“Yang aku tidak paham adalah kalian masih bisa tertipu, itu kenapa?” Hanif bertanya karena penasaran.
“Malam itu bulan purnama bukan?” Panglima bertanya, mereka semua sudah duduk dengan tenang, karena ini memang harus dibahas, kenapa bisa terjadi dan di mana lubangnya yang harus segera ditutup, selain semua perintah Ayi sebelumnya yang harus mengecek ke AKJ apa ada yang menyusup menjadi dirinya di sana.
“Ya, malam itu bulan purnama, Pram bahkan dibawa ke dunia lain oleh setan kepala buntung itu. Kau tahu lah, anakku bukan tipikal iseng yang suka main ke tempat macam itu, dia lebih suka hal yang normal, walau jika disuruh melawan dia akan lawan.”
“Maka malam itu adalah malamnya mereka, energi untuk para jin sangatlah kuat,” Panglima berkata.
“Tapi kan para karuhun kita juga adalah para jin! Seharusnya kita juga memiliki energi yang sama kuatnya, kenapa energimu tak sekuat mereka? Seharusnya kau ….” Aam kali ini yang protes tapi langsung dipotong oleh Ayi Mahogra.
“Karena para karuhun adalah jin yang terikat dengan tuannya, maka energi mereka datang dari tuannya yang merupakan Kharisma Jagat yang terberkahi, apa-apa yang terjadi karena alam pada jin, tidak berpengaruh pada para karuhun walau mereka dari golongan jin.
Keterikatan ini membuat para karuhun tidak menjadi lebih kuat saat bulan purnama, tapi materi mengenai bulan purnama ini sudah disembunyikan oleh Ayi Mahogra ratusan tahun lalu, aku pernah membaca skripnya melalui penglihatan, karena terkadang Ayi Sarika terkadang datang dalam mimpiku, dirinya yang masih hidup dan maju ke masa depan untuk membimbingku, dia pernah memperlihatkan skrip itu dan memintaku berhati-hati pada saat bulan purnama, karena katanya, kehancuranku adalah saat bulan purnama.
Pada saat kehamilan Malik, aku sangat berhati-hati, tapi semuanya baik-baik saja, sekarang aku paham, kenapa saat kehamilan Malik tidak ada yang bergerak dan aman, lima tahun lebih kita hidup dengan tenang, tapi sekarang mereka mengincarku, bukan aku, tapi anakku yang mereka incar, anak perempuan ini yang akan mereka celakai.”
“Maksudmu berarti ada yang menemukan skrip itu dan akhirnya menjadikan bulan purnama untuk menyerangmu, saat ini adalah paling tepat karena saat ini adalah waktu terlemahmu, waktu terbaik mereka dan waktu terlemahmu, sungguh waktu yang sangat mengerikan.” Hanif menangkap maksud Ayi.
“Mereka sudah terus menyerangku sejak kehamilan bulan pertama, menggunakan setiap purnama sebagai senjata, tapi aku tak pernah menyangka mereka membangun AKJ banyangan perlahan tanpa aku sadari, kabut dan gunung milik dunia ghaib alami yagn dihuni genderuwo itu berhasil menutupi zona ghaib buatan hingga tak terlacak olehku.
Mereka semakin pintar, yang aku takutkan ternyata terjadi.”
“Bahwa ada kaum elit di belakang para tetua, mereka yang membiayai semua peperangan ini dan mereka dalangnya.” Malik menambahkan.
“Maka para tetua hanyalah boneka keserakahan?” Adi bertanya.
“Ya, uang dan kekuasaan mereka berikan, untuk menguasai dua dunia. Mereka pikir dengan menguasai Kharisma Jagat melalui para tetua sebelum kedatangan Ayi Mahogra, untuk memastikan mereka akan melawan Ayi karena tahu, Ayi takkan diam ketika tahu dunianya dikuasai oleh permainan takdir yang disalah artikan dan merugikan bangsanya.” Malik menjelaskan lagi.
“Maka peperangan itu sejak awal memang sudah diprediksi akan terjadi?” Aam terkejut.
“Bahkan sudah dipersiapkan untuk menang, sayang, mereka lupa siapa lawannya, Ayi Mahogra adalah hamba Tuhan yang memang diperuntukan melawan kejahatan yang mengguankan dunia ghaib sebagai senjatanya.
Aku baru menyadari setelah perang berakhir dan Pram lahir, Ayi Sarika mulai intens datang dalam mimpiku, dia terus memperingatkanku tentang bulan purnama yang penuh.
Aku sadar, kalau musuhku sebenarnya bukanlah para tetua itu, tapi elit politik atas dua dunia yang menggunakan dunia ghaib untuk menjadikan mereka berkuasa atas uang dan tentu kekuasaan dunia.
Aku takut pada awalnya, karena merasa tak sanggup. Melawan tetua saja rasanya sudah banyak korban, sekarang harus melawan yang bahkan aku tak tahu identitasnya, maka seperti memukul angin, tak akan pernah kena, mereka terus mengerjai kita.”
“Aku pikir kau harus memberitahu soal ini pada seluruh sekutumu, kau harus mulai memperingati mereka juga, karena kekalahan tetua tentu membuat mereka tak suka dan mungkin juga mulai mengincar semua orang terdekatmu Ayi.” Hanif memperingatkan.
“Ya, tentu saja, aku sudah mempertimbangkan itu.”
“Termasuk memanggil kawanan?” Adi mengingatkan juga.
“Termasuk memanggil kawanan.” Ayi sepakat.
Sementara jauh dari tempat mereka berada, jauh dari dunia manusia dan dunia ghaib alami, ada zona yang hanya bisa didatangi oleh orang-orang tertentu, orang berkuasa di negeri ini, ada kalangan yang sangat tinggi, bahkan di dunia manusia dia tak terjamah, umurnya yang sudah sangat tua dan dikabarkan telah meninggal dunia, itu semua bohong, dia masih hidup dan berkeliaran di muka bumi ini, tapi tempat tinggalnya tak lagi di dunia manusia, walau sesekali main ke sana, tapi tempat tinggalnya di sini, di zona ghaib buatannya sendiri, hasil persekutuan dengan iblis yang membuatnya kuat dan berumur panjang, karena kalau dihitung dengan angka, dia berhenti menghitung umurnya pada angka 110 tahun, mungkin saat ini umurnya 120 tahun lebih dan dia adalah … hamba iblis yang mengatur seluruh kejadian pada negeri ini.
“Dia menemukan AKJ bayangan pertama yang kita buat, Tuan.” Manusia penghamba iblis yang adalah orang kepercayaan tuan yang dipanggil ini melapor.
“Baru pertama, kita punya beberapa lagi, pastikan kabutnya tebal, hingga dia tak mampu melacak, jangan langsung menyekap orang terdekatnya, itu membuatnya menggila dan mencari cara untuk menemukan. Sudah kukatakan bahwa rencana kalian menyerang langsung itu bodoh, bukankah sudah kukatakan, anak perempuannya yang harus kalian incar!” Lelaki yang dipanggil Tuan Bagaskara itu berkata dengan lantang pada semua anteknya di meja makan bundar yang berbentuk lonjong dan penuh dengan sajian makanan lezat, antek yang merupakan para petinggi negeri ini.
“Kami hanya memberikan shock terapi saja, hanya agar dia tahu, bahwa dia belum menang, Tuan.” Lelaki yang pasti kalian sudah kenal, yang katanya sudah menjadi gila itu, tak memiliki kekuatan lagi karena sudah diambil oleh Ayi, nyatanya masih di sini, datang untuk rapat iblis di tempat ini.
“Mudha Praya yang tidak lagi memiliki taring apalagi kekuatan, kau ini banyak bicara rupanya, kau telah kalah pada peperangan itu, berapa dana yang kami gelontorkan dan juga kekuasaan yang kami berikan, tapi kau masih kalah, jangan banyak bicara, kau hidup hanya karena kau tahu latar belakang wanita itu, jika tidak, kau sudah kami habisi sejak lama.” Seorang petinggi negeri ini bicara, dia yang paling tua setelah Tuan Bagaskara, makanya dia berani berucap demikian, dia tahu kalau Mudha Praya tak lagi memiliki kekuatan, dia hanya seorang informan yang dipanggil dalam keadaan darurat, sisanya dia di rumah sakit jiwa menghabiskan sisa hidupnya karena tragedi pembunuhan Pramudya Aksara.
Di zona yang gelap itu, mereka terus menyusun rencana untuk menghabisi Ayi Mahogra, karena dia membuat semua siklus pengambilan kekuasaan mulai dari dukun hitam terbawah hingga penyerangan terhadap lawan politik menjadi berantakan, mereka bukan lagi pemegang kekuasaan tertinggi, Ayi menjadi wanita yang paling mereka takutkan merebut kekuasaan dan membuat mereka harus kehilangan kekuasaan.
Maka keluarga dan para sekutu telah lama diincar, beberapa menjadi pembelot, beberapa masih setia tapi mungkin lenyap, terganti dengan jiwa baru yang tersamarkan, melalui pencurian tubuh atas jiwa yang baru.
Ayi tak sadar bahwa musuhnya telah melakukan gerakan bawah tanah sejak kemenangan Ayi pada peperangan itu, apakah kalian tidak penasaran, bagaimana Ayi Sarika akhirnya harus meninggal dunia? Apakah kalian ingin tahu kenapa dia terus mendatangi Seira dan memberikan banyak Pelajaran? Apakah Ayi Sarika tahu akhir hidup Ayi Mahogra yang coba dia ubah agar bisa menang kali ini, tidak seperti dirinya yang mungkin saja … kalah.
Maka kisah kali ini, adalah di mana kalian tidak lagi bisa bermain-main, mungkin akan banyak korban dan cinta yang harus direlakan, tapi tenang saja, aku takkan pernah memenangkan kejahatan, karena bukankah kita lelah dengan dunia nyata kita yang selalu saja tergerus oleh pemahaman jahat dan kotor tentang kehidupan.
Kejahatan tidak akan pernah menang di dunia trilogy Muka Kanvas, kalau kalian setuju, jangan lupa like dan favoritkan novel ini yaaa, terima kasih, sampai jumpa besok.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 228 Episodes
Comments
Nunuk Bunda Elma
pasti Mudha Praya
2024-06-03
0
Ririn Santi
🙋🙋🙋🙋🙋 setuju💯%
2024-05-15
0
Darnisah Isda
pertama? jadi ada AKJ bayangan yg lain?
2023-12-20
0