Bagian 8 : Jawatankuasa 8

“Pantas saja mereka tak pulang, tepatnya ….”

“Tak mau pulang.” Malik menambahkan.

“Bagaimana mungkin mereka bisa membuat tempat tiruan dengan sebaik ini, bahkan energi dan udaranya benar-benar sangat mirip, serupa tapi tak sama, hanya aku yang bisa membedakannya, karena aku tahu, ini negeri bayangan!”

“Purnama keenam, mereka menunggu purnama itu dan membuka gerbang ghaibnya, zona ghaib yang dibangun sangat mirip dengan AKJ, berapa banyak lagi di dalam sana yang telah mereka kelabui?” Malik dan Ayi bersiap, bahkan hutannya sungguh sangat mirip.

Ayi masuk, ada dua penjaga yang sama persis menjaga AKJ, yang berbeda hanya …

“Siapa kalian!” Mereka tak mengenali ratu pemilik bangunan aslinya, karena ini hanya replika.

“Serang aja langsung, apapun dan siapa pun yang kalian lihat, serang saja langsung, energiku sama, wajahku sama, tapi mereka bahkan tak terkecoh dengan keaslianku, artinya, mereka semua tahu energi milikku lebih besar dan berbeda, walau sedikit.” Ayi memerintah dan yang lain akan menurutinya.

Malik menyabet pedang pada leher salah satu penjaga, sementara maung milik Hanif menggigit perut jin yang menyerupai penjaga itu, seketika, musnah, ternyata dua makhluk ini hanyalah tipu muslihat, bahkan bukan jin yang menyerupai, pantas saja mereka tak bisa menangkap kehadiran sebagai entiti yang merupakan pemilik bangunan ini.

“Hanya tipu muslihat, kemungkinan semua yang di dalam hanya tipu muslihat, maka tak akan bisa menyerang, jangan gunakan tenaga kita untuk yang sia-sia.

Ayi dan semua yang dia bawa masuk ke dalam AKJ, penuh banyak makhluk, ada manusia ada jin, seperti layaknya AKJ yang sedang beroperasional, ada pelatihan, ada kelas tapi tak ada yang menyadari kehadiran Ayi, jelas ini hanya tipu muslihat, tapi bahkan mata Ayi bisa melihat itu dan hampir percaya bahwa ini AKJ yang asli, tapi energi yang terasa berbeda, hanya Ayi yang mampu merasakannya.

Kalau Ayi hanya menggunakan mata saja sebagai penglihatan dunia AKJ ini, maka dia akan tertipu, tapi dia menggunakan seluruh panca inderanya sebagai Ayi Mahogra, maka dia merasakan energi pembentuk yang berbeda.

Kalau AKJ dibentuk oleh energi milik Ayi, Malik, Raja Bapati, Nyai Jasmine, Hanif, Aam, Adi dan beberapa sekutu lain, energi yang bercampur itu menjadi energi yang menjaga AKJ dengan kekuatan maha dasyat.

Tapi tempat ini memang memiliki energi yang mirip tapi dalam skala yang tidak terlalu tinggi, tak heran kalau dua karuhunnya tertipu, pasti karena mereka merasakan energi dari AKJ tiruan ini dan mengenali energi itu sebagai energi AKJ walau energi itu tak sempurna.

Pernahkan kalian datang ke suatu tempat, mencium aroma tempat itu lalu menaruhnya di memori otak kalian, lalu pergi dari tempat itu, lalu secara tak sengaja mencium aroma tempat itu di tempat lain, maka otak kalian langsung memanggil memori itu akibat rangsangan aroma yang kalian hirup, sehingga mengenali tempat lain itu sebagai tempat yang pernah kalian datangi, walau mungkin kalian belum pernah ke sana, tapi aromanya membuat kalian ingat tempat lain dengan aroma yang sama. Itu semua adalah bagaimana cara otak mengenali suatu tempat dari aromanya, bukan aromanya yang mengingatkan kalian, tapi memori yang dipanggil otak dan membuat otak kalian mengaktifkan panca indera dari rangsangan aroma tersebut.

Maka itulah yang terjadi pada dua karuhun Ayi, mereka terjebak di sini karena memori dari ingatannya tentang energi pembentuk tempat ini walau energi itu tak sempurna, karena mereka tentu saja tak setinggi Ayi ilmunya dalam mengenali energi, itulah kelebihan ratunya Kharisma Jagat.

Ayi dan Malik terus masuk ke AKJ, walau tempat ini adalah bayangan atau replika, tapi denah lukasi AKJ sudah dihapal Ayi di luar kepala.

Ayi langsung menuju aula besar tempat banyak pertemuan terjadi, tempat itu memang dipersiapkan untuk pertemuan besar.

Ayi masuk dan seketika melihat dua karuhunnya sedang berdiri mematung.

“Tipu muslihat,” Ayi berkata.

“Hati-hati,” Malik kali ini yang berkata.

Ayi mendekati dua karuhunnya, lalu menepuk tubuh dua karuhun itu, seketika Panglima dan Raden seperti terbangun dari tidur dalam keadaan mata terbuka, begitu melihat Ayi, mereka berdua langsung menyerang Ayi.

Ayi yang mendapat serangan, langsung menghindar, Malik mencoba menghalau dua karuhun itu dibantu oleh maung Hanif dan juga Cula Bagong milik Aam.

Malik terus saja mencoba menahan Panglima yang menyerang Ayi tanpa ampun, mata mereka menyalang dan terlihat sungguh-sungguh ingin mencelakai Ayi.

“Jangan gunakan pedang Malik, jangan sakiti dua karuhun setiaku.” Ayi berkata di belakang Malik, dia lalu berlari dari punggung Malik, berbalik arah ke punggung Panglima, mengeluarkan Karembo Hejo dan menutupinya dengan kain itu, setelah kain itu secara sempurna menutupi tubuh Panglima, Ayi melompat ke punggung Panglima dan berkata pada kupingnya, ”bangunlah, aku tuanmu!” Ayi berteriak, Panglima mendengar itu dan merasakan energi Ayi yang begitu tinggi karena tertutupi karembo hejo milik Ayi, tersadar.

Ayi mengenakan jubahnya, hadiah dari Raja Bapati, kakak angkatnya, setelah itu dia menarik karembo hejo dari tubuh Panglima, melempar karembo hejo itu ke tubuh Raden, macan putih dengan suara imut itu dan selanjutnya melakukan hal yang sama, meneriakinya untuk bangun. Raden terbangun, matanya tak menyalang lagi.

Dua karuhun itu tersadar.

“Keluar dari sini, aku akan hancurkan zona ghaib ini segera setelah kita keluar.” Ayi memerintah, Malik dan yang lain menurut, termasuk dua karuhun yang baru saja kembali sadar, mereka berlari, tapi saat berlari, ada pemandangan yang berbeda, semua tipu muslihat itu, para murid manusia dan karuhun yang sedang berlatih, sudah tak ada berganti dengan ruh manusia-manusia yang lepas raga, beberapa wajahnya cukup dikenali oleh Ayi, antek para tetua yang kabur dari peperangan itu.

“Mau kemana Ayi? Ini kan kerajaanmu, kau seharusnya di sini.” Setelah mengatakan itu, mereka membaca mantra, mantra yang Ayi tidak kenali.

“Mereka membaca mantra yang sama ketika menangkapku dan Raden, itu mantra pengikat ruh Ayi, hati-hati, mereka memanfaatkan efek purnama dan juga kehamilanmu, mereka mencoba untuk menipumu di sini.” Panglima berkata.

“Apa mereka sudah gila dan bodoh, peperangan saja tak bisa menghentikanku.” Ayi bersiap dengan kujangnya, dia memerintah untuk menyerang, karena tak ada peraturan untuk menghajar musuh.

Malik lalu menebaskan pedangnya pada para jin yang berdiri di belakang manusia laknat itu, manusia yang juga lepas raga karena energi ruhnya sama dengan mereka, hanya saja tingkatan ilmu berbeda.

Maka di mana tubuh itu ditinggalkan, jika ruhnya telah dihabisi Ayi dan sekutunya, tubuh yang tertinggal akan menjadi tubuh pesakitan karena salah satu sukmanya telah musnah.

Sama saja mengantar nyawa.

Ayi menyerang satu-persatu manusia lepas raga itu dengan kujangnya, dia menyerang mereka dengan menebas leher pada satu jiwa, perut pada jiwa yang lain dan menendang kepala ruh hingga terlepas dari tubuh ruhnya, satu kali serang tiga jiwa musnah.

Hanya butuh waktu sebentar mereka semua habis, antek-antek yang berharap menang tapi kalah lagi dan lagi, percuma mereka membangun AKJ bayangan semirip ini, mungkin bisa mengelabui karuhunnya dan mereka berharap bisa mengelabui banyak lagi, tapi tak berhasil pada ratunya AKJ, pemilik Kerajaan mana mungkin tak mengenali bangunannya sendiri.

Setelah habis, Ayi dan semua yang dia bawa keluar dari AKJ palsu dan kembali mendekati kabut, saat dirasa sudah cukup jauh, Ayi lalu membuat kuda-kuda dan menginjak bumi sebanyak 11 kali, membaca mantra penghancur zona ghaib dan … hancur! AKJ bayangan dan sukma yang dimusnahkan di dalamnya, semua hancur seketika.

Ayi dan rombongan kembali ke rumah, masuk ke tubuh mereka dan ketika dia kembali ke tubuhnya, rasa sakit tak terkira dia rasakan, rupanya kehamilan ini memang sangatlah berat, karena begitu sukmanya pergi sebentar, tubuhnya semakin sakit dan ketika sukmanya kembali, ruh ikut merasakan betapa sakitnya tubuh lemah ini, Ayi berbaring, berbeda sekali dengan ruh yang bertarung tadi.

“Ayi, maafkan aku karena tadi aku menyerangmu.” Panglima membungkuk di hadapan tuannya yang berbaring di sofa.

“Apa yang terjadi?” Malik bertanya, sementara Raden tertidur, mungkin dia sangat lelah.

“Malam itu aku dan Raden di panggil ke AKJ, tentu saja aku dan Raden langsung ke sana, begitu tiba di sana, aku melihatmu sedang duduk di kursimu, di aula itu, lalu kau memerintah untuk menjaga AKJ, karena ada penyerangan yang dasyat malam itu, makanya kau ke AKJ tanpa kami ketahui, aku melihatmu sungguh khawatir, lalu aku memintamu untuk istirahat di kamar milikmu di AKJ itu, kau menurutiku tapi memberi pesan sebelum pergi ke kamarmu, katamu, nanti akan ada banyak tipu muslihat, mungkin akan ada yang menyamar sebagai Ayi, tapi Ayi yang menyamar itu kemungkinan takkan bisa menyamar dengan sempurna karena tubuhnya sedang hamil seperti Ayi. Ayi yang datang ke sini dengan kondisi tak hamil, itu sudah pasti Ayi yang palsu. Aku dan Raden yakin akan wejangan itu dan mulai bertarung dalam penyerangan yang dikatakan Ayi palsu. Aku dan Raden terus bertarung entah untuk berapa lama, hingga tiba-tiba kau menepuk tubuhku, karena ingat akan ada kau yang menyamar menjadi Ayi tapi dengan tubuh yang tak hamil, aku yakin kau adalah Ayi yang palsu, maka aku menyerangmu dengan brutal, maafkan aku. Raden juga meyakini hal yang sama Ayi.”

“Jadi begitu cara mereka menahanmu dan akhirnya menyerangku, tapi Panglima, bukankah kau tahu, secara teknis, jika saja aku lepas raga, maka ruhku tidak akan dalam keadaan hamil, karena yang hamil adalah raga, bukan jiwa.”

“Ya, aku salah Ayi, aku percaya Ayi sedang dalam bahaya karena setelah lima purnama itu, kita terus bertarung melawan mereka semua, hingga ketika ada yang menyamar sepertimu, aku tidak lagi sangsi dan langsung yakin, apalagi itu di AKJ.

“Sebentar, jadi kau berlari sendiri ke AKJ bayangan itu? Bukan diarahkan ke sana?” Ayi bertanya.

“Ya, kami berlari sendiri ke AKJ, kenapa?” Panglima bingung.

“Lalu kenapa kalian bisa salah dan akhirnya sampai ke AKJ bayangan, bukan AKJ asli, apakah?”

“Ada yang membangun jembatan Ayi, ada yang membangun jembatan di dekat AKJ asli, kita harus cari, kemungkinan saat Panglima dan Raden berjalan ke arah AKJ, mereka langsung ditipu dan akhirnya berbelok ke jembatan itu dan bukannya ke AKJ asli malah ke AKJ bayangan, berarti kemungkinan ada pengkhianat.” Malik menyimpulkan.

“Purnama memang benar-benar membuat kita menjadi kacau, purnama yang berhasil membuat energiku terasa di dalam AKJ bayangan itu, purnama membuat energi ghaibku berpendar ke banyak arah, karena prinsipnya purnama menguatkan energi ghaib, mereka menangkap energi yang berpendar itu dan buru-buru menaruhnya di AKJ palsu agar kau bisa mencium energi itu ketika berjalan ke sana, Panglima, tak heran akhirnya kau tersesat dan masuk ke AKJ bayangan, mereka benar-benar telah merencanakan semuanya dengan matang.

Aam, selidiki baik-baik kenapa mereka bisa mengambil energiku hingga mengecohkan Panglima dan raden dari curian energi itu.

Lalu, cek kedatanganku di AKJ, aku ingin lihat, apakah ada penyusup yang menyamar menjadi sepertiku dan akhirnya mengelabui siapa pun yang dia temui di AKJ, kalau Panglima dan Raden saja bisa terkecoh, maka … bisa jadi orang-orang di AKJ pun pernah tertipu, kalau benar dia pernah masuk ke AKJ menyamar jadi aku, maka kita perlu sangat extra berhati-hati, karena bisa jadi, dia akan terus melakukannya lagi hingga memecah belah dan akhirnya menghancurkan AKJ.” Ayi mewanti-wanti yang lain hanya mengangguk.

Kasihan sekali ibu hamil ini, dia harus menjaga dua dunia dan sekarang musuhnya banyak, Seira memang tak bisa hidup tenang.

Terpopuler

Comments

airy ruyoe

airy ruyoe

semangat!
ayi pasti bisa melewati nya

2023-08-30

1

Mumtaz Zaky

Mumtaz Zaky

keren 😎😎😎

2023-08-29

0

Arsyilla Maharani

Arsyilla Maharani

Kasian Ayi Mahogra..lagi hamil gede aja gk bisa tenang..

2023-08-27

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 Bagian 1 : Jawatankuasa
3 Bagian 2 : Jawatankuasa 2 ... Nenek dan Setan Kepala Buntung.
4 Bagian 3 : Jawatankuasa 3
5 Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4
6 Bagian 5 : Jawatankuasa 5
7 Bagian 6 : Jawatankuasa 6
8 Bagian 7 : Jawatankuasa 7
9 Bagian 8 : Jawatankuasa 8
10 Bagian 9 : Jawatankuasa 9
11 Bagian 10 : Jawatankuasa 10
12 Bagian 11 : Jawatankuasa 11
13 Bagian 12 : Jawatan Kuasa 12
14 Bagian 13 : Jawatankuasa 13
15 Bagian 14 : Jawatankuasa 14
16 Bagian 15 : Jawatankuasa 15
17 Bagian 16 : Jawatankuasa 16
18 Bagian 17 : Jawatankuasa 17
19 Bagian 18 : Jawatankuasa 18
20 Bagian 19 : Jawatankuasa 19
21 Bagian 20 : Jawatankuasa 20
22 Bagian 21 : Jawatankuasa 21
23 Bagian 22 : Jawatankuasa 22
24 Bagian 23 : Jawatankuasa 23
25 Bagian 24 : Jawatankuasa Tamat
26 Bagian 25 : Pembersihan Gunung
27 Bagian 26 : Pembersihan Gunung 2
28 Bagian 27 : Pembersihan AKJ dan Gunung 2
29 Bagian 28 : Pembersihan Gunung & Pembebasan Alka
30 Bagian 29 : Pembersihan Gunung dan pembebasan Alka 2
31 Bagian 30 : Pembersihan Gunung 6
32 Bagian 31 : Pembersihan Gunung 7
33 Bagian 32 : Pemberisihan Gunung 8
34 Bagian 33 : Perburuan dan Pembersihan Gunung 9
35 Bagian 34 : Pembersihan gunung 10 & Kunjungan
36 Bagian 35 : Pembersihan Gunung 11 ... Tipu Daya
37 Bagian 36 : Pembersihan Gunung 12
38 Bagian 37 : Pembersihan Gunung 13
39 Bagian 38 : Pembersihan Gunung 14
40 Bagian 39 : Pembersihan Gunung 15
41 Bagian 40 : Pembersihan Gunung 16
42 Bagian 41 : Penyelamatan Alka
43 Bagian 42 : Penyelamatan Alka 2
44 Bagian 43 : Penyelamatan Alka 3
45 Bagian 44 : Penyelamatan Alka 4
46 Bagian 45 : Penyelamatan Alka 5
47 Bagian 46 : Penyelamatan Alka 6
48 Bagian 47 : Penyelamatan Alka 7
49 Bagian 48 : Penyelamatan Alka 8
50 Bagian 49 : Rangda dan Sujana
51 Bagian 50 : Rangda dan Sujana 2
52 Bagian 51 : Sujana dan Rangda 3
53 Bagian 52 : Sujana dan Rangda 4
54 Bagian 53 : Sujana dan Rangda 5
55 Bagian 54 : Sujana dan Rangda 6
56 Bagian 55 : Sujana dan Rangda 7
57 Bagian 56 : Sujana dan Rangda 8
58 Bagian 57 : Sujana dan Rangda 9
59 Bagian 58 : Sujana dan Rangda 10
60 Bagian 59 : Sujana dan Rangda 11
61 Bagian 60 : Sujana dan Rangda 12
62 Bagian 61 : Sujana dan Rangda 13
63 Bagian 62 : Sujana 14
64 Bagian 63 : Sujana 15
65 Bagian 64 : Sujana 16
66 Bagian 65 : Sujana 17
67 Bagian 66 : Sujana 18
68 Bagian 67 : Sujana 19
69 Bagian 68 : Sujana 20
70 Bagian 69 : Sujana dan Rangda 21
71 Bagian 70 : Sujana dan Rangda 22
72 Bagian 71 : Sujana dan Rangda 23
73 Bagian 72 : Sujana dan Rangda 24
74 Bagian 73 : Sujana Tamat
75 Bagian 74 : Pembebasan Rangda
76 Bagian 75 : Pembebesan Rangda 2
77 Bagian 76 : Pembebasan Rangda 3
78 Bagian 77 : Pembebasan Rangda 4
79 Bagian 78 : Pembebasang Rangda Tamat
80 Bagian 79 : Guru itu
81 Bagian 80 : Guru Itu 2
82 Bagian 81 : Guru Itu 3
83 Bagian 82 : Guru Itu 4
84 Bagian 83 : Guru Itu 5
85 Bagian 84 : Guru Itu 6
86 Bagian 85 : Guru itu 7
87 Bagian 86 : Guru itu 8
88 Bagian 87 : Guru Itu 9
89 Bagian 88 : Guru Itu 10
90 Bagian 89 : Guru Itu 11
91 Bagian 90 : Guru Itu 12
92 Bagian 91 : Guru Itu 13
93 Bagian 92 : Guru Itu 14
94 Bagian 93 : Guru Itu 13
95 Bagian 94 : Guru Itu 14
96 Bagian 95 : Guru Itu 15
97 Bagian 96 : Guru Itu 16
98 Bagian 97 : Guru Itu 17
99 Bagian 98 : Guru Itu 18
100 Bagian 99 : Guru Itu 19
101 Bagian 100 : Guru Itu 20
102 Bagian 101 : Guru Itu 21
103 Bagian 102 : Guru Itu 22
104 Bagian 103 : Guru Itu 23
105 Bagian 104 : Guru Itu 24
106 Bagian 105 : Guru Itu 25
107 Bagian 106 : Bagian 26
108 Bagian 107 : Guru Itu 27
109 Bagian 108 : Guru Itu 28
110 Bagian 109 : Guru Itu 29
111 Bagian 110 : Guru Itu 30
112 Bagian 111 : Guru Itu 31
113 Bagian 112 : Penyelamatan Merati
114 Bagian 113 : Penyelamatan Merati 2
115 Bagian 114 : Penyelamatan Merati 3
116 Bagian 115 : Penyelamatan Merati 4
117 Bagian 116 : Penyelamatan Merati 5
118 Bagian 117 : Penyelamatan Merati 6
119 Bagian 118 : Penyelamatan Merati 7
120 Bagian 119 : Penyelamatan Merati 8
121 Bagian 120 : Penyelamatan Merati 9
122 Bagian 121 : Penyelamatan Merati 10
123 Bagian 122 : Penyelamatan Merati tamat
124 Bagian 123 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung
125 Bagian 124 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 2
126 Bagian 125 : Lahirnya Kharisma Jagat 3
127 Bagian 126 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 4
128 Bagian 127 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 5
129 Bagian 128 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung Tamat
130 Bagian 129 : Lelaki tua
131 Bagian 130 : Lelaki Tua 2
132 Bagian 131 : Lelaki Tua 3
133 Bagian 132 : Lelaki Tua itu 4
134 Bagian 133 : Lelaki Tua 5
135 Bagian 134 : Lelaki tua 6
136 Bagian 135 : Lelaki tua 7
137 Bagian 136 : Lelaki tua 8
138 Bagian 137 : Lelaki Tua 9
139 Bagian 138 : Lelaki Tua 10
140 Bagian 139 : Lelaki tua 11
141 Bagian 140 : Lelaki itu 12
142 Bagian 141 : Lelaki tua 13
143 Bagian 142 : Lelaki tua 14
144 Bagian 143 : Lelaki tua 15
145 Bagian 144 : Lelaki Tua 16
146 Bagian 145 : Lelaki Tua 17
147 Bagian 146 : Kawanan Junior
148 Bagian 147 : Kawanan Junior 2
149 Bagian 148 : Kawanan Junior 3
150 Bagian 149 : Hutang
151 Bagian 150 : Hutang 2
152 Bagian 151 : Hutang 3
153 Bagian 152 : Hutang 4
154 Bagian 153 : Hutang 5
155 Bagian 154 : Hutang 6
156 Bagian 155 : Hutang 7
157 Bagian 156 : Hutang 8
158 Bagian 157 : Hutang 9
159 Bagian 158 : Hutang 10
160 Bagian 159 : Hutang 11
161 Bagian 160 : Hutang 12
162 Bagian 161 : Hutang 13
163 Bagian 162 : Hutang 14
164 Bagian 163 : Hutang 15
165 Bagian 164 : Hutang 16
166 Bagian 165 : Hutang 17
167 Bagian 166 : hutang 18
168 Bagian 167 : Hutang 19
169 Bagian 168 : Hutang 20
170 Bagian 169 : Hutang 21
171 Bagian 170 : Hutang 22
172 Bagian 171 : Hutang 23
173 Bagian 172 : Hutang 24
174 Bagian 173 : Hutang 25
175 Bagian 174 : Hutang Tamat
176 Abadi 1
177 Abadi 2
178 Abadi 3
179 Abadi 4
180 Abadi 5
181 Abadi 6
182 Abadi 7
183 Abadi 8
184 Abadi 9
185 Abadi 10
186 Abadi 11
187 Abadi 12
188 Abadi 13
189 Abadi 14
190 Abadi 15
191 Abadi 16
192 Abadi 17 (Dukun dan anak perempuannya)
193 Pulau Karet
194 Pulau Karet 2
195 Pulau Karet 3
196 Pulau Karet 4
197 Pulau Karet 5
198 Pulau Karet 6
199 Pulau Karet 7
200 Pulau Karet (Pulau Hayah) 8
201 Pulau Karet (Pulau Hayah) 9
202 Pulau Karet (Pulau Hayah) 10
203 Pulau Karet (Pulau Hayah) 11
204 Pulau Karet (Pulau Hayah) 12
205 Pulau Karet (Pulau Hayah) 13
206 Pulau Karet (Pulau Hayah) 14
207 Pulau Karet (Pulau Hayah) 15
208 Pulau Karet (Pulau Hayah) 16
209 Pulau Karet (Pulau Hayah) 17
210 Pulau Karet (Pulau Hayah) 18
211 Pulau Karet (Pulau Hayah) 19
212 Pulau Karet (Pulau Hayah) Tamat --> Ratu Laut 1
213 Ratu laut 2
214 Ratu Laut 3
215 Ratu Laut 4
216 Ratu Laut 5
217 Ratu Laut 6
218 Ratu Laut 7
219 Ratu Laut 8
220 Ratu Laut 9
221 Ratu Laut 10
222 Ratu Laut 11
223 Ratu Laut 12
224 Ratu Laut 13
225 Ratu Laut 14
226 Ratu Laut Tamat
227 Perburuan Ayi Mahogra 1
228 Perburuan Ayi Mahogra 2
Episodes

Updated 228 Episodes

1
PROLOG
2
Bagian 1 : Jawatankuasa
3
Bagian 2 : Jawatankuasa 2 ... Nenek dan Setan Kepala Buntung.
4
Bagian 3 : Jawatankuasa 3
5
Bagian 4 : Jawatan Kuasa 4
6
Bagian 5 : Jawatankuasa 5
7
Bagian 6 : Jawatankuasa 6
8
Bagian 7 : Jawatankuasa 7
9
Bagian 8 : Jawatankuasa 8
10
Bagian 9 : Jawatankuasa 9
11
Bagian 10 : Jawatankuasa 10
12
Bagian 11 : Jawatankuasa 11
13
Bagian 12 : Jawatan Kuasa 12
14
Bagian 13 : Jawatankuasa 13
15
Bagian 14 : Jawatankuasa 14
16
Bagian 15 : Jawatankuasa 15
17
Bagian 16 : Jawatankuasa 16
18
Bagian 17 : Jawatankuasa 17
19
Bagian 18 : Jawatankuasa 18
20
Bagian 19 : Jawatankuasa 19
21
Bagian 20 : Jawatankuasa 20
22
Bagian 21 : Jawatankuasa 21
23
Bagian 22 : Jawatankuasa 22
24
Bagian 23 : Jawatankuasa 23
25
Bagian 24 : Jawatankuasa Tamat
26
Bagian 25 : Pembersihan Gunung
27
Bagian 26 : Pembersihan Gunung 2
28
Bagian 27 : Pembersihan AKJ dan Gunung 2
29
Bagian 28 : Pembersihan Gunung & Pembebasan Alka
30
Bagian 29 : Pembersihan Gunung dan pembebasan Alka 2
31
Bagian 30 : Pembersihan Gunung 6
32
Bagian 31 : Pembersihan Gunung 7
33
Bagian 32 : Pemberisihan Gunung 8
34
Bagian 33 : Perburuan dan Pembersihan Gunung 9
35
Bagian 34 : Pembersihan gunung 10 & Kunjungan
36
Bagian 35 : Pembersihan Gunung 11 ... Tipu Daya
37
Bagian 36 : Pembersihan Gunung 12
38
Bagian 37 : Pembersihan Gunung 13
39
Bagian 38 : Pembersihan Gunung 14
40
Bagian 39 : Pembersihan Gunung 15
41
Bagian 40 : Pembersihan Gunung 16
42
Bagian 41 : Penyelamatan Alka
43
Bagian 42 : Penyelamatan Alka 2
44
Bagian 43 : Penyelamatan Alka 3
45
Bagian 44 : Penyelamatan Alka 4
46
Bagian 45 : Penyelamatan Alka 5
47
Bagian 46 : Penyelamatan Alka 6
48
Bagian 47 : Penyelamatan Alka 7
49
Bagian 48 : Penyelamatan Alka 8
50
Bagian 49 : Rangda dan Sujana
51
Bagian 50 : Rangda dan Sujana 2
52
Bagian 51 : Sujana dan Rangda 3
53
Bagian 52 : Sujana dan Rangda 4
54
Bagian 53 : Sujana dan Rangda 5
55
Bagian 54 : Sujana dan Rangda 6
56
Bagian 55 : Sujana dan Rangda 7
57
Bagian 56 : Sujana dan Rangda 8
58
Bagian 57 : Sujana dan Rangda 9
59
Bagian 58 : Sujana dan Rangda 10
60
Bagian 59 : Sujana dan Rangda 11
61
Bagian 60 : Sujana dan Rangda 12
62
Bagian 61 : Sujana dan Rangda 13
63
Bagian 62 : Sujana 14
64
Bagian 63 : Sujana 15
65
Bagian 64 : Sujana 16
66
Bagian 65 : Sujana 17
67
Bagian 66 : Sujana 18
68
Bagian 67 : Sujana 19
69
Bagian 68 : Sujana 20
70
Bagian 69 : Sujana dan Rangda 21
71
Bagian 70 : Sujana dan Rangda 22
72
Bagian 71 : Sujana dan Rangda 23
73
Bagian 72 : Sujana dan Rangda 24
74
Bagian 73 : Sujana Tamat
75
Bagian 74 : Pembebasan Rangda
76
Bagian 75 : Pembebesan Rangda 2
77
Bagian 76 : Pembebasan Rangda 3
78
Bagian 77 : Pembebasan Rangda 4
79
Bagian 78 : Pembebasang Rangda Tamat
80
Bagian 79 : Guru itu
81
Bagian 80 : Guru Itu 2
82
Bagian 81 : Guru Itu 3
83
Bagian 82 : Guru Itu 4
84
Bagian 83 : Guru Itu 5
85
Bagian 84 : Guru Itu 6
86
Bagian 85 : Guru itu 7
87
Bagian 86 : Guru itu 8
88
Bagian 87 : Guru Itu 9
89
Bagian 88 : Guru Itu 10
90
Bagian 89 : Guru Itu 11
91
Bagian 90 : Guru Itu 12
92
Bagian 91 : Guru Itu 13
93
Bagian 92 : Guru Itu 14
94
Bagian 93 : Guru Itu 13
95
Bagian 94 : Guru Itu 14
96
Bagian 95 : Guru Itu 15
97
Bagian 96 : Guru Itu 16
98
Bagian 97 : Guru Itu 17
99
Bagian 98 : Guru Itu 18
100
Bagian 99 : Guru Itu 19
101
Bagian 100 : Guru Itu 20
102
Bagian 101 : Guru Itu 21
103
Bagian 102 : Guru Itu 22
104
Bagian 103 : Guru Itu 23
105
Bagian 104 : Guru Itu 24
106
Bagian 105 : Guru Itu 25
107
Bagian 106 : Bagian 26
108
Bagian 107 : Guru Itu 27
109
Bagian 108 : Guru Itu 28
110
Bagian 109 : Guru Itu 29
111
Bagian 110 : Guru Itu 30
112
Bagian 111 : Guru Itu 31
113
Bagian 112 : Penyelamatan Merati
114
Bagian 113 : Penyelamatan Merati 2
115
Bagian 114 : Penyelamatan Merati 3
116
Bagian 115 : Penyelamatan Merati 4
117
Bagian 116 : Penyelamatan Merati 5
118
Bagian 117 : Penyelamatan Merati 6
119
Bagian 118 : Penyelamatan Merati 7
120
Bagian 119 : Penyelamatan Merati 8
121
Bagian 120 : Penyelamatan Merati 9
122
Bagian 121 : Penyelamatan Merati 10
123
Bagian 122 : Penyelamatan Merati tamat
124
Bagian 123 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung
125
Bagian 124 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 2
126
Bagian 125 : Lahirnya Kharisma Jagat 3
127
Bagian 126 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 4
128
Bagian 127 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung 5
129
Bagian 128 : Lahirnya Kharisma Jagat Agung Tamat
130
Bagian 129 : Lelaki tua
131
Bagian 130 : Lelaki Tua 2
132
Bagian 131 : Lelaki Tua 3
133
Bagian 132 : Lelaki Tua itu 4
134
Bagian 133 : Lelaki Tua 5
135
Bagian 134 : Lelaki tua 6
136
Bagian 135 : Lelaki tua 7
137
Bagian 136 : Lelaki tua 8
138
Bagian 137 : Lelaki Tua 9
139
Bagian 138 : Lelaki Tua 10
140
Bagian 139 : Lelaki tua 11
141
Bagian 140 : Lelaki itu 12
142
Bagian 141 : Lelaki tua 13
143
Bagian 142 : Lelaki tua 14
144
Bagian 143 : Lelaki tua 15
145
Bagian 144 : Lelaki Tua 16
146
Bagian 145 : Lelaki Tua 17
147
Bagian 146 : Kawanan Junior
148
Bagian 147 : Kawanan Junior 2
149
Bagian 148 : Kawanan Junior 3
150
Bagian 149 : Hutang
151
Bagian 150 : Hutang 2
152
Bagian 151 : Hutang 3
153
Bagian 152 : Hutang 4
154
Bagian 153 : Hutang 5
155
Bagian 154 : Hutang 6
156
Bagian 155 : Hutang 7
157
Bagian 156 : Hutang 8
158
Bagian 157 : Hutang 9
159
Bagian 158 : Hutang 10
160
Bagian 159 : Hutang 11
161
Bagian 160 : Hutang 12
162
Bagian 161 : Hutang 13
163
Bagian 162 : Hutang 14
164
Bagian 163 : Hutang 15
165
Bagian 164 : Hutang 16
166
Bagian 165 : Hutang 17
167
Bagian 166 : hutang 18
168
Bagian 167 : Hutang 19
169
Bagian 168 : Hutang 20
170
Bagian 169 : Hutang 21
171
Bagian 170 : Hutang 22
172
Bagian 171 : Hutang 23
173
Bagian 172 : Hutang 24
174
Bagian 173 : Hutang 25
175
Bagian 174 : Hutang Tamat
176
Abadi 1
177
Abadi 2
178
Abadi 3
179
Abadi 4
180
Abadi 5
181
Abadi 6
182
Abadi 7
183
Abadi 8
184
Abadi 9
185
Abadi 10
186
Abadi 11
187
Abadi 12
188
Abadi 13
189
Abadi 14
190
Abadi 15
191
Abadi 16
192
Abadi 17 (Dukun dan anak perempuannya)
193
Pulau Karet
194
Pulau Karet 2
195
Pulau Karet 3
196
Pulau Karet 4
197
Pulau Karet 5
198
Pulau Karet 6
199
Pulau Karet 7
200
Pulau Karet (Pulau Hayah) 8
201
Pulau Karet (Pulau Hayah) 9
202
Pulau Karet (Pulau Hayah) 10
203
Pulau Karet (Pulau Hayah) 11
204
Pulau Karet (Pulau Hayah) 12
205
Pulau Karet (Pulau Hayah) 13
206
Pulau Karet (Pulau Hayah) 14
207
Pulau Karet (Pulau Hayah) 15
208
Pulau Karet (Pulau Hayah) 16
209
Pulau Karet (Pulau Hayah) 17
210
Pulau Karet (Pulau Hayah) 18
211
Pulau Karet (Pulau Hayah) 19
212
Pulau Karet (Pulau Hayah) Tamat --> Ratu Laut 1
213
Ratu laut 2
214
Ratu Laut 3
215
Ratu Laut 4
216
Ratu Laut 5
217
Ratu Laut 6
218
Ratu Laut 7
219
Ratu Laut 8
220
Ratu Laut 9
221
Ratu Laut 10
222
Ratu Laut 11
223
Ratu Laut 12
224
Ratu Laut 13
225
Ratu Laut 14
226
Ratu Laut Tamat
227
Perburuan Ayi Mahogra 1
228
Perburuan Ayi Mahogra 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!