Bulan purnama seringkali disebut sebagai purnacandra, kata Purnama diambil dari bahasa sansekerta yang artinya adalah bulan yang penuh, mungkin nama ini diambil karena sesuai dengan kondisi bulan yang penuh saat purnama terjadi.
Lalu apakah secara ilmiah bulan purnama itu? Apa kalian sudah tahu? Bulan purnama terjadi pada saat bulan berpindah dari orbitnya, sehingga posisi bumi seolah berada di antara bulan dan matahari, karena hal inilah, maka membuat bumi dapat melihat posisi bulan secara penuh.
Namun, walau sudah ada penjelasan secara ilmiah, tapi fenomena indah munculnya bulan purnama pada hari ke 14 atau 15 dalam kalender lunar karena fasenya adalah 29,5 hari itu memiliki banyak sekali mitos.
Beberapa di antaranya adalah, bulan purnama membuat seseorang menjadi gila karena banyak pembunuh melakukan aksinya kala bulan purnama tiba, maka kejadian ini dikaitkan dengan kemampuan bulan purnama dalam membuat seseorang menjadi gila lalu akhirnya menjadi jahat.
Selain manusia, ternyata bulan purnama juga mampu membuat jin menjadi lebih kuat, energi yang dipancarkan cukup tinggi hingga membuat jin berlaku arogan yang salah satu kelakuannya adalah mengganggu manusia, memasuki tubuh manusia dengan seenaknya, karena energi yang mereka miliki sedang sangat tinggi, maka kemampuan mereka mengendalikan tubuh manusia juga semakin kuat. Tak heran, maka muncul mitos efek dari bulan purnama salah satunya adalah kesurupan masal, tentu saja, jin mengguankan kesempatan ini untuk bisa merasuki manusia dan mulai mengendalikan tubuh itu untuk kesenangan saja.
Lalu terakhir, mitos bahwa, pada saat bulan purnama, setiap manusia di muka bumi ini jadi cenderung sulit tidur, ternyata mitos ini lagi-lagi dapat dijelaskan secara ilmiah, yaitu efek bulan purnama bagi tubuh manusia, adalah karena selama masa bulan purnama aktivitas otak yang berkaitan dengan tidur nyenyak turun hingga 30 persen, turunnya kemampuan tidur nyenyak itu dikarenakan penutunan kadar melotonin, hormon yang dikenal untuk mengatur siklus bangun dan tidur.
Tapi apakah kalian tahu, bahwa … bulan purnama adalah salah satu yang ditakuti oleh Ayi Mahogra saat dia akhirnya mengandung bayi perempuan yang diramalkan menjadi Kharisma Jagat Agung, maka Ayi selalu bersiap untuk segala kemungkinan buruk yaitu penyerangan yang mungkin dilakukan para antek tetua yang lolos dari peperangan dengan memanfaatkan bulan purnama untuk membuat mereka semakin kuat.
Mereka bisa saja menggunakan masa bulan purnama untuk membuat Karuhun atau khodam yang dimiliki semakin kuat. Tapi apartemen yang sudah dipagari bisa dibobol, ini sungguh sangat luar biasa, musuh mereka bukanlah makhuk yang main-main.
“Saba Alkamah, bangunlah, aku butuh bicara denganmu.” Suara yang sangat familiar itu memanggil Alka, Alka yang sedang tertidur nyenyak, karena besok adalah waktu di mana dia dan kawanan harus pergi ke desa paman Aep, akhirnya terbangun.
Alka yang tersadar suara siapa itu, langsung bangun dan buru-buru menunduk dengan kedua lutut kaki yang ditekuk agar posisinya rendah.
“Ada apa Ayi, sampai harus datang ke sini? Seharusnya Ayi panggil saya saja.” Alka tak berani menatap Ayi Mahogra yang datang dalam wujud ruh, dia lepas raga untuk menemui manusia setengah jin itu.
Ruh Ayi membuka kedua tangannya dengan lebar, menutup kedua tangannya kembali dan … tiba-tiba mereka sudah berada di zona ghaib buatan Ayi Mahogra, rupanya Ayi hendak berbicara 4 mata dengan Alka.
Zona ghaib yang gelap itu, perlahan terdengar suara aliran air yang deras, lalu muncullah bebatuan Sungai, rupanya Ayi membuat zona ghaib ini seperti berada di sebuah Sungai dengan bebatuan yang sangat besar, Alka melihat Ayi membelakanginya, duduk di salah satu batu itu, Alkab berlari untuk mendekat pada Ayi.
“Duduk di sampingku.” Ayi berkata dengan lembut, hal yang tidak pernah dia lakukan selama ini kalau mereka bertemu, ingat bahwa bahkan Ayi selalu ingin mengamuk jika melihatnya.
Tapi kali ini Ayi berbeda, dia sangat lembut dan bahkan meminta Alka duduk di sampingnya.
“Maaf Ayi, Alka di belakang sini saja.” Jujur, bukan hanya segan, tapi Alka juga takut, takut kalau sampai Ayi marah lagi saat melihat wajahnya.
“Aku mau kau duduk di sini, di sampingku.” Ayi bersikeras, maka Alka buru-buru mengikuti perintah dan duduk di samping Ayi, walau masih ada jarak, Alka juga menyembunyikan wajahnya, agar Ayi tak geram saat melihat wajah itu, wajah yang menjadi penyebab Pram meninggal dunia.
“Ada apa Ayi?” Alka bertanya.
“Aku tahu mungkin kau terkejut aku memanggilmu secara pribadi, tapi … aku tak bisa membicarakan ini jika kau tak membantuku.”
“Aku akan melakukan apapun untuk Ayi.”
“Alka, dengar aku.” Ayi menatap Alka yang tetap menyembunyikan wajahnya itu.
“Aku mendengar Ayi, aku takkan tunjukkan wajah yang membuatmu benci ini.”
“Alka, mungkin aku butuh kalian semua untuk bergabung denganku di AKJ.”
“Apa?” Alka secara tak sengaja melihat kea rah Ayi, Ayi lalu berpaling, tak dapat dipungkiri, ternyata Ayi masih sangat sulit melihat wajah itu.
“Ya, aku diserang kemarin malam, mereka menggunakan bulan purnama sebagai tunggangan untuk menyerangku, aku bahkan tak tahu, bagaimana cara mereka menjebol pagarku.”
“Apa ini yang menjadi firasat Aditia, dia bilang melihat bulan purnama memerah, apakah saat itu mereka menyerang Ayi?”
“Ya, benar sekali, Aditia juga mungkin merasakan energinya, tapi aku meminta Wangsa untuk tak memberitahu Aditia dulu, hanya agar kalian fokus pada kasus, karena aku tahu kalian saat ini pasti baru memulai suatu kasus, tapi bisakah setelah kasus terakhir ini kalian datang padaku?” Ayi meminta.
“Tapi Ayi, kenapa Ayi berbicara padaku, bukan pada Aditia?” Alka bingung.
“Karena, jika kawanan setuju, maka … kau mungkin akan tertinggal.”
Alka terdiam, tertinggal? Apa maksug Ayi, dia tak diterima di sana? Alka paham bahwa Ayi marah padanya, Alka juga paham, bahwa Ayi mungkin tak nyaman karena rasa sakit atas meninggalnya Pram masih membekas, Alka tahu ini adalah permohonan yang Ayi lontarkan karena dalam keadaan terjepit, maka Alka memutuskan untuk melakukan apapun untuk Ayi Mahogra, walau kata maaf mungkin tak akan pernah dia terima.
“Aku akan lakukan apapun untuk Ayi, aku mengerti, aku akan membujuk kawanan untuk datang ke AKJ dan aku akan memisahkan diri.”
Ayi terdiam, wajahnya muram, karena dia tahu, ini permintaan yang berat, dia memisahkan dua sejoli yang sedang jatuh cinta, tapi apa boleh buat, Alka memang tak boleh tinggal di AKJ.
“Apa kau sanggup tidak bersama kawanan lagi?” Ayi bertanya.
“Aku sanggup apapun itu permintaan Ayi Mahogra.”
“Lalu apakah kau bisa membuat Aditia tinggal di AKJ tanpa dirimu?” Ayi bertanya.
“Bisa, aku mampu melakukan apapun untuk Ayi Mahogra. Ratunya para Kharisma Jagat, di dunia ini, bagiku, kepentingan Ayi adalah hal yang harus selalu didahulukan.”
“Saba Alkamah, maaf … aku harus melakukan ini.” Lalu perlahan Ayi menghilang dan Alka kembali lagi ke kamarnya dalam keadaan terduduk seperti tadi dia duduk di atas batu bersebelahan dengan Ayi.
Setelah di kamarnya, Alka terdiam, tak lama kemudian, air matanya luruh, dia menangis sejadinya tanpa suara, sakit sekali hatinya, karena harus berpisah dengan kawanan, karena bukan hanya soal Aditia, tapi … ini soal semua orang yang dia sayang. Perjuangan yang akhirnya harus dia lakukan kelak, sendirian, karena kalau kawanan di AKJ, maka dia harus berjuang sendirian menyelesaikan kasus bapak sendirian.
Alka menangis menahan perih bahwa, kebodohannya dahulu atas pembelaan terhadap pria laknat bernama Darhayusamang itu membuatnya harus menelan pil pahit perpisahan hari ini.
Tak ada sedikit pun rasa marah pada Ayi, dia tahu bahwa dia masih hidup setelah menjadi antek atas pengeksekusian Pram itu adalah hal yang sudah sangat luar biasa, maka atas kemurahan hati Ayi, Alka bersumpah akan mengabdi pada ratu yang membencinya itu.
Maka dia harus menyusun rencana untuk membuat kawanan tinggal di AKJ tanpa dirinya, dia harus membuat rencana yang sangat amat matang. Hingga takkan ada yang curiga, dia tak ingin Aditia perlahan membenci Ayi karena meminta hal semacam ini, kepercayaan Aditia pada Ayi tak boleh goyah, karena dia ratunya, maka kira-kira apa yang mungki akan Alka lakukan?
Lalu, apakah saat ini kalian membenci Ayi?
…
“Aku sudah menemui Alka semalam.” Ayi, Pram dan Malik sedang sarapan.
“Kau sudah meminta mereka untuk tinggal di AKJ?” Malik bertanya.
“Ya, aku sudah meminta Alka membujuk kawanan, agar mau tinggal di AKJ dan melindungi kita … tanpa dia.”
“Kau akhirnya bisa memintanya?”
“Kau tahu kan, ini berat untukku, karena tanpa Alka, mungkin mereka akan menjadi lemah, aku tahu ini keputusan yang jahat, makanya aku selalu menunda terus keputusan ini, tapi kalian memaksa! Aku tak bisa melihat bagaimana hancurnya hati adikku jika akhirnya tahu bahwa kakak angkatnya egois menjaga keluarga, tapi membuat mereka terpisah dengan Alka.” Ayi menitikkan air mata.
“Kita terpisah 2 tahun Seira, kau pergi bersama Pram untuk apa? Untuk bersiap pada peperangan, kau ingin menciptakan dunia yang begitu tenang untuk anak-anak kita, walau sekarang belum bisa kita wujudkan. Aku tahu ini mungkin sakit bagi mereka, seperti kita berdua begitu kesakitan dulu saat berpisah, tapi … dua tahun itu kau menjadi pribadi yang luar biasa dan aku tetap mencarimu, bersabar hingga akhirnya kita bisa bersama. Maka, kalau cinta mereka kuat, ini takkan pernah jadi halangan, mereka akan tetap saling mencari dan menanti.”
“Kau ini pujangga, atau panglima dalam kerajaanku sih? Perkataanmu sungguh sangat indah.”
“Aku suamimu, aku tahu kau gundah gulana, tapi ingat ini, kau tidak egois Seira, kau memang harus selamat agar keseimbangan dua alam tetap terjaga, maka banyak hal yang mungkin kau korbankan.”
“Aku tak ingin menjadi alasan dua kekasih yang berpisah padahal sedang jatuh cinta.”
“Kau berarti merendahkan cinta mereka Ser, cinta itu bukan soal ruang dan waktu, tapi cinta itu soal hati, selama hatinya masih merasakan cinta, mau sampai kapan pun dan di mana pun, maka cinta itu tetap ada. Kau tidak boleh pesimis dan fokuslah pada kehamilanmu.” Malik mengingatkan, bahwa dia tidak sedang egois, dia menjaga tahta yang banyak orang tak paham, ini bukan soal egois, tapi ini tentang kedamaian dua dunia.
Lalu apakah kalian setuju dengan yang Ayi lakukan?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 228 Episodes
Comments
Imran Kalimanjaro
keputusan yg berat, tapi harus dilaksanakan, demi kedamaian dua dunia....
2025-01-01
0
Ani Sahida
sedih banget jadi alka
2025-03-27
0
Nunuk Bunda Elma
setujuuu
2024-06-03
1