Kisah Alesha

Begitu berat perjalanan dalam penantian seorang gadis cantik berlesung pipi itu. mulai dari bersabar, ikhlas hingga ia berusaha berdamai dengan takdir. Takdir baik yang seperti apa yang akan datang menghampiri nya.

Tidak ada yang baik-baik saja bagi perasaan gadis cantik berlesung pipi yang telah berusia 27 tahun itu sebelum seorang lelaki Sholeh nan tampan itu datang untuk mengkhitbah nya.

Bertemu dengan jodoh yang sesuai keinginan merupakan impian setiap orang. Namun tentunya ia tahu bahwa jodoh adalah rahasia Ilahi yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya. Sebagian orang mungkin tak akan kesulitan menemukan calon pendamping hidup. Namun, sebagian yang lain merasa galau dan sedih lantaran Sang Pencipta masih belum mempertemukan dengan jodohnya.

Pertanyaan-pertanyaan horor selalu saja menghampiri hidup gadis cantik itu, siapa lagi kalau bukan Alesha; "Kapan? Mau nunggu yang bagaimana lagi? Nanti keburu tua loh, kamu terlalu milih-milih sih, dan masih banyak lagi hampir setiap hari nya ia dengar." Semua pertanyaan itu seringkali menghantui pikiran terlebih perasaan gadis cantik itu. Sedih? Kesal? Ingin marah? Tentu saja, tapi perihal jodoh itu mutlak kekuasaan Allah, takdir yang telah dituliskan oleh Allah di Lauhul Mahfudz setiap hambanya.

Ia sebagai hamba yang beriman berusaha untuk meyakini dan selalu berbaik sangka kepada Zat yang menciptakan. Ia yakin, segala hal yang terjadi dalam hidup nya adalah suratan takdir dari Yang Maha Kuasa. Sebagai wanita muslimah ia hanya bisa berusaha dengan cara berdoa dan memperbaiki diri, dan untuk hasilnya ia pasrahkan sepenuhnya kepada Yang Maha Kuasa.

Gadis cantik itu berusaha selalu berbaik sangka kepada Sang Pencipta, mungkin dalam penantiannya Allah SWT sedang melatihnya untuk terus bersabar dan meyakini Allah SWT sudah menyiapkan jodoh yang terbaik baginya kelak.

Bagi kedua orang tuanya sudah pasti merindukan cucu yang lucu untuk meramaikan isi rumah, apalagi kakak nya hingga saat ini belum juga dikaruniai seorang anak pun, semua itupun kembali lagi kepada takdir Allah SWT. Lain ujian yang ia dapat dan lain pula ujian yang dirasakan oleh kakaknya. Setiap orang memiliki masing-masing ujian yang berbeda-beda. Namun, kita sebagai manusia hanya bisa menikmati prosesnya, tanpa tahu takdir apa yang akan membawa kita.

Pertanyaan tentang kapan terus berdatangan dari saudara, tetangga, serta temannya. Namun, ia hanya akan menjawab, "Mohon doanya saja agar disegerakan dan diberi yang terbaik." Dalam hati ia menangis sejadi-jadinya, menjerit, ingin mengatakan kepada semuanya; "Andai mereka tahu perihal jodoh itu hanya Allah yang bisa mendatangkan dan ia pun sudah ingin sekali menikah." Namun semua itu hanya ia pendam dihatinya.

Seringkali ia mengatakan pada dirinya sendiri bahwa ia baik-baik saja, tapi justru dalam hati dia merasa tidak ada yang baik-baik saja selama belum ada seorang lelaki Sholeh yang datang mengkhitbah nya.

Namun, ia tidak mau waktunya terbuang sia-sia dan menjadi terpuruk hanya karena omongan orang-orang. Iya memanfaatkan waktunya untuk mengajar di sebuah sekolah swasta, mengajar anak-anak untuk mengajari dirinya sendiri sebagai bekal menjadi Ibu yang baik. Tetapi itu semua juga ia lakukan untuk menyibukkan diri, membunuh segala perasaan sedih yang datang atas pertanyaan-pertanyaan kapan menikah yang kadang membuatnya tidak nyaman.

Selain mengajar, ia pun menuangkan segala perasaan nya serta cerita hidupnya ini dalam sebuah karya, yaitu menulis sebuah novel yang hanya ia sendiri yang tahu akan pekerjaannya yang satu itu, bahkan keluarganya serta sahabat nya pun tidak mengetahui bahwa ia seorang penulis novel yang telah memiliki banyak pengikut.

Selama ini ia tidak pernah menjalin hubungan dengan lelaki manapun, ia tak ingin menaruh rasa kepada lelaki yang bukan halal baginya. Gadis cantik berlesung pipi itu sangat mengerti perasaan orang tua yang memiliki anak gadis yang umurnya sudah kunjung dewasa tetapi masih sendiri.

Mungkin mereka malu terhadap keluarga, karena anaknya jadi bahan omongan orang serta malu terhadap para tetangga, yang selalu menggunjing anaknya yang sampai saat ini telah berusia 27 tahun namun belum menikah juga, dibilang tidak laku, terlalu pilih-pilih, dan masih banyak lagi. Tetapi ia selalu berusaha memberikan semangat dan menentramkan hatinya sendiri bahwa setiap orang sudah diciptakan oleh Allah berpasang-pasangan, setiap manusia hanya tinggal menunggu ketetapan itu datang dengan terus berdoa dan berbuat baik.

Ia selalu berusaha berbaik sangka kepada Yang Maha Kuasa, terus memperbaiki diri dalam ketaatan dan selalu menjaga diri, karena apabila seseorang memperbaiki diri, Insyaa Allah jodoh kita di sana juga sedang memantaskan diri untuk kita.

Namun, Allah SWT tak pernah ingkar dalam janjinya, kini semua rasa lelah, sakit, serta segala rasa yang ia rasakan dan ia pendam selama ini dijawab oleh Allah SWT, seorang lelaki yang tak pernah Ia bayangkan, sedikitpun Tak terlintas di benak dan pikirannya, bahwa orang yang akan mengkhitbah nya dan menjadikannya calon istrinya adalah lelaki tampan, baik serta Sholeh yang selama ini selalu memperjuangkannya, memintanya kepada Yang Maha Kuasa di sepertiga malamnya.

***

"Sha, gimana ceritanya sih lo dilamar sama Aqiel, padahal Lo sama dia kan belum lama ketemu, bukannya Lo bilang terakhir lo ketemu sama dia 5 tahun yang lalu, dan kalian selama ini lost kontak kan? Dan apa yang buat lo yakin dan percaya untuk terima lamaran dia?" Tanya Alena secara beruntun, hingga yang diberi pertanyaan bingung harus menjawab yang mana terlebih dahulu.

"Satu-satu dong Na nanya nya, yang mana coba yang harus aku jawab duluan," ucap Alesha sambil mencebikkan bibirnya.

"Hehe sorry, gue saking shock nya, masih belum percaya rasanya dengan situasi lo saat ini," jawab Alena terkekeh.

"Oke aku ceritain semuanya, kamu pasang kuping kamu baik-baik, karena tak akan ada pengulangan," ucap Alesha terkekeh.

"Yyee Lo, gue serius lo malah bercanda," ucap Alena cemberut.

"Gini Na,,," Ucap Alesha menggantung perkataannya, sehingga membuat sang sahabat gemas dengannya.

"Sha, lo udah mulai ketularan si Aqiel deh, gue serius, kok bisa tiba-tiba dia lamar lo?" Ucap Alena meminta jawaban.

"Oke-oke, aku senang aja godain kamu, hehe...!! Waktu itu Aqiel pernah izin sama aku untuk ketemu sama Ayah sama Ibu, ya aku langsung bilang sama ayah ibu kalau salah satu teman aku mau jumpa sama ayah ibuku, aku nggak pernah tau tujuan dia ketemu ayah dan ibu, yang aku fikir mungkin hanya sekedar silaturahmi, jadi aku bilang sama dia, Ayah sama ibu langsung suruh dia datang ke rumah, nah nggak tahunya hari minggu kemarin tiba-tiba Dia datang bawa keluarganya dan bawa banyak seserahan untuk lamaran, ayah sama ibu termasuk Aku beneran kaget, aku pun nggak pernah terpikir kalau dia hari itu datang untuk ngelamar aku. Karena aku bingung dengan kejadian hari itu, aku ajak Aqiel untuk ngomong berdua, pastinya ditemani sama salah satu keluarganya. Dan Alesha menceritakan malam dimana Aqiel mengungkapkan semua perasaan nya yang ia pendam selama ini, serta terjadinya lamaran itu tanpa ada Yang terlewatkan kepada sang sahabat.

"Serius Sha gitu? MasyaaAllah merinding gue dengar cerita lo, coba lihat nih bulu tangan gue pada berdiri," ucap Alesha masih setengah percaya.

"Aku sampai sekarang juga masih belum percaya sama seperti kamu Na, serasa masih mimpi, tapi di saat aku bangun semua itu nyata, Aku nggak lagi bermimpi," ucap Alesha menatap netra sahabatnya itu sambil menerawang, mengingat ungkapan isi hati sang calon suami hingga ia kembali haru biru.

"MasyaaAllah banget Sha, ternyata takdir Cinta lo luar biasa, orang-orang yang selama ini nyinyir ke Lo, gue yakin nggak bisa lagi berkata-kata, mungkin ini buah dari kesabaran Lo serta keikhlasan hati Lo, semoga dia memang jodoh terbaik buat lo ya Sha, semoga lo bahagia dengan lelaki pilihan Lo itu, gue akan selalu doain yang terbaik buat lo sahabat gue tersayang," ucap Alesha tulus sambil memeluk sahabatnya itu dengan sayang. Alesha pun membalas pelukan sahabat nya itu

"Makasih ya Na, selama ini kamu selalu ada buat aku, Kamu paham betul apa yang udah aku lalui, kamu nggak pernah sekalipun menyudutkan Aku sama seperti yang mereka lakukan, justru kamu selalu bela aku dalam situasi apapun." Ucap Alesha berkaca-kaca.

"Kok lo malah nangis sih Sha, seharusnya lo tuh bahagia sekarang, lo bisa bungkam mulut mereka semua, lo bisa buktiin ke mereka, bahwa takdir yang telah direncanakan oleh Allah nggak bisa dihancurkan oleh rencana manusia." Ucap Alena menatap netra sang sahabat.

"Iya bestie ku, aku akan selalu bahagia, karena ada kamu dan orang-orang yang selalu menyayangi aku di sisiku. Pokoknya nanti di saat aku menikah, kamu harus ada di samping aku," ucap Alesha.

"Siap bestie, sekali lagi selamat ya bestie, nggak nyangka gue bentar lagi sahabat gue ini bakal jadi istri. Eh tunggu, berarti kalau lo nikah waktu kita bareng bakal berkurang dong, kalau laki gue masih ditugaskan di luar kota, masak gue sendirian," ucap Alena mengingat bahwa dirinya akan kesepian jika Alesha menikah.

"Kamu kan bisa main ke rumah aku Na, rumah aku akan selalu terbuka lebar buat kamu." Ucap Alesha tersenyum.

"Yakan beda lagi, kalau Lo nikah pasti waktu Lo lebih banyak Lo habisin sama suami Lo, ya kali gue gangguin Lo bucin sama suami Lo." Ucap Alena bersungut-sungut.

"Kok sampai bahas ke situ sih, nikah aja masih sebulan lagi, gak usah dipikirin dulu deh Na, kamu doain aja semoga persiapan pernikahan aku sama Aqiel selalu dilancarkan hingga hari yang selama ini aku nanti tiba." Ucap Alesha.

"Aamiin Allahumma Aamiin,," ucap Alena tersenyum. Alesha pun ikut tersenyum lebar menampakan lesung pipi nya yang dalam serta barisan giginya yang rapi.

***

Di sebuah mall, Sandra dan kedua temannya sedang shopping mengelilingi mall besar itu, mereka berhenti di salah satu toko tas branded, tanpa disengaja Dona melihat suami Sandra dengan seorang wanita lain.

"San, Lo lihat deh kearah jarum jam 3, itu suami Lo kan?" Ucap Dona memicingkan matanya.

"Suami gue, mana?" Ucap Sandra, Lisa pun memutar kepalanya mengikuti arahan Dona.

"Eh benar San, itu kan suami Lo, kok sama cewek, itu cewek siapa nya suami Lo? Lo kenal? Mesra lagi," ucap Lisa tak kalah terkejut.

"Mas Rio, sama siapa dia? Gue gak kenal sama tu cewek, jangan-jangan...." Sandra menggantung omongannya.

"Maksud Lo selingkuhan nya gitu? Nggak mungkin deh San, kan dia sayang banget sama lo, coba pastiin dulu deh," ucap Dona. Sandra langsung menghampiri suaminya itu diikuti oleh kedua temannya.

"Mas, siapa dia? Kamu selingkuh dibelakang aku?" Tanya Sandra tiba-tiba dihadapan suaminya itu untuk meminta penjelasan. Rio Yang tiba-tiba dihampiri oleh istrinya serta dua temannya itu terkejut, saking terkejutnya dia hanya mematung saja.

"Sandra," lirih Rio.

"Jawab aku mas, siapa dia?" Ucap Sandra meninggikan suaranya, hingga orang-orang di sekitar memperhatikan ke arah mereka.

"Aku bisa jelasin, kita sekarang pulang ya," ucap Rio, kini dadanya berdebar tak karuan karena ketahuan selingkuh dengan seorang wanita dibelakangnya.

"Aku mau penjelasan sekarang, siapa dia? Eh Lo kenapa diam aja, Lo siapanya suami gue? Lo selingkuhan suami gue, dasar pelakor lo." Ucap Sandra berang, ia menarik kasar tangan wanita itu hingga wanita itu terhempas ke lantai.

"Sandra," bentak Rio.

"Kamu lebih belain wanita ini dibanding aku, kamu keterlaluan Mas" ucap Sandra berkaca-kaca, antara marah dan malu karena sudah banyak orang yang mengerumuni mereka, bahkan sebagian ada yang merekam kejadian pertengkaran nya dengan suaminya itu.

"Kamu sudah keterlaluan, dia nggak tau apa-apa, sekarang kita pulang, jangan bikin keributan disini," ucap Rio menarik tangan istrinya itu agar jauh dari kerumunan, diikuti oleh Dona dan Lisa, sedangkan wanita selingkuhan Rio hanya diam ditempat, dia masih sangat syok, karena dia taunya Rio masih lajang. Warga mall yang melihat kejadian itu menyoraki wanita selingkuhan Rio.

"Huhu, dasar pelakor,"

"Nggak tahu malu,"

Dan berbagai banyak cacian yang ia dapat, hingga ia meneteskan air mata dan berlari dari tempat kejadian karena saking malunya.

.

.

To be Continued

Terpopuler

Comments

Ainun Humaira

Ainun Humaira

Memang kebanyakan orang lain hanya bisa menilai dan menghujat orang lain. tanpa melihat diri sendiri

2023-09-25

2

𝑮𝒊𝒖𝒍𝒊𝒂𝒏𝒐𝒗𝒂🌷

𝑮𝒊𝒖𝒍𝒊𝒂𝒏𝒐𝒗𝒂🌷

begitulh manusia pandai skali menilai org lain tpi tidk dg diri'y sendiri & merasa diri sndri pling sempurna, pdhal bahwasan'y setiap org sedng menjalankn ujian'y masing²

2023-09-19

3

lihat semua
Episodes
1 Kesabaran Alesha
2 Perdebatan Kecil
3 Pertemuan Singkat
4 Kekalutan Alesha
5 Tak di Duga
6 Terciduk
7 Sedikit Perhatian
8 Tersudut
9 Kabar Bahagia
10 Khitbah (1)
11 Khitbah (2)
12 Biarkan Mereka Berkata
13 Kisah Alesha
14 Akhirnya
15 Hari Bahagia Alesha Chayanika & Aqiel Afdal Zafi
16 Keluarga Cemara
17 Pasutri Baru
18 Saling Menerima
19 Ternyata...
20 Dua Insan
21 Cemburu (1)
22 Rumah Baru (1)
23 Rumah Baru (2)
24 Kedatangan Mama Selly & Papa Roy
25 Syukuran Rumah Baru
26 Tersebarnya Rumor
27 Istirahat Total
28 Ikhtiar
29 Sidang (1)
30 Sidang (2)
31 Kerumah Ayah & Ibu
32 Tetangga Julit
33 Menggapai Ridho Suami
34 38 Derajat Celcius
35 Resmi Bercerai
36 Selalu Ingin Bermanja
37 Praduga
38 Sudah Empat Minggu
39 Siapa Wanita Itu?
40 Morning Sickness
41 Penjelasan (1)
42 Penjelasan (2)
43 Mengidam (1)
44 Mengidam (2)
45 Jatuh Pingsan
46 Hamil Kembar
47 Pernyataan Alex
48 Kepulangan Alesha
49 Graduation (1)
50 Graduation (2)
51 Sebuah Kejutan
52 Pertemuan Pertama
53 Cemburu (2)
54 Mohon Perlindungan
55 Pertama Kali Datang Kekantor
56 Seperti Penguntit
57 Kelakuan Sang Suami
58 Kedatangan Karin
59 Kemarahan Aqiel
60 Mempertimbangkan
61 Grand Opening
62 Pertemuan
63 Berpamitan
64 Pembicaraan Empat Sahabat
65 Lamaran Dadakan
66 Jawaban Parisya
67 Keinginan Baby Twins
68 Lamaran Resmi
69 Notifikasi Email
70 Balasan Email
71 Rumah Produksi Film
72 Terkenal
73 Wedding Day (1)
74 Wedding Day (2)
75 Kelahiran Bayi Amora
76 Azlan Zaydan Hidayat
77 Taman
78 Sah...
79 Gagal Malam Pertama
80 Firasat
81 Pendarahan
82 Kecelakaan Tunggal
83 Ujian Terberat
84 Flashback
85 Kerumah Nenek & Kakek
86 Minta Adek
87 Penuh Syukur (Tamat)
88 PENGUMUMAN (Novel Hidayah Terindah)
89 PENGUMUMAN (Novel Kau Hanya Untukku)
90 PENGUMUMAN (Novel Mengobati Hati Yang Terluka)
91 Shanum: SAMUEL & HANUM
92 Novel "Ours Time"
93 Novel: Takdir di Ujung Waktu
94 Novel: Jodoh Jalur Ummi
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Kesabaran Alesha
2
Perdebatan Kecil
3
Pertemuan Singkat
4
Kekalutan Alesha
5
Tak di Duga
6
Terciduk
7
Sedikit Perhatian
8
Tersudut
9
Kabar Bahagia
10
Khitbah (1)
11
Khitbah (2)
12
Biarkan Mereka Berkata
13
Kisah Alesha
14
Akhirnya
15
Hari Bahagia Alesha Chayanika & Aqiel Afdal Zafi
16
Keluarga Cemara
17
Pasutri Baru
18
Saling Menerima
19
Ternyata...
20
Dua Insan
21
Cemburu (1)
22
Rumah Baru (1)
23
Rumah Baru (2)
24
Kedatangan Mama Selly & Papa Roy
25
Syukuran Rumah Baru
26
Tersebarnya Rumor
27
Istirahat Total
28
Ikhtiar
29
Sidang (1)
30
Sidang (2)
31
Kerumah Ayah & Ibu
32
Tetangga Julit
33
Menggapai Ridho Suami
34
38 Derajat Celcius
35
Resmi Bercerai
36
Selalu Ingin Bermanja
37
Praduga
38
Sudah Empat Minggu
39
Siapa Wanita Itu?
40
Morning Sickness
41
Penjelasan (1)
42
Penjelasan (2)
43
Mengidam (1)
44
Mengidam (2)
45
Jatuh Pingsan
46
Hamil Kembar
47
Pernyataan Alex
48
Kepulangan Alesha
49
Graduation (1)
50
Graduation (2)
51
Sebuah Kejutan
52
Pertemuan Pertama
53
Cemburu (2)
54
Mohon Perlindungan
55
Pertama Kali Datang Kekantor
56
Seperti Penguntit
57
Kelakuan Sang Suami
58
Kedatangan Karin
59
Kemarahan Aqiel
60
Mempertimbangkan
61
Grand Opening
62
Pertemuan
63
Berpamitan
64
Pembicaraan Empat Sahabat
65
Lamaran Dadakan
66
Jawaban Parisya
67
Keinginan Baby Twins
68
Lamaran Resmi
69
Notifikasi Email
70
Balasan Email
71
Rumah Produksi Film
72
Terkenal
73
Wedding Day (1)
74
Wedding Day (2)
75
Kelahiran Bayi Amora
76
Azlan Zaydan Hidayat
77
Taman
78
Sah...
79
Gagal Malam Pertama
80
Firasat
81
Pendarahan
82
Kecelakaan Tunggal
83
Ujian Terberat
84
Flashback
85
Kerumah Nenek & Kakek
86
Minta Adek
87
Penuh Syukur (Tamat)
88
PENGUMUMAN (Novel Hidayah Terindah)
89
PENGUMUMAN (Novel Kau Hanya Untukku)
90
PENGUMUMAN (Novel Mengobati Hati Yang Terluka)
91
Shanum: SAMUEL & HANUM
92
Novel "Ours Time"
93
Novel: Takdir di Ujung Waktu
94
Novel: Jodoh Jalur Ummi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!