Sahabat

"Ellie, maaf kamu pasti nunggu lama, 'kan?" Anna hampir saja telat, gadis itu mengatur nafasnya sebab tadi dia sempat berlari untuk mengejar waktu.

"Nggak juga kok, kamu kenapa? Wajahmu pucat gitu?"

"Oh, nggak. Aku kurang tidur saja, ngomong-ngomong kamu sudah selesai tugas dari Profesor Adam?" tanya Anna.

"Belum sih, tapi dikit lagi kelar kok. Masih ada dua hari lagi 'kan sebelum waktu pengumpulan tugas?"

"Iya, kamu benar."

Keduanya mengalihkan topik obrolan mereka, saking asyiknya mengobrol tak terasa mereka sudah sampai di universitas tempat mereka menuntut ilmu.

"Ellie!" sapa salah satu mahasiswi.

"Hai, El!"

"Good morning, Ellie!"

"Ellie, makin hari makin cantik aja nih." Pujian seperti itu sudah sangat biasa diterima Ellie, maklum Primadona Kampus.

"El, kapan kamu ikut party dengan kita?"

Seperti biasa, Ellie yang menjadi primadona di kampus tersebut selalu dikelilingi oleh penggemarnya, tidak

heran jika dimanapun dia berada, dia menjadi pusat perhatian semua orang.

"El, nanti ada pesta penyambutan mahasiswa-mahasiswi baru loh, kamu pasti ikut 'kan?" tanya Helena, salah satu senior yang dekat dengan Ellie dan Anna.

"Entahlah, aku akan ikut kalau Anna juga ikut."

"Hm, begitu. Jadi gimana, An? You're coming right?"

"Maaf, Kak. Saya tidak bisa ikut, hari itu saya ada jadwal kerja sambilan," jawab Anna.

"Yaaa! Sayang banget, padahal anak-anak pada ngarepin Ellie dateng ke acara tersebut. Bahkan ada yang sengaja hadir cuman pengen ketemu dengan Ellie," keluh Helena.

"Maaf ya, Kak. Mungkin lain kali kita bisa ikutan, aku gak mungkin senang-senang sendirian sementara sahabatku nggak," ujar Ellie.

"Oke, deh. Mau bagaimana lagi 'kan kalau kamu sudah ngomong begitu. Aku pergi dulu ya, El. Kalau kamu berubah pikiran, just call me anytime you want," ucap Helena.

"Kamu yakin nggak mau ikutan, El? aku nggak apa-apa kok, kalau kamu mau pergi ke acara party itu, kamu pergi saja."

"Ish, nggak apa-apa kok, lagian aku juga nggak begitu suka dengan acara-acara begitu. Kamu juga tahu sendiri 'kan kalau aku nggak suka tempat yang banyak orang juga," ujar Ellie.

"Tapi, aku jadi nggak enak."

"Kalau gitu, saat kamu libur nanti, kita harus ngadain pesta penyambutan untuk kita berdua. Kita ngadain di apartemen ku saja bagaimana?" usul Ellie.

"Hm, oke deh." Anna tidak mau menolak keiinginan sahabatnya lagi, Ellie sudah banyak berkorban untuknya.

"Yes! Janji ya!"

Ellie memeluk tubuh Anna, tidak sabar menanti agenda mereka terwujud.

"Kalian dengar nggak, kasihan ya Ellie, dia nggak bisa bergaul dengan orang lain."

"Iya, kok bisa sih mereka berteman?"

"Aku dengar mereka sudah temenan dari dulu."

"Oh ya? Sejak kapan?"

"Kalau nggak salah sejak Junior high school."

"Walah, pantas saja. Mereka lengket banget."

"Tapi hubungan Ellie dan Anna itu toxic banget nggak sih, coba kalau nggak 'kan Ellie jadi bisa berteman dengan yang lainnya juga."

"Benar, aku juga mikir gitu. Padahal Ellie itu populer, tapi circle pertemanannya hanya Anna dan si Rey saja."

"Sst.. jangan keras-keras. Tuh si Anna bisa dengar."

"Maaf, aku lupa. Habis dia itu gak banyak bersuara sih."

Anna memang mendengar apa yang mereka bicarakan sedari tadi, tapi gadis itu mencoba untuk mengabaikannya. Sementara Ellie yang tengah mengajarkan materi yang tidak dimengerti oleh salah satu temannya.

Pemandangan orang yang selalu berbisik dibelakang Anna memang bukan kali ini terjadi, bahkan sudah sangat sering terjadi. Sehingga Anna sudah terbiasa dengan perilaku teman kuliahnya. Dia juga sudah lelah menjelaskan kalau dia tidak pernah melarang Ellie untuk bergabung dengan yang lain, kalau Ellie sendiri yang tidak mau, Anna juga tidak bisa berbuat apapun.

"Hey, girls! Ngomongin orang itu perbuatan yang nggak baik tau, kalian ini chicken banget bisanya kaya gitu. Kalau kalian berani, ngomong didepan orangnya langsung dong," suara lantang Rey Arnold, teman lelaki Anna dan Ellie mengakhiri sesi gosip beberapa mahasiswi yang tadi asik membicarakan hal buruk tentang Anna.

"Dih, apaan sih dia, sok jadi pahlawan banget."

"Tau tuh, cowok kok kelakuannya suka ikut campur urusan cewek aja."

"Sudah yuk, kita pindah saja. Bikin males aja kalau liat muka si Rey, sok kegantengan."

Empat mahasiswi itupun meninggalkan Rey dan Anna berdua.

"Woy, Rey! Kamu makin hari makin semangat saja ya, ngedeketin Anna. Padahal sudah ditolak juga."

"Woiya jelas dong! Pepet terus mumpung ayang beb belum ada yang memiliki," sahut Rey dengan senyum menggoda yang dia tujukan untuk Anna.

"Hahaha, semangat kalau gitu, Bro. Kalau kamu di tolak lagi, aku siap menghiburmu. Haha!"

"Thank's, Bro!"

"Rey, bisa nggak sih jangan panggil aku ayang beb ayang beb, risih tahu," tegur Anna.

"Risih kenapa? oh aku tahu! Kamu bukannya risih, tapi malu 'kan? iya 'kan?" Rey menaik turunkan alisnya, seakan dia paling tahu isi hati Anna.

"Terserah kamu, deh. Pusing aku dengerin ocehan kamu, Rey."

"Kamu pusing, Beb? mau aku pijat?" pijat plus-plus juga aku bersedia," goda Rey, masih belum puas mengusik gadis yang dia suka sejak dulu.

Walaupun cintanya bertepuk sebelah tangan dan Rey juga beberapa kali di tolak ketika dia menyatakan cintanya kepada Anna, namun pemuda itu pantang menyerah.

"Aduh! Please don't talk like that. Nanti orang-orang pada salah paham!" tegur Anna.

Pusing tujuh keliling Anna dibuat oleh Rey, ada saja tingkah Rey yang bikin dia kewalahan.

Ellie yang menyaksikan kedua temannya sedang beradu mulut, hanya tersenyum simpul. Rey adalah sepupunya juga, jadi dia sering sekali membantu agar Rey bisa lebih dekat dengan Anna.

"Yuk, masuk. Kelas udah mau mulai." Ellie menggandeng tangan Anna, ketiganya lalu duduk dibangku yang berdekatan.

Anna yang terlihat mengantuk menyita perhatian Ellie, "Kamu kurang tidur ya semalam?"

"Iya, semalam aku nggak bisa tidur gara-gara penghuni kamar sebelah itu berisik banget."

"Bukannya kamar itu sebelumnya kosong, An?"

"Iya, belum lama ini dia pindah. Mungkin dari semalam itu dia mengubah tata letak kamarnya, sampai pagi juga tuh orang berisik. Tapi ada yang aneh dengan suaranya," ujar Anna.

"Suara aneh apa?" Ellie mulai tertarik dengan apa yang akan diceritakan oleh sahabatnya.

"Gimana ya aku ngejelasinnya? suaranya itu aneh, kaya orang lagi mengerang, tapi juga bukan begitu. Aku sendiri juga nggak bisa menirukan dengan pasti," ucap Anna.

Anna lalu mencoba menirukan suara tadi pagi yang dia dengar, namun justru terdengar lebih lucu.

"Anehlah pokoknya, tapi pas aku negur orang tersebut. Dia bilang itu suara kucing. Emang sih ada kucingnya pas aku kesitu untuk menegurnya, tapi emang wajar ya kucing bersuara seperti itu?" tanya Anna.

Rey dan Ellie saling berpandangan, keduanya mencermati lebih dalam cerita yang diutarakan oleh Anna. Rey bahkan mengerutkan keningnya, seakan dia menyadari sesuatu.

Terpopuler

Comments

Mitha RhezQy

Mitha RhezQy

Si Rey menyadari apa ya kira-kira? jadi penasaran 😁

2024-01-03

0

Tati st🍒🍒🍒

Tati st🍒🍒🍒

Rey kayanya curiga sama sesuatu yg berbau horor😅

2023-12-29

0

Arumi Zahsy

Arumi Zahsy

waduh bahaya

2023-11-02

0

lihat semua
Episodes
1 Tetangga Baru
2 Pertemuan Pertama
3 Sahabat
4 Sebuah Firasat
5 Jangan Sentuh Aku
6 Kisah Pilu
7 Pembunuhan
8 Mayat itu Hilang
9 Apa Benar Aku Salah Lihat?
10 Wanita itu!
11 Aku Tidak Bohong
12 Pesan dari Sersan Arthur
13 Lucas Connors
14 Strategi
15 Kekosongan
16 Dia Kembali
17 Gawat!
18 His Reason
19 Suara Anna itu Imut
20 Trust Issue
21 Dia Memang Berbahaya
22 Rayuan Lucas
23 Pendekatan
24 Kekhawatiran Anna
25 Strategi
26 Ketahuan
27 Pengejaran
28 Kelinci itu Pergi
29 Jejak Lucas
30 Dia Disini
31 Keraguan
32 Kebimbangan Hati
33 Keputusan yang Berbahaya
34 Masuk ke dalam Perangkap
35 Bau Bangkai
36 Run! Ellie, Run!
37 Tipu Daya Lucas
38 Membela Kekasih Hati
39 Kencan
40 Sentuhan Cinta Ellie
41 Berbincang
42 Keluarga Thomson
43 Aku Ingin Kalian Berdamai
44 Jangan Sentuh Barangku.
45 I Dare You
46 Wanita Baru
47 Berkenalan
48 Bukan Pembu-nuh Berantai?
49 Kenyataan Baru.
50 Senior Mencurigakan
51 Pemilik Akun Anonim
52 Viralkan Saja
53 Kamu Juga Wanita
54 Jangan Menutup Diri
55 Olah TKP
56 Gombalan Lucas
57 Laporan Palsu
58 Bukan Dia
59 Siapa Dia?
60 Rencana Ellie
61 Selingkuh
62 Dia Berbohong
63 Urus Saja Hidupmu.
64 Nasihat
65 Tertangkap
66 Sudut Pandang Rey
67 Kemarahan Lucas
68 Jangan, El.
69 Berbohong
70 Sahabat atau Cinta?
71 Jadilah Milikku, El.
72 Pelaku Tertangkap?
73 Pelaku Terungkap
74 Ellie Menjadi Sandera
75 Selamat Tinggal
76 Bagaimana Kamu Di Sini?
77 Sikap Aneh Lucas.
78 Penjelasan Lucas
79 Proses Interogasi
80 Membuntuti Sersan Arthur
81 Penyamaran
82 Berkenalan
83 Lucas di mata Anna.
84 Mengulik Informasi
85 Arthur Colvin
86 Kelinciku Direbut
87 Kesenangan Lucas
88 Tetangga Psikopat Kembali
89 Pepet Teros!
90 Ditemukannya Mayat Tanpa Identitas
91 Lucas Cemburu
92 Hilangnya Ponsel Anna
93 Siapa yang mengambil?
94 Penyerangan
95 Di mana keberadaanmu, Anna?
96 Ketemu!
97 Kenyataan Pahit
98 Kamu itu beda, Anna.
99 Ambisi Lucas
100 Jadilah Milikku, Anna.
101 Penjelasan Rey
102 Lucas Hilang
103 Kondisi Anna
104 Air Mata Rey
105 Anna Kembali
106 Perpisahan
107 Isi Hati Anna
108 Menyelinap.
109 You are mine!
110 Mahkota terenggut 21+
111 Kehancuran Anna 21+
112 Keputusasaan.
113 Kegilaan Lucas 21+
114 Anna yang malang.
115 Manusia tak berhati
116 Perasaan Aneh
117 Penggerebekan
118 Pertarungan
119 Aksi Anna
120 Anna tertembak
121 Kondisi Darurat
122 Anna Hamil
123 Impian Lucas
124 Ingatan yang hilang
125 Tipu daya Lucas
126 Trik Lucas
127 Keputusan Lucas
128 Rahasia itu terkuak
129 Memori itu kembali
130 Penyesalan
131 Usai
Episodes

Updated 131 Episodes

1
Tetangga Baru
2
Pertemuan Pertama
3
Sahabat
4
Sebuah Firasat
5
Jangan Sentuh Aku
6
Kisah Pilu
7
Pembunuhan
8
Mayat itu Hilang
9
Apa Benar Aku Salah Lihat?
10
Wanita itu!
11
Aku Tidak Bohong
12
Pesan dari Sersan Arthur
13
Lucas Connors
14
Strategi
15
Kekosongan
16
Dia Kembali
17
Gawat!
18
His Reason
19
Suara Anna itu Imut
20
Trust Issue
21
Dia Memang Berbahaya
22
Rayuan Lucas
23
Pendekatan
24
Kekhawatiran Anna
25
Strategi
26
Ketahuan
27
Pengejaran
28
Kelinci itu Pergi
29
Jejak Lucas
30
Dia Disini
31
Keraguan
32
Kebimbangan Hati
33
Keputusan yang Berbahaya
34
Masuk ke dalam Perangkap
35
Bau Bangkai
36
Run! Ellie, Run!
37
Tipu Daya Lucas
38
Membela Kekasih Hati
39
Kencan
40
Sentuhan Cinta Ellie
41
Berbincang
42
Keluarga Thomson
43
Aku Ingin Kalian Berdamai
44
Jangan Sentuh Barangku.
45
I Dare You
46
Wanita Baru
47
Berkenalan
48
Bukan Pembu-nuh Berantai?
49
Kenyataan Baru.
50
Senior Mencurigakan
51
Pemilik Akun Anonim
52
Viralkan Saja
53
Kamu Juga Wanita
54
Jangan Menutup Diri
55
Olah TKP
56
Gombalan Lucas
57
Laporan Palsu
58
Bukan Dia
59
Siapa Dia?
60
Rencana Ellie
61
Selingkuh
62
Dia Berbohong
63
Urus Saja Hidupmu.
64
Nasihat
65
Tertangkap
66
Sudut Pandang Rey
67
Kemarahan Lucas
68
Jangan, El.
69
Berbohong
70
Sahabat atau Cinta?
71
Jadilah Milikku, El.
72
Pelaku Tertangkap?
73
Pelaku Terungkap
74
Ellie Menjadi Sandera
75
Selamat Tinggal
76
Bagaimana Kamu Di Sini?
77
Sikap Aneh Lucas.
78
Penjelasan Lucas
79
Proses Interogasi
80
Membuntuti Sersan Arthur
81
Penyamaran
82
Berkenalan
83
Lucas di mata Anna.
84
Mengulik Informasi
85
Arthur Colvin
86
Kelinciku Direbut
87
Kesenangan Lucas
88
Tetangga Psikopat Kembali
89
Pepet Teros!
90
Ditemukannya Mayat Tanpa Identitas
91
Lucas Cemburu
92
Hilangnya Ponsel Anna
93
Siapa yang mengambil?
94
Penyerangan
95
Di mana keberadaanmu, Anna?
96
Ketemu!
97
Kenyataan Pahit
98
Kamu itu beda, Anna.
99
Ambisi Lucas
100
Jadilah Milikku, Anna.
101
Penjelasan Rey
102
Lucas Hilang
103
Kondisi Anna
104
Air Mata Rey
105
Anna Kembali
106
Perpisahan
107
Isi Hati Anna
108
Menyelinap.
109
You are mine!
110
Mahkota terenggut 21+
111
Kehancuran Anna 21+
112
Keputusasaan.
113
Kegilaan Lucas 21+
114
Anna yang malang.
115
Manusia tak berhati
116
Perasaan Aneh
117
Penggerebekan
118
Pertarungan
119
Aksi Anna
120
Anna tertembak
121
Kondisi Darurat
122
Anna Hamil
123
Impian Lucas
124
Ingatan yang hilang
125
Tipu daya Lucas
126
Trik Lucas
127
Keputusan Lucas
128
Rahasia itu terkuak
129
Memori itu kembali
130
Penyesalan
131
Usai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!