14 : Mencoba Memecahkan Misteri

“Kenapa malah jadi begini?” batin Sonya benar-benar kesal. Ia melirik tajam Tiwi yang ada di sebelahnya dan sudah langsung kebingungan cenderung takut. Tiwi bahkan jadi tak berani menatapnya dan memilih menunduk.

“Loh, kalian kok malah pada ke sini? Kan sudah tahu, wanita apalagi yang belum nikah, pamali keluar rumah malam-malam lewat pukul sepuluh malam, sementara kini, sudah nyaris pukul sepuluh malam! Sudah sini ayo pada masuk ke sini!” omel pak RT yang menggiring semua mahasiswi untuk segera masuk ke rumah ki Awet.

Namun bukannya langsung masuk, semuanya justru tampak ragu dan menatap satu sama lain. Kim menjadi tujuan tatapan terakhir mereka, seolah semuanya kompak menunggu keputusan Kim.

“Ya sudah ayo masuk. Soalnya anak saya yang kemarin kabur dari rumah malam-malam juga ada di dalam!” yakin pak Kades jauh lebih sabar dan tak sampai marah-marah layaknya pak RT.

“Sejak kapan mbaknya di dalam, Pak Kades?” sergah Kim dan Ryuna yang mendadak kompak padahal keduanya tidak janjian. Keduanya hanya mengungkapkan kekhawatiran mereka atas kekhawatiran mereka pada Ki Awet.

Pak Kades menghela napas pasrah kemudian melangkah mendekati Kim yang sampai detik ini masih menggendong Ryuna. “Tadi sebelum pukul sembilan, saya antar Rukmi ke sini karena cacarnya makin parah sementara mata Rukmi terus melotot ke atas. Ki Awet bilang, saya sekeluarga diminta tunggu sampai subuh, biar Rukmi diobati di dalam.”

Kim yang sudah telanjur curiga, justru makin penasaran. “Biasanya yang beneran kejadian begitu, langsung sembuh diobati ki Awet, yah, Pak?”

“Kim ... kamu jangan kasihin aku ke ki Awet. Justru ini jadi kesempatan kita buat usut kasus ini. Ibaratnya, ini justru jadi hal yang harus kita urus tuntas dalam KKN!” panik Ryuna berbisik-bisik kepada Kim, selain ia yang makin mengeratkan dekapan kedua tangannya.

Pak Kades yang tidak tahu menahu apa yang Ryuna bisikan kepada Kim, tetap fokus menanggapi pertanyaan Kim. Ia mengangguk sambil menatap kedua mata Kim sendu. Sesendu hatinya saat ini lantaran sang putri yang kabur dari malam pertama justru kembali dalam keadaan tubuh penuh cacar besar, mengerikan.

“Biasanya langsung sembuh, Mas Kim. Mbak Ryuna. Dan pengobatannya cukup di tinggal di kamar pengobatan sampai subuh. Habis itu beneran sembuh!” yakin pak Kades.

“Setelah sembuh?” tanya Kim, dan itu juga yang ingin Ryuna ketahui terlebih mereka memang telanjur curiga perihal misteri mistis, percaya tidak percaya yang berkembang di sana.

Pak Kades tidak menjawab sebab pertanyaan Kim yang walau masih terdengar lembut, tak ubahnya anak tombak yang mengenai jantungnya.

“Pak Kades ...?” tagih Kim. Ia dapati, pak kades yang malah jadi tampak linglung hingga ia makin yakin memang ada yang tidak beres.

“Biasanya jadi linglung, Mas. Jadi saya menyerahkan semua keputusan ke ki Awet,” pasrah pak kades.

“Kenapa begitu Pak Kades? Mbak Rukmi itu anaknya Pak Kades loh. Bapak sebagai wali sangat berhak menentukan apa yang terbaik buat anak Bapak. Terlebih sejauh ini, semujarab-mujarabnya sebuah pengobatan, doa dari orang tua khususnya doa dari seorang ibu, itu beneran luar biasa dampaknya!” sergah Ryuna sebab ia saja tidak mau jika harus diobati oleh ki Awet dengan segala percaya tidak percaya atas hal mistis yang berkembang di sana. “Kim, lakukan sesuatu!” kali ini Ryuna kembali berbisik-bisik sambil mendorong punggung kepala Kim saking gregetnya.

“Coba Pak, kami lihat seperti apa keadaannya,” sergah Kim sama sekali tidak mempermasalahkan ulah Ryuna yang sampai mendorong punggung kepalanya. Kim sadar, alasan Ryuna begitu karena sang istri sangat mengkhawatirkan keadaan Rukmi anak pak Kades.

“Loh, kalian ini apa-apaan, sih? Pak Kades lagi ... kan Pak Kades tahu sendiri, yang sedang diobati di dalam, belum boleh dibawa keluar sebelum subuh. Memangnya Pak Kades mau bertanggung jawab kalau Rukmi putri Pak Kades justru mengalami hal yang lebih fatal?!” semprot pak RT.

Terlepas dari perdebatan yang masih berlangsung, Sonya justru mendadak terpesona kepada sosok ki Awet. Sebab di matanya, ki Awet tampak sangat gagah. Benar-benar gagah. Mirip pria matang berusia di tengah kepala tiga. Kulit putih bersih, rahang tegas, mata tajam, bibir tebal berisi dan sangat menggoda, hidung sangat mancung, serta tubuh berotot—benar-benar sesempurna itu ki Awet di mata Sonya. Ditambah lagi, ki Awet sedang memperhatikannya dengan tatapan teduh yang membuat pria itu terlihat sangat maskulin.

“Wi, ... itu siapa, sih, seganteng itu Kim saja beneran enggak ada apa-apanya!” bisik Sonya sambil menyugar-nyugar rambutnya menggunakan jemari tangan. Gayanya mendadak kemayu, terlebih ia yakin, ki Awet juga menginginkannya. “Heran, ... di desa pelosok begini ada orang sekeren itu. Ya ampun itu dada berasa manggil-manggil biar aku secepatnya menyandar!” batin Sonya seiring ia yang tersenyum malu-malu ke ki Awet.

Berbeda dengan Sonya, di mata Tiwi ki Awet tak sekeren yang dilihat Sonya. Tiwi mengakui ki Awet tampan, tapi tak sampai mabok kepayang layaknya Sonya.

“Beri saya waktu satu jam. Biarkan kami melihat sekaligus membacakan doa, merukiah mbak Rukmi!” yakin Kim.

“Kamu mau main-main dengan nyawa orang, wahai anak muda?!” tegas pak RT merasa kehabisan kesabaran lantaran baginya, Kim sudah sangat lancang.

“Astaghfirullah si pak RT. Coba andai dia yang jadi wanita, jadi mbak Rukmi atau wanita yang sudah menjadi bahan praktik, dilece*h*kan dan semacamnya!” kesal Ryuna dalam hatinya.

“Kita sama-sama tahu ki Awet sangatlah sakti, pelindung desa ini. Sementara saya, hanya meminta waktu satu jam untuk membacakan doa sekaligus merukiyah mbak Rukmi!” yakin Kim sengaja meyakinkan dan bertingkah sesantun mungkin.

“Bismillah ya Allah,” batin Ryuna yang juga sudah langsung siaga ketika sang suami memintanya untuk kembali berzikir.

Pak RT yang merasa tertantang sangat yakin, ki Awet junjungannya mampu menghadapi kerikil sekelas Kim. Karena jangankan Kim yang manusia biasa dan masih sangat muda, sekelas sil*uman sekaligus demi*t paling menyeramkan saja bisa ki Awet taklukkan.

Segera pak RT menghadap, tapi belum apa-apa, ki Awet yang tetap diam dan tak hentinya mengumbar senyuman, sudah langsung mengangguk-angguk. Menandakan, ki Awet menerima permohonan Kim.

Beberapa saat kemudian, semuanya berkumpul di teras rumah ki Awet yang menjadi digelari tikar untuk semuanya duduk lesehan di sana. Kedatangan Rukmi anak pak Kades yang diboyong keluar oleh pak kades secara langsung sudah langsung menghebohkan mereka yang ada di sana. Termasuk dengan Ryuna yang sampai detik ini masih Kim genggam erat sebelah tangannya. Kim bahkan tetap membuat Ryuna duduk di sebelahnya hingga kenyataan tersebut menjadi pemandangan mencolok sekaligus gunjingan hangat rekan mereka.

Namun berbeda dari sebelumnya, kali ini Sonya tak seag*gresif biasa. Bagi Sonya Kim tak lagi menarik karena Sonya telanjur klepek-klepek ke ki Awet. Sampai detik ini saja, Sonya masih curi-curi pandang ke pria yang dikata pak RT sudah berusia delapan puluh tahun. Namun berkat kesaktiannya, ki Awet juga awet muda—di mata mereka yang percaya. Karena di mata Kim dan kedua ajudannya, ki Awet sudah sangat sepuh.

Terpopuler

Comments

Erina Munir

Erina Munir

matanya d balik y thorr

2023-12-20

3

ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢

ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢

lha kan sesama demit pak 😆

2023-12-11

1

Nayaka

Nayaka

masya alloh kak ceritanya bagus sekalii,,ada doa juga
semoga makin sukses kak

2023-11-26

3

lihat semua
Episodes
1 1 : Awal Mula
2 2 : Kita Harus Menikah!
3 3 : Suami Istri
4 4 : Tekanan Orang Kaya dan Dilema
5 5 : Bagian Dari Nafkah
6 6 : Pembagian Kelompok
7 7 : ‘Ini’ Rahasia!
8 8 : Slow Motion
9 9 : Curam dan Misi Jahat
10 10 : Ingatan Samar
11 11 : Susah Senang Bersama
12 12 : Bantuan dan Ki Awet
13 13 : Ada yang Tidak Beres
14 14 : Mencoba Memecahkan Misteri
15 15 : Rukiah dan Kejadian Mencengkam
16 16 : Menghilang Tanpa Jejak
17 17 : Gosong
18 18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga
19 19 : Jaga-Jaga dan Perubahan Rukmi
20 20 : Sabar Dulu
21 21 : Masih Teka Teki
22 22 : Orang-Orang Toxic dan Lingkungan Mist*is
23 23 : Beneran Kejadian
24 24 : Mulai Sayang
25 25 : Berusaha Melindungi
26 26 : Dan Akhirnya Terjawab!
27 27 : Pengakuan Refleks Dari Tiwi
28 28 : Hukuman, Cek, dan Kedatangan Helikopter
29 29 : Kedatangan Papah Dan Kakak Kim
30 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
31 30 : Kemewahan Tiada Batas yang Kim Miliki
32 31 : Papah Mertua
33 32 : Rukiah Masal
34 33 : Akhir Dari KKN
35 34 : Orang Tajir yang Hobi Hidup Susah
36 35 : Ada Rain dan Sabiru
37 36 : Kembali Ke Rumah Mewah
38 37 : Semuanya Serba Mewah
39 38 : Mimpi Menyeramkan
40 39 : Kamu Lupa?
41 40 : Ingatan Lima Tahun yang Hilang
42 41 : Saling Cinta Setelah Menikah
43 42 : Mendapat Banyak Hadiah
44 43 : Ke Rumah Dodo
45 44 : Manusia Dakjal
46 45 : Diusut Tuntas
47 46 : Manis, Romantis
48 47 : Kuliah, Atau Mengurus Anak dan Suami?
49 48 : Di Antara Ipar Dan Mertua
50 49 : Masih Rahasia
51 50 : Makin Bingung Memilih
52 51 : Ke Hotel
53 52 : Perawatan
54 53 : Kejutan!
55 54 : Resepsi Pernikahan yang Sangat Manis
56 55 : Gemuruh Halilintar
57 56 : Sosok Tak Kasat Mata
58 57 : Akan Menjadi Anak Spesial
59 58 : Sidang dan Hukuman
60 59 : Kehamilan Luar Biasa
61 60 : Kemampuan Di Luar Nalar
62 61 : Kiriman Gun-a—Guna-a
63 62 : Baby Boy!
64 63 : Jodoh Terbaik
65 64 : Lipstik
66 65 : Romantis dan Manis
67 66 : PANTANGAN
68 67 : Alhamdullillah
69 68 : Suami dan Keluarga yang Makin Perhatian
70 69 : Kemampuan Di Luar Nalar
71 Novel Aqwa dan Ojan
72 TAMAT
73 Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
74 Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
75 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
76 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
77 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
78 Novelnya Rain (Anak Ojan) : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
79 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
80 Novel Menikahi Wanita Taruhan
81 Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
82 Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
83 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
84 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1 : Awal Mula
2
2 : Kita Harus Menikah!
3
3 : Suami Istri
4
4 : Tekanan Orang Kaya dan Dilema
5
5 : Bagian Dari Nafkah
6
6 : Pembagian Kelompok
7
7 : ‘Ini’ Rahasia!
8
8 : Slow Motion
9
9 : Curam dan Misi Jahat
10
10 : Ingatan Samar
11
11 : Susah Senang Bersama
12
12 : Bantuan dan Ki Awet
13
13 : Ada yang Tidak Beres
14
14 : Mencoba Memecahkan Misteri
15
15 : Rukiah dan Kejadian Mencengkam
16
16 : Menghilang Tanpa Jejak
17
17 : Gosong
18
18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga
19
19 : Jaga-Jaga dan Perubahan Rukmi
20
20 : Sabar Dulu
21
21 : Masih Teka Teki
22
22 : Orang-Orang Toxic dan Lingkungan Mist*is
23
23 : Beneran Kejadian
24
24 : Mulai Sayang
25
25 : Berusaha Melindungi
26
26 : Dan Akhirnya Terjawab!
27
27 : Pengakuan Refleks Dari Tiwi
28
28 : Hukuman, Cek, dan Kedatangan Helikopter
29
29 : Kedatangan Papah Dan Kakak Kim
30
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
31
30 : Kemewahan Tiada Batas yang Kim Miliki
32
31 : Papah Mertua
33
32 : Rukiah Masal
34
33 : Akhir Dari KKN
35
34 : Orang Tajir yang Hobi Hidup Susah
36
35 : Ada Rain dan Sabiru
37
36 : Kembali Ke Rumah Mewah
38
37 : Semuanya Serba Mewah
39
38 : Mimpi Menyeramkan
40
39 : Kamu Lupa?
41
40 : Ingatan Lima Tahun yang Hilang
42
41 : Saling Cinta Setelah Menikah
43
42 : Mendapat Banyak Hadiah
44
43 : Ke Rumah Dodo
45
44 : Manusia Dakjal
46
45 : Diusut Tuntas
47
46 : Manis, Romantis
48
47 : Kuliah, Atau Mengurus Anak dan Suami?
49
48 : Di Antara Ipar Dan Mertua
50
49 : Masih Rahasia
51
50 : Makin Bingung Memilih
52
51 : Ke Hotel
53
52 : Perawatan
54
53 : Kejutan!
55
54 : Resepsi Pernikahan yang Sangat Manis
56
55 : Gemuruh Halilintar
57
56 : Sosok Tak Kasat Mata
58
57 : Akan Menjadi Anak Spesial
59
58 : Sidang dan Hukuman
60
59 : Kehamilan Luar Biasa
61
60 : Kemampuan Di Luar Nalar
62
61 : Kiriman Gun-a—Guna-a
63
62 : Baby Boy!
64
63 : Jodoh Terbaik
65
64 : Lipstik
66
65 : Romantis dan Manis
67
66 : PANTANGAN
68
67 : Alhamdullillah
69
68 : Suami dan Keluarga yang Makin Perhatian
70
69 : Kemampuan Di Luar Nalar
71
Novel Aqwa dan Ojan
72
TAMAT
73
Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
74
Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
75
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
76
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
77
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
78
Novelnya Rain (Anak Ojan) : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
79
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
80
Novel Menikahi Wanita Taruhan
81
Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
82
Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
83
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
84
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!