18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga

Ryuna tak mau sang suami sibuk apalagi lelah sendiri menyiapkan makan malam di dapur. Apalagi ternyata, alasan Kim pulang lebih awal tak semata karena pria itu ingin bertemu Ryuna secepatnya. Sebab alasan pemuda itu dibiarkan pulang lebih awal memang karena sore ini menjadi jadwal Kim masak.

“Jangan diambil sampai bawah biar yang gosong enggak ikutan,” ucap Ryuna pada Kim yang tengah menanak nasi dari panci nasi, atau utu ketel.

Kim ada persis di belakang Ryuna karena dapur mereka masak memang terbilang sempit. Sementara kini, Ryuna yang sengaja membantu Kim tengah merebus mi kuah selaku menu pengiritan yang cepat membuat penikma*tnya kenyang. Pekerjaan yang harusnya dilakukan oleh Kim.

“Cabenya banyak enggak?” lanjut Ryuna.

Bukannya menjawab, Kim justru sengaja menempelkan kemudian menyandarkan punggungnya ke punggung Ryuna.

“Mohon maaf ini tolong dikondisikan. Kalau ada yang lihat gimana?” keluh Ryuna yang kemudian meraih kepala Kim.

“Kayaknya yang lain mikirnya, kita ini pacaran deh,” yakin Kim tanpa melakukan perubahan.

“Iya juga, sih. Tapi Dodo kelihatan dendam banget ya, ke aku,” ucap Ryuna.

“Ke aku pun,” sergah Kim yang kemudian melongok wajah Ryuna yang masih menunduk. Ia sengaja mengec*up pipi kiri Ryuna.

Di perlakukan layaknya sekarang, Ryuna mendelik kemudian mencubit gemas hidung Kim.

“Memangnya kamu enggak ada rasa sayang sedikitpun ke aku?” lirih Kim masih bertahan di depan wajah Ryuna. Detik itu juga Ryuna yang menepis tatapannya, menjadi terlihat sangat gugup. Kedua mata Ryuna menjadi sibuk mengerjap, sementara kedua pipinya bersemu. Refleks, keadaan tersebut membuat Kim yang sampai detik ini masih memperhatikan setiap inci wajah sang istri, menjadi tersipu.

Kemudian, setelah memastikan suasana di sana masih sepi, Kim sengaja kembali merapatkan wajah mereka. Detik itu juga Ryuna yang menjadi tak hanya gugup sekaligus tegang, karena ulah Kim sekarang juga membuatnya panik, refleks sibuk mengerjapkan kedua matanya sambil menatap heran Kim. Jantung Ryuna seolah lepas dari posisinya ketika Kim nekat mengec*up bibirnya.

“Astaghfirullah ...,” refleks Ryuna sambil menepuk kemudian agak mendorong bahu kiri Kim.

“Tapi kamu belum jawab pertanyaanku,” bisik Kim menagih.

“Pertanyaan yang mana?” refleks Ryuna menatap wajah khususnya kedua mata Kim dari jarak yang masih sangat dekat. Ryuna sadar, memiliki suami seperti Kim, yang sangat tanggung jawab dan ilmu agamanya juga kuat, ditambah lagi Kim juga memiliki wajah sekaligus fisik rupawan, merupakan keberuntungan untuknya. Harta dan materi yang belum Kim miliki lantaran Kim hanya anak petani, dirasanya bukan masalah berarti. Karena bagi Ryuna, mereka bisa sama-sama memulai semuanya dari nol.

Setelah merenung sejenak, Ryuna dikagetkan dengan kenyataan Kim yang memepet wajah Ryuna lagi. Pemuda itu melakukannya sambil membasahi bibir bawahnya dan sudah langsung membuat Ryuna panik. Ryuna refleks agak mendorong bahu kiri Kim sambil sesekali menelan cairan yang memenuhi tenggorokannya, selain ia yang sengaja menghela napas beberapa kali demi meredam rasa sesak akibat gugupnya dan itu masih karena ulah Kim.

“Kalau aku enggak sayang, aku enggak mungkin ada di sini!” lirih Ryuna masih belum baik-baik saja.

“Sayang siapa?” lirih Kim sambil tersipu dan sengaja mengg*oda Ryuna.

Ryuna yang merasa geli sekaligus gemas menjadi ikut tersipu dan perlahan menggeleng. Meski setelah ia melihat panci berisi mi rebusnya, ia langsung panik dan refleks menepuk-nepuk bahu kiri sang suami lagi.

“Apinya kegedean.” Kim yang berbisik-bisik nyaris tertawa lantaran mi rebus Ryuna juga nyaris gosong.

“Semuanya benar-benar serba gosong! Ya ampun ...,” lirih Ryuna ketar-ketir buru-buru menung air lagi ke panci minya yang sebenarnya sudah lembek. Namun, keputusan Kim yang sampai berani memeluknya dari samping kemudian mengec*up pipi kirinya penuh sayang, membuat Ryuna tak kuasa menjelaskan perasaannya.

Tegang, bahagia, tapi takut ketahuan juga, Ryuna rasa dalam waktu nyaris sama karena ulah suaminya.

Beberapa saat kemudian, menu makan malam ini menjadi bahan banyolan para mahasiswa.

“Untung ada Ryuna, jadi meski menu makan malam kita banyakan gosongnya, tetap ada manis-manisnya!” ucap Candra yang kebetulan duduk tepat di hadapan Ryuna.

Kim yang duduk di sebelah Ryuna sudah langsung berdeham-deham. Terlebih di sebelahnya, Ryuna sampai menanggapi Candra dengan senyuman. Senyum yang tampak jelas terpaksa sekaligus basa-basi, tapi kenyataan tersebut tetap membuat Kim cemburu.

“Minya meski agak gosong, mirip banget sama masakannya Ryuna,” ucap Dodo sambil melahap makanan di piringnya.

Candra yang duduk di sebelah Dodo refleks berkata, “Paham banget?!” Ia sengaja mengej*ek Dodo karena jujur saja, ia kurang suka dengan cara pikir Dodo.

“Ya iyalah paham. Ryuna kan memang pembantu di rumahku. Awalnya orang tuanya, tapi karena orang tuanya sudah meninggal, ya tinggal Ryuna yang kerja di rumahku!” sewot Dodo tanpa sedikit pun melirik siapa pun yang ada di sana. Ia sengaja menyibukkan diri dengan makanan di piringnya.

“Kamu punya masalah hidup apa sih, Do? Dari awal Ryuna jaga jarak ke kamu, kok kamu sibuk banget bul*l*y Ryuna? Harusnya kamu malu loh, selain karena yang kamu se*r*ang perempuan, yang kami ren*da*hkan juga jauh lebih baik dari kamu. Oke, mungkin kamu suka ke Ryuna, tapi bukan berarti karena Ryuna enggak mau balas kamu, kamu justru menjelma jadi racu*n. Besok bilang ke orang tua kamu, berapa total uang cuma-cuma yang sudah mereka berikan ke Ryuna dan keluarganya. Bila perlu, gaji pun ditotal. Nanti aku balikin lima kali lipat!” sergah Kim yang telanjur muak lantaran Dodo masih saja meny*e*rang Ryuna terang-terangan.

Detik itu juga suasana jadi kurang nyaman. Meski untuk Ryuna, apa yang Kim lakukan merupakan kelegaan.

“Sekarang di hadapan semuanya, kalau kamu masih berani seperti tadi, aku lempar kamu ke jurang biar dijadikan cemilannya ki Awet yang sampai detik ini masih menghilang!” lanjut Kim kali ini tak segan menunjuk-nunjuk wajah Dodo.

Dodo yang awalnya hanya diam, berangsur menunduk hingga tampangnya menjadi terlihat kasihan.

Setelah semuanya kompak berhenti makan termasuk Ryuna sendiri, Candra bertanya mengenai kejelasan hubungan Kim dan Ryuna.

“Nanti kalau kami nikah, kalian semua pasti diundang,” yakin Kim tanpa balasan sekaligus penjelasan berarti.

“Si Kim ... memangnya dia sekaya apa sampai berani seperti tadi?!” batin Dodo kesal sendiri lantaran Kim selalu saja membalas hi*na*annya kepada Ryuna dengan jauh lebih keji. Lebih menyebalkan lagi, setelah pamer akan menikahi Ryuna, kini sebelah tangan Kim diam-diam ia pergoki menggenggam sebelah tangan Ryuna. Yang mana, meski Ryuna terlihat tidak nyaman, Ryuna tidak menolak apalagi mengakhiri ulah Kim.

“Tapi jujur yah, Kim. Aku benar-benar masih khawatir dengan ki Awet. Rasanya, andai kita sudah pergi dari sini pun, kayak akan dapat dampaknya!” ucap Candra dan membuat kebersamaan mereka menjadi membahas serius perkara ki Awet dan keyakinan masyarakat setempat yang telanjur mengagungkan pria sepuh itu. Pria sepuh yang di beberapa kesempatan bisa mengelabuhi orang lain, khususnya orang kurang beriman dengan penampilannya yang akan menjadi terlihat sangat muda sekaligus mempesona. Contohnya saja Sonya, wanita itu sudah menjadi salah satu korban nyata ki Awet yang sampai detik ini menghilang entak ke mana.

Terpopuler

Comments

Ida Ulfiana

Ida Ulfiana

dodo ni kayaknya gak bakal menyerah klu blm tau siapa kim sebenernya

2024-06-12

0

Erina Munir

Erina Munir

ki awet nyari lahan baru meureuun...nyari lapak yg lebih kampung lgi laah

2023-12-20

4

Firli Putrawan

Firli Putrawan

jahat bgt s dodo manfaat in s ryu buat balas kebaikan keluarga nya yg udah baik, hilang tuh pahalanya sombong amat

2023-08-26

3

lihat semua
Episodes
1 1 : Awal Mula
2 2 : Kita Harus Menikah!
3 3 : Suami Istri
4 4 : Tekanan Orang Kaya dan Dilema
5 5 : Bagian Dari Nafkah
6 6 : Pembagian Kelompok
7 7 : ‘Ini’ Rahasia!
8 8 : Slow Motion
9 9 : Curam dan Misi Jahat
10 10 : Ingatan Samar
11 11 : Susah Senang Bersama
12 12 : Bantuan dan Ki Awet
13 13 : Ada yang Tidak Beres
14 14 : Mencoba Memecahkan Misteri
15 15 : Rukiah dan Kejadian Mencengkam
16 16 : Menghilang Tanpa Jejak
17 17 : Gosong
18 18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga
19 19 : Jaga-Jaga dan Perubahan Rukmi
20 20 : Sabar Dulu
21 21 : Masih Teka Teki
22 22 : Orang-Orang Toxic dan Lingkungan Mist*is
23 23 : Beneran Kejadian
24 24 : Mulai Sayang
25 25 : Berusaha Melindungi
26 26 : Dan Akhirnya Terjawab!
27 27 : Pengakuan Refleks Dari Tiwi
28 28 : Hukuman, Cek, dan Kedatangan Helikopter
29 29 : Kedatangan Papah Dan Kakak Kim
30 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
31 30 : Kemewahan Tiada Batas yang Kim Miliki
32 31 : Papah Mertua
33 32 : Rukiah Masal
34 33 : Akhir Dari KKN
35 34 : Orang Tajir yang Hobi Hidup Susah
36 35 : Ada Rain dan Sabiru
37 36 : Kembali Ke Rumah Mewah
38 37 : Semuanya Serba Mewah
39 38 : Mimpi Menyeramkan
40 39 : Kamu Lupa?
41 40 : Ingatan Lima Tahun yang Hilang
42 41 : Saling Cinta Setelah Menikah
43 42 : Mendapat Banyak Hadiah
44 43 : Ke Rumah Dodo
45 44 : Manusia Dakjal
46 45 : Diusut Tuntas
47 46 : Manis, Romantis
48 47 : Kuliah, Atau Mengurus Anak dan Suami?
49 48 : Di Antara Ipar Dan Mertua
50 49 : Masih Rahasia
51 50 : Makin Bingung Memilih
52 51 : Ke Hotel
53 52 : Perawatan
54 53 : Kejutan!
55 54 : Resepsi Pernikahan yang Sangat Manis
56 55 : Gemuruh Halilintar
57 56 : Sosok Tak Kasat Mata
58 57 : Akan Menjadi Anak Spesial
59 58 : Sidang dan Hukuman
60 59 : Kehamilan Luar Biasa
61 60 : Kemampuan Di Luar Nalar
62 61 : Kiriman Gun-a—Guna-a
63 62 : Baby Boy!
64 63 : Jodoh Terbaik
65 64 : Lipstik
66 65 : Romantis dan Manis
67 66 : PANTANGAN
68 67 : Alhamdullillah
69 68 : Suami dan Keluarga yang Makin Perhatian
70 69 : Kemampuan Di Luar Nalar
71 Novel Aqwa dan Ojan
72 TAMAT
73 Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
74 Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
75 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
76 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
77 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
78 Novelnya Rain (Anak Ojan) : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
79 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
80 Novel Menikahi Wanita Taruhan
81 Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
82 Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
83 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
84 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1 : Awal Mula
2
2 : Kita Harus Menikah!
3
3 : Suami Istri
4
4 : Tekanan Orang Kaya dan Dilema
5
5 : Bagian Dari Nafkah
6
6 : Pembagian Kelompok
7
7 : ‘Ini’ Rahasia!
8
8 : Slow Motion
9
9 : Curam dan Misi Jahat
10
10 : Ingatan Samar
11
11 : Susah Senang Bersama
12
12 : Bantuan dan Ki Awet
13
13 : Ada yang Tidak Beres
14
14 : Mencoba Memecahkan Misteri
15
15 : Rukiah dan Kejadian Mencengkam
16
16 : Menghilang Tanpa Jejak
17
17 : Gosong
18
18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga
19
19 : Jaga-Jaga dan Perubahan Rukmi
20
20 : Sabar Dulu
21
21 : Masih Teka Teki
22
22 : Orang-Orang Toxic dan Lingkungan Mist*is
23
23 : Beneran Kejadian
24
24 : Mulai Sayang
25
25 : Berusaha Melindungi
26
26 : Dan Akhirnya Terjawab!
27
27 : Pengakuan Refleks Dari Tiwi
28
28 : Hukuman, Cek, dan Kedatangan Helikopter
29
29 : Kedatangan Papah Dan Kakak Kim
30
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
31
30 : Kemewahan Tiada Batas yang Kim Miliki
32
31 : Papah Mertua
33
32 : Rukiah Masal
34
33 : Akhir Dari KKN
35
34 : Orang Tajir yang Hobi Hidup Susah
36
35 : Ada Rain dan Sabiru
37
36 : Kembali Ke Rumah Mewah
38
37 : Semuanya Serba Mewah
39
38 : Mimpi Menyeramkan
40
39 : Kamu Lupa?
41
40 : Ingatan Lima Tahun yang Hilang
42
41 : Saling Cinta Setelah Menikah
43
42 : Mendapat Banyak Hadiah
44
43 : Ke Rumah Dodo
45
44 : Manusia Dakjal
46
45 : Diusut Tuntas
47
46 : Manis, Romantis
48
47 : Kuliah, Atau Mengurus Anak dan Suami?
49
48 : Di Antara Ipar Dan Mertua
50
49 : Masih Rahasia
51
50 : Makin Bingung Memilih
52
51 : Ke Hotel
53
52 : Perawatan
54
53 : Kejutan!
55
54 : Resepsi Pernikahan yang Sangat Manis
56
55 : Gemuruh Halilintar
57
56 : Sosok Tak Kasat Mata
58
57 : Akan Menjadi Anak Spesial
59
58 : Sidang dan Hukuman
60
59 : Kehamilan Luar Biasa
61
60 : Kemampuan Di Luar Nalar
62
61 : Kiriman Gun-a—Guna-a
63
62 : Baby Boy!
64
63 : Jodoh Terbaik
65
64 : Lipstik
66
65 : Romantis dan Manis
67
66 : PANTANGAN
68
67 : Alhamdullillah
69
68 : Suami dan Keluarga yang Makin Perhatian
70
69 : Kemampuan Di Luar Nalar
71
Novel Aqwa dan Ojan
72
TAMAT
73
Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
74
Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
75
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
76
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
77
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
78
Novelnya Rain (Anak Ojan) : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
79
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
80
Novel Menikahi Wanita Taruhan
81
Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
82
Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
83
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
84
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!