15| Sihir ilusi

...SELAMAT MEMBACA...

Ada beragam jenis sihir di dunia dengan cara perolehan yang terbagi ke dalam beberapa bentuk. Mereka yang diberkati sihir api, air, udara, tanah, angin, cahaya, dan kegelapan biasa disebut elementalis, mereka mendapatkan sihir dengan melakukan kontrak dengan menghasilkan salah satu atau bisa lebih dari elemen tersebut.

Sementara itu ada pula yang mendapat sihir berasal dari keturunan, keyakinan, juga warisan. Mereka adalah orang-orang yang bisa menggunakan sihir langka seperti sihir racun, suara, logam, kristal, lahar, batin, hipnosis, juga petir

Lalu yang terakhir sihir yang terbentuk dari pemberkatan dewa. Dalam hal ini, kekuatan mereka ditentukan dari siapa dewa atau dewi yang memberkati, kekuatan atau jenis sihir mereka beragam juga tingkat penggunaan sihir lebih unggul dari pada lainnya walau begitu tidak menutup kemungkinan orang yang diberkati dewa akan menang.

Seana yakin bahwa Zenin adalah seseorang yang mendapatkan kekuatan sihir melalui keturunan, yakni kekuatan sihir ilusi. Sekarang mereka berada di tengah gelanggang tingkat sembilan, gelanggang itu berukuran sedang dan berada dalam akademi kadet tingkat sembilan. Para murid di kelas tadi menjadi penonton dan berdiri di balkon yang mengelilingi gelanggang.

Charon menjadi wasit dari pertarungan resmi ini dan sekarang dengan senyum angkuh Zenin menggunakan sihir ilusi untuk menciptakan proyeksi menakutkan yang didominasi aura kegelapan. Anak itu berusaha memprovokasinya agar ketakutan yang dimiliki dalam dirinya terlihat. Jika itu terjadi maka sulit bagi seseorang keluar dari perangkap ilusi sesungguhnya, lawan akan memanfaatkan itu untuk mengurung lawan dalam ketakutan yang akan berubah menjadi kegilaan.

Namun, ilusi termasuk dalam sihir kegelapan dan Zenin tidak tahu bahwa sosok anak kecil yang menjadi tandingannya adalah penguasa iblis, seseorang yang bergelut dalam sihir kegelapan sejak dilahirkan 1.500 tahun yang lalu.

“Minta ampunlah.”

Zenin terkikik melihat Seana terkurung dalam ilusi yang menampilkan jiwa-jiwa jahat berkelana tanpa arah dan berusaha menyentuhnya, membawanya dalam kegelapan, tapi dalam satu kali ayunan dari tangan kanan Seana, ilusi Zenin raib bagai debu.

“Pertarungan ini bukan segalanya tentang sihir, kan?” Seana mengeluarkan belati dari Zielda sembari mengulum senyum.

Sepasang mata Zenin terbelalak. Dalam sekedip, Seana sudah berdiri di depannya, menghujam dada kiri Zenin dengan belati, menenggelamkan separuh dari bilah tajam belati. Kini, Zenin meraung kesakitan, bersimpuh sambil berusaha mencabut belati itu dari dadanya, tapi belati tidak tersentuh, seolah hanya ilusi.

Charon dan seluruh murid mengerutkan dahi melihat tingkah aneh Zenin sementara Seana hanya diam di posisi awal tanpa melakukan pergerakan lagi setelah mengayunkan tangan.

Seana mengulum senyum melihat air mata Zenin mulai berderai, sorot mata gadis itu memancarkan ketakutan luar biasa.

Ketika Seana mengayunkan tangan untuk menyingkirkan ilusi, saat itu pula keterkejutan Zenin menciptakan celah tipis sehingga sihir ilusi Seana menyelinap di antara emosi tersebut dan beruntungnya salah satu emosi ketakutan Zenin adalah ketika melihat kejadian dimana Seana menyerang anak buahnya dengan keji.

Berbeda dengan pengguna ilusi pada umumnya, Seana yang merupakan iblis dapat membawa kemampuan itu ketingkat yang lebih tinggi dimana ketika sihir ilusi digunakan, keberadaan sihir itu tidak akan terdeteksi. Jika orang-orang tahu dirinya mampu menggunakan ilusi di saat telah menerima berkat dari Panacea, maka akan muncul beragam masalah yang mempertanyakan bagaimana bisa kekuatan suci hidup bersama kekuatan kegelapan dalam satu tubuh.

Ah!

Zenin mendongak, bagian hitam matanya bergerak ke atas seolah akan menyisakan bagian putih saja. Rasa sakit yang ditimbulkan dari perangkap ilusi terasa amat nyata, tapi jika si korban bisa mengusir ketakutan dan menyadari bahwa itu hanya ilusi alias kesakitan palsu, mereka akan keluar dengan mudah namun mental Zenin masih begitu lemah maka dari itu tidak bisa berbuat apapun kecuali meraung kesakitan seperti orang gila.

“Dia bisa mati! Dia menahan napasnya, apa yang terjadi?” Charon panik namun sesuai peraturan, jika Zenin tidak mengangkat tangan atau mengatakan menyerah maka duel masih berlanjut.

Seana mendekati Zenin, menangkup wajah anak itu sembari mengeluarkan kekuatan penyembuh, hanya menunjukkannya tidak dipergunakan karena itu hanya pengalihan agar Seana tidak dicurigai menyingkirkan ilusi pada Zenin.

Akh, hah ... hah .. hah ..

Zenin terengah-engah, matanya begitu sayu bersama tubuh yang gemetar hebat. Anak itu syok berat lalu tak sadarkan diri sementara Seana memandang Charon. “Sepertinya dia menggunakan kekuatan berlebihan sehingga terjadi tabrakan sihir pada mentalnya, Pak,” jelas Seana.

Semua orang tidak bisa berkata apapun kecuali percaya apa yang dijelaskan Seana. Selain itu memang apalagi alasan yang tepat? Zenin memulai serangan pertama dengan menggebu-gebu dan gegabah kemudian beberapa detik kemudian bertingkah seperti orang yang penuh penderitaan.

Setelah itu, Zenin dibawa pergi untuk menerima perawatan lebih lanjut sementara Seana mendapatkan kemenangan dengan begitu mudah walau mulai tersebar desas-desus pertarungan itu adalah keberuntungan karena jika Zenin lebih hati-hati maka tidak ada secuil pun harapan untuk Seana menang.

Di sisi lain, Geas yang meletakkan bola sihir perekam secara diam-diam di arena hanya mampu terdiam, raut wajahnya terlihat malas setelah menyaksikan pertarungan itu. Sungguh memalukan kalah oleh serangan sendiri.

Walau begitu baginya ini akan menyenangkan selama beberapa hari karena sekarang pemimpin di kadet tingkat sembilan adalah Seana. Ia akan membuat anak kecil itu menlepaskan jabatannya secara memalukan.

...***...

Sebuah lencana yang menandakan bahwa seseorang itu adalah pemimpin di tingkatannya telah tersemat di dada kiri pakaian Seana. Tanpa peduli dengan tatapan anak sekelasnya yang masih menganggapnya remeh dan angkuh, Seana tetap berjalan di sepanjang koridor bersama Celin tapi tiba-tiba Zenin muncul, gadis yang lebih tinggi darinya itu tampak canggung sambil mengusap tengkuk ketika mengahalangi jalan Seana.

“Kudengar aku mengalami tabrakan sihir dan hampir mati jika kamu tidak menggunakan kekuatan penyembuh. Aku ... sangat berterima kasih.”

Seana membisu, hanya menatap Zenin dengan lekat untuk memastikan apakah perkataan anak itu tulus atau tipu muslihat baru, tapi melihat wajahnya merah padam karena meminta maaf di koridor yang banyak murid berlalu lalang, Seana percaya bahwa Zenin sungguh tulus.

“Karena kamu sekarang ketua di tingkat ini, bisakah aku menjadi wakilmu? Aku akan banyak membantu juga menebus kesalahan yang telah kuperbuat.”

Zenin bersikeras. Ia tertidur selama dua hari di ruang perawatan dan mulai merenungi tindakannya. Alih-alih berada di bawah kendali Geas yang hanya tahu memerintah, Zenin berpikir untuk berdiri di samping Seana yang menolongnya. Rasanya memalukan jika kembali membuat masalah pada anak itu setelah diselamatkan.

“Kalau begitu, mohon bantuan ke depannya.” Seana lantas berkelebar bersama Celin yang masih agak takut dengan keberadaan Zenin yang tiba-tiba di sekitar Seana.

Sudah memantapkan diri untuk berada di sisi Seana, Zenin justru tanpa sengaja bertemu Geas di halaman belakang tingkat delapan, tempat yang cukup sepi.

“Kamu masih hidup? Kenapa tidak mati saja? Bukankah kalah dari anak haram itu adalah aib bagimu?”

Geas melipat tangan depan dada, menatap rendah Zenin.

“Saya memutuskan untuk meninggalkan Anda. Dia jauh lebih baik daripada Anda!”

Walau takut setengah mati, Zenin akhirnya mengatakannya hingga membuat Geas menggeram marah lalu meraih kerah pakaian Zenin, memberi pukulan keras pada ulu hati gadis itu.

“Katakan sekali lagi?” Geas melotot, suaranya menjadi rendah dan penuh tekanan.

...BERSAMBUNG ......

Terpopuler

Comments

Nani Kurniasih

Nani Kurniasih

kapan update lagi?

2023-09-04

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!