
Tati st🍒🍒🍒
lagi2 karna korban kekerasaan ortu bikin anak jadi trauma dan benci
2023-12-30
1
Mr.VANO
oohh begitu tah,,karna kekerasan ibuny,,kirain ada paktor lain
2023-10-16
0