10 : Ingatan Samar

“Bu, Ryuna mana? Itu tadi suara Ryuna?!” panik Kim tak kuasa menyembunyikan kekhawatirannya.

Ibu Kus yang sudah langsung berdiri setelah mendengar jerit histeris Ryuna, berkata, “Itu tadi mbak Ryuna nemenin mbak Tiwi pipis. Mereka ke bawah bareng-bareng karena mbak Tiwi masih pusing. Jadi tadi mbak Tiwi dipapah sama mbak Ryuna ....” Ia belum selesai berbicara, tapi Kim sudah lebih dulu lari menuju lokasi yang ia tunjuk. Lokasi yang tadi ia ketahui menjadi tujuan Ryuna maupun Tiwi yang dipapah.

“Ada yang datang!” batin Tiwi sudah langsung siaga. Segera ia melongok ke atas hingga ia langsung mendapati Kim yang berlari ke arahnya. “Tiwi ... Tiwi jangan bengong, ayo lakukan sesuatu!” yakin Tiwi menyemangati dirinya sendiri.

“Ryuna ... Ryu ....” Tiwi pura-pura panik. Tak lupa, ia juga pura-pura sedih agar makin meyakinkan, meski tangis pura-puranya tak kunjung menghasilkan air mata lantaran ia memang tidak sedih.

Kim yang melihat Tiwi nyaris terperosok ke bawah, segera meraih sebelah tangan Tiwi kemudian mengangkatnya ke dataran yang lebih tinggi. “Ryuna mana!” tanya Kim yang terdengar membentak bahkan di telinganya sendiri.

Tiwi yang masih pura-pura sedih, tetap bertahan dengan sandiwaranya. Hingga Kim yang tidak tahan, segera menyuruhnya pergi untuk memanggil bantuan.

“Cepat, ini sudah makin gelap!” omel Kim.

Tiwi melangkah loyo sambil agak membungkuk. “Akhirnya, aku berhasil menjalani misiku. Meski jujur, aku beneran takut banget. Jantungku berdebar sangat kencang, sementara kedua tanganku terus gemetaran gini. Aku harus bisa menenangkan diri agar saat aku ditanyai mengenai kronologi jatuhnya Ryuna, aku bisa jawab,” batin Tiwi sambil mengawasi kedua tangannya yang terus gemetaran.

Kim sibuk mengawasi setiap curam dari sekitar sana. “RYUNAAAAAAA!” Napas Kim makin tersengal-sengal.

Tiwi yang tidak tahu-menahu hubungan Ryuna dan Kim, juga alasan Sonya menyuruhnya mendorong Ryuna dan sebenarnya itu karena bagi Sonya, Ryuna dan Kim memiliki kedekatan, cuek-cuek saja kepada ulah Kim. Ia hanya menoleh dan mengawasi sekilas apa yang Kim lakukan di dekat curam sana.

“RYUNAAAAAAA JAWAB AKU. KATAKAN SESUATUUUUU!” mohon Kim segera menuruni curam dan membuatnya berakhir terpeleset kemudian menggelinding jauh.

Kim menggunakan kedua tangannya untuk menutupi wajahnya. Namun sesekali, ia yang menggelinding juga mengawasi sekitar, mencari-cari Ryuna. Meski setelah nyaris dua menit berlalu, ia justru mendekap sesuatu yang harusnya ia hant*am.

Tidak ada yang tahu mengenai apa yang Kim lakukan bahkan itu Tiwi yang baru saja meninggalkannya. Tiwi tetap melangkah dan terbilang agak menanjak hingga gadis itu sudah agak keringetan sekaligus ngos-ngosan.

“Hah ...?!” batin Kim sudah langsung terkejut. Setelah menghantam beberala akar sekaligus pepohonan kecil, ia justru berakhir mendekap alasannya di sana. Iya, yang ia dekap sungguh punggung Ryuna!

Meski kegelapan sudah menyelimuti suasana, juga hujan yang mendadak mengguyur, Kim merasa sangat bersyukur lantaran Tuhan masih mengizinkannya bertemu sekaligus menemukan Ryuna. Masalahnya, Kim tidak yakin Ryuna baik-baik saja karena biar bagaimanapun, jarak daratan atas dengan lereng keberadaan mereka dan untung saja mereka tertahan di batang pohon besar, terbilang jauh.

Entah seberapa banyak Ryuna terhantam karen Kim yang laki-laki saja merasa tak karuan. Tulang-tulang Kim terasa remuk, tapi karena Ryuna sudah ia temukan, ia langsung berusaha untuk lebih kuat. Demi Ryuna, juga nasib mereka!

“Ryuna ... Ryuna dengarkan aku. Aku di sini. Ryuna, aku mohon tolong buka matamu!” lirih Kim masih belum baik-baik saja. Ia membaringkan Ryuna dengan sangat hati-hati di pangkuannya.

Ryuna tetap tak sadarkan diri. Namun karena hujan terus mengguyur sementara mereka sama-sama hanya memakai kaus tanpa jaket untuk menghalau air hujan, Kim sengaja mengungkung tubuh khususnya wajah Ryuna. Wajah yang awalnya mulus dan nyaris tidak pernah dipoles rias, kini dihiasi beberapa baret serius yang juga merembeskan darah segar. Tak kalah mencolok, dahi Ryuna juga demam parah. Hinhga Kim tak tega jika wajah itu juga sampai terguyur hujan.

“Ryuna ....” Kim terus memanggil Ryuna dengan lirih sekaligus lembut.

Sekitar setengah jam kemudian, Ryuna meringis dan tampak kesakitan, meski Ryuna tak sampai bersuara berlebihan. Kedua mata Ryuna juga masih merem-melek hingga Kim yang masih terjaga makin yakin, Ryuna tidak baik-baik saja.

Dalam benak Ryuna, ia melihat bayang-bayang menyerupai adegan sebuah film lawas. Namun setelah Ryuna awasi, adegan dua anak kecil yang sedang belajar bersama di pinggir jalan dekat gerobak samp*ah itu, salah satunya merupakan dirinya. Iya, gadis kecil kumal di benaknya itu Ryuna kenali sebagai dirinya. Lalu, siapa sosok bocah laki-laki yang sampai menuntunnya belajar menulis menggunakan pensil di buku tulis? Ryuna benar-benar tak mengenalinya.

Beberapa saat kemudian, sakit luar biasa di dada Ryuna membuat wanita itu kesulitan bernapas.

“Ryuna ... Ryuna jangan begini, Ryuna jangan bikin aku takut! Kamu harus baik-baik saja. Biar aku saja yang terluka. Ryuna!” panik Kim benar-benar takut.

Di tengah kesakitannya, Ryuna berusaha membuka matanya, dan suara barusan lah alasannya untuk melakukannya. Ryuna tahu tadi itu suara Kim. Namun ketika ia membuka mata menatap Kim, pria yang telah menikahinya itu dirasanya mirip sosok bocah di ingatannya.

Kim yang makin panik, buru-buru melakukan pertolongan pernapasan. Ia memompa-pompa dada Ryuna, dan berakhir memberi wanita itu napas buatan lantaran usahanya memompa dada Ryuna, tak kunjung membuahkan hasil.

“Ini, apa ...?” batin Ryuna masih setengah sadar tapi perlahan, ia berhasil membuka kedua matanya. Ia sudah langsung menggunakan kedua telapak tangannya untuk menahan bibir Kim, ketik pria itu akan kembali memberinya napas buatan.

“Yakin, sudah enggak perlu?” tanya Kim.

“Ayolah ... jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan,” ujar Ryuna.

“Enggak apa-apa, kan sudah halal!” yakin Kim dan langsung membuat Ryuna mendengkus.

“Aku enggak bisa gerakin tubuh aku,” lirih Ryuna masih tak berdaya. “Ini beneran Kim ... dia bisa ada di sini. Dia nangis dan melakukan segala cara hanya untuk aku? Andai dia memang baj*ingan dan hanya mai*n-mai*n dengan aku, harusnya dia memanfaatkan situasi ini untuk cuci tangan,” batin Ryuna nurut-nurut saja ketika Kim membangunkannya dengan hati-hati. Kim memangkunya, memeluknya, terlepas dari mereka yang sama-sama kedinginan akibat tubuh mereka yang sama-sama kuyup.

“Sudah menggelinding dari atas, terus dihujani juga,” lirih Ryuna.

“Enggak apa-apa. Yang penting sekarang kita sudah bersama. Tolong beri aku waktu tiga puluh menit buat meluruskan kedua kakiku dulu, biar aku bisa kuat gendong kamu!” ucap Kim masih mendekap dan membiarkan wajah Ryuna bersandar ke dadanya agar istrinya itu tak membeku karena kedinginan.

Akibat hujan yang masih berlangsung, cuaca di sana yang sudah sangat dingin meski hujan tidak sedang turun, memang makin ekstrim.

“Ayo lakukan sesuatu ... kamu tahu maksudku,” ucap Kim ragu.

Ryuna sudah langsung menggeleng. “Enggak ... jangan aneh-aneh. Setiap wilayah memiliki peraturan sekaligus adat berbeda, selain segala sesuatunya yang lebih baik dilakukan di tempatnya. Jangan karena ego sesaat, kita harus merasakan dampaknya seumur hidup!” tolak Ryuna yang memang sudah langsung paham maksud ajakan Kim. “Aku masih ingat kisah teman. Sepasang, harus terpisah karena kesalahan sepele yang mereka langgar di peraturan tempat mereka singgah.”

Terpopuler

Comments

Ari_nurin

Ari_nurin

aku agak bingung baca novel ini. tdk spt novel author yg lain .. ini kenapa Tiwi bs melenggang pergi tanpa di curigai?? dan kenapa ga ada yg menolong Kim dan ryuna?

2024-12-11

0

Firli Putrawan

Firli Putrawan

ayo berusaha sebagai tmn penolong aja dl biar g ada yg curiga

2023-08-26

3

Ainisha_Shanti

Ainisha_Shanti

semoga Ryuna ingat, Kim adalah teman masa kecilnya

2023-08-18

1

lihat semua
Episodes
1 1 : Awal Mula
2 2 : Kita Harus Menikah!
3 3 : Suami Istri
4 4 : Tekanan Orang Kaya dan Dilema
5 5 : Bagian Dari Nafkah
6 6 : Pembagian Kelompok
7 7 : ‘Ini’ Rahasia!
8 8 : Slow Motion
9 9 : Curam dan Misi Jahat
10 10 : Ingatan Samar
11 11 : Susah Senang Bersama
12 12 : Bantuan dan Ki Awet
13 13 : Ada yang Tidak Beres
14 14 : Mencoba Memecahkan Misteri
15 15 : Rukiah dan Kejadian Mencengkam
16 16 : Menghilang Tanpa Jejak
17 17 : Gosong
18 18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga
19 19 : Jaga-Jaga dan Perubahan Rukmi
20 20 : Sabar Dulu
21 21 : Masih Teka Teki
22 22 : Orang-Orang Toxic dan Lingkungan Mist*is
23 23 : Beneran Kejadian
24 24 : Mulai Sayang
25 25 : Berusaha Melindungi
26 26 : Dan Akhirnya Terjawab!
27 27 : Pengakuan Refleks Dari Tiwi
28 28 : Hukuman, Cek, dan Kedatangan Helikopter
29 29 : Kedatangan Papah Dan Kakak Kim
30 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
31 30 : Kemewahan Tiada Batas yang Kim Miliki
32 31 : Papah Mertua
33 32 : Rukiah Masal
34 33 : Akhir Dari KKN
35 34 : Orang Tajir yang Hobi Hidup Susah
36 35 : Ada Rain dan Sabiru
37 36 : Kembali Ke Rumah Mewah
38 37 : Semuanya Serba Mewah
39 38 : Mimpi Menyeramkan
40 39 : Kamu Lupa?
41 40 : Ingatan Lima Tahun yang Hilang
42 41 : Saling Cinta Setelah Menikah
43 42 : Mendapat Banyak Hadiah
44 43 : Ke Rumah Dodo
45 44 : Manusia Dakjal
46 45 : Diusut Tuntas
47 46 : Manis, Romantis
48 47 : Kuliah, Atau Mengurus Anak dan Suami?
49 48 : Di Antara Ipar Dan Mertua
50 49 : Masih Rahasia
51 50 : Makin Bingung Memilih
52 51 : Ke Hotel
53 52 : Perawatan
54 53 : Kejutan!
55 54 : Resepsi Pernikahan yang Sangat Manis
56 55 : Gemuruh Halilintar
57 56 : Sosok Tak Kasat Mata
58 57 : Akan Menjadi Anak Spesial
59 58 : Sidang dan Hukuman
60 59 : Kehamilan Luar Biasa
61 60 : Kemampuan Di Luar Nalar
62 61 : Kiriman Gun-a—Guna-a
63 62 : Baby Boy!
64 63 : Jodoh Terbaik
65 64 : Lipstik
66 65 : Romantis dan Manis
67 66 : PANTANGAN
68 67 : Alhamdullillah
69 68 : Suami dan Keluarga yang Makin Perhatian
70 69 : Kemampuan Di Luar Nalar
71 Novel Aqwa dan Ojan
72 TAMAT
73 Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
74 Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
75 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
76 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
77 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
78 Novelnya Rain (Anak Ojan) : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
79 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
80 Novel Menikahi Wanita Taruhan
81 Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
82 Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
83 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
84 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1 : Awal Mula
2
2 : Kita Harus Menikah!
3
3 : Suami Istri
4
4 : Tekanan Orang Kaya dan Dilema
5
5 : Bagian Dari Nafkah
6
6 : Pembagian Kelompok
7
7 : ‘Ini’ Rahasia!
8
8 : Slow Motion
9
9 : Curam dan Misi Jahat
10
10 : Ingatan Samar
11
11 : Susah Senang Bersama
12
12 : Bantuan dan Ki Awet
13
13 : Ada yang Tidak Beres
14
14 : Mencoba Memecahkan Misteri
15
15 : Rukiah dan Kejadian Mencengkam
16
16 : Menghilang Tanpa Jejak
17
17 : Gosong
18
18 : Tegang, Bahagia, Tapi Takut Ketahuan Juga
19
19 : Jaga-Jaga dan Perubahan Rukmi
20
20 : Sabar Dulu
21
21 : Masih Teka Teki
22
22 : Orang-Orang Toxic dan Lingkungan Mist*is
23
23 : Beneran Kejadian
24
24 : Mulai Sayang
25
25 : Berusaha Melindungi
26
26 : Dan Akhirnya Terjawab!
27
27 : Pengakuan Refleks Dari Tiwi
28
28 : Hukuman, Cek, dan Kedatangan Helikopter
29
29 : Kedatangan Papah Dan Kakak Kim
30
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
31
30 : Kemewahan Tiada Batas yang Kim Miliki
32
31 : Papah Mertua
33
32 : Rukiah Masal
34
33 : Akhir Dari KKN
35
34 : Orang Tajir yang Hobi Hidup Susah
36
35 : Ada Rain dan Sabiru
37
36 : Kembali Ke Rumah Mewah
38
37 : Semuanya Serba Mewah
39
38 : Mimpi Menyeramkan
40
39 : Kamu Lupa?
41
40 : Ingatan Lima Tahun yang Hilang
42
41 : Saling Cinta Setelah Menikah
43
42 : Mendapat Banyak Hadiah
44
43 : Ke Rumah Dodo
45
44 : Manusia Dakjal
46
45 : Diusut Tuntas
47
46 : Manis, Romantis
48
47 : Kuliah, Atau Mengurus Anak dan Suami?
49
48 : Di Antara Ipar Dan Mertua
50
49 : Masih Rahasia
51
50 : Makin Bingung Memilih
52
51 : Ke Hotel
53
52 : Perawatan
54
53 : Kejutan!
55
54 : Resepsi Pernikahan yang Sangat Manis
56
55 : Gemuruh Halilintar
57
56 : Sosok Tak Kasat Mata
58
57 : Akan Menjadi Anak Spesial
59
58 : Sidang dan Hukuman
60
59 : Kehamilan Luar Biasa
61
60 : Kemampuan Di Luar Nalar
62
61 : Kiriman Gun-a—Guna-a
63
62 : Baby Boy!
64
63 : Jodoh Terbaik
65
64 : Lipstik
66
65 : Romantis dan Manis
67
66 : PANTANGAN
68
67 : Alhamdullillah
69
68 : Suami dan Keluarga yang Makin Perhatian
70
69 : Kemampuan Di Luar Nalar
71
Novel Aqwa dan Ojan
72
TAMAT
73
Novel Brandon : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
74
Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
75
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
76
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
77
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
78
Novelnya Rain (Anak Ojan) : Pembalasan Tuan Muda yang Dianggap Samp-ah
79
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
80
Novel Menikahi Wanita Taruhan
81
Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
82
Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
83
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
84
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!