"Ini tentang keluarga ‘itu’! Aku dengar sebentar lagi, dia akan kembali kesini!" Jawab Harry.
"Oh." Ucap James.
"Kau harus berhati-hati! Aku harap, kau akan tau langkah apa yang akan kau ambil nanti." Ucap Harry.
"Ya pa, tenang saja. Aku akan mengurus semuanya. Aku akan pikirkan rencananya." Ucap James.
"Ya, aku mengandalkanmu James! Aku tau, kau sangat jenius. Oleh karena itu, kau pasti bisa menyelesaikan masalah serumit apapun! Dan aku juga selalu bisa mengandalkanmu!" Ucap Harry.
"Ya, itulah aku!" Ucap James menyeringai.
"Hm." Ucap Harry sembari menganggukkan kepalanya.
(Skip) ke Robert dan Layla
"AKHHHH!!! HELP!!!" TERIAK SEORANG WANITA TURIS.
"HAHAHAHA KAU TIDAK AKAN BISA KABUR DARI KAMI!!!" UCAP LAYLA SEMBARI TERTAWA.
"AAAKHH HELP!!" TERIAK WANITA TURIS YANG SEMAKIN KETAKUTAN.
SET
Tiba-tiba Robert berada di depan wanita turis tersebut
BUK
Wanita turis tersebut menabrak tubuh Robert
"AKHHH!" UCAP SI WANITA TURIS.
"SUDAH CUKUP LARINYA! APA KAU PIKIR, KAU BISA KABUR DARI KAMI HAH?!" UCAP ROBERT DENGAN TATAPAN TAJAM.
(DEG DEG) TURIS TERSEBUT SEMAKIN KETAKUTAN
"Hei kak, kenapa kau tidak bicara dengan bahasa Inggris sih?! Dia mana paham dengan apa yang kau bicarakan!" Ucap Layla.
"Ya biarlah! Aku memang sengaja melakukannya!" Ucap Robert.
"Lho kenapa?" Tanya Layla kaget.
"Agar dia semakin ketakutan! Biarkan dia dalam keadaan seperti itu. Tidak mengerti apa yang kita bicarakan, sehingga dia mulai kehilangan harapan untuk hidup!" Jawab Robert.
"Ah begitu rupanya. Tapi kita akan tetap membunuhnya kan?" Tanya Layla.
"Ya tentu saja! Karena kita akan berpesta malam ini!" Jawab Robert menyeringai.
"Hahaha benar!" Ucap Layla senang.
"Hiks hiks please don't kill me (hiks hiks tolong jangan bunuh aku)." Ucap wanita turis tersebut sambil terisak.
"Lari!" Ucap Robert.
"Lho kak?" Ucap Layla kaget.
"Lari! Cepat lari dari sini!" Ucap Robert.
(DEG) "What?" Ucap wanita turis.
"RUN!" TERIAK ROBERT.
(DEG) Wanita turis itu pun langsung lari
"Hei kak, apa yang kau lakukan?! Kenapa kau menyuruhnya kabur? Kenapa tidak langsung ditembak saja? Bagaimana kalau dia lari terlalu jauh?!!!" Ucap Layla yang tak percaya dengan apa yang kakaknya lakukan barusan!
"Justru itu yang membuatnya menjadi semakin menarik! Semakin dia berlari, semakin membuat kita menjadi bersemangat! Lagipula dia sudah sangat ketakutan sekarang. Jadi pasti dia tidak akan bisa berfikir jernih! Dia tidak akan mungkin bisa lari lebih jauh lagi dengan keadaan seperti itu! Dan lagipula kalaupun bisa, siapa yang akan menolongnya? Tidak ada! Karena ini hutan yang tandus! Jadi tidak akan ada yang kesini!" Ucap Robert menyeringai.
"Wah kak, kau ternyata sudah memperhitungkan segalanya ya! Kau sama seperti papa!" Ucap Layla menyeringai.
"Ya tentu saja. Aku kembaran papaku! Sekarang ayo kita berpencar dan tangkap dia! Semakin dia ketakutan, maka itu akan semakin memberikan sensasi yang luar biasa pada kita!" Ucap Robert.
"Ya benar kak! Ayo cepat kita tangkap buruan kita! Hahaha." Ucap Layla.
"Ayo!" Ucap Robert.
Lalu mereka berdua pun berpencar
'Benar-benar di luar dugaan. Anak-anakku itu selalu bisa mengejutkanku. Ini benar-benar luar biasa!' - dalam hati Lilia.
Lilia pun menyeringai
(Skip) ke Layla
TAP TAP
"Hei buruan.. di mana kau? Apa kau bersembunyi?" Tanya Layla dengan nada yang amat menakutkan!
(DEG DEG) 'Oh God, please help me. I'm very scared!!! (Ya Tuhan, tolong bantu aku. aku sangat takut!!!)' - dalam hati wanita turis tersebut.
TAP TAP
"Hei wanita turis, jangan berdoa disini! Karena doamu tidak akan mungkin terkabul!" Ucap Layla yang tiba-tiba saja sudah berada di belakang si wanita turis.
(DEG) "OH MY GOD, YOU WERE HERE?! (OH YA TUHAN, KAMU DI SINI?!)" UCAP WANITA TURIS TERSEBUT.
"Ya! Karena kamu sembunyi dibalik pohon, bodoh!" Ucap Layla.
(DEG) Wanita turis tersebut pun langsung kabur
DOR
Layla langsung menembak kaki si wanita turis tersebut
"AKHHHH!!!" TERIAK SI WANITA TURIS.
"Haah.. masih saja lari ya? Dasar tidak tau situasi! Harusnya jika sudah tertangkap begini, kau langsung diam dan memilih untuk mati! Karena percuma juga kau kabur, sialan!" Ucap Layla kesal.
(DEG DEG) (Gemetar hebat) "P.. please.. d.. don't kill me. Hiks hiks. (t.. tolong.. j.. jangan bunuh aku. Hiks hiks.)" Ucap si wanita turis.
"Larilah jika kau bisa! Jika kau berhasil lolos, maka aku akan melepaskanmu!" Ucap Layla.
Wanita turis itu tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Layla dan menjadi semakin ketakutan!
"Kubilang RUN!" Ucap Layla dengan tatapan tajam.
(DEG) Si wanita turis itu pun langsung bangkit dan langsung berusaha lari dengan sekuat tenaga!
"Hahaha masih saja patuh ya, meski dalam keadaan tertembak seperti itu? Hm.. memang benar-benar wanita pekerja keras! Aku akan serahkan sisanya pada kak Robert!" Ucap Layla menyeringai.
(Skip) ke Robert
Robert berhasil menemukan si wanita turis itu
"Oh kamu ada di sini rupanya. Sudah lelah berlari?" Tanya Robert.
"Hiks hiks please don't kill me. I don't want to die. (Hiks hiks tolong jangan bunuh aku. Aku tidak ingin mati)." Ucap wanita turis. Ia sangat putus asa sekarang.
'Ah.. inilah yang kucari-cari selama ini! Wajah yang penuh dengan keputusasaan! Aku senang melihatnya! Hahaha bagus-bagus!!! Hahahaha.' - dalam hati Robert.
"Hiks hiks please let me go. (Hiks hiks tolong biarkan aku pergi)." Ucap si wanita turis.
"Ok, you may go now. I will let you go. Let's get out of here quickly before they catch you again. Come on, quickly! (Oke, kamu boleh pergi sekarang. Aku akan melepaskanmu. Ayo cepat pergi dari sini sebelum mereka menangkapmu lagi. Ayo cepat!)." Ucap Robert sembari mengulurkan tangannya.
(DEG DEG) 'Can I trust it now? I.. I'm scared! I am very scared!' (Bisakah saya mempercayainya sekarang? Aku.. aku takut! Aku sangat ketakutan!).' - dalam hati si wanita turis.
"Hm.. fine if you don't believe me. But hurry up and get out of here, before they catch you again! Come on, hurry up! You don't have much time!" (Hm.. baiklah jika kamu tidak percaya padaku. Tapi cepatlah dan keluar dari sini, sebelum mereka menangkapmu lagi! Ayo cepat! Kamu gak punya banyak waktu!)." Ucap Robert.
... - si wanita turis masih ragu.
"CEPAT!!!" TERIAK ROBERT DENGAN TATAPAN TAJAM.
(DEG) Si wanita turis itu pun langsung berlari dengan sekuat tenaga!
'Ya cepatlah lari, sebelum..'
DOR
'Aku berhasil menembakmu.' - dalam hati Robert.
Tatapan Robert pun menjadi sangat dingin dan Robert pun langsung mendatangi si wanita turis itu ~
... - Wanita turis itu meninggal dalam sekejap.
"Haah.. haah.. hei kakak! Apa dia sudah mati?!" Tanya Layla yang berlari mendatangi Robert.
"Ya, dia sudah mati! Aku menembaknya tepat di kepalanya!" Jawab Robert dengan tatapan dingin.
"Eh tumben langsung bunuh? Biasanya disiksa dulu!" Ucap Layla bingung.
"Kita sudah cukup menyiksanya. Dan aku juga sudah muak tau melihat wanita ini!" Ucap Robert kesal.
"Memangnya apa yang dia lakukan padamu kak?" Tanya Layla.
"Dia itu sangat bodoh! Dan aku muak melihat kebodohannya itu! Makanya aku langsung menembaknya tepat di kepalanya! Tepat mengenai otak bodohnya itu! Bahkan hewan pun tak sudi untuk memakan otaknya itu!" Jawab Robert.
"Hahaha takut ketularan bodoh ya kak!" Ucap Layla sembari tertawa.
"Hm. Aku jijik melihatnya! Ayo kita pergi." Ucap Robert sembari menyeret jasad wanita turis itu dengan cara menarik rambutnya.
"Hiyy seram sekali kakakku ini. Menarik jasad orang dengan cara menarik rambutnya! Sungguh sadis! Membuatku merinding!" Ucap Layla.
"DIAM KAU!" Ucap Robert kesal.
"Hahaha iya iya. Aku juga tidak akan berani mengganggu kakakku yang galak ini. Karena dia sangat menakutkan! Aku tidak mau bernasib sama seperti dia (menunjuk jasad si wanita turis itu)." Ucap Layla.
"Tenang saja. Kita kan selama ini selalu diajarkan untuk selalu mementingkan keluarga kita. Jadi mau sekesal apapun kita pada keluarga, kita tetap tidak boleh menyakitinya. Apalagi sampai membunuhnya! Ikatan persaudaraan kita sudah dikuatkan sejak kita masih kecil. Kau tau kan untuk apa itu sekarang?" Tanya Robert.
"Ya aku tau. Itu agar tidak terjadi perang saudara!" Jawab Layla.
"Benar! Dan kita ini keluarga Jamieson. Jadi kita harus kelihatan “sempurna”! Tidak boleh ada celah sedikitpun!" Ucap Robert.
"Ya benar kak. Dan kita ini keluarga. Jadi kita harus saling mendukung! Karena kekuatan kita akan menjadi semakin kuat kalau kita bekerja sama!" Ucap Layla.
"Ya, kau benar!" Ucap Robert.
"Hm." Ucap Layla menyeringai.
Mereka berdua pun langsung membawa jasad si wanita turis itu ke hadapan orang tua dan kakek mereka!
"Wah wah wah coba lihat ini! Kalian telah berhasil melumpuhkan gadis pemberontak ini! Selamat ya! Kalian hebat! Kakek bangga pada kalian!" Ucap Harry senang.
"Terima kasih kek!" Ucap Robert dan Layla bersamaan.
"Hahaha sama-sama! Kalian sekarang boleh meminta hadiah apapun pada kakek!" Ucap Harry.
"Wah yeayyy senangnya!!!" Ucap Robert dan Layla.
"Hahaha." Ucap Harry.
James tersenyum
(Melihat jasad si wanita turis) 'Hm.. andai aku juga bisa membunuh ‘wanita’itu juga dengan cara seperti ini! Hm..' - dalam hati Lilia dengan tatapan tajamnya!
To be continued...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 173 Episodes
Comments