Bab 9: Sesuatu yang Luar Biasa

Saat waktu makan siang tiba, karyawan PT. Blackm Meow berbondong-bondong ke kafetaria perusahaan. Hari ini ada menu spesial—hidangan daging dengan resep rahasia yang langsung direkomendasikan oleh Presiden Lacky.

Aroma gurih dan menggoda menyebar ke seluruh ruangan, membuat semua orang menelan ludah bahkan sebelum menyendok makanan mereka. Para staf dapur bekerja ekstra cepat karena antrean panjang mulai terbentuk.

“Ini yang katanya resep spesial dari koki baru?” seorang karyawan bertanya sambil melirik piring orang lain.

“Iya, dan kabarnya Presiden sendiri yang meminta menunya.”

“Serius? Koki baru bisa bikin sesuatu yang langsung menarik perhatian Presiden?”

Awalnya ada keraguan, tetapi begitu mereka menyuap makanan itu ke dalam mulut, ekspresi mereka berubah drastis.

“Gila… ini luar biasa!”

“Teksturnya sempurna, bumbunya meresap sampai ke dalam daging…”

“Aku belum pernah makan makanan seperti ini sebelumnya!”

Tidak butuh waktu lama sebelum desas-desus tentang hidangan ini menyebar ke seluruh gedung. Karyawan yang tadinya tidak peduli soal makan siang, kini buru-buru datang sebelum kehabisan.

Di meja eksekutif, Lacky menyantap makanannya dengan santai, sesekali mengamati reaksi orang-orang di sekelilingnya. Di sampingnya, asisten pribadinya—yang masih belum memiliki nama baru—ikut makan dengan ekspresi tenang.

“Teknik memasaknya sangat presisi,” komentarnya.

Lacky mengangkat alis. “Dan yang lebih menarik, tidak ada yang tahu siapa pencipta aslinya.”

Memang, resep ini tidak tertulis di mana pun, dan tidak ada satu pun yang tahu siapa yang pertama kali menciptakannya. Namun, satu hal yang pasti—Luxia bisa menirunya dengan sempurna, dan itu saja sudah cukup untuk membuat orang-orang kagum.

---

Ketegangan di Dapur

Sementara di dalam dapur, suasana sedikit berbeda.

Luxia sedang membersihkan meja ketika Nana tiba-tiba berdiri di dekatnya dengan tangan terlipat. Tatapan matanya penuh kecurigaan.

“Kau… dapat resep ini dari mana?”

Luxia menoleh dengan santai. “Aku menemukannya sendiri.”

Nana mendengus. “Tsk. Jangan bohong. Resep seperti ini bukan sesuatu yang bisa dibuat sembarangan.”

Luxia hanya tersenyum misterius.

“Kenapa? Penasaran?” tanyanya jahil.

Nana langsung merengut. “Siapa juga yang peduli?!”

Namun, sebelum mereka bisa berdebat lebih lanjut, Roland masuk ke dapur dengan ekspresi serius.

“Luxia, Presiden Lacky meminta bertemu denganmu di ruangannya.”

Seketika, suasana dapur menjadi hening. Para koki lain yang sibuk bekerja langsung berhenti dan menoleh.

“Presiden?”

“Kenapa tiba-tiba?”

Luxia hanya mengangkat bahu santai. “Wah, aku bakal dapat kenaikan gaji langsung, nih?”

Nana mendengus. “Dasar gila uang.”

Tanpa membuang waktu, Luxia melepas apron-nya dan berjalan menuju ruangan Lacky. Apa pun alasannya, satu hal yang pasti—hari pertamanya sebagai koki di PT. Blackm Meow benar-benar penuh kejutan.

---

Pertemuan dengan Presiden Lacky

Luxia berjalan menuju ruangan Presiden Lacky dengan langkah santai. Para karyawan lain tidak terlalu memperhatikannya—mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Ada yang sibuk berbicara di telepon, mengetik laporan, atau berdiskusi dengan rekan kerja.

Begitu sampai di depan ruangan, asisten pribadi Lacky, Evan, menunggunya dengan ekspresi tenang.

"Presiden sudah menunggu," kata Evan sambil membuka pintu.

Luxia masuk dan melihat Lacky sedang duduk di kursinya dengan santai. Di depannya ada piring kosong bekas makan siang tadi.

"Kau yang membuatnya, kan?" tanya Lacky tanpa basa-basi.

Luxia tersenyum. "Tentu saja."

Lacky mengetuk meja dengan jarinya. "Menarik. Aku tidak menyangka menu hari ini bisa sepopuler itu."

Luxia hanya diam, menunggu kelanjutan perkataannya.

"Aku ingin kau membuat menu spesial lain. Sesuatu yang lebih baik dari hari ini," lanjut Lacky.

Luxia menautkan jari di belakang kepalanya. "Wah, permintaan yang cukup sulit. Tapi..." ia tersenyum lebar. "Kalau bayarannya naik, aku akan melakukannya."

Evan hanya bisa menggeleng pelan melihat sikap santai Luxia, sementara Lacky malah tersenyum kecil.

"Kau benar-benar gila uang," gumamnya.

"Tentu saja! Itu alasan kenapa aku bekerja," jawab Luxia tanpa ragu.

Lacky menghela napas. "Baiklah, aku akan mempertimbangkan kenaikan gaji jika kau berhasil membuat menu yang lebih baik."

Mata Luxia langsung berbinar. "Siap, Presiden! Serahkan padaku!"

Setelah pembicaraan itu selesai, Luxia meninggalkan ruangan dengan ekspresi puas. Ia kembali ke dapur dengan langkah ringan, siap untuk memikirkan resep baru yang bisa kembali menghebohkan PT. Blackm Meow.

Kembali ke Dapur

Begitu Luxia kembali ke dapur, para koki langsung menatapnya dengan penuh rasa ingin tahu. Nana, yang berdiri bersandar di meja, menatapnya dengan ekspresi skeptis.

“Apa katanya?” tanya Nana tanpa basa-basi.

Luxia menatap mereka sejenak, lalu menyeringai. “Aku dapat tugas baru.”

“Tugas baru?” Roland ikut angkat alis.

“Yep. Presiden Lacky mau aku buat menu spesial yang lebih gila dari yang tadi.” Luxia menaruh tangannya di pinggang. “Dan kalau berhasil, gajiku bakal naik.”

Para koki lain langsung berbisik-bisik. Beberapa dari mereka terlihat iri, sementara yang lain hanya menggeleng kagum.

“Tch. Dasar rakus,” gumam Nana sambil memutar matanya.

Luxia terkekeh. “Hei, kalau kerja keras bisa bikin dompet tebal, kenapa tidak?”

Roland mendesah pelan. “Baiklah, kalau begitu, kau butuh bantuan untuk menyiapkan sesuatu yang lebih spesial?”

Luxia mengangkat bahu. “Hmm… Aku belum tahu mau buat apa, tapi aku pasti butuh bahan premium.”

Seorang koki lain, pria berkepala plontos bernama Rico, menyahut. “Maksudmu daging yang lebih berkualitas?”

“Ya, tapi bukan cuma soal kualitas daging. Aku butuh sesuatu yang benar-benar unik.” Luxia menepuk meja. “Sesuatu yang belum pernah dicoba di sini sebelumnya.”

Nana menyipitkan mata, merasa tertantang. “Jangan bilang kau mau buat sesuatu yang lebih misterius dari resep tadi?”

Luxia terkekeh. “Kenapa? Takut aku bikin hidangan yang bikin orang-orang makin jatuh cinta sama masakanku?”

Nana mendengus. “Seperti itu tidak akan terjadi kalau aku bisa membuat yang lebih baik darimu.”

“Oh? Jadi kau mau saingan denganku?” Luxia melipat tangan, tersenyum lebar.

Nana menyilangkan tangan di dada. “Siapa takut?”

Roland hanya bisa mengusap wajahnya. “Dua koki jenius di satu dapur… Aku harus bersiap menghadapi kekacauan.”

Luxia dan Nana saling berpandangan, keduanya tersenyum penuh tantangan.

“Baiklah,” Luxia akhirnya berkata. “Mari kita lihat siapa yang bisa menciptakan hidangan paling spektakuler di PT. Blackm Meow.”

Dapur mulai dipenuhi dengan aura persaingan yang membara.

Mampukah Luxia menciptakan menu yang lebih dahsyat dari sebelumnya? Atau justru Nana yang akan mencuri perhatian? Satu hal yang pasti—PT. Blackm Meow akan segera menyaksikan pertarungan kuliner yang luar biasa.

Persaingan Memanas di Dapur

Suasana di dapur PT. Blackm Meow mulai terasa lebih tegang dari biasanya. Para koki lainnya hanya bisa saling melirik, melihat dua wanita yang jelas-jelas tidak mau kalah satu sama lain.

Luxia menyandarkan diri ke meja dapur dengan ekspresi percaya diri, sementara Nana menyilangkan tangan di dada dengan tatapan tajam.

“Aku tidak menyangka kau bakal seterprovokasi ini,” ucap Luxia dengan nada menggoda.

Nana mendengus. “Jangan salah. Aku hanya tidak mau membiarkan seorang koki baru seperti kamu merebut semua perhatian.”

Beberapa koki lain mulai berbisik-bisik.

“Kau lihat ini? Mereka bukan sekadar bersaing soal masakan… Ini lebih dari itu.”

“Yah, keduanya memang koki berbakat, tapi rasanya mereka juga berusaha memenangkan hati Presiden Lacky.”

“Apa ini semacam… perang dingin untuk mendapatkan pengakuan Presiden?”

Rico, koki berkepala plontos, menyenggol salah satu rekannya. “Aku bertaruh kalau ini bukan cuma soal masakan. Mereka ingin menjadi koki favoritnya.”

“Koki favorit atau wanita favorit?” rekan di sebelahnya menyeringai.

Luxia, yang mendengar bisik-bisik itu, tertawa kecil. “Hei, hei, jangan asal menuduh. Aku hanya ingin gaji naik, bukan Presiden.”

“Tapi anehnya, setiap kali kau memasak sesuatu yang istimewa, Presiden Lacky selalu memberikan perhatian lebih,” goda seorang koki perempuan bernama Mira.

Nana melotot ke arah Mira. “Jadi maksudmu aku ini tidak cukup menarik perhatian?”

Mira mengangkat tangan tanda menyerah. “Eh, aku tidak bilang begitu…”

Roland akhirnya berdeham keras, mencoba mengembalikan fokus semua orang. “Baiklah, cukup! Aku tidak peduli apakah kalian ingin menarik perhatian Presiden atau siapa pun. Yang aku tahu, kalau dua koki terbaik di dapur ini mulai bertarung, maka kita semua harus bersiap untuk dapur yang lebih sibuk.”

Luxia tersenyum tipis, menatap Nana dengan tatapan penuh tantangan. “Jadi, bagaimana? Siap membuktikan siapa yang lebih unggul?”

Nana menyeringai. “Tentu saja. Aku tidak akan kalah dari seseorang yang hanya mengincar uang.”

“Bagus. Kita lihat siapa yang bisa membuat Presiden Lacky—dan semua orang di perusahaan ini—tidak bisa melupakan masakannya.”

Dengan itu, perang kuliner resmi dimulai.

Para koki lainnya hanya bisa menghela napas panjang. Mereka tahu satu hal pasti—dapur PT. Blackm Meow akan segera menjadi medan perang yang luar biasa panas.

Bersambung...

Episodes
1 Bab 1: Peluang Baru dan Ketidaksengajaan
2 Bab 2: Tes Tak Terduga dan Dunia Baru
3 Bab 3: Ujian Terakhir dan Keputusan Rahasia
4 Bab 4: Debat yang Panjang
5 Bab 5: Tidak jadi Marah dan Menjadi Tes Dadakan
6 Bab 6: Drama Presiden Perusahaan
7 Bab 7: Perubahan yang Tiba-tiba
8 Bab 8: Menanti Kabar dengan Penuh Harapan
9 Bab 9: Sesuatu yang Luar Biasa
10 Bab 10: Audisi Dadakan di Dapur
11 Bab 11: Apakah Mereka Monster?
12 Bab 12: Rahasia Keluarga Besar
13 Bab 13: Asal-Usul Negeri Kucing
14 Bab 14: Masa Lalu yang Kelam
15 Bab 15: Rumah yang Hampa
16 Bab 16: Cahaya di Tengah Kesendirian
17 Bab 17: Langkah yang Kembali
18 Bab 18: Kesuksesan yang Manis
19 Bab 19: Jalan Keluar yang Kecil
20 Bab 20: Bayangan di Balik Kegelapan
21 Bab 21: Bayangan di Balik Konspirasi
22 Bab 22: Permainan di Balik Dapur (Season 2)
23 Bab 23: Bonus Adalah Teman Baikku
24 Bab 24: Koki Dadakan di Rumah Utama
25 Bab 25: Bayangan yang Tak Terhindarkan
26 Bab 26: Rasa yang Tak Terungkap
27 Bab 27: Bos Gila dan Koki Pemarah
28 Bab 28: Rencana Balas Dendam
29 Bab 29: Bos Setan yang Luar Biasa
30 Bab 30: Luxia dan kutukan bonus
31 Bab 31: Terbakarnya Rasa Persaingan
32 Bab 32: Penentuan Juara Koki Terhebat
33 Bab 33: Hal Baru Sedang Terjadi
34 Bab 34: Ada Apa Dengan perasaan ini!
35 Bab 35: Apa yang Terjadi dengan Hati ini!
36 Bab 36: Kejahilan Pak Bos
37 Bab 37: Sore Hari, Ruang Pribadi Lacky
Episodes

Updated 37 Episodes

1
Bab 1: Peluang Baru dan Ketidaksengajaan
2
Bab 2: Tes Tak Terduga dan Dunia Baru
3
Bab 3: Ujian Terakhir dan Keputusan Rahasia
4
Bab 4: Debat yang Panjang
5
Bab 5: Tidak jadi Marah dan Menjadi Tes Dadakan
6
Bab 6: Drama Presiden Perusahaan
7
Bab 7: Perubahan yang Tiba-tiba
8
Bab 8: Menanti Kabar dengan Penuh Harapan
9
Bab 9: Sesuatu yang Luar Biasa
10
Bab 10: Audisi Dadakan di Dapur
11
Bab 11: Apakah Mereka Monster?
12
Bab 12: Rahasia Keluarga Besar
13
Bab 13: Asal-Usul Negeri Kucing
14
Bab 14: Masa Lalu yang Kelam
15
Bab 15: Rumah yang Hampa
16
Bab 16: Cahaya di Tengah Kesendirian
17
Bab 17: Langkah yang Kembali
18
Bab 18: Kesuksesan yang Manis
19
Bab 19: Jalan Keluar yang Kecil
20
Bab 20: Bayangan di Balik Kegelapan
21
Bab 21: Bayangan di Balik Konspirasi
22
Bab 22: Permainan di Balik Dapur (Season 2)
23
Bab 23: Bonus Adalah Teman Baikku
24
Bab 24: Koki Dadakan di Rumah Utama
25
Bab 25: Bayangan yang Tak Terhindarkan
26
Bab 26: Rasa yang Tak Terungkap
27
Bab 27: Bos Gila dan Koki Pemarah
28
Bab 28: Rencana Balas Dendam
29
Bab 29: Bos Setan yang Luar Biasa
30
Bab 30: Luxia dan kutukan bonus
31
Bab 31: Terbakarnya Rasa Persaingan
32
Bab 32: Penentuan Juara Koki Terhebat
33
Bab 33: Hal Baru Sedang Terjadi
34
Bab 34: Ada Apa Dengan perasaan ini!
35
Bab 35: Apa yang Terjadi dengan Hati ini!
36
Bab 36: Kejahilan Pak Bos
37
Bab 37: Sore Hari, Ruang Pribadi Lacky

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!