Bagian 19 : Jawatankuasa 19

Malik sudah berada di pintu masuk hutan menuju AKJ, hanya ada satu jalan ke sana, tapi Malik tahu, kalau bisa jadi, jalan masuknya ….

Malik dengan tubuh penuh kacanya menyentuh tanah yang ada di pintu masuk hutan menuju AKJ. Dia mencoba mendeteksi semua energi yang pernah menginjak tanah itu. Malik mahir mengenali energi hitam, karena apa? Dia dulu mempelajari seluruh energi yang ada di bumi ini untuk menaklukan segala jenis jin untuk menjadi pasukan Seira, apakah kalian ingat?

Dia terus merasakan energi yang tertinggal di tanah. Kenapa tanah yang dipijak bisa menyerap energi  yang dimiliki oleh makhluk apapun yang menginjaknya sebagai pijakan.

Manusia tahu dengan jelas bahwa tanah memiliki banyak manfaat untuk kehidupan manusia, bahan pangan didapat dari pertanian yang tumbuh dari dalam tanah, karena tanah mampu menjadi wadah bagi tanaman agar tumbuh subur, tapi satu yang tidak manusia ketahui tentang tanah, bahwa tanah menyerap seluruh energi yang menginjaknya, melaluinya dan bahkan hanya sekedar suara yang dilontarkan di sekitarnya.

Apakah kalian pernah mendengar kalau tanaman yang diajak berbicara dengan lemah lembut setiap hari, disirami sambil diajak mengobrol hal-hal baik maka tanaman yang diperlakukan seperti itu akan tumbuh dengan sangat baik dan subur.

Lalu apakah kalian mengira itu karena tanaman bernyawa, karena dia makhluk hidup yang bertumbuh? Mungkin setelah mendengar teori ini pendapat kalian akan berubah, karena tanaman hanyalah benda mati yang tak dapat berkembang atau bahkan hidup tanpa media tanah, maka ketika bibit itu disemai maka tanah akan menerimanya sebagai tugas yang berat untuk membuat tumbuhan itu yang dari mati, lalu menjadi hidup, tentu saja, Tuhanlah pemilik takdir, tapi tanah adalah bagian terpenting yang berupaya agar takdir itu berjalan sesuai perintah Tuhan.

Maka ketika kau memperlakukan tanaman dengan sangat baik melalui perhatian dan kata-kata, maka tanahlah yang menyerap energi baik yang kau salurkan melalui perkataan lemah lembut dan perhatian-perhatian kecil seperti menyiramnya di bawah sinar matahari sambil berdendang lagu yang indah dengan hati, tanah menyerap energi baik itu dan membuat tanaman yang ditanam di dalamnya, bisa mendapatkan seluruh manfaat dari energi baik itu.

Maka ketika Malik mencoba merasakan energi apapun yang pernah menginjak tanah itu, dia hanya tinggal memanggil serapan energi yang tanah simpan di dalamnya, melalui panggilan ghaib yang hanya jin-jin dengan ilmu tertentu yang mampu melakukannya, lalu bagaimana Malik bisa melakukan hal itu, sementara dia bukan jin? Karena Malik menangkap salah satu jin yang mampu melakukan itu dan menjadikan jin tersebut sebagai khodam. Jadi, ketika jin itu akhirnya dibutuhkan, Malik hanya tinggal menggunakan kemampuan khodamnya untuk mendeteksi tanah.

Setelah mendeteksi tanah, merasakan banyak energi yang lalu lalang dirasakan, Malik berhenti sesaat, lalu menghitung dengan menyebutkan nama, “Adi … Aditia … Hartino … Ganding … Jarni … Alisha …. Mereka sudah melewati pintu masuk hutan.” Malik bergumam sendiri.

Dia lalu mulai berjalan ke arah hutan, tapi masih belum terlalu dalam, kembali mendeteksi tanah, lalu kembali bergumam …. “Energi mereka berhenti di pintu masuk,” gumam Malik.

Malik lalu keluar dari hutan itu lagi, menuju pintu masuk hutan, artinya, posisi tubuh Malik adalah membelakangi hutan menuju AKJ. Dia lalu mencari batu, setelah mencari batu yang menurutnya sesuai, dia ambil batunya, batu itu memenuhi seluruh genggaman tangannya, Malik membaca mantra dan melempar batu itu ke arah depannya, artinya sebrang pintu masuk hutan.

Batu itu terlempat tapi tidak jatuh sama sekali, batu itu melayang dan berputar mengelilingi tempat itu, batu itu seperti mencari sesuatu, ada beberapa titik yang membuat batu itu sempat tak bergerak hanya melayang saja, tapi tidak lama kemudian batu itu berputar lagi. Butuh waktu 10 menit hingga batu itu akhirnya yakin, bagian mana yang merupakan pagar ghaib di tempat itu.

Setelah yakin, batu itu terus menumbuk pada satu arah, awalnya terlihat batu itu seperti bolak-balik, tapi lama kelamaan, Malik baru sadar, kalau batu itu tidak bolak-balik tapi batu itu menumbuk lalu terpental, menumbuk lagi, lalu terpental, begitu terus hingga akhirnya pagar ghaib terlihat dan dari arah dalam pagar ghaib itu terlihat … pintu masuk yang sangat mirip bentuknya dengan hutan yang menuju AKJ, tapi pintu masuk yang dipagari ghaib ini letaknya, tepat hanya beberapa meter sebelum pintu AKJ terlihat.

Malik sudah curiga kalau kawanan mungkin disesatkan, entah bagaimana caranya mereka mampu mengelabui Adi yang sudah hapal jalan menuju AKJ, tapi siapa juga yang akan sadar kalau pintu masuk AKJ palsu telah dimanipulasi sedemikian rupa, diletakkan hanya beberapa meter dari hutan aslinya, maka ketika kau rasa sudah sangat kenal tempatnya, lalu tempat itu bergeser hanya beberapa meter dari yang kau tahu, ingatanmu takkan pernah sadar, karena perbedaan yang sekecil itu. Maka Malik menarik kesimpulan yang membuatnya curiga sejak dia mengunjungi markas ghaib, yaitu kawanan dan Adi telah ditipu untuk bisa masuk hutan itu, lalu Alka kemungkinan juga ditipu bersamaan dengan kawanan.

Setelah melihat pagar ghaib itu, Malik lalu berdiri di hadapan pagar ghaib yang sudah di gedor dengan bantuan batu yang dimantrai dengan mantra penglihatan pagar ghaib, dia berjongkok dan mulai mendeteksi lagi setiap makhluk yang pernah menginjak tanah itu, Malik mulai menghitung berdasarkan nama, dia bergumam kembali, “Adi … Aditia … Hartino … Ganding … Jarni dan … Alisha. Mereka memang masuk ke hutan buatan ini, mereka tersesat di alam ghaib yang diciptakan oleh antek iblis, entah yang mana.

Masalah tidak selesai di sana, karena biarpun bisa melihat hutan ghaib yang sangat mirip dengan hutan pintu masuk AKJ itu, tapi Malik tetap tak bisa masuk ke sana, karena energi untuk memagari hutan buatan ini sangatlah besar.

Maka Malik perlu cari cara untuk bisa masuk ke dalam hutan itu ghaib yang dipagari itu.

Ayi mencekik seorang pelayan, semua orang gempar karena Ayi mencekik pelayan yang baru saja memberinya makan siang, Ayi menyerangnya dengan nafas yang tersengal, Hanif melihat itu, lalu menarik pelayannya, mengikatnya dengan ikatan ghaib dan buru-buru menarik Ayi yang memegangi leher, Hanif berteriak, “Teh Tirta amerta!” Beberapa orang berlarian mengambilnya, wajah Ayi memerah dan sekujur tubuhnya mulai terasa dingin, dia memegang tangan Hanif sembari terus bergumam, selamatkan anakku, selamatkan anakku, Hanif terus memegangnya, ada air mata yang jatuh, tak lama kemudian teh itu dibawa oleh orang kepercayaan Hanif, Hanif meminum teh itu dulu, hanya untuk memastikan bahwa itu benar tehnya, hampir seluruh sekutu Ayi tahu rasa teh itu, setelah memastikan benar tehnya, maka Ayi langsung diminumkan dan beberepa saat kemudian Ayi tertidur, nafasnya sudah pulih kembali. Hanif menggendong adik iparnya dan menidurkannya di kamar, lalu dia keluar lagi, mencium piring yang menjadi wadah dia untuk makan, Hanif mencium baunya dan … “Air keras, kau mencampurkan air keras ke dalam makanan Ayi.” Hanif mengatakannya sambil menahan tangis.

Pelayan kepercayaan Ayi itu tertawa terbahak-bahak, kali ini suaranya berbeda, karuhun miliknya sudah bukan karuhun yang asli.

“Dia sungguh kuat, untuk manusia biasa, jika air keras itu sampai ke kerongkongannya, maka kerongkongannya akan langsung terasa seperti terbakar, hanya butuh waktu yang pendek agar seeorang mati dengan cepat ketika akhirnya air keras masuk ke dalam tubuh, tapi wanita busuk itu bahkan masih bisa melawan dan mengalahkanku lalu mencekikku di tengah nafas yang tersengal, sungguh dia memang wanita busuk yang menakutkan!” Pelayang wanita itu tertawa lagi setelah mengucapkannya.

“Kalia ini apa? Ibliskah? Dia hanya seorang wanita yang sedang mengandung! Dia hanya wanita yang mati-matian melindungi keluarganya, dia hanya wanita yang sangat teguh menolong banyak orang, dia wanita yang seharusnya tak kau sentuh, apa yang membuat kalian segila ini!” Hanif mencekik pelayan itu karena sungguh sangat murka, jangankan Malik, dirinya saja sangat terluka melihat Ayi sekarat seperti tadi, bahkan dalam hidup dan mati, Ayi tetap bertahan untuk anaknya.

Hanif terus mengencangkan cekikannya agar jin yang menyusup ke dalam tubuh pelayan itu keluar dan bisa Hanif musnahkan, tapi jin itu tak juga keluar dan malah berkata di tengah rasa sakitnya, -perkataannya adalah … “Takkan ada satu pun sekutunya akan sampai ke AKJ untuk menolong, sedang kami … kami bersiap untuk menyerang tempat busuk ini bersama ratunya yang busuk itu.” Hanif sungguh marah dan akhirnya membuat pelayan itu mati, serta jin yang merasukinya ikut musnah karena kematian inangnya.

“Ajian pengikat khodam, licik sekali mereka, menangkap karuhun milik pelayan kepercayaan Ayi ini dan memasukkan jin lain ke dalam tubuh pelayan, menyamarkan energinya karena ajian pengikat khodam, sehingga hanya energi pelayan ini yang Ayi rasakan. Ayi tak curiga sama sekali padahal pelayan ini terasa ‘kosong’ karena energi karuhunnya tak terdeteksi, Ayi pasti berpikir kalau karuhun milik pelayannya hanya sedang keluar dari tubuh saja, makanya pelayan ini terasa ‘kosong’ tanpa karuhun, padahal ada khodam yang menyusup ke dalam tubuh pelayan dan bersembunyi di sana agar energinya tersamarkan melalui ajian pengikat khodam. Sungguh sangat kejam sekali tipu daya mereka ini.” Hanif mengatakannya pada anak murid yang dia percaya.

“Ayi bagaimana Pak Hanif?” Salah seorang murid bertanya.

“Sudah baik-baik saja berkat teh itu, sekarang, kita harus mengadakan penyelidikan besar-besaran untuk memastikan bahwa takkan ada lagi penyusup yang mampu menembus pertahanan AKJ hingga mampu mendekati Ayi sedekat tadi, hampir saja, hampir saja Ayi celaka.” Hanif merasa kecewa pada dirinya karena tak mampu menjaga adik iparnya dengan baik.

Sementara Ayi tertidur dengan air mata yang mengalir di kelopak matanya, dia terus memegang perutnya, dia sungguh ketakutan kalau anaknya celaka, hampir saja!

Terpopuler

Comments

Endah Setyati

Endah Setyati

5 tahun tenang ,,mereka sudah banyak menyusup ke AKJ ,,sehingga harusnya AKJ tempat teraman Ayi malah berbalik jadi tempatnya di habisi,,karena yg ada di dalamnya sudah bukan murni pengikutnya tapi tubuh pengikut yg sudah di tempati makhluk lain pengikut musuh,,pelindung dr luar yaitu kawanan di sesatka agar tidak akan bisa masuk ke AKJ ,,tambah tegang

2024-12-02

0

Ririn Santi

Ririn Santi

huh...deg deg an aku nya

2024-05-17

0

Hana Nisa Nisa

Hana Nisa Nisa

bacanya deg degan

2024-04-30

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 Bagian 1 : Jawatankuasa
3 Bagian 2 : Jawatankuasa 2 ... Nenek dan Setan Kepala Buntung.
4 Bagian 3 : Jawatankuasa 3
5 Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4
6 Bagian 5 : Jawatankuasa 5
7 Bagian 6 : Jawatankuasa 6
8 Bagian 7 : Jawatankuasa 7
9 Bagian 8 : Jawatankuasa 8
10 Bagian 9 : Jawatankuasa 9
11 Bagian 10 : Jawatankuasa 10
12 Bagian 11 : Jawatankuasa 11
13 Bagian 12 : Jawatan Kuasa 12
14 Bagian 13 : Jawatankuasa 13
15 Bagian 14 : Jawatankuasa 14
16 Bagian 15 : Jawatankuasa 15
17 Bagian 16 : Jawatankuasa 16
18 Bagian 17 : Jawatankuasa 17
19 Bagian 18 : Jawatankuasa 18
20 Bagian 19 : Jawatankuasa 19
21 Bagian 20 : Jawatankuasa 20
22 Bagian 21 : Jawatankuasa 21
23 Bagian 22 : Jawatankuasa 22
24 Bagian 23 : Jawatankuasa 23
25 Bagian 24 : Jawatankuasa Tamat
26 Bagian 25 : Pembersihan Gunung
27 Bagian 26 : Pembersihan Gunung 2
28 Bagian 27 : Pembersihan AKJ dan Gunung 2
29 Bagian 28 : Pembersihan Gunung & Pembebasan Alka
30 Bagian 29 : Pembersihan Gunung dan pembebasan Alka 2
31 Bagian 30 : Pembersihan Gunung 6
32 Bagian 31 : Pembersihan Gunung 7
33 Bagian 32 : Pemberisihan Gunung 8
34 Bagian 33 : Perburuan dan Pembersihan Gunung 9
35 Bagian 34 : Pembersihan gunung 10 & Kunjungan
36 Bagian 35 : Pembersihan Gunung 11 ... Tipu Daya
37 Bagian 36 : Pembersihan Gunung 12
38 Bagian 37 : Pembersihan Gunung 13
39 Bagian 38 : Pembersihan Gunung 14
40 Bagian 39 : Pembersihan Gunung 15
41 Bagian 40 : Pembersihan Gunung 16
42 Bagian 41 : Penyelamatan Alka
43 Bagian 42 : Penyelamatan Alka 2
44 Bagian 43 : Penyelamatan Alka 3
45 Bagian 44 : Penyelamatan Alka 4
46 Bagian 45 : Penyelamatan Alka 5
47 Bagian 46 : Penyelamatan Alka 6
48 Bagian 47 : Penyelamatan Alka 7
49 Bagian 48 : Penyelamatan Alka 8
50 Bagian 49 : Rangda dan Sujana
51 Bagian 50 : Rangda dan Sujana 2
52 Bagian 51 : Sujana dan Rangda 3
53 Bagian 52 : Sujana dan Rangda 4
54 Bagian 53 : Sujana dan Rangda 5
55 Bagian 54 : Sujana dan Rangda 6
56 Bagian 55 : Sujana dan Rangda 7
57 Bagian 56 : Sujana dan Rangda 8
58 Bagian 57 : Sujana dan Rangda 9
59 Bagian 58 : Sujana dan Rangda 10
60 Bagian 59 : Sujana dan Rangda 11
61 Bagian 60 : Sujana dan Rangda 12
62 Bagian 61 : Sujana dan Rangda 13
63 Bagian 62 : Sujana 14
64 Bagian 63 : Sujana 15
65 Bagian 64 : Sujana 16
66 Bagian 65 : Sujana 17
67 Bagian 66 : Sujana 18
68 Bagian 67 : Sujana 19
69 Bagian 68 : Sujana 20
70 Bagian 69 : Sujana dan Rangda 21
71 Bagian 70 : Sujana dan Rangda 22
72 Bagian 71 : Sujana dan Rangda 23
73 Bagian 72 : Sujana dan Rangda 24
74 Bagian 73 : Sujana Tamat
75 Bagian 74 : Pembebasan Rangda
76 Bagian 75 : Pembebesan Rangda 2
77 Bagian 76 : Pembebasan Rangda 3
78 Bagian 77 : Pembebasan Rangda 4
79 Bagian 78 : Pembebasang Rangda Tamat
80 Bagian 79 : Guru itu
81 Bagian 80 : Guru Itu 2
82 Bagian 81 : Guru Itu 3
83 Bagian 82 : Guru Itu 4
84 Bagian 83 : Guru Itu 5
85 Bagian 84 : Guru Itu 6
86 Bagian 85 : Guru itu 7
87 Bagian 86 : Guru itu 8
88 Bagian 87 : Guru Itu 9
89 Bagian 88 : Guru Itu 10
90 Bagian 89 : Guru Itu 11
91 Bagian 90 : Guru Itu 12
92 Bagian 91 : Guru Itu 13
93 Bagian 92 : Guru Itu 14
94 Bagian 93 : Guru Itu 13
95 Bagian 94 : Guru Itu 14
96 Bagian 95 : Guru Itu 15
97 Bagian 96 : Guru Itu 16
98 Bagian 97 : Guru Itu 17
99 Bagian 98 : Guru Itu 18
100 Bagian 99 : Guru Itu 19
101 Bagian 100 : Guru Itu 20
102 Bagian 101 : Guru Itu 21
103 Bagian 102 : Guru Itu 22
104 Bagian 103 : Guru Itu 23
105 Bagian 104 : Guru Itu 24
106 Bagian 105 : Guru Itu 25
107 Bagian 106 : Bagian 26
108 Bagian 107 : Guru Itu 27
109 Bagian 108 : Guru Itu 28
110 Bagian 109 : Guru Itu 29
111 Bagian 110 : Guru Itu 30
112 Bagian 111 : Guru Itu 31
113 Bagian 112 : Penyelamatan Merati
114 Bagian 113 : Penyelamatan Merati 2
115 Bagian 114 : Penyelamatan Merati 3
116 Bagian 115 : Penyelamatan Merati 4
117 Bagian 116 : Penyelamatan Merati 5
118 Bagian 117 : Penyelamatan Merati 6
119 Bagian 118 : Penyelamatan Merati 7
120 Bagian 119 : Penyelamatan Merati 8
121 Bagian 120 : Penyelamatan Merati 9
122 Bagian 121 : Penyelamatan Merati 10
123 Bagian 122 : Penyelamatan Merati tamat
124 Bagian 123 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung
125 Bagian 124 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 2
126 Bagian 125 : Lahirnya Kharisma Jagat 3
127 Bagian 126 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 4
128 Bagian 127 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 5
129 Bagian 128 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung Tamat
130 Bagian 129 : Lelaki tua
131 Bagian 130 : Lelaki Tua 2
132 Bagian 131 : Lelaki Tua 3
133 Bagian 132 : Lelaki Tua itu 4
134 Bagian 133 : Lelaki Tua 5
135 Bagian 134 : Lelaki tua 6
136 Bagian 135 : Lelaki tua 7
137 Bagian 136 : Lelaki tua 8
138 Bagian 137 : Lelaki Tua 9
139 Bagian 138 : Lelaki Tua 10
140 Bagian 139 : Lelaki tua 11
141 Bagian 140 : Lelaki itu 12
142 Bagian 141 : Lelaki tua 13
143 Bagian 142 : Lelaki tua 14
144 Bagian 143 : Lelaki tua 15
145 Bagian 144 : Lelaki Tua 16
146 Bagian 145 : Lelaki Tua 17
147 Bagian 146 : Kawanan Junior
148 Bagian 147 : Kawanan Junior 2
149 Bagian 148 : Kawanan Junior 3
150 Bagian 149 : Hutang
151 Bagian 150 : Hutang 2
152 Bagian 151 : Hutang 3
153 Bagian 152 : Hutang 4
154 Bagian 153 : Hutang 5
155 Bagian 154 : Hutang 6
156 Bagian 155 : Hutang 7
157 Bagian 156 : Hutang 8
158 Bagian 157 : Hutang 9
159 Bagian 158 : Hutang 10
160 Bagian 159 : Hutang 11
161 Bagian 160 : Hutang 12
162 Bagian 161 : Hutang 13
163 Bagian 162 : Hutang 14
164 Bagian 163 : Hutang 15
165 Bagian 164 : Hutang 16
166 Bagian 165 : Hutang 17
167 Bagian 166 : hutang 18
168 Bagian 167 : Hutang 19
169 Bagian 168 : Hutang 20
170 Bagian 169 : Hutang 21
171 Bagian 170 : Hutang 22
172 Bagian 171 : Hutang 23
173 Bagian 172 : Hutang 24
174 Bagian 173 : Hutang 25
175 Bagian 174 : Hutang Tamat
176 Abadi 1
177 Abadi 2
178 Abadi 3
179 Abadi 4
180 Abadi 5
181 Abadi 6
182 Abadi 7
183 Abadi 8
184 Abadi 9
185 Abadi 10
186 Abadi 11
187 Abadi 12
188 Abadi 13
189 Abadi 14
190 Abadi 15
191 Abadi 16
192 Abadi 17 (Dukun dan anak perempuannya)
193 Pulau Karet
194 Pulau Karet 2
195 Pulau Karet 3
196 Pulau Karet 4
197 Pulau Karet 5
198 Pulau Karet 6
199 Pulau Karet 7
200 Pulau Karet (Pulau Hayah) 8
201 Pulau Karet (Pulau Hayah) 9
202 Pulau Karet (Pulau Hayah) 10
203 Pulau Karet (Pulau Hayah) 11
204 Pulau Karet (Pulau Hayah) 12
205 Pulau Karet (Pulau Hayah) 13
206 Pulau Karet (Pulau Hayah) 14
207 Pulau Karet (Pulau Hayah) 15
208 Pulau Karet (Pulau Hayah) 16
209 Pulau Karet (Pulau Hayah) 17
210 Pulau Karet (Pulau Hayah) 18
211 Pulau Karet (Pulau Hayah) 19
212 Pulau Karet (Pulau Hayah) Tamat --> Ratu Laut 1
213 Ratu laut 2
214 Ratu Laut 3
215 Ratu Laut 4
216 Ratu Laut 5
217 Ratu Laut 6
218 Ratu Laut 7
219 Ratu Laut 8
220 Ratu Laut 9
221 Ratu Laut 10
222 Ratu Laut 11
223 Ratu Laut 12
224 Ratu Laut 13
225 Ratu Laut 14
226 Ratu Laut Tamat
227 Perburuan Ayi Mahogra 1
228 Perburuan Ayi Mahogra 2
Episodes

Updated 228 Episodes

1
PROLOG
2
Bagian 1 : Jawatankuasa
3
Bagian 2 : Jawatankuasa 2 ... Nenek dan Setan Kepala Buntung.
4
Bagian 3 : Jawatankuasa 3
5
Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4
6
Bagian 5 : Jawatankuasa 5
7
Bagian 6 : Jawatankuasa 6
8
Bagian 7 : Jawatankuasa 7
9
Bagian 8 : Jawatankuasa 8
10
Bagian 9 : Jawatankuasa 9
11
Bagian 10 : Jawatankuasa 10
12
Bagian 11 : Jawatankuasa 11
13
Bagian 12 : Jawatan Kuasa 12
14
Bagian 13 : Jawatankuasa 13
15
Bagian 14 : Jawatankuasa 14
16
Bagian 15 : Jawatankuasa 15
17
Bagian 16 : Jawatankuasa 16
18
Bagian 17 : Jawatankuasa 17
19
Bagian 18 : Jawatankuasa 18
20
Bagian 19 : Jawatankuasa 19
21
Bagian 20 : Jawatankuasa 20
22
Bagian 21 : Jawatankuasa 21
23
Bagian 22 : Jawatankuasa 22
24
Bagian 23 : Jawatankuasa 23
25
Bagian 24 : Jawatankuasa Tamat
26
Bagian 25 : Pembersihan Gunung
27
Bagian 26 : Pembersihan Gunung 2
28
Bagian 27 : Pembersihan AKJ dan Gunung 2
29
Bagian 28 : Pembersihan Gunung & Pembebasan Alka
30
Bagian 29 : Pembersihan Gunung dan pembebasan Alka 2
31
Bagian 30 : Pembersihan Gunung 6
32
Bagian 31 : Pembersihan Gunung 7
33
Bagian 32 : Pemberisihan Gunung 8
34
Bagian 33 : Perburuan dan Pembersihan Gunung 9
35
Bagian 34 : Pembersihan gunung 10 & Kunjungan
36
Bagian 35 : Pembersihan Gunung 11 ... Tipu Daya
37
Bagian 36 : Pembersihan Gunung 12
38
Bagian 37 : Pembersihan Gunung 13
39
Bagian 38 : Pembersihan Gunung 14
40
Bagian 39 : Pembersihan Gunung 15
41
Bagian 40 : Pembersihan Gunung 16
42
Bagian 41 : Penyelamatan Alka
43
Bagian 42 : Penyelamatan Alka 2
44
Bagian 43 : Penyelamatan Alka 3
45
Bagian 44 : Penyelamatan Alka 4
46
Bagian 45 : Penyelamatan Alka 5
47
Bagian 46 : Penyelamatan Alka 6
48
Bagian 47 : Penyelamatan Alka 7
49
Bagian 48 : Penyelamatan Alka 8
50
Bagian 49 : Rangda dan Sujana
51
Bagian 50 : Rangda dan Sujana 2
52
Bagian 51 : Sujana dan Rangda 3
53
Bagian 52 : Sujana dan Rangda 4
54
Bagian 53 : Sujana dan Rangda 5
55
Bagian 54 : Sujana dan Rangda 6
56
Bagian 55 : Sujana dan Rangda 7
57
Bagian 56 : Sujana dan Rangda 8
58
Bagian 57 : Sujana dan Rangda 9
59
Bagian 58 : Sujana dan Rangda 10
60
Bagian 59 : Sujana dan Rangda 11
61
Bagian 60 : Sujana dan Rangda 12
62
Bagian 61 : Sujana dan Rangda 13
63
Bagian 62 : Sujana 14
64
Bagian 63 : Sujana 15
65
Bagian 64 : Sujana 16
66
Bagian 65 : Sujana 17
67
Bagian 66 : Sujana 18
68
Bagian 67 : Sujana 19
69
Bagian 68 : Sujana 20
70
Bagian 69 : Sujana dan Rangda 21
71
Bagian 70 : Sujana dan Rangda 22
72
Bagian 71 : Sujana dan Rangda 23
73
Bagian 72 : Sujana dan Rangda 24
74
Bagian 73 : Sujana Tamat
75
Bagian 74 : Pembebasan Rangda
76
Bagian 75 : Pembebesan Rangda 2
77
Bagian 76 : Pembebasan Rangda 3
78
Bagian 77 : Pembebasan Rangda 4
79
Bagian 78 : Pembebasang Rangda Tamat
80
Bagian 79 : Guru itu
81
Bagian 80 : Guru Itu 2
82
Bagian 81 : Guru Itu 3
83
Bagian 82 : Guru Itu 4
84
Bagian 83 : Guru Itu 5
85
Bagian 84 : Guru Itu 6
86
Bagian 85 : Guru itu 7
87
Bagian 86 : Guru itu 8
88
Bagian 87 : Guru Itu 9
89
Bagian 88 : Guru Itu 10
90
Bagian 89 : Guru Itu 11
91
Bagian 90 : Guru Itu 12
92
Bagian 91 : Guru Itu 13
93
Bagian 92 : Guru Itu 14
94
Bagian 93 : Guru Itu 13
95
Bagian 94 : Guru Itu 14
96
Bagian 95 : Guru Itu 15
97
Bagian 96 : Guru Itu 16
98
Bagian 97 : Guru Itu 17
99
Bagian 98 : Guru Itu 18
100
Bagian 99 : Guru Itu 19
101
Bagian 100 : Guru Itu 20
102
Bagian 101 : Guru Itu 21
103
Bagian 102 : Guru Itu 22
104
Bagian 103 : Guru Itu 23
105
Bagian 104 : Guru Itu 24
106
Bagian 105 : Guru Itu 25
107
Bagian 106 : Bagian 26
108
Bagian 107 : Guru Itu 27
109
Bagian 108 : Guru Itu 28
110
Bagian 109 : Guru Itu 29
111
Bagian 110 : Guru Itu 30
112
Bagian 111 : Guru Itu 31
113
Bagian 112 : Penyelamatan Merati
114
Bagian 113 : Penyelamatan Merati 2
115
Bagian 114 : Penyelamatan Merati 3
116
Bagian 115 : Penyelamatan Merati 4
117
Bagian 116 : Penyelamatan Merati 5
118
Bagian 117 : Penyelamatan Merati 6
119
Bagian 118 : Penyelamatan Merati 7
120
Bagian 119 : Penyelamatan Merati 8
121
Bagian 120 : Penyelamatan Merati 9
122
Bagian 121 : Penyelamatan Merati 10
123
Bagian 122 : Penyelamatan Merati tamat
124
Bagian 123 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung
125
Bagian 124 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 2
126
Bagian 125 : Lahirnya Kharisma Jagat 3
127
Bagian 126 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 4
128
Bagian 127 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 5
129
Bagian 128 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung Tamat
130
Bagian 129 : Lelaki tua
131
Bagian 130 : Lelaki Tua 2
132
Bagian 131 : Lelaki Tua 3
133
Bagian 132 : Lelaki Tua itu 4
134
Bagian 133 : Lelaki Tua 5
135
Bagian 134 : Lelaki tua 6
136
Bagian 135 : Lelaki tua 7
137
Bagian 136 : Lelaki tua 8
138
Bagian 137 : Lelaki Tua 9
139
Bagian 138 : Lelaki Tua 10
140
Bagian 139 : Lelaki tua 11
141
Bagian 140 : Lelaki itu 12
142
Bagian 141 : Lelaki tua 13
143
Bagian 142 : Lelaki tua 14
144
Bagian 143 : Lelaki tua 15
145
Bagian 144 : Lelaki Tua 16
146
Bagian 145 : Lelaki Tua 17
147
Bagian 146 : Kawanan Junior
148
Bagian 147 : Kawanan Junior 2
149
Bagian 148 : Kawanan Junior 3
150
Bagian 149 : Hutang
151
Bagian 150 : Hutang 2
152
Bagian 151 : Hutang 3
153
Bagian 152 : Hutang 4
154
Bagian 153 : Hutang 5
155
Bagian 154 : Hutang 6
156
Bagian 155 : Hutang 7
157
Bagian 156 : Hutang 8
158
Bagian 157 : Hutang 9
159
Bagian 158 : Hutang 10
160
Bagian 159 : Hutang 11
161
Bagian 160 : Hutang 12
162
Bagian 161 : Hutang 13
163
Bagian 162 : Hutang 14
164
Bagian 163 : Hutang 15
165
Bagian 164 : Hutang 16
166
Bagian 165 : Hutang 17
167
Bagian 166 : hutang 18
168
Bagian 167 : Hutang 19
169
Bagian 168 : Hutang 20
170
Bagian 169 : Hutang 21
171
Bagian 170 : Hutang 22
172
Bagian 171 : Hutang 23
173
Bagian 172 : Hutang 24
174
Bagian 173 : Hutang 25
175
Bagian 174 : Hutang Tamat
176
Abadi 1
177
Abadi 2
178
Abadi 3
179
Abadi 4
180
Abadi 5
181
Abadi 6
182
Abadi 7
183
Abadi 8
184
Abadi 9
185
Abadi 10
186
Abadi 11
187
Abadi 12
188
Abadi 13
189
Abadi 14
190
Abadi 15
191
Abadi 16
192
Abadi 17 (Dukun dan anak perempuannya)
193
Pulau Karet
194
Pulau Karet 2
195
Pulau Karet 3
196
Pulau Karet 4
197
Pulau Karet 5
198
Pulau Karet 6
199
Pulau Karet 7
200
Pulau Karet (Pulau Hayah) 8
201
Pulau Karet (Pulau Hayah) 9
202
Pulau Karet (Pulau Hayah) 10
203
Pulau Karet (Pulau Hayah) 11
204
Pulau Karet (Pulau Hayah) 12
205
Pulau Karet (Pulau Hayah) 13
206
Pulau Karet (Pulau Hayah) 14
207
Pulau Karet (Pulau Hayah) 15
208
Pulau Karet (Pulau Hayah) 16
209
Pulau Karet (Pulau Hayah) 17
210
Pulau Karet (Pulau Hayah) 18
211
Pulau Karet (Pulau Hayah) 19
212
Pulau Karet (Pulau Hayah) Tamat --> Ratu Laut 1
213
Ratu laut 2
214
Ratu Laut 3
215
Ratu Laut 4
216
Ratu Laut 5
217
Ratu Laut 6
218
Ratu Laut 7
219
Ratu Laut 8
220
Ratu Laut 9
221
Ratu Laut 10
222
Ratu Laut 11
223
Ratu Laut 12
224
Ratu Laut 13
225
Ratu Laut 14
226
Ratu Laut Tamat
227
Perburuan Ayi Mahogra 1
228
Perburuan Ayi Mahogra 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!