16 : Menghilang Tanpa Jejak

Kim sengaja mengambil posisi di sebelah Ryuna yang sudah memakai pakaiannya. Keadaan yang tak memungkinkan membuat sang istri memakai pakaian sekaligus selimut miliknya.

Sampai detik ini, semuanya masih belum bisa tidur. Mereka masih berdesak-desakan. Para mahasiswa di sebelah kanan, sementara mahasiswi di sebelah kiri. Namun khusus Kim, pemuda itu memilih duduk selonjor sambil bersandar ke tembok, tepat di sebelah sang istri yang kebetulan meringkuk di pinggir kiri.

Kedua mata Ryuna dan Kim masih bertatapan di tengah sunyi berselimut kegelapan. Kesunyian yang mendadak terusik oleh gonggongan anj*i*ing dari sebelah selatan selaku rumah ki Awet berada.

Takut, Ryuna sengaja membenamkan kepalanya di pangkuan Kim seiring kedua tangannya yang ia gunakan untuk menutupi wajah.

Tak beda dengan Ryuna, yang lain juga ketakutan hingga suasana di sana jadi agak gaduh. Semuanya kompak duduk dan lagi-lagi saling menggenggam tangan satu sama lain.

“Kok, dari tadi aku enggak lihat Sonya ya?” ucap Tiwi sambil mengawasi setiap wajah di san. Ia menjadi orang pertama yang menyadari bahwa Sonya tidak bersama mereka.

Ryuna dan Kim sudah langsung berkode mata. Terlebih dari semuanya, keduanya memang paling yakin memang ada yang tidak beres dengan ki Awet dan segala kepercayaan mist*is di sana.

“Jangan-jangan tadi dia ketinggalan di rumah ki Awet!” ucap salah satu mahasiswi di sana.

“Jujur, di mata kalian, ki Awet seperti apa? Ganteng banget?!” sergah Mahasiswa non muslim yang terbilang sangat taat beribadah layaknya Kim meski agama mereka berbeda. Kemudian ia menatap Kim, “Di mata aku seram, Bos! Tapi kayaknya lain buat para ciwi-ciwi!”

“Sudah kamu ke sana. Lapor ke pak Kades. Minta ditemani ke sana sama bawa salah satu pamanku!” sergah Kim.

“Kamu ikut kan, Bos?” tegas Victor—mahasiswa non muslim yang sudah langsung mendapat tatapan takut dari semuanya apalagi Dodo. Malahan dari semuanya, ketakutan Dodo paling parah melebihi mahasiswi.

Detik itu juga tatapan Kim tertuju kepada Ryuna. Karena melalui tatapannya, ia tengah meminta izin. Namun tak butuh waktu lama, wanitanya itu mengangguk-angguk.

“Eh, kita enggak mau yah, kalau cuma dijaga sama Dodo. Udah, Kim di sini saja!” kompak mahasiswi kecuali Ryuna.

Setelah melakukan berbagai pertimbangan, selain Dodo yang masih ketakutan sambil melilit rapat tubuhnya menggunakan selimut tebal, Victor juga sengaja ditinggal untuk jaga-jaga di sana.

“Di saat seperti ini, kok aku merasa, aku beneran punya suami, ya? Duh, Kim ... semoga kamu baik-baik saja, ya. Aku bantu doa dari sini,” batin Ryuna mendadak terguncang-guncang lantaran Dodo malah mengusek ke punggungnya.

Victor sudah langsung mengurus Dodo terlebih Kim sudah wanti-wanti agar ia membantu keamanan di sana khususnya menjaga Ryuna yang masih sakit.

“Omong-omong, kok dari tadi, Tiwi sama sekali enggak ada basa basinya ya ke aku. Padahal yang lain sudah semua. Mereka kompak cek keadaan aku. Namun Tiwi ... terus setelah diingat-ingat, kok dia tarik kaki aku, ya?” pikir Ryuna menerka-nerka sambil diam-diam mengawasi gelagat Tiwi. Berbeda dari kemarin, kali ini Tiwi tampak baik-baik saja, seolah semuanya memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Sementara itu, seiring suara anj*i*ng yang terus menggonggong, rombongan Kim sudah disertai pak Kades. Pak Kades sendiri yang mengetuk pintu rumah ki Awet. Namun sepanjang mereka melakukannya, mereka sama sekali tidak mendapat balasan.

“Biasanya tidak begini!” yakin pak Kades lama-lama kehabisan kesabaran juga.

“Coba dibantu doa deh!” sergah Kim.

“Doa lagi? Aduh ketua ... ini saja sudah langsung panas dingin!” sela salah satu mahasiswa bernama Cakra.

“Demi kebaikan berama. Daripada kita kena tipu daya apalagi sih*ir!” yakin Kim.

Bersama seorang pengawalnya dan juga ketujuh mahasiswa, Kim kembali menggelar doa bersama. Doa bersuara sementara pak Kades masih bertugas mengetuk pintu sambil melayangkan salam.

Sekitar dua menit kemudian, seseorang membuka pintu dan itu istri termuda ki Awet yang memang tampak seumuran Ryuna.

“Ki Awet mana, Mbak?” tanya pak kades tapi yang di tanya langsung menggeleng, seolah tak tahu menahu.

Kim yang melongok, mendapati banyak pintu kamar di dalam rumah sana. Namun, ia mendengar suara meresahkan dari kamar ujung. Suara sepasang yang berdominan suara wanita dan Kim mengenalinya sebagai suara Sonya.

“Kalian dengar?” sergah Kim, tapi dari semuanya, hanya dirinya dan sang pengawal yang mendengarnya. “Permisi, mohon isin sebentar.” Kim yang tak mau mengulur-ulur waktu sengaja buru-buru memastikan. Ia segera menuju.kamar di ujung yang pintunya juga langsung ia dobrak.

Keyakinan Kim sungguh terbukti dan sudah langsung membuat semuanya terperangah. Sonya sungguh ada di sana dan sudah tak ber*bu*sana layaknya pria tua yang tak lain ki Awet.

“Astagfirullahhhh ....” Pak Kades sudah langsung tak bisa berkata-kata.

“Kami melakukannya karena suka saling suka!” yakin Sonya buru-buru memunggungi kedatangan.

“Ki Awet, saya hargai kepercayaan Anda. Saya hargai kesaktian Anda. Namun, cara Anda mempersakti diri sekaligus menzalimi para wanita khususnya gadis-gadis di lingkungan ini sangatlah keji!” tegas Kim. “Heh Sonya, coba kamu baca doa! Makanya jadi wanita jangan keg*ate*lan, sampai-sampai enggak bisa bedain barang bagus sama tipuan!” lanjutnya kesal sendiri.

“Maksud Kim apa, sih? Dia cemburu karena aku lebih memilih mas Awet?” batin Sonya yang kemudian untuk menatap wajah ki Awet yang masih mengungkungnya. Di matanya, ki Awet masih terlihat sangat gagah, tampan, benar-benar idaman, dan memang tidak ada yang salah.

“Doa, Sonya ... doa! Cara kamu begini beneran sudah men*core*ng nama baik kampus tahu. Termasuk ki Awet, Anda sangat dihormati warga, tapi Anda justru begini. Anda kalian sama-sama suka, agama mana, kepercayaan macam apa yang mengizinkan umatnya zi*na!” kesal Kim.

“Doa bagaimana sih? Memangnya apa salahnya kalau aku sama Mas Awet?” sergah Sonya.

“Pemuda ini benar-benar berbahaya!” batin ki Awet apalagi setelah akhirnya Kim lagi-lagi mengajak semuanya untuk berdoa. Kim bahkan bertingkah layaknya pemuda itu tengah kembali melakukan rukiah. Tubuh ki Awet perlahan berasap selain pria itu yang gemetaran hebat.

“Aaaarrrrrrrrrrggggggh!” teriak Sonya ketika akhirnya, di matanya, ki Awet tak lebih dari pria sepuh yang sudah peot dan sangat jauh dari kesempurnaan yang sebelumnya menyilaukan pandangannya. Saking syoknya terlebih alat ke*lami*n mereka saja masih menyatu, Sonya sampai berakhir pingsan.

“Si Sonya ih mu*ra*han banget. Cantik-cantik kok mu*ra*han!” gunjing para mahasiswa kecuali Kim yang memilih fokus untuk mengajak pak Kades mengka*sus ulah ki Awet. Karenanya, tak lama setelah itu, kentongan yang menjadi sarana menarik perhatian warga, ditabuh keras-keras. Anehnya, suara gong-gongan a*nj*ing tak lagi terdengar. Namun lebih anehnya lagi, ki Awet justru mendadak menghilang tanpa jejak.

Semenjak kejadian tersebut, Sonya jadi pendiam. Beberapa dari mereka juga jadi kasihan, meski mereka cenderung merasa tak habis pikir. Namun tentu saja, apa yang mereka alami di sana khususnya yang menimpa Sonya, menjadi pelajaran berharga untuk mereka semua termasuk juga Ryuna.

Terpopuler

Comments

Nartadi Yana

Nartadi Yana

kapok kan Sonya harusnya Tiwi sekian jan jahat tu sama ryuna

2024-11-16

0

Ida Ulfiana

Ida Ulfiana

aduh serem bngt jd ngeri klu main d desa plosok2

2024-06-12

0

Erina Munir

Erina Munir

kesiiaan deh luh sonya...makanya punya hati jangan busuk...itulah akibatnyaa

2023-12-20

6

lihat semua
Episodes
1 1 : Awal Mula
2 2 : Kita Harus Menikah!
3 3 : Suami Istri
4 4 : Tekanan Orang Kaya dan Dilema
5 5 : Bagian Dari Nafkah
6 6 : Pembagian Kelompok
7 7 : ‘Ini’ Rahasia!
8 8 : Slow Motion
9 9 : Curam dan Misi Jahat
10 10 : Ingatan Samar
11 11 : Susah Senang Bersama
12 12 : Bantuan dan Ki Awet
13 13 : Ada yang Tidak Beres
14 14 : Mencoba Memecahkan Misteri
15 15 : Rukiah dan Kejadian Mencengkam
16 16 : Menghilang Tanpa Jejak
17 17 : Gosong
18 18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga
19 19 : Jaga-Jaga dan Perubahan Rukmi
20 20 : Sabar Dulu
21 21 : Masih Teka Teki
22 22 : Orang-Orang Toxic dan Lingkungan Mist*is
23 23 : Beneran Kejadian
24 24 : Mulai Sayang
25 25 : Berusaha Melindungi
26 26 : Dan Akhirnya Terjawab!
27 27 : Pengakuan Refleks Dari Tiwi
28 28 : Hukuman, Cek, dan Kedatangan Helikopter
29 29 : Kedatangan Papah Dan Kakak Kim
30 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
31 30 : Kemewahan Tiada Batas yang Kim Miliki
32 31 : Papah Mertua
33 32 : Rukiah Masal
34 33 : Akhir Dari KKN
35 34 : Orang Tajir yang Hobi Hidup Susah
36 35 : Ada Rain dan Sabiru
37 36 : Kembali Ke Rumah Mewah
38 37 : Semuanya Serba Mewah
39 38 : Mimpi Menyeramkan
40 39 : Kamu Lupa?
41 40 : Ingatan Lima Tahun yang Hilang
42 41 : Saling Cinta Setelah Menikah
43 42 : Mendapat Banyak Hadiah
44 43 : Ke Rumah Dodo
45 44 : Manusia Dakjal
46 45 : Diusut Tuntas
47 46 : Manis, Romantis
48 47 : Kuliah, Atau Mengurus Anak dan Suami?
49 48 : Di Antara Ipar Dan Mertua
50 49 : Masih Rahasia
51 50 : Makin Bingung Memilih
52 51 : Ke Hotel
53 52 : Perawatan
54 53 : Kejutan!
55 54 : Resepsi Pernikahan yang Sangat Manis
56 55 : Gemuruh Halilintar
57 56 : Sosok Tak Kasat Mata
58 57 : Akan Menjadi Anak Spesial
59 58 : Sidang dan Hukuman
60 59 : Kehamilan Luar Biasa
61 60 : Kemampuan Di Luar Nalar
62 61 : Kiriman Gun-a—Guna-a
63 62 : Baby Boy!
64 63 : Jodoh Terbaik
65 64 : Lipstik
66 65 : Romantis dan Manis
67 66 : PANTANGAN
68 67 : Alhamdullillah
69 68 : Suami dan Keluarga yang Makin Perhatian
70 69 : Kemampuan Di Luar Nalar
71 Novel Aqwa dan Ojan
72 TAMAT
73 Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
74 Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
75 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
76 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
77 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
78 Novelnya Rain (Anak Ojan) : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
79 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
80 Novel Menikahi Wanita Taruhan
81 Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
82 Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
83 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
84 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1 : Awal Mula
2
2 : Kita Harus Menikah!
3
3 : Suami Istri
4
4 : Tekanan Orang Kaya dan Dilema
5
5 : Bagian Dari Nafkah
6
6 : Pembagian Kelompok
7
7 : ‘Ini’ Rahasia!
8
8 : Slow Motion
9
9 : Curam dan Misi Jahat
10
10 : Ingatan Samar
11
11 : Susah Senang Bersama
12
12 : Bantuan dan Ki Awet
13
13 : Ada yang Tidak Beres
14
14 : Mencoba Memecahkan Misteri
15
15 : Rukiah dan Kejadian Mencengkam
16
16 : Menghilang Tanpa Jejak
17
17 : Gosong
18
18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga
19
19 : Jaga-Jaga dan Perubahan Rukmi
20
20 : Sabar Dulu
21
21 : Masih Teka Teki
22
22 : Orang-Orang Toxic dan Lingkungan Mist*is
23
23 : Beneran Kejadian
24
24 : Mulai Sayang
25
25 : Berusaha Melindungi
26
26 : Dan Akhirnya Terjawab!
27
27 : Pengakuan Refleks Dari Tiwi
28
28 : Hukuman, Cek, dan Kedatangan Helikopter
29
29 : Kedatangan Papah Dan Kakak Kim
30
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
31
30 : Kemewahan Tiada Batas yang Kim Miliki
32
31 : Papah Mertua
33
32 : Rukiah Masal
34
33 : Akhir Dari KKN
35
34 : Orang Tajir yang Hobi Hidup Susah
36
35 : Ada Rain dan Sabiru
37
36 : Kembali Ke Rumah Mewah
38
37 : Semuanya Serba Mewah
39
38 : Mimpi Menyeramkan
40
39 : Kamu Lupa?
41
40 : Ingatan Lima Tahun yang Hilang
42
41 : Saling Cinta Setelah Menikah
43
42 : Mendapat Banyak Hadiah
44
43 : Ke Rumah Dodo
45
44 : Manusia Dakjal
46
45 : Diusut Tuntas
47
46 : Manis, Romantis
48
47 : Kuliah, Atau Mengurus Anak dan Suami?
49
48 : Di Antara Ipar Dan Mertua
50
49 : Masih Rahasia
51
50 : Makin Bingung Memilih
52
51 : Ke Hotel
53
52 : Perawatan
54
53 : Kejutan!
55
54 : Resepsi Pernikahan yang Sangat Manis
56
55 : Gemuruh Halilintar
57
56 : Sosok Tak Kasat Mata
58
57 : Akan Menjadi Anak Spesial
59
58 : Sidang dan Hukuman
60
59 : Kehamilan Luar Biasa
61
60 : Kemampuan Di Luar Nalar
62
61 : Kiriman Gun-a—Guna-a
63
62 : Baby Boy!
64
63 : Jodoh Terbaik
65
64 : Lipstik
66
65 : Romantis dan Manis
67
66 : PANTANGAN
68
67 : Alhamdullillah
69
68 : Suami dan Keluarga yang Makin Perhatian
70
69 : Kemampuan Di Luar Nalar
71
Novel Aqwa dan Ojan
72
TAMAT
73
Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
74
Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
75
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
76
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
77
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
78
Novelnya Rain (Anak Ojan) : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
79
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
80
Novel Menikahi Wanita Taruhan
81
Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
82
Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
83
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
84
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!