Bagian 18 : Jawatankuasa 18

Malik mendatangi gua Alka, tentu saja di sana sepi. Tak ada siapa pun, Malik mencari tanpa memanggil, karena dia tahu tak ada siapa pun di sana, dia tak merasakan energi Alka di sana, hingga dia yakin tak ada siapa pun.

Malik mengubah tubuhnya menjadi penuh kaca, dalam tubuh ini dia bisa merasakan apapun, energi apapun yang sangat tipis, dia hanya ingin tahu, apakah memang ada yang lain yang mungkin hendak mencelakai kawanan, entah kenapa, dia merasa ada yang tidak beres, bahkan Adi tidak bisa dihubungi.

Malik lalu berjalan ke dalam gue, semakin dalam, hingga sampai pintu belakang, dia membuka pintu dan hutan ghaib terlihat, ya, hutan yang biasa digunakan untuk melatih kawanan dulu.

Malik terus berjalan dia menemukan banyak jin di sana, kepada salah satu yang sedang lalu lalang Malik bertanya.

“Kau kenal Saba Alkamah?”

“Tentu saja, siapa yang tak kenal wanita gila itu, hutan ini daerah kekuasaannya.” Jin dengan wajah lelaki tua dengan tangan seperti capit dan rambut yang tebal seolah saling menggumpal erat satu sama lain, itu menjawab.

“Kemana dia?” Malik bertanya lagi.

“Entahlah, aku mana tahu!” Jin itu berkata dengan keras.

“Aku punya sesuatu untuk siapa pun yang mau memberitahuku informasi.” Malik lalu mengeluarkan sesuatu, ya … darah haid yang sudah diperas dari pembalutnya, memang menjijikan, tapi cara ini sering Malik lakukan sedari dulu, dia selalu membawa persiapan barang-barang berbau busuk yang berasal dari manusia, karena itu caranya membujuk para jin fasik ini.

“Wah, baunya sungguh lezat, aku akan memberitahumu.” Jin itu berubah pikiran.

“Beritahu aku ke mana Alka?”

“Dia pergi bersama seorang lelaki waktu itu, entah siapa. Lelaki itu menjemputnya dan setelah itu Alka tidak pernah kembali lagi.” Jin itu menjawab.

“Bisa sebutkan ciri-cirinya?” Malik bertanya lagi.

“Dia lebih pendek sedikit darimu, pakai kaca mara, rambutnya belah tengah dan wajahnya cukup tampan, bertubuh kurus. Oh ya satu lagi, Alka memanggilnya Dok … Dok … Dok … begitu.”

Malik lalu memberikan darah haid yang berada di plastic itu, lalu keluar dari gua.

Malik berpikir keras, kalau kawanan tidak ada, mungkin dijemput Adi, lalu mana mungkin Alka dijemput Adi, bukankah dia tahu kalau Alka tidak boleh masuk kawanan AKJ, kenapa Adi malah jemput Alka? Kira-kira apa yang membuat Adi menjemput Alka?

Malik terus berpikir, hingga dia akhirnya mengingat, mengingat tentang AKJ bayangan, kalau mereka bahkan bisa menduplikasi AKJ dengan energi tipis milik Ayi dan sekutunya, lalu apakah mungkin bagi mereka menyamar menjadi Adi? Maka jawabannya adalah sangat mungkin, apalagi Alka bukan Kharisma Jagat yang mungkin kemampuannya untuk merasakan energi yang diduplikasi juga tak terlalu tinggi, mengingat Kharisma Jagat bisa saja memiliki beberapa jenis energi, apalagi kalau ternyata Kharisma Jagat itu memiliki ilmu yang sangat tinggi seperti Adi, walau bukan ilmu bela diri, maka mungkin saja energinya terus terbaharui seiring Karuhun yang memiliki ilmu yang juga sangat tinggi.

Malik lalu segera berlari, dia masuk ke dalam mobilnya dan mengebut menuju AKJ, karena dia tahu, apa maksud semua ini.

“Nding, coba pikir deh, pikir dengan baik-baik dulu, apa yang paling mungkin membuat kita tidak bisa melihat jalan keluar? Pagar apa yang membuat kita terus berputar?” Aditia bertanya pada Ganding yang sudah mulai pulih.

“Berputar, terus berputar, tak menemukan jalan lain, selain terus berputar, seperti kasus sawah itu kan Dit? Kasus nyebrang.” Ganding yang berpikir dengan keras sambil mereka masih di gua, hari sudah pagi tapi tetap mereka tak akan memulai perjalanan, karena takut kelelahan, ditambah mereka juga tak membawa bekal makan, tak seperti kasus nyebrang, mereka membawa persediaan makanan dan bahkan bensin, tapi di sini mereka benar-benar akan kelaparan jika semakin lama bertahan di sini.

Maka mereka harus menghemat energi dan memikirkan dulu cara yang paling baik untuk berjalan dan menembus hutan ini, supaya tak lagi menjadi sasaran empuk bagi siapapun yang membuat mereka berputar.

“Ya, bisa jadi, lalu?” Aditia dan yang lain mendengarnya dengan hati-hati, dalam waktu seperti ini hanya Ganding yang bisa diandalkan, karena kejeniusannya, bukan hanya soal akademik atau wawasan saja, tapi juga soal ghaib, apakah kalian ingat, bahkan sejak kecil dia mengumpulkan buku tentang hal ghaib dan membacanya terus menerus.

“Kita hanya harus menemukan lubangnya bukan? Ingat dulu kita bisa keluar dari sana karena melihat satu arah bukan? Hingga akhirnya kita tak lagi berputar?”

“Ya, betul sekali, kita menghitung langkahnya, lalu apakah cara itu bisa kita gunakan di sini juga?” Alisha bertanya.

“Kalau di sawah itu, bapak kasih clue, perhatikan sawahnya, lalu kita berjalan dengan hitungan 1 5 3, satu kali putar, kita harus berjalan lima langkah sebelum putar badan, lalu setelah itu, tiga langkah kemudian pasti sawah itu berputar lagi, jangan putar balik, karena dia hanya menipu, sawah itu melakukan putaran 2 kali setelah kita melakukan tiga langkah, artinya posisi kita sudah benar, jadi perhatikan sawahnya.

Pertanyaannya, kalau di sini perhatikan apanya? Hanya ada tanah yang dipijak dan pohon saja. Aku tidak bisa menentukan parameternya.” Ganding bingung.

“Kalau saat di sawah, parametermu hanyalah sawah pada kanan kirinya, sedang di hutan ini tak ada jalan setapak, hingga sekeliling kita adalah pohon dan saat melihat ke arah kanan, kiri, depan dan belakang, hanya ada pohon, tak bisakah kau menjadikan pohonnya parameter?” Alisha bertanya.

“Pohon yang mana? Kanan dan kiri, atau depan dan belakang, atau nyerong kiri dan dan kanan, atau nyerong depan belakang, atau ….” Ganding kesal karena tak ada yang paham maksudnya, maksudnya adalah, kalau sawah jelas kanan dan kiri, jadi Ganding menggunakan perputaran sawah itu sebagai parameter dari langkah mereka yang kembali ke jalan awal, sedang kalau pohon, mereka tak ada di kanan dan kiri saja, atau depan dan belakang saja, tapi mereka ada di sekeliling, jadi pertanyaannya, yang mana yang bisa dijadikan parameter untuk menghitung polanya.

“Nding, kenapa kau tidak menjadikan semua pohon kita itu sebagai kemungkinan?” Aditia tersenyum.

“Maksudmu?”

“Tandai pohonnya, yang sudah kita lewati dengan ….” Aditia menahan perkataannya.

“Menggoresnya? Mengikatnya dengan kain? Atau apa?” Ganding bingung.

“Tumbahkan!” Aditia bersemangat dengan itu.

“Benar juga, kenapa tak terpikir, tapi … kan pohonnya banyak.” Ganding kembali ragu.

“Maka dengan menumbangkannya, kita bisa menemukan, yang mana yang dijadikan induk dari perputaran ini.” Aditia masih bersikukuh dengan caranya.

“Baiklah Dit, kalau ditumbangkan aku pikir terlalu berlebihan, bagaimana kalau ditandai? Dengan hitungan! Itu lebih cepat dan masuk akal, kita tandai, dengan pembagian, semua orang menyebar dan menandai dengan angka, hingga kita kembali lagi ke pohon yang sudah ada tanda nomornya, kita akan tahu, pakai pola apa pohon itu bergerak atau berputar?” Ganding jadi bersemangat lagi.

“Kalau begitu, ini simulasinya jika saja ada 2400 pohon di hutan ini, dibagi 6 orang, 2 Karuhun dan 4 khodam, maka ada 200 pohon masing-masing orang dan jin kita itu. Lalu, 1 pohon mungkin butuh 30 detik untuk menandainya, maka 200 pohon dikali 30 detik, total yang dibutuhkan untuk menandai pohon itu adalah 6000 detik, yang kalau dibagi 60 jadi, 100 menit yaitu, 1 jam 40 menit! Maka hanya dibutuhkan waktu sebanyak itu membaca patternnya.”

“Itu waktu yang tidak terlalu lama, ayo kita lakukan.” Dokter Adi berkata dengan semangat juga.

“Baiklah, ayo kita mulai sekarang.” Hartino juga ikut bersemangat. Mereka akan menandai pohon dengan senjata yang mereka miliki, kecuali Jarni, karena senjatanya adalah tangan sendiri, maka Jarni mencari batu untuk menandai dan semua karuhun serta khodam lepas dari inangnya untuk kerja bakti dalam rangka menandai pohon-pohon itu.

“Kau cantik sekali dengan pakaian itu.” Dokter Adi berkata, dia dan Alka sedang di hamparan pasir, dalam penglihatan Alka mereka sedang berada di bawah langit, hamparan pasir yang menguning karena senja datang.

Alka memakai gaun putih yang menutupi seluruh badan, gaun itu bahkan menutupi telapak kakinya, gaun yang sangat bersinar, gaun milik sekte itu, tentu saja, Alka tak tahu dan tak sadar.

“Terima kasih Dok.” Alka hanya tersenyum.

“Kau pucat sekali, apa perlu aku memeriksamu?” Dokter Adi bertanya.

“Tidak, tidak perlu.”

“Aku dengar kau sulit untuk makan.”

“Wah mereka pengaduan ya, Dok.” Alka menyindir.

“Bukan pengaduan, tapi mereka khawatir padamu, bagi mereka kau itu seperti dewi bulan purnama, kau tahu tentang dewi itu?” Dokter Adi bertanya lagi pada Alka.

“Tidak Dok, siapa itu?” Alka penasaran.

“Pada tahun 1273, ada seorang Ratu di Lasem, yaitu negeri yang menjadi bawahan dari Majapahit, namanya Dewi Indu, ketika Lasem diperintah oleh Ratu Dewi Indu, wibawa dan pengaruh Sang Prabu Putri begitu besar. Pemerintahannya begitu adil dan bijaksana, tapi ada satu hal yang lebih mencolok dari kemampuan Dewi Indu selain di pemerintahan kerajaan, yaitu, tentang betapa cantik wajahnya, katanya, wajahnya itu seperti Dewi Srikandi, kecantikan yang teduh seperti bulan purnama. Seperti kau yang mampu menjadi energi hebat saat bersinggungan dengan energi bulan purnama, mereka iri karena kau sangat cantik dan membuat hati semua pria di tempat ini berdebar jika tak sengaja melihatmu saat mengantar makanan.”

“Dok, aku suka bagian sejarahnya, kau mengingatkanku pada kawanan yang selalu percaya kalau kisah mitos adalah jawaban kasus, karena mitos itu bagi kami, adalah kebenaran yang ditutupi untuk menjaga kestabilan hidup manusia. Tapi bagian yang mengatakan aku secantik Dewi Indu, itu sungguh berlebihan.” Alka tertawa karena lucu sekali mendengar Dokter Adi mengatakannya.

“Kau sekarang senang? Jadi, kau akan berusaha untuk tetap hidup dengan baik kan? makan yang banyak ya.” Dokter Adi membujuk.

“Aku hanya tidak terlalu ingin makan.”

“Alka, apa kau merindukan mereka?” Dokter Adi bertanya.

“Tidak, tentu saja tidak.”

“Kau bisa menemui mereka atau melihat mereka, hanya agar kau tenang, mereka ada di luar sana.” Dokter Adi berkata dengan enteng, tentu saja baginya mudah untuk membodohi wanita yang rindunya sudah selangit dengan tuannya, karena lanjo semakin membuatnya menjadi lemah, dia rindu tuannya.

“Tidak usah, itu akan membuatku semakin tidak bisa menerima perpisahan, Dok.”

“Kalau begitu kau harus makan dengan benar, kau harus memiliki tenaga untuk membantu AKJ ini tetap berdiri, bantu kami ya.” Dokter Adi mengatakan yang dia maksudkan sejak tadi, karena kalau Alka lemah, maka rencananya untuk Alka dan bulan purnama akan berantakan.

“Aku akan berusaha, jangan bilang pada Ayi ya Dok, aku akan makan dengan benar. Aku janji.”

“Ya tentu saja, nanti akan ada yang mengantar makan malam, kau harus makan ya.”

“Iya Dok.”

Lalu Dokter Adi pamit dan pergi ke luar dari tempat Alka disekap tanpa ia sadari karena bersedia berdiam di tempat itu.

Setelah keluar dia melihat beberapa orang siap mengantar makanan.

“Pastikan dia makan, makanan ini harus masuk ke dalam tubuhnya, jangan sampai dia tak habiskan, paham!” Dokter Adi yang telah berganti wujud menjadi kakek tua itu berkata dengan kesal.

Terpopuler

Comments

Ririn Santi

Ririn Santi

ayo alka betfikirlah, biasanya kamu peka dan sensitif

2024-05-16

0

Arsyilla Maharani

Arsyilla Maharani

Ayook semuanya bergegas.semoga Alka juga menyadarinya.

2023-09-08

0

Elmi yulia Pratama

Elmi yulia Pratama

ayo alka,, cepat sadari sesuatu agar kau bisa kluar dari AKJ bayangan

2023-09-04

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 Bagian 1 : Jawatankuasa
3 Bagian 2 : Jawatankuasa 2 ... Nenek dan Setan Kepala Buntung.
4 Bagian 3 : Jawatankuasa 3
5 Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4
6 Bagian 5 : Jawatankuasa 5
7 Bagian 6 : Jawatankuasa 6
8 Bagian 7 : Jawatankuasa 7
9 Bagian 8 : Jawatankuasa 8
10 Bagian 9 : Jawatankuasa 9
11 Bagian 10 : Jawatankuasa 10
12 Bagian 11 : Jawatankuasa 11
13 Bagian 12 : Jawatan Kuasa 12
14 Bagian 13 : Jawatankuasa 13
15 Bagian 14 : Jawatankuasa 14
16 Bagian 15 : Jawatankuasa 15
17 Bagian 16 : Jawatankuasa 16
18 Bagian 17 : Jawatankuasa 17
19 Bagian 18 : Jawatankuasa 18
20 Bagian 19 : Jawatankuasa 19
21 Bagian 20 : Jawatankuasa 20
22 Bagian 21 : Jawatankuasa 21
23 Bagian 22 : Jawatankuasa 22
24 Bagian 23 : Jawatankuasa 23
25 Bagian 24 : Jawatankuasa Tamat
26 Bagian 25 : Pembersihan Gunung
27 Bagian 26 : Pembersihan Gunung 2
28 Bagian 27 : Pembersihan AKJ dan Gunung 2
29 Bagian 28 : Pembersihan Gunung & Pembebasan Alka
30 Bagian 29 : Pembersihan Gunung dan pembebasan Alka 2
31 Bagian 30 : Pembersihan Gunung 6
32 Bagian 31 : Pembersihan Gunung 7
33 Bagian 32 : Pemberisihan Gunung 8
34 Bagian 33 : Perburuan dan Pembersihan Gunung 9
35 Bagian 34 : Pembersihan gunung 10 & Kunjungan
36 Bagian 35 : Pembersihan Gunung 11 ... Tipu Daya
37 Bagian 36 : Pembersihan Gunung 12
38 Bagian 37 : Pembersihan Gunung 13
39 Bagian 38 : Pembersihan Gunung 14
40 Bagian 39 : Pembersihan Gunung 15
41 Bagian 40 : Pembersihan Gunung 16
42 Bagian 41 : Penyelamatan Alka
43 Bagian 42 : Penyelamatan Alka 2
44 Bagian 43 : Penyelamatan Alka 3
45 Bagian 44 : Penyelamatan Alka 4
46 Bagian 45 : Penyelamatan Alka 5
47 Bagian 46 : Penyelamatan Alka 6
48 Bagian 47 : Penyelamatan Alka 7
49 Bagian 48 : Penyelamatan Alka 8
50 Bagian 49 : Rangda dan Sujana
51 Bagian 50 : Rangda dan Sujana 2
52 Bagian 51 : Sujana dan Rangda 3
53 Bagian 52 : Sujana dan Rangda 4
54 Bagian 53 : Sujana dan Rangda 5
55 Bagian 54 : Sujana dan Rangda 6
56 Bagian 55 : Sujana dan Rangda 7
57 Bagian 56 : Sujana dan Rangda 8
58 Bagian 57 : Sujana dan Rangda 9
59 Bagian 58 : Sujana dan Rangda 10
60 Bagian 59 : Sujana dan Rangda 11
61 Bagian 60 : Sujana dan Rangda 12
62 Bagian 61 : Sujana dan Rangda 13
63 Bagian 62 : Sujana 14
64 Bagian 63 : Sujana 15
65 Bagian 64 : Sujana 16
66 Bagian 65 : Sujana 17
67 Bagian 66 : Sujana 18
68 Bagian 67 : Sujana 19
69 Bagian 68 : Sujana 20
70 Bagian 69 : Sujana dan Rangda 21
71 Bagian 70 : Sujana dan Rangda 22
72 Bagian 71 : Sujana dan Rangda 23
73 Bagian 72 : Sujana dan Rangda 24
74 Bagian 73 : Sujana Tamat
75 Bagian 74 : Pembebasan Rangda
76 Bagian 75 : Pembebesan Rangda 2
77 Bagian 76 : Pembebasan Rangda 3
78 Bagian 77 : Pembebasan Rangda 4
79 Bagian 78 : Pembebasang Rangda Tamat
80 Bagian 79 : Guru itu
81 Bagian 80 : Guru Itu 2
82 Bagian 81 : Guru Itu 3
83 Bagian 82 : Guru Itu 4
84 Bagian 83 : Guru Itu 5
85 Bagian 84 : Guru Itu 6
86 Bagian 85 : Guru itu 7
87 Bagian 86 : Guru itu 8
88 Bagian 87 : Guru Itu 9
89 Bagian 88 : Guru Itu 10
90 Bagian 89 : Guru Itu 11
91 Bagian 90 : Guru Itu 12
92 Bagian 91 : Guru Itu 13
93 Bagian 92 : Guru Itu 14
94 Bagian 93 : Guru Itu 13
95 Bagian 94 : Guru Itu 14
96 Bagian 95 : Guru Itu 15
97 Bagian 96 : Guru Itu 16
98 Bagian 97 : Guru Itu 17
99 Bagian 98 : Guru Itu 18
100 Bagian 99 : Guru Itu 19
101 Bagian 100 : Guru Itu 20
102 Bagian 101 : Guru Itu 21
103 Bagian 102 : Guru Itu 22
104 Bagian 103 : Guru Itu 23
105 Bagian 104 : Guru Itu 24
106 Bagian 105 : Guru Itu 25
107 Bagian 106 : Bagian 26
108 Bagian 107 : Guru Itu 27
109 Bagian 108 : Guru Itu 28
110 Bagian 109 : Guru Itu 29
111 Bagian 110 : Guru Itu 30
112 Bagian 111 : Guru Itu 31
113 Bagian 112 : Penyelamatan Merati
114 Bagian 113 : Penyelamatan Merati 2
115 Bagian 114 : Penyelamatan Merati 3
116 Bagian 115 : Penyelamatan Merati 4
117 Bagian 116 : Penyelamatan Merati 5
118 Bagian 117 : Penyelamatan Merati 6
119 Bagian 118 : Penyelamatan Merati 7
120 Bagian 119 : Penyelamatan Merati 8
121 Bagian 120 : Penyelamatan Merati 9
122 Bagian 121 : Penyelamatan Merati 10
123 Bagian 122 : Penyelamatan Merati tamat
124 Bagian 123 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung
125 Bagian 124 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 2
126 Bagian 125 : Lahirnya Kharisma Jagat 3
127 Bagian 126 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 4
128 Bagian 127 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 5
129 Bagian 128 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung Tamat
130 Bagian 129 : Lelaki tua
131 Bagian 130 : Lelaki Tua 2
132 Bagian 131 : Lelaki Tua 3
133 Bagian 132 : Lelaki Tua itu 4
134 Bagian 133 : Lelaki Tua 5
135 Bagian 134 : Lelaki tua 6
136 Bagian 135 : Lelaki tua 7
137 Bagian 136 : Lelaki tua 8
138 Bagian 137 : Lelaki Tua 9
139 Bagian 138 : Lelaki Tua 10
140 Bagian 139 : Lelaki tua 11
141 Bagian 140 : Lelaki itu 12
142 Bagian 141 : Lelaki tua 13
143 Bagian 142 : Lelaki tua 14
144 Bagian 143 : Lelaki tua 15
145 Bagian 144 : Lelaki Tua 16
146 Bagian 145 : Lelaki Tua 17
147 Bagian 146 : Kawanan Junior
148 Bagian 147 : Kawanan Junior 2
149 Bagian 148 : Kawanan Junior 3
150 Bagian 149 : Hutang
151 Bagian 150 : Hutang 2
152 Bagian 151 : Hutang 3
153 Bagian 152 : Hutang 4
154 Bagian 153 : Hutang 5
155 Bagian 154 : Hutang 6
156 Bagian 155 : Hutang 7
157 Bagian 156 : Hutang 8
158 Bagian 157 : Hutang 9
159 Bagian 158 : Hutang 10
160 Bagian 159 : Hutang 11
161 Bagian 160 : Hutang 12
162 Bagian 161 : Hutang 13
163 Bagian 162 : Hutang 14
164 Bagian 163 : Hutang 15
165 Bagian 164 : Hutang 16
166 Bagian 165 : Hutang 17
167 Bagian 166 : hutang 18
168 Bagian 167 : Hutang 19
169 Bagian 168 : Hutang 20
170 Bagian 169 : Hutang 21
171 Bagian 170 : Hutang 22
172 Bagian 171 : Hutang 23
173 Bagian 172 : Hutang 24
174 Bagian 173 : Hutang 25
175 Bagian 174 : Hutang Tamat
176 Abadi 1
177 Abadi 2
178 Abadi 3
179 Abadi 4
180 Abadi 5
181 Abadi 6
182 Abadi 7
183 Abadi 8
184 Abadi 9
185 Abadi 10
186 Abadi 11
187 Abadi 12
188 Abadi 13
189 Abadi 14
190 Abadi 15
191 Abadi 16
192 Abadi 17 (Dukun dan anak perempuannya)
193 Pulau Karet
194 Pulau Karet 2
195 Pulau Karet 3
196 Pulau Karet 4
197 Pulau Karet 5
198 Pulau Karet 6
199 Pulau Karet 7
200 Pulau Karet (Pulau Hayah) 8
201 Pulau Karet (Pulau Hayah) 9
202 Pulau Karet (Pulau Hayah) 10
203 Pulau Karet (Pulau Hayah) 11
204 Pulau Karet (Pulau Hayah) 12
205 Pulau Karet (Pulau Hayah) 13
206 Pulau Karet (Pulau Hayah) 14
207 Pulau Karet (Pulau Hayah) 15
208 Pulau Karet (Pulau Hayah) 16
209 Pulau Karet (Pulau Hayah) 17
210 Pulau Karet (Pulau Hayah) 18
211 Pulau Karet (Pulau Hayah) 19
212 Pulau Karet (Pulau Hayah) Tamat --> Ratu Laut 1
213 Ratu laut 2
214 Ratu Laut 3
215 Ratu Laut 4
216 Ratu Laut 5
217 Ratu Laut 6
218 Ratu Laut 7
219 Ratu Laut 8
220 Ratu Laut 9
221 Ratu Laut 10
222 Ratu Laut 11
223 Ratu Laut 12
224 Ratu Laut 13
225 Ratu Laut 14
226 Ratu Laut Tamat
227 Perburuan Ayi Mahogra 1
228 Perburuan Ayi Mahogra 2
Episodes

Updated 228 Episodes

1
PROLOG
2
Bagian 1 : Jawatankuasa
3
Bagian 2 : Jawatankuasa 2 ... Nenek dan Setan Kepala Buntung.
4
Bagian 3 : Jawatankuasa 3
5
Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4
6
Bagian 5 : Jawatankuasa 5
7
Bagian 6 : Jawatankuasa 6
8
Bagian 7 : Jawatankuasa 7
9
Bagian 8 : Jawatankuasa 8
10
Bagian 9 : Jawatankuasa 9
11
Bagian 10 : Jawatankuasa 10
12
Bagian 11 : Jawatankuasa 11
13
Bagian 12 : Jawatan Kuasa 12
14
Bagian 13 : Jawatankuasa 13
15
Bagian 14 : Jawatankuasa 14
16
Bagian 15 : Jawatankuasa 15
17
Bagian 16 : Jawatankuasa 16
18
Bagian 17 : Jawatankuasa 17
19
Bagian 18 : Jawatankuasa 18
20
Bagian 19 : Jawatankuasa 19
21
Bagian 20 : Jawatankuasa 20
22
Bagian 21 : Jawatankuasa 21
23
Bagian 22 : Jawatankuasa 22
24
Bagian 23 : Jawatankuasa 23
25
Bagian 24 : Jawatankuasa Tamat
26
Bagian 25 : Pembersihan Gunung
27
Bagian 26 : Pembersihan Gunung 2
28
Bagian 27 : Pembersihan AKJ dan Gunung 2
29
Bagian 28 : Pembersihan Gunung & Pembebasan Alka
30
Bagian 29 : Pembersihan Gunung dan pembebasan Alka 2
31
Bagian 30 : Pembersihan Gunung 6
32
Bagian 31 : Pembersihan Gunung 7
33
Bagian 32 : Pemberisihan Gunung 8
34
Bagian 33 : Perburuan dan Pembersihan Gunung 9
35
Bagian 34 : Pembersihan gunung 10 & Kunjungan
36
Bagian 35 : Pembersihan Gunung 11 ... Tipu Daya
37
Bagian 36 : Pembersihan Gunung 12
38
Bagian 37 : Pembersihan Gunung 13
39
Bagian 38 : Pembersihan Gunung 14
40
Bagian 39 : Pembersihan Gunung 15
41
Bagian 40 : Pembersihan Gunung 16
42
Bagian 41 : Penyelamatan Alka
43
Bagian 42 : Penyelamatan Alka 2
44
Bagian 43 : Penyelamatan Alka 3
45
Bagian 44 : Penyelamatan Alka 4
46
Bagian 45 : Penyelamatan Alka 5
47
Bagian 46 : Penyelamatan Alka 6
48
Bagian 47 : Penyelamatan Alka 7
49
Bagian 48 : Penyelamatan Alka 8
50
Bagian 49 : Rangda dan Sujana
51
Bagian 50 : Rangda dan Sujana 2
52
Bagian 51 : Sujana dan Rangda 3
53
Bagian 52 : Sujana dan Rangda 4
54
Bagian 53 : Sujana dan Rangda 5
55
Bagian 54 : Sujana dan Rangda 6
56
Bagian 55 : Sujana dan Rangda 7
57
Bagian 56 : Sujana dan Rangda 8
58
Bagian 57 : Sujana dan Rangda 9
59
Bagian 58 : Sujana dan Rangda 10
60
Bagian 59 : Sujana dan Rangda 11
61
Bagian 60 : Sujana dan Rangda 12
62
Bagian 61 : Sujana dan Rangda 13
63
Bagian 62 : Sujana 14
64
Bagian 63 : Sujana 15
65
Bagian 64 : Sujana 16
66
Bagian 65 : Sujana 17
67
Bagian 66 : Sujana 18
68
Bagian 67 : Sujana 19
69
Bagian 68 : Sujana 20
70
Bagian 69 : Sujana dan Rangda 21
71
Bagian 70 : Sujana dan Rangda 22
72
Bagian 71 : Sujana dan Rangda 23
73
Bagian 72 : Sujana dan Rangda 24
74
Bagian 73 : Sujana Tamat
75
Bagian 74 : Pembebasan Rangda
76
Bagian 75 : Pembebesan Rangda 2
77
Bagian 76 : Pembebasan Rangda 3
78
Bagian 77 : Pembebasan Rangda 4
79
Bagian 78 : Pembebasang Rangda Tamat
80
Bagian 79 : Guru itu
81
Bagian 80 : Guru Itu 2
82
Bagian 81 : Guru Itu 3
83
Bagian 82 : Guru Itu 4
84
Bagian 83 : Guru Itu 5
85
Bagian 84 : Guru Itu 6
86
Bagian 85 : Guru itu 7
87
Bagian 86 : Guru itu 8
88
Bagian 87 : Guru Itu 9
89
Bagian 88 : Guru Itu 10
90
Bagian 89 : Guru Itu 11
91
Bagian 90 : Guru Itu 12
92
Bagian 91 : Guru Itu 13
93
Bagian 92 : Guru Itu 14
94
Bagian 93 : Guru Itu 13
95
Bagian 94 : Guru Itu 14
96
Bagian 95 : Guru Itu 15
97
Bagian 96 : Guru Itu 16
98
Bagian 97 : Guru Itu 17
99
Bagian 98 : Guru Itu 18
100
Bagian 99 : Guru Itu 19
101
Bagian 100 : Guru Itu 20
102
Bagian 101 : Guru Itu 21
103
Bagian 102 : Guru Itu 22
104
Bagian 103 : Guru Itu 23
105
Bagian 104 : Guru Itu 24
106
Bagian 105 : Guru Itu 25
107
Bagian 106 : Bagian 26
108
Bagian 107 : Guru Itu 27
109
Bagian 108 : Guru Itu 28
110
Bagian 109 : Guru Itu 29
111
Bagian 110 : Guru Itu 30
112
Bagian 111 : Guru Itu 31
113
Bagian 112 : Penyelamatan Merati
114
Bagian 113 : Penyelamatan Merati 2
115
Bagian 114 : Penyelamatan Merati 3
116
Bagian 115 : Penyelamatan Merati 4
117
Bagian 116 : Penyelamatan Merati 5
118
Bagian 117 : Penyelamatan Merati 6
119
Bagian 118 : Penyelamatan Merati 7
120
Bagian 119 : Penyelamatan Merati 8
121
Bagian 120 : Penyelamatan Merati 9
122
Bagian 121 : Penyelamatan Merati 10
123
Bagian 122 : Penyelamatan Merati tamat
124
Bagian 123 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung
125
Bagian 124 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 2
126
Bagian 125 : Lahirnya Kharisma Jagat 3
127
Bagian 126 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 4
128
Bagian 127 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 5
129
Bagian 128 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung Tamat
130
Bagian 129 : Lelaki tua
131
Bagian 130 : Lelaki Tua 2
132
Bagian 131 : Lelaki Tua 3
133
Bagian 132 : Lelaki Tua itu 4
134
Bagian 133 : Lelaki Tua 5
135
Bagian 134 : Lelaki tua 6
136
Bagian 135 : Lelaki tua 7
137
Bagian 136 : Lelaki tua 8
138
Bagian 137 : Lelaki Tua 9
139
Bagian 138 : Lelaki Tua 10
140
Bagian 139 : Lelaki tua 11
141
Bagian 140 : Lelaki itu 12
142
Bagian 141 : Lelaki tua 13
143
Bagian 142 : Lelaki tua 14
144
Bagian 143 : Lelaki tua 15
145
Bagian 144 : Lelaki Tua 16
146
Bagian 145 : Lelaki Tua 17
147
Bagian 146 : Kawanan Junior
148
Bagian 147 : Kawanan Junior 2
149
Bagian 148 : Kawanan Junior 3
150
Bagian 149 : Hutang
151
Bagian 150 : Hutang 2
152
Bagian 151 : Hutang 3
153
Bagian 152 : Hutang 4
154
Bagian 153 : Hutang 5
155
Bagian 154 : Hutang 6
156
Bagian 155 : Hutang 7
157
Bagian 156 : Hutang 8
158
Bagian 157 : Hutang 9
159
Bagian 158 : Hutang 10
160
Bagian 159 : Hutang 11
161
Bagian 160 : Hutang 12
162
Bagian 161 : Hutang 13
163
Bagian 162 : Hutang 14
164
Bagian 163 : Hutang 15
165
Bagian 164 : Hutang 16
166
Bagian 165 : Hutang 17
167
Bagian 166 : hutang 18
168
Bagian 167 : Hutang 19
169
Bagian 168 : Hutang 20
170
Bagian 169 : Hutang 21
171
Bagian 170 : Hutang 22
172
Bagian 171 : Hutang 23
173
Bagian 172 : Hutang 24
174
Bagian 173 : Hutang 25
175
Bagian 174 : Hutang Tamat
176
Abadi 1
177
Abadi 2
178
Abadi 3
179
Abadi 4
180
Abadi 5
181
Abadi 6
182
Abadi 7
183
Abadi 8
184
Abadi 9
185
Abadi 10
186
Abadi 11
187
Abadi 12
188
Abadi 13
189
Abadi 14
190
Abadi 15
191
Abadi 16
192
Abadi 17 (Dukun dan anak perempuannya)
193
Pulau Karet
194
Pulau Karet 2
195
Pulau Karet 3
196
Pulau Karet 4
197
Pulau Karet 5
198
Pulau Karet 6
199
Pulau Karet 7
200
Pulau Karet (Pulau Hayah) 8
201
Pulau Karet (Pulau Hayah) 9
202
Pulau Karet (Pulau Hayah) 10
203
Pulau Karet (Pulau Hayah) 11
204
Pulau Karet (Pulau Hayah) 12
205
Pulau Karet (Pulau Hayah) 13
206
Pulau Karet (Pulau Hayah) 14
207
Pulau Karet (Pulau Hayah) 15
208
Pulau Karet (Pulau Hayah) 16
209
Pulau Karet (Pulau Hayah) 17
210
Pulau Karet (Pulau Hayah) 18
211
Pulau Karet (Pulau Hayah) 19
212
Pulau Karet (Pulau Hayah) Tamat --> Ratu Laut 1
213
Ratu laut 2
214
Ratu Laut 3
215
Ratu Laut 4
216
Ratu Laut 5
217
Ratu Laut 6
218
Ratu Laut 7
219
Ratu Laut 8
220
Ratu Laut 9
221
Ratu Laut 10
222
Ratu Laut 11
223
Ratu Laut 12
224
Ratu Laut 13
225
Ratu Laut 14
226
Ratu Laut Tamat
227
Perburuan Ayi Mahogra 1
228
Perburuan Ayi Mahogra 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!