Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4

“Ketemu!” Seira melihat pintunya ada satu lantai di bawahnya, dia berlari melalui tangga darurat untuk mencapai lantai itu, begitu masuk zona entah buatan siapa, dia merasakan energi gelangnya perlahan menghilang, Ayi yang dalam keadaan perut besar menangis, berlari karena takut Pram akan celaka, jika gelang itu akhirnya hilang energi, pasti terputus dan siapapun yang melakukannya, pasti memiliki ilmu yang sangat tinggi, Ayi sebagai seorang ibu, menyesal karena tak bisa menjaga anaknya dengan baik, dia terus berlari dan mengeluarkan kujangnya, dia tak peduli lagi, apapun yang membuat anaknya celaka, akan dia habisi, termasuk nenek tadi!

Berani sekali mereka menyentuh anak dari Ratunya Kharisma Jagat.

Seira berlari dengan sangat kencang, walau perutnya terasa berat dan sakit kram karena terlalu banyak bergerak, apalagi energinya sudah habis karena tadi dia membiarkan nenek itu memukulinya sementara tangannya terus menangkis jika nenek itu bermaksud menyerang perutnya.

Tempat ini jika dilihat secara kasat mata, pastilah terlihat seperti apartemen di mana Seira dan Malik tinggal, tapi bukan, ini adalah zona ghaib ciptaan makhluk, zona itu memang hanya berada di satu tempat ini, membuat manusia yang terperangkap, bisa jadi merasa berada di apartemen tempat tinggalnya, tapi kalau dia coba untuk memperhatikan lagi, semua unit terasa sunyi, tak ada satu pun orang yang lalu lalang, biarpun apartemen ini memang tidak ramai, tapi terlalu sunyi rasanya aneh, bukan? Tapi tak heran kalau Pram akhirnya terjebak di zona ghaib ini, dia tak sadar, mungkin begitu dia keluar dari lift, lalu berlari, kakinya menginjak zona ghaib secara tak sengaja dan masuk ke dalam perangkap.

Ayi berlari ke arah unit yang terlihat seperti unit apartemennya, Pram kecil pasti di sana, tapi saat dia sudah sampai di unit itu, betapa terkejutnya dia karena ....

“Ibu!” Pram berlari dan memeluk ibunya, Ayi lemas dan jatuh terduduk, sesosok lelaki tua buru-buru melayang dan memegangi tubuh Ayi agar tak jatuh ke lantai, karena itu akan berbahaya untuk kehamilannya.

“Wangsa, untung kau, untung kau Wangsa.” Ayi menangis sejadinya, karena tidak menyangka, bahwa sejak 5 tahun terakhir dia membangun zona netral ini, apartemen ini adalah tempat paling aman dari semua tempat yang ada di muka bumi.

Ayi membangun zona netral ini untuk menolong siapa saja yang terkena masalah ghaib, seperti dikejar-kejar jin pesugihan, dulu Alya bahkan dibawa ke sini oleh Aditia untuk diselamatkan dari Begu Ganjang, jin yang menagih tumbal atas pesugihan yang ayahnya lakukan.

Lalu banyak lagi jin yang tidak lagi ingin bertuankan dukun ilmu hitam, mereka harus babak belur untuk sampai zona ghaib ini, tak ada yang berani masuk, tak ada yang berani menyerang, apalagi membuat zona ghaib, itu pasti akan langsung ketahuan oleh Ayi.

Selama 5 tahun terakhir, tak ada satupun yang berhasil menembus benteng tebal yang Ayi ciptakan dengan banyak jin, baik khodam, karuhun maupun qorin, semua jenis jin membangun zona netral ini sebagai zona yang paling aman bagi siapapun, makanya tadi Ayi percaya melepas Pram sendirian di apartemen ini untuk meminta bantuan Malik, karena yakin bahwa, nenek itu hanya arwah pendendam yang butuh pelampiasan untuk bisa dijemput oleh kawanan kembali kepada Tuhan, tapi Ayi sepertinya salah, karena arwah itu menyerangnya secara membabi buta.

“Aditia merasa gusar dengan bulan purnamanya, dia melihat bulan itu terasa aneh, karena berwarna merah kehitaman, dia memintaku melihat keluarganya, takut kalau mereka akan dicelakai, tapi keluarganya baik-baik saja, walau pagar ciptaan Mulyana yang disempurnakan Aditia terdapat percobaan pembobolan, tapi mereka baik-baik saja.

Lalu aku bermaksud kembali ke markas ghaib, tapi urung begitu melihat bulan purnama semakin menghitam, aku berlari ke sini karena perasaanku mengatakan ada yang salah jadi aku bermaksud untuk bertukar pikiran dengan Panglima dan Raden, tapi saat sampai sini, aku tidak menemukan Panglima maupun Raden, juga tak menemukanmu, lalu aku mencoba menghubungi mereka secara batin ghaib, tapi aneh, kenapa apartemen ini tak mampu mengirim sinyal ghaib pada siapapun karuhun di luar sana, maka dari itu aku tahu, kalau tempat ini telah diblok oleh sesuatu, aku bergegas mencarimu, menembus begitu banyaknya zona ghaib entah ciptaan siapa dan menemukan Pram yang hampir saja ditangkap oleh genderuwo ini, aku menaruhnya di botol, apakah Ayi ingin memenjarakannya di markas kita?”

Mereka sudah kembali ke unit Ayi yang sebenarnya, zona itu sudah dihancurkan Ayi tadi saat dia hampir jatuh dan ditangkap Abah Wangsa, dia langsung menghancurkannya dengan mantra penghancur sambil masih ditopang Abah, bahkan kondisi lemahnya dia masih sangat hebat.

Malik melihat istrinya terbaring di sofa dengan abah Wangsa di sampingnya sedikit lega, Pram tertidur karena lelah dan ketakutan, dia tidur di sofa juga.

“Wangsa, terima kasih karena sudah melindungi anakku. Kau benar, Aditia menyadari bulan purnamanya, dia sudah sangat pesat perkembangan ilmunya, karena hari ini adalah bulan purnama keenam.”

“Tentu saja, kalian adalah keluarga, aku pasti melindungi, Aditia yang mengutusku untuk melihat keadaan sekitar dan akhirnya aku menemukan kenyataan bahwa apartemen ini sudah jebol.”

“Kau tak apa-apa sayang?” Malik bertanya pada istrinya yang masih berbaring.

“Tak apa-apa, hanya lemas karena takut Pram celaka, aku takkan bisa menahan emosi kalau Pram kenapa-kenapa.”

“Maafkan aku, karena aku tak mendapat sinyal apapun dari Pram, aku naik ke unit nenek itu karena merasa kalian terlalu lama dan mulai khawatir. Aku juga tak mendengar sinyal permintaan tolong Pram.”

“Bagaimana nenek itu?” Ayi bertanya.

“Dia sudah kutaruh di botol, Wangsa kau bisa menaruhnya di markas, aku akan menginterogasinya begitu Ayi baik-baik saja.”

“Baiklah Malik, aku akan kembali pada Aditia sekarang.”

“Wangsa ... jangan beritahu adikku tentang keadaanku ya, karena ... belum saatnya mereka bergabung denganku, masih banyak tugas Mulyana yang belum mereka selesaikan. Sembunyikan saja dulu, aku akan memanggil mereka begitu semuanya siap.”

“Iya Ayi, sesuai perintah Ayi.” Lalu Abah Wangsa menghilang.

Malik memeluk Seira lalu membersihkan luka di wajahnya yang babak belur, karena nenek itu tak bisa memukul perutnya, wajah Seira menjadi sasaran empuk.

“Apakah sakit?” Malik bertanya.

“Adakah dari kasus yang kita selesaikan yang tidak sakit, suamiku?” Seira bertanya.

“Maaf, seharusnya aku melindungimu dan Pram.”

“Tidak, seharusnya aku tahu pembobolan ini sebelum mereka berhasil masuk.” Ayi tidak ingin Malik berkecil hati.

“Untuk sesaat, aku takut, takut kalau aku akan gagal lagi melindungi kalian.”

“Kau tidak pernah gagal Malik, karena kita saling melindungi, kematian Pram bukan salahmu.”

“Oh ya, aku sudah minta Aam untuk menyelidiki nenek itu, aku merasa terlalu janggal jika dia hanya pemilik unit apartemen biasa, kita tunggu Aam kirim hasil profillingnya ya.”

“Ok.” Seira mengusap wajah kekasih yang dulu sekali membuatnya jatuh cinta dan menempel terus itu, tak terasa, sekarang dia menjadi suaminya.

“Hei! bagaimana keponakanku, bagaimana dia, sini kuperiksa!” Dokter Adi masuk tanpa mengetuk pintu, bahkan Karuhunnya juga langsung melihat sekujur tubuh Ayi tanpa diminta.

“Kau mengagetkan saja!” Malik berteriak karena mereka tiba-tiba datang entah dari mana.

“Baru saja aku mendengar gelang Pram meminta bantuan, makanya aku berlari langsung ke sini.”

“Sudah terlambat, kau mendengarnya pasti sesaat setelah zona ghaib itu aku hancurkan.”

“Zona ghaib? Buatan?” Dokter Adi langsung paham.

“Ya, entah siapa yang buat. Tapi ... berhasil menjebol pertahanan zona netral kita, Di.” Malik berbicara dengan khawatir.

“Keponakanku baik-baik saja, detak jantungnya normal, hanya wajahmu babak belur, kau mau aku teteskan teh Tirta Amerta agar wajahmu cepat pulih?”

“Di, ini hanya babak belur tak mengancam jiwa, jangan berlebihan lah, teh itu terlalu berhaga untuk luka seringan ini.”

“Ini tidak ringan!” Malik dan Adi berteriak, karena paham, bagi wanita, wajah itu hal penting. Tapi kan Ai tak butuh pengakuan dari siapapun kalau dia cantik dan hebat, dia sudah cantik dan hebat dari sananya.

“Baiklah, santai saja, awas kalau ada yang sampai bilang pada kakak angkatku tentang kejadian malam ini, kalian benar-benar akan kumusuhi, aku tak mau dia bawa pasukan ke sini, itu terlalu bising. Aku butuh ketenangan.”

Ayi memastikan kalau saat ini, harus tenang dulu, jangan sampai memancing keributan, karena Ayi tak sedang dalam kondisi yang terbaik, dia tak bisa menghalau peperangan lagi.

“Aam sudah mengirim dokumen tentang identitas nenek itu Ayi.” Malik memperlihatkan dokumen idnetitas yang Aam kirimkan dengan format foto.

“Dia ... janda dari salah satu Tetua yang menjadi gila setelah peperangan itu!” Ayi berteriak, ternyata masih luka lama.

“Sudah selama ini dia tinggal di sana dan kita tak sadar.” Malik juga kecewa dengan dirinya yang tak menyadari sudah ada penyusup sejak lama.

“Tapi bukankah kita sudah memastikan bahwa tak ada satupun kerabat Tetua tinggal di apartemen ini, tapi bagaimana mungkin istri dari salah satu tetua yang menjadi gila itu bisa lolos tinggal di sini?” Ayi heran.

“Dia pasti pakai identitas samaran untuk tinggal di sini, orang-orang itu pasti menyelundupkannya untuk menjadi ....”

“Pembuat lubang pada apartemen ini, perlahan tapi pasti selama beberapa tahun ini dia membuat lubang untuk para sekutunya masuk, hingga kematiannya tiba dan balas dendam mereka tercapai, sayang mereka tak berhasil.” Ayi geram, karena ini masih saja soal antek Mudha Praya.

“Ayi, kita harus menyusuri apartemen ini lagi, memastikan bahwa kerabat tetua hanya nenek itu saja.” Malik berkata dengan sungguh-sungguh.

“Sulit kalau mereka sengaja menyamar,” Ayi menjawab.

“Atau kita kosongkan saja apartemen ini, apakah aku perlu membeli gedung apartemen ini untuk memastikan zona netral tak pernah dijebol lagi?” Malik memberi solusi.

“Jangan ngaco, nanti banyak orang curiga, kenapa apartemen ini hanya kita yang huni, aku tak mau menimbulkan kecurigaan, kita harus tetap bergerak di dalam tanah, tak boleh ada yang sadar dengan kehadiran kita, makanya aku membiarkan beberapa lantai tetap diisi penghuni lain yang seorang manusia biasa.

Sementara aku juga membersihkan tempat ini dari serangan ghaib, kau tahu kan, bahwa warga di apartemen ini sangatlah betah di sini, hanya oranga jahat yang bisa melihat setan di sini.”

“Lalu kita mesti apa Ayi?” Malik bingung.

“Kita yang pindah.”

“Apa!” Malik dan Dokter Adi berteriak.

“Aku akan pindah ke AKJ, kita akan tinggal di sana, itu adalah tempat teraman, karena tak ada yang bisa masuk tanpa seizinku.”

“Kau benar, tapi ... aku belum siap untuk memindahkan Pram ke tempat itu, Pram belum siap mengemban pendidikan, aku ....”

“Kau yang belum siap melepas anakmu Malik, kau terlalu overprotective padanya, dia bahkan belum belajar ilmu bela diri dan bergantung pada gelang saja, kau tahu kalau itu bahaya, maka ini perintah, kita harus pindah.”

Ayi bersikukuh mereka akan pindah, Malik tidak bisa menolak, walau dia lebih suka tinggal di apartemennya, karena dia suka moment keluarga kecilnya yang terlihat normal ini, tapi tak dapat dipungkiri bahwa, Ayi benar, tempat ini sudah tak aman lagi. Malik akhirnya setuju.

Maka mereka pindah ke AKJ atau kita bisa menyebutnya, Jawatankuasa Kharisma Jagat.

Sementara setelah Abah Wangsa pulang ke markas ghaib, ternyata Aditia dan kawanan sedang membicarakan kasus baru, yaitu sebuah kasus yang persawahan yang sering menyesatkan orang, mereka akan bersiap ke kampung pamannya Aditia, paman Aep, Abah Wangsa terkejut karena, bukankah kasus itu sudah diselesaikan Mulyana? Kenapa kasus itu tertulis dibuku Mulyana, aneh!”

Wangsa terus mengawasi kawanan dengan banyak rahasia yang dia sembunyikan.

Bukankah kalian sudah tahu kisah tentang sawah itu?

____________________________

Catatan Penulis,

Kalau kalian ada yang bertanya kenapa Ayi tinggal di apartemen bukannya di AKJ? Bukankah part 1 Ayi sudah di AKJ? maka ini adalah waktu di mana dia belum memutuskan tinggal di AKJ, ya ... kita sedang main di alur maju mundur lagi ya, ada yang sadar? Aku nggak mau jelasin ah, coba cari tahu sendiri ya, jangan lupa komentar.

Cluenya, urutan bulan purnama.

Terpopuler

Comments

Imran Kalimanjaro

Imran Kalimanjaro

ish... author ni, selaku main teka teki, kita pembaca lurus² aja, nikmati ceritanya...

2025-01-01

0

Nu54 R4r4

Nu54 R4r4

akhirnya penasaran ku terjwab sudah ,knpa keluarga ayi masih tinggal d apartemen

2024-02-16

0

Darnisah Isda

Darnisah Isda

sudah kuduga... aku curiga kenapa disini Ayi belum di AKJ... sementara sewaktu kawanan ke AKJ.. Malik juga sedang pergi dan Ayi sdh tinggal di AKJ krn kondisi yg lemah krn kehamilannya

2023-12-13

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 Bagian 1 : Jawatankuasa
3 Bagian 2 : Jawatankuasa 2 ... Nenek dan Setan Kepala Buntung.
4 Bagian 3 : Jawatankuasa 3
5 Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4
6 Bagian 5 : Jawatankuasa 5
7 Bagian 6 : Jawatankuasa 6
8 Bagian 7 : Jawatankuasa 7
9 Bagian 8 : Jawatankuasa 8
10 Bagian 9 : Jawatankuasa 9
11 Bagian 10 : Jawatankuasa 10
12 Bagian 11 : Jawatankuasa 11
13 Bagian 12 : Jawatan Kuasa 12
14 Bagian 13 : Jawatankuasa 13
15 Bagian 14 : Jawatankuasa 14
16 Bagian 15 : Jawatankuasa 15
17 Bagian 16 : Jawatankuasa 16
18 Bagian 17 : Jawatankuasa 17
19 Bagian 18 : Jawatankuasa 18
20 Bagian 19 : Jawatankuasa 19
21 Bagian 20 : Jawatankuasa 20
22 Bagian 21 : Jawatankuasa 21
23 Bagian 22 : Jawatankuasa 22
24 Bagian 23 : Jawatankuasa 23
25 Bagian 24 : Jawatankuasa Tamat
26 Bagian 25 : Pembersihan Gunung
27 Bagian 26 : Pembersihan Gunung 2
28 Bagian 27 : Pembersihan AKJ dan Gunung 2
29 Bagian 28 : Pembersihan Gunung & Pembebasan Alka
30 Bagian 29 : Pembersihan Gunung dan pembebasan Alka 2
31 Bagian 30 : Pembersihan Gunung 6
32 Bagian 31 : Pembersihan Gunung 7
33 Bagian 32 : Pemberisihan Gunung 8
34 Bagian 33 : Perburuan dan Pembersihan Gunung 9
35 Bagian 34 : Pembersihan gunung 10 & Kunjungan
36 Bagian 35 : Pembersihan Gunung 11 ... Tipu Daya
37 Bagian 36 : Pembersihan Gunung 12
38 Bagian 37 : Pembersihan Gunung 13
39 Bagian 38 : Pembersihan Gunung 14
40 Bagian 39 : Pembersihan Gunung 15
41 Bagian 40 : Pembersihan Gunung 16
42 Bagian 41 : Penyelamatan Alka
43 Bagian 42 : Penyelamatan Alka 2
44 Bagian 43 : Penyelamatan Alka 3
45 Bagian 44 : Penyelamatan Alka 4
46 Bagian 45 : Penyelamatan Alka 5
47 Bagian 46 : Penyelamatan Alka 6
48 Bagian 47 : Penyelamatan Alka 7
49 Bagian 48 : Penyelamatan Alka 8
50 Bagian 49 : Rangda dan Sujana
51 Bagian 50 : Rangda dan Sujana 2
52 Bagian 51 : Sujana dan Rangda 3
53 Bagian 52 : Sujana dan Rangda 4
54 Bagian 53 : Sujana dan Rangda 5
55 Bagian 54 : Sujana dan Rangda 6
56 Bagian 55 : Sujana dan Rangda 7
57 Bagian 56 : Sujana dan Rangda 8
58 Bagian 57 : Sujana dan Rangda 9
59 Bagian 58 : Sujana dan Rangda 10
60 Bagian 59 : Sujana dan Rangda 11
61 Bagian 60 : Sujana dan Rangda 12
62 Bagian 61 : Sujana dan Rangda 13
63 Bagian 62 : Sujana 14
64 Bagian 63 : Sujana 15
65 Bagian 64 : Sujana 16
66 Bagian 65 : Sujana 17
67 Bagian 66 : Sujana 18
68 Bagian 67 : Sujana 19
69 Bagian 68 : Sujana 20
70 Bagian 69 : Sujana dan Rangda 21
71 Bagian 70 : Sujana dan Rangda 22
72 Bagian 71 : Sujana dan Rangda 23
73 Bagian 72 : Sujana dan Rangda 24
74 Bagian 73 : Sujana Tamat
75 Bagian 74 : Pembebasan Rangda
76 Bagian 75 : Pembebesan Rangda 2
77 Bagian 76 : Pembebasan Rangda 3
78 Bagian 77 : Pembebasan Rangda 4
79 Bagian 78 : Pembebasang Rangda Tamat
80 Bagian 79 : Guru itu
81 Bagian 80 : Guru Itu 2
82 Bagian 81 : Guru Itu 3
83 Bagian 82 : Guru Itu 4
84 Bagian 83 : Guru Itu 5
85 Bagian 84 : Guru Itu 6
86 Bagian 85 : Guru itu 7
87 Bagian 86 : Guru itu 8
88 Bagian 87 : Guru Itu 9
89 Bagian 88 : Guru Itu 10
90 Bagian 89 : Guru Itu 11
91 Bagian 90 : Guru Itu 12
92 Bagian 91 : Guru Itu 13
93 Bagian 92 : Guru Itu 14
94 Bagian 93 : Guru Itu 13
95 Bagian 94 : Guru Itu 14
96 Bagian 95 : Guru Itu 15
97 Bagian 96 : Guru Itu 16
98 Bagian 97 : Guru Itu 17
99 Bagian 98 : Guru Itu 18
100 Bagian 99 : Guru Itu 19
101 Bagian 100 : Guru Itu 20
102 Bagian 101 : Guru Itu 21
103 Bagian 102 : Guru Itu 22
104 Bagian 103 : Guru Itu 23
105 Bagian 104 : Guru Itu 24
106 Bagian 105 : Guru Itu 25
107 Bagian 106 : Bagian 26
108 Bagian 107 : Guru Itu 27
109 Bagian 108 : Guru Itu 28
110 Bagian 109 : Guru Itu 29
111 Bagian 110 : Guru Itu 30
112 Bagian 111 : Guru Itu 31
113 Bagian 112 : Penyelamatan Merati
114 Bagian 113 : Penyelamatan Merati 2
115 Bagian 114 : Penyelamatan Merati 3
116 Bagian 115 : Penyelamatan Merati 4
117 Bagian 116 : Penyelamatan Merati 5
118 Bagian 117 : Penyelamatan Merati 6
119 Bagian 118 : Penyelamatan Merati 7
120 Bagian 119 : Penyelamatan Merati 8
121 Bagian 120 : Penyelamatan Merati 9
122 Bagian 121 : Penyelamatan Merati 10
123 Bagian 122 : Penyelamatan Merati tamat
124 Bagian 123 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung
125 Bagian 124 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 2
126 Bagian 125 : Lahirnya Kharisma Jagat 3
127 Bagian 126 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 4
128 Bagian 127 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 5
129 Bagian 128 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung Tamat
130 Bagian 129 : Lelaki tua
131 Bagian 130 : Lelaki Tua 2
132 Bagian 131 : Lelaki Tua 3
133 Bagian 132 : Lelaki Tua itu 4
134 Bagian 133 : Lelaki Tua 5
135 Bagian 134 : Lelaki tua 6
136 Bagian 135 : Lelaki tua 7
137 Bagian 136 : Lelaki tua 8
138 Bagian 137 : Lelaki Tua 9
139 Bagian 138 : Lelaki Tua 10
140 Bagian 139 : Lelaki tua 11
141 Bagian 140 : Lelaki itu 12
142 Bagian 141 : Lelaki tua 13
143 Bagian 142 : Lelaki tua 14
144 Bagian 143 : Lelaki tua 15
145 Bagian 144 : Lelaki Tua 16
146 Bagian 145 : Lelaki Tua 17
147 Bagian 146 : Kawanan Junior
148 Bagian 147 : Kawanan Junior 2
149 Bagian 148 : Kawanan Junior 3
150 Bagian 149 : Hutang
151 Bagian 150 : Hutang 2
152 Bagian 151 : Hutang 3
153 Bagian 152 : Hutang 4
154 Bagian 153 : Hutang 5
155 Bagian 154 : Hutang 6
156 Bagian 155 : Hutang 7
157 Bagian 156 : Hutang 8
158 Bagian 157 : Hutang 9
159 Bagian 158 : Hutang 10
160 Bagian 159 : Hutang 11
161 Bagian 160 : Hutang 12
162 Bagian 161 : Hutang 13
163 Bagian 162 : Hutang 14
164 Bagian 163 : Hutang 15
165 Bagian 164 : Hutang 16
166 Bagian 165 : Hutang 17
167 Bagian 166 : hutang 18
168 Bagian 167 : Hutang 19
169 Bagian 168 : Hutang 20
170 Bagian 169 : Hutang 21
171 Bagian 170 : Hutang 22
172 Bagian 171 : Hutang 23
173 Bagian 172 : Hutang 24
174 Bagian 173 : Hutang 25
175 Bagian 174 : Hutang Tamat
176 Abadi 1
177 Abadi 2
178 Abadi 3
179 Abadi 4
180 Abadi 5
181 Abadi 6
182 Abadi 7
183 Abadi 8
184 Abadi 9
185 Abadi 10
186 Abadi 11
187 Abadi 12
188 Abadi 13
189 Abadi 14
190 Abadi 15
191 Abadi 16
192 Abadi 17 (Dukun dan anak perempuannya)
193 Pulau Karet
194 Pulau Karet 2
195 Pulau Karet 3
196 Pulau Karet 4
197 Pulau Karet 5
198 Pulau Karet 6
199 Pulau Karet 7
200 Pulau Karet (Pulau Hayah) 8
201 Pulau Karet (Pulau Hayah) 9
202 Pulau Karet (Pulau Hayah) 10
203 Pulau Karet (Pulau Hayah) 11
204 Pulau Karet (Pulau Hayah) 12
205 Pulau Karet (Pulau Hayah) 13
206 Pulau Karet (Pulau Hayah) 14
207 Pulau Karet (Pulau Hayah) 15
208 Pulau Karet (Pulau Hayah) 16
209 Pulau Karet (Pulau Hayah) 17
210 Pulau Karet (Pulau Hayah) 18
211 Pulau Karet (Pulau Hayah) 19
212 Pulau Karet (Pulau Hayah) Tamat --> Ratu Laut 1
213 Ratu laut 2
214 Ratu Laut 3
215 Ratu Laut 4
216 Ratu Laut 5
217 Ratu Laut 6
218 Ratu Laut 7
219 Ratu Laut 8
220 Ratu Laut 9
221 Ratu Laut 10
222 Ratu Laut 11
223 Ratu Laut 12
224 Ratu Laut 13
225 Ratu Laut 14
226 Ratu Laut Tamat
227 Perburuan Ayi Mahogra 1
228 Perburuan Ayi Mahogra 2
Episodes

Updated 228 Episodes

1
PROLOG
2
Bagian 1 : Jawatankuasa
3
Bagian 2 : Jawatankuasa 2 ... Nenek dan Setan Kepala Buntung.
4
Bagian 3 : Jawatankuasa 3
5
Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4
6
Bagian 5 : Jawatankuasa 5
7
Bagian 6 : Jawatankuasa 6
8
Bagian 7 : Jawatankuasa 7
9
Bagian 8 : Jawatankuasa 8
10
Bagian 9 : Jawatankuasa 9
11
Bagian 10 : Jawatankuasa 10
12
Bagian 11 : Jawatankuasa 11
13
Bagian 12 : Jawatan Kuasa 12
14
Bagian 13 : Jawatankuasa 13
15
Bagian 14 : Jawatankuasa 14
16
Bagian 15 : Jawatankuasa 15
17
Bagian 16 : Jawatankuasa 16
18
Bagian 17 : Jawatankuasa 17
19
Bagian 18 : Jawatankuasa 18
20
Bagian 19 : Jawatankuasa 19
21
Bagian 20 : Jawatankuasa 20
22
Bagian 21 : Jawatankuasa 21
23
Bagian 22 : Jawatankuasa 22
24
Bagian 23 : Jawatankuasa 23
25
Bagian 24 : Jawatankuasa Tamat
26
Bagian 25 : Pembersihan Gunung
27
Bagian 26 : Pembersihan Gunung 2
28
Bagian 27 : Pembersihan AKJ dan Gunung 2
29
Bagian 28 : Pembersihan Gunung & Pembebasan Alka
30
Bagian 29 : Pembersihan Gunung dan pembebasan Alka 2
31
Bagian 30 : Pembersihan Gunung 6
32
Bagian 31 : Pembersihan Gunung 7
33
Bagian 32 : Pemberisihan Gunung 8
34
Bagian 33 : Perburuan dan Pembersihan Gunung 9
35
Bagian 34 : Pembersihan gunung 10 & Kunjungan
36
Bagian 35 : Pembersihan Gunung 11 ... Tipu Daya
37
Bagian 36 : Pembersihan Gunung 12
38
Bagian 37 : Pembersihan Gunung 13
39
Bagian 38 : Pembersihan Gunung 14
40
Bagian 39 : Pembersihan Gunung 15
41
Bagian 40 : Pembersihan Gunung 16
42
Bagian 41 : Penyelamatan Alka
43
Bagian 42 : Penyelamatan Alka 2
44
Bagian 43 : Penyelamatan Alka 3
45
Bagian 44 : Penyelamatan Alka 4
46
Bagian 45 : Penyelamatan Alka 5
47
Bagian 46 : Penyelamatan Alka 6
48
Bagian 47 : Penyelamatan Alka 7
49
Bagian 48 : Penyelamatan Alka 8
50
Bagian 49 : Rangda dan Sujana
51
Bagian 50 : Rangda dan Sujana 2
52
Bagian 51 : Sujana dan Rangda 3
53
Bagian 52 : Sujana dan Rangda 4
54
Bagian 53 : Sujana dan Rangda 5
55
Bagian 54 : Sujana dan Rangda 6
56
Bagian 55 : Sujana dan Rangda 7
57
Bagian 56 : Sujana dan Rangda 8
58
Bagian 57 : Sujana dan Rangda 9
59
Bagian 58 : Sujana dan Rangda 10
60
Bagian 59 : Sujana dan Rangda 11
61
Bagian 60 : Sujana dan Rangda 12
62
Bagian 61 : Sujana dan Rangda 13
63
Bagian 62 : Sujana 14
64
Bagian 63 : Sujana 15
65
Bagian 64 : Sujana 16
66
Bagian 65 : Sujana 17
67
Bagian 66 : Sujana 18
68
Bagian 67 : Sujana 19
69
Bagian 68 : Sujana 20
70
Bagian 69 : Sujana dan Rangda 21
71
Bagian 70 : Sujana dan Rangda 22
72
Bagian 71 : Sujana dan Rangda 23
73
Bagian 72 : Sujana dan Rangda 24
74
Bagian 73 : Sujana Tamat
75
Bagian 74 : Pembebasan Rangda
76
Bagian 75 : Pembebesan Rangda 2
77
Bagian 76 : Pembebasan Rangda 3
78
Bagian 77 : Pembebasan Rangda 4
79
Bagian 78 : Pembebasang Rangda Tamat
80
Bagian 79 : Guru itu
81
Bagian 80 : Guru Itu 2
82
Bagian 81 : Guru Itu 3
83
Bagian 82 : Guru Itu 4
84
Bagian 83 : Guru Itu 5
85
Bagian 84 : Guru Itu 6
86
Bagian 85 : Guru itu 7
87
Bagian 86 : Guru itu 8
88
Bagian 87 : Guru Itu 9
89
Bagian 88 : Guru Itu 10
90
Bagian 89 : Guru Itu 11
91
Bagian 90 : Guru Itu 12
92
Bagian 91 : Guru Itu 13
93
Bagian 92 : Guru Itu 14
94
Bagian 93 : Guru Itu 13
95
Bagian 94 : Guru Itu 14
96
Bagian 95 : Guru Itu 15
97
Bagian 96 : Guru Itu 16
98
Bagian 97 : Guru Itu 17
99
Bagian 98 : Guru Itu 18
100
Bagian 99 : Guru Itu 19
101
Bagian 100 : Guru Itu 20
102
Bagian 101 : Guru Itu 21
103
Bagian 102 : Guru Itu 22
104
Bagian 103 : Guru Itu 23
105
Bagian 104 : Guru Itu 24
106
Bagian 105 : Guru Itu 25
107
Bagian 106 : Bagian 26
108
Bagian 107 : Guru Itu 27
109
Bagian 108 : Guru Itu 28
110
Bagian 109 : Guru Itu 29
111
Bagian 110 : Guru Itu 30
112
Bagian 111 : Guru Itu 31
113
Bagian 112 : Penyelamatan Merati
114
Bagian 113 : Penyelamatan Merati 2
115
Bagian 114 : Penyelamatan Merati 3
116
Bagian 115 : Penyelamatan Merati 4
117
Bagian 116 : Penyelamatan Merati 5
118
Bagian 117 : Penyelamatan Merati 6
119
Bagian 118 : Penyelamatan Merati 7
120
Bagian 119 : Penyelamatan Merati 8
121
Bagian 120 : Penyelamatan Merati 9
122
Bagian 121 : Penyelamatan Merati 10
123
Bagian 122 : Penyelamatan Merati tamat
124
Bagian 123 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung
125
Bagian 124 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 2
126
Bagian 125 : Lahirnya Kharisma Jagat 3
127
Bagian 126 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 4
128
Bagian 127 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 5
129
Bagian 128 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung Tamat
130
Bagian 129 : Lelaki tua
131
Bagian 130 : Lelaki Tua 2
132
Bagian 131 : Lelaki Tua 3
133
Bagian 132 : Lelaki Tua itu 4
134
Bagian 133 : Lelaki Tua 5
135
Bagian 134 : Lelaki tua 6
136
Bagian 135 : Lelaki tua 7
137
Bagian 136 : Lelaki tua 8
138
Bagian 137 : Lelaki Tua 9
139
Bagian 138 : Lelaki Tua 10
140
Bagian 139 : Lelaki tua 11
141
Bagian 140 : Lelaki itu 12
142
Bagian 141 : Lelaki tua 13
143
Bagian 142 : Lelaki tua 14
144
Bagian 143 : Lelaki tua 15
145
Bagian 144 : Lelaki Tua 16
146
Bagian 145 : Lelaki Tua 17
147
Bagian 146 : Kawanan Junior
148
Bagian 147 : Kawanan Junior 2
149
Bagian 148 : Kawanan Junior 3
150
Bagian 149 : Hutang
151
Bagian 150 : Hutang 2
152
Bagian 151 : Hutang 3
153
Bagian 152 : Hutang 4
154
Bagian 153 : Hutang 5
155
Bagian 154 : Hutang 6
156
Bagian 155 : Hutang 7
157
Bagian 156 : Hutang 8
158
Bagian 157 : Hutang 9
159
Bagian 158 : Hutang 10
160
Bagian 159 : Hutang 11
161
Bagian 160 : Hutang 12
162
Bagian 161 : Hutang 13
163
Bagian 162 : Hutang 14
164
Bagian 163 : Hutang 15
165
Bagian 164 : Hutang 16
166
Bagian 165 : Hutang 17
167
Bagian 166 : hutang 18
168
Bagian 167 : Hutang 19
169
Bagian 168 : Hutang 20
170
Bagian 169 : Hutang 21
171
Bagian 170 : Hutang 22
172
Bagian 171 : Hutang 23
173
Bagian 172 : Hutang 24
174
Bagian 173 : Hutang 25
175
Bagian 174 : Hutang Tamat
176
Abadi 1
177
Abadi 2
178
Abadi 3
179
Abadi 4
180
Abadi 5
181
Abadi 6
182
Abadi 7
183
Abadi 8
184
Abadi 9
185
Abadi 10
186
Abadi 11
187
Abadi 12
188
Abadi 13
189
Abadi 14
190
Abadi 15
191
Abadi 16
192
Abadi 17 (Dukun dan anak perempuannya)
193
Pulau Karet
194
Pulau Karet 2
195
Pulau Karet 3
196
Pulau Karet 4
197
Pulau Karet 5
198
Pulau Karet 6
199
Pulau Karet 7
200
Pulau Karet (Pulau Hayah) 8
201
Pulau Karet (Pulau Hayah) 9
202
Pulau Karet (Pulau Hayah) 10
203
Pulau Karet (Pulau Hayah) 11
204
Pulau Karet (Pulau Hayah) 12
205
Pulau Karet (Pulau Hayah) 13
206
Pulau Karet (Pulau Hayah) 14
207
Pulau Karet (Pulau Hayah) 15
208
Pulau Karet (Pulau Hayah) 16
209
Pulau Karet (Pulau Hayah) 17
210
Pulau Karet (Pulau Hayah) 18
211
Pulau Karet (Pulau Hayah) 19
212
Pulau Karet (Pulau Hayah) Tamat --> Ratu Laut 1
213
Ratu laut 2
214
Ratu Laut 3
215
Ratu Laut 4
216
Ratu Laut 5
217
Ratu Laut 6
218
Ratu Laut 7
219
Ratu Laut 8
220
Ratu Laut 9
221
Ratu Laut 10
222
Ratu Laut 11
223
Ratu Laut 12
224
Ratu Laut 13
225
Ratu Laut 14
226
Ratu Laut Tamat
227
Perburuan Ayi Mahogra 1
228
Perburuan Ayi Mahogra 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!