Bagian 7 : Jawatankuasa 7

Ayi duduk di antara seluruh lilin yang dinyalakan, dia dikelilingi Lilin yang dibentuk melingkar. Ayi dengan perut besarnya duduk bersila, ini hari ketiga dia memanggil dua Karuhun yang hilang itu, mencari mereka di banyak zona ghaib buatan.

Tak ada jawaban juga.

“Bagaimana?” Malik duduk di hadapannya, tapi tak berada di dalam lingkaran lilin itu.

“Aku masih tak bisa merasakan energi mereka.”

“Aku akan lepas raga, aku yang akan mencari mereka menggunakan tubuh kacaku.”

“Kau takkan bisa masuk ke sana, kalaupun kubukakan pintunya, kau takkan bisa merasakan energi mereka, karena mereka karuhunku, maka hanya aku yang bisa berkoneksi dengan mereka.”

“Tidak! Itu usulan yang buruk, aku takkan membiarkanmu lepas raga dan hanya menggunakan ruhmu untuk pergi bertarung menembus zona ghaib buatan para jin laknat itu, tidak Ayi! Tubuhmu akan semakin lemah, kemarin saat kau lepas raga dan menemui Saba Alkamah saja, kau harus istirahat seharian karean tubuhmu menjadi lemah, tidak bisa! Itu akan mencelakaimu dan juga bayi kita.”

“Malik, percayalah, aku akan menjaga diri karena aku sekarang bukan hanya pemilik Karuhun, tapi juga istri dan ibu, tapi Malik, aku harus segera menjemput mereka, karena kita harus segera pindah, mereka terlalu lama terjebak di sana, maka terlalu sama kita pindah dari apartemen ini. Akan menjadi susunan domino jika kita membiarkan mereka mencari jalan sendiri, efek rusaknya akan menimpa yang lain.”

“Ayi … aku.”

“Kau tahu kan, syarat kebersamaan kita adalah, setiap keputusanku yang kau anggap berat, maka kau akan tetap setuju dan tidak berbuat sekenanya di belakangku atas alasan ingin melindungiku karena kau percaya padaku.”

“Baiklah Ayi, tak perlu kau ingatkan tentang itu, aku ingat dengan jelas, aku bukan suami yang memerintahmu dengan seenaknya, aku hanya ….” Ayi terkejut, dia terkadang memang keterlaluan, lupa kalau sebagai istri dia harusnya tunduk, tapi kadang tanggung jawab besar selalu membuatnya menekan Malik, perasaannya yang sangat dalam pada Ayi terkadang harus dia abaikan hanya agar Ayi bisa fokus pada pertarungan, walau rasanya seperti ingin mati saja kalau melihat Ayi menderita.

“Sayang … maafkan aku ya, sungguh dalam pikiranku, kau adalah prioritas, apa yang kau katakana dan inginkan sungguh penting bagiku, maka begini saja, aku akan minta Aam dan Adi ke sini untuk menjaga tubuh kita dan juga Pram kecil, kau temani aku menyusuri zona ghaib itu, kita akan bertarung bersama, jadi kau bisa melihatku dan menjagaku dari dekat? Bagaimana? Lagi pula, sudah lama kita tak bertarung bersama, kemarin bersama nenek itu kita hanya pemanasan bukan?” Seira memeluk suami yang tak pernah sedikit pun berubah sejak mereka pertama bertemu saat masih kecil, hingga saat ini.

Malik tersenyum mendengar itu, dia setuju dan Seira segera memanggil dua orang kepercayaannya itu untuk menjaga tubuh mereka dan juga Pram di sini, karena mereka harus merasa tetap aman di rumah ketika mencari dua karuhun yang belum juga menemukan jalan pulang, entah di mana mereka sekarang.

Tak lama Adi dan Aam datang, Hanif juga ikut datang padahal tak diminta, dia bahkan marah karena namanya tak disertakan dalam perlindungan ini, Seira hanya tak ingin mengganggunya, dia kan punya istri, adiknya sendiri, maka seharusnya Pak Hanif kakaknya Malik itu menjaga adiknya, bukan ke sini.

“Jangan merajuk kakakku, kau itu kan punya istri yang harus dilindungi, maka prioritasmu adalah istri.” Malik membujuk kakaknya yang merajuk dengan suara yang lembut.

“Tak usah kau banyak bicara, karena aku tak bisa menerima alasan kalian, pokoknya kalau ada masalah, begini urutannya, Ayi! Aku dulu, Aam, baru Adi, jangan terbalik atau dihilangkan!”

“Kok aku belakangan! Apa-apaan?” Dokter Adi terlihat marah.

“Ya iya dong, aku kan orang Malik, lalu Aam orangnya Ayi, sehabis kami, baru kau orang kedua Malik, baru orang kedua Ayi, begitu, paham?” Hanif menjawab dengan arogan.

“Tidak mau, aku dulu, Aam, baru kau!” Adi membalas.

“Tidak bisa, aku kakaknya kau hanya sepupu.”

“Tapi tetap saja, kalau ada yang terluka, kau bisa apa? Aku kan Dokter.”

“Kalian mau bertengkar sampai kapan? Aku akan menunggu sampai kalian puas, gimana?” Ayi mulai kesal dengan orang-orang ini, walau sikap mereka menggemaskan.

“Sudahlah, pokoknya apapun urutannya, kami bertiga harus kau hubungi, paham Malik?” Hanif akhirnya mengalah.

Ayi dan Malik berteriak paham, lalu mereka berdua berbaring di sofa, mulai melepas raga.

Karena semua orang di sini bisa melihat ruh ghaib, maka ketika Ayi dan Malik lepas raga, mereka meliaht ruhnya.

“Bawa maungku bersama kalian, dia bisa bantu mencium energi dua karuhunmu.” Hanif mengeluarkan Karuhunnya dan memintanya ikut bersama Ayi dan Malik.

“Cula bagong juga ikut saja, untuk berjaga-jaga.” Aam mengeluarkan Cula bagong yang ikut di belakang barisan Malik dan Ayi. Ayi yang lepas raga terlihat dengan tubuh rampingnya, karena ruh tidaklah hamil, yang hamil adalah raganya, maka ruhnya adalah Ayi dengan tubuh seperti gadisnya.

Sementara Malik keluar dengan ruh yang sangat tampan seperti raganya, lepas raga ini tidaklah seperti berubah menjadi tubuh penuh kaca, karena ini ruh, bukan berubah bentuk. Maka dua sejoli ini mengingatkan kita dulu ketika mereka masih berjuang bersama di hutan, dua tahun setelah berpisah dan bertemu lagi lalu akhirnya berjuang bersama menghimpun pasukan dengan cara berperang di hutan.

Malik dengan pedang yang panjang itu, Ayi Mahogra dengan kujangnya dan dua karuhun milik Hanif dan juga Aam.

Mereka mulai menyusuri zona ghaib utama, yaitu zona ghaib yang memang Tuhan ciptakan, berisi para jin dan juga ruh yang tersesat karena … mati bunuh diri, mati karena tak bayar hutang atau ruh yang memang tak bisa ‘pulang’ karena berebagai alasan.

Dari zona ghaib milik Tuhan inilah, mereka bisa mendeteksi zona ghaib buatan, karena energi yang diambil mirip, sehingga ruang yang dibuat akan menempel pada zona ghaib Tuhan, namanya juga buatan makhluk, pastilah mengambil energi dari Sang Pencipta, mana mungkin dia bisa menciptakan sendiri. Ayi pun sama, dia harus mengambil energi ghaib milik Sang Pencipta dulu, tapi tentu untuk tujuan ghaib, maka energinya sangat kuat, sulit terdeteksi, tapi zona ghaib dengan tujuan jahat, energi kelam dan pekatnya akan sangat terasa.

Memasuki zona yang ghaib ini, membuat siapapun akan merinding, betapa tidak, udaranya terasa pengap, lalu cahayanya terkesan kelabu dengan abu yang bertaburan, makanya manusia yang terjebak di sini, dengan sendirinya akan tiada, karena zona ini bukan untuk manusia.

Begitu Ayi masuk, dia melihat beberapa jin yang menyerupai pocong sedang melayang-layang di udara, zona ini terlihat seperti hutan yang lebat, memang di zona ghaib milik Tuhan ini atau kita sebut zona ghaib alami tergantung siapa yang memimpin, mirip di dunia manusia, masing-masing wilayah ada yang memimpin, kalau di zona hutan ujung itu, tentu milik Raja Bapati, tapi ini bukan di sana, tak sejauh itu.

Ayi terus berlari sambil mendeteksi semua ruang yang terasa kelam energinya, itu pasti percabangan zona ghaib buatan makhluk.

Setelah melihat banyak pocong, Ayi berganti masuk ke Zona genderuwo, di sini terlihat tubuh-tubuh besar itu setara dengan gunung-gunung di alam manusia, melihat Ayi berlarian masuk ke zonanya, mereka langsung membuka jalan, Ratunya Kharisma Jagat, dengan bau pandan yang khas dan juga energi yang istimewa membuat mereka tahu, wanita ini yang menjaga keseimbangan dua alam atas manusia laknat dan jin yang sesat, maka mereka membuka jalan, karena tahu, pasti ada yang dikejar, mereka tak mau buat masalah pada ratunya Kharisma Jagat ini.

Malik dan dua karuhun mengejar ratunya di belakang, mereka berlari sangat kencang, terkadang terlihat melayang karena saking kencangnya, setelah keluar dari zona genderuwo yang berada di tanah lapang dengan pegunungan yang sama tinggi dengan badan penghuninya itu, Ayi dan yang lain jatuh ke jurang, mereka meluncur kencang karena jurang itu sangatlah dalam, hingga akhir jurang seperti sebuah tanah perkuburan yang sangat gelap.

Kalau sebelumnya zona ghaib alami terlihat abu-abu dan pengap, kalau di sini, semakin gelap, hanya ada tanah merah dengan banyak nisan tak bernama, Ayi tersenyum.

“Lihat kabutnya, itu yang mereka gunakan untuk mengkoneksikan energi dari alam ghaib alami dengan energi alam ghaib buatan makhluk, pantas saja tak ketemu-ketemu, karena mereka menutupnya dengan kabut dan menaruh zona itu dibawah jurang, tertutup oleh alam ghaib milik genderuwo yang sangat besar-besar itu, jadinya energi saling tumpeng tindih, membuat Ayi sulit melacak energi karuhunnya, karena energi yang tumpeng tindih itu.

“Pantas saja.” Malik juga setuju, mereka lalu berlari dengan menginjak tanah merah perkuburan yang tentu saja milik para jin entah siapa dan mengapa.

Tapi siapapun yang berada di sana pasti merinding, betapa gelap dan kelamnya tempat itu, bayangkan jika kau yang berada di sana, berjalan sendirian di Tengah kuburan yang gelap dengan nisan yang terlihat usang, kakimu yang tanpa alas langsung menginjak tanah merah itu, apakah kau mampu tetap berjalan seperti Ayi Mahogra atau memilih tak sadarkan diri? Hanya bertanya saja.

Kabut semakin dekat, Ayi berlari dengan tubuh ruhnya semakin kencang dan hampir melayang, sedang Malik dan dua karuhun terus berlari di belakangnya, kabut terlewati dan betapa terkejutnya Ayi karena ….

“AKJ!” Mereka semua berteriak seperti itu.

Terpopuler

Comments

Endah Setyati

Endah Setyati

Kalo aku di zona kaya tanah kuburan sama nisan usang itu,,aku ga bakalan mau pingsan di sana 😅 tapi juga kayanya ga bisa melangkah karena pasti malah stuck di tempat 😅

2024-12-02

0

Ani Sahida

Ani Sahida

makin menarik , menegangkan dan seru

2025-03-27

0

Silvi viranda

Silvi viranda

semoga org2 yang berhutang padaku nembaca novel ini wkwkww

2023-10-04

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 Bagian 1 : Jawatankuasa
3 Bagian 2 : Jawatankuasa 2 ... Nenek dan Setan Kepala Buntung.
4 Bagian 3 : Jawatankuasa 3
5 Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4
6 Bagian 5 : Jawatankuasa 5
7 Bagian 6 : Jawatankuasa 6
8 Bagian 7 : Jawatankuasa 7
9 Bagian 8 : Jawatankuasa 8
10 Bagian 9 : Jawatankuasa 9
11 Bagian 10 : Jawatankuasa 10
12 Bagian 11 : Jawatankuasa 11
13 Bagian 12 : Jawatan Kuasa 12
14 Bagian 13 : Jawatankuasa 13
15 Bagian 14 : Jawatankuasa 14
16 Bagian 15 : Jawatankuasa 15
17 Bagian 16 : Jawatankuasa 16
18 Bagian 17 : Jawatankuasa 17
19 Bagian 18 : Jawatankuasa 18
20 Bagian 19 : Jawatankuasa 19
21 Bagian 20 : Jawatankuasa 20
22 Bagian 21 : Jawatankuasa 21
23 Bagian 22 : Jawatankuasa 22
24 Bagian 23 : Jawatankuasa 23
25 Bagian 24 : Jawatankuasa Tamat
26 Bagian 25 : Pembersihan Gunung
27 Bagian 26 : Pembersihan Gunung 2
28 Bagian 27 : Pembersihan AKJ dan Gunung 2
29 Bagian 28 : Pembersihan Gunung & Pembebasan Alka
30 Bagian 29 : Pembersihan Gunung dan pembebasan Alka 2
31 Bagian 30 : Pembersihan Gunung 6
32 Bagian 31 : Pembersihan Gunung 7
33 Bagian 32 : Pemberisihan Gunung 8
34 Bagian 33 : Perburuan dan Pembersihan Gunung 9
35 Bagian 34 : Pembersihan gunung 10 & Kunjungan
36 Bagian 35 : Pembersihan Gunung 11 ... Tipu Daya
37 Bagian 36 : Pembersihan Gunung 12
38 Bagian 37 : Pembersihan Gunung 13
39 Bagian 38 : Pembersihan Gunung 14
40 Bagian 39 : Pembersihan Gunung 15
41 Bagian 40 : Pembersihan Gunung 16
42 Bagian 41 : Penyelamatan Alka
43 Bagian 42 : Penyelamatan Alka 2
44 Bagian 43 : Penyelamatan Alka 3
45 Bagian 44 : Penyelamatan Alka 4
46 Bagian 45 : Penyelamatan Alka 5
47 Bagian 46 : Penyelamatan Alka 6
48 Bagian 47 : Penyelamatan Alka 7
49 Bagian 48 : Penyelamatan Alka 8
50 Bagian 49 : Rangda dan Sujana
51 Bagian 50 : Rangda dan Sujana 2
52 Bagian 51 : Sujana dan Rangda 3
53 Bagian 52 : Sujana dan Rangda 4
54 Bagian 53 : Sujana dan Rangda 5
55 Bagian 54 : Sujana dan Rangda 6
56 Bagian 55 : Sujana dan Rangda 7
57 Bagian 56 : Sujana dan Rangda 8
58 Bagian 57 : Sujana dan Rangda 9
59 Bagian 58 : Sujana dan Rangda 10
60 Bagian 59 : Sujana dan Rangda 11
61 Bagian 60 : Sujana dan Rangda 12
62 Bagian 61 : Sujana dan Rangda 13
63 Bagian 62 : Sujana 14
64 Bagian 63 : Sujana 15
65 Bagian 64 : Sujana 16
66 Bagian 65 : Sujana 17
67 Bagian 66 : Sujana 18
68 Bagian 67 : Sujana 19
69 Bagian 68 : Sujana 20
70 Bagian 69 : Sujana dan Rangda 21
71 Bagian 70 : Sujana dan Rangda 22
72 Bagian 71 : Sujana dan Rangda 23
73 Bagian 72 : Sujana dan Rangda 24
74 Bagian 73 : Sujana Tamat
75 Bagian 74 : Pembebasan Rangda
76 Bagian 75 : Pembebesan Rangda 2
77 Bagian 76 : Pembebasan Rangda 3
78 Bagian 77 : Pembebasan Rangda 4
79 Bagian 78 : Pembebasang Rangda Tamat
80 Bagian 79 : Guru itu
81 Bagian 80 : Guru Itu 2
82 Bagian 81 : Guru Itu 3
83 Bagian 82 : Guru Itu 4
84 Bagian 83 : Guru Itu 5
85 Bagian 84 : Guru Itu 6
86 Bagian 85 : Guru itu 7
87 Bagian 86 : Guru itu 8
88 Bagian 87 : Guru Itu 9
89 Bagian 88 : Guru Itu 10
90 Bagian 89 : Guru Itu 11
91 Bagian 90 : Guru Itu 12
92 Bagian 91 : Guru Itu 13
93 Bagian 92 : Guru Itu 14
94 Bagian 93 : Guru Itu 13
95 Bagian 94 : Guru Itu 14
96 Bagian 95 : Guru Itu 15
97 Bagian 96 : Guru Itu 16
98 Bagian 97 : Guru Itu 17
99 Bagian 98 : Guru Itu 18
100 Bagian 99 : Guru Itu 19
101 Bagian 100 : Guru Itu 20
102 Bagian 101 : Guru Itu 21
103 Bagian 102 : Guru Itu 22
104 Bagian 103 : Guru Itu 23
105 Bagian 104 : Guru Itu 24
106 Bagian 105 : Guru Itu 25
107 Bagian 106 : Bagian 26
108 Bagian 107 : Guru Itu 27
109 Bagian 108 : Guru Itu 28
110 Bagian 109 : Guru Itu 29
111 Bagian 110 : Guru Itu 30
112 Bagian 111 : Guru Itu 31
113 Bagian 112 : Penyelamatan Merati
114 Bagian 113 : Penyelamatan Merati 2
115 Bagian 114 : Penyelamatan Merati 3
116 Bagian 115 : Penyelamatan Merati 4
117 Bagian 116 : Penyelamatan Merati 5
118 Bagian 117 : Penyelamatan Merati 6
119 Bagian 118 : Penyelamatan Merati 7
120 Bagian 119 : Penyelamatan Merati 8
121 Bagian 120 : Penyelamatan Merati 9
122 Bagian 121 : Penyelamatan Merati 10
123 Bagian 122 : Penyelamatan Merati tamat
124 Bagian 123 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung
125 Bagian 124 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 2
126 Bagian 125 : Lahirnya Kharisma Jagat 3
127 Bagian 126 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 4
128 Bagian 127 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 5
129 Bagian 128 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung Tamat
130 Bagian 129 : Lelaki tua
131 Bagian 130 : Lelaki Tua 2
132 Bagian 131 : Lelaki Tua 3
133 Bagian 132 : Lelaki Tua itu 4
134 Bagian 133 : Lelaki Tua 5
135 Bagian 134 : Lelaki tua 6
136 Bagian 135 : Lelaki tua 7
137 Bagian 136 : Lelaki tua 8
138 Bagian 137 : Lelaki Tua 9
139 Bagian 138 : Lelaki Tua 10
140 Bagian 139 : Lelaki tua 11
141 Bagian 140 : Lelaki itu 12
142 Bagian 141 : Lelaki tua 13
143 Bagian 142 : Lelaki tua 14
144 Bagian 143 : Lelaki tua 15
145 Bagian 144 : Lelaki Tua 16
146 Bagian 145 : Lelaki Tua 17
147 Bagian 146 : Kawanan Junior
148 Bagian 147 : Kawanan Junior 2
149 Bagian 148 : Kawanan Junior 3
150 Bagian 149 : Hutang
151 Bagian 150 : Hutang 2
152 Bagian 151 : Hutang 3
153 Bagian 152 : Hutang 4
154 Bagian 153 : Hutang 5
155 Bagian 154 : Hutang 6
156 Bagian 155 : Hutang 7
157 Bagian 156 : Hutang 8
158 Bagian 157 : Hutang 9
159 Bagian 158 : Hutang 10
160 Bagian 159 : Hutang 11
161 Bagian 160 : Hutang 12
162 Bagian 161 : Hutang 13
163 Bagian 162 : Hutang 14
164 Bagian 163 : Hutang 15
165 Bagian 164 : Hutang 16
166 Bagian 165 : Hutang 17
167 Bagian 166 : hutang 18
168 Bagian 167 : Hutang 19
169 Bagian 168 : Hutang 20
170 Bagian 169 : Hutang 21
171 Bagian 170 : Hutang 22
172 Bagian 171 : Hutang 23
173 Bagian 172 : Hutang 24
174 Bagian 173 : Hutang 25
175 Bagian 174 : Hutang Tamat
176 Abadi 1
177 Abadi 2
178 Abadi 3
179 Abadi 4
180 Abadi 5
181 Abadi 6
182 Abadi 7
183 Abadi 8
184 Abadi 9
185 Abadi 10
186 Abadi 11
187 Abadi 12
188 Abadi 13
189 Abadi 14
190 Abadi 15
191 Abadi 16
192 Abadi 17 (Dukun dan anak perempuannya)
193 Pulau Karet
194 Pulau Karet 2
195 Pulau Karet 3
196 Pulau Karet 4
197 Pulau Karet 5
198 Pulau Karet 6
199 Pulau Karet 7
200 Pulau Karet (Pulau Hayah) 8
201 Pulau Karet (Pulau Hayah) 9
202 Pulau Karet (Pulau Hayah) 10
203 Pulau Karet (Pulau Hayah) 11
204 Pulau Karet (Pulau Hayah) 12
205 Pulau Karet (Pulau Hayah) 13
206 Pulau Karet (Pulau Hayah) 14
207 Pulau Karet (Pulau Hayah) 15
208 Pulau Karet (Pulau Hayah) 16
209 Pulau Karet (Pulau Hayah) 17
210 Pulau Karet (Pulau Hayah) 18
211 Pulau Karet (Pulau Hayah) 19
212 Pulau Karet (Pulau Hayah) Tamat --> Ratu Laut 1
213 Ratu laut 2
214 Ratu Laut 3
215 Ratu Laut 4
216 Ratu Laut 5
217 Ratu Laut 6
218 Ratu Laut 7
219 Ratu Laut 8
220 Ratu Laut 9
221 Ratu Laut 10
222 Ratu Laut 11
223 Ratu Laut 12
224 Ratu Laut 13
225 Ratu Laut 14
226 Ratu Laut Tamat
227 Perburuan Ayi Mahogra 1
228 Perburuan Ayi Mahogra 2
Episodes

Updated 228 Episodes

1
PROLOG
2
Bagian 1 : Jawatankuasa
3
Bagian 2 : Jawatankuasa 2 ... Nenek dan Setan Kepala Buntung.
4
Bagian 3 : Jawatankuasa 3
5
Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4
6
Bagian 5 : Jawatankuasa 5
7
Bagian 6 : Jawatankuasa 6
8
Bagian 7 : Jawatankuasa 7
9
Bagian 8 : Jawatankuasa 8
10
Bagian 9 : Jawatankuasa 9
11
Bagian 10 : Jawatankuasa 10
12
Bagian 11 : Jawatankuasa 11
13
Bagian 12 : Jawatan Kuasa 12
14
Bagian 13 : Jawatankuasa 13
15
Bagian 14 : Jawatankuasa 14
16
Bagian 15 : Jawatankuasa 15
17
Bagian 16 : Jawatankuasa 16
18
Bagian 17 : Jawatankuasa 17
19
Bagian 18 : Jawatankuasa 18
20
Bagian 19 : Jawatankuasa 19
21
Bagian 20 : Jawatankuasa 20
22
Bagian 21 : Jawatankuasa 21
23
Bagian 22 : Jawatankuasa 22
24
Bagian 23 : Jawatankuasa 23
25
Bagian 24 : Jawatankuasa Tamat
26
Bagian 25 : Pembersihan Gunung
27
Bagian 26 : Pembersihan Gunung 2
28
Bagian 27 : Pembersihan AKJ dan Gunung 2
29
Bagian 28 : Pembersihan Gunung & Pembebasan Alka
30
Bagian 29 : Pembersihan Gunung dan pembebasan Alka 2
31
Bagian 30 : Pembersihan Gunung 6
32
Bagian 31 : Pembersihan Gunung 7
33
Bagian 32 : Pemberisihan Gunung 8
34
Bagian 33 : Perburuan dan Pembersihan Gunung 9
35
Bagian 34 : Pembersihan gunung 10 & Kunjungan
36
Bagian 35 : Pembersihan Gunung 11 ... Tipu Daya
37
Bagian 36 : Pembersihan Gunung 12
38
Bagian 37 : Pembersihan Gunung 13
39
Bagian 38 : Pembersihan Gunung 14
40
Bagian 39 : Pembersihan Gunung 15
41
Bagian 40 : Pembersihan Gunung 16
42
Bagian 41 : Penyelamatan Alka
43
Bagian 42 : Penyelamatan Alka 2
44
Bagian 43 : Penyelamatan Alka 3
45
Bagian 44 : Penyelamatan Alka 4
46
Bagian 45 : Penyelamatan Alka 5
47
Bagian 46 : Penyelamatan Alka 6
48
Bagian 47 : Penyelamatan Alka 7
49
Bagian 48 : Penyelamatan Alka 8
50
Bagian 49 : Rangda dan Sujana
51
Bagian 50 : Rangda dan Sujana 2
52
Bagian 51 : Sujana dan Rangda 3
53
Bagian 52 : Sujana dan Rangda 4
54
Bagian 53 : Sujana dan Rangda 5
55
Bagian 54 : Sujana dan Rangda 6
56
Bagian 55 : Sujana dan Rangda 7
57
Bagian 56 : Sujana dan Rangda 8
58
Bagian 57 : Sujana dan Rangda 9
59
Bagian 58 : Sujana dan Rangda 10
60
Bagian 59 : Sujana dan Rangda 11
61
Bagian 60 : Sujana dan Rangda 12
62
Bagian 61 : Sujana dan Rangda 13
63
Bagian 62 : Sujana 14
64
Bagian 63 : Sujana 15
65
Bagian 64 : Sujana 16
66
Bagian 65 : Sujana 17
67
Bagian 66 : Sujana 18
68
Bagian 67 : Sujana 19
69
Bagian 68 : Sujana 20
70
Bagian 69 : Sujana dan Rangda 21
71
Bagian 70 : Sujana dan Rangda 22
72
Bagian 71 : Sujana dan Rangda 23
73
Bagian 72 : Sujana dan Rangda 24
74
Bagian 73 : Sujana Tamat
75
Bagian 74 : Pembebasan Rangda
76
Bagian 75 : Pembebesan Rangda 2
77
Bagian 76 : Pembebasan Rangda 3
78
Bagian 77 : Pembebasan Rangda 4
79
Bagian 78 : Pembebasang Rangda Tamat
80
Bagian 79 : Guru itu
81
Bagian 80 : Guru Itu 2
82
Bagian 81 : Guru Itu 3
83
Bagian 82 : Guru Itu 4
84
Bagian 83 : Guru Itu 5
85
Bagian 84 : Guru Itu 6
86
Bagian 85 : Guru itu 7
87
Bagian 86 : Guru itu 8
88
Bagian 87 : Guru Itu 9
89
Bagian 88 : Guru Itu 10
90
Bagian 89 : Guru Itu 11
91
Bagian 90 : Guru Itu 12
92
Bagian 91 : Guru Itu 13
93
Bagian 92 : Guru Itu 14
94
Bagian 93 : Guru Itu 13
95
Bagian 94 : Guru Itu 14
96
Bagian 95 : Guru Itu 15
97
Bagian 96 : Guru Itu 16
98
Bagian 97 : Guru Itu 17
99
Bagian 98 : Guru Itu 18
100
Bagian 99 : Guru Itu 19
101
Bagian 100 : Guru Itu 20
102
Bagian 101 : Guru Itu 21
103
Bagian 102 : Guru Itu 22
104
Bagian 103 : Guru Itu 23
105
Bagian 104 : Guru Itu 24
106
Bagian 105 : Guru Itu 25
107
Bagian 106 : Bagian 26
108
Bagian 107 : Guru Itu 27
109
Bagian 108 : Guru Itu 28
110
Bagian 109 : Guru Itu 29
111
Bagian 110 : Guru Itu 30
112
Bagian 111 : Guru Itu 31
113
Bagian 112 : Penyelamatan Merati
114
Bagian 113 : Penyelamatan Merati 2
115
Bagian 114 : Penyelamatan Merati 3
116
Bagian 115 : Penyelamatan Merati 4
117
Bagian 116 : Penyelamatan Merati 5
118
Bagian 117 : Penyelamatan Merati 6
119
Bagian 118 : Penyelamatan Merati 7
120
Bagian 119 : Penyelamatan Merati 8
121
Bagian 120 : Penyelamatan Merati 9
122
Bagian 121 : Penyelamatan Merati 10
123
Bagian 122 : Penyelamatan Merati tamat
124
Bagian 123 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung
125
Bagian 124 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 2
126
Bagian 125 : Lahirnya Kharisma Jagat 3
127
Bagian 126 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 4
128
Bagian 127 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 5
129
Bagian 128 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung Tamat
130
Bagian 129 : Lelaki tua
131
Bagian 130 : Lelaki Tua 2
132
Bagian 131 : Lelaki Tua 3
133
Bagian 132 : Lelaki Tua itu 4
134
Bagian 133 : Lelaki Tua 5
135
Bagian 134 : Lelaki tua 6
136
Bagian 135 : Lelaki tua 7
137
Bagian 136 : Lelaki tua 8
138
Bagian 137 : Lelaki Tua 9
139
Bagian 138 : Lelaki Tua 10
140
Bagian 139 : Lelaki tua 11
141
Bagian 140 : Lelaki itu 12
142
Bagian 141 : Lelaki tua 13
143
Bagian 142 : Lelaki tua 14
144
Bagian 143 : Lelaki tua 15
145
Bagian 144 : Lelaki Tua 16
146
Bagian 145 : Lelaki Tua 17
147
Bagian 146 : Kawanan Junior
148
Bagian 147 : Kawanan Junior 2
149
Bagian 148 : Kawanan Junior 3
150
Bagian 149 : Hutang
151
Bagian 150 : Hutang 2
152
Bagian 151 : Hutang 3
153
Bagian 152 : Hutang 4
154
Bagian 153 : Hutang 5
155
Bagian 154 : Hutang 6
156
Bagian 155 : Hutang 7
157
Bagian 156 : Hutang 8
158
Bagian 157 : Hutang 9
159
Bagian 158 : Hutang 10
160
Bagian 159 : Hutang 11
161
Bagian 160 : Hutang 12
162
Bagian 161 : Hutang 13
163
Bagian 162 : Hutang 14
164
Bagian 163 : Hutang 15
165
Bagian 164 : Hutang 16
166
Bagian 165 : Hutang 17
167
Bagian 166 : hutang 18
168
Bagian 167 : Hutang 19
169
Bagian 168 : Hutang 20
170
Bagian 169 : Hutang 21
171
Bagian 170 : Hutang 22
172
Bagian 171 : Hutang 23
173
Bagian 172 : Hutang 24
174
Bagian 173 : Hutang 25
175
Bagian 174 : Hutang Tamat
176
Abadi 1
177
Abadi 2
178
Abadi 3
179
Abadi 4
180
Abadi 5
181
Abadi 6
182
Abadi 7
183
Abadi 8
184
Abadi 9
185
Abadi 10
186
Abadi 11
187
Abadi 12
188
Abadi 13
189
Abadi 14
190
Abadi 15
191
Abadi 16
192
Abadi 17 (Dukun dan anak perempuannya)
193
Pulau Karet
194
Pulau Karet 2
195
Pulau Karet 3
196
Pulau Karet 4
197
Pulau Karet 5
198
Pulau Karet 6
199
Pulau Karet 7
200
Pulau Karet (Pulau Hayah) 8
201
Pulau Karet (Pulau Hayah) 9
202
Pulau Karet (Pulau Hayah) 10
203
Pulau Karet (Pulau Hayah) 11
204
Pulau Karet (Pulau Hayah) 12
205
Pulau Karet (Pulau Hayah) 13
206
Pulau Karet (Pulau Hayah) 14
207
Pulau Karet (Pulau Hayah) 15
208
Pulau Karet (Pulau Hayah) 16
209
Pulau Karet (Pulau Hayah) 17
210
Pulau Karet (Pulau Hayah) 18
211
Pulau Karet (Pulau Hayah) 19
212
Pulau Karet (Pulau Hayah) Tamat --> Ratu Laut 1
213
Ratu laut 2
214
Ratu Laut 3
215
Ratu Laut 4
216
Ratu Laut 5
217
Ratu Laut 6
218
Ratu Laut 7
219
Ratu Laut 8
220
Ratu Laut 9
221
Ratu Laut 10
222
Ratu Laut 11
223
Ratu Laut 12
224
Ratu Laut 13
225
Ratu Laut 14
226
Ratu Laut Tamat
227
Perburuan Ayi Mahogra 1
228
Perburuan Ayi Mahogra 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!