CHAPTER 2 “GEDUNG TUA”

"Hai Robert, hai William." Sapa John saat ia melihat kedatangan Robert dan William.

"Hai juga John." Ucap Robert dan William.

"Ayo duduk dan dengarkan sebuah berita yang menghebohkan!!" Ucap John.

"Haha seperti anak perempuan saja yang suka bergosip." Ucap William sembari tertawa.

"Eh hei, aku tidak berbicara soal gosip! Hanya sebuah berita!" Ucap John.

"Ya ya begitulah hahaha." Ucap William.

"Hm ya sudah, kau tidak usah mendengarkan! Cukup Robert saja yang mendengar berita menghebohkan ini!" Ucap John kesal.

"Hei hei, aku hanya bercanda kawan. Aku ingin ikut juga!" Ucap William sembari tersenyum.

"Ya ya baiklah. Cepat kemari." Ucap John.

William dan Robert pun langsung mendatangi John

"Berita tentang apa?" Tanya Robert.

"Wah wah wah apa kau sudah penasaran Robert?" Tanya John sambil sedikit tersenyum.

"Lumayan sih hahaha." Jawab Robert sembari tertawa.

"Ya baguslah kalau begitu. Bagaimana denganmu William?" Tanya John.

"Aku sama seperti Robert. Lumayan penasaran. John, kuharap ini benar-benar menghebohkan!" Jawab William.

"Kau tenang saja. Ini sangat heboh! Jika tidak, aku tidak akan mungkin bersemangat seperti sekarang ini." Ucap John.

"Baiklah, ayo cepat katakan John." Ucap Robert.

"Apa kalian tau gedung tua yang ada di sekitar sini?" Tanya John.

"Apa maksudmu gedung tua yang ada di.. daerah 'itu'?" Tanya William.

"YA!" Jawab John.

"Memangnya ada apa dengan gedung tua itu?" Tanya William penasaran.

"Kudengar disana itu sangatlah.."

John tiba-tiba berhenti berbicara

"Sangatlah apa? Ayo lanjutkan! Jangan membuat orang lain penasaran!!!" Ucap William kesal.

"Hei hei kenapa kau jadi kesal begitu? Katanya kau tidak terlalu penasaran." Ucap John menyeringai.

"Hahaha sepertinya William mulai penasaran nih." Ucap Robert sembari tertawa.

John pun ikut tertawa

"Aduh tentu saja, karena yang John bicarakan adalah gedung tua dekat sini. Ayo lanjutkan. Dan ngomong-ngomong.. kau ini serius atau hanya mengajak bercanda saja sih?" Tanya William yang menjadi semakin kesal.

"Aku serius! Baiklah maaf maaf. Akan aku lanjutkan." Jawab John.

"Hm." William bergumam sembari memutar kedua bola matanya. William tampak kesal!

"Jadi begini, gedung tua yang ada disana itu sangatlah menakutkan dan juga angker!" Ucap John.

"Benarkah?" Tanya Robert.

"Apa yang dikatakan oleh John itu sungguhan! Sudah banyak rumor yang beredar. Katanya gedung tua itu sangat menakutkan dan juga angker!" Jawab William.

"Iya. Aku banyak mendengar tentang rumor gedung tua itu. Katanya di sana angker karena pernah terjadi.."

John terdiam sejenak

GLEK - William pun mulai berkeringat dingin

Sedangkan Robert terlihat serius, namun sangat tenang --

"Pernah terjadi pembunuhan!" Ucap John melanjutkan.

(DEG) William terkejut dan mulai ketakutan

"Hah a.. apa?" Tanya William terbata-bata dan ketakutan.

"Iya, disana memang pernah terjadi hal seperti itu. Korbannya adalah seorang pria turis. Sampai sekarang, jasadnya masih belum ditemukan. Tapi semua orang menduga bahwa mungkin jasadnya telah dibakar karena beberapa warga pernah mencium bau asap. Tapi saat polisi mendatangi tempat asal asap itu, disana tidak ada apa-apa. Seakan-akan semua jejak telah lenyap dari bumi. Sampai sekarang, belum ada kelanjutan dari kasus ini." Ucap John bercerita.

William merinding dan ketakutan

"Robert, kenapa kau terlihat sangat tenang? Tidak seperti William dan aku yang ketakutan dan merinding." Ucap John.

"Eh?! Aku.." Ucap Robert yang agak terkejut.

William dan John pun mulai menatap Robert dengan tatapan serius

"Aku tidak terkejut karena itu hanya rumor! Apa sudah benar-benar terbukti kalau rumor itu beneran terjadi? Bagaimana jika itu hanya sebuah kebohongan? John, kenapa pria itu bisa menghilang?" Tanya Robert.

"Eh?! Ka.. katanya sih.. pria turis itu menumpang di mobil seseorang. Pria turis itu mau pergi ke hotel. Tapi saat itu sudah tengah malam. Jadi tidak ada taksi yang lewat. Jadi akhirnya dia menumpang di mobil seseorang dan akhirnya terjadi hal seperti itu!" Jawab John.

"Apakah polisi sudah dapat menemukan plat mobil orang yang telah menculik pria turis itu?" Tanya Robert.

"Polisi masih belum bisa menemukannya. Karena daerah tersebut terpencil dan tidak ada saksi maupun CCTV." Jawab John.

"Apakah kasus ini masih dibuka?" Tanya Robert.

"Aku juga kurang tau karena belum ada kelanjutan dari kasus ini." Jawab John.

"Kenapa orang-orang tampak biasa saja saat lewat daerah gedung tua itu?" Tanya Robert.

"Mungkin karena.. mm.. ini hanya rumor?" Jawab John dengan ragu-ragu.

"Nah itu dia John! Karena ini hanya rumor yang belum tentu kebenarannya! Bagaimana jika orang-orang yang membicarakannya hanya ingin menakut-nakuti kita agar kita jangan ikut ke mobil orang yang tidak kita kenal? Itu adalah hal yang baik. Rumor ini belum tentu ada dan apa yang mereka sampaikan sebenarnya adalah peringatan dan nasehat. Mereka berusaha memberi nasehat kepada kita berupa ‘jangan pernah pergi malam-malam, jangan ikut ke mobil orang yang tidak kita kenal, jangan mudah percaya pada orang lain dan selalu lah berhati-hati!’Itulah yang coba mereka sampaikan kepada kita! Mereka memang menakut-nakuti kita dengan alasan yang baik." Ucap Robert menjelaskan.

"Hmm kau benar juga Robert. Kau sangat pintar! Aku setuju denganmu! Semoga saja itu hanya rumor dan tidak nyata." Ucap William yang mulai merasa tenang.

"Hmm iya Robert, aku juga setuju denganmu. Mungkin ini hanya rumor dan peringatan saja." Ucap John.

"Ya. Kalian juga jangan mudah percaya pada orang lain ya, termasuk aku!" Ucap Robert sembari tersenyum.

"Hah? Hahaha kau ini Robert! Jangan mencoba-coba menakut-nakuti kami! Lagipula kita kan sudah lama berteman. Mana mungkin diantara kita ini ada seorang penjahat atau penipu!" Ucap William sembari tertawa.

"Hahaha iya. Jangan bercanda seperti itu Robert. Kita kan sudah lama berteman!" Ucap John sembari tertawa.

Robert hanya tersenyum

"Fyuhh ~ tadinya aku ingin mengajak kalian untuk mengunjungi gedung tua itu." Ucap John.

"Hah?! Apa kau sudah gila?! Untuk apa kita kesana? Jangan sok berani! Aku tidak mau datang kesana! Lagipula walaupun kau memaksa atau memberiku hadiah mahal, aku tetap tidak mau pergi kesana!" Ucap William dengan tegas.

"Hahaha baiklah baiklah William. Kalau kau Robert?" Tanya John sambil sedikit tertawa.

"Aku? Mm.. aku juga tidak mau datang kesana." Jawab Robert.

"Tuh, Robert saja tidak mau! Lebih baik, kau saja sana yang datang sendiri!" Ucap William kesal.

"Hei hei, aku juga tidak mau pergi kesana kalau kalian tidak mau. Sudahlah lupakan saja!" Ucap John.

Robert hanya tersenyum tipis

'Dasar teman-temanku yang polos..' - dalam hati Robert.

(Skip) Beberapa jam kemudian, bel pulang pun berbunyi dan semua murid pun pulang ~

"Hei Robert, apa aku boleh datang ke rumahmu?" Tanya John.

"Aku juga mau!! Apa boleh?" Tanya William.

"Wah maaf teman-teman, hari ini aku tidak di rumah. Setiap hari Senin, aku dan keluargaku ada acara yang tidak bisa ditunda!" Jawab Robert.

"Yah.. apa kau benar-benar harus ikut? Apa tidak bisa kau di rumah saja dan keluargamu yang pergi?" Tanya John dengan wajah cemberut.

"Iya Robert, apa kau tidak bisa melewatkan sehari saja tanpa mengikuti acara itu? Aku saja bisa tidak mengikuti acara keluargaku. Hanya sekali saja.." Ucap William dengan nada memohon.

"Iya Robert, ayo kita bermain bersama!!" Ucap John.

"Maaf teman-teman, ini bukan acara biasa. Aku harus ikut setiap hari Senin dan tidak boleh melewatkannya walaupun hanya sekali. Ini acara penting. Jadi aku mohon pengertian kalian. Kita kan bisa bermain kapan saja di hari yang lain!" Ucap Robert sembari tersenyum.

"Memangnya acara apa sih Robert, sampai sepenting itu? Bahkan sekali saja, kau tidak bisa melewatkannya!" Ucap John.

"Iya, acara apa sih Robert? Kau tidak pernah memberitahukannya pada kami!" Ucap William.

Wajah John dan William tampak agak kesal

"Hei, kenapa wajah kalian seperti itu? Aku kan sudah bilang bahwa ini acara keluarga. Aku ingin menghabiskan waktuku bersama keluargaku. Ini hanya terjadi setiap hari Senin. Sedangkan aku saja bisa bermain dan bertemu kalian kapan saja dan dimanapun. Hari lain kan masih banyak. Apa kalian tidak bisa mengerti?" Tanya Robert dengan wajah yang cemberut.

"Eh?! Ma.. maaf.. aku egois. Maaf ya.. aku terbawa suasana karena ingin bermain." Jawab John sembari menundukkan kepalanya.

"A.. aku juga minta maaf. Ya ampun entah apa yang terjadi padaku. Maaf Robert." Ucap William yang juga menundukkan kepalanya.

"Hm.. tidak masalah. Kita akan habiskan waktu lain kali ya. Bagaimana kalau besok? Aku akan berikan kejutan pada kalian!" Ucap Robert sembari tersenyum.

"Wah baiklah! Tentu saja!!" Ucap John dan William senang.

"Hm baiklah, aku pulang dulu ya teman-teman. Sampai jumpa besok!" Ucap Robert.

"Ya! Dah Robert!!" Ucap John dan William bersamaan.

Robert pun pergi

"Aku akan berikan hadiah yang sangat luar biasa pada kalian sampai-sampai membuat kalian terdiam! Kalian berani sekali menyuruhku untuk tidak ikut acara keluarga. Lihat saja nanti!" Ucap Robert pelan dengan tatapan dan senyum sinisnya.

To be continued...

Terpopuler

Comments

Ririn Navila

Ririn Navila

Ditunggu kelanjutannya Thor ❤️❤️❤️

2023-08-18

1

XimeMellado

XimeMellado

Si Thor pasti sangat kreatif untuk bisa membuat jalan cerita seru sedemikian rupa!

2023-08-18

1

Octavio Gonzalez

Octavio Gonzalez

Saya bangga bisa membaca karya thor yang luar biasa ini, semoga sukses selalu! ❤️

2023-08-18

1

lihat semua
Episodes
1 CHAPTER 1 “KELUARGA JAMIESON”
2 CHAPTER 2 “GEDUNG TUA”
3 CHAPTER 3 “LUPA”
4 CHAPTER 4 “HUKUMAN YANG MEMATIKAN!”
5 CHAPTER 5 “KEMATIAN YANG MENGERIKAN”
6 CHAPTER 6 “KEBANGGAAN SEORANG KAKEK!”
7 CHAPTER 7 “TURIS YANG BODOH!”
8 CHAPTER 8 “CURIGA”
9 CHAPTER 9 “HUKUMAN DARI HARRY!”
10 CHAPTER 10 “SIAPA ITU MARK?”
11 CHAPTER 11 “RENCANA PEMBUNUHAN!”
12 CHAPTER 12 “ANJING KECIL YANG MALANG”
13 CHAPTER 13 “MENYEMBUNYIKAN BAU BUSUK!”
14 CHAPTER 14 “ALIBI”
15 CHAPTER 15 “HADIAH DARI ROBERT!”
16 CHAPTER 16 “ANJINGKU HILANG!”
17 CHAPTER 17 “KEMANA JAMES?!”
18 CHAPTER 18 “RENCANA APA YANG SEDANG HARRY RENCANAKAN?!”
19 CHAPTER 19 “BERITA BAIK DARI JOHN!”
20 CHAPTER 20 “ROBERT JAHAT!”
21 CHAPTER 21 “WILLIAM TEWAS”
22 CHAPTER 22 “AKU MENANG!”
23 CHAPTER 23 “ROBERT BINGUNG”
24 CHAPTER 24 “LAYLA CURIGA!”
25 CHAPTER 25 “TERUNGKAP!”
26 CHAPTER 26 “KEKACAUAN!”
27 CHAPTER 27 “LAYLA MARAH!”
28 CHAPTER 28 “INTEROGASI”
29 CHAPTER 29 “HARRY DIINTROGASI!”
30 CHAPTER 30 “JAUHI ROBERT!”
31 CHAPTER 31 “KEKHAWATIRAN LAYLA”
32 CHAPTER 32 “ROBERT DIBENCI!”
33 CHAPTER 33 “ROBERT DIKUCILKAN!”
34 CHAPTER 34 “KEMARAHAN ROBERT!”
35 CHAPTER 35 “ROBERT MANIPULATIF!!!”
36 CHAPTER 36 “BRANDON DIHUKUM!”
37 CHAPTER 37 “KEBENARAN TENTANG VINA!"
38 CHAPTER 38 “HUBUNGAN ROBERT, WILLIAM DAN JOHN!”
39 CHAPTER 39 “KEMBALI BERTEMAN?”
40 CHAPTER 40 “VINA MALU!”
41 CHAPTER 41 “MEMBAHAS VINA”
42 CHAPTER 42 “LAYLA BERSEMANGAT!!!”
43 CHAPTER 43 “KEANEHAN YANG TERJADI!”
44 CHAPTER 44 “HARRY BEBAS!”
45 CHAPTER 45 “GERAK-GERIK YANG MENCURIGAKAN!”
46 CHAPTER 46 “ROBERT MARAH BESAR!”
47 CHAPTER 47 “LAYLA SEDIH”
48 CHAPTER 48 “KE GEDUNG TUA!”
49 CHAPTER 49 “BERTEMU DENGAN HARRY”
50 CHAPTER 50 “LAYLA SEDIH”
51 CHAPTER 51 “ROBERT PANIK!”
52 CHAPTER 52 “KEJADIAN ANEH HARI INI!”
53 CHAPTER 53 “LAYLA MENGHILANG”
54 CHAPTER 54 “KUE DARI VINA”
55 CHAPTER 55 “MOMEN VINA DAN ROBERT!”
56 CHAPTER 56 “MEMOHON AMPUN”
57 CHAPTER 57 “PELAYAN TEWAS”
58 CHAPTER 58 “ROBERT TEWAS?”
59 CHAPTER 59 “CHAT ROBERT”
60 CHAPTER 60 “PERCAKAPAN JIM DAN LAYLA!”
61 CHAPTER 61 “ALASAN HARRY MARAH!”
62 CHAPTER 62 “LAYLA BENCI KAKEK!”
63 CHAPTER 63 “ROBERT DAN LAYLA MENGHILANG”
64 CHAPTER 64 “MENCARI ROBERT DAN LAYLA”
65 CHAPTER 65 “VINA DICULIK!”
66 CHAPTER 66 “VINA SADAR”
67 CHAPTER 67 “RENCANA KELUAR!”
68 CHAPTER 68 “MENCARI BATU BATA!”
69 CHAPTER 69 “BERHASIL KELUAR!”
70 CHAPTER 70 “MENEMUKAN SESUATU!”
71 CHAPTER 71 “BERHASIL LOLOS”
72 CHAPTER 72 “PERGI KE RUMAH MEWAH!”
73 CHAPTER 73 “MENEMUKAN MAYAT!”
74 CHAPTER 74 “KABUR!”
75 CHAPTER 75 “BERHASIL KABUR!”
76 CHAPTER 76 “KEMBALI BERKUMPUL!”
77 CHAPTER 77 “YANG TERJADI PADA JAMES!”
78 CHAPTER 78 “YANG TERJADI PADA LILIA DAN JIM!”
79 CHAPTER 79 “JIM KABUR!”
80 CHAPTER 80 “LAYLA BINGUNG”
81 CHAPTER 81 “MEMUTUSKAN UNTUK PULANG!”
82 CHAPTER 82 “PULANG!”
83 CHAPTER 83 “JAMES MENINGGALKAN JIM!”
84 CHAPTER 84 “GUNDUKAN TANAH MISTERIUS!”
85 CHAPTER 85 “HADIAH DARI ROBERT!”
86 CHAPTER 86 “KEDATANGAN ORANG MISTERIUS!”
87 CHAPTER 87 “ROBERT DAN ISABELLE!”
88 CHAPTER 88 “VINA MARAH!”
89 CHAPTER 89 “MEMINTA PENJELASAN DARI ROBERT!”
90 CHAPTER 90 “PERTENGKARAN VINA DAN ISABELLE!”
91 CHAPTER 91 “KECURIGAAN ISABELLE!”
92 CHAPTER 92 “KECURIGAAN ROBERT!”
93 CHAPTER 93 “KECURIGAAN”
94 CHAPTER 94 “KEDATANGAN MURID BARU!”
95 CHAPTER 95 “RENCANA ROBERT!”
96 CHAPTER 96 “LILIA SEDIH!”
97 CHAPTER 97 “BELAJAR”
98 CHAPTER 98 “PERINGATAN DARI HARRY!”
99 CHAPTER 99 “KEPERCAYAAN!”
100 CHAPTER 100 “JAMES CURIGA!”
101 CHAPTER 101 “ROBERT MEMOHON”
102 CHAPTER 102 “PERCAKAPAN JAMES DAN LILIA!”
103 CHAPTER 103 “SARAPAN!”
104 CHAPTER 104 “MULAI MENJALANKAN MISI!!”
105 CHAPTER 105 “MISI DIMULAI!”
106 CHAPTER 106 “ISABELLE PERHATIAN!”
107 CHAPTER 107 “MENDEKATI LAYLA!”
108 CHAPTER 108 “JADE LENGAH!”
109 CHAPTER 109 “PERTANYAAN ISABELLE!”
110 CHAPTER 110 “ISABELLE MENYESAL!”
111 CHAPTER 111 “LAYLA MARAH!”
112 CHAPTER 112 “ISABELLE TERKEJUT!”
113 CHAPTER 113 “LAYLA MULAI TENANG!”
114 CHAPTER 114 “ROBERT MARAH!”
115 CHAPTER 115 “PERGI BERJALAN-JALAN!”
116 CHAPTER 116 “BERTEMU WANITA MISTERIUS!”
117 CHAPTER 117 “ROBERT DISERANG!”
118 CHAPTER 118 “ORANG GILA!”
119 CHAPTER 119 “KAU SALAH PAHAM!”
120 CHAPTER 120 “ROBERT PANIK!”
121 CHAPTER 121 “APAKAH ITU PAPA?”
122 CHAPTER 122 “ROBERT SHOCK!”
123 CHAPTER 123 “DUNIA KITA SUNGGUH BERBEDA!”
124 CHAPTER 124 “ALASAN”
125 CHAPTER 125 “JANGAN MENGATURKU LAYLA!”
126 CHAPTER 126 “JAWAB AKU DENGAN JUJUR!”
127 CHAPTER 127 “APA NIATMU ITU?!”
128 CHAPTER 128 “AKUI SEMUA PERBUATANMU!”
129 CHAPTER 129 “LAYLA SALTING”
130 CHAPTER 130 “BERBAIKAN!”
131 CHAPTER 131 “MENUNGGU LAYLA!”
132 CHAPTER 132 “PENGAKUAN JADE!”
133 CHAPTER 133 “UNDANGAN!”
134 CHAPTER 134 “BERTENGKAR!”
135 CHAPTER 135 “KAU SANGAT NAIF LAYLA!”
136 CHAPTER 136 “JANGAN SAMPAI ROBERT LOLOS!”
137 CHAPTER 137 “CINTA SEGITIGA!”
138 CHAPTER 138 “JANJI!”
139 CHAPTER 139 “JANJI JADE!”
140 CHAPTER 140 “KUE VINA HILANG!”
141 CHAPTER 141 “AYO KITA CEK CCTV!”
142 CHAPTER 142 “HARRY?”
143 CHAPTER 143 “PERTEMUAN ROBERT DAN VINA!”
144 CHAPTER 144 “BISAKAH AKU MEMELUKMU?!”
145 CHAPTER 145 “DATANGLAH KE RUMAHKU!”
146 CHAPTER 146 “MAAF”
147 CHAPTER 147 “DATANG KE RUMAH ISABELLE!”
148 CHAPTER 148 “TEMBAKAN?!”
149 CHAPTER 149 “DIBURU!”
150 CHAPTER 150 “KAU YANG MEMBUNUH IBUKU!”
151 CHAPTER 151 “PERTENGKARAN ISABELLE DAN HARRY!”
152 CHAPTER 152 “TIDUR BERSAMA!”
153 CHAPTER 153 “LEPASKAN AKU!”
154 CHAPTER 154 “HARRY SHOCK!”
155 CHAPTER 155 “JIM DATANG”
156 CHAPTER 156 “BERTEMU KEPALA SEKOLAH!”
157 CHAPTER 157 “INI SEMUA KARENAMU!”
158 CHAPTER 158 “TOLONG MAAFKAN AKU”
159 CHAPTER 159 “TERIMA KASIH LAYLA”
160 CHAPTER 160 “TUAN JAMES DATANG MENJEMPUTMU!”
161 CHAPTER 161 “ISABELLE SENANG!”
162 CHAPTER 162 “KAMI MENYAYANGIMU TUAN JAMES!”
163 CHAPTER 163 “PERCAKAPAN JAMES DAN ISABELLE!”
164 CHAPTER 164 “KAU HARUS MEMBAYAR SEMUANYA!”
165 CHAPTER 165 “MAAF”
166 CHAPTER 166 “ISABELLE MENANGIS”
167 CHAPTER 167 “ADA ORANG?”
168 CHAPTER 168 “SEMUANYA SUDAH TERLAMBAT!”
169 CHAPTER 169 “JADE HISTERIS”
170 CHAPTER 170 “KEJUJURAN JADE!”
171 CHAPTER 171 “JADE SENANG!”
172 CHAPTER 172 “SAMBUTAN HANGAT”
173 CHAPTER 173 “THE END”
Episodes

Updated 173 Episodes

1
CHAPTER 1 “KELUARGA JAMIESON”
2
CHAPTER 2 “GEDUNG TUA”
3
CHAPTER 3 “LUPA”
4
CHAPTER 4 “HUKUMAN YANG MEMATIKAN!”
5
CHAPTER 5 “KEMATIAN YANG MENGERIKAN”
6
CHAPTER 6 “KEBANGGAAN SEORANG KAKEK!”
7
CHAPTER 7 “TURIS YANG BODOH!”
8
CHAPTER 8 “CURIGA”
9
CHAPTER 9 “HUKUMAN DARI HARRY!”
10
CHAPTER 10 “SIAPA ITU MARK?”
11
CHAPTER 11 “RENCANA PEMBUNUHAN!”
12
CHAPTER 12 “ANJING KECIL YANG MALANG”
13
CHAPTER 13 “MENYEMBUNYIKAN BAU BUSUK!”
14
CHAPTER 14 “ALIBI”
15
CHAPTER 15 “HADIAH DARI ROBERT!”
16
CHAPTER 16 “ANJINGKU HILANG!”
17
CHAPTER 17 “KEMANA JAMES?!”
18
CHAPTER 18 “RENCANA APA YANG SEDANG HARRY RENCANAKAN?!”
19
CHAPTER 19 “BERITA BAIK DARI JOHN!”
20
CHAPTER 20 “ROBERT JAHAT!”
21
CHAPTER 21 “WILLIAM TEWAS”
22
CHAPTER 22 “AKU MENANG!”
23
CHAPTER 23 “ROBERT BINGUNG”
24
CHAPTER 24 “LAYLA CURIGA!”
25
CHAPTER 25 “TERUNGKAP!”
26
CHAPTER 26 “KEKACAUAN!”
27
CHAPTER 27 “LAYLA MARAH!”
28
CHAPTER 28 “INTEROGASI”
29
CHAPTER 29 “HARRY DIINTROGASI!”
30
CHAPTER 30 “JAUHI ROBERT!”
31
CHAPTER 31 “KEKHAWATIRAN LAYLA”
32
CHAPTER 32 “ROBERT DIBENCI!”
33
CHAPTER 33 “ROBERT DIKUCILKAN!”
34
CHAPTER 34 “KEMARAHAN ROBERT!”
35
CHAPTER 35 “ROBERT MANIPULATIF!!!”
36
CHAPTER 36 “BRANDON DIHUKUM!”
37
CHAPTER 37 “KEBENARAN TENTANG VINA!"
38
CHAPTER 38 “HUBUNGAN ROBERT, WILLIAM DAN JOHN!”
39
CHAPTER 39 “KEMBALI BERTEMAN?”
40
CHAPTER 40 “VINA MALU!”
41
CHAPTER 41 “MEMBAHAS VINA”
42
CHAPTER 42 “LAYLA BERSEMANGAT!!!”
43
CHAPTER 43 “KEANEHAN YANG TERJADI!”
44
CHAPTER 44 “HARRY BEBAS!”
45
CHAPTER 45 “GERAK-GERIK YANG MENCURIGAKAN!”
46
CHAPTER 46 “ROBERT MARAH BESAR!”
47
CHAPTER 47 “LAYLA SEDIH”
48
CHAPTER 48 “KE GEDUNG TUA!”
49
CHAPTER 49 “BERTEMU DENGAN HARRY”
50
CHAPTER 50 “LAYLA SEDIH”
51
CHAPTER 51 “ROBERT PANIK!”
52
CHAPTER 52 “KEJADIAN ANEH HARI INI!”
53
CHAPTER 53 “LAYLA MENGHILANG”
54
CHAPTER 54 “KUE DARI VINA”
55
CHAPTER 55 “MOMEN VINA DAN ROBERT!”
56
CHAPTER 56 “MEMOHON AMPUN”
57
CHAPTER 57 “PELAYAN TEWAS”
58
CHAPTER 58 “ROBERT TEWAS?”
59
CHAPTER 59 “CHAT ROBERT”
60
CHAPTER 60 “PERCAKAPAN JIM DAN LAYLA!”
61
CHAPTER 61 “ALASAN HARRY MARAH!”
62
CHAPTER 62 “LAYLA BENCI KAKEK!”
63
CHAPTER 63 “ROBERT DAN LAYLA MENGHILANG”
64
CHAPTER 64 “MENCARI ROBERT DAN LAYLA”
65
CHAPTER 65 “VINA DICULIK!”
66
CHAPTER 66 “VINA SADAR”
67
CHAPTER 67 “RENCANA KELUAR!”
68
CHAPTER 68 “MENCARI BATU BATA!”
69
CHAPTER 69 “BERHASIL KELUAR!”
70
CHAPTER 70 “MENEMUKAN SESUATU!”
71
CHAPTER 71 “BERHASIL LOLOS”
72
CHAPTER 72 “PERGI KE RUMAH MEWAH!”
73
CHAPTER 73 “MENEMUKAN MAYAT!”
74
CHAPTER 74 “KABUR!”
75
CHAPTER 75 “BERHASIL KABUR!”
76
CHAPTER 76 “KEMBALI BERKUMPUL!”
77
CHAPTER 77 “YANG TERJADI PADA JAMES!”
78
CHAPTER 78 “YANG TERJADI PADA LILIA DAN JIM!”
79
CHAPTER 79 “JIM KABUR!”
80
CHAPTER 80 “LAYLA BINGUNG”
81
CHAPTER 81 “MEMUTUSKAN UNTUK PULANG!”
82
CHAPTER 82 “PULANG!”
83
CHAPTER 83 “JAMES MENINGGALKAN JIM!”
84
CHAPTER 84 “GUNDUKAN TANAH MISTERIUS!”
85
CHAPTER 85 “HADIAH DARI ROBERT!”
86
CHAPTER 86 “KEDATANGAN ORANG MISTERIUS!”
87
CHAPTER 87 “ROBERT DAN ISABELLE!”
88
CHAPTER 88 “VINA MARAH!”
89
CHAPTER 89 “MEMINTA PENJELASAN DARI ROBERT!”
90
CHAPTER 90 “PERTENGKARAN VINA DAN ISABELLE!”
91
CHAPTER 91 “KECURIGAAN ISABELLE!”
92
CHAPTER 92 “KECURIGAAN ROBERT!”
93
CHAPTER 93 “KECURIGAAN”
94
CHAPTER 94 “KEDATANGAN MURID BARU!”
95
CHAPTER 95 “RENCANA ROBERT!”
96
CHAPTER 96 “LILIA SEDIH!”
97
CHAPTER 97 “BELAJAR”
98
CHAPTER 98 “PERINGATAN DARI HARRY!”
99
CHAPTER 99 “KEPERCAYAAN!”
100
CHAPTER 100 “JAMES CURIGA!”
101
CHAPTER 101 “ROBERT MEMOHON”
102
CHAPTER 102 “PERCAKAPAN JAMES DAN LILIA!”
103
CHAPTER 103 “SARAPAN!”
104
CHAPTER 104 “MULAI MENJALANKAN MISI!!”
105
CHAPTER 105 “MISI DIMULAI!”
106
CHAPTER 106 “ISABELLE PERHATIAN!”
107
CHAPTER 107 “MENDEKATI LAYLA!”
108
CHAPTER 108 “JADE LENGAH!”
109
CHAPTER 109 “PERTANYAAN ISABELLE!”
110
CHAPTER 110 “ISABELLE MENYESAL!”
111
CHAPTER 111 “LAYLA MARAH!”
112
CHAPTER 112 “ISABELLE TERKEJUT!”
113
CHAPTER 113 “LAYLA MULAI TENANG!”
114
CHAPTER 114 “ROBERT MARAH!”
115
CHAPTER 115 “PERGI BERJALAN-JALAN!”
116
CHAPTER 116 “BERTEMU WANITA MISTERIUS!”
117
CHAPTER 117 “ROBERT DISERANG!”
118
CHAPTER 118 “ORANG GILA!”
119
CHAPTER 119 “KAU SALAH PAHAM!”
120
CHAPTER 120 “ROBERT PANIK!”
121
CHAPTER 121 “APAKAH ITU PAPA?”
122
CHAPTER 122 “ROBERT SHOCK!”
123
CHAPTER 123 “DUNIA KITA SUNGGUH BERBEDA!”
124
CHAPTER 124 “ALASAN”
125
CHAPTER 125 “JANGAN MENGATURKU LAYLA!”
126
CHAPTER 126 “JAWAB AKU DENGAN JUJUR!”
127
CHAPTER 127 “APA NIATMU ITU?!”
128
CHAPTER 128 “AKUI SEMUA PERBUATANMU!”
129
CHAPTER 129 “LAYLA SALTING”
130
CHAPTER 130 “BERBAIKAN!”
131
CHAPTER 131 “MENUNGGU LAYLA!”
132
CHAPTER 132 “PENGAKUAN JADE!”
133
CHAPTER 133 “UNDANGAN!”
134
CHAPTER 134 “BERTENGKAR!”
135
CHAPTER 135 “KAU SANGAT NAIF LAYLA!”
136
CHAPTER 136 “JANGAN SAMPAI ROBERT LOLOS!”
137
CHAPTER 137 “CINTA SEGITIGA!”
138
CHAPTER 138 “JANJI!”
139
CHAPTER 139 “JANJI JADE!”
140
CHAPTER 140 “KUE VINA HILANG!”
141
CHAPTER 141 “AYO KITA CEK CCTV!”
142
CHAPTER 142 “HARRY?”
143
CHAPTER 143 “PERTEMUAN ROBERT DAN VINA!”
144
CHAPTER 144 “BISAKAH AKU MEMELUKMU?!”
145
CHAPTER 145 “DATANGLAH KE RUMAHKU!”
146
CHAPTER 146 “MAAF”
147
CHAPTER 147 “DATANG KE RUMAH ISABELLE!”
148
CHAPTER 148 “TEMBAKAN?!”
149
CHAPTER 149 “DIBURU!”
150
CHAPTER 150 “KAU YANG MEMBUNUH IBUKU!”
151
CHAPTER 151 “PERTENGKARAN ISABELLE DAN HARRY!”
152
CHAPTER 152 “TIDUR BERSAMA!”
153
CHAPTER 153 “LEPASKAN AKU!”
154
CHAPTER 154 “HARRY SHOCK!”
155
CHAPTER 155 “JIM DATANG”
156
CHAPTER 156 “BERTEMU KEPALA SEKOLAH!”
157
CHAPTER 157 “INI SEMUA KARENAMU!”
158
CHAPTER 158 “TOLONG MAAFKAN AKU”
159
CHAPTER 159 “TERIMA KASIH LAYLA”
160
CHAPTER 160 “TUAN JAMES DATANG MENJEMPUTMU!”
161
CHAPTER 161 “ISABELLE SENANG!”
162
CHAPTER 162 “KAMI MENYAYANGIMU TUAN JAMES!”
163
CHAPTER 163 “PERCAKAPAN JAMES DAN ISABELLE!”
164
CHAPTER 164 “KAU HARUS MEMBAYAR SEMUANYA!”
165
CHAPTER 165 “MAAF”
166
CHAPTER 166 “ISABELLE MENANGIS”
167
CHAPTER 167 “ADA ORANG?”
168
CHAPTER 168 “SEMUANYA SUDAH TERLAMBAT!”
169
CHAPTER 169 “JADE HISTERIS”
170
CHAPTER 170 “KEJUJURAN JADE!”
171
CHAPTER 171 “JADE SENANG!”
172
CHAPTER 172 “SAMBUTAN HANGAT”
173
CHAPTER 173 “THE END”

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!