" Akhir nya selesai juga mata kuliah hari ini ya guys, Ucap Loly yang kini bangkit dari duduk nya. Merasa sahabat nya itu tidak menjawab Loly lalu membalikan kembali badan nya.
" Yaealah yol, dandan buat siapa sich, kita itu mau kerumah Dara bukan mau jalan jalan. Pakek dandan segala. " cibir Loly nampak menggelengkan kepala nya.
" Berisik banget sich, gue dandan begini buat kak Alex" jawab Yola seadanya..
" Hahahah.... " detik kemudian tawa sahabat nya itu pecah.
" Lagian jam segini kak Alex mana ada dirumah. Masih di kantor lah bege "
Yola nampak mencebikan bibir nya. Seketika Loly menghentikan tawa nya dan merangkul sahabat nya itu " Yaudah yuk kita berangkat ke tempat Dara, kasihan dia sendirian "
" Bentar , gue belum pakek lipstik ini " Ucap Yola lalu mulai memoles lipstik warna merah muda itu di bibir nya. " Gimana ? Udah cantik belum "
Loly nampak memutar bola mata nya malas. " Udah "
" Cici Mana " tanya Yola
" Tuch " tunjuk Loly dengan dagu nya saat Cici datang.
Siang ini pulang dari kampus Yola mengendarai mobil nya keluar dari gerbang kampus nya dan melaju membelah jalanan ibu kota yang ramai. Tentu dengan ada nya Cici dan Loly di dalam nya. Sesuai janji mereka kemarin, hari ini sepulang dari kampus mereka akan menuju ke rumah Dara.
Setelah 30 menit mobil mewah warna silver milik Yola itu kini terparkir rapi di halaman rumah kediaman Pradana.
Ketiga sahabat Dara kini berada di balkon kamar Dara. Keempat gadis itu berbincang bincang di balkon kamar Dara dengan menikmati Es Boba yang mereka beli saat perjalanan kerumah Dara tadi dan cemilan yang disiapkan oleh asisten rumah tangga di rumah besar itu.
" Eh guys, kalian merasa aneh nggak sich sama apa yang terjadi dengan kak Bryan " Ungkap Cici yang mulai membuka suara. " Menurut informasi yang kita dapat dari Kak Bastian , bahkan Dara sendiri juga lihat kan Ra, Mobil yang dikendarai Kak Bryan itu terjun ke jurang yang dalam bahkan rusak parah. Tapi kenapa Kak Bryan baik baik saja "
" Dan keberadaan kak Bryan ditemukan sekarang kenapa jauh dari tempat kejadian. Kalau pun jatuh ke jurang dan hanyut harus nya warga sekitar kan yang menemukan. Paling enggak desa terdekat lah yang menemukan " Sahut Yola
" Aneh nya lagi kenapa gadis itu ngaku ngaku kalau Kak Bryan calon suami nya. Jangan jangan dia punya maksud buruk sama kak Bryan " lanjut Yola lagi.
" Tumben pinter Yol " jawab Loly yang kini menyedot es boba nya.
" Gue serius bege, Mungkin nggak sich semua ini direncanakan oleh seseorang. Bisa aja kan gadis itu membuat skenario palsu kayak di film film gitu " ungkap Yola lagi.
" Jangan jangan Kak Bryan udah di hipnotis " Tebak Loly
" Kebanyakan lihat Sinetron , jadi halu kan " Seru Cici
" Serius donk, kalian mau bantuan nggak sich " ucap Dara yang nampak cemberut.
" Tenang ... Tenang, kita pasti bantuin kok . Jadi gimana mungkin nggak sich semua ini direncanakan oleh seseorang. " Tanya Yola sekali lagi.
Semua nampak diam. Detik kemudian mereka serentak " bisa jadi "
" Maksud kalian kecelakaan yang menimpa suami aku itu direncanakan oleh seseorang gitu, tapi siapa? " Dara nampak berfikir.
" Justru itu Ra, kita harus mengungkap semua nya. Kita ada 2 misi disini. Yang pertama mengembalikan ingatan kak Bryan dan yang kedua mengungkap apakah itu murni kecelakaan atau memang ada seseorang yang merencanakan." tegas Cici dan semua nampak mengangguk setuju.
" Genius non Cici " Ucap Loly cengengesan
" Lalu apa yang harus kita lakukan " tanya Dara antusias
" Tadi kak Bastian sudah mengirimkan pesan mengenai informasi yang didapatkan hari ini. Bahkan kalian tau nggak, dirumah itu gadis desa itu ternyata tinggal bersama ayah nya. Dan menurut orang kepercayaan Om Mahendra melihat gerak gerik aneh dari ayah gadis itu. Jadi kita harus hati hati. " Cici menjelaskan apa yang disampaikan oleh Bastian.
" Eh Ra, ngomong ngomong ada nggak sich orang yang kamu curigai di balik ini semua. " tanya Loly penuh selidik. Dan Dara nampak menggeleng.
" Kalau memang ada orang yang merencanakan semua ini dan ketahuan siapa pelaku nya. Aku yakin orang itu bakal di bikin perkedel kentang sama Om Mahendra ". Tebak Loly dan berhasil mendapat hadiah jitakan di kening nya oleh Yola. " Yaealah... perkedel kentang enak kali "
" Apaan sich Yol, sakit tau " Loly terlihat memanyunkan bibir nya.
Mereka berempat nampak berkomat kamit serius menyusun rencana yang akan mereka jalankan. Sesuai janji nya kemarin, ketiga sahabat Dara akan membantu menjalankan misi ini "
" Kalian yakin akan membantu menjalankan rencana ini, terus bagaimana dengan kuliah kalian. " Tanya Dara pada ketiga sahabat nya itu.
" Yakin donk " Mereka bertiga nampak serentak menjawab.
" Kamu jangan khawatir Ra, kita sudah diberi izin sama dosen satu minggu, tentu nya itu karena Om Mahendra yang meminta izin. Dan kita bisa kuliah daring selama menjalankan misi " jelas Loly.
" Wah, terima kasih ya, kalian memang sahabat terbaik " Ucap Dara lalu memeluk ketiga sahabat nya.
" Yaudah nggak usah nangis nangis lagi , kita basmi itu pelakor sampai ke akar akar nya " ucap Yola bersemangat dengan mengangkat tangan nya.
" Hama kali di basmi " celetuk Loly.
" Jangan salah, pelakor itu lebih ganas dari pada hama " Jawab Yola asal.
" Hahahahah " mereka tertawa bersama sambil mengunyah kripik singkong.
Sungguh, Dara bisa tertawa seperti ini hanya saat sahabat nya datang saja. Itu pun karena tingkah konyol sahabat nya. Saat sendiri, dunia nya seakan rapuh. Jauh dari suami nya tak mampu membuat nya berdiri dengan kaki nya sendiri.
" eitss... sudah jangan nangis terus. Ingat ya Ra, jangan terlihat lemah di depan pelakor itu. " nasihat Cici pada Dara saat mengelap sudut mata Dara yang sudah membendung.
" Satu lagi, jangan sampai rencana ini ada yang tahu, termasuk kak Alex dan nenek lampir itu " Tegas Loly sambil menyedot es boba terakhir nya.
" Nenek lampir siapa " Dara tampak mengernyitkan dahi nya tak mengerti.
" Itu calon mertua nya si Yola " Jawab Loly dan mendapatkan hadiah tatapan tajam dari Yola.
" Mama Melinda maksud nya " ucap Dara lirih.
Dara tahu kalau sahabat nya itu diam diam menaruh hati pada kakak ipar nya.
" Yes " Jawab Loly dengan menahan tawa nya.
" Udah, nggak usah malu malu gitu kali Yol, kalau suka sama kak Alex bilang " ledek Loly pada sahabat nya itu. Dan wajah Yola kini berubah merah menahan malu.
Sedangkan Cici hanya menggelengkan kepala melihat tingkah konyol para sahabat nya itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 75 Episodes
Comments
Ray
baru haidir lagii... lanjut baca 👍
2023-10-25
1