13 : Ada yang Tidak Beres

“Perasaanku jadi enggak enak. Yang awalnya kedinginan jadi sepanas ini khususnya punggungku. Tubuh Ryuna sepanas ini mirip dipanggang. Astaghfirullah ...,” batin Kim yang sekadar menggendong Ryuna, seolah menggendong benda yang sangat berat. Sebab tubuh Ryuna tak hanya mendadak jadi terasa sangat panas, tapi juga sangat berat. Sepuluh kali lipat dari berat sebelumnya. Alasan yang juga membuat Kim gemetaran nyaris mundur bahkan terjatuh andai kedua pria berpakaian serba hitam dan tak lain pengawal pribadi Kim, tak menahannya sekuat tenaga.

“Ayo, Mas, sudah langsung dibawa ke rumah ki Awet saja!” yakin pak RT.

Ajakan yang sudah langsung membuat Kim terusik. “Pak RT, ... kalau boleh saya tahu, apakah kecelakaan yang Ryuna alami, sudah sampai ke telinga ki Awet?” Ia sengaja bertanya dengan hati-hati. Sementara di hadapannya, pak RT yang masih menyikapinya dengan serius khas orang dongkol, langsung mengangguk.

“Tentu. Semuanya memang harus serba terpantau oleh ki Awet karena sejauh ini, ki Awet juga yang sudah melindungi desa kami. Termasuk alasan kita bahkan kalian selamat meski sudah jatuh dari atas juga masih karena peran ki Awet!” yakin pak RT.

“Maaf Pak RT, bukannya gimana-gimana, tapi dari tadi saya terus berlindung kepada Tuhan saya. Saya terus baca doa, selain mamah saya yang memang akan makin sibuk beribadah entah semacam puasa, baca ayat-ayat suci dan juga menunaikan salat, di setiap anggota keluarga sedang berpergian,” yakin Kim dengan santun, tapi itu sudah langsung membuat pak RT tersinggung.

“Masnya diingatkan tapi masih saja enggak ngerti juga. Sama sekali tidak menghargai kami!”

“Saya tidak bermaksud begitu loh, Pak RT. Tidak ada kalimat saya yang bermaksud tidak menghargai Pak RT,” yakin Kim masih sangat santun.

“Ya sudah lah! Pokoknya nanti kalau kenapa-kenapa, saya dan masyarakat sini tidak mau ikut campur lagi!” Setelah berucap demikian, pak RT juga berkata, “Ya sudah Bapak-Bapak sekalian, kalian dengan sendiri. Jadi sekarang, lebih baik kita pulang!”

“Assalamualaikum, Pak RT, Bapak-Bapak sekalian. Terima kasih banyak untuk perhatian sekaligus segalanya,” ucap Kim agak berseru dan masih sangat santun.

Namun dari semuanya, hanya pak RT yang tidak membalas.

“Pantas pak kades wanti-wanti ke kita buat merahasiakan hubungan kita. Soalnya warga sini memang sesensitif itu. Bayangkan andai mereka tahu alasan kita menikah meski kita kor*ban salah makan jamuan,” lirih Ryuna.

Kim yang menyimak dan sampai detik ini masih melepas kepergian rombongan pak RT, berkata, “Kamu merasa panas enggak?”

“Y-yah ...,” ucap Ryuna ragu.

“Dari tadi?” lanjut Kim memastikan.

“Y-yah ... sejak rombongan pak RT datang, mendadak panas, gatal,” balas Ryuna masih dengan suara lirih dan kali ini sambil mengangguk-angguk.

“Kenapa baru bilang?” lirih Kim menyayangkan keputusan Ryuna. Ia sengaja menoleh ke sebelah kanan selaku keberadaan wajah Ryuna hingga wajah mereka berhadapan nyaris menempel.

“Digendong begini saja, aku sudah merepotkan, apalagi kalau aku ngeluh?” lirih Ryuna benar-benar pasrah, tapi detik selanjutnya ia mendengar Kim yang melafalkan ta‘awuz.

“Allahumma innii a’uudzubika annusyrika bika wa ana a’lam wa astaghfiruka lima laa a’lam. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syi*rik yang aku sadari. Dan, aku memohon ampun kepada-Mu atas dosa-dosa yang tidak aku ketahui.” Setelah melafalkan doa tersebut, agar mereka dihindarkan dari perbuatan syiri*k, Kim mengajak semuanya untuk melafalkan ayat kursi, tapi dari ketiga mahasiswa yang ada di sana, hanya satu yang hafal.

“Ya sudah kalian baca surat pendek saja. Surat An Nas. Kita ke rumah pak kades,” ucap Kim.

“Aku jadi merinding, Kim!” ucap mahasiswa yang mengaku tidak hafal ayat Kursi.

“Sudah enggak apa-apa. Tenang, baca sebisanya.” Kim terus menenangkan seiring ia yang terus melantunkan doa di dalam hatinya.

Percaya tidak percaya, tubuh Ryuna perlahan tak sepanas sebelumnya. Dan percaya tidak percaya, bukannya sampai di depan rumah pak kades, mereka justru sampai di depan rumah ki Awet. Di sana, di teras rumah berkeramik putih, ada pak RT dan rombongan. Ki Awet ada di sana dan sudah langsung membuat mahasiswa yang bersama Kim, ketakutan. Ketiganya kompak melipir sekaligus mundur, berlindung di balik punggung Kim yang sampai detik ini masih menggendong Ryuna.

“Kok bisa gini? Dari tadi kita jalan jauh banget dan rasanya lamaaaaa banget, eh malah sampai di sini!” bisik ketiga mahasiswa di belakang Kim membahas keanehan yang mereka alami.

Dada Kim sudah langsung bergemuruh, jengkel dan Kim sungguh merasa tak habis pikir. Namun kemudian pemuda itu teringat cerita dari sang istri yang sempat diberi air putih oleh pria tua dan sangat diagungkan oleh warga di sana.

Di mata Kim, ki Awet sudah tampak sangat tua. Wajahnya saja sangat peot, kedua mata cekung, sementara kepalanya botak bagian depan dan terbilang luas. Pria berpakaian serba hitam itu menyapanya dengan senyum ramah. Namun di mata Ryuna, Ki Awet seperti pria paruh baya yang terbilang gagah. Sementara di mata ketiga mahasiswa yang bersembunyi di balik punggung Kim, ki Awet layaknya sebaya dengan mereka—masih sangat muda. Dan di mata kedua pengawal sekaligus mafia yang melindungi Kim dan kebetulan paham agama, ki Awet layaknya apa yang Kim lihat.

“Nih orang kayaknya telanjur kepincut ke Ryuna, makanya dia melakukan segala cara buat ambil Ryuna. Apalagi Ryuna sudah minum air putih pemberiannya walau hanya sedikit. Termasuk kecelakaan Ryuna, sepertinya juga bagian dari ulahnya,” batin Kim yang kemudian meminta Ryuna untuk kembali berdoa. “Zikir merem enggak usah lihat apa pun. Nunduk biar lebih nyaman,” pinta Kim.

“Kim, kamu jangan kasih aku ke tabib duk*un itu!” panik Ryuna berbisik-bisik.

“Enggak akan. Aku cinta mati ke kamu, sudah jangan mikir macam-macam!” yakin Kim berbisik-bisik juga.

“Kim ...!” rengek Ryuna.

“Zikir Ryuna!” balas Kim kali ini mengomel dan Ryuna langsung menurut. “Kalian tahu apa yang harus kalian lakukan, kan? Sekarang doa dari kalian sangat dibutuhkan!”

“Lah, ... kok malah sudah ke sini. Sini ... sini. Sini sebentar lagi pukul sepuluh. Pamali. Nih, tiga menit lagi pukul sepuluh!” ucap pak RT sangat semangat. Ia merasa sangat bahagia, bangga karena akhirnya Kim berikut rombongan mau mengikuti sarannya yaitu membawa Ryuna berobat kepada ki Awet. Bahkan karenanya, ia tak segan menghampiri Kim meski halaman rumah ki Ageng terbilang becek.

Tiga menit lagi pukul sepuluh malam? Kim dan rombongan makin tak habis pikir. Jadi dari tadi, mereka muter-muter tidak jelas dan mereka yakin karena memang ada yang tidak beres!

“Kimmmmmm!” rengek Ryuna.

“Zikir, Ryuna ....,” lembut Kim penuh penekanan di tengah tatapannya yang lurus, menatap kedua mata ki Awet penuh keteduhan. “Assalamualaikum!” lantangnya sengaja menyapa, tapi yang disapa hanya kebingungan, selain ki Awet yang juga jadi diam, tak lagi tersenyum layaknya biasa.

“Kim ... kamu enggak apa-apa, kan?” seru Sonya si paling cantik, modis, bahkan ... se*ksi.

Tak disangka, Sonya datang bersama peserta KKN lainnya, termasuk itu Tiwi. Mereka juga datang dengan warga lain termasuk pak kades. Namun dari semuanya, tidak ada wanita selain peserta KKN.

Terpopuler

Comments

Neli Allen

Neli Allen

umtung ini hanyalah sebuah cerita tp kita ttp swsak nafas membacanya

2023-12-09

5

lily

lily

nah loh emang semistis itu

2023-11-27

1

devaloka

devaloka

baca ginian tengah kan jadi seram 😭

2023-11-26

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Awal Mula
2 2 : Kita Harus Menikah!
3 3 : Suami Istri
4 4 : Tekanan Orang Kaya dan Dilema
5 5 : Bagian Dari Nafkah
6 6 : Pembagian Kelompok
7 7 : ‘Ini’ Rahasia!
8 8 : Slow Motion
9 9 : Curam dan Misi Jahat
10 10 : Ingatan Samar
11 11 : Susah Senang Bersama
12 12 : Bantuan dan Ki Awet
13 13 : Ada yang Tidak Beres
14 14 : Mencoba Memecahkan Misteri
15 15 : Rukiah dan Kejadian Mencengkam
16 16 : Menghilang Tanpa Jejak
17 17 : Gosong
18 18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga
19 19 : Jaga-Jaga dan Perubahan Rukmi
20 20 : Sabar Dulu
21 21 : Masih Teka Teki
22 22 : Orang-Orang Toxic dan Lingkungan Mist*is
23 23 : Beneran Kejadian
24 24 : Mulai Sayang
25 25 : Berusaha Melindungi
26 26 : Dan Akhirnya Terjawab!
27 27 : Pengakuan Refleks Dari Tiwi
28 28 : Hukuman, Cek, dan Kedatangan Helikopter
29 29 : Kedatangan Papah Dan Kakak Kim
30 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
31 30 : Kemewahan Tiada Batas yang Kim Miliki
32 31 : Papah Mertua
33 32 : Rukiah Masal
34 33 : Akhir Dari KKN
35 34 : Orang Tajir yang Hobi Hidup Susah
36 35 : Ada Rain dan Sabiru
37 36 : Kembali Ke Rumah Mewah
38 37 : Semuanya Serba Mewah
39 38 : Mimpi Menyeramkan
40 39 : Kamu Lupa?
41 40 : Ingatan Lima Tahun yang Hilang
42 41 : Saling Cinta Setelah Menikah
43 42 : Mendapat Banyak Hadiah
44 43 : Ke Rumah Dodo
45 44 : Manusia Dakjal
46 45 : Diusut Tuntas
47 46 : Manis, Romantis
48 47 : Kuliah, Atau Mengurus Anak dan Suami?
49 48 : Di Antara Ipar Dan Mertua
50 49 : Masih Rahasia
51 50 : Makin Bingung Memilih
52 51 : Ke Hotel
53 52 : Perawatan
54 53 : Kejutan!
55 54 : Resepsi Pernikahan yang Sangat Manis
56 55 : Gemuruh Halilintar
57 56 : Sosok Tak Kasat Mata
58 57 : Akan Menjadi Anak Spesial
59 58 : Sidang dan Hukuman
60 59 : Kehamilan Luar Biasa
61 60 : Kemampuan Di Luar Nalar
62 61 : Kiriman Gun-a—Guna-a
63 62 : Baby Boy!
64 63 : Jodoh Terbaik
65 64 : Lipstik
66 65 : Romantis dan Manis
67 66 : PANTANGAN
68 67 : Alhamdullillah
69 68 : Suami dan Keluarga yang Makin Perhatian
70 69 : Kemampuan Di Luar Nalar
71 Novel Aqwa dan Ojan
72 TAMAT
73 Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
74 Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
75 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
76 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
77 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
78 Novelnya Rain (Anak Ojan) : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
79 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
80 Novel Menikahi Wanita Taruhan
81 Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
82 Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
83 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
84 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1 : Awal Mula
2
2 : Kita Harus Menikah!
3
3 : Suami Istri
4
4 : Tekanan Orang Kaya dan Dilema
5
5 : Bagian Dari Nafkah
6
6 : Pembagian Kelompok
7
7 : ‘Ini’ Rahasia!
8
8 : Slow Motion
9
9 : Curam dan Misi Jahat
10
10 : Ingatan Samar
11
11 : Susah Senang Bersama
12
12 : Bantuan dan Ki Awet
13
13 : Ada yang Tidak Beres
14
14 : Mencoba Memecahkan Misteri
15
15 : Rukiah dan Kejadian Mencengkam
16
16 : Menghilang Tanpa Jejak
17
17 : Gosong
18
18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga
19
19 : Jaga-Jaga dan Perubahan Rukmi
20
20 : Sabar Dulu
21
21 : Masih Teka Teki
22
22 : Orang-Orang Toxic dan Lingkungan Mist*is
23
23 : Beneran Kejadian
24
24 : Mulai Sayang
25
25 : Berusaha Melindungi
26
26 : Dan Akhirnya Terjawab!
27
27 : Pengakuan Refleks Dari Tiwi
28
28 : Hukuman, Cek, dan Kedatangan Helikopter
29
29 : Kedatangan Papah Dan Kakak Kim
30
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
31
30 : Kemewahan Tiada Batas yang Kim Miliki
32
31 : Papah Mertua
33
32 : Rukiah Masal
34
33 : Akhir Dari KKN
35
34 : Orang Tajir yang Hobi Hidup Susah
36
35 : Ada Rain dan Sabiru
37
36 : Kembali Ke Rumah Mewah
38
37 : Semuanya Serba Mewah
39
38 : Mimpi Menyeramkan
40
39 : Kamu Lupa?
41
40 : Ingatan Lima Tahun yang Hilang
42
41 : Saling Cinta Setelah Menikah
43
42 : Mendapat Banyak Hadiah
44
43 : Ke Rumah Dodo
45
44 : Manusia Dakjal
46
45 : Diusut Tuntas
47
46 : Manis, Romantis
48
47 : Kuliah, Atau Mengurus Anak dan Suami?
49
48 : Di Antara Ipar Dan Mertua
50
49 : Masih Rahasia
51
50 : Makin Bingung Memilih
52
51 : Ke Hotel
53
52 : Perawatan
54
53 : Kejutan!
55
54 : Resepsi Pernikahan yang Sangat Manis
56
55 : Gemuruh Halilintar
57
56 : Sosok Tak Kasat Mata
58
57 : Akan Menjadi Anak Spesial
59
58 : Sidang dan Hukuman
60
59 : Kehamilan Luar Biasa
61
60 : Kemampuan Di Luar Nalar
62
61 : Kiriman Gun-a—Guna-a
63
62 : Baby Boy!
64
63 : Jodoh Terbaik
65
64 : Lipstik
66
65 : Romantis dan Manis
67
66 : PANTANGAN
68
67 : Alhamdullillah
69
68 : Suami dan Keluarga yang Makin Perhatian
70
69 : Kemampuan Di Luar Nalar
71
Novel Aqwa dan Ojan
72
TAMAT
73
Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
74
Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
75
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
76
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
77
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
78
Novelnya Rain (Anak Ojan) : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
79
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
80
Novel Menikahi Wanita Taruhan
81
Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
82
Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
83
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
84
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!