“Dit, ini soal kakakku.” Pada suatu malam setelah mereka menyelesaikan kasus nyebrang dan beristirahat beberapa hari karena kelelahan yang luar biasa.
“Ada apa dengannya? Bukankah kita telah mengubur Zerata dan dia melakukannya dengan sukarela?” Aditia bingung.
“Aku mendengar kalau kelompok pemuja dajjal itu sudah mengetahui keberadaan kuburan itu.”
“Tapi bukankah potongan Kerembo Hejo dengan mantra tertinggi sudah menjaganya?” Aditia bingung, kenapa tiba-tiba Alka mengatakan hal ini.
“Katamu kau tak suka kalau aku menutupi sesuatu, maka ini masalahku saat ini, aku dulu menutupi keberadaan kakakku dan juga perintah Ayi, maka sekarang aku memberitahumu bahwa kakakku masih dalam incaran mereka dan aku mendapat kabar mereka sudah semakin dekat, aku harus menjaga kuburannya.”
“Bukan kau, tapi kita!” Aditia berkata dengan lantang.
“Ya … kita maksudku.” Alka berkata seolah tak ragu, padahal dia tahu, pada akhirnya mereka sulit menjadi kita.
Saat itu tiba-tiba ada yang mengetuk pintu. Ketukan yang mengejutkan, karena ini markas ghaib, mana mungkin markas ini bisa dilihat dan ada orang biasa yang bertamu, maka tamu itu pasti bukan orang biasa.
“Dokter Adi, Dit. Dia minta kita semua berkumpul.” Ganding menghampiri Alka dan Aditia yang tadi berbicara di ruang makan, mereka memang mengobrol setelah makan malam, sementara yang lain di ruang tamu, ada yang menonton televisi, sementara Ganding membaca buku.
“Ya, aku dan Alka akan ke sana.”
Semua orang berkumpul di ruang tamu, semua duduk melingkat beralaskan karpet tebal, ada sofa di sana, tapi tidak digunakan karena mereka lebih nyaman duduk bersila saat membicarakan sesuatu, tentu ditemani segelas kopi dan aneka gorengan buatan Alisha yang memang ada sejak sore tadi.
“Mungkin kalian terkejut dengan kedatanganku, tapi aku datang khusus untuk menyampaikan undangan Ayi Mahogra.” Dokter Adi membuka perbincangan.
Sementara yang lain berwajah serius.
“Ada apa? Undangan apa?” Aditia bertanya, karena kalau undangan acara, tidak mungkin Dokter Adi yang secara khusus datang, pasti hanya salah satu Karuhun yang diutus, kalau seorang Kharisma Jagat dengan kelas yang tinggi datang, ini pasti undangan rapat yang cukup penting.
“Apartemen Ayi Mahogra dibobol oleh kelompok yang tak kami ketahui siapa, tapi kemungkinan adalah antek peperangan itu, para antek tetua yang berhasil kabur, kemungkinan sudah menghimpun banyak kekuatan selama ini makanya tidak melakukan pergerakan apapun. Tapi kemarin, saat bulan purnama, mereka menyeran Ayi Mahogra.
“Astaga! Pantas saja bulan terasa memerah.” Aditia jadi paham.
“Ya, karena itu Ayi memanggil seluruh sekutunya untuk melindungi AKJ, kita akan melakukan perlindungan penuh, karena pada 3 bulan purnama selanjutnya adalah waktunya bayi perempuan Ayi Mahogra akan lahir, kemungkinan bayi itu sudah diincar oleh mereka, maka Ayi meminta bantuan pada semua orang untuk melindungi dia dan bayinya. Termasuk kalian semua.”
“Tapi maaf Dokter Adi, aku tidak bisa.” Alka berkata dengan wajah sedih.
Aditia memandangnya tajam, marah karena dia menolak undangan itu.
“Adit, kau harus paham, apa yang aku hadapi juga sangat urgent, kalau aku datang ke AKJ, maka mungkin kakaku akan ditemukan dan mereka akan bisa menguasainya lagi, ini berbahaya untuk banyak orang Dit.”
“Kak, tapi mungkin kita bisa selesaikan dulu urusan kakak, baru kita ke AKJ.”
“Tidak bisa, karena waktu bagi kami saat ini adalah kuncinya, Ayi butuh kalian sesegera mungkin.” Dokter Adi mengatakannya dengan sungguh-sungguh.
“Kita tunda kasus Zerata, kita semua pergi ke AKJ.”
“Tidak bisa Aditia! Aku harus melindungi makam itu, kalau sampai dia diketemukan maka habislah kita, akan banyak korban yang timbul, ini bukan kasus sementara, ini kasus panjang yang butuh waktu mungkin berbulan-bulan untuk melindunginya, satu-satunya cara agar kita bisa menjaga semuanya adalah … aku lindungi makam kakakku, kalian pergi ke AKJ, itu cara terbaik.”
“Tidak! kita takkan terpisah seperti itu, kita berjuang bersama, kau tidak ingat, hidup dan mati bersama! Itu yang terus kita pegang bukan?” Aditia menolak, hal yang sudah diprediksi semua orang, tapi Alka tahu, Aditia akan menerima pada akhirnya dan mungkin … membenci Alka.
“Dit, sabar dulu, gini aja, kita kan berenam, aku dan Jarni akan ikut Aditia, lalu Alisha dan Hartino ikut Alka, jadi kita bagi dua, supaya semua aman, gimana?” Ganding memberi jalan Tengah.
“Tidak bisa, kalian semua dibutuhkan oleh Ayi Mahogra, kalian pikir ini kasus sepele, mereka bisa jebol pertahanan Ayi dan kalian pikir 3 orang dari kalian cukup? Bahkan dalam keadaan hamil Ayi diserang dan hampir kehilangan Pram kecil, kalian sepertinya tak sadar kalau keadaan ini genting.”
“Lima orang dari kalian yang dibutuhkan, mungkin jika hanya Alka yang izin mundur, Ayi masih bisa toleransi, tapi jika tiga saja yang maju, tidak akan banyak membantu.”
“Kami akan maju semua, Ayi sudah melindungi kami didalam keadaan yang paling genting, kalian ingat itu, aku tahu kalau hanya akulah Kharisma Jagat di sini hingga kalian pikir, terutama kau Saba Alkamah, kalau ratu kami tidaklah terlalu penting, tapi bagiku, dia adalah hidup dan matiku, kami melindungi ratu kami dengan nyawa.”
“Maka kau harus pergi Dit, tapi aku tidak bisa, ini hal darurat, Dit.” Alka memberikan alasan dan tetap kekeh, Aditia tidak curiga.
“Hei kau jangan bicara sembarangan, kami dididik bapak untuk menjadi pasukan Ayi Mahogra, walau kami saat itu bahkan tak tahu siapa ratunya kalian itu, tapi percayalah, kami dididik untuk menjaga ratunya kalian, maka kami terima tugas sebagai salah satu Pasukan Kharisma Jagat, jadi jangan kau pikir kami meremehkan masalah ini, tapi aku mencoba mencarikan jalan Tengah.” Ganding lumayan marah dengan hardikkan yang Aditia tujukan pada kakak mereka yang dianggap tak peduli.
“Kalian berlima aku tunggu besok untuk masuk ke AKJ, kalian tahu kan, tak bisa masuk AKJ sembarangan, walau mungkin saat ini sudah banyak penyusup karena Ayi menduga ada banyak jiwa dalam tubuh yang berbeda, penyusup ini memanfaatkan lemahnya tubuh Ayi. Tapi kalau kalian tak juga sepakat, aku takkan tunggu kalian lebih lama lagi. Selesaikan konflik internal kalian, jangan dahulukan ego, karena saat ini, keselamatan anak perempuan Ayi adalah utama. Bukankah Ayi telah berjuang untuk kita semua agar bebas dari adat yang menyimpang, maka tugas kita saat ini melindunginya.” Dokter Adi lalu pamit, meninggalkan kawanan yang sibuk dengan perasaannya masing-masing.
“Aku akan tetap pergi ke makam Zerata dan melindunginya, Dit, aku ….”
“Sisanya ikut aku, Alka mampu kok sendiri di sana.” Aditia dengan dingin mengatakannya, yang dia rasakan adalah, betapa egoisnya kekasih yang bukan kekasihnya itu, karena untuk Kharisma Jagat, melindungi ratunya adalah harga mati, sedang Alka sibuk sendiri dengan masalah kakakknya yang memang genting tapi seharusnya itu bisa ditunda atau cari cara lain. Tapi Aditia merasa Alka hanya tidak ingin pergi ke AKJ dan karena sebelumnya dia sudah membicarakan masalah ini, hingga menjadikan masalah Zerata sebagai alasan untuk tidak pergi ke AKJ. Aditia tahu dengan jelas, Alka takut ke sana dan mungkin enggan melindungi ratunya Kharisma Jagat.
“Tapi Dit, kakak ….” Hartino memelas, karena dia tahu, tak mungkin menjadi keras saat ini.
“Kalian semua ikut Aditia untuk menjaga Ayi, aku hanya perlu beberapa jin sekutu kita untuk bersamaku bergantian berjaga, musuhku belum seberat Ayi Mahogra. Jadi aku bisa sendiri.”
Ganding menatap Alka yang dia pikir aneh, keras kepala, sedikit rasa curiga bahwa Alka sebenarnya hanya enggan ke AKJ, karena masalah pribadinya terdahulu, hingga terlalu bersikeras untuk tidak ke AKJ.
“Kak, seharusnya kau mendengar apa perintah pemimpin kita, ingat ini, bahwa bapak adalah pemimpin kita, sejak dia tiada, Aditialah penggantinya, maka kita seharusnya tetap bersama.” Ganding kali ini ikut memojokkan Alka.
“Kalian keluargaku, tapi Zerata! Dia kakak kandungku, walau kami berbeda ibu, tapi kami satu ayah jin yang sama! Jika tak ada aku, kalian bisa saling melindungi, sedang jika Zerata tak ada aku, jasadnya dingin sendirian, aku tak mau dosanya semakin bertambah walau dia telah tiada, izinkan aku egois hanya untuk saat ini saja, sekali ini saja, aku butuh kalian paham, dia kakakku!” Alka berkata lebih keras kali ini dan menghilang seketika, tentu saja teleportasi ghaib.
“Dit, percayalah aku tetap akan meminta khodamku mengawasinya, kita tetap akan pergi, kita berlima akan ke AKJ, Ayi butuh kita, bapak juga berpesan bahwa, setelah ini, kau yang menentukan jalan kami, kalau kau memang ingin kami semua pergi ke AKJ, maka kami akan pergi, sedang kakak, kita tetap mengawasinya dari jauh. Jangan berpikir berlebihan dulu, karena kita butuh energi yang besar untuk melindungi Ayi.” Jarni yang sedari tadi diam akhirnya berkata, dia tak bisa membela Alka kali ini karena Alka memang salah.
“Aku butuh kalian, Ayi butuh kita, aku tak akan memikirkan apapun selain keselamatan Ayi saat ini.” Aditia dengan dingin berkata lalu pergi ke kamarnya, yang lain juga sama, sementara Saba Alkamah, dia kembali ke guanya, tempat yang sudah lama sekali tak dia datangi, di sana dia menangis sejadinya, karena harus berpisah secara kasar dengan kawanan, orang-orang yang paling dia sayang, dia ingin berjuang bersama, tapi tak diperkenankan, maka dia ikut perintah dengan Ikhlas dan sabar.
Tapi perih di hatinya tak terelakkan, dia harus berpisah dengan orang-orang yang dia sayang tanpa batas waktu yang jelas, cintanya pada Aditia juga masih terjaga dalam sanubarinya yang terdalam, terpisah sendirian tanpa kekasih hatinya, sungguh terasa sesak, baru malam ini dia tahu, apa itu rasanya patah hati yang sangat menghancurkan, dia memikirkan kematian mungkin jauh lebih baik, tapi dia harus bersabar, karena ini perintah yang harus dia emban.
Kesalahannya sebagai pembunuh dari orang kepercayaan Ayi, tentu tidak mudah dimaafkan, maka berjuang dari jauh, tetap akan dia lakukan, walau saat ini perih hatinya melemahkan, tapi … dia akan tetap hidup untuk mempertanggungjawabkan semuanya, hingga hari itu tiba, di mana dia bisa berkumpul dengan semuanya. Menjadi kawanan yang utuh.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 228 Episodes
Comments
Hana Nisa Nisa
😪😪😪😪
2024-04-29
0
Nu54 R4r4
kasian alka 😥
2024-02-17
1
💎hart👑
ujian cinta. sungguh menyesakkan
2023-12-07
0