Bab 18

**

Sebuah mobil hitam berhenti tepat didepan rumah besar milik Aden, seorang pria paruh baya terlihat keluar dari dalam mobil itu, siapa lagi jika bukan Aden sang pemilik rumah. Matanya seketika tertuju pada arelta yang tengah duduk menangis dilantai.

"Arelta, ada apa nak? Mengapa kau menangis? Dimana suamimu?" Beberapa pertanyan langsung dilontarkan aden pada putrinnya.

Bukanya menjawab, gadis berambut panjang itu malah semakin menangis, memeluk sang ayah.

"Arelta, kamu kenapa sayang? Katakan pada ayah apa yang terjadi? Apa Axsa menyakitimu? " Ucap Aden.

"Tidak. Justru ayah dan menyakitinya" Jawab arelta, melepaskan pelukanya dari sang ayah. "mengapa ayah melakukan itu? Mengapa ayah tega membunuh keluarga Axsa," Lanjutnya dengan buliran air mata yang terus mengalir mambasahi pipinya.

ucapan itu berhasil membuat kedua bola mata aden membulat sempurna,lelaki paruh itu terkejeut saat mendegar ucapan sang putri.

"Kamu tahu dari mana, arelta?"

"Jadi benar, ayah yang membunuh kelaurga Axsa?"

"Ayah bisa jelaskan semuanya arelta, ayah sama sekali tak berniat membunuh mereka.waktu itu ayah hanya seorang anak buah, ayah tak bisa melawan bos ayah dan mau tidak mau ayah terpaksa melakukan perintahnya, karena saat itu dia juga mengancam akan mencelakakan kamu, nak" Jelas pak aden, sebisa mungkin pria paruh baya itu mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.

"Bagaiamana jika Axsa juga mengetahuinya dia pasti dia akan sangat terluka, Yah. Begitupun dengan aku, apa ayah tidak memikirkanya. " Lirih arelta dengan derai air mata.

Aden terdiam, pria paruh itu tak tahu harus mengtakan apa. Pada awal ia pikir dengan pernikahan ini akan menyelesaikan masalahnya tetapi ia tak pernah berfikir bahwa hal ini akan menyakiti sang putri.

"Apa yang harus aku lakukan ayah, aku mecintainya tapi bagaimana jika Axsa mengetahuinya. Apakah ia akan tetap menerimaku?"

"Maafkan ayah nak, ayah minta maaf telah membawamu dalam masalah ini. " balas aden yang kembali membawa sang putri dalam dekapnya.

**

Axsa kembali ke rumah, setelah selesai dengan kerjaanya dikantor pria itu bergegas untuk menemui sang istrinya, namun saat memasuki kamar Axsa tak melihat keberadaan arelta disana.

"Sayang! Kamu dimana aku sudah pulang" teriak Axsa, namun tak ada balasan dan hanya ada kesunyian.

Axsa dengan cepat meraih ponsel yang ada disaku jas nya, dan segera mungkin memencet nomor arelta dan menghubunginya. Namun panggilan itu tak kunjung diangkat, hingga membuat Axsa merasa panik.

"Tadi pagi arelta bilang ayah akan pulang malam ini bukan? Apa arelta ada disana?" gumam Axsa.

Tak lama-lama berpikir, Axsa meraih kunci mobil kembali, melajukan mobilnya menuju rumah ayah mertuanya.

Kurang lebih satu jam perjalanan akhirnya Axsa sampai didepan rumah ayah mertuanya. Pria tinggi itu segera mengambil langkah besarnya, memasuki rumah itu.

"Arelta..sayang.. kamu disini kan? " Teriak Axsa.

"Axsa!!" Panggil aden yang kini sudah berada dibelakangnya.

"Ayah! Arelta ada disini bukan? "Tanya Axsa.

aden mengangguk," Dia ada dikamar" ucap aden

Axsa mengelah nafas lega, pria itu hendak melangkahkan kakinya menuju kamar arelta namun ditahan oleh aden.

"Ada apa ayah? Aku ingin menemui arelta"

"ayah tahu tapi dia bilang tidak ingin menemuimu, arelta juga mrngatakan dia ingin berpisah denganmu"

"Maksud ayah, apa? Arelta tidak mungkin mengakatakanya." axsa tak perduli pada ucapan aden pria tinggi itu kembali melangkahkan kakinya menuju kamar sang istri yang ada dilantai atas.

"Arelta! Buka pintunya. Ini aku Axsa" teriak axsa saat menyadari pintu kamar itu terkunci "jawab aku arelta, aku tahu kamu pasti mendegarku" Teriak Axsa lagi sambil terus mengedor pintu itu.

Arelta yang dasari sudah berada dibalik pintu itu pun akhirnya berkata, "Pergilah aku tidak ingin bertemu denganmmu. " ucap areltabdari balik pintu.

"Aku tidak akan pergi kita perlu bicara arelta, kamu tidak mungkin mengatakan ingin berpisah denganku bukan?"

"Tidak perlu ada yang dibicarakan lagi Axsa, bukankah semuanya sudah jelas, aku ingin kita berpisah"

" kenapa kamu tiba-tiba ingin berpisah? Apa aku punya salah padamu? aku minta maaf kalau aku punya salah, tapi aku mohon jangan seperti ini" Ucap Axsa, namun arelta hanya diam tak mnejawabnya.

"Baiklah, aku akan pergi tapi aku mohon setidaknya berikan alesanya,arelta. Mengapa kamu ingin berpisah?"

"aku tidak mencintai kamu" Jawab arelta pada akhrinya.

seketik jawaban itu membuat axsa terdiam, entah mengapa hatinya merasa sakit saat mendengar kalimat itu,

"Apakah saat kamu mengatakan mencintaiku sebelumnya, itu juga kebohongan?"

"Bukankah aku sudah mengatakanya? Lantas untuk apa aku menjawabnya lagi"

"baiklahbaku mengerti sekarang, aku tidak akan memakasamumu" Setelah mengatkanya Axsa pergi begitu saja.

Mendengar bunyi suara mobil, arelta segera berlari kearah jendela, melihat mobil Axsa yang perlahan meninggalkan halaman rumah.

"Maafkan aku Axsa. Aku mencintaimu tapi aku takut kalau suatu saat kamu tahu tentang kebenaran ini, kamu akan membenciku" Batin arelta bersamaan dengan buliran air mata yang menetes membasahi pipinya.

**

"Bagaimana? apakah kau sudah menjalankan tugasmu dengan baik" Tanya Bayu saat melihat Xena kini memasuki ruangan kerjanya.

"Kau tenang saja semuanya berjalan dengan lancar, gadis itu sudah termakan dengan ucapanku" Ucap Xena. " sekarang berikan bayaranku" Lanjut Gadis berbalut mini dress hitam itu.

Bayu menarik laci disamping, diambilnya sebuah amplop berisi uang dan diberikanya pada xena, " inget tugasmu masih belum sepenuhnya selesai, kau masih harus membuat arelta menderita, kau mengerti bukan?" ucap bayu.

"Iya aku mengerti" Xena dengan cepat meraih amplop coklat berisi uang itu.

Gadis dengan balutan mini dress itu pun tersenyum senang melihat banyaknya uang yang ia dapatkan dengan mudah.

Tanpa bayu dan xena sadari dibalik pintu itu seseorang sudah berdiri sejak tadi mendengar pembicaraan mereka.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!